PERLUNYA
KEDATANGAN IMAM MAHDI MUHAMMAD
SOLUSI
KRISIS TIMUR TENGAH & KEMANUSIAAN
di DUNIA
Penulis : Ahmad B, Jakarta “11-September” – 2006
Seorang Sarjana, Reviewer & Revisioner, Pola Pikir, Metodologi Belajar, Motivator Islam, & Pengamat Islam,
Sosial & Politik khususnya Perkembangan Pergerakan Ahmadiyah di Dunia.
Suatu Tulisan, Da’wah, Perang dengan Pena Lebih Efektif dari Serangan Teroris 11 September 2001 World Trade Center di New York, US
Siapakah IMAM MAHDI MUHAMMAD itu??..& Organisasi keruhanian (bukan duniawi ataupun ISLAM POLITIK) macam apakah yang didirikan IMAM MAHDI MUHAMMAD itu??.
Dan tentunya konsep Imam Mahdi Muhammad yang diberitakan Rasulullah 1400 tahun yang lalu itu akan banyak memberikan faedah bagi Bangsa-Bangsa di dunia terutama yang sedang mengalami krisis di kawasan Timur Tengah untuk bersatu secara keruhanian dalam satu ISLAM (bukan satu wilayah Islam),…menyamakan visi, tujuan KEMENANGAN ISLAM yang hakiki…tanpa senjata & Perdamaian Abadi dengan Bangsa manapun & demi kelangsungan kehidupan di Planet Bumi ini.
Kita sebagai sesama Muslim saling menasihati dalam hal ma’ruf & kebaikan serta menghendaki kebaikan untuk Bangsa Iran, juga kepentingan Muslim secara keseluruhan di dunia bukan NERAKA ketidaktentraman hati untuk seluruh umat manusia,…Apalagi Rasul KhatamanNabiyyin Muhammad saw telah menyebutkan perihal Bangsa Parsi Iran dengan perannya di AKHIR ZAMAN dalam hadits Bukhari juz III fasal surah Jumuah h.201…
ﺟروا
ﺟر
ﻪ ﺎﻨ
يﺮﺜ اﺪﻨﻋ
نﺎﳝﻻا
نﺎآﻮ
ءﻻﻮه
ﻦﻣ
artinya : ”Apabila Iman telah terbang ke bintang Tsurayyya maka salah seorang, beberapa orang dari keturunan Bangsa-nya Salman Al Parsi (Bangsa Iran) akan membawa kembali keimanan yang hilang itu kembali ke BUMI ini”…& Kami senantiasa mendoakan Bangsa Parsi Iran agar dapat memperoleh barkat dalam memajukan & memenangkan Islam di seluruh dunia & menjadi bagian dari Kami, Ahmadiyah secara RUHANI bukan wilayah…dengan menjadi pengikut sejati Rasullullah…IMAM MAHDI MUHAMMAD dengan menyebarluaskan kebaikan Al-Quran, bukan dengan kekerasan senjata, LOVE FOR ALL HATRED FOR NONE, Peace Peace, LOVING EACH OTHER…karena itulah jihad akbar,…& janganlah mengikuti cara-cara selain yang ditunjukkan Hz. Rasullullah saw ; Smoga bukannya seperti Bangsa Afghanistan yang karena kemarahan Allah Ta’ala karena Rajanya telah mensyahidkan orang-orang Islam Besar & Suci Negara Afghan (Hz. AbdulLatif,…) walaupun tanpa kesalahan sedikitpun dengan melemparinya dengan batu sampai syahid, karena hasutan orang-orang serakah duniawi & karena keimanannya kepada Hz. Imam Mahdi ; & smoga rakyat Afghanistan-pun yang notabene merupakan orang keturunan Yahudi yang kemudian mengikuti petunjuk Nabi Isa yang turun temurun kepada Rahib, Imam-nya yang bersih sehingga dapat masuk Islam, memperoleh Barkat juga & menerima, bai’at ke dalam barisan jajaran TENTARA IMAM MAHDI yang tanpa pedang melainkan DOA. Amin…Allahumma Amin.
Saudara-Saudara Islam-ku, krisis antara Palestina & Israel…tidaklah dapat disembuhkan secara biasa,
tidaklah dapat PBB yang dimotori USA mendamaikan mereka…, karena penyakitnya sudah sangat kronis,
kekuatan Dajjal, Ya’juj & Ma’juj hanya dapat dikalahkan, ditaklukkan dengan kekuatan do’a IMAM
MAHDI MUHAMMAD & Pengikutnya,…Seperti garam yang akan larut terkena air, jadi tidaklah dengan
kekuatan bersenjata, sehingga hilangkanlah fikiran untuk memeranginya dengan kekuatan senjata &
bom. Dengan Do’a, tukar fikiran yang ilmiah & logis dalam pembelaan-pembelaan-nya, senjata tidaklah
diperlukan lagi,…tentunya dengan kesabaran.
Kami ingin sedikit memberikan kutipan tafsir Hazrat Khalifatul Masih II RA. Hz. Mirza Basyiruddin Mahmud Ahmad tentang surah Al-Anbiya 21 : 106 tentang tanah palestina, yang berbunyi :
ô
artinya "Bahwa negeri itu (Tanah Palestina) akan diwarisi kepada hamba-hamba-Ku yang saleh (Ibaadiyashsholihun)."
Berikut kutipan tafsir-nya :
"Nubuatan yang terkandung dalam ayat ini rupanya menunjuk kepada penaklukkan palestina oleh laskar Islam. Palestina tetap di bawah kekuasaan Islam selama kira-kira 1350 tahun - kecuali satu masa pendek yang lamanya 92 tahun ketika di zaman peperangan salib kekuasaan telah berpindah tangan - hingga dalam masa kita ini sebagai akibat rencana-rencana jahat dari beberapa kekuasaan barat yang disebut demokrasi, negeri bernama Palestina itu sama sekali tidak berwujud lagi dan diatas puing-puingnya didirikan kerajaan Israil. Orang-orang Yahudi kembali setelah mengembara selama hampir dua ribu tahun."
"Tetapi peristiwa sejarah yang besar ini pun terjadi sebagai pemenuhan suatu nubuatan Al-Quran Al Israa’ 17:105 :
artinya: dan Kami berfirman sesudah itu kepada Bani Israil: “Diamlah di negeri ini, maka apabila datang masa berbangkit, niscaya Kami datangkan kamu dalam keadaan bercampur baur (dengan musuhmu). Tetapi hal ini hanya merupakan satu babak sementara saja. Orang-orang Islam telah ditakdirkan akan menguasainya kembali. Cepat atau lambat, malahan lebih cepat daripada lambat, palestina akan kembali menjadi milik Islam. Hal ini merupakan keputusan Tuhan dan tiada seorang pun dapat mengubah keputusan Tuhan." “Nampaknya tanah yang dijanjikan tersebut dinubuatkan akan kembali ke tangan Islam.Tinggal bagaimana umat Islam dalam menjalani kehidupannya, kembali ke jalan yang lurus dan taqwa.”
Jadi Saudara-Saudara Islam-ku, kemenangan ISLAM bukanlah kemenangan wilayah tapi KEMENANGAN HATI. Jika kemenangan hati ini pada akhirnya membawa pada kemenangan wilayah secara damai hanya jika semua penduduknya senang kepada ISLAM, SATU ISLAM yang dibawa Hz. IMAM MAHDI Muhammad yang telah dinubuatkan Rasul KhatamanNabiyyin Muhammad saw tentu itu menjadi hal wajar, logis & masuk akal bukan?!..Smoga Kita dapat melihat perbedaan penting tersebut.
Permasalahannya, Hamba-Hamba-Ku yang saleh (Ibadishalihin) siapakah Mereka ?? Apakah untuk setiap waktu berbeda?? untuk waktu sekarang, siapakah MEREKA yang dimaksud ALLAH…Apakah keshalehan ini? Kesalehan di sini lebih merujuk pada tindak tanduk, akhlaq budi pekerti yang berkaitan dengan perilaku kehidupan di dunia ini baik terhadap diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun lingkungan sekitarnya. Keshalehan ini berkaitan dengan hubungannya dengan sesama makhluk Allah baik itu manusia, hewan, tumbuhan maupun benda-benda hidup lainnya. Keshalehan juga dapat diartikan terhadap upaya manusia bekerja keras menuntut ilmu pengetahuan dunia, mengembangkan teknologi, berkegiatan ekonomi, pelayanan sosial dll.
kesana malah menjadi tempat perang, politik merebutkan kekuasaan (dunia) yang menghancurkan, yang ditunggangi dengan Tujuan duniawi MINYAK. Minyak yang seharusnya digunakan untuk mensejahterakan umat manusia telah dipergunakan oleh PEMIMPIN-PEMIMPIN ISLAM seperti Saddam Husein untuk membakar tubuh & menghanguskan bangsanya sendiri,…ini semua ada dalam Alquran tafsirannya secara intrinsik. Hal inilah Hikmah-nya adanya perpindahan Kiblat menuju Mekkah Mukarammah atas perintah Allah kepada nabi suci Muhammad lebih dari 1400 th yang lalu, dimana dengan segala hikmah & kebijaksanaan-Nya, Mekkah dijamin keamanannya. Ini merupakan salah satu kemukjizatan Alquran !!. Politik identik dengan kebohongan yang dibungkus Diplomasi, Politik adalah Candu, Racun sedang akhlak & moral kemanusiaan adalah Madu dunia. Islam Sejati adalah sumber Madu dunia, carilah sumber Madu itu, walaupun harus merangkak-rangkak di gunung salju, menghadapi kesukaran, kesulitan hidup !
Jadi agama, keyakinan, keimanan tertentu (termasuk golongan-golongan yang ada didalamnya misal Islam seperti Ahmadiyah, Wahabi, Salafiah, Ihwanul Muslimin…; Kristen: Essena, saksi Yehovah, Betania…& Agama Yahudi) seharusnya tidak dilibatkan dalam perseteruan ini. Yang menjadi kriteria sekarang adalah sejauh mana perilaku orang yang sedang/ingin menguasai wilayah itu atau lebih tepatnya SIAPAKAH YANG LEBIH TERPERCAYA, LAYAK UNTUK MENJAGA AMANAT TEMPAT-TEMPAT SUCI KETIGA UMAT TERSEBUT ?? Apakah ISLAM, Nasrani ataukah Yahudi ?? ataukah PBB karena termasuk wilayah sengketa ?!?! Apakah Mereka, Penguasa sekarang & nantinya termasuk Ibadishalihin, hamba-hamba Allah yang shaleh, …yang bertakwa ??
Konsep ISLAM yang ideal (untuk waktu sekarang) jelas, Satu Palestina dimana Israel dan orang Arab hidup rukun dalam satu negara yang adil. Namun ternyata kedua-duanya baik Israel maupun Arab saling mengebom penduduk sipil yang akan semakin menambah lingkaran setan kebencian di kedua belah pihak, bukannya menambah, menyebarkan benih-benih kecintaan & Laskar Cinta Ilahi,…jadi kebencian melingkar tidak selesai-selesai, itulah LINGKARAN SYETAN. Sekarang kita bisa bertanya , kalau begitu keadaannya apa bedanya Israel dengan Hezbollah yang mewakil kelompok Muslim ? Apa tidak pernah mereka melihat cara-cara perang yang bagus sesuai yang dicontohkan Rasullullah saw ??
Ibarat Suami & Istri merupakan pasangan yang dapat berkumpul menjadi satu ...karena berdasarkan kecintaan hakiki...bagaimana mungkin kebencian dapat menyatu menjadi satu ???...Tetapi 1000 macam kebencian akan hilang apabila dipersatukan oleh benang merah ikatan cinta kasih sejati…kepada PEMIMPIN AKHIR ZAMAN SEJATI....di kedua negara Israel & Palestina faktanya sudah bangkit orang-orang yang menginginkan perdamaian abadi, tanpa permusuhan...bahkan di seluruh dunia...termasuk juga di USA.
?? cenderung naik dari tahun ke tahun dengan bai’at internasional-nya yang dicanangkan sejak tahun 1993…juga adanya MTA, Muslim Television Ahmadiyah sejak tahun 1994, dan MTA-3 Al-Arabiyya pada tahun 2007.
Beberapa negara dunia terutama di Afrika, perlahan-lahan telah menerima konsep Imam Mahdi Muhammad secara utuh dalam usaha mereka memajukan kesejahteraan bangsa dan negara-nya. Jadi hendaknya kedua pihak yang bersengketa di Palestina menyadari kekeliruan mereka karena Tanah KANAAN atau PALESTINA dijanjikan hanya untuk Ibaadiyashsholihun (hamba-hamba Allah yang shaleh,…bertaqwa ) dan tidak mustahil pada suatu saatnya nanti akan diberikan oleh Allah kepada orang-orang Jamaah Islam Ahmadiyah sebagaimana juga kepengurusan Haji pun tidak mustahil akan diberikan Allah kepada mereka... Sebagaimana diprediksi oleh Injil "kerajaan akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada kaum yang menerbitkan buahnya"..Injil Matius pasal 21 ayat 43, bab mengenai kerajaan Allah.
Kebijaksanaan, Kecerdasan Hati & Otak…Sangatlah diperlukan untuk dapat menangkap Cahaya Ilahi Akhir Zaman,…ada cukup Cahaya bagi Saudara-Saudara Islamku untuk mendapatkan Kebenaran Hakekat pentingnya Imam Zaman ini. Smoga Tuan-Tuan sekalian mendapatkan Laylatul Qadr yang sebenarnya di dunia ini, yaitu apabila pada masa hidup Tuan-Tuan, Saudara-Saudari setelah mengetahui berita kedatangan, pendakwaan Imam Zaman untuk waktu tersebut & menyelidiki kebenaran beritanya, apakah sifat-sifat Ke-Imam Mahdi-an, Kenabian & Kerasulan melekat pada dirinya ataukah tidak; kemudian berba’iat, menyampaikan salam dari Rasulullah saw & menjadi saksi atas kebenaran Pemimpin Rohani, Imam Zaman untuk umat Muhammadiyah dimana jika Kita mendapatkannya maka pahala atas keimanannya akan lebih baik dari mengerjakan ibadah selama ± 82 thn (1000 bulan) secara terus menerus. Itulah Hakekat Pencarian Malam-malam Laylatul Qadr & Itulah ’Ied mubarak yang sebenarnya, disitulah terdapat jaminan syafaat.
Hal-hal khabar ghaib hanya diberitakan kepada Pemimpin-Pemimpin yang hatinya telah disucikan Allah SWT, dan dari Pemimpin, Khalifah Kerohanian, Wakil Rasulullah seperti itulah (bukan Pemimpin Dunia atau Wilayah Islam tertentu lainnya) berita perkembangan, kemajuan Islam dan masa depan planet bumi disampaikan dalam khotbah-khotbah Jum’ah, pertemuan-pertemuan rohani Jalsah Salanah, & kajian-kajian, pengajian-pengajian yang isinya luar biasa di masjid-masjid Ahmadiyah baik di Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Philipina dll. Ternyata keberlangsungan untaian Pemimpin-Pemimpin Islam dari Nabi Muhammad sampai Imam Mahdi Muhammad dan khalifah-khalifah Imam Mahdi Muhammadi seterusnya sampai kiamat tidaklah pernah terputus !! Itu adalah janji khusus, khabar ghaib Allah kepada Imam Mahdi Muhammadi & waktulah yang akan membuktikannya !! Janji Allah yang secara umum ditegaskan dalam Surah An Nur 24 : 56…
”Bagaimana mungkin Islam akan hancur Jika di awal ada Aku (Muhammad) dan di akhir ada Isa Bin Maryam (Imam Mahdi Muhammad)”. Dan sekarang Bagaimana mungkin Kerajaan Rohani Islam belumlah ada padahal telah lewat masa 1400 thn, 14 abad sejak kedatangan Rasul Muhammad dan zaman keemasan Khulafaur Rasyidin,…& Seseorang Penyeru Sejati telah menda’wakan dirinya sebagai Imam Mahdi Muhammad pada 14 abad setelah Khulafaur Rasyidin?? Siapakah Mujadid pada 15 abad setelah Khulafaur Rasyidin ??, tidak ada seorangpun yang menulis, kecuali hanya sampai dengan 14 abad, yaitu Hz. Mirza Ghulam Ahmad yang mendakwakan diri sebagai Imam Mahdi Muhammad !!! Apakah Allah Ta’ala telah menyalahi janji dalam Surah An Nuur???, Bagaimana mungkin Islam pernah sekalipun terputus dari untaian Pemimpin Keruhanian sedangkan Tujuan Islam yang Rahmatal lil ’alamin yaitu menegakkan Tauhid sejati, ke-esaan Allah, bilangan banyaknya belumlah sempurna, jumlah penganut Islam di bumi ini belum nomer satu banyaknya, agama Nasranilah yang menempati ranking pertama terbanyak penganutnya, pada tahun 2000 Islam rangking lima. Walaupun secara hakekat ajaran Kualitatif Islam saat sekarang ini merupakan satu-satunya ajaran yang hidup, tidak mati & kosong ruh kerohanian-nya & Ajarannya memberikan tuntunan jalan-jalan keselamatan sejati bagi Umat Manusia di Planet ini !!!. ; dan penganut agama lain boleh tidak setuju, berkeberatan & memang seharusnya membuktikannya secara ilmiah di depan forum, seminar resmi agar Kebenaran Agama Sejati & demi perkembangan ilmu pengetahuan dapat terungkap.
Itulah Keimanan yang sejati, lengkap & sempurna yang Penghulu Islam ajarkan dalam surah-surah awal Al Baqarah 2 : 5 ”
tβθãΖÏ%θãƒ
ö
/
ãφ
Íοt
Å
z
Fψ$
$
/
Î
uρ
y7Î=ö
7
s% ⎯ÏΒ
tΑÌ
“
Ρé
&
!
$
tΒuρ
y7ø‹s9Î
)
tΑÌ
“
Ρé
&
$
!
oÿÏ
3
tβθãΖÏΒ÷σãƒ
t⎦⎪Ï
%
©
!
$
#
uρ
…yaitu pengakuan Islam sejati yaitu Iman kepada siapapun Pemimpin, Nabi & Rasul yang datang sebelum Nabi Muhammad, Iman kepada Nabi Muhammad, serta membenarkan & menjadi saksi atas kedatangan, kebenaran pendakwaan Imam Mahdi Muhammadi, kebenaran ucapan, janji beberkat khabar ghaib Nabi Karim, termulia, KhatamanNabiyyin Muhammad saw bukan Iman kepada Imam Mahdi Mesir atau Imam Mahdi, Ratu Adil Kartosuwiryo DI/TII atau Imam Mahdi yang lain, yang palsu, keliru, yang ajaran & pengikut-nya tidak dapat bertahan lama di bumi ini, hapengikut-nya sebatas buih yang tidak bermanfaat dan terlupakan oleh sejarah umat manusia. Bukankah Allah Yang senantiasa menepati janji berfirman dalam Q.S. Al Haqqah 69 : 45 – 47,öθs9uρ
t⎦⎫Ï
?
uθø9$
#
çμ÷ΖÏΒ
$
uΖ÷
è
Ü
s
s)s9
§Νè
O
È⎦⎫Ïϑu‹ø9$
$
Î
/
çμ÷ΖÏΒ
$
tΡõ
‹
s
{
V{
È≅ƒÍρ
$
s%F{$
#
Ù
u
÷
è
t
/ $
oΨø‹n=t
ã
tΑ§θs)s
?
∩⊆∉∪
∩⊆∈∪
∩⊆⊆∪
arti bebasnya bahwa Barang siapa mengaku-ngaku mendakwakan datang dari langit, mengatasnamakan Allah & Rasul Muhammad tetapi dusta maka Allah Ta’ala akan bertindak sendiri untuk mengazabnya, memutuskan urat nadi jantungnya, sehingga ajaran Imam Mahdi palsu, Nabi & Rasul palsu pasti akan hancur, tidak akan berhasil !!!. Jadi siapapun ulama besar baik lulusan S3 Pondok pesantren, Universitas Al Azhar Kairo, MUI, Dien Syamsudin atau siapapun orang terpelajar, yang berakal, waras, normal… yang tahu ayat Qur’an ini pasti akan berpikir 1000 kali jika ingin mendakwakan diri sebagai Imam Mahdi bila hanya ingin mengejar popularitas, harta duniawi, kedudukan & jabatan dalam masyarakat atau ingin dikultus-individukan pengikut, grassroot-nya, atau jika ingin bertujuan ingin mengacak-acak agama Islam Allah Ta’ala yang dibawa Rasulullah saw,
merendahkan hati-nya kepada umat manusia dengan mengatakan hanya sebagai Debu di kaki junjungannya Muhammad saw berarti seperti halnya Penghulunya Nabi suci dikatakan ”Orang Gila”, maka berarti ”Ulama, Mujadid Besar” yang telah mendakwakan dirinya sebagai Imam Mahdi Muhammadi yang memakai jubah pakaian sifat-sifat Muhammad saw telah menjadi ”Orang Gila” segila-gilanya ”Orang Gila”, segila-gilanya ”Orang Kafir”, & Pengikut-Pengikutnya yang telah Beriman & mengatakan ”Kami telah mendengar seorang Penyeru Sejati yang dijanjikan kepada Umat Manusia oleh Rasul Suci Muhammad telah datang, & Kami Sami’na wa atha’na..” berarti Kafir, maka itulah kekafiran yang memang Mereka dambakan sekafir kafirnya karena telah menyempurnakan pesan, wasiat Rasul suci Muhammad bahwa Apabila Mereka mendengar Imam Mahdi Muhammad telah datang maka Mereka Bai’at & siap membantu menjadi Ansharullah, siap melakukan pengorbanan harta, waktu, kehormatan & jiwa-nya bagi tetap berdirinya Khilafah Islam Sejati Akhir Zaman.
Apakah Tuan-Tuan semua dapat menutupi semua fakta dibawah ini ?? Kami sebagai Penulis, Pengamat & Peneliti tidaklah dapat melakukannya !!! Dan Faktanya Ahmadiyah tetap berkibar dengan konsep-konsep-nya di 5 benua dengan anggota yang terus bertambah, dan masa kekhalifahannya melebihi masa awal khulafaur Rasyidin, yaitu 99 thn (pada 2007), telah berdiri 117 tahun jama’ahnya (pada 2006), jumlahnya 500 juta. Jadi Saudara-Saudara Islam-ku, terlepas manakah konsep yang benar antara setelah Rasulullah tidak ada nabi lagi ataukah ada Imam Mahdi, inilah tantangan yang masih berlaku sampai dengan sekarang, Beranikah SECARA KONSISTEN Tuan-Tuan, Mubaligh, Presiden, MUI atau Din Syamsudin, Maftuh Basyuni, Hidayat Nur Wahid mendakwakan sebagai Imam Mahdi, yang berpangkat Nabi ??? Termasuk juga konsisten nama organisasinya misal kalo sudah “Darul Arqam” ya “Darul Arqam” terus, tidak berubah-ubah lagi !!
yang telah mendirikan organisasi Islam Ahmadiyah. Inilah Hakekat sebenarnya !!! Selama moril & pandangan-pandangan kemanusiaan sejati Islam belum mewarnai kebijakan-kebijakan politik luar negeri & dalam negeri Tuan maka Bagaimana mungkin Negara USA akan mencapai Kebesaran sejati ??? Ini memang harus Tuan-Tuan pikirkan & diuji kebenarannya secara ilmiah !!!
Smoga Pemimpin-Pemimpin Islam baik dari pihak aliran Moderat, khususnya Teman-Teman Kami seperjuangan Aliran Fundamental, Islam garis keras di dunia khususnya di Indonesia (Poso,… dll) dapat secepatnya menyadari kekeliruan Fokus, Paradigma Konsep-konsep penafsiran, Pengembangan & Jihad Islam-nya dan kembali sadar akan pentingnya Konsep Management Islam Sejati (Imamah Haqqah) menurut Allah & Nabi suci Muhammad serta Kesabaran Sejati dalam tindakan Jihad Fiisabilillah yaitu dengan menerangkan hikmah, kebaikan, kebenaran prinsip-prinsip Alqur’an dalam segala bidang kehidupan kepada umat beragama lain ataupun Pemimpin-Pemimpin Kafir (yang tertutup, masih belum mendapat karunia Bai’at, masuk Islam yang dibawa Sang Kebenaran Rasulullah saw) tanpa kekerasan. Amin.Amin Amin Ya Rabbal ’alamin.
Islam Rahmatal lil ‘alamin ladang jihad-nya tidak hanya di Indonesia, tidak dibatasi sekat-sekat geografis, wilayah tertentu, Jadi Saudara-Saudara Islam-ku, untuk kemajuan Islam & kesejahteraan umat manusia, Pilihlah Jama’ah Islam Sejati, apapun namanya yang mempunyai multi konsep terbaik, mempunyai kejelasan management konsep-konsep Islam secara menyeluruh, solid & teruji dengan lama-nya waktu, meliputi baik Target waktu selesainya bangunan Islam misal: seperti yang dikatakan pendiri salah satu organisasi jamaah internasional dalam Islam, 300 tahunan sejak pendakwaan Pendiri Jamaah Islam Ahmadiyah, Hz.Mirza Ghulam Ahmad diangkat sebagai Imam Mahdi Muhammadi, berdasarkan wahyu Allah Ta’ala (Sumber: Kutipan Hz. Mirza Ghulam Ahmad, atau ± 348 Thn, telaah Alquran Penulis sejak tahun 92-an dimana Islam akan memperoleh masa kejayaannya yang kedua di akhir zaman, dengan waktu kejayaan yang lama & lamanya adalah dengan persyaratan tertentu yang sudah pasti) maupun planning: pengorbanan, organisasi jama’ah-nya seperti bangunan yang kokoh dicor dengan timah, dengan Pimpinan, Amirul Mu’minin, Khalifah Imamah Haqqah, yang ada jaminan stempel pengakuan, pendakwaan Ilahiah sebagai Mujadid (karena ada jaminan kemenangan konsepnya dari Allah SWT, bukan hanya anggaran dasar organisasi saja, yang belum tentu dilaksanakan), yang jelas nama Khalifah-nya sesuai sunnah Islam, da’wah lewat 5 satelit dengan program MTA (Muslim Television Ahmadiyya) 24 jam sehari tanpa iklan, dll.
Inilah selamanya yang membedakan antara kedudukan Imam Mahdi Muhammadi dengan Profesor, Doctor lulusan S3 Universitas terkenal bahwa Imam Mahdi mendapatkan ribuan kali cahaya Ilmu, janji, Ilham, Kasyaf, mimpi, bermukalamah bermukatabah, berwawancakap langsung dengan Allah SWT dan itu adalah hakekat dan dari segi kualitas sangatlah luar biasa, pertolongan, mukjizat datang dari segala arah; sedangkan Profesor belajar dari telaah buku-buku, universitas, atau orang yang dianggap alim yang sebenarnya ilmu-ilmu pengetahuan pada masa itu pada hakikatnya karena pancaran refleksi cahaya ilham dari Sang Imam Mahdi Muhammad. Konsep Imam Mahdi tidaklah dapat dipisahkan dari Pendahulunya Rasulullah Muhammad maka tidaklah akan pernah ada setelah Rasulullah ada Imam Mahdi Musawi, Imam Mahdi Isaili dll. Tidak ada Mahdi kecuali Isa, jadi hanya ada satu Imam Mahdi Muhammad.
mentertawakan, mencemooh & menganggap Hz. Ahmad sudah gila. Tetapi faktanya setelah 117 tahun (pada 2006) terbukti kebenaran sabda Beliau. (Sumber Ahmadiyah).
Mengapa Saudara-Saudara Islam-ku memilih organisasi yang bersifat sementara saja dan hanya membuang- buang waktu karena hasilnya terbatas & tidak maksimal serta ruang geraknya di Indonesia, Malaysia, Philipina, Thailand atau...,Afghanistan saja??? Akan lebih baik paling tidak antara Saudara-Saudara Islam Kita saling silaturahmi, bekerjasama dalam hal-hal kebaikan bukan pengrusakan sebagai proses awal reunifikasi, proses menuju hakekat konsep-konsep yang sebenarnya ; dan tentunya setiap orang tahu bahwa Tidak ada paksaan dalam mengimani sesuatu ajaran agama. Apabila Saudara-Saudara Islam-ku misalkan karena niatan mengamalkan wasiat Rasullullah untuk berbai’at kepada Imam Mahdi apabila mendengarnya telah datang, contohnya kepada Imam Mahdi Mesir, Sudan,… atau Kartosuwiryo (dulu sekali sudah terjadi) dan ternyata faktanya sekarang semua Imam mahdi palsu itu tidak mempunyai sifat-sifat Ke-Imam Mahdi-an dan pengikutnya hilang ditelan bumi maka Tuan-Tuan semua dalam batas-batas tertentu tidaklah menanggung dosa apapun karena baiatnya Saudara-Saudara kepada Imam Mahdi palsu tersebut; Tetapi apabila Imam Mahdi Muhammad yang telah diperintahkan Allah untuk mendirikan Golongan Islam Ahmadiyah sebagai jamaah itu benar & Kita belum berbaiat kepada Beliau maka berarti Kita benar-benar telah luput dari karunia Jihad fii sabilillah yang sebenarnya & Kita belum sempurna melaksanakan wasiat Rasul suci Muhammad saw, bahkan apabila kita mencaci maki, melawan & ingin menghancurkannya maka artinya Kita menempatkan diri Kita sebagai musuh Allah Ta’ala dan sebagai pengkhianat Islam !!!. (sebagai catatan, penamaan Ahmadiyah tersebut merupakan perintah Allah & bertujuan untuk lebih memudahkan pengenalan terhadap nama-nama golongan Islam lainnya yang bermacam-macam).
Jadi Tertarikkah Saudara-Saudara Mahasiswa, calon pakar-pakar Islam untuk melakukan Penelitian Thesis, Disertasi lebih mendalam kepada apapun konsep-konsep Islam versi Ahmadiyah vs golongan lainnya??? Misalnya: Wasiat Rasulullah menyuruh kita tetap, bergabung dengan Jama’ah Islam dengan da’wah Islam-nya ataukah terjun dalam Islam Politik ?? Terjun ke arena Politik tidak harus, politik cenderung kotor dengan tujuan duniawi, kekuasaan yang ingin dicapai dengan segala cara, sehingga kehilangan fokus & melupakan moral, etika, & da’wah Islam menyampaikan kebenaran Alquran yang merupakan kewajiban orang Islam. Hanya Peneliti Sejati yang berani menguak, Tabir, kabut Konsep-Konsep Islam Sejati.
Dan sebagai peneliti Saya akan mewasiatkan kepada Anak-Anak, Cucu-Cucu-ku generasi penerus Bangsa Indonesia yang akan datang dengan menulis prasasti, “ Hai anak-anakku Apakah benar Jangka, ramalan Imam Mahdi Muhammadi Hz. Mirza Ghulam Ahmad bahwa Islam akan berkibar dan Jaya dalam jangka waktu 300 tahunan (± 348 Thn, Penulis), dan orang-orang di seluruh dunia akan berbondong-bondong masuk Islam lewat Ahmadiyah dan melafazkan Allahu Akbar & Indonesia akan mempunyai andil besar dalam penyebaran Islam ke seluruh penjuru dunia ??...Allah benar dengan segala firman dan janji-janji-Nya, apabila pengikut Ahmadiyah dari generasi ke generasi semakin bertambah maka itu sudah menjadi dalil kebenaran abadi bahwa Ahmadiyah adalah The True of Islam, Islam Sejati, yang beberkat. Kamu sekalian...tidak boleh meninggalkan ataupun menapakkan kaki
mundur dan memunggunginya sedikitpun. Lebih baik Kamu sekalian mati syahid dengan sabar, membela Khilafat Ahmadiyah tetap berdiri tapi hidup selamanya & namamu semua tercatat di langit, walaupun Karena keimanan Kamu kepada Rasul suci Muhammad & Imam Mahdi Muhammadi Kamu semua dikatakan 1000 kali sesat dan kafir diluar Islam, maka seperti halnya kabut kebohongan pastilah lambat laun akan terbukti kepalsuan semua tuduhan yang menyesatkan, dhalim & aniaya tersebut karena kebatilan tidak dapat menutupi kebenaran sejati Allah...”
semua !!) agar Mereka-pun diberikan kebijaksanaan untuk memisahkan secara tegas antara urusan pemerintahan dengan keagamaan, keberanian dan segera mendapatkan barkat dalam jangka waktu secepatnya berbaiat kepada Khalifah Wakil Rasulullah saw, sehingga kesejahteraan & kemakmuran akan dapat segera diwujudkan secara bertahap dengan mengimplementasikan konsep-konsep hakekat moral & akhlak, kemanusiaan & spiritualisme di bidang Ekonomi & Usaha, hukum, kesejahteraan sosial, hankam, budaya...dan semua sektor kehidupan bangsa & negara. ..JAYALAH INDONESIA..
Wassalamu'alaykum ‘alaa manittaba'al huda...
> Salam bagi yang mengikuti Petunjuk Allah & Rasul Muhammad saw....
Referensi: Buku-buku, Wawancara & sumber-sumber langsung Ahmadiyah & Non Ahmadiyah.
Kunjungilah ke Website-nya Ahmadiyah, untuk menambah wawasan internasional Islam Kita, bahwa Cara-cara Jihad Fii sabillillah dalam Islam adalah Da’wah Ilallah bil hikmah : www.ahmadiyya.or.id atau www.alislam.org
Note :
1. Sampaikan & fotokopi bahan ini kepada semua Teman-Teman tercinta,…Ballighu anni walau aayatan.Apabila ada hal-hal yang ditanyakan lebih baik tanyakan langsung kepada Muballigh-Muballigh Ahmadiyah di seluruh Indonesia (sumbernya langsung) & jangan percaya kepada isu-isu, kabar burung yang tidak jelas agar minimal berimbang informasi-nya dan kebenaran dapat ditegakkan.
2. Artikel/karya tulis ilmiah ini ditulis dengan penuh kejujuran, apa adanya, langsung dari sumbernya serta penuh rasa persaudaraan sebagai sesama umat manusia, untuk kebaikan seluruh umat manusia dan pemahaman yang lebih baik terhadap metode pencarian dan revisi ilmu pengetahuan hakekat itu sendiri.
3. Forum Mahasiswa-mahasiswi Perguruan Tinggi, Universitas Islam dan Universitas negeri Ternama di Indonesia seharusnya dapat bekerjasama dengan pihak Ahmadiyah, seperti UGM pada tahun 2000 yang menjadi pelopor Seminar Internasional bekerjasama dengan IFIS (International Forum on Islamic Studies) untuk mengadakan Seminar, Sarasehan, Dialog Nasional yang didukung, dipancarluaskan lewat Media-media TV, radio, koran secara langsung dengan tema-tema yang menjadi akar masalah dalam Islam seperti: “Khilafat” ’alaa min hajjinubuwwah adalah solusi, KhatamanNabiyyin, Ekonomi Syariah Islam, Nasionalisme dalam Islam, Wafatnya Al-Masih dan Turunnya Al Masih di akhir zaman dan lain sebagainya. Smoga KEBENARAN, MUTIARA-MUTIARA PENYERU SEJATI SEGERA dipahami masyarakat Islam Indonesia bagi KEBANGKITAN EKONOMI DAN BANGSA. Amin Amin Amin Ya Rabbal Alamin
4. Katakan Yang Benar itu benar, apa adanya walaupun merugikan diri sendiri!! Kebenaran hakekat memang sering kali pahit, tapi mempunyai nilai yang sangat tinggi pahalanya apabila Kita mendapatkannya.Seharusnya kalangan Press, Wartawan di surat kabar, Radio, TV yang sifatnya jelas-jelas independen dalam berita, laporan-laporan-nya harus lebih sering & berani menguak misteri, hakekat kebenaran ini, manakah yang benar-benar Agama Allah Yang Hidup, Golongan Muslim sejati & Apakah Muslim Ahmadiyah itu KEBENARAN ABADI yang bermanfaat untuk kemajuan bangsa & negara Indonesia serta untuk eksistensi seluruh umat manusia??
5. Jika Kita masih belum dapat mempercayai pendakwaan Imam Mahdi Muhammad itu tidaklah apa-apa, karena memang perlu proses yang lama ; tetapi kalau sudah mencaci maki dan menyerang dengan cara anarkis, maka Kami perlu memberitahu bahwa sikap seperti itu akan mengundang kemarahan Allah Ta’ala (Sumber Ahmadiyah, Pen.).
6. Untuk Pemirsa MTA di kawasan Asia, Timur Tengah & Kawasan Pasifik : - Satelit : ASIASAT-3S - Video PID : 514
- Posisi : 105.5 BT - Audio PID : 1071 (main), 1072, 1073, 1081, 1082, 1083 - Frequensi : 3760 MHz - Polarization : Horisontal
DAFTAR NAMA-NAMA MUJADDID dari Buku :
Kebenaran Almasih Akhir Zaman Karya Maulana Rahmat Ali HAOT & Hujajul Kiramah hl. 135-139 Nawab Sidiq Hasan Khan
Abad I Hz.Umar Ibni Abdul Aziz r.h. (rohmatulloohu ‘alaih) Abad II Hz. Imam Syafi’I r.h., setengahnya berkata
Hz. Ahmad Ibnu Hambali r.h. (Imam Hambali)
Abad III Hz. Imam Abu Syarah r.h. & Hz. Abul Hasan As’ari r.h. Abad IV Hz. Abu Ubaidillah An-Nisabur dan
Hz. Qadi Abubakar baqillani r.h. Abad V Hz. Imam Ghazali r.h.
Abad VI Hz. Abdul Qadir Jailani
Abad VII Hz. Imam Ibnu Taimiyah r.h. dan Hz. Khwaja Muinuddin Qisti r.h.
Abad VIII Hz. Hafiz Ibni Hajar Al-Asqalani r.h. dan Hz. Shaleh Ibnu Umar r.h.
Abad IX Hz. Sayid Ahmad Janpuri r.h.
Abad X Hz. Imam Jalaluddin As-Sayuthi r.h. dan Hz. Imam Muhammad Taher Gujrati r.h.
Abad XI Hz. Ahmad Sirhin Mujaddid Alfis-sani Sarhadi r.h. Abad XII Hz. SyeikhWaliyullah Ad-Dahlewi r.h.
Abad XIII Hz. Sayyid Ahmad Barelwi r.h.
Abad XIV Orang-orang Alim sepakat, yang menjadi Mujaddid adalah Hz. Al Mahdi atau Isa akhir zaman yang dijanjikan oleh Rasulullah saw.
9 Imam Robani, Mujadid Alfisani dengan terang-terangan berkata dalam Maktubat Imam Robbani, juz 2, halaman 14 dan 15, Maktub Caharani (cetakan ke IV): ” Sayalah Mujaddid zaman ini”
9 Hazrat Syah Waliyullah berkata didalam Tafhimati Ilahiyah: ”Qod al-basania….”, bahwa Allah SWT telah memberi kepada saya ni’mat Mujaddid.
9 Diabad yang ke XIV ini selain Hazrat Mirza Ghulam Ahmad a.s. tidak ada yang mendakwakan diri ”Sayalah Mujaddid”.
9 Di abad ke XV setelah zaman Khulafaur Rasyidin, siapakah Mujadid abad XV (± pada awal abad 19)?? Adakah yang telah menulisnya dalam buku sejarah Islam?? Adakah yang telah mendakwakan diri bahwa ”Sayalah Mujaddid (pembaharu, reformer)” dengan jelas dan lantang untuk seluruh kalangan dunia agama (baik untuk umat Kristen, Islam, Yahudi, Hindu, Kong Hu cu & Budha) dan bahkan untuk seluruh umat manusia ??.
Buku-Buku Karya Agung
Imam Mahdi Muhammad as Pendiri Jamaah Islam Ahmadiyah
Pendiri Jamaah Islam Ahmadiyah telah mengorbankan seluruh hidup Beliau dalam membela keluhuran Agama Islam dan Rasul Suci KhatamanNabiyyin Muhammad SAW. Di samping contoh dan perilaku hidup secara Muslim yang mewarnai jalan kehidupan Beliau, Beliau telah menulis buku-buku dan ribuan selebaran-selebaran yang menggambarkan segala aspek keindahan dan keagungan ajaran Islam, juga kecintaan Beliau kepada Allah SWT, agama Islam, dan Rasul Suci Muhammad saw dan perikemanusiaan.
Buku-buku yang ditulis merupakan jawaban atas keberatan pihak lawan terhadap Islam baik dari Nasrani, Hindu Arya, Atheis, FreeThinker, Brahma Samaj, Sikh…dll ; juga banyak berisi ribuan kabar nubuatan dan pengabulan doa yang kemudian telah zahir di masa Beliau hidup maupun yang nantinya akan terzahirkan. Ada 2 buku yang dikarang 2 hari dan 11 hari sebelum Beliau wafat ; ada satu buku Khutbah Ilhamiah dimana semuanya merupakan firman Allah SWT langsung dalam bahasa Arab, dan satu buku Filsafat Ajaran Islam (Islami ushul Ki Filosofi) merupakan suatu tanda besar kemenangan artikel Beliau atas semua peserta terutama dengan pihak selain
Islam (dimana sebelumnya telah disebarkan selebaran yang berisi berita, wahyu kepada Imam Mahdi Muhammad bahwa artikel Beliau akan mendapatkan kemenangan nyata, sebagai suatu tanda kebenaran agama Islam, dan menghimbau khalayak ramai untuk sudi datang untuk membuktikan kebenaran wahyu Beliau tersebut) dalam Seminar Konferensi agama-agama besar di kota Lahore. Seminar ini merupakan suatu contoh seminar yang berhasil, berbudaya, beradab yang telah berlangsung pada akhir abad 18, seharusnya generasi sekarang yang lebih maju dapat mencontoh tauladan seminar ini di Indonesia, walaupun memang perlu kerja keras team besar untuk mewujudkannya dengan topik-topik yang sangat penting dan kritis dalam Islam. Buku ini pada tahun 1996 di UGM Yogyakarta telah diadakan telaah kritik & resensi oleh pakar-pakar pendidikan profesional, Rektor-Rektor Perguruan Tinggi se-Yogyakarta, dimana secara bulat menyatakan bahwa Mereka sangat terkesima ada buku sebagus itu, dan menyatakan dengan tegas bahwa buku Filsafat Ajaran Islam masih sangat relevan dan dibutuhkan sampai sekarang ini, yaitu tentang hakekat filsafat ajaran Islam yang hakiki serta tuntunannya untuk menyampaikan kepada kesuksesan baik jasmani dan rohani.
Beliau Hz. Mirza Ghulam Ahmad dari sejak akhir abad XIX telah bangkit untuk memberikan pembelaan-pembelaan atas keberatan-keberatan musuh-musuh Islam dengan menerbitkan Buku Barahin Ahmadiyah I – IV (Terbit tahun 1880 – 1884) dimana Beliau mengemukakan tantangan bahwa apabila musuh-musuh Islam mampu memberikan kritikan terhadap dalil-dalil yang dikemukakannya, walaupun hanya seperempatnya saja maka Beliau akan memberikan hadiah senilai 10.000 Rupees, yang mempunyai nilai yang besar pada saat itu. Tetapi sampai saat ini tidak ada seorangpun yang tampil ke depan ; Tulisan-tulisan Beliau pada saat itu membangkitkan gairah umat Islam disana, Hindustan yang mengalami tekanan dari banyak pihak dan Ulama-Ulama Islam pada saat itu (sebelum tahun 1889, Baiat yang pertama kali dilakukan di Ludhiana, sebanyak ± 40 orang Sahabat Beliau menyatakan kesetiannya) sepakat bahwa Beliau dianggap sebagai Mujaddid, sebelum Beliau mendakwakan sebagai Imam Mahdi Muhammad & Masih Yang dijanjikan, juga sebagai Sang Budha dan Krishna.
Dalam Kitab Minan-ur-Rahman, Beliau telah membuktikan bahwa ibu segala bahasa adalah bahasa Arab, dimana perkataan bahasa Arab tidak hanya satu-dua buah terdapat dalam tiap-tiap bahasa, melainkan ribuan.
Sebagai bahan renungan bagi masyarakat Bangsa Indonesia khususnya para intelektual dan cendekiawan baik Islam, Nasrani, Hindu, Budha, Kong Hu Cu,… maka Kami cantumkan di bawah ini Buku-buku Beliau beserta tahun penerbitannya, juga bahasa-nya.
1. Barahin Ahmadiyah I, tahun terbit 1880, bahasa Urdu 2. Barahin Ahmadiyah II, tahun terbit 1880, bahasa Urdu 3. Barahin Ahmadiyah III, tahun terbit 1882, bahasa Urdu 4. Barahin Ahmadiyah IV, tahun terbit 1884, bahasa Urdu
5. Purani Tahreeren, 1879, Urdu, mula-mula berbentuk risalah, tahun 1899 berbentuk buku. 6. Surmah Chasyam Aria, 1886, Urdu
7. Syahna-e-Haq, 1887, Urdu 8. Sabaz Isytihaar, 1888, Urdu 9. Fatah Islam, 1891, Urdu 10. Taudhih-i-Maram, 1891, Urdu 11. Izalah-i-Auham I dan II, 1891, Urdu 12. Mubahisah Ludhiana, 1891, Urdu 13. Mubahisah Delhi, 1891, Urdu 14. Asmaani Faislah, 1892, Urdu 15. Nisyaan Asmaani, 1892, Urdu
16. Aina Kamalati Islam, 1892, bagian I Urdu dan bagian II Arab 17. Barakatud Du’a, 1893, Urdu
18. Hujjatul Islam, 1893, Urdu 19. Saccai ka Izhaar, 1893, Urdu 20. Jang Muqaddas, 1893, Urdu 21. Syahadatul Qur’an, 1893, Urdu 22. Tuhfah Baghdad, 1893, Arab 23. Kamaratus Sadiqin, 1893, Arab
24. Hamamatul Busyra, 1894, Arab, ditulis tahun 1893 25. Nurul Haq, bagian I dan II, 1894, Arab
26. Itmamul Hujjah, 1894, Arab 27. Sirrul Khilafah, 1894, Arab 28. Anwarul Islam, 1895, Urdu. 29.Minanur Rahman, 1895, Arab 30. Dhiaaul Haq, 1895, Urdu 31. Nurul Qur’an, 1895, Urdu 32. Mi’yaarul Mazaahib, 1895, Urdu 33. Ariyah Dahram, 1895, Urdu 34. Sat Baccam, 1895, Urdu
35.Islami Usul ki Filosofi, 1896, Urdu 36. Anjaam Atham, 1896, Urdu
39. Hujjatullah, 1897, Arab
40. Tuhfah Qaisariyah, 1897, Urdu 41. Mahmud ki ‘Amin, 1897, Urdu
42. Sirajuddin Isai ke Caar Suwaalun ka Jawab, 1897, Urdu 43. Kitabul Bariyyah, 1898, Urdu
44. Albalaagh, 1898, Urdu, nama kedua Faryadi Dard 45.Zaruratul Imam, 1897, Urdu
46.Najmul Huda, 1898, Arab – Urdu – Parsi 47. Raaz-i-Haqiqat, 1898, Urdu
48. Kasyful Ghitaa, 1898, Urdu 49. Ayyamus Sulah, 1899, Urdu 50. Haqiqatul Mahdi, 1897, Urdu 51. Masih Hindustan Mein, 1897, Urdu 52. Syarah-e-qaisariyah, 1899, Urdu 53. Taryaqul Qulub, 1899, Urdu
54. Tuhfah Ghaznawiyah, 1902, Urdu, ditulis tahun 1900 55. Reudaad Jalsah-i-Du’a, 1900, Arab
56.Khutbah Ilhamiyah, 1900, Arab
57.Lujjatun Nur, 1910, Arab, dikarang tahun 1900 58. Government Angrezi aur Juhaad, 1900, Urdu 59. Tuhfah Golarwiyah, 1900, Urdu
60. Arba’in, 1900, Urdu
61. Ek Ghalti ka Izalah, 1901, Urdu 62. I’jazul Masih, 1901, Arab 63. Dafi’ul Balaa, 1902, Urdu 64. Al Huda, 1902, Arab 65. Nuzulul Masih, 1902, Urdu 66.Kisyti Nuh, 1902, Urdu 67. Tuhfatun Nadwah, 1902, Urdu 68. I’jaaz-e-Ahmadi, 1902, Urdu
69. Review dar Mubahasah, 1902, Urdu 70. Mawaahibur Rahman, 1903, Arab 71. Naseem-i-Da’wah, 1903, Urdu 72. Sanatan Dahram, 1903, Urdu
73. Tazkiratus-Syahadatain, bagian I terbit tahun 1903, Urdu 74. Tazkiratus-Syahadatain, bagian II terbit tahun 1903, Arab 75. Siratul Abdaal, 1903, Arab
76. Islam aur is Muluk ke Dusre Mazahib, 1904, Urdu 77. Islam, 1904, Urdu
78. Lecture Ludhiana, 1904, Urdu 79. Alwasiat, 1905, Urdu
82. Qadian ke Ariya aur Ham, 1907, Urdu 83.Barahin Ahmadiyah V, 1905, Urdu 84.Haqiqatul Wahyi, 1907, Urdu – Arab
85.Chasymah-i-Ma’rifat, 1908, Urdu, dikarang 11 hari sebelum Pengarang wafat 86.Paighami-i-Sulah, 1908, Urdu, dikarang 2 hari sebelum Pengarang wafat.
Note Penulis :
Allah SWT berfirman dalam Al-Hujuraat 49 : 12, 13,
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokkan, menjelekkan kaum yang lain
(karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan, dijelekkan) lebih baik dari mereka (yang
mengolok-olokkan, menjelekkan)…”
“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka (Jadi berbaik sangkalah Hai Ulama panutan
masyarakat, Pen.), sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa…”
Juga dalam Bani Israil 17 : 37, bahwa :
“Dan janganlah Engkau ikuti apa yang tentang itu Engkau tidak mempunyai ilmu. Sesungguhnya telinga dan
mata dan hati semuanya akan ditanya mengenai itu.”