• Tidak ada hasil yang ditemukan

Manajemen Keuangan dan Dana pptx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Manajemen Keuangan dan Dana pptx"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

Manajemen Keuangan dan Dana

Nurfaza Aula (171160120)

FAKULTAS TARBIYAH

(2)

Latar Belakang Masalah

Lembaga pendidikan adalah suatu

badan yang berusaha mengelola

dan menyelenggarakan

kegiatan-kegiatan sosial, kebudayaan,

keagamaan, penelitian

keterampilan dan keahlian. yaitu

dalam hal pendidikan intelektual,

spiritual, serta keahlian/

(3)

Latar Belakang Masalah

Sebagai tempat atau wadah dimana

orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional

dan sistematis, terencana, terorganisasi,

terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan

sumber daya, saranaparasarana, data, dan lain

sebagainya yang digunakan secara efisien dan

efektif untuk mencapai tujuan pendidikan.

Akibat terbatasnya kemampuan orang tua

dalam mendidik anaknya, maka

dipercayakanlah tugas mengajar itu kepada

orang dewasa lain yang lebih ahli dalam

(4)

Latar Belakang Masalah

 Salah satu aspek yang sangat penting untuk mencetak

peserta didik adalah aspek keuangan.

 Pengelolaan keuangan suatu lembaga pendidikan/sekolah

sangat penting dalam pelaksanaan kegiatan lembaga pendidikan/sekolah.

 Ada beragam sumber dana yang dikelola oleh sekolah,

baik dari pemerintah yang berupa dana BOS maupun dari dana dari masyarakat yang berupa iuran SPP.

 Ketika dana masyarakat masuk, perlu persiapan sistem

pengelolaan keuangan yang baik, professional dan

akuntabel. Dari sekian banyak sumber daya pendidikan, uang merupakan salah satu yang memainkan peranan yang sangat penting.

(5)

Rumusan Masalah

Apakah Pengertian Manajemen Keuangan dan

Dana Pendidikan?

Bagaimana prinsip-prinsip Manajemen

Keuangan Pendidikan?

Hal-hal apa saja yang mempengaruhi

terhadap Pembiayaan Pendidikan?

Bagaimana implementasi manjemen

(6)

Pengertian Manajemen Keuangan dan

Dana Pendidikan.

 Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia manajemen

artinya penggunaan sumber daya secara efektif dan efisien.

 Manajemen keuangan dimaksudkan sebagai suatu

manajemen terhadap fungsi-fungsi keuangan.

 Manajemen pembiayaan pendidikan adalah manajemen

terhadap fungsifungsi keuangan, yang meliputi sumber pendapatan dana dan pengunaan dana pendidikan.

 Menurut Depdiknas (2000) bahwa manajemen keuangan

merupakan tindakan pengurusan/ketatausahaan keuangan yang meliputi pencatatan, perencanaan, pelaksanaan, pertanggungjawaban dan pelaporan.

(7)

Menurut Thomas H. Jones,

sebagaimana yang dikutip oleh

Abubakar dkk dalam bukunya

Manajemen Pendidikan, Secara garis

besar kegiatan (tahapan) yang ada

dalam administrasi pembiayaan

(8)

1. Perencanaan anggaran

(budgeting)

yaitu kegiatan mengkoordinir

(9)

2.Pelaksanaan (implenmentation

involves accounting)

yaitu kegiatan

(10)

3.Evaluasi atau pertanggung jawaban

(auditing)

yaitu proses penilaian

terhadap pencapaian

tujuan.

(11)

Secara khusus bisa ditegaskan bahwa

manajemen keuangan sekolah (lembaga

pendidikan) dapat diartikan sebagai rangkaian

aktivitas mengatur keuangan sekolah mulai

dari perencanaan, pembukuan, pembelanjaan,

pengawasan dan pertanggungjawaban

keuangan sekolah, sehingga dalam prosesnya

dapat berjalan secara efektif dan terhindar

dari berbagai penyalahgunaan yang

berdampak pada terhambatnya proses

(12)

Prinsip-prinsip Manajemen Keuangan

di Sekolah

Manajemen keuangan sekolah

perlu memperhatikan sejumlah

prinsip.

Undang-undang No. 20 Tahun

2003 pasal 48 menyatakan

bahwa

pengelolaan dana

pendidikan berdasarkan pada

prinsip keadilan , efisiensi

(13)

Transparansi

Di lembaga pendidikan/sekolah, bidang

manajemen keuangan yang transparan berarti

adanya keterbukaan dalam manajemen

keuangan yang transparan berarti adanya

keterbukaan lembaga pendidikan,

yaitu : keterbukaan sumber keuangan dan

jumlahnya, rincian penggunaan, dan

pertanggungjawabannya harus jelas sehingga

bisa memudahkan pihak-pihak yang

(14)

Akuntabilitas

Akuntabilitas dalam

manajemen keuangan berarti

penggunaan uang

sekolah dapat

dipertanggungjawabkan

sesuai dengan perencanaan

(15)

Akuntabilitas

tiga pilar utama yang menjadi syarat akuntabilitas

yaitu:

1.

Aadanya tranparansi para penyelenggara sekolah

dengan menerima masukan dan

mengikutsertakan berbagai komponen dalam

mengelola sekolah,

2.

Adanya standar kinerja setiap institusi yang dapat

diukur dalam melaksanakan tugas, fungsi dan

wewenangnya,

3.

Adanya partisipasi untuk saling menciptakan

(16)

Efektivitas

Manajemen keuangan dikatakan

memenuhi prinsip efektif kalau kegiatan

yang dilakukan dapat mengatur keuangan

untuk membiayai aktivitas dalam rangka

mencapai tujuan lembaga yang

bersangkutan dan kualitatif

outcomes

-nya

sesuai dengan rencana yang telah

(17)

Efisiensi

Efisiensi berkaitan dengan kualitas hasil

suatu kegiatan.

Efficiency ”characterized

by quantitative outputs”

(Garner,2004).

Efisiensi adalah perbandingan yang terbaik

antara masukan (input) dan keluaran

(output) atau antara daya dan hasil. Daya

yang dimaksud meliputi tenaga, pikiran,

waktu, biaya. Perbandingan itu adalah :a.

Dilihat dari segi penggunaan waktu,

(18)

Hal-hal yang mempengaruhi terhadap

Pembiayaan Pendidikan

Secara garis besar

perubahan pembiayaan ini

dipengaruhi oleh dua hal

(19)

Hal-hal yang mempengaruhi terhadap

Pembiayaan Pendidikan

Faktor eksternal, yaitu faktor yang ada diluar sistem

pendidikan yang meliputi ; Berkembangnya

demokrasi pendidikan, kebijakan pemerintah,

tuntutan akan pendidikan, adanya inflasi.

Faktor internal, yaitu faktor yang berasal dari dalam

sistem pendidikan itu sendiri yang sepenuhnya

mempengaruhi besarnya biaya pendidikan, antara

lain sebagai berikut ; Tujuan pendidikan, pendekatan

yang digunakan, materi yang disajikan, tingkat dan

jenis pendidikan.

(20)

Implementasi Manajemen Keuangan

di Sekolah

Penganggaran (Penyusunan Anggaran)

Setiap sekolah seyogyanya memiliki rencana

strategis untuk periode waktu tertentu yang

didalamnya mencakup visi, misi, dan program,

serta sasaran tahunan.

Oleh karena itu, pembiayaan pendidikan yang

terintegrasi dan komprehensif dengan renstra di

sekolah dan diarahkan untuk ketercapaian tujuan

lembaga sebagaimana sudah didokumentasikan.

Pada lazimnya, sumber pembiayaan untuk tiap

(21)

Implementasi Manajemen Keuangan

di Sekolah

Akutansi (Pembukuan)

 Kepala sekolah hendaknya benar-benar memahami dan

dapat menjelaskan fungsi, tujuan, dan manfaat pembukuan kepada staf keuangan.

 Hal-hal yang berkaitan dengan hal ini antara lain:

 Faktur, Faktur dapat berupa buku atau lembaran lepas yang

dapat diarsipkan.

 Buku Kas, Buku kas mencatat rincian tentang penerimaan dan

pengeluaran uang serta sisa saldo secara harian dan dilakukan pada hari yang sama

 Lembar Cek, Lembar cek merupakan alat bukti bahwa

pembayaran yang dikeluarkan adalah sah

 Buku kas Piutang, Buku ini berisi daftar/catatan orang yang

(22)

Implementasi Manajemen Keuangan

di Sekolah

Bentuk-Bentuk Pendanaan

 Biaya pendidikan meliputi biaya investasi, biaya

operasional, dan biaya personal.

 Biaya investasi meliputi biaya penyediaan sarana dan

prasarana, pengembangan sumber daya manusia serta modal kerja tetap.

 Biaya operasioanal meliputi gaji pendidik dan tenaga

kependidikan, serta segala tunjangan yang melekat pada gaji, bahan atau peralatan pendidikan habis pakai serta biaya

pendidikan tak langsung berupa air, jasa telekomunikasi, pemeliharaan sarana dan prasarana, uang lembur dan sebagainya.

 Selain itu juga ada biaya personal yang mencakup pembiayaan

(23)

Implementasi Manajemen Keuangan

di Sekolah

Sistem Pertanggungjawaban

 Dalam sistem manajemen keuangan (pendanaan),

pertanggungjawaban merupakan salah satu kegiatan sangat vital.

 Hal ini merupakan bentuk akuntabilitasi pengelolaan

keuangan suatu lembaga, hal ini juga berlaku dalam konteks manajemen keuangan pendidikan.

 Sekolah yang merupakan lembaga pendidikan, dalam

manajemen keuangannya juga diadakan

pertanggungjawaban, hal ini sesuai dengan prinsip dasarnya yaitu sekolah merupakan lembaga sektor publik yang

pengelolaan keuangannya harus dipertanggungjawabkan seakuntabel mungkin kepada publik.

 Dalam implementasinya pertanggungjawaban dalam

(24)

Implementasi Manajemen Keuangan

di Sekolah

Sistem Pertanggungjawaban

Pertanggungjawaban ini dilakukan

dalam rapat dewan sekolah, yang

diikuti oleh steak holder pendidikan

yang meliputikomponen sekolah,

komponen masyarakat dan

(25)

Referensi

Dokumen terkait

Pada variel Gaya hidup (X1) diperoleh sebesar 4,138 > dari 1,659 dengan signifikansinya sebesar 0,000 < 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa variabel gaya

Jika diambil 3 bola sekaligus, maka peluang terambil 2 bola merah & 1 kuning adalah.. Jika diambil 3 bola, satu per satu,

Ada dua postulat dasar dari teori tes modern (Hambelton, Swaminathan &Rogers, 1991: 7), yaitu: (1) hasil kerja seorang peserta tes pada suatubutir soal dapat

Dalam penelitian sheraz et al (2014) menemukan adanya dampak negatif yang signifikan terkait hubungan antara job satisfaction dan turnover intention, yang

Kinicki & Williams (2018) mengatakan bahwa manajemen sumber daya manusia adalah aktivitas yang terdiri dari merencanakan, menarik, mengembangkan, dan mempertahankan

Berdasarkan deskripsi teori-teori yang ada dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan merupakan suatu cara yang dimiliki oleh seorang pemimpin dalam mempengaruhi sekelompok

Dalam penelitian Pudji dan Ilma (2012) menyatakan bahwa suatu mesin pada perusahaan mempunyai peran penting dalam proses produksi, yaitu untuk mempermudah serta

(“Manajemen sumber daya manusia adalah sistem manajemen yang telah dirancang untuk memastikan bakat SDM dapat digunakan secara efektif dan efisien dalam mencapai