• Tidak ada hasil yang ditemukan

KOMUNIKASI NON VERBAL bupati (2)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "KOMUNIKASI NON VERBAL bupati (2)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

KOMUNIKASI NON VERBAL

Keterampilan komunikasi yang baik dapat membantu Anda dalam kedua kehidupan pribadi dan profesional. Sementara keterampilan komunikasi verbal dan tertulis yang penting, penelitian telah menunjukkan bahwa perilaku nonverbal membuat sebuah persentase besar dari komunikasi sehari-hari interpersonal kita. Bagaimana Anda dapat meningkatkan keterampilan nonverbal komunikasi Anda? Bagian atas sepuluh tips berikut untuk

komunikasi nonverbal dapat membantu Anda belajar membaca sinyal nonverbal orang lain dan meningkatkan kemampuan Anda sendiri untuk berkomunikasi secara efektif.

1. Perhatikan Sinyal nonverbal

Orang dapat mengkomunikasikan informasi dalam berbagai cara; sehingga

memperhatikan hal-hal seperti kontak mata, gerak tubuh, postur, gerakan tubuh, dan nada suara. Semua sinyal dapat menyampaikan informasi penting yang tidak dimasukkan ke dalam kata-kata. Dengan memperhatikan lebih dekat dengan perilaku nonverbal orang lain, Anda akan meningkatkan kemampuan Anda sendiri untuk berkomunikasi nonverbal.

2. Carilah Perilaku kongruen

Jika kata-kata seseorang tidak sesuai perilaku nonverbal mereka, Anda harus

membayar perhatian. Sebagai contoh, seseorang mungkin mengatakan bahwa mereka sedang bahagia sementara mengerutkan kening dan menatap tanah. Penelitian telah menunjukkan bahwa ketika kata-kata gagal untuk menyesuaikan dengan sinyal nonverbal, orang cenderung mengabaikan apa yang telah dikatakan dan berfokus pada ekspresi nonverbal suasana hati, pikiran, dan emosi.

3. Berkonsentrasi pada Nada Suara Ketika Anda Berbicara

Nada suara Anda dapat menyampaikan banyak informasi, mulai dari semangat untuk tertarik untuk marah. Mulai melihat bagaimana nada suara Anda mempengaruhi bagaimana orang lain menanggapi Anda dan mencoba menggunakan nada suara untuk menekankan ide-ide yang ingin Anda berkomunikasi. Sebagai contoh, jika Anda ingin menunjukkan minat yang tulus pada sesuatu, mengekspresikan antusiasme Anda dengan menggunakan animasi nada suara.

4. Gunakan Kontak Mata Baik

(2)

5. Ajukan Pertanyaan Tentang Sinyal nonverbal

Jika Anda bingung tentang sinyal nonverbal orang lain, jangan takut untuk

mengajukan pertanyaan. Sebuah ide yang baik adalah untuk mengulang kembali penafsiran Anda dari apa yang telah dikatakan dan meminta klarifikasi. Sebuah contoh dari ini mungkin, "Jadi apa yang Anda katakan adalah bahwa ..."

6. Gunakan Sinyal Membuat Komunikasi Lebih Efektif dan Bermakna

Ingatlah bahwa pekerjaan komunikasi verbal dan nonverbal bersama-sama untuk menyampaikan pesan. Anda dapat meningkatkan komunikasi lisan dengan menggunakan sinyal nonverbal dan gerakan yang memperkuat dan mendukung apa yang Anda katakan. Hal ini dapat sangat berguna ketika membuat presentasi atau ketika berbicara kepada sekelompok besar orang.

7. Lihatlah Sinyal sebagai suatu Kelompok

Sebuah gerakan tunggal dapat berarti banyak hal, atau mungkin bahkan tidak sama sekali. Kunci untuk secara akurat membaca perilaku nonverbal adalah untuk mencari kelompok sinyal yang memperkuat titik yang sama. Jika Anda menempatkan terlalu banyak penekanan hanya pada satu sinyal dari banyak, Anda mungkin sampai pada suatu kesimpulan yang tidak akurat tentang apa yang seseorang mencoba untuk berkomunikasi.

8. Pertimbangkan Konteks

Ketika Anda berkomunikasi dengan orang lain, selalu mempertimbangkan situasi dan konteks di mana komunikasi terjadi. Beberapa situasi memerlukan perilaku yang lebih formal yang mungkin ditafsirkan dengan sangat berbeda dalam pengaturan lainnya. Pertimbangkan apakah atau tidak perilaku nonverbal yang sesuai untuk konteks. Jika Anda mencoba untuk meningkatkan komunikasi nonverbal Anda sendiri, berkonsentrasi pada cara untuk membuat sinyal Anda sesuai dengan tingkat formalitas diharuskan oleh situasi.

9. Jadilah Sadar Itu Dapat Sinyal salah membaca

Menurut beberapa, jabat tangan erat menunjukkan kepribadian yang kuat sementara jabat tangan yang lemah diambil sebagai kurangnya ketabahan. Contoh ini menggambarkan sebuah hal yang penting tentang kemungkinan salah membaca sinyal nonverbal. Sebuah jabat tangan lemas mungkin benar-benar menunjukkan sesuatu yang lain sama sekali, seperti arthritis. Selalu ingat untuk mencari kelompok perilaku. Keseluruhan sikap seseorang adalah jauh lebih menceritakan dari satu gerakan tunggal dilihat secara terpisah.

10. Praktek, Praktek, Praktek

Referensi

Dokumen terkait

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara Penggunaan Komunikasi Verbal dan Nonverbal Fatis dalam Penciptaan Komunikasi Efektif diantara Dosen

 Meregulasi perilaku verbal, mis: melihat jam tangan sehingga orang lain mengerti bahwa komunikasi hrs

Kompetensi komunikasi sendiri mengacu pada kemampuan seseorang untuk berkomunikasi secara efektif sesuai dengan situasi sosial yang meliputi pengetahuan, kemampuan

Meskipun kita lebih menitikberatkan pada komunikasi nonverbal dibandingkan dengan pesan verbal ketika mendeteksi manipulasi, tidak ada aturan baku yang dapat memungkinkan

Tujuan dari penelitin ini adalah untuk mengetahui opini pemuka masyarakat terhadap gaya komuniklasi pemimpin studi kasus gaya komunikasi verbal dan nonverbal bupati Pakpak

Porter (dalam bukunya Prof.Deddy Mulyana), komunikasi non verbal mencakup semua rangsangan (kecuali rangsangan verbal) dalam suatu setting komunikasi., ynag dihasilkan oleh individu

Ilustrator adalah perilaku nonverbal yang menyertai dan secara harfiah “mengilustrasikan” pesan verbal. Dalam mengatakan “Ayo, bangun,” misalnya, anda mungkin menggerakkan

• Membentuk kesan yang mengarahkan komunikasi, ada saatnya kita berusaha mengelola kesan orang lain terhadap diri kita melalui pesan nonverbal, misalnya melamar kerja pada saat