Kelompok 3 :
Ahmad Fahrudin 4441141904 Anggia Ramanda 4441141753
Helma Agnestasia P 4441140689 Neni Wahyuni 4441140687
Nurul Fadillah 4441140795 Komala Eka Sari 4441140936
Peni Patmawati 4441140641 Siti Maryamah 4441140717
Komunikasi nonverbal adalah proses komunikasi dimana pesan disampaikan menggunakan symbol, gerak isyarat, bahasa tubuh, ekspresi wajah dan kontak mata, penggunaan objek seperti pakaian, potongan rambut, dan sebagainya, simbol-simbol, serta cara berbicara seperti intonasi, penekanan, kualitas suara, gaya emosi, dan gaya berbicara.
Menurut Larry A. Samovar dan Richard E.
Secara sederhana pesan nonverbal adalah
semua isyarat yang bukan berupa kata-kata.
b.Menurut Edward T.Hall, ia menamai bahasa
nonverbal ini sebagai “bahasa diam”
(silent
language)
dan “dimensi tersembunyi”
(hidden
dimension)
suatu budaya
KOMUNIKASI NONVERBAL
MENURUT PARA
1. Bahasa Tanda
Contoh : acungan jempol
2. Bahasa Tindakan
Contoh : berjalan
3. Bahasa Objek
Contoh : pertunjukan benda
Menurut Ray L Birdwhistell
setiap anggota tubuh seperti wajah
termasuk senyuman dan pandagan mata,
tangan, kepala, kaki dan tubuh secara
keseluruhan dapat digunakan sebagai
isyarat simbolik
1.
Isyarat tangan
2.
Gerakan kepala
3.
Ekspresi wajah dan tatapan mata
1. Emblem. Gerakan mata tertentu merupakan symbol yang memiliki kesetaraan dengan symbol verbal. Kedipan mata dapat mengatakan, “Saya tidak sungguh-sungguh.”
2. Ilustrator.Pandangan kebawah dapat menunjukan depresi atau kesedihan.
3. Regulator. Kontak mata berarti saluran percakapan terbuka. Memalingkan muka menandakan ketidaksediaan berkomunikasi.
4. Pentesuai. Kedipan mata yang cepat meningkat ketika orang berada dalam tekanan. Itu merupakan respons tidak disadari yang merupakan upaya tubuh untuk mengurangi kecemasan.
5. Affect Display. Pembesaran manik mata (pupil dilation) menunjukan peningkatan emosi. Isyarat wajah lainnya menunjukan perasaan takut, terkejut, atau senang.
a.
Pertama,
sementara
perilaku
verbal
adalah
saluran
tunggal,
perilaku
nonverbal bersifat multisaluran.
b.
Kedua,
pesan
verbal
terpisah-pisah,
sedangkan
pesan
nonverbal
tersinambung.
c.
Ketiga,
komunikasi
nonverbal
mengandung lebih banyak muatan
emosional dari pada komunikasi verbal.
Sentuhan ( Toucing ) Menurut bentuknya sentuhan badan dibagi tiga jenis, yaitu :
1) Kinesbetic
Ialah isyarat yang ditunjukan dengan bergandengan tangan satu sama lain, sebagai symbol keakraban dan kemesraan.
2) Sosiofugal
Ialah isyarat yang ditunjukan dengan jabat tangan atau saling merangkul.
CONTOH LAIN DARI
1) Busana
Nilai-nilai agama, kebiasaan, tuntunan lingkungan (tertulis atau tidak), nilai kenyamanan, dan tujuan pencintraan, semua itu mempengaruhi cara kita berdandan
2) Karakteristik Fisik
Karakteristik fisik seperti daya tarik, warna kulit, rambut, kumis, jenggot, dan lipstick, jelas dapat mengkomunikasikan sesuatu
Bau-bauan, terutama yang menyenangkan (wewangian, seperti deodoran, eau de toilette, eau de cologne, dab parfum) telah berabad-abad digunakan orang, juga untuk menyampaikan pesa, mirip dengan cara yang juga yang dilakukan hewan. Suku-suku primitif di pedalaman telah lama menggunakan tumbuh-tumbuhan sebagai bahan wewangian
1.
Ruang Pribadi vs Ruang Publik
2.
Posisi Duduk dan Pengaturan Ruangan
Waktu menentukan hubungan antar
manusia. Pola hidup manusia dalam waktu
dipengaruhi
oleh
budayanya.
Waktu
berhubungan erat dengan perasaan hati
dan
perasaan
manusia.
Kronemika (chronemics) adalah studi dan
interpreyasi atas waktu sebagai pesan.
Ruang dan waktu adalah bagian
dari lingkungan kita yang juga
dapat diberi makna. John Cage
mengatakan, tidak ada sesuatu
yang disebut ruang kosong atau
waktu kosong.
Kita sering menggunakan warna untuk untuk menunjukkan suasana emosional, cita rasa, afiliasi politik, dan bahkan mungkin keyakinan agama kita, seperti ditinjukkan kalimat atau frase berikut: wajahnya merah, koran kuning,feeling blue, matanya hijau kalau melihat duit, kabinet ijo royo-royo, dan sabagainya