Pendapat Masyarakat Indonesia Tahun 2013
Temuan Kunci
Sebagian besar pemilih
Indonesia
memperlihatkan
tingginya keinginan
untuk berpartisipasi
dalam PEMILU 2014.
Namun di sisi lain,
informasi tentang
pemilu yang mereka
punyai masih sangat
terbatas.
Mayoritas pemilih di
Indonesia mempunyai
penilaian yang positif
terhadap
lembaga-lembaga penyelenggara
PEMILU. Secara umum
para pemilih puas
dengan kinerja Komisi
Pemilihan Umum
Usaha-usaha pendidikan
pemilih harus lebih
ditingkatkan untuk
memperkuat kepercayaan
pemilih terhadap Komisi
Pemilihan Umum. Televisi
dan para pemimpin
masyarakat ditingkat lokal
sangat mungkin di
manfaatkan sebagai sumber
informasi tentang hal yang
erkaitan dengan Pemilu.
Sangat penting
untuk lebih
melibatkan wanita
dan difabel dalam
Methodologi
•
1,890 responden yang mewakili para pemilih di Indonesia (17 tahun keatas atau
sudah menikah).
Sample :
•
±2.3 %, dengan tingkat kepercayaan 95%.
Margin of error:
•
Semua provinsi di Indonesia (33); jumlah responden di tetapkan secara
proporsional berdasarkan propinsi. Dilakukan over sampling di Aceh, Maluku,
Papua, dan Papua Barat.
Wilayah survei :
•
17
–
30 Desember, 2013
Waktu pengambilan data:
•
Lembaga Survei Indonesia (LSI) melakukan pengambilan dan pengolahan data
untuk survei ini.
Lembaga Survei:
•
Pembobotan data atas umur, wilayah dan jenis kelain di lakukan agar data yang di
dapatkan bisa jadikan sebagai pendapat umum masyarakat Indonesia yang
berusia 17 tahun keatas atau yang sudah mempunyai hak pilih.
Ketertarikan Untuk Berpartisipasi Dalam Pemilihan Umum
Akan Memilih, 90%
Mungkin Ikut
Memilih, 9%
Mungkin Tidak Akan
Memilih/ Tidak
Akan Ikut Memilih,
1%
TT/TJ, 1%
Ketertarikan Untuk Berpartisipasi Dalam Pemilihan Umum
“
Apakah Ibu/Bapak akan memilih pada Pemilu 2014 nanti? (n=1,890)
88%
91%
10%
1%
7%
0%
0%
0%
1%
0%
Laki-Laki
Perempuan
Keinginan Memilih Berdasarkan Gender
TT/TJ
Tidak Akan Ikut Memilih
Mungkin Tidak Akan Ikut Memilih
Ketertarikan Pada Politik
“
Seberapa tertarik Ibu/Bapak untuk mengikuti perkembangan politik dan pemerintahan. Apakah
sangat tertarik, tertarik, tidak terlalu tertarik, tidak tertarik sama sekali?
“
3%
Ketertarikan Pada Politik
“
Seberapa tertarik Ibu/Bapak untuk mengikuti perkembangan politik dan pemerintahan. Apakah
sangat tertarik, tertarik, tidak terlalu tertarik, tidak tertarik sama sekali?
“
3%
Informasi Tentang Pemilihan Umum
”Seperti yang Ibu/Bapak tahu, pada tahun 2014 akan diselenggarakan dua pemilu, yakni Pemilu Legislatif (DPR, DPRD, DPD) dan Pemilu Presiden. Seberapa banyak informasi yang Ibu/Bapak miliki tentang pemilu-pemilu tersebut? Apakah Ibu/Bapak memiliki sangat banyak informasi, cukup banyak informasi, sedikit informasi, atau tidak memiliki informasi sama sekali?”
2%
Informasi Tentang Pemilihan Umum
”Seperti yang Ibu/Bapak tahu, pada tahun 2014 akan diselenggarakan dua pemilu, yakni Pemilu Legislatif (DPR, DPRD, DPD) dan Pemilu Presiden. Seberapa banyak informasi yang Ibu/Bapak miliki tentang pemilu-pemilu tersebut? Apakah Ibu/Bapak memiliki sangat banyak informasi, cukup banyak informasi, sedikit informasi, atau tidak memiliki informasi sama sekali?”
2%
Informasi Berkaitan Dengan Proses PEMILU
Tolong katakan kepada saya, untuk beragam aspek dalam proses pemilu yang akan saya bacakan berikut ini, apakah Ibu/Bapak merasa telah mendapatkan informasi yang cukup atau perlu memperoleh informasi yang lebih banyak lagi? n=1,890
23%
Partai-partai politik yang akan ikut serta dalam Pemilu
Calon Legislatif (Caleg) yang akan mencalonkan diri
Visi, Misi dan Program partai
Informasi tentang dimana dan kapan untuk memilih
Prosedur pemberian suara di surat suara
Proses penghitungan suara
–
alokasi kursi partai
Proses penghitungan suara
–
bagaimana kandidat terpilih
Informasi Berkaitan Dengan Proses PEMILU
Tolong katakan kepada saya, untuk beragam aspek dalam proses pemilu yang akan saya bacakan berikut ini, apakah Ibu/Bapak merasa telah mendapatkan informasi yang cukup atau perlu memperoleh informasi yang lebih banyak lagi? n=1,890
23%
Partai-partai politik yang akan ikut serta dalam Pemilu
Calon Legislatif (Caleg) yang akan mencalonkan diri
Visi, Misi dan Program partai
Informasi tentang dimana dan kapan untuk memilih
Prosedur pemberian suara di surat suara
Proses penghitungan suara
–
alokasi kursi partai
Proses penghitungan suara
–
bagaimana kandidat terpilih
Dokumen Identitas Untuk Mengikuti Pemilihan Umum
“Menurut Ibu/Bapak, dokumen-dokumen apakah yang bisa digunakan sebagai bukti di TPS untuk memberikan suara pada Pemilu tahun 2014?
(n=1,890
)”
46%
35%
24%
7%
6%
3%
Dokumen Identitas Untuk Mengikuti Pemilihan Umum
“Menurut Ibu/Bapak, dokumen-dokumen apakah yang bisa digunakan sebagai bukti di TPS untuk memberikan suara pada Pemilu tahun 2014?
(n=1,890
)”
46%
35%
24%
7%
6%
3%
Dokumen Identitas Untuk Mengikuti Pemilihan Umum
TREND:
“
Menurut Ibu/Bapak, dokumen-dokumen apakah yang bisa digunakan sebagai bukti di TPS untuk memberikan
suara pada Pemilu tahun 2014?
(n=1,890)”
2008
(n=2,500)
2009
(n=1,200)
2010
(n=2,500)
2013
(n=1,890)
Undangan Pemilih
1%
30%
28%
46%
Kartu Pemilih
91%
88%
62%
35%
Kartu Tanda Penduduk (KTP)
11%
23%
18%
24%
Kartu Keluarga
1%
1%
6%
6%
Tidak Jawab
--
<1%
<1%
5%
Lainnya
<1%
--
--
3%
Tidak Ingat
2%
1%
2%
2%
Mayoritas pemilih masih belum menyadari tanggal Pemilihan Umum
Apakah Ibu/Bapak tahu, kapan Pemilu Legislatif (DPR, DPRD, DPD) 2014 akan diselenggarakan? N=1,890
Ya
46%
Tidak
Pengetahuan Untuk Menandai Kertas Suara
Dengan mencontreng
kartu suara
11%
Dengan mencoblos/
menusuk kartu suara
68%
Dengan mencoblos
atau mencontreng
kartu suara
9%
Dengan mencoblos
dan mencontreng
kartu suara
2%
TT/TJ
10%
Pemilih Yang Mengaku Sudah Terdaftar
«Apakah Ibu/Bapak saat ini sudah terdaftar di Daftar Pemilih? (Daftar Pemilih Tetap (DPT)?»
46%
71%
15%
15%
26%
7%
7%
2%
6%
5%
Maret 2009 (n=1,200)
Desember 2013 (n=1,890)
Pemilih Yang Mengaku Sudah terdaftar Berdasarkan Wilayah
«Apakah Ibu/Bapak saat ini sudah terdaftar di Daftar Pemilih? (Daftar Pemilih Tetap (DPT)?» n=1,890)
Cukup banyak persentase pemilih yang merasa tidak pernah dikunjungi
(door
to door visit)
pada saat verifikasi nama pendaftaran pemilih
Dalam setahun terakhir ini, adakah seseorang dari lingkungan Ibu/Bapak yang mengunjungi rumah Ibu/Bapak untuk mengecek apakah Ibu/Bapak dan anggota keluarga Ibu/Bapak telah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT)?
53%
42%
6%
Desember 2013 (n=1,890)
Cukup banyak persentase pemilih yang merasa tidak perah di kunjungi pada
saat verifikasi nama pendaftaran pemilih
Dalam setahun terakhir ini, adakah seseorang dari lingkungan Ibu/Bapak yang mengunjungi rumah Ibu/Bapak untuk mengecek apakah Ibu/Bapak dan anggota keluarga Ibu/Bapak telah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT)?
Siapa yang mengunjungi rumah Ibu/Bapak untuk melakukan pengecekan itu?(Terbuka)
n=897
Mayoritas tidak mengecek terdaftar atau tidaknya dalam mereka dalam daftar pemilih
“Apakah Ibu/Bapak sudah memeriksa untuk mengetahui apakah nama Ibu/Bapak tercantum di Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang sudah dikeluarkan KPU tersebut? “
9%
35%
33%
72%
54%
59%
18%
10%
8%
September 2008 (n=2,500)
Maret 2009 (n=1,200)
Desember 2013 (n=1,890)
Memeriksa
Mayoritas tidak mengecek terdaftar atau tidaknya dalam mereka dalam daftar pemilih
“Apakah Ibu/Bapak sudah memeriksa untuk mengetahui apakah nama Ibu/Bapak tercantum di Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang sudah dikeluarkan KPU tersebut? “
9%
35%
33%
72%
54%
59%
18%
10%
8%
September 2008 (n=2,500)
Maret 2009 (n=1,200)
Desember 2013 (n=1,890)
Memeriksa
Kurangnya informasi adalah alasan utama pemilih untuk tidak mengecek
namanya dalam daftar pemilih
3%
3%
5%
10%
26%
46%
Malas/ Lupa
Yakin sudah terdaftar
Terdaftar langsung, ada stiker KPU
Tidak tertarik
Sibuk/ Tidak ada waktu
Kurangnya informasi
Mayoritas pemilih merasa tidak pernah melihat/ mendengar informasi
berkaitan dengan pengecekan nama dalam daftar pemilih
Ya, 29%
Tidak, 68%
TT/TJ, 3%
Mayoritas pemilih merasa tidak pernah melihat/ mendengar informasi
berkaitan dengan pengecekan nama dalam daftar pemilih
“
Sejauh ini, apakah Ibu/Bapak pernah mendengar/membaca/melihat informasi yang berkaitan dengan cara-cara
untuk mengetahui terdaftar atau tidaknya seorang pemilih di DPS/DPT untuk Pemilu tahun 2014?
” (n=1,890)
27%
32%
31%
23%
68%
67%
65%
73%
3%
2%
4%
4%
<25 Tahun
25-39 Tahun
40-54 Tahun
>54 Tahun
Usia n=1,890
Status Pengecekan Nama dan Hubungan Dengan Informasi Yang
Di peroleh tentang Pendaftaran Pemilih
50%
25%
46%
65%
ya, saya pernah mendengar/ membaca/ melihat
informasi
Tidak, saya belum pernah mendengar/ membaca/
melihat informasi
Tidak, Saya Belum mengecek
nama saya di Daftar Pemilih
Pengetahuan tentang Lembaga Penyelenggara Pemilu
51%
52%
52%
67%
49%
48%
48%
33%
KPU Provinsi
KPU Kab/
Kota
Bawaslu
KPU Nasional
Ya
Tidak
Tingkat Kepercayaan Terhadap Lembaga Pemilihan Umum
Jika “YA”, apakah Ibu/Bapak merasa sangat
percaya, percaya, tidak percaya, sangat tidak percaya
dengan lembaga pemilu tersebut dalam melakukan pelaksanaan Pemilu 2014?
4%
Tingkat Kepuasan Terhadap Komisi Pemilihan Umum
“
Mohon Ibu/Bapak memberikan penilaian, apakah Ibu/Bapak sangat puas, puas, tidak puas, atau sangat tidak puas
dengan kinerja KPU di dalam menjalankan tugas-tugas berikut ini (n=1,267
)”
60% 61%
Netralitas Penyelenggara PEMILU
67%
72%
71%
71%
15%
16%
17%
16%
17%
12%
12%
13%
KPU Provinsi (n=981)
KPU Kab/Kota(N-981)
Bawaslu Provinsi (n=812)
Panwas Kab/Kota(N=904)
Netral
Tidak Netral
TT/TJ
Televisi dan Pejabat Ditingkat Paling Bawah merupakan sumber Informasi
utama tentang hal yang berkaitan dengan PEMILU
Sumber-sumber manakah yang Ibu/Bapak
gunakan
untuk mendapatkan informasi tentang pemilu nasional?
[Terbuka,
pilihan boleh lebih dari satu, paling banyak tiga jawaban, jangan dibacakan pilihan jawaban] n=1,890
Anggota Partai
Pertemuan Keagamaan
Caleg/ Pegurus Partai
Panitia Pemilu
Pertemuan tidak resmi di komunitas (bincang-bincang di warung kopi,…
Sumber Informasi tentang Pemilu Berdasarkan Umur
Sumber-sumber manakah yang Ibu/Bapak gunakan untuk mendapatkan informasi tentang pemilu nasional? N=1,890
70%
70%
18-25
25-39
40-54
>54
TV
Ketua RT
Kepala Desa/ Lurah
Teman/ Keluarga
Koran/ Majalah
29%
14%
4%
14%
18%
34%
TT/TJ
Lainnya
Mengecek melalui website KPU
Mengecek ke lurah/kepala desa
Mengunjungi kantor lurah/desa
Mengecek ke ketua RT
Pejabat di Tingkat Paling Bawah Sering di jadikan sebagai tempat
untuk mengecek dalam pada saat pendaftaran pemilih
Cara Paling Efektif untuk Mendorogng Masyarakat Untuk Berpartisipasi Memilih Pada
Hari Pemilihan
Menurut pendapat Ibu/Bapak, manakah dari cara-cara berikut yang paling efektif untuk mengajak/mendorong masyarakat untuk memilih?
Sangat
Setujut, 15%
Setuju, 71%
Sangat Tidak Setuju,
4%
Tidak Setuju, 0%
TT/TJ,
10%
Sebagian besar pemilih berpendapat harus berhati-hati menilai
pemberitan yang berkaitan dengan PEMILU
Ya, Ada
Pengalaman Dengan
“
Jual-Beli Suara
”
Apakah ada anggota masyarakat di daerah Ibu/Bapak
(desa/kelurahan) atau seseorang yang Ibu/Bapak kenal
memberikan Ibu/Bapak barang (t-shirt/kaos/sembako) atau uang
agar Ibu/Bapak atau keluarga Ibu/Bapak bersedia memilih partai
atau calon tertentu dalam PEMILU 2014 nanti?
Apakah ada
calon anggota legislatif
atau
anggota partai politik
tertentu yang menawarkan barang (t-shirt/kaos/ sembako) atau
uang agar Ibu/Bapak atau keluarga Ibu/Bapak bersedia memilih
partai atau calon tertentu dalam PEMILU 2014 nanti?
Melaporkan
berapapun nilainya
19%
Melaporkan apabila
nilainya besar
1%
Melaporkan apabila
nilainya kecil
1%
Tidak melaporkan
karena hal itu sudah
biasa
57%
TT/TJ
22%
Sikap Terhadap Praktek
“
Jual-Beli
”
Suara
TT/TJ
Lainnya
Kinerja kandidat di masa lalu
Pengalaman kandidat di pemerintahan
Bertanggung Jawab, Menepati janji
Program Kandidat
Latar belakang pendidikan
Kemampuan memimpin
Kepribadian
Peduli pada rakyat
Jujur/ bebas dari korupsi
7%
Kualitas Calon Anggota Legislatif Yang di Inginkan oleh Pemilih
Sekarang kita berbicara tentang kandidat. Ketika Ibu/Bapak memilih seorang kandidat untuk menjadi anggota DPR atau
DPRD, kualitas macam apakah yang Ibu/Bapak cari dari kandidat tersebut?
[Terbuka] n-1,890
Pendapat tentang Dinasti Politik
Baru-baru ini ada semacam tren ataukebiasaan di Indonesia dimana politisi yang berasal dari satu keluarga maju untuk memperebutkan posisi
politik. Bagaimana sikap Ibu/Bapak melihat hal ini? Apakah menurut Ibu/Bapak praktek tersebut akan memberikan pengaruh negatif terhadap
politik lokal atau tidak memberikan pengaruh sama sekali? N=1,890
9%
46%
7%
38%
Pendapat tentang Dinasti Politik
Top 5 Alasah Kenapa Berdampak Negatif n=869
Tidak Demokratis, Praktek Politik Yang Tidak Baik
30%
Praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme
26%
Lebih mementingkan keluarga atau individu daripada masyarakat banyak
13%
Buruknya jalan pemerintahan dan kepemimpinan
10%
Mereka bisa berkelahi satu sama lain, kecemburuan sosial dan kekacauan
Pendapat tentang Dinasti Politik
Top 5 Alasan Kenapa Positif, n=165
Tidak apa-apa, mereka bekerja untuk masyarakat, punya kapasitas dan
kemampuan
16%
Lebih mudah mengatur masyarakat, politik dan birokrasi
10%
Tidak apa-apa selama di dukung oleh masyarakat. Tidak melanggar peraturan
7%
Tidak punya pendapat
19%
Lainnya
Tinggingya dukungan terhadap perempuan dalam peranan politik
Ikut serta dalam protes/demonstrasi
Memimpin partai politik
Menjadi kepala daerah (bupati/walikota/gubernur)
Menjadi kandidat dalam pemilu
Menjadi menteri
Membantu kandidat dalam berkampanye dalam pemilu
Menjadi anggota partai politik
Berperan dalam komisi-komisi pemilu
Menjadi anggota DPR/DPRD/DPD
Menjadi pegawai pemerintah
Mendukung
Tidak Mendukung
Tidak Tahu
Menolak
Kuota Perempuan Dalam Daftar Calon Anggota Legislatif
Sangat Setuju
5%
Setuju
56%
Tidak Setuju
17%
Sangat Tidak Setuju
1%
TT/TJ
22%
Kuota Perempuan Dalam Daftar Calon Anggota Legislatif
“Berdasarkan peraturan Pemilu ditentukan bahwa setiap partai politik harus mencalonkan 30% perwakilan perempuannya sebagai calon legislatif. Apakah Ibu/Bapak sangat setuju, setuju, tidak setuju atau sangat tidak setuju terhadap pernyataan tersebut?? (n=1,890)”
4%
6%
58%
54%
19%
14%
18%
25%
Laki-Laki
Perempuan
Dukungan Terhadap Kuota Perempuan Berdasarkan Gender
TT/TJ
Sengat Tidak Setuju
Tidak Setuju
Setuju
Proporsi Perempuan di Dewan Perwakilan Rakyat
Proporsi anggota
DPR perempuan
terlalu rendah
28%
Proporsi anggota
DPR perempuan
sudah pas
38%
Proporsi anggota
DPR perempuan
terlalu tinggi
6%
TT/TJ
28%
Proporsi Perempuan di Dewan Perwakilan Rakyat
Berdasarkan Gender
26%
30%
44%
33%
7%
5%
23%
32%
Male Female