BAB I PENDAHULUAN
A. DESKRIPSI
Modul ini terdiri atas 5 (tiga) kegiatan belajar, yakni : (1) Mempersiapkan pengelolaan kartu persediaan barang dagang (2) Mengidentifikasi data mutasi prsediaan barang dagang
(3) Penbukuan data mutasi perediaan barang dagang ke kartu persediaan (4) Penyusunan laporan persediaan barang dagang
(5) Perhitungan fisik persediaan barang dagang
B. PRASYARAT
Untuk memudahkan Anda dalam memahami modul ini maka sebelum mempelajari modul ini, Anda dipersyaratkan telah memiliki kompetensi, yakni dengan modul :
Mengelola administrasi pembelian Mengelola order penjualan
Mengelola retur pembelian Mengelola retur penjualan
Standar IOperasional Prosdur pengelolaan kartu persediaan barang dagang yang disusun oleh perusahaan
C. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL
Bacalah petunjuk penggunaan modul ini dan pahamilah isinya untuk memudahkan Anda dan guru sebagai fasilitator/instruktur menggunakan modul ini dalam proses pemelajaran.
2. Penjelasan bagi peserta didik
a. Bacalah dengan cermat rumusan tujuan akhir dari kegiatan belajar ini yang memuat kinerja yang diharapkan, kriteria keberhasilan dan kondisi yang diberikan dalam rangka membentuk kompetensi kerja yang akan dicapai melalui modul ini.
c. Baca dengan cermat peta kedudukan modul, prasyarat dan pengertian dari istilah-istilah sulit dan penting dalam modul.
d. Baca dengan materi setiap kegiatan belajar, rencana kegiatan belajar, kerjakan tugasnya dan jawablah pertanyaan tes, cocokkan dengan kunci jawaban.
e. Bila dalam proses memahami materi mengalami kesulitan maka diskusikan dengan teman-teman Anda atau konsultasikan dengan guru sebagai fasilitator.
f. Setelah menuntaskan semua kegiatan belajar, selanjutnya pelajari modul selanjutnya yang tertuang pada peta kedudukan modul.
g. Anda tidak dibenarkan melanjutkan kegiatan belajar berikutnya bila belum menguasai secara tuntas materi kegiatan belajar sebelumnya.
h. Setelah semua modul mencapai satu kompetensi telah tuntas dipelajari, maka ajukan uji kompetensi dan sertifikasi.
3. Penjelasan bagi Guru sebagai fasilitator
a. Pastikan peserta diklat yang akan mempelajari modul ini telah mempelajari modul-modul prasyarat secara tuntas.
b. Bantulah peserta diklat dalam menyusun rencana belajar dalam rangka mempelajari modul ini. Berikan perhatian khusus pada perencanaan jenis kegiatan, tempat kegiatan belajar dan waktu penyelesaian akhir pemelajaran, agar mereka dapat belajar efektif dan efisien untuk mencapai sub kompetensi standar.
c. Mengidentifikasi dan menganalsis sarana prasarana kegiatan belajar yang ada di SMK dan Industri untuk mengoptimalkan kegiatan pemelajaran.
d. Berikan motivasi, bimbingan, dan pendampingan pada peserta diklat agar semangat belajarnya meningkat.
B. TUJUAN AKHIR
Spesifikasi kinerja yang diharapkan dikuasai, setelah menyelesaikan pemelajaran dalam modul ini yakni :
1. Data mutasi persediaan barang dagang yang telah teridentifikasi
2. Data mutasi persediaan barang dagang yang telah dibukukan ke masing – masing kartu persediaan barang
3. Laporan persediaan barang dagang yang telah disajikan
D. KOMPETENSI
KOMPETENSI : Mengelola kartu persediaan barang dagang
KODE : AK-DG-009A
DURASI PEMELAJARAN : 30 Jam @ 45 menit
LEVEL KOMPETENSI KUNCI A B C D E F G
1 1 2 1 1 1 1
KONDISI KINERJA
1. Unit ini berlaku untuk pengelolaan kartu persediaan barang dagang pada perusahaan dagang 2. Organisasi memiliki Standard Operating Procedure (SOP) untuk pengelolaan kartu persediaan
barang dagang
3. Peralatan yang digunakan adalah peralatan kantor yang digunakan untuk kegiatan 4. Menulis, menghitung, mengarsipkan, dan berbagai kegiatan clerical lainnya.
SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR SIKAP MATERI POKOK PEMELAJARANPENGETAHUAN KETERAMPILAN 1. Mempersiapkan
pengelolaan kartu persediaan barang dagang
Peralatan yang
dibutuhkan untuk pengelolaan persediaan barang daganganes tersedia
Data transaksi
persediaan barang dagangan tersedia
Prosedur pengelolaan
persediaan barang dagangan
Fungsi kartu persediaan barang dagangan
Nama dan jenis
persediaan barang dagangan
Teliti dan cermat
mempersiapkan pengelolaan kartu pesediaaan barang dagangan
Menguraikan prosedur
penanganan persediaan barang dagangan
Pengelompokan
persediaan barang dagangan
Pengelolaan kartu
persediaan barang dagangan
2. Mengidentifikasi data mutasi pesediaan barang dagangan
Saldo awal
persedaan barang dagangan teridentifikasi
Data penerimaan
persediaan barang dagangan
Nama dan jenis
persediaanbarang dagangan
Identifikasi saldo
awal persediaan barang dagangan
Penerimaan
Benar dan teliti
dalam
mengidentifikasi data mutasi persediaan barang dagangan
Menguraikan prosedur
penanganan persediaan barang dagangan
Mengidentifikasi data
teridentifikasi
Data retur penjualan
teridentifikasi
Data pengeluaran persediaan barang dagangan
teridentifikasi
persediaan barang dagangan
SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR SIKAP MATERI POKOK PEMELAJARANPENGETAHUAN KETERAMPILAN 3. Membukukan mutasi
persediaan barang dagangan ke kartu persediaan barang dagangan
Data mutasi
persediaan barang dagangan
terverifikasi
Jumlah mutasi
persediaan barang dagangan ( unit dan nominal )
teridentifikasi
Jumlah mutasi persediaan barang dagangann terbukukan
Penerimaan barang
dagangan
Penjualan dan retur
penjualan barang dagangan
Saldo akhir persediaan
barang dagangan
Kartu persediaan
barang dagangan
Rapi dan teliti
membukukan mutasi persediaan barang dagangan ke kartu persediaan barang dagangan
Menguraikan prosedur
penanganan persediaan barang dagangan
Menghitung mutasi
persediaan barang dagangan
Membukukan mutasi persediaan barang dagangan ke kartu persediaan barang dagangann
4. Membuat laporan persediaan barang dagangan
Laporan persediaan
barang dagangan tersajikan sesuai dengan format yang ditetapkan
Format laporan
persediaan barang
Laporan persediaan
barang dagangan
Teliti dan benar
membuat laporan persediaan barang dagangan
Melengkapi format
laporan persediaan barang dagangan
Membuat laporan persediaan barang dagangan
5. Melakukan perhitungan fisik persediaan barang
Berita acara hasil
perhitungan fisik persediaan barang
Pengecekan atas saldo
persediaan barang dagangan
Jujur, teliti dan
tekun melakukan perhitungan fisikk
Menguraikan prosedur
penanganan selisih perhitungan
dagangann secara periodik
dagangan tersajikan
Selisuh persediaan
barang dagangan (kurang / lebih) teridentifikasi
Prosedur penanganan
selisih perhitungan
persediaan barang dagangan secara periodik
Meringkas hasil
perhitungan dalam berita acara hasil perhitungan fisik persediaan barang
Menghitung saldo
persediaan
periode
Membuat berita acara
Mengetahui, Kepala SMK …
( _____________________) NIP………..
Bandar Lampung, Februari 200 6. Guru Mata Diklat ……….
PROGRAM KBM TAHUNAN
NAMA DIKLAT : PRODUKTIF AKUNTANSI
PROGRAM KEAHLIAN : AKUNTANSI
KELAS/SEMESTER : XI/GENAP (II)
TAHUN PELAJARAN : 2005/2006
KODE : AK-DG - 009A
TH SMT KOMPETENSI SUB KOMPETENSI ALOKASIWAKTU PELAKSTGL KET 06 - Mengelola kartu
persediaan barang dagangan
- Mempersiapkan pengelolaan kartu persediaan barang dagangan
- Mengidentifikasi data mutasi persediaan barang dagangan - Membukukan data
mutasi persediaan barang dagangan ke kartu persediaan - Penyusunan laporan
barang dagangan - Perhitungan fisik
persediaan barang dagangan secara periodik
2 jam
3 jam
15jam
5 jam
5 jam
Jumlah 30 jam
Mengetahui, Kepala SMK …
( ___________________ ) NIP. ………..
Bandar Lampung, Februari 200 .. Guru Mata Diklat Produktif Akuntansi
ALOKASI PEMBAGIAN WAKTU KEGIATAN PEMELAJARAN SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2005/2006
Kode Kompetensi / Sub kompetensi Waktu
jam
Januari Februari Maret April Mei Juni Ket
1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 AK-DG -
009A
Mengelola kartu persediaan barang dagangan
- Mempersiapkan pengelolaan kartu persediaan barang dagangan
- Mengidentifikasi data mutasi persediaan barang dagangan - Membukukan data mutasi
persediaan barang dagangan ke kartu persediaan
- Penyusunan laporan barang dagangan
- Perhitungan fisik persediaan barang dagangan secara periodik
2 jam
3 jam
15jam
5 jam
5 jam
X
X
X X
X
X
Mengetahui, Kepala SMK …
( ___________________ ) NIP. ………..
Bandar Lampung, Februari 200 .. Guru Mata Diklat Produktif Akuntansi
SATUAN ACARA PEMELAJARAN ( S A P )
Program Keahlian : AKUNTANSI
Mata Diklat / Kompetensi : Produktif Akuntansi / Mengelola Penerimaan Barang Supplies
Waktu : 14 Jam
Kode : AK-JS- 004 A
Sub Kompetensi Materi Pokok Substansi Non Metode Strategi/ Skenario Waktu Sumber Belajar
Pemelajaran Instruksional Penilaian Pemelajaran
1 2 3 4 5 6 7
Mempersiapkan Pengelolaan * Prosedur * Mengakses Dan * Tes Terulis * Siswa Mempelajari 3 Jam * Akuntansi Penerimaan Barang Supplies Pengelolaan Menyimpan informasi dari * Tanya Jawab Pengertian Barang Keuangan
Penerimaan Barang suatu sumber Supplies HENDRI .S
Supplies. - Kecakapan Menggali 1997
Informasi. * Guru Sebagai
- Kecakapan Mengelola Fasilitator * Akuntansi Keuangan
Informasi dan Mengambil SRI RAHAYU
Keputusan Mediatama
2004
Mengidentifikasi Data * Nama dan Jenis * Mengumpulkan, * Penugasan * Siswa dapat 5 Jam Penerimaan Barang Supplies Barang Supplies Menganalisa, dan Mengelola mempelajari nama-nama
Informasi Barang Supplies
* Spesifikasi * Spesifikasi Barang * Peserta Diklat Dapat
Barang Supplies Supplies Menyebutkan Jenis-Jenis
Barang Supplies
* Mengumpulkan, * Tes Tertulis * Siswa dapat Menguraikan Menganalisa, dan Mengelola Prosedur Penerimaan
* Prosedur * Bekerja dengan orang * Tes Tertulis * Fasilitator Menjelaskan
Penerimaan Barang lain satu Teim Prosedur Penerimaan
Supplies - Kecakapan Bekerja sama * Penugasan Barang Supplies - Kecakapan Akademik
Membuat Laporan Penerimaan * Laporan Penerima- * Mengumpulkan, * Penugasan * Siswa dapat menjelaskan 6 Jam an Barang Supplies menganalisis, dan mengorgani- bagian yang terkait dengan
sasikan data dengan kecakapan transaksi penerimaan
menggali informasi barang supplies
* Menggunakan ide dan teknik
matematika, kecakapan akademik
Mengetahui, Kepala SMK …
( ___________________ ) NIP. ………..
Bandar Lampung, Februari 200 .. Guru Mata Diklat Produktif Akuntansi
E. CEK KEMAMPUAN
Sebelum Anda mempelajari modul ini Anda diminta untuk menjawab pertanyaan di bawah ini. Kemudian Anda diminta belajar pada materi yang belum Anda kuasai dengan tuntas. Jawablah pertanyaan dengan uraian singkat.
No Sub-sub Kompetensi Dapat mengerjakanYa Tidak
1
2
3
4
5
Dapatkah Anda mempersiapkann pengelolaan kartu persediaan barang dagangan?
Dapatkah Anda mengidentifikasi data mutasi persediaan barang dagangan ?
Dapatkah Anda membukukan data mutasi persediaan barang dagangan ke dalam kartu persediaan barang dagangan ?
Dapatkah Anda membuat laporan persediaan barang dagangan ?
Dapatkah anda menyusun berita acara hasil perhitungan fisik barang dagangan ?
PEMELAJARAN
A. RENCANA BELAJAR SISWA
KARTU RENCANA STUDI
Nama Siswa :
NIS :
Program Keahlian :
No Mata Diklat yang
dipelajari TempatBelajar Waktu Belajar Bukti Belajar Nama Guru Keterangan NORMATIF
1 2 3n
ADAPTIF 1
2 3n
PRODUKTIF 1
2 3
Disetujui, Guru/Wali
( _____________________ ) NIP. ………
Bandar Lampung, Februari 200 .. Yang Mengajukan
( _____________________ ) NIP. ………
B. KEGIATAN BELAJAR
KEGIATAN BELAJAR :
- Mempersiapkan pengelolaan kartu persediaan barang dagangan - Mengidentifikasi data mutasi persediaan barang dagangan
- Membukukan data mutasi persediaan barang dagangan ke kartu persediaan - Penyusunan laporan barang dagangan
- Perhitungan fisik persediaan barang dagangan secara periodic 1. Tujuan Kegiatan Belajar
Siswa dapat :
5. Data mutasi persediaan barang dagang yang telah teridentifikasi
6. Data mutasi persediaan barang dagang yang telah dibukukan ke masing – masing kartu persediaan barang
7. Laporan persediaan barang dagang yang telah disajikan
2. Uraian Materi.
Dalam perusahaan dagang persediaan terdiri atas satu golongan yaitu persediaan barang dagangan yang merupakann barang yang dibeli intuk dijual kembali . Sistim akuntansi persediaan barang dagangan bertujuan untuk mencapai mutasi tiap – tiap jenis persediaan yang disimpan di gudang , hal ini berkaitan erat dengan pembelian atau penerimaan barang dagangan, retur pembelian , penjualan barang dagangan atau pengeluaran dan retur penjualan.
A. Prosedur Pembelian Barang dagangann
Dalam prosedur ini dicatat harga pokok persediaan barang yang dibeli sebagai penambahan persediaan barang dagangan pada kartu persediaan sesuai denganjenis spesifikasi atau kelompok persediaan barang dagangan yang bersangkutan . Dokumen sumbernya dapat berupa :
- Faktur asli untuk pembelian secara kredit. - Bukti kas keluar untuk pembelian secara tunai - Laporan penerimaan barang (LPB).
Fungsi yang terkait : - Fungsi gudang - Fungsi pembelian
- Fungsi penerimaan barang - Fungsi akuntansi
B. Prosdur Retur Pembelian
Barang yang sudah dibeli adakalanya tidak sesuai dengan barang yang dipesan menurut order pembelian. Dalam prosedur ini harga poikok persediaan dicatat sebagai pengurang pada kartu persediaan barang dagangan (kolom keluar) sesuai dengan jenis spesifikasi atau kelompok persediaan barang dagangan yang bersangkutan.
Dokumen sumber dapat berupa : - Memo debet
- Laporan pengiriman barang Fungsi yang terkait :
- Fungsi gudang - Fungsi pembelian
C. Prosedur Penjualan
Dalam prosedur ini , harga pokok persediaan dicatat sebagai pengurang pada kartu persediaan barang dagangan (kolom keluar) sesuai dengan jenis spesifikasi atau kelompok persediaan barang yang bersangkutan. Dokumen sumber berupa : - Copy faktur untuk pemjualan secara kredit
- Bukti kas masuk untuk penjualan secara tunai - Laporan pengiriman arang
Fungi terkait : - Fungsi gudang - Fungsi pembelian
- Fungsi pengiriman barang - Fungsi akuntansi
D. Prosedur Retur Penjualan
Transaksi retur penjualan terjadi jika perusahaan menerima pengembalian barang dagangan dari pelanggan. Pengembalian barang dari pelanggan harus diotorisasi oleh fungsi penjualan dan diterima oleh fungsi penerimaan. Dalam prosedur ini , harga pokok persediaan dicatat ke dalam kartu persediaan barang dagangan sebagai penambah kembali harga pokok persediaan sesuai jenis spesifikasi atau kelompok persediaan yang bersangkutan.
Dokumen sumber : - Memo kredit
- Laporan penerimaan barang Fungsi terkait :
- Fungsi gudang - Fungsi pembelian
E. Saldo Akhir Persediaan Barang Dagangan
Untuk menentukan harga pokok persediaan barang dagangan akhir dapat dengan rumus persediaan awal ditambah pembelian dikurangi harga pokok penjualan.
F. Format Kartu Persediaan Barang Dagangan
KARTU PERSEDIAAN BARANG DAGANGAN
Nama Barang No. Kode:
Tgl Keterangan Mutasi Saldo
Masuk Keluar
Kwt Hrg Pokok Total Kwt Hrg Pokok Total Kwt Hrg Pokok Total
Bandar Lampung, Februari 200 .. Bagian Akuntansi
( ………)
Metode pencatatan persediaan barang dagangan dengan menggunakan system perpetual system terdiri atas :
a. metode FIFO ( First In First Out ) b. Metode LIFO ( Last In First Out ) c. Metode Rata-rata bergerak
G. Format laporan persediaan Barang
Harga pokok persediaan awal Harga pokok pembelian Harga pokok retur pembelian
Jumlah
Harga pokok penjualan Harga pokok persediaan akhir
Rp ……… (Rp ………)
Rp ………
Rp ……… + Rp ……… (Rp ………) Rp ………
Bandar Lampung, Februari 200 .. Bagian Akuntansi
( ………)
H. Prosedur perhitungan fisik persediaan barang dagangan
Dalam system akuntansi persediaan perpetual inventory method dibagian kartu persediaan diselenggarakan catatan akuntansi berupa kartu persediaan yang digunakan untuk mencatat mutasi tiap jenis persediaan yang disimpan dibagian gudang
Bagian ini bertanggung jawab atas terselenggaranya catatan akuntansi yang dapat dihandalkan mengenai persediaan yang disimpan dibagian gudang. Sedangkan bagian gudang bertanggung jawab atas penyimpanan fisik persediaan digudang,maka secara periodik catatan persediaan yang diselenggarakan oleh bagian kartu persediaan harus dicocokan dengan persediaan yang secara fisik ada digudang. Jika ada perbedaan perlu dibuat penyesuaian (Ajusment )
Dokumen sumber :
- Kartu perhitungan fisik - Daftar hasil perhitungan fisik - Bukti memorial
Fungsi yang terkait :
1. Panitian penghitungan fisik perediaan berkaitan dengan fungsi gudang : - Pemegang kartu perhitungan fisik
- Penghitung - Pengecek
- fungsi akuntansi - fungsi gudang
Kartu perhitungan fisik
Daftar hasil perhitungan fisik
Halaman ________ DAFTAR HASIL PENGHITUNGAN FISIK
Periode penghitungan fisik persediaan Dilakukan oleh : Disalin dari penghitungan fisik oleh : Dijumlah oleh Diisi harga pokok satuan oleh : Doperiksa oleh
No. KPF
No. Kode Persed.
Nama Kuantitas Satuan
Harga Pokok Satuan
Harga Pokok Total
Contoh :
Berita acara penerimaan barang
No. 4965 Perhitungan kedua No. Kode Persediaan
Nama Persediaan ………. Lokasi ………
Jumlah Satuan
Penghitung ………. Tanggal ……….
No. 4965 Perhitungan pertama
Jumlah Satuan
Penghitung ………. Tanggal ……….
No. 4965 Telah dihitung
Rp.
Identitas Perusahaan
Nama dan alamat perusahaan
Berita Acara Penerimaan Barang No. ………
Pada hari ini : ………. tanggal ……….
Bertempat di : ……….
Sesuai dengan surat perintah dari : ……….. Tanggal ………, No. ……… Telah terjadi penyerahan barang antara :
Pihak I
Nama : ………
Jabatan : ………
Alamat : ………
Sebagai pihak yang menyerahkan
Barang yang diserahterimakan seperti daftar terlampir ……… Setelah diperiksa yang diserahkan oleh Pihak I ternyata terdapat/tidak terdapat ……….
Yang Menerima
( __________________ )
………., ………. 200 .. Yang Menyerahkan
( __________________ )
Saksi-saksi :
1. ……… 2. ………
3. Rangkuman
2. Pelaporan persediaan barang dagangan 3. Perhitungan fisik
Pembuatan kartu persediaan barang dagangan terdiri atas 3 cara 1. Menurut Metode FIFO
2. Menurut Metode LIFO 3. Menurut Rata-rata bergerak
4. Tugas
1) Kumpulkan informasi dari suatu perusahaan yang ada di sekitar Anda mengenai nama-nama kartu persediaan barang yang merupakan persediaan barang dagangan bagi perusahaan tersebut!
2) Diskusikan temuan Anda dengan kelompok Anda, jika terdapat ketidaksesuaian dengan teori yang Anda peroleh, laporkan kepada fasilitator dan analisalah penyebab perbedaan tersebut!
5. Tes Formatif
1) Dokumen apa saja yang diperlukan pada prosedur pembelian 2) Dokumen apa saja yang diperlukan pada retur pembelian 3) Dokumen apa saja yang diperlukan pada prosedur penjualan 4) Dokumen apa saja yang diperlukan pada retur penjualan
5) Data persediaan barang dagangan pada PT Jaya Abadi Bandar Lampung,yang bergerak pada bidang jual beli barang-barang elektronik pada bulan Februari 2006 sebagai berikut :
Tanggal 1 Februari 2006 persediaan awal TV Panasonik 21” 50 Unit@Rp. 2.000.000, VCD Polytron 20 unit @ Rp. 1.000.000,
Tanggal 3 Februari 2006 pembelian TV Panasonik 21” 10 unit @ 2.050.000, Tanggal 7 Februari 2006 Penjualan TV Panasonik 21” 15 unit @ Rp. 2.500.000, VCD Polytron 5 unit @ Rp. 1.100.000,
Tanggal 10 Februari Penjualan TV Panasonik 21” 20 Unit @ Rp. 2.550.000, VCD Polytron 3 unit @ Rp. 1.150.000,
Tanggal 15 Februari 2006 Pembelian TV Panasonik 21” 30 unit @ Rp. 2.100.000,VCD Polytron 15 unit @ Rp.
6. Kunci Jawaban Test Formatif
1. Dokomen yang yang dipakai dalam proses pembelian adalah : a. Faktur asli
b. Bukti kas keluar
c. Laporan penerimaan barang
2. Dukumen yang dipakai dalam prosedur retur pembelian adalah : a. Memo debet
b. Laporan pengiriman
3. Dokomen yang yang dipakai dalam proseur penjualan adalah : d. Copy faktur
e. Bukti kas masuk
f. Laporan pengiriman barang
4. Dukumen yang dipakai dalam prosedur retur penjualan adalah : 2) Memo kredit
3) Laporan penerimaan barang 4)
KARTU PERSEDIAAN BARANG DAGANGAN Nama Barang TV Panasonic 21 “
Tgl Keterangan Mutasi Saldo Masuk Keluar
Kwt Hrg Pokok (000)
Total (000)
Bandar Lampung, Februari 200 .. Bagian Akuntansi
( ………)
KARTU PERSEDIAAN BARANG DAGANGAN Nama Barang VCD Polytron
Tgl Keterangan Mutasi Saldo Masuk Keluar
Kwt Hrg Pokok (000)
Total (000)
Kwt Hrg Pokok (000)
15 1100 15500
PRAKTEK
PT. Raden Intan memmiliki data yang berhubungan dengan persediaan barang dagangannya pada bulan Maret 2006 sbagai berikut :
Maret 01 Saldo 400 Kg @ Rp.
300 Kg @ Rp. 8.500,-07 Penjualan 500 Kg
13 Pembelian 400 Kg @ Rp. 8.750,-19 Penjualan 500 Kg
22 Pembelian 200 Kg @ Rp. 9.000,-26 Penjualan 250 Kg
30 Pembelian 500 Kg @ Rp.
8.500,-Hitunglah nilai persediaan pada 31 Maret 2006 apabila menggunakan metode LIFO ?
BAB IV PENUTUP
Dengan terselesaikannya mempelajari modul ini, maka Anda berhak untuk mengikuti tes praktek uji kompetensi dari materi yang telah dipelajari. Dan apabila Anda dinyatakan memenuhi syarat kelulusan dari hasil evaluasi yang ada pada modul ini maka Anda berhak melanjutkan ke modul berikutnya.
Mintalah pada fasilitator untuk melakukan uji kompetensi dengan system penilaiannya dilakukan langsung dari pihak dunia industri atau asosiasi profesi serta pihak lain yang dianggap kompeten.
DAFTAR PUSTAKA
Baridwan, Zaki. 1992. Intermidiate Accunting, Edisi ke 7, Yogyakarta : BPPE – Yogyakarta.