• Tidak ada hasil yang ditemukan

Historisitas Roemah Martha Tilaar.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Historisitas Roemah Martha Tilaar."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

J$UARA

MERDEKA

TAHUN

66

NO:022;

'Ws+gleg4,,&

. PEREKAT KOMUNITAS JAWA TENGAH

KAMIS,S MARET

2015

Historisitas

Roemah

Martha

Tilaal

Roemah

Martha Tilaar

(RMT) di

Jalan

Sem

por l-ama

28

Wonokriyo

Gorn

bong

Kebumen

adalah

rumah pengusaha besar

kosmetik

itu

setidaktidaknya

hingga berusia

10

tahun. Maka

ketika

ia

meresmikan rumah

tersebut pada

6

Desemb er

201

4, hadirlah

,

sisi

emosional. Momentum

itu

seperti kembali membangkitkan

romanti ka

masa

keci lnya, sekal

i

gus

men

g

ingatkan

kehangatan kota kecamatan

itu.

t

^ff{

ombong merupakan kecamatan

g

"..l-

di

Kabupaten Kebumen yaqg

&

$menyimpan

potensi besar,

rcrl

masuk dalam bidang budaya dan pariwisata. Masyarakat kecamatan itu sangar .plural, baik agama maupun suku.

Ini

mem-'buat budaya yang berkembang juga beragam

'dan tak

menutup

terjadinya akulturasi.

Budaya memang meniadakan sekat.

,

Thk hanya seni budaya dan pariwisata, Roemah MarthaTtlaar dapat berperan dalam

' upaya mengenalkan sejaratr Gombong,

keca-matan itu, kepada rnasyarakat Studi menge-nai sejarah lokal sangat terkait dengan aspek ftadisi kesejarahan yang nrmbuh dari kebu-tuhan masyarakaf

Sejarawan Sartono Kartodirdjo

berpen-dapat sejarah

berfungsi untuk kembali

menghidupkan masa lampau. Keterciptaan suasana kesojarahan (hisorisitas) dalam

pikir-an onmg, membenhrk perasaan kesejaraban (historical sense) dan kesadaran sejarah (lnr-toricalc7rccioamess).

Martha Tilaar bersama Wulan TilaA,r,

putrinya yang mengetuai Yayasan Warisan BudayaGombong, mernngk4hal ini dengan

baih Untuk

ihr

kehadiran Roernatr Martha Tlaar diharapkan makin mendorong nmbuhnya perasaan

kerahan dan kesadaran seja-rah dalam diri masyarakat Gombong, klrususnyame-ngenai sejarah lokalrtya.

Gombong memiliki

peran sejarah

tersendiri

yang mendukung sejarah nasional. Dalam

PerangJawa (I S25-I 830). beberapapengilart Pangeran Diponegoro berjuang melawan

Belanda sampai

di

Gombong.

Kita

bisa

menyebut Kiai Gajahnguling, Kertopari, dan Kiai Giyombong yang juga nrenjabal bekel

di

Drkutr Giyombong (Gombong).

Demikian pula

pada 1948, sewaktu Agresi

Militer tr

Belanda, Gombong turut

memegang peran penting sebagai apal batas daerahl<antong, t€,patnya di Sungai Kemit.

Keberadaan beberapa bangunan kuno

di

Gombong bisa menjadi saksi sejarah. Ada

beberapa

titik

kawasan dan bangunan yang rnemberikan ciri kejayaan padamasalalu.

Benteng Van Der

Wjck

lengkap dengan angsimiliterdanrumatr dinastentaraBelinrda

di Sedayu. Kompleks pemakaman Belanda

(kerkhoff) di

Semanding. Rumah Sakit

Djawatan Kesehatan Tentara

(DKD

hingga Gereja Santo Mikael Demikianpulakawasan bangunanbergayalndis

ataupunyangham-pur dengan arsitektur Tionghoa di Jalan

Sem-porlama

teirmsukRoemahMartbaTllaar.

WadahBudaya

Kawasan Stasiun Gombong dan bangun-an-bangunan kuno di sekitamya yang pernatt

menjadi markas tentara

NICApada

masa

Agresi

Militer

Belanda. Tak ketinggalan

Kelenteng Hok Tek Bio yang sarat budaya.

Pemkan bisa'menetapkan kawasan dan bangunan bernilai sejarah dan budaya

itu

sebagaicagarbudaya sekaligus situs sejaratr

'Bupati Kebumen BuyarWinanq saat pe-resmian berharap RoemahMarthaTrlaardapat

menjadi wadah budaya dan inspirasi bagi

masyarakat Gombong. Untuk itulatr pemerin-tah dan masyarakatperlu didorong hrutmen-cintai dengdn melu handalbeni kekayaan sejarah dan budaya di kota Gombong.

Kehadiran Roematr MarthaTilaar dengan

progam-Fogmrnny a dapat menjadi pioner bagi pelestarian aset budaya dan situs sejaratr

di

Gombong. Diharapkan upaya

ini

akan berbuah manis dengan kebangkitan potensi budaya dan sejarah lokal di Gombong yang sampai sekarang seakan-akan mati suri.

Tentu bunrh pula kesada.ran masyarakat dan sinergi yang baik dengan pemda Apabila perlindungan terhadap cagar budaya dan situs sejarah terwujud dan dikelola dengan baik, niscaya Gombong makin memantapkan

diri

s*agai

tempat hrjuan pariwisata budaya dan sejarah yang secara otomatis akan mengge-rakkan sektor ekonomi masyarakat. (10)

-

Hendra

Kurniawan MPd,

dosen

P endidikan S ej ar

ah

Univ e r s it qs S anata

Dharma

(U SD

)

Yo

gyakarta, kelahiran

Referensi

Dokumen terkait

dikenali lebih awal dan dapat dikelola dengan benar, baik dengan atau tanpa obat tentu.. akan lebih murah ongkos yang

Dalam lingkup ini tentu diperlukan sinergi yang baik antara dokter, pasien, dan keluarga untuk mencegah peningkatan stasium gangguan ginjal itu sendiri sebab

Situs/bangunan bersejarah adalah peninggalan sejarah, baik yang dilindungi dan dirawat atau tidak dirawat oleh pemerintah daerah setempat. Yang harus dicatat adalah gedung

Karena itulah, rumah sakit yang human capital nya tidak dikelola dan diberdayakan dengan baik tentu saja mempunyai implikasi terhadap proses bisnis internal di

Rumah Bung Karno dan Rumah Fatmawati merupakan kekayaan sejarah yang dimiliki oleh propinsi Bengkulu, kedua rumah tersebut jika dikelola dengan baik maka akan

Karena itulah, rumah sakit yang human capitalnya tidak dikelola dan diberdayakan dengan baik tentu saja mempunyai implikasi terhadap proses bisnis internal di rumah sakit tersebut,

Perkembangan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) di Indonesia Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) merupakan instrumen penting dalam pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia. Perkembangan AMDAL di Indonesia dapat dilihat dari berbagai tahapan, mulai dari tidak adanya peraturan, hingga dilengkapi dan dikembangkan dalam berbagai regulasi, termasuk Undang-Undang Cipta Kerja. Pada awalnya, tidak ada peraturan khusus yang mengatur tentang AMDAL. Namun, seiring dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya perlindungan lingkungan, pemerintah mulai melihat kebutuhan untuk memiliki instrumen yang dapat mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi dampak potensial suatu kegiatan terhadap lingkungan. Seiring berjalannya waktu, peraturan tentang AMDAL semakin dilengkapi dan dikembangkan. Hal ini tercermin dalam berbagai regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah, termasuk Undang-Undang Cipta Kerja. Undang-Undang ini memberikan penekanan khusus pada pentingnya AMDAL dalam proses perizinan usaha. Perkembangan ini menggambarkan adanya keperluan perubahan sesuai situasi ekonomi dan politik pembuat undang-undang. Dalam konteks ekonomi, AMDAL dianggap sebagai instrumen yang dapat membantu mencapai pembangunan berkelanjutan, dengan memastikan bahwa dampak lingkungan dari suatu kegiatan usaha dapat diidentifikasi dan dikelola dengan baik. Sementara itu, dalam konteks politik, AMDAL menjadi alat bagi pemerintah untuk menunjukkan komitmennya dalam perlindungan lingkungan. Dengan adanya AMDAL, pemerintah dapat memastikan bahwa setiap kegiatan usaha yang dilakukan tidak akan menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Dengan demikian, perkembangan AMDAL di Indonesia mencerminkan dinamika dan perubahan yang terjadi dalam konteks ekonomi dan politik di negara ini. Melalui AMDAL, kita dapat melihat bagaimana pemerintah berusaha untuk mencapai keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan perlindungan