• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

4

LANDASAN TEORI

2.1. Konsep Dasar Sistem 2.1.1. Pengertian Sistem

Sutabri mengemukakan bahwa “Secara sederhana sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur komponen atau variabel yang terorganisasi, saling berinteraksi, saling tergantung satu sama lain dan terpadu”(Entas

& Alawiah, 2015).

2.1.2. Karakteristik Sistem

Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu, sebagai berikut (TRISNAYANTI, 2017) :

1. Komponen Sistem (Component)

Komponen sistem atau elemen-elemen sistem dapat berupa suatu sub sistem atau bagian-bagian dari sistem. Setiap subsistem mempunyai sifat-sifat dari sistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan.

2. Batasan Sistem (Boundary)

Batasan sistem (boundary) merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dalam lingkungan luarnya.

3. Lingkungan Luar Sistem (Environment)

Lingkungan luar (environment) dari suatu sistem apapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem.

4. Penghubung Sistem (Interface)

(2)

Penghubung sistem (interface) merupakan media penghubung antara satu sub sistem dengan sub sistem lainnya. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber- sumber daya mengalir dari satu sub sistem ke sub sistem yang lainnya.

5. Masukan Sistem (Input)

Masukan sistem (input) adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) yaitu energi yang dimasukkan supaya sistem tersebut dapat beroperasi dan masukan sinyal (signal input) energi yang diproses untuk didapatkan keluaran.

6. Keluaran (Output)

Keluaran sistem (output) adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Keluaran dapat merupakan masukan untuk sub sistem yang lain atau kepada supra sistem.

7. Pengolah Sistem

Pengolah sistem adalah bagian yang bertugas mengolah atau mengubah masukan menjadi keluaran.

8. Sasaran Sistem

Suatu sistem pasti mempunyai suatu tujuan (goal) atau sasaran (objective). Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem dan dikatakan berhasil jika mengenai sasaran dan tujuannya.

2.1.3. Klasifikasi Sistem

Menurut Rochaety Sistem dapat diklasifikasikan dari beberapa sudut pandang, diantaranya adalah sebagai berikut ini (TRISNAYANTI, 2017) :

1. Sistem Abstrak dan Sistem Fisik

(3)

Sistem Abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak nampak secara fisik, sedangkan Sistem Fisik merupakan sistem yang ada secara fisik.

2. Sistem Alamiah dan Sistem Buatan Manusia

Sistem Alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat oleh manusia, sedangkan Sistem Buatan Manusia merupakan sistem yang dirancang oleh manusia.

3. Sistem Deterministic dan Sistem Probabilistic

Sistem Determnistic adalah sistem yang tingkah lakunya dapat diprediksi.

Sedangkan Sistem Probabilistic merupakan sistem yang tingkah lakunya belum diprediksi karena mengandung Probabilistic.

4. Sistem Terbuka dan Tertutup

Sistem Terbuka adalah sistem yang berhubungan dan di pengaruhi oleh lingkungan luarnya. Sedangkan Sistem Tertutup merupakan sistem yang tidak berhubungan dan tidak dipengaruhi oleh lingkungan luarnya.

2.1.4. Pengertian Informasi

Puspitawati dan Anggadini mengemukakan bahwa “Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya”.

Suatu informasi yang berkualitas mempunyai ciri-ciri (Ii, 2017) : 1. Akurat (Accurate)

Informasi harus mencerminkan keadaan yang sebenarnya, artinya informasi bebas dari kesalahan-kesalahan ataupun tidak menyesatkan, akurat dapat diartikan bahwa informasi itu dapat dengen jelas mencerminkan maksudnya.

2. Tepat waktu (Timeline)

(4)

Informasi harus tersedia pada saat informasi diperlukan. Informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat. Di dalam pengambilan keputusan, informasi yang sudah usang tidak ada nilainya, apabila informasi terlambat datang sehingga pengambilan keputusan terlambat dilakykan hal tersebut dapat beraktibat fatal bagi perusahaan.

3. Relevan (Relevance)

Informasi yang diberikan harus sesuai dengan yang dibutuhkan. Informasi yang disampaikan harus mempunyai keterkaitan dengan masalah yang akan dibahas dengan informasi tersebut. Informasi yang diberikan harus bermanfaat bagi pemakainya.

4. Lengkap (Complete)

Informasi yang diberikan harus lengkap secara keseluruhan, tidak ada hal-hal yang dikurangi dalam menyampaikan informasi tersebut.

2.1.5. Pengertian Sistem Informasi

Gelinas, Oram, Wiggins mengemukakan bahwa “Sistem informasi adalah suatu sistem buatan manusia yang secara umum terdiri atas sekumpulan komponen berbasis komputer dan konvensional yang dibuat untuk menghimpun, menyimpan dan mengelola data serta menyediakan informasi keluaran kepada para pemakai”(Mania et al., 2016).

2.1.6. Pengertian Penggajian

“Penggajian merupakan sistem yang mengatur tata cara pemberian gaji atau upah kepada segenap karyawan dalam suatu organisasi”(Entas & Alawiah, 2015).

2.1.7. Koperasi

“Koperasi merupakan badan usaha yang didirikan oleh orang perseorangan atau badan hukum koperasi” (Muhamad Tabrani, Ishak Kholil, 2019).

(5)

2.2. Peralatan Pendukung

2.2.1. Entity Relationship Diagram (ERD)

“ERD merupakan suatu model jaringan yang menggunakan susunan data yang disimpan pada sistem secara abstrak. ERD juga menggambarkan hubungan antara satu entitas yang memiliki sejumlah atribut dengan entitas yang lain dalam suatu sistem yang terintegrasi” (Setiadi, 2017).

2.2.2. Logical Record Structure (LRS)

Pratiwi & Arifin mengemukakan bahwa LRS (Logical Record Structure) merupakan transformasi dari penggambaran ERD dalam bentuk yang lebih jelas dan mudah untuk dipahami. Penggambaran LRS hampir mirip penggambaran normalisasi file, hanya saja tidak digambarkan simbol asterrix (*) sebagai simbol primary key (kunci utama) dan foreign key (kunci tamu).

field yang kelihatan pada kedua link tipe record (Anisa, 2019).

2.2.3. Unified Modelling Language (UML)

“UML adalah bahasa untuk menspesifikasi, memvisualisasi, membangun dan mendokumentasikan artifacts (bagian dari informasi yang digunakan untuk dihasilkan oleh proses pembuatan perangkat lunak , artifact tersebut dapat berupa model, deskripsi atau perangkat lunak) dari sistem perangkat lunak lainnya”(Pratama, 2019).

Adapun jenis-jenis diagram UML diantaranya sebagai berikut (Hendini, 2016):

1. Use Case Diagram

Use case diagram merupakan pemodelan untuk kelakuan (behavior) sistem informasi yang akan dibuat. Use case digunakan untuk mengetahui fungsi apa saja yang ada di dalam sistem informasi dan siapa saja yang menggunakan fungsi-fungsi tersebut.

2. Activity Diagram

Activity Diagram menggambarkan workflow (aliran kerja) atau aktivitas dari sebuah sistem atau proses bisnis.

3. Sequence Diagram

(6)

Sequence Diagram menggambarkan kelakuan objek pada use case dengan mendeskripsikan waktu hidup objek dan pesan yang dikirimkan dan diterima antar objek.

4. Class Diagram

Merupakan hubungan antar kelas dan penjelasan detail tiap-tiap kelas di dalam model desain dari suatu sistem, juga memperlihatkan aturan-aturan dan tanggungjawab entitas yang menentukan perilaku sistem.

2.2.4. Kajian Literatur

Dalam penyusunan Tugas Akhir ini, penulis menyimpulkan beberapa referensi dari penelitian-penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan latar belakang masalah pada Tugas Akhir ini. Beberapa penelitian terkait yang berhubungan dengan Tugas Akhir ini antara lain :

1. Penelitian ini berjudul “Perancangan Sistem Usulan Program Penggajian Pada CV Dunia Toys” yang dilakukan oleh Sefrika Entas dan Enok Tuti Alawiyah (2015) menjelaskan bahwa penggajian di CV Dunia Toys masih menggunakan sistem manual. Contohnya pada proses absen masih menggunakan tulis tangan dan laporan masih berbentuk print excel. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat sistem usulan penggajian karyawan yang dirancang dengan menggunakan Data Flow Diagram dan perancangan database dengan menggunakan Entity Relationship Diagram (ERD). Perbedaan dengan penelitian ini adalah dalam usulan rancangannya yaitu menggunakan Data Flow Diagram. Sedangankan penelitian ini usulan rancangannya menggunakan mockup.

2. Penelitian ini berjudul “Sistem Informasi Penggajian Karyawan Mitra Karya Prima Di Pembangkit Listrik Tenaga Uap 1 Pacitan” yang dilakukan oleh Miki Mania, Bambang Eka Purnama, dan Sukadi (2016) menjelaskan bahwa permasalahan di

(7)

perusahaan tersebut adalah dalam pencatatan data gaji. Permasalahan tersebut ada karena dalam melakukan pencatatan data gaji karyawan masih konvensional dalam buku. Tujuan penelitian ini adalah menyediakan gambaran perancangan aplikasi sistem informasi penggajian karyawan. Perbedaan dengan penelitian ini adalah hasil rancangannya berupa aplikasi, sedangkan penelitian ini hanya berupa mockup.

3. Penelitian ini berjudul “Perancangan Sistem Informasi Penggajian Karyawan pada CV.Abadi Sakti Dieselindo Jakarta” yang dilakukan oleh Nur Trisnayanti (2017) menjelaskan bahwa sistem penggajian karyawan pada CV.Abadi Sakti Dieselindo belum terkomputerisasi, semuanya masih dilakukan secara manual mulai dari absensi karyawan, data karyawan, dan pembayaran gaji. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat perancangan aplikasi sistem yang terkomputerisasi agar dapat tercapai suatu kegiatan yang efektif dan efisien. Perbedaan dengan penelitian ini adalah dalam rancangannya menghasilkan aplikasi sedangankan penelitian ini hanya mockup saja.

4. Penelitian ini berjudul “Sistem Informasi Akuntansi Penggajian Karyawan Dalam Usaha Meningkatkan Pengendalian Intern Perusahaan” yang dilakukan oleh Anisah Komalasari dan Sifa Fauziah (2018) menjelaskan bahwa penggajian di CV.

Mas’ul Teknik masih kurang efisien dalam perhitungan gaji, pencatatan absen yang masih menggunakan kertas (dalam buku) namun tidak ada pihak yang mengawasi pada saat proses mencatatan absen berlangsung, sehingga kecurangan karyawan dalam proses absensi akan sering terjadi. Tujuan penelitian ini yaitu membuat sistem aplikasi baru yang sudah terkomputerisasi dengan model pengembangan sistem waterfall dan aplikasi NetBeans IDE 8.1 untuk mengatasi kelemahan yang selama ini terjadi dan membuat sistem penggajian menjadi lebih

(8)

efisien dalam hal penggunaan waktu untuk mendapatkan informasi penggajian serta memudahkan perusahaan dalam pengendalian intern. Perbedann dengan penelitian ini adalah menhasilkan sebuah aplikasi dan menggunakan aplikasi NetBeans IDE 8.1 dalam perancangannya. Sedangkan penelitian ini hanya menggunakan waterfall dan rancangannya hanya mockup.

5. Penelitian ini berjudul “Perancangan Program Penggajian Berbasis Website Pada PT Panca Tokma Lestari” yang dilakukan oleh Astaria Anisa (2019) menjelaskan bahwa kurangnya karyawan dalam menangani proses penggajian dan juga sistem penggajian yang masih menggunakan Microsoft Excel dalam pengolahan datanya yang menyebabkan terjadinya keterlambatan dalam proses administrasi penggajian, serta keamanan sistem yang kurang begitu terjamin sehingga data mudah dicuri. Tujuan penelitian ini adalah untuk meminimalisir semua permasalahan yang terjadi khususnya dalam penggajian karyawan. Perbedaan dengan penelitian ini adalah perancangannya berupa website. Sedangkan penelitian ini hanya berupa mockup.

Referensi

Dokumen terkait

Namun perbaikan perekonomian terus dilakukan oleh pemerintah juga koperasi intako yang menaungi mayoritas dari pengusaha industri tas dan koper (Intako)

Judul Artikel Makalah : Strategic Role of lnformation and Communication Technology (lCT) in Higher Education lnstitution (HEl). ICT as Transaction and lnteraction

Pokok permasalahan penelitian ini adalah apakah komunikasi, penempatan dan kepemimpinan berpengaruh secara simultan maupun parsial terhadap konflik karyawan pada

Perilaku merokok pada remaja saat ini sudah tidak tabu lagi, dimanapun tempat tidak sulit menjumpai anak remaja dengan kebiasaaan merokok.Orang tua mempunyai pengaruh

Pada bab ini akan menjelaskan landasan – landasan yang digunakan pada perancangan identitas visual Aqua Sales Academy mulai dari pembahasan teori desain grafis,

Variabel terikat dalam penelitian ini adalah adalah variabel modal tetap, modal operasional, jam kerja, lama usaha, dan lokasi dalam penelitian ini modal sangat

Seperti yang disebutkan, close up digunakan untuk memfokuskan kamera pada wajah atau detil tertentu, maka extreme close up akan memperbesar suatu detil yang tidak mungkin kita

Pemeriksaan data dilakukan dengan cara trianggulasi data dan trianggulasi metode, dengan model evaluasi yang digunakan adalah evaluasi model Context, Input, Process, Product