• Tidak ada hasil yang ditemukan

10.BAB 9 IPS VII GSL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "10.BAB 9 IPS VII GSL"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

BAB 9

PROSES INTERAKSI

SOSIAL

(2)

Memahami kehidupan manusia

(3)

Menguraikan proses interaksi social

(4)

1. Mendeskripsikan syarat-syarat terjadinya interaksi social.

2. Menguraikan factor-faktor yang mendasari terbentuknya proses interaksi social.

(5)

Materi

A.SYARAT-SYARAT INTERAKSI SOSIAL

Interaksi social dapat terjadi bila memenuhi dua syarat, yaitu:

1.Kontak Sosial

Kontak social merupakan aksi individu atau kelompok dalam bentuk isyarat yang memiliki makna bagi si pelaku dan si penerima, dan si penerima

membalas aksi itu dengan reaksi.

(6)

Macam kontak sosial : a.Menurut caranya.

1) Kontak langsung, yaitu kontak yang terjadi secara fisik, Misalnya, berbicara, tersenyum.

2) Kontak tidak langsung, yaitu

kontak yang terjadi melalui media atau perantara tertentu. Misalnya, melalui pesawat telepon, radio,

televisi.

(7)

b.Menurut bentuknya.

1) Kontak antara individu dengan individu.

2) Kontak antara individu dengan kelompok.

(8)

c.Menurut sifatnya.

1) Kontak positif mengarah pada suatu kerja sama.

2) Kontak negative mengarah pada suatu pertentangan,

(9)

d.Menurut tingkat hubungannya.

1) Kontak primer, terjadi apabila orang yang

mengadakan hubungan langsung bertemu dan bertatap muka

2) Kontak sekunder, yaitu kontak yang memerlukan

(10)

2. Komunikasi

Komunikasi, yaitu cara

menyampaikan pesan dari satu pihak kepada pihak lain

sehingga tercipta pengertian bersama.

Suatu proses komunikasi

dikatakan komunikatif apabila pesan yang disampaikan

tersebut diproses secara

(11)

Dikatakan berdaya guna apabila

pesan disampaikan secara praktis, efektif, rasional, dan mudah dimengerti oleh

komunikan.

Dikatakan berhasil guna, apabila

pesan tersebut jelas maksud dan tujuannya sehingga

(12)

Proses komunikasi yang tidak

komunikatif dapat menimbulkan misscomunication atau

(13)

B. FAKTOR PENDORONG INTERAKSI SOSIAL

Seseorang atau suatu kelompok yang melakukan interaksi social dengan individu atau kelompok lainnya didasari oleh adanya

(14)

Dorongan-dorongan yang bersifat psiko-sosiologis, dalam interaksi sosial :

1. Imitasi

Imitasi adalah suatu proses yang

terjadi dengan cara mencontoh, meniru, atau mengikuti perilaku orang lain.

Proses belajar dengan imitasi (meniru),

ada yang bersifat positif dan ada pula yang bersifat negatif.

Imitasi bersifat positif apabila imitasi itu

dapat mendorong seseorang untuk

mematuhi kaidah-kaidah dan nilai-nilai yang berlaku.

Imitasi bersifat negative apabila yang

(15)

2. Sugesti

Sugesti adalah suatu proses

dalam interaksi social dengan cara memberikan pandangan atau pengaruh oleh seseorang kepada orang lain sehingga

dapat menggerakkan atau mempengaruhi hati orang

untuk mengikuti pandangan atau pengaruh yang

diberikannya.

Proses sugesti mungkin terjadi

apabila orang yang memberikan pandangan adalah orang yang berwibawa, orang yang

(16)

3. Identifikasi

Identifikasi adalah suatu proses

yang terjadi pada diri seseorang yang memiliki keinginan atau

kecenderungan untuk menjadi sama (identik) dengan orang lain.

Dalam hal ini, orang yang melakukan

identifikasi mengenal betul-betul orang lain yang menjadi idolanya. Sikap,

(17)

4. Simpati

Simpati ialah merasa suka

atau tertarik yang timbul

pada diri seseorang kepada orang lain.

Proses interaksi social pada

simpati lebih ditonjolkan oleh

(18)

5. Motivasi

Motivasi merupakan

dorongan, rangsangan, pengaruh, atau stimulasi yang diberikan seorang

individu kepada individu lain

sehingga orang yang diberi motivasi menuruti atau

melaksanakan apa yang

dimotivasikan itu secara kritis, rasional, dan penuh rasa

(19)

L

Latihan Soal

A.Pilihlah jawaban yang tepat!

1. Kontak yang memerlukan suatu perantara atau media, baik orang maupun alat disebut …

a. kontak primer

b. kontak sekunder c. kontak positif

(20)

2. Komunikan adalah orang yang … a. mengeluarkan komunikasi

b. menyampaikan komuniktasi c. menerima komunikasi

d. menyimpan komunikasi

3.Komunikasi dikatakan berhasil apabila

pesan dari komunikasi … e. bertele-tele dan jelas

maknanya

f. jelas maksud dan tujuannya g. singkat dan membingungkan h. sampai kepada penerima

(21)

4. Faktor-faktor yang mempengaruhi interaksi

sosial adalah …

a. Imitasi, sugesti, identifikasi dan simpati

b. Kontak, komunikasi, sugesti dan identifikasi

c. Simpati, imitasi, kontak dan kompetisi

d. Sugesti, imitasi, akomodasi dan komunikasi

5. Ema bertemu dengan Lina, lalu berkenalan dan

akhirnya menjalin persahabatan. Dalam hal ini

terjadi komunikasi yang bersifat …

e. Negatif c. primer

(22)

6. Proses sosial di bawah ini termasuk contoh

interaksi yang bersifat imitasi adalah …

a. menonton film di bioskop b. bermain bola volley

(23)

B. Jawablah pertanyaan dengan tepat!

1. Bagaimanakah caranya agar komunikasi dapat berlangsung secara komunikatif ?

2. Apakah dampak positif dan

dampak negatif proses imitasi ?

 

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

a.1. Cantumkan judul sebenarnya seperti apa yang tercantum pada sumber informasi utama, kecuali tanda baca dan huruf kapital disesuaikan dengan peraturan.. Judul utama yang

1.1 Muatan Kampanye melalui Media Cetak untuk Terlaksananya Penggunaan Air dan Daya Air sebagai Materi dengan Memperhatikan Prinsip Penghematan Penggunaan dan

Langkah pembelajaran dalam pemberian workshop ini guru diberikan tugas penyus una n Silabus dan RPP yang kemudian guru dalam penyusunan RPP dibagi menjadi beberapa

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pola luka pada korban kecelakaan lalu lintas antara death on arrival (DOA) dan yang dirawat meninggal di RSUP Sanglah tahun

Sedangkan 1 orang karyawan (10%) menyatakan bahwa dirinya merasa tertekan apabila terjadi perubahan di perusahaan. Hal tersebut menjaring behavior keempat dari

Sampel krim diharapkan termasuk dalam tipe M/A karena emulsi tipe M/A tidak terasa lengket saat digunakan di kulit sehingga terasa ringan.Selain itu emulgator

Grafik hasil analisis untuk parameter klorida yang terlihat pada Gambar 2 menunjukkan bahwa tidak terjadi penurunan nilai klorida pada sampel limbah industri kacang

Sistem pengambilan keputusan yang akan digunakan pada penelitian ini adalah metode Electre (Elimination and Choice Translation Reality), yang diharapkan dapat