• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAMPIRAN A. Daftar Riwayat Hidup. Kartu Mata Kuliah. Surat Keterangan Survey Tugas Akhir

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "LAMPIRAN A. Daftar Riwayat Hidup. Kartu Mata Kuliah. Surat Keterangan Survey Tugas Akhir"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

LAMPIRAN A

Daftar Riwayat Hidup Kartu Mata Kuliah Surat Keterangan Survey Tugas Akhir

(2)

SURAT KETERANGAN SURVEY TUGAS AKHIR

(3)

LAMPIRAN B

Faktor Batas Kendali Peta Variabel

(4)

FAKTOR BATAS KENDALI PETA VARIABEL

(5)

LAMPIRAN C

Perhitungan ANOVA Proses Drawing Normal Probability Plot of the Residual Proses Drawing Residual Versus the Fitted Values Plot Proses Drawing Residual Versus the Order of the Data Plot Proses Drawing Perhitungan ANOVA Proses Sheating Normal probability Plot of the Residual proses Sheating Residual Versus the Fitted Values Plot proses Sheating Residual Versus the Order of the Data Plot proses Sheating

(6)

PERHITUNGAN ANOVA PROSES DRAWING

Full Factorial Design

Factors: 2 Base Design: 2, 4 Runs: 16 Replicates: 4 Blocks: 1 Center pts (total): 0

All terms are free from aliasing.

Factorial Fit: C7 versus Konsentrasi, Suhu

Estimated Effects and Coefficients for C7 (coded units)

Term Effect Coef SE Coef T P Constant 5.01138 0.000324 15478.88 0.000 Konsentrasi 0.00162 0.00081 0.000324 2.51 0.027 Suhu -0.01037 -0.00519 0.000324 -16.02 0.000 Konsentrasi*Suhu 0.00600 0.00300 0.000324 9.27 0.000

S = 0.00129502 R-Sq = 96.67% R-Sq(adj) = 95.84%

Analysis of Variance for C7 (coded units)

Source DF Seq SS Adj SS Adj MS F P Main Effects 2 0.00044112 0.00044112 0.00022056 131.52 0.000 2-Way Interactions 1 0.00014400 0.00014400 0.00014400 85.86 0.000 Residual Error 12 0.00002012 0.00002012 0.00000168

Pure Error 12 0.00002012 0.00002012 0.00000168 Total 15 0.00060525

(7)

NORMAL PROBABILITY PLOT OF THE RESIDUAL PROSES DRAWING

Residual

Percent

0.003 0.002

0.001 0.000

-0.001 -0.002

-0.003

99

95 90 80 70 60 50 40 30 20

10 5

1

Normal Probability Plot of the Residuals

(response is C7)

Normal probability plot digunakan untuk mengetahui apakah asumsi kenormalan data telah terpenuhi atau belum. Dari gambar diatas dapat dikatakan bahwa data residual dapat dikatakan normal. Hal ini dapat dilihat dari titik-titik yang menyebar didekat garis.

(8)

RESIDUAL VERSUS THE FITTED VALUES PROSES DRAWING

Fitted Value

Residual

5.020 5.015

5.010 5.005

5.000 0.003 0.002 0.001 0.000 -0.001 -0.002

Residuals Versus the Fitted Values

(response is C7)

Residual versus the fitted values digunakan untuk mengidentifikasi ada tidaknya sebaran data yang tidak normal. Sebaran yang dimaksud antara lain :

• Hubungan nonlinear. Dalam analisis regresi, diharapkan agar variabel- variabel terhubung secara linear. Jika data residual tersebut membentuk suatu gelombang maka ini berarti bahwa terdapat hubungan nonlinear pada data.

(9)

• Nonconstant variance. Analisis regresi mengasumsikan bahwa sebaran dari residual adalah konsisten pada jarak yang berseberangan dengan fitted value. Dengan kata lain, jika sebaran meningkat atau menurun dalam hubungannya dengan dengan fitted value maka hal ini berarti sebaran data nonconstant.

• Outliers. Suatu sebaran pengamatan besar atau kecil yang tidak biasa disebut outlier. Hal ini menyebabkan data tidak normal dan mempengaruhi perhitungan regresi dimana memyebabkan perhitungan tersebut keliru.

Residual versus fitted values yang baik harus berdistribusi secara acak diantara angka 0 dan semakin berkurang jumlahnya saat beranjak dari angka 0. Dari residual versus fitted values yang dibuat, terlihat bahwa sebarannya telah ideal dimana semakin menjauhi angka 0 sebarannya semakin sedikit.

Dari gambar juka dapat disimpulkan bahwa hubungan antar data linear, konsisten dan tidak ada outlier.

(10)

RESIDUAL VERSUS THE ORDER OF THE DATA PROSES DRAWING

Observation Order

Residual

16 15 14 13 12 11 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 0.003 0.002 0.001 0.000 -0.001 -0.002

Residuals Versus the Order of the Data

(response is C7)

Residual versus the order of the data digunakan untuk mengetahui apakah antara nilai-nilai residual dengan urutan jalannya percobaan saling bebas atau tidak. Dengan plot ini maka dapat diamati pengaruh waktu atau urutan pengambilan data dan dapat menentukan apakah data tersebut mengandung pengamatan yang tidak normal. Nilai-nilai residual seharusnya tersebar secara acak di sekitar angka 0 dan tidak mengikuti pola tertentu.

(11)

Dari residual versus the order of data yang dibuat dapat dikatakan bahwa asumsi independensi terpenuhi karena nilai residualnya menyebar secara acak.

(12)

PERHITUNGAN ANOVA PROSES SHEATING

Full Factorial Design

Factors: 2 Base Design: 2, 4 Runs: 16 Replicates: 4 Blocks: 1 Center pts (total): 0

All terms are free from aliasing.

Factorial Fit: C7 versus Kecepatan Lini, Suhu

Estimated Effects and Coefficients for C7 (coded units)

Term Effect Coef SE Coef T P Constant 1.03422 0.004194 246.62 0.000 Kecepatan Lini -0.08469 -0.04234 0.004194 -10.10 0.000 Suhu -0.01906 -0.00953 0.004194 -2.27 0.042 Kecepatan Lini*Suhu 0.04406 0.02203 0.004194 5.25 0.000

S = 0.0167744 R-Sq = 91.82% R-Sq(adj) = 89.78%

Analysis of Variance for C7 (coded units)

Source DF Seq SS Adj SS Adj MS F P Main Effects 2 0.030141 0.030141 0.0150707 53.56 0.000 2-Way Interactions 1 0.007766 0.007766 0.0077660 27.60 0.000 Residual Error 12 0.003377 0.003377 0.0002814

Pure Error 12 0.003377 0.003377 0.0002814 Total 15 0.041284

Pada perhitungan anova yang dilakukan oleh minitab, dapat dilihat bahwa p value untuk kecepatan lini, suhu dan interaksi diantara keduanya <

0.05. Hal ini berarti bahwa kecepatan lini, suhu dan interaksi diantara keduanya memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil proses Sheating.

(13)

NORMAL PROBABILITY PLOT OF THE RESIDUAL PROSES SHEATING

Residual

Percent

0.04 0.03

0.02 0.01

0.00 -0.01

-0.02 -0.03

-0.04

99

95 90 80 70 60 50 40 30 20

10 5

1

Normal Probability Plot of the Residuals

(response is C7)

Normal probability plot digunakan untuk mengetahui apakah asumsi kenormalan data telah terpenuhi atau belum. Dari gambar diatas dapat dikatakan bahwa data dapat dikatakan normal. Hal ini dapat dilihat dari titik- titik yang menyebar didekat garis.

(14)

RESIDUAL VERSUS THE FITTED VALUES PROSES SHEATING

Fitted Value

Residual

1.12 1.10

1.08 1.06

1.04 1.02

1.00 0.98

0.03 0.02 0.01 0.00 -0.01 -0.02 -0.03

Residuals Versus the Fitted Values

(response is C7)

Residual versus the fitted values digunakan untuk mengidentifikasi ada tidaknya sebaran data yang tidak normal. Sebaran yang dimaksud antara lain :

• Hubungan nonlinear. Dalam analisis regresi, diharapkan agar variabel- variabel terhubung secara linear. Jika data residual tersebut membentuk suatu gelombang maka ini berarti bahwa terdapat hubungan nonlinear pada data.

(15)

• Nonconstant variance. Analisis regresi mengasumsikan bahwa sebaran dari residual adalah konsisten pada jarak yang berseberangan dengan fitted value. Dengan kata lain, jika sebaran meningkat atau menurun dalam hubungannya dengan dengan fitted value maka hal ini berarti sebaran data nonconstant.

• Outliers. Suatu sebaran pengamatan besar atau kecil yang tidak biasa disebut outlier. Hal ini menyebabkan data tidak normal dan mempengaruhi perhitungan regresi dimana memyebabkan perhitungan tersebut keliru.

Residual versus fitted values yang baik harus berdistribusi secara acak diantara angka 0 dan semakin berkurang jumlahnya saat beranjak dari angka 0. Dari residual versus fitted values yang dibuat, terlihat bahwa sebarannya telah ideal dimana semakin menjauhi angka 0 sebarannya semakin sedikit.

Dari gambar juka dapat disimpulkan bahwa hubungan antar data linear, konsisten dan tidak ada outlier.

(16)

RESIDUAL VERSUS THE ORDER OF THE DATA PROSES SHEATING

Observation Order

Residual

16 15 14 13 12 11 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 0.03 0.02 0.01 0.00 -0.01 -0.02 -0.03

Residuals Versus the Order of the Data

(response is C7)

Residual versus the order of data digunakan untuk mengetahui apakah antara nilai-nilai residual dengan urutan jalannya percobaan saling bebas atau tidak. Dengan plot ini maka dapat diamati pengaruh waktu atau urutan pengambilan data dan dapat menentukan apakah data tersebut mengandung pengamatan yang tidak normal. Nilai-nilai residual seharusnya tersebar secara acak di sekitar angka 0 dan tidak mengikuti pola tertentu.

(17)

Dari residual versus the order of data yang dibuat dapat dikatakan bahwa asumsi independensi terpenuhi karena nilai residualnya menyebar secara acak.

(18)

LAMPIRAN D

Kode-kode Pengenal Power Kabel Foto-foto Pendukung

(19)

KODE-KODE PENGENAL POWER KABEL

Kabel jenis standar, dengan tembaga sebagai penghantar Kabel jenis standar, dengan Alumunium sebagai penghantar Isolasi PVC (Polyvinychoride)

Isolasi XLPE (Cross-linked polyethylene) Isolasi PE (Polyethylene)

Kawat baja bulat (Round) Kawat baja pipih (Flat) Spiral pita baja

Pita Baja

Kabel dipilin jenis standar, dengan alumunium sebagai penghantar Penggantung dari kawat baja

Lapisan pita tembaga pada masing-masing urat (core) Lapisan pita tembaga

Penghantar tembaga konsentris

Penghantar tembaga konsentris pada bagian luar masing-masing Kawat isolasi

Selubung PVC Selubung PE

Penghantar padat bulat (single wire) Penghantar bulat berkawat banyak Penghantar padat bentuk sektor Penghantar padat dipilin bentuk sektor

Penghantar dipadatkan berkawat banyak sehingga menjadi compact Kabel dengan sistem pengenal warna core dengan hijau kuning Kabel dengan sistem pengenal warna core tanpa hijau kuning Isolasi PVC (Polyvinychoride)

Penghantar Aluminium paduan sebagai penghantar Selubung XLPE

Selubung Lead (timah) M

AAAC S K sm cm -I -O 2Y re rm se C CE

A Y NFA

T SE SE R F Gb

B NA

Y 2X 2Y

KOMPONEN HURUF KODE

N

(20)

FOTO-FOTO PENDUKUNG

Panel Operasi Mesin Drawing

Panel Operasi Mesin Ekstrusi

(21)

Panel Operasi Mesin Ekstrusi

Referensi

Dokumen terkait

Per akhir kuartal pertama 2011, kiinerja operasional PT Adaro Indonesia (AI”), perusahaan yang 100% dimiliki oleh PT Adaro Energy Tbk (“AE)” melampaui target yang telah

Ada banyak jenis pengujian laju korosi dan inhibitor saat ini, dari sekian banyak pengujian tersebut tidak ada yang bisa disesuaikan dengan kondisi

Karena rasa ketertarikan masyarakat yang begitu besar pada film ini, menimbulkan kekhawatiran orang tua pada anak-anaknya, mereka takut anak mereka akan meniru adegan dalam

Nirwana Dwi Surbakti : Penggunaan Metode Fault Tree Analysis Untuk Menentukan Penyebab Kecelakaan Deputy purchassing bertanggung jawab kepada general manager, bagian ini

Dari hasil perhitungan data, jika dianggap jalan arteri dan jalan kolektor digunakan sebagai kawasan perdagangan dan jasa, sedangkan jalan lokal digunakan sebagai kawasan

(Hardware) komputer agar berfungsi sebagaimana mestinya, tanpa Sistem Operasi sebuah komputer hanyalah sebongkah mesin biasa yang tak berguna apa-apa, tidak

Dengan jalan membaca, memahami serta menelaah kajian dalam buku-buku, baik berupa karya dari tokoh yang membahas tentang teologi pluralisme maupun sumber lain

Metode penelitian yang digunakan dilakukan melalui studi geokimia unsur utama dan unsur jejak batuan terhadap contoh batuan beku yang diambil dari pengamatan