• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGANTAR PENELITIAN PENDIDIKAN (Sebuah Tinjauan Teori dan Praktis)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGANTAR PENELITIAN PENDIDIKAN (Sebuah Tinjauan Teori dan Praktis)"

Copied!
70
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)

PENGANTAR PENELITIAN PENDIDIKAN (Sebuah Tinjauan Teori dan Praktis)

Tim Penulis:

A. Saeful Bahri, Badawi, Muhammad Hasan, Opan Arifudin, I Putu Ayub Darmawan, Fitriana, Arfah, Pangadilan Rambe, Agung Nugroho Catur Saputro, Ika Puspitasari, Anik Lestariningrum, Retno Anisa Larasati, Yuanita Panma, Hertuida Clara, Irwanto.

Desain Cover:

Ridwan

Tata Letak:

Handarini Rohana

Editor:

Neneng Sri Wahyuni

ISBN:

978-623-6457-74-0

Cetakan Pertama:

Oktober, 2021

Hak Cipta 2021, Pada Penulis Hak Cipta Dilindungi Oleh Undang-Undang

Copyright © 2021

by Penerbit Widina Bhakti Persada Bandung All Right Reserved

Dilarang keras menerjemahkan, memfotokopi, atau memperbanyak sebagian atau seluruh isi buku ini tanpa izin tertulis dari Penerbit.

PENERBIT:

WIDINA BHAKTI PERSADA BANDUNG (Grup CV. Widina Media Utama)

Komplek Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Desa Bojong Emas Kec. Solokan Jeruk Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat

Anggota IKAPI No. 360/JBA/2020 Website: www.penerbitwidina.com

Instagram: @penerbitwidina

(4)

iii

Rasa syukur yang teramat dalam dan tiada kata lain yang patut kami ucapkan selain mengucap rasa syukur. Karena berkat rahmat dan karunia Tuhan Yang Maha Esa, buku yang berjudul “Pengantar Penelitian Pendidikan ” telah selesai di susun dan berhasil diterbitkan, semoga buku ini dapat memberikan sumbangsih keilmuan dan penambah wawasan bagi siapa saja yang memiliki minat terhadap pembahasan tentang Pengantar Penelitian Pendidikan.

Akan tetapi pada akhirnya kami mengakui bahwa tulisan ini terdapat beberapa kekurangan dan jauh dari kata sempurna, sebagaimana pepatah menyebutkan “tiada gading yang tidak retak” dan sejatinya kesempurnaan hanyalah milik tuhan semata. Maka dari itu, kami dengan senang hati secara terbuka untuk menerima berbagai kritik dan saran dari para pembaca sekalian, hal tersebut tentu sangat diperlukan sebagai bagian dari upaya kami untuk terus melakukan perbaikan dan penyempurnaan karya selanjutnya di masa yang akan datang.

Terakhir, ucapan terima kasih kami sampaikan kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan turut andil dalam seluruh rangkaian proses penyusunan dan penerbitan buku ini, sehingga buku ini bisa hadir di hadapan sidang pembaca. Semoga buku ini bermanfaat bagi semua pihak dan dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan ilmu pengetahuan di Indonesia.

September, 2021

Tim Penulis

PRAKATA

(5)

iv

DAFTAR ISI

PRAKATA ··· iii

DAFTAR ISI ··· iv

BAB 1 DEFINISI DAN RUANG LINGKUP PENELITIAN PENDIDIKAN ··· 1

A. Makna Penelitian Pendidikan ··· 2

B. Ruang Lingkup Penelitian Pendidikan ··· 3

C. Rangkuman Materi ··· 21

BAB 2 GAMBARAN UMUM PROSES PENELITIAN PENDIDIKAN ··· 25

A. Pendahuluan ··· 26

B. Proses Penelitian ··· 28

C. Variabel Penelitian ··· 40

D. Pengembangan Instrumen ··· 41

E. Pengumpulan Data ··· 42

F. Analisis Data ··· 43

G. Kesimpulan Penelitian ··· 43

H. Rangkuman Materi ··· 44

BAB 3 MENGIDENTIFIKASI MASALAH PENELITIAN ··· 47

A. Pendahuluan ··· 48

B. Pengertian Identifikasi Masalah dan Perumusan Masalah ··· 50

C. Fungsi Perumusan Masalah Dalam Penelitian ··· 53

D. Sumber Permasalahan ··· 53

E. Jenis Perumusan Masalah Dalam Penelitian ··· 55

F. Kriteria Dalam Mengidentifikasi Masalah Untuk Merumuskan Suatu Masalah ··· 57

G. Perumusan Masalah Dan Batasan Masalah ··· 58

H. Rangkuman Materi ··· 61

(6)

v

BAB 4 ETIKA DALAM PENELITIAN PENDIDIKAN ··· 63

A. Definisi Etika Penelitian ··· 65

B. Prinsip-Prinsip Etika Penelitian ··· 66

C. Aspek-Aspek Dalam Etika Penelitian ··· 68

D. Etika Dalam Pengumpulan Data Penelitian··· 68

E. Etika Dalam Publikasi Hasil Penelitian ··· 69

F. Masalah Dalam Etika Penelitian ··· 70

G. Rangkuman Materi ··· 71

BAB 5 MENINJAU SUMBER PUSTAKA PENELITIAN TERKAIT ··· 73

A. Pendahuluan ··· 74

B. Tujuan Meninjau Sumber Pustaka Dalam Penelitian ··· 75

C. Database Literatur··· 78

D. Kriteria Penentuan Literatur ··· 84

E. Teknik Literatur Review··· 86

F. Rangkuman Materi ··· 90

BAB 6 METODE KUALITATIF ··· 97

A. Pendahuluan ··· 98

B. Pengertian Metode Kualitatif ··· 99

C. Ciri Metode Penelitian Kualitatif ··· 100

D. Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif ··· 102

E. Tipe Penemuan Dalam Penelitian Kualitatif ··· 106

F. Tahapan Penelitian Kualitatif ··· 107

G. Instrumen dan Teknik Pengumpulan Data ··· 107

H. Rangkuman Materi ··· 111

(7)

vi

BAB 7 METODE PENELITIAN KUANTITATIF ··· 115

A. Variables ··· 117

B. Objektiv dan Valid ··· 121

C. Hipotesis ··· 122

D. Populasi dan Sampel ··· 123

E. Teknik Sampling ··· 124

F. Analisis dan Penilaian Data ··· 125

G. Rangkuman Materi ··· 126

BAB 8 PENELITIAN METODE CAMPURAN ··· 133

A. Pendahuluan ··· 134

B. Berkenalan Dengan Penelitian Metode Campuran ··· 135

C. Karakteristik Penelitian Metode Campuran ··· 137

D. Rancangan Penelitian Metode Campuran ··· 140

E. Permasalahan Seputar Penelitian Metode Campuran ··· 144

F. Rangkuman Materi ··· 148

BAB 9 PENELITIAN TINDAKAN ··· 151

A. Pendahuluan ··· 152

B. Pengertian Penelitian Tindakan ··· 153

C. Jenis Penelitian Tindakan ··· 155

D. Tujuan Penelitian Tindakan ··· 160

E. Prosedur Pelaksanaan Penelitian Tindakan ··· 162

F. Rangkuman Materi ··· 166

BAB 10 MENULIS PROPOSAL PENELITIAN ··· 171

A. Pendahuluan ··· 172

B. Rincian Pembahasan Materi ··· 175

C. Rangkuman Materi ··· 179

(8)

vii

BAB 11 PENGUMPULAN DAN ANALISIS DATA KUALITATIF ··· 183

A. Pendahuluan ··· 184

B. Pengumpulan Data Kualitatif ··· 186

C. Analisis Data Kualitatif ··· 193

D. Rangkuman Materi ··· 197

BAB 12 PENGUMPULAN DATA PENELITIAN KUANTITATIF ··· 201

A. Pengertian Data ··· 202

B. Sumber Data ··· 203

C. Teknik Pengumpulan Data Kuantitatif ··· 207

D. Pengembangan Instrumen (Alat Ukur) ··· 217

E. Instrumen Penelitian ··· 219

F. Rangkuman Materi ··· 227

BAB 13 ANALISIS DATA KUANTITATIF ··· 231

A. Pendahuluan ··· 232

B. Statistik Dan Perannya Dalam Penelitian ··· 236

C. Tahapan Pengolahan Data ··· 237

D. Pendekatan Analisis Data Kuantitatif ··· 239

E. Rangkuman Materi ··· 246

BAB 14 RAGAM APLIKASI PENDUKUNG PENELITIAN ··· 251

A. Pendahuluan ··· 252

B. Aplikasi Program SPSS 16 ··· 253

C. Aplikasi NVIVO 12 Plus ··· 257

D. Aplikasi ATLAS.Ti ··· 258

E. Aplikasi SEM ··· 263

F. Rangkuman Materi ··· 267

GLOSARIUM ··· 271

PROFIL PENULIS ··· 279

(9)

PENGANTAR PENELITIAN PENDIDIKAN

BAB 1 : DEFINISI DAN RUANG LINGKUP PENELITIAN PENDIDIKAN

Dr. A.Saeful Bahri, M.Ag

STAI Bhakti Persada Majalaya Bandung

(10)

2 | Pengantar Penelitian Pendidikan

DEFINISI DAN RUANG LINGKUP PENELITIAN PENDIDIKAN

A. MAKNA PENELITIAN PENDIDIKAN

Makna penelitian adalah suatu proses dari langkah-langkah yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis informasi untuk meningkatkan pemahaman tentang suatu topik atau isu (John Creswell : 2015, 5).

Penelitian (research) dapat diartikan sebagai upaya atau cara kerja yang sistematik untuk menjawab permasalahan atau pertanyaan dengan jalan mengumpulkan data dan merumuskan generalisasi berdasarkan data tersebut. Diartikan juga sebagai proses pemecahan masalah dan menemukan serta mengembangkan batang tubuh pengetahuan yang terorganisasikan melalui metode ilmiah. (UPI, 2018).

Menurut Avanti penelitian memiliki dua makna yaitu :

1. Research atau penelitian adalah upaya atau cara kerja yang sistematis dengan tujuan menjawab pertanyaan atau permasalahan dengan jalan mengumpulkan data dan merumuskan generalisasi berdasarkan data tersebut.

2. Research atau penelitian adalah proses yang sistematis, logis, empiris untuk mencari kebenaran ilmiah atau pengetahuan ilmiah. (Avanti Vera Risti Pramudyani : 2018, 2).

Apabila diterapkan dalam lapangan pendidikan berdasarkan pengertian di atas, maka penelitian pendidikan dapat diartikan sebagai proses yang sistematis untuk memperoleh pengetahuan (to discover

BAB 1

(11)

24 | Pengantar Penelitian Pendidikan

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharsini,(1989). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta :Bina Aksara.

Avianti Vera Risti P (2018), Penelitian Pendidikan,Jakarta, Surya Cahya.

Borg and Gall, (1989). Educational Research, New York :Pinancing.

Washington: The Word Bank.

Gall, Meredith D., Gall, Joyce P. & Borg, Walter R. (2003). Educational Research An Introduction. 7

th

Ed. Boston: Pearson Education, Inc.

John Creswell, (2015), Riset Pendidikan (terjemah), Yogyakarta, Pustaka Pelajar

John Creswell, (2013) Research Design (Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed), Yogyakarta, Pustaka Pelajar

Moleong, Lexy J. (2004). Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

Universitas Pendidikan Indonesia. (2005). Pedoman Penulisan Karya

Ilmiah. Bandung: UPI.

(12)

PENGANTAR PENELITIAN PENDIDIKAN

BAB 2 : GAMBARAN UMUM PROSES PENELITIAN PENDIDIKAN

Dr. Badawi, S.H., M.Pd.

Universitas Muhammadiyah Kotabumi

(13)

26 | Pengantar Penelitian Pendidikan

GAMBARAN UMUM PROSES PENELITIAN PENDIDIKAN

A. PENDAHULUAN

Setiap manusia selalu mempunyai masalah yang berbeda-beda dan diperlukan cara pemecahan yang berbeda pula. Ada masalah yang mudah dipecahkan, ada pula yang memerlukan cara khusus untuk pemecahan masalah, yaitu cara ilmiah dengan menggunakan langkah-langkah dan metode ilmiah. Masalah dirumuskan dalam bentuk pertanyaan dan pertanyaan tersebut dicarikan jawaban melalui proses berpikir yang rasional yang didasarkan pada bukti empiris yang dapat dipertanggungjawabkan.

Jawaban yang diperoleh dari proses berpikir ilmiah adalah pengetahuan. Pengetahuan dimulai dari keragu-raguan kemudian dicari jawabannya untuk memperoleh kepastian. Untuk memperoleh pengetahuan yang benar diperlukan cara berpikir yang benar, yaitu cara berpikir ilmiah dengan menggunakan langkah-langkah ilmiah. Pendekatan yang digunakan dalam memecahkan masalah adalah metode ilmiah. Cara berpikir yang benar dengan menggunakan metode yang tepat akan diperoleh pengetahuan yang benar. Aktivitas yang digunakan untuk memecahkan masalah yang belum ada jawabannya akan menghasilkan pengetahuan baru (Greener, 2008).

Pengetahuan yang diperoleh dari proses berpikir merupakan jawaban atas pertanyaan penelitian sebagai solusinya pemecahan masalah secara ilmiah. Pengetahuan yang diperoleh dari proses penelitian ini akan dapat dikembangkan melalui interaksi dengan dunia luar. Proses penelitian ini

BAB 2

(14)

Gambaran Umum Proses Penelitian Pendidikan | 45

DAFTAR PUSTAKA

Aritonang, L. R. (2014). Pengertian dan Proses Penelitian Bisnis. In Modul universitas terbuka.

Creswell, J. W. (2014). Research design : qualitative, quantitative, and mixed methods approaches ( — 4th ed). SAGE Publications, Inc.

Greener, S. (2008). Business Research Methods. Bookboon.

http://gent.uab.cat/diego_prior/sites/gent.uab.cat.diego_prior/files /02_e_01_introduction-to-research-methods.pdf

Gulo, W. (2002). Metodologi Penelitian. Gramedia Widiasarana Indonesia.

Hitchcock, G. and Hughes, D. (2003). Research and the Teacher A qualitative introduction to school-based research. Taylor & Francis e-Library.

Irianto, A. (2010). Statistk Konsep Dsar, Aplikasi, dan Pengembanganya.

Kencana Prenada Media Group.

Kumar, A. (2015). Use of Research Methodology in Research: An Overview.

The Social Onlooker International Journal of Sociial Science, Journalism & Mass Communication, 02(2), 44 –51.

Kumar, R. (2011). Research methodology: A step-by-step guide for beginners. SAGE. www.ijsom.com

Laverty, C. (2018). Educational Research a Practical Guide . Queen’s University.

Masturoh, I dan Anggita, N. T. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan.

PPSDM, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Purna Bayu Nugroho, Badawi, & Agung Prihatmojo. (2021).

Pengembangan bahan ajar berbentuk video pembelajaran berbasis data covid-19 untuk meningkatkan kewaspadaan mahasiswa terhadap hoaks. 10(2), 467 –478.

Siyoto, S. & Sodik, M. A. (2015). DASAR METODOLOGI PENELITIAN (: Ayup (ed.)). Literasi Media Publishing.

Sugiarto, E. (2016). Analisis emosional, kebijaksanaan pembelian

danperhatian setelah transaksi terhadap pembentukan disonansi

kognitif konsumen pemilik sepeda motor honda pada ud. Dika Jaya

motor Lamongan. 1, 34 –47.

(15)

46 | Pengantar Penelitian Pendidikan

Sukardi. (2009). Metodologi penelitian pendidikan: kompetensi dan praktiknya. Bumi Aksara.

Toha, M., & Andriani, D. (2012). Ruang Lingkup dan Tujuan Penelitian Pendidikan. In Metode Penelitian.

Umar, H. (2012). Penelitian Kuantitatif Langkah Demi Langkah. In Pelatihan

Metodologi Penelitian Kopertis III (Vol. 1, Issue 2).

(16)

PENGANTAR PENELITIAN PENDIDIKAN

BAB 3 : MENGIDENTIFIKASI MASALAH PENELITIAN

Dr. Muhammad Hasan, S.Pd., M.Pd.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Makassar

(17)

48 | Pengantar Penelitian Pendidikan

MENGIDENTIFIKASI MASALAH PENELITIAN

A. PENDAHULUAN

Masalah merupakan suatu yang terjadi dan dialami oleh semua orang yang ada di dunia. Dalam dunia pendidikan, untuk mengajukan usulan penelitian harus ada kaitannya dengan disiplin ilmu dan kajian yang beragam sehingga semua masalah-masalah yang kita hadapi belum tentu ada kaitannya dengan penelitian yang dapat diajukan sebagai proposal penelitian. Memilih masalah bukanlah suatu pekerjaan yang mudah, terutama bagi orang-orang yang belum berpengalaman dalam melakukan penelitian. Boleh dikatakan bahwa identifikasi masalah merupakan salah satu proses penelitian yang paling penting diantara proses lainnya karena masalah penelitian akan menentukan kualitas dari penelitian, bahkan juga menentukan apakah sebuah kegiatan bisa disebut penelitian atau tidak.

Pengalaman yang lama mengemukakan bahwa masalah yang dinyatakan dengan baik adalah masalah yang setengahnya dapat terpecahkan, dan hal tersebut berlaku juga dalam penelitian pendidikan.

Mungkin mudah untuk memutuskan area umum dari minat penelitian dan untuk memiliki beberapa gagasan tentang dorongan umum dari sebuah studi penelitian, tetapi tidak begitu sederhana untuk menyatakan masalahnya. Bahkan banyak peneliti menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk mencari, dan memecahkan suatu masalah penelitian, namun hanya kemudian mengabaikannya karena setelah diartikulasikan secara memadai, masalah itu kehilangan daya tariknya.

BAB 3

(18)

62 | Pengantar Penelitian Pendidikan

DAFTAR PUSTAKA

Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. CV Jejak (Jejak Publisher).

Aurini, J. D., Heath, M., & Howells, S. (2016). The how to of qualitative research: Strategies for executing high quality projects. Sage.

Card, A. J. (2017). The problem with ‘5 whys’. BMJ quality & safety, 26(8), 671-677.

Cooper, H., Hedges, L. V., & Valentine, J. C. (Eds.). (2019). The handbook of research synthesis and meta-analysis. Russell Sage Foundation.

Didin Fatihudin, S. E. (2015). Metode Penelitian: Untuk Ilmu Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi. Zifatama Jawara.

Doyle, A. C. (2020). The final problem. Lindhardt og Ringhof.

Kadri, T. (2018). Rancangan penelitian. Deepublish.

Lecorchick III, D. G. (2017). Problem formulation within engineering design:

A grounded theory. North Carolina State University.

Ridha, N. (2017). Proses penelitian, masalah, variabel dan paradigma penelitian. Hikmah, 14(1), 62-70.

Suliyanto, S. E., & MM, S. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif.

Sumiyati, M. P. (2017) Efektifitas Perumusan Masalah Dalam Penelitian Kualitatif.

Ulukan, Z., & Demircioğlu, E. (2015). A survey of discrete facility location

problems. International Journal of Industrial and Manufacturing

Engineering, 9(7), 2487-2492.

(19)

PENGANTAR PENELITIAN PENDIDIKAN

BAB 4 : ETIKA DALAM PENELITIAN PENDIDIKAN

Opan Arifudin, S.Pd., M.Pd.

STEI Al-Amar Subang

(20)

64 | Pengantar Penelitian Pendidikan

ETIKA DALAM PENELITIAN PENDIDIKAN

Kemajuan IPTEK merupakan faktor penting dalam menentukan kualitas, positioning, kinerja perusahaan, dan keuntungan sekaligus memenangkan persaingan dalam revolusi industri 4.0. Hal ini tidak terlepas dari peran penelitian sebagai bagian penting dari kontribusi berbagai ilmu dan teknologi yang baru. Oleh karena itu, sangat penting membangun etika dalam proses penelitian sebagai upaya menghasilkan penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat. Pada hakekatnya, masalah etik penelitian merupakan tanggung jawab pribadi setiap peneliti. Tetapi dengan makin banyak penelitian dilaksanakan berkelompok atau bersama oleh beberapa lembaga penelitian (multicentered) dan perkembangan lembaga-lembaga penelitian yang makin otonom, serta harapan para sponsor, maka tanggung jawab etik penelitian menjadi terlalu luas dan berat untuk dibebankan kepada perorangan/peneliti saja.

Etika berasal dari bahasa Yunani yaitu ethos, adat kebiasaan. Dari kata ini terbentuklah istilah etika yang oleh Aristoteles dipakai untuk menunjukkan filsafat moral. Kata “moral” berasal dari bahasa latin: mos (jamak:mores), yang berati kebiasaan, adat. Jadi secara etimologis kata

“etika” sama dengan kata “moral”. Menurut Vardiansyah (2005) mengemukakan bahwa keduanya berarti adat kebiasaan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1999) etika adalah ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban. Menurut pandangan Sastrapratedja (2004), etika dalam konteks filsafat merupakan refleksi filsafat atas moralitas masyarakat sehingga etika disebut pula sebagai

BAB 4

(21)

72 | Pengantar Penelitian Pendidikan

TUGAS DAN EVALUASI

1. Jelaskan Pengertian etika penelitian ? 2. Jelaskan prinsip etika penelitian ? 3. Jelaskan aspek-aspek etika penelitian?

4. Jelaskan etika dalam publikasi hasil penelitian ? 5. Jelaskan apa saja masalah dalam etika penelitian ?

DAFTAR PUSTAKA

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1991). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka Indonesia.

Heryana (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Prodi Kesehatan Masyarakat Universitas Esa Unggul.

Johannesan, Richard L. (2001). Etika Komunikasi. Bandung: Rosdakarya.

Milton, C.L. (1999). Ethical Issues From Nursing Theoretical Perspectives.

Nursing Science Quarterly.

Sangun, Enisar. (2005). Makalah Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta:

PPS Moestopo Beragama.

Sastrapratedja, M. (2004). Landasan Moral Etika Penelitian. Yogyakarta:

Warta Penelitian Universitas Gadjah Mada.

Singleton, Royce, Jr, et, al. (1988). Approaches to Social Research. New York: Oxford University Press.

Trochim, W. M., Donnelly, J. P. & Arora, K. (2016). Research Methods: The Essential Knowledge Base. Cengeage Leraning.

Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta.

Vardiansyah, Dani. (2005). Filsafat Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar.

Jakata: PT INDEKS Kelompok Gramedia.

(22)

PENGANTAR PENELITIAN PENDIDIKAN

BAB 5 : MENINJAU SUMBER PUSTAKA PENELITIAN TERKAIT

I Putu Ayub Darmawan, M.Pd

Sekolah Tinggi Teologi Simpson Ungaran

(23)

74 | Pengantar Penelitian Pendidikan

MENINJAU SUMBER PUSTAKA PENELITIAN TERKAIT

A. PENDAHULUAN

Dalam penelitian, salah satu bagian penting adalah tinjauan pustaka atau literature review. Literature review merupakan peninjauan beberapa sumber pustaka yang terkait dengan topik penelitian. Sumber pustaka tersebut dapat menjadi referensi bagi penelitian yang hendak dilaksanakan. Mukhadis (2014) mengungkapkan bahwa referensi merupakan sebuah informasi yang dapat dimanfaatkan menjadi rujukan dalam sebuah tulisan ilmiah dan merepresentasikan ide seseorang. Proses peninjauan pustaka dilakukan setelah peneliti menetapkan topik penelitiannya (Creswell, 2013; Creswell & Creswell, 2018). Meninjau sumber pustaka dalam sebuah penelitian adalah upaya untuk mempertajam penelitian dan membantu dalam beberapa bagian pada proposal penelitian maupun laporan penelitian. Untuk memberikan gambaran terkait tujuan meninjau sumber pustaka, bab ini menyajikan paparan tentang tujuan meninjau sumber pustaka. Beberapa peneliti pemula umumnya mengalami kesulitan dalam menemukan sumber pustaka yang relevan, dalam bab ini disajikan juga database sumber pustaka yang dapat dimanfaatkan dalam proses meninjau sumber pustaka.

Mengingat banyak sumber pustaka yang tersedia, diperlukan pula kriteria penentuan sumber pustaka yang relevan. Oleh sebab itu, bagian ketiga dari bab ini membahas tentang kriteria penentuan literatur. Bagian terakhir dari bab ini membahas tentang teknik meninjau sumber pustaka.

BAB 5

(24)

Meninjau Sumber Pustaka Penelitian Terkait | 93

DAFTAR PUSTAKA

Abdulhak, I., & Darmawan, D. (2013). Teknologi Pendidikan. Bandung:

Rosda Karya.

Akollo, J. G., & Meike, E. T. (2020). Keterlibatan Orang Tua Dalam Pembelajaran Anak Usia Dini Selama Belajar Dari Rumah Di Masa Pandemi Covid-19. Institutio:Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 6(2), 63 –74.

Arizona, S. (2014). Pengembangan Media Pembelajaran Permainan Interaktif Kosakata Bahasa Jepang “Moji Village” Berbasis Markerless Motion Capture Untuk Meningkatkan Kemampuan Kosakata Kana Dan Kanji Di SMA. HIKARI, 2(2). Retrieved from https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/kejepangan-

unesa/article/view/8691

Borg, W. R., & Gall, M. D. (1983). Educational Research an Introduction (Fourth Edi). New York & London: Longman.

Cari Penelitian Dari Seluruh Indonesia. (2021). Retrieved September 13, 2021, from Neliti - Reposotori Ilmiah Indonesia website:

https://www.neliti.com/id/

Creswell, J. W. (2013). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Creswell, J. W. (2015a). Penelitian Kualitatif Dan Desain Riset. Yogyakarta:

Pustaka Pelajar.

Creswell, J. W. (2015b). Riset Pendidikan: Perencanaan, Pelaksanaan, dan Evaluasi Riset Kualitatif & Kuantitatif (Kelima). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Aprproaches. Los Angeles, CA:

Sage Publication, Inc.

Darmawan, I. P. A. (2019). Pembelajaran Memorisasi Dalam Ulangan 6:6-9.

EPIGRAPHE: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani, 3(1), 21 –27.

https://doi.org/10.33991/epigraphe.v3i1.50

Darmawan, I. P. A., Nalle, P. A., Magdalena, M., Marderina, M., & Julita, Y.

(2021). Upaya Sekolah dan Keterlibatan Orang Tua dalam

(25)

94 | Pengantar Penelitian Pendidikan

Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 5(2), 175 –185. https://doi.org/10.32585/JKP.V5I2.1254 Darmawan, I. P. A., & Sujoko, E. (2019). Understanding Ki Hadjar

Dewantara’s educational philosophy. International Journal of Humanities and Innovation (IJHI), 2(3), 65 –68.

https://doi.org/10.33750/ijhi.v2i3.42

Dewantara, K. H. (1956). Taman Siswa 30 Tahun. Jogjakarta: Pertjetakan Taman Siswa.

Dwikurnaningsih, Y. (2017). Implementasi Pemikiran Ki Hadjar Dewantara dalam Kepemimpinan Pendidikan. Prosiding Seminar Nasional Dan Bedah Buku “Implementasi Dan Filosofi Ajaran Ki Hadjar Dewantara Dalam Dunia Pendidikan Masa Kini” Dan “Seminar Hasil-Hasil Penelitian Pendidikan.” Salatiga: Satya Wacana University Press.

Febre, W. le. (1952). Taman Siswa. Jakarta: Penerbitan dan Balai Buku Indonesia.

Hamzah, A. (2020). Metode Penelitian Fenomenologi. Malang: Literasi Nusantara.

Hamzah, A., & Susanti, L. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif: Kajian Teori & Praktik. Malang: Literasi Nusantara.

Kurniati, E., Alfaeni, D. K. N., & Andriani, F. (2020). Analisis Peran Orang Tua dalam Mendampingi Anak di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 241.

https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.541

Morissan. (2019). Riset Kualitatif. Jakarta: Prenada Media Group.

Mukhadis, A. (2014). Kiat Menulis Karya Ilmiah: Bentuk, Anatomi, Isi Esensial, dan Contoh Aplikasinya (Cet. 2). Yogyakarta: Aditya Media Publishing.

Putri, A. S. (2020). Tips dan Trik Pemilihan dan Penyusunan Literatur Review. In S. E. Zaluchu (Ed.), Strategi Menulis Jurnal Untuk Ilmu Teologi (pp. 49 –50). Semarang: Golden Gate Publishing.

Rahmayanti, V. (2016). Pengaruh Minat Belajar Siswa dan Persepsi atas

Upaya Guru dalam Memotivasi Belajar Siswa terhadap Prestasi

Belajar Bahasa Indonesia Siswa SMP di Depok. SAP (Susunan Artikel

Pendidikan), 1(2), 206 –216. https://doi.org/10.30998/sap.v1i2.1027

Ricardo, R., & Meilani, R. I. (2017). Impak Minat dan Motivasi Belajar

(26)

Meninjau Sumber Pustaka Penelitian Terkait | 95

Terhadap Hasil Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 2(2), 79 –92. https://doi.org/10.17509/jpm.v2i2.8108 Samho, B. (2013). Visi Pendidikan Ki Hadjar Dewantara, Tantangan dan

Relevansinya. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Sanaky, H. A. H. (2009). Media Pembelajaran. Yogyakarta: Safiria Insani Press.

Sien, T. F. (2020). Penggunaan Mnemonik Alkitab Model Paralel Untuk Mengingat Ayat-Ayat Alkitab. Didache: Journal of Christian Education, 1(1), 77. https://doi.org/10.46445/djce.v1i1.297

Slameto. (2015). Metodologi Penelitian dan Inovasi Pendidikan. Salatiga:

Satya Wacana University Press.

Slameto, S. (2016). Penulisan Artikel Ilmiah Hasil Penelitian Tindakan Kelas. Scholaria : Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 6(2), 46–57.

https://doi.org/10.24246/j.scholaria.2016.v6.i2.p46-57

Subakti, A. (2024). Indonesia OneSearch Memfasilitasi Masyarakat Indonesia dalam Sharing Knowledge. Retrieved September 5, 2021, from Perpustakaan Nasional Republik Indonesia website:

https://www.perpusnas.go.id/news-

detail.php?lang=id&id=201110045541HnaWokeS5A

Sudjana, N., & Rivai, A. (1991). Media Pembelajaran: Penggunaan dan

Pembuatannya. Bandung: Sinar Baru.

(27)

PENGANTAR PENELITIAN PENDIDIKAN

BAB 6 : METODE KUALITATIF

Fitriana, S.Pd.I., M.Pd., Kons1 Arfah, M.E., Sy2

STIT Al-Kifayah Riau1 STAI Nurul Falah Air Molek2

(28)

98 | Pengantar Penelitian Pendidikan

METODE KUALITATIF

A. PENDAHULUAN

Manusia diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna (insanul kamil). Keberadaan manusia diliputi dengan kompetensi, baik dalam aspek berpikir, merasa, bersikap, dan berperilaku. Manusia dalam aspek learning to know, yakni belajar dari yang tidak tahu menjadi tahu, learning to can, belajar dari yang tidak bisa menjadi bisa, merupakan situasi yang tidak lepas dari jangkauan manusia. Kemampuan ini merupakan amanah dan anugerah dari Tuhan untuk manusia sebagai khalifah di bumi sehingga dapat mengoptimalkan potensi demi terciptanya sesuatu yang baru, berupa pengetahuan, wawasan, penemuan, dan lain sebagainya,

Keingintahuan manusia di periode ke periode terus berlanjut dan melalui analisa manusia, ia terus berkembang menuju ke arah kemajuan.

Keingintahuan manusia bersifat dinamis dan terus maju (Bungin, 2011).

Setelah terjawab atas learning to know, maka ia terus berlanjut pada fase keingintahuan lainnya. Kebutuhan manusia dalam teori Maslow terkait aktualisasi diri terus diaplikasikan. Berbagai cabang ilmu, bagian rasa ingin tahu manusia dalam menjawab pertanyaan 5 W + 1 H dalam proses perjalanan di dunia. Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan idealnya memahami bahwa kebenaran tidak hanya diperoleh melalui ilmu pengetahuan, akan tetapi sumber lain seperti agama, filsafat, seni dan sebagainya.

Adapun beberapa jenis pilihan pengetahuan didapatkan seperti melalui coba-coba (trial and error), kekuasaan atau otoritas, pengalaman pribadi, jalan pikiran atau akal sehat, wahyu dari tuhan, intuisi atau kata hati, penelitian ilmiah. Ke empat jenis proses mencari kebenaran tersebut

BAB 6

(29)

112 | Pengantar Penelitian Pendidikan

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta:

Rineka Cipta.

Basrowi dan Suwandi. (2008). Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta:

Rineka Cipta

Bogdan, Robert & Steven Taylor. (1992). Pengantar Metode Kualitatif.

Surabaya: Usaha Nasional.

Bungin.(2011). Penelitian Kualitatif. Jakarta: Kencana Predana Media Group.

Creswell, J. (2008). Educational Research. Planning, conducting, and evaluating quantitative and qualitative research. Pearson- Prentice Hall

Creswell, John W. (2010). Research Design, Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. (Edisi terjemahan oleh Achmad Fawaid).

Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Denzin & Lincoln (1994). Handbook of Qualitives Reseach, Thousand Oak.

London: SAGE Publications.

Herdiansyah, Haris. (2010). Metode Penelitian Kualitatif untuk Ilmu-ilmu Sosial. Jakarta: Salemba Humanika.

Idrus, Muhammad. (2014). Metode Penelitian Ilmu Sosial. Jogjakarta: PT Gelora Aksara Pratama.

Irawan. (1995). Metode Penelitian Sosial. Bandung: PT.Remaja.

Ishwara, Luwi. (2005). Catatan-catatan Jurnalisme Dasar. Jakarta: PT Kompas Media Nusantara.

Kirk, J. & Miller, M. L. (1986). Reliability and Validity in Qualitative Research,. Beverly Hills, CA, Sage Publications. Kotler, Phillip.

Moleong, Lexy J. . (1990). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT.

Remaja. Rosdakarya.

Moleong, Lexy J. (2005). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosda Karya

Margono (2010) Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Marshall, C. Rossman, G. (1999). Designing Qualitative Research. Sage

Pub: Media Group.

(30)

Metode Kualitatif | 113

Miles, M.B. & Huberman, A.M. (1994). Qualitative Data Analysis. London : Sage. Publishers.

Moleong, LJ. (1989). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Bandung.

Muhammad Idrus. (2009). Metode Penelitian Ilmu Sosial. Jakarta:

Erlangga.

Nelson, C., Treaichler, P.A., Grossberg, L. (1992) Cultural Studies, Dalam Grossberg, C.Nelson (Ed) Cultural Studies, New York: Routledge.

Neuman W. Lawrence. (2000). Sosial Research Methods: Qualitative and Quantitative, pproaches. Boston: Allyn and Bacon.

Parahoo, K. (1997). Nursing Research: Principles, Process and Issues.

London: MacMillan Press.

Patton, M.Q. (2002). Qualitative Research and Evaluation Methods. 3rd ed. Sage Pub.

Patton, M.Q. (1990). Qualitative Evaluation Methods. SAGE. Beverly Hills.

Purwanto. (2010) Metodologi Penelitian Kuantitatif untuk Psikologi dan Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Raco, J.R. (2010). Metode Penelitian Kualitatif, Jenis, Karakteristik dan Keungggulannya. Jakarta: Grasindo.

Rahayu, Hidayat (2002). Metodologi Penelitian Gender-Kualitatif, Penataran dan Lokakarya Metodologi Penelitian Gender. Malang:

DP3, Ditjen Dikti,

Semiawan, C., dkk. (2005). Panorama Filsafat Ilmu: Landasan Perkernbangan llmu Sepanjang Zaman. Jakarta: Mizan Teraju.

Sitorus, MTF. (1998). Penelitian Kualitatif: Suatu Perkenalan. Bogor: Dokis.

Strauss, A. & Corbin, J. (2009). Dasar-Dasar Penelitian Kualitatif.

Yogyakarta. Pustaka Pelajar.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif dan R&D.

Bandung Alfabeta.

Sukandarrumidi. (2012). Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Taylor, S.J & R Bogdan. (1984). Introduction to Qualitative Research

Methods: The Search for Meanings, Second Edition. John Wiley and

Sons. Toronto.

(31)

114 | Pengantar Penelitian Pendidikan

Widoyoko, Eko Putro. (2014). Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian.

Yogyakarta : Pustaka Pelajar

Zelditch, Morris. (1979). Some Methodological of Field Studies dalam John

Bynner and Keith M. Stribley (Eds.). Social Research : principle and

Procedures. New York: Longman in association with the Open

University Press

(32)

PENGANTAR PENELITIAN PENDIDIKAN

BAB 7 : METODE PENELITIAN KUANTITATIF

Pangadilan Rambe, SPd.I, MA

Fak. Tarbiyah Dan Keguruan Uin Suka Riau

(33)

116 | Pengantar Penelitian Pendidikan

METODE PENELITIAN KUANTITATIF

Metode Penelitian Kuantitatif adalah suatu metode penelitian yang berbasis pada paradigma positivisme - empiris. Paradigma ini dirancang oleh Francis Bacon (1561-1626) dengan sebuah gagasan bahwa panca indera manusia dapat menghasilkan ilmu pengetahuan yang valid melalui pengamatan terhadap objek-objek yang ada didunia. Menurutnya, pengamatan memiliki keistimewaan karena dapat melihat objek secara langsung, jelas dan terukur sehingga meskipun pada awalnya bersifat induktif (scope kecil) namun hasil dari pengamatan tersebut dapat di generelisasikan pada scope yang lebih luas atau umum. Pendekatan induktif dimulai dari observasi yang spesifik/khusus ke yang umum/luas, sementara deduktif adalah kebalikannya. Sering pendekatan induktif dan deduktif dikombinasikan untuk menentukan instrumen atau prosedur dalam berbagai macam penelitian terutama pada kegiatan-kegiatan research (penelitian) yang cakupannya lebih luas dan mendalam.

Perkembangan selanjutnya dikembangkan oleh Descarates (1596- 1650) dengan istilah teori ilmiah (scien tific) yang memiliki karakteristik objektif, tidak berubah-ubah, bersifat ilmiah dan universal. Menurut faham rasionalis pengamatan menjadi pra syarat yang penting dalam sebuah penelitian ilmiah, untuk membangun hipotesis atau dugaan sementara. Hipotesis digunakan untuk memahami permasalahan yang ingin diketahui, oleh sebab itu merancang hipotesis sebaik mungkin menjadi hal syarat penting untuk menetapkan alat ukur yang relevan dalam menguji hipotesis. Melalui pendekatan statistik atau angka - angka

BAB 7

(34)

132 | Pengantar Penelitian Pendidikan

DAFTAR PUSTAKA

Boyle, Lauren H.; Whittaker, Tiffany A.; Eyal, Maytal; McCarthy, Christopher J. (2017). What Really Happens in Quantitative Group Research? Results of a Content Analysis of Recent Quantitative Research in <i>JSGW</i>. The Journal for Specialists in Group Work, 42(3), 243–252. doi:10.1080/01933922.2017.1338812

Ejnavarzala, Haribabu (2019). Epistemology–Ontology Relations in Social Research: A Review. Sociological Bulletin, 68(1), 94 –104.

doi:10.1177/0038022918819369

Janssen, Ellen M.; Marshall, Deborah A.; Hauber, A. Brett; Bridges, John F.

P. (2017). Improving the quality of discrete-choice experiments in health: how can we assess validity and reliability?. Expert Review of Pharmacoeconomics & Outcomes Research, 17(6), 531–542.

doi:10.1080/14737167.2017.1389648

Lamon, Susan J. (1997). Definition and measurement of affective variables:

theoretical and methodological considerations. Psychological Reports, 81(3), 864–866. doi.10.2466/pr0.1997.81.3.864

Leavy, Patricia, Biber, Hesse, Nagy, Shalena (2017) Research Design Quantitative, Qualitative, Mixed Methods, Arts-Baset, and Community-Based Participatory Research Approaches, The Guilford Press New York London.

Nick Bakalis (2001). <em>Introduction to Research Methods</em> by Robert B. Burns, Sage, London, 2000, 623 pages, £24·99, ISBN 0 761 96593 9.. , 36(4), 608–608. doi:10.1046/j.1365-2648.2001.2045a.x Sastroasmoro,Sudigno,Ismael, Sofyan, (2014) Dasar-Dasar Penelitian Klinis

Edisi ke-5, Sagung Seto Jakarta, ISBN. 978-602-271-033-2.

Sugiono (2019) Metode Penelitian Pendidikan: Kuantitatif, Kualitatif,

Kombinasi, R & D dan Penelitian Pendidikan Edisi ke-3, Cetakan ke 1,

Alfabeta Bandung, ISBN. 978-602-289-520-6.

(35)

PENGANTAR PENELITIAN PENDIDIKAN

BAB 8 : PENELITIAN METODE CAMPURAN

Agung Nugroho Catur Saputro, S.Pd., M.Sc.

Universitas Sebelas Maret

(36)

134 | Pengantar Penelitian Pendidikan

PENELITIAN METODE CAMPURAN

A. PENDAHULUAN

Pada dasarnya semua penelitian itu sama, yaitu sama-sama ingin mengungkap suatu permasalahan secara ilmiah, yaitu menggunakan tahap-tahap dalam metode ilmiah. Tetapi secara umum metode penelitian dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu metode penelitian kuantitatif dan metode penelitian kualitatif. Dasar pemikiran dari pembagian jenis metode penelitian ini adalah perbedaan karakteristik data penelitian yang dikumpulkan.

Metode penelitian kuantitatif adalah penelitian yang menggunakan ukuran- ukuran “kuantitas” (Gumanti, Yunidar, & Syahrudin, 2016,p,44).

Dalam aspek tujuan, pendekatan kuantitatif memiliki karakteristik antara lain; dimaksudkan untuk menjelaskan hubungan antarvariabel penelitian, menguji hipotesis atau teori. Dari aspek pengumpulan datanya, pendekatan kuantitatif menggunakan cara survei atau wawancara terstruktur. Sesuai metode pengumpulan datanya, maka instrumen yang sering digunakan dalam metode penelitian kuantitatif antara lain kuesioner atau angket, buku tes, dan sebagainya. Pendekatan kuantitatif menggunakan perpaduan antara ilmu sosial dan ilmu statistik dalam analisis datanya (Sukestiyarno, 2020,p,171).

Sedangkan metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang bertujuan untuk mengungkap dan menjawab kualitas yang tidak dapat di kuantifikasi, seperti perasaan, pikiran, pengalaman dan lain-lain (Gumanti et al., 2016,p,44). Dasar penelitian kualitatif adalah konstruktivisme yang berasumsi bahwa kenyataan itu berdimensi jamak, interaktif, dan suatu pertukaran pengalaman sosial yang diintepretasikan oleh setiap individu.

BAB 8

(37)

150 | Pengantar Penelitian Pendidikan

DAFTAR PUSTAKA

Creswell, J. (2015). Riset Pendidikan: Perencanaan, Pelaksanaan, dan Evaluasi Riset Kualitatif & Kuantitatif [Terjemahan dari Educational Research: Planning, Cunducting, and Evaluating Quantitative and Qualitative, by John Creswell, Person Education, Inc.] (5th ed.).

Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Creswell, J. W. (2018). Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran [ Terjemahan dari buku Research Design, Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches, Fourth Edition, Sage Publication, Inc, 2014] (4th ed.). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Creswell, J. W., & Clark, V. L. P. (2007). Designing and Conducting Mixed Methods Research. California: Sage Publication, Inc.

Gumanti, T. A., Yunidar, & Syahrudin. (2016). Metode Penelitian Pendidikan. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Sukestiyarno. (2020). Metode Penelitian Pendidikan. Semarang: Unnes Press.

Sumanto. (2014). Teori dan Aplikasi Metode Penelitian. Yogyakarta: CAPS

(Center of Academic Publishing Service).

(38)

PENGANTAR PENELITIAN PENDIDIKAN

BAB 9 : PENELITIAN TINDAKAN

Dr. Ika Puspitasari, M.Pd.I.

Universitas Muhammadiyah Surabaya

(39)

152 | Pengantar Penelitian Pendidikan

PENELITIAN TINDAKAN

A. PENDAHULUAN

Penelitian merupakan suatu usaha untuk mengumpulkan, mencatat dan menganalisa suatu masalah. Dalam perkembangannya penelitian didefinisikan sebagai upaya menemukan jawaban secara ilmiah dari sebuah masalah yang dihadapi manusia. Penelitian sebagai bentuk khusus dan metode ilmiah memiliki beberapa sifat penting, yaitu penelitian mempergunakan teknik-teknik yang teliti dan sistematik, dan pemecahan masalah didasarkan atas pengetahuan yang sejauh ini telah dicapai oleh penelitian yang terdahulu.

Para praktisi dilapangan (Guru, administrator, Dosen, Mahasiswa) ingin terlibat langsung dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapi sehari-hari. Setelah itu merenungkan kenapa masalah itu terjadi, metode yang dapat dilakukan untuk memecahkan masalah , dan hasilnya dapat digunakan bahkan dapat direview untuk keperluan berikutnya. Pola penelitian tersebut dinamakan Penelitian Tindakan atau “Action Research”, dalam hal ini pada bidang pendidikan. Penelitian tindakan merupakan salah satu model penelitian yang dilakukan untuk mengatasi secara praktis berbagai masalah pada bidang pekerjaan tertentu.

Penelitian tindakan berusaha secara langsung melibatkan dinamika kompleks dari konteks sosial yang diberikan untuk mencapai solusi praktis untuk masalah yang mempengaruhi kehidupan masyarakat. Penelitian tindakan melibatkan penggunaan kerangka kerja analitik dan proses reflektif untuk menyelidiki masalah kehidupan nyata yang berdampak pada kehidupan masyarakat dan mengancam kesejahteraan. Pendekatan penyelidikan yang menggunakan siklus pengamatan, refleksi, dan tindakan

BAB 9

(40)

168 | Pengantar Penelitian Pendidikan

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik.

Jakarta: Rineka Cipta, 2011.

Coghlan, D. and Brannick, T. Doing Action Research In Your Own Organization;. London: Sage Publications, 2005.

Creswell, W. J. Education Research: Planing, Conducting, and Evaluating Quantitative and Qualitative Research (4th ed). Boston: Pearson Education, 2012.

Herr, K. dan Anderson, G. L. The Action Research Dissertation. London:

Sage Publication, 2015.

Hopkins, D. A Teacher's Guide to Classroom Research. Buckingham: Open Univ, 1993.

Kemmis, S and Mc. Taggart, R. The action research planner . Victoria:

Deakin University, 1988.

Kemmis, S. “Action Research As a Practice-Based Practice.” Educational Action Research (2009): 17 (3): 463-474.

Kemmis, S. and McTaggart, R. Participatory Action Research:

Communicative Action and The Public Sphere. . London: Sage Publication, 2005.

Participatory Action Research; Communicative Action and Public Sphere.

London: Sage Publication, 2005.

Koshy, Valsa. Action Research for Improving Practice. London: Paul Chapman Publishing, 2005.

Macintyre, C. The Art of Action Research In The Classroom. London: David Fulton, 2000.

Madya, S. Teori dan Praktik Tindakan (action research). Bandung: Alfabeta, 2006.

Mertler, C. A. Action Research. California: Sage Publications Inc., 2011.

Mulyasa, E. Praktik Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Rosdakarya, 2009.

O'Leary, Z. The Essential Guide to Doing Research. London: Sage

Publications, 2017.

(41)

Penelitian Tindakan | 169

Posch, P. “Action Reseaarch-Conceptual Distinctions and Studies.”

Education Action Research (2019): 27 (4), 496-510.

Rusdi, M. Penelitian Perlakuan Kependidikan (Educational Treatment- Based Research). Depok: Rajawali Pers, 2020.

Sugiyono. “Metode Penelitian Tindakan (Action Research).” Prosiding Seminar Nasional Jurusan PGSD FIP UNP . Padang, 2015. 1-14.

Trianto. Panduan Lengkap Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action

Research). Jakarta: Prestasi Pustakaraya, 2012.

(42)

PENGANTAR PENELITIAN PENDIDIKAN

BAB 10 : MENULIS PROPOSAL PENELITIAN

Dr. Anik Lestariningrum, M.Pd

PG-PAUD-FKIP-Universitas Nusantara PGRI Kediri

(43)

172 | Pengantar Penelitian Pendidikan

MENULIS PROPOSAL PENELITIAN

A. PENDAHULUAN

Menjadi bagian komunitas masyarakat ilmiah tentunya akan bertemu dan berhadapan dengan rutinitas kegiatan menulis kategori karya ilmiah.

Dimana karya ilmiah ini sebagai bentuk menuangkan ide, gagasan disesuaikan dengan bidang keilmuan yang akan disajikan dalam rencana kerja dalam komunikasi tertulis yang disebut proposal. Penyusunan proposal penelitian merupakan sebuah gambaran yang dijabarkan secara terinci dalam sebuah tahapan proses yang akan dijalankan peneliti dalam rangka untuk memecahkan permasalahan terkait penelitian. Agar langkah awal dalam menyiapkan proposal atau usulan penelitian tentu harus dipahamkan ada sistematika atau aturan yang dijadikan pedoman dimana nantinya membantu agar sebuah proposal dapat dihasilkan bisa lengkap dan tepat berfungsi dalam pelaksanaan penelitian yang berkualitas.

Sebagian orang akan menganggap sulit dan mengalami kendala apabila akan menyusun proposal penelitian karena membayangkan yang dikerjakan adalah sesuatu yang belum dilakukan tetapi harus sudah terperinci karena memuat intisari atau poin-poin penting yang dijabarkan secara jelas bukan sekedar menulis biasa.

Kegiatan penelitian yang akan dilakukan setelah penyusunan proposal adalah sebagai upaya penggalian informasi ketika menemukan sebuah kebenaran ilmiah, dimana pasti akan muncul rasa keingintahuan yang besar untuk menemukan jawaban. Supaya jawaban yang diperoleh menjadi yang bisa dipertimbangkan dimana menurut (Festiyed, 2015) dasar utama pertimbangan penyusunan proposal disesuaikan dengan berbagai persyaratan yang digariskan oleh institusi maupun pemberi dana

BAB 10

(44)

182 | Pengantar Penelitian Pendidikan

DAFTAR PUSTAKA

Nurmaisah. Et.al. (2017). (4) Sugiyono. (2016). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. In CV Alfabeta.

Darmalaksana, W. (2019). Cara Efektif Menyusun Proposal Penelitian Skripsi. Jurnal Media Puslitpen UIN SGD Bandung, 1(2), 21 –26.

http://digilib.uinsgd.ac.id/19868/

Festiyed. (2015). KIAT DAN TIPS SUKSES MENULIS PROPOSAL Oleh : Prof . Dr . Festiyed , MS , Email : [email protected] Hp : 08126742403 Universitas Negeri Padang.

Noor, J. (2012). Metodologi Peneltian. In Kencana.

Pengembangan Model Pembelajaran Penyusunan Proposal Penelitian untuk Meningkatkan Keterampilan Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa. (2017). Teknobuga, 5(2), 66 –73.

https://doi.org/10.1529/jtbb.v5i2.15371

Pramudyo, G. N., Dermawan, F., Handini, A. Y., Fauzia, R., & Biantari, D. P.

(2015). Etika Ilmiah dan Penelitian. In Program Studi Perpustakaan Dan Ilmu Informasi, Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu

Admistrasi, Universitas Brawijaya.

https://www.ganipramudyo.web.id/2017/05/etika-ilmiah-dan- penelitian.html

Ratna Wahyu Pusari, F. N. U. (2018). ANALISIS KEMAMPUAN KOGNITIF PEMECAHAN MASALAH ANAK DALAM BERMAIN BALOK. Jurnal AUDI, 3(2). https://doi.org/10.33061/ad.v3i2.2729

Riduwan. (2009). Metode & teknik menyusun proposal penelitian. In Bandung: Alfabeta.

Rustanta, A. (2021). Teori dalam Proposal Penelitian. TarFomedia, 45 –48.

http://jurnal.stiks-

tarakanita.ac.id/index.php/forum/article/download/532/315 Sugiarto, E. (2015). Menyusun Proposal Penelitian Kualitatif Skripsi dan

Tesis. Penelitian, Yogyakarta : Suaka Media, 34–45.

Wahidmurni. (2020). Teknik penyusunan proposal penelitian. Teknik

Penyusunan Proposal Penelitian, 1, 1 –17.

(45)

PENGANTAR PENELITIAN PENDIDIKAN

BAB 11 : PENGUMPULAN DAN ANALISIS DATA KUALITATIF

Dr. Retno Anisa Larasati, S.E., M.M STAI Yamisa Soreang Bandung

(46)

184 | Pengantar Penelitian Pendidikan

PENGUMPULAN DAN ANALISIS DATA KUALITATIF

A. PENDAHULUAN

Penelitian kualitatif adalah penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi objek alamiah, dimana peneliti merupakan instrumen kunci (Sugiyono, 2017). Perbedaannya dengan penelitian kuantitatif adalah penelitian ini berangkat dari data, memanfaatkan teori yang ada sebagai bahan penjelas dan berakhir dengan sebuah teori.

Menurut Sugiyono (2017 : 30), penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, dan lain lain secara holistik, dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode alamiah.

Tujuan penelitian kualitatif adalah untuk menjelaskan suatu fenomena dengan sedalam-dalamnya dengan cara pengumpulan data yang sedalam- dalamnya pula, yang menunjukkan pentingnya kedalaman dan detail suatu data yang diteliti.

Pada penelitian kualitatif, semakin mendalam, teliti, dan tergali suatu data yang didapatkan, maka bisa diartikan pula bahwa semakin baik kualitas penelitian tersebut. Maka dari segi besarnya responden atau objek penelitian, metode penelitian kualitatif memiliki objek yang lebih sedikit dibandingkan dengan penelitian kuantitatif, sebab lebih mengedepankan kedalaman data, bukan kuantitas data.

BAB 11

(47)

Pengumpulan dan Analisis Data Kualitatif | 199

DAFTAR PUSTAKA

Afiyanti, Y. (2008). Focus Group Discussion (Diskusi Kelompok Terfokus) Sebagai Metode Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif. Jurnal Keperawatan Indonesia .

Chairi, A. (2009). Landasan Filsafat dan Metode Penelitian Kualitatif.

Discussion Paper

Dimyati, J. (2013). Metodologi Penelitian Pendidikan & Aplikasinya pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Hasanah, H. (2017). Teknik-teknik Observasi (Sebuah Alternatif Metode Pengumpulan Data Kualitatif Ilmu-Ilmu Sosial). At-Taqaddum . Kristanto, V. H. (2018). Metodologi Penelitian Pedoman Penulisan Karya

Tulis Ilmiah (KTI). Yogyakarta: CV Budi Utama.

Manzilati, A. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif Paradigma, Metode, dan Aplikasi. Malang: UB Press.

Muhadjir, N. (2006). Metode Penelitian. Cetakan kedua, Alfabeta, Bandung.

Nugrahani, F. (2014). Metode Penelitian Kualitatif dalam Penelitian Pendidikan Bahasa. Solo: Cakra Books.

Semiawan, C. R. (2010). Metode Penelitian Kualitatif Jenis, Karakteristik dan Keunggulannya. Jakarta: Grasindo.

Situmorang, S. H. (2010). Analisis Data untuk Riset Manajemen dan Bisnis.

Medan: USU Press.

Subadi, T. (2006). Penelitian Kualitatif. Surakarta: University Press.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D.

Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta Suwendra, I. W. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif dalam Ilmu Sosial,

Pendidikan, Kebudayaan dan Keagamaan. Bandung: NilaCakra.

Yusuf, A. M. (2014). Kuantitatif, Kualitatif, & Penelitian Gabungan. Jakarta:

Kencana.

Yunus, Hadi Sabari. (2010). Metodologi Penelitian Wilayah Kontemporer.

Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

(48)

PENGANTAR PENELITIAN PENDIDIKAN

BAB 12 : PENGUMPULAN DATA PENELITIAN KUANTITATIF

Ns. Yuanita Panma, M.Kep, Sp.Kep.M.B Akademi Keperawatan Pasar Rebo

(49)

202 | Pengantar Penelitian Pendidikan

PENGUMPULAN DATA PENELITIAN KUANTITATIF

PENDAHULUAN

Kegiatan penelitian tidak terlepas dari keberadaan data sebagai bahan baku informasi mengenai obyek penelitian. Data adalah sejumlah fakta yang dikumpulkan peneliti untuk menjawab pertanyaan penelitian.

Metode pengumpulan data berhubungan erat dengan sumber data dan jenis penelitian yang dipilih. Metode pengumpulan data dapat dibedakan menjadi pengumpulan data kuantitatif dan kualitatif. Setiap metode penelitian menggunakan alat ukur (instrumen) yang perlu dikembangkan.

Bab ini membahas mengenai pengertian data, karakteristik, jenis data, alat ukur, dan cara mengembangkan alat ukur.

RINCIAN PEMBAHASAN MATERI A. PENGERTIAN DATA

Data adalah bentuk jamak dari datum. Data adalah himpunan angka yang merupakan nilai dari unit sampel kita, sebagai hasil mengamati dan mengukurnya (Hastono & Sabri, 2011). Dalam sebuah penelitian, data merupakan kumpulan fakta empiris yang digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian. Data berarti pengamatan atau bukti. Data adalah hal-hal yang kita pikirkan. Penelitian pendidikan membutuhkan data dari beberapa alat penelitian standar atau instrumen yang dirancang sendiri.

Data dapat bersifat kualitatif dan kuantitatif. Proses pengukuran digunakan untuk mengukur suatu variabel. Data dikumpulkan baik sebagai variabel juga sebagai atribut, dalam hal frekuensi dan juga skor. Hal ini

BAB 12

(50)

230 | Pengantar Penelitian Pendidikan

C. Observasi D. Dokumentasi

7. Dalam sebuah wawancara dengan responden, terdapat pertanyaan sebagai berikut: Bagaimana sarana dan prasarana yang disediakan oleh sekolah?

Pertanyaan tersebut termasuk jenis wawancara…

A. Terstruktur B. Tidak terstruktur C. Partisipan D. Non-partisipan

DAFTAR PUSTAKA

Brink, H. (2009) . Fundamentals of research methodology for health care profesionals. 2

nd

edition. Cape Town: JUTA and company ltd.

Hastono, S. P., & Sabri, L. (2011). Statistik Kesehatan. Rajawali Press.

Masturoh, I., & Anggita, N. *2018). Metodologi penelitian kesehatan.

Jakarta: Pusat Pendidikan Sumber Daya Kesehatan.

Pandey, P., & Pandey, M.M. (2015). Research methodology: tools and techniques. Romania: Bridge Center.

Singh, Y.K. (2006). Fundamental of research methodology and statistics.

New Delhi: New Age International Publishers.

Siyoto, S., & Sodik, A. (2015). Dasar Metodologi Penelitian. Yogyakarta:

Literasi Media Publishing.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.

Bandung: Alfabeta.

Kumar, R. (2011). Research methodology: a step-by-step guide for

beginners. 3

rd

edition. Singapore: SAGE Publication ltd.

(51)

PENGANTAR PENELITIAN PENDIDIKAN

BAB 13 : ANALISIS DATA KUANTITATIF

Ns. Hertuida Clara, M.Kep., Sp.Kep.M.B Akademi Keperawatan Pasar Rebo

(52)

232 | Pengantar Penelitian Pendidikan

ANALISIS DATA KUANTITATIF

A. PENDAHULUAN

Penelitian penting untuk profesi apa pun, bahkan, sering disebut sebagai 'ciri khas' atau 'landasan' pengembangan suatu profesi. Setiap profesional membutuhkan pengetahuan yang menjadi dasar praktiknya, dan suatu pengetahuan ilmiah yang memberikan dasar yang sangat kuat.

Christiansen (1981, dalam Brink, 2009) memperingatkan bahwa kegagalan profesional perawatan kesehatan untuk memenuhi tantangan penelitian dapat menyebabkan kematian suatu disiplin atau profesi. Ketakutan ini telah diungkapkan oleh banyak ilmuwan dan contohnya organisasi perawatan kesehatan. Kita harus menerima penelitian sebagai bagian integral dari praktik perawatan kesehatan, pendidikan dan manajemen, dan bahwa pikiran meneliti harus ditanamkan kepada profesional perawatan kesehatan dari sejak awal mereka dididik sehingga para profesional harus sadar dan memahami tentang aplikasi penelitian dalam praktik (Brink, 2009).

Sering kali seseorang melakukan penelitian karena ada motivasi yang mendasarinya atau mendorongnya. Apa yang membuat orang melakukan penelitian? Ini adalah pertanyaan yang sangat penting. Kemungkinan motif untuk melakukan penelitian dapat berupa salah satu atau lebih dari berikut ini: 1). keinginan untuk mendapatkan gelar penelitian beserta manfaat konsekuensinya; 2). keinginan untuk menghadapi tantangan dalam memecahkan masalah yang belum terpecahkan; 3). keinginan untuk mendapatkan kesenangan intelektual dalam melakukan beberapa pekerjaan kreatif; 4). keinginan untuk melayani masyarakat; 5). keinginan untuk mendapatkan kehormatan. Namun, ini bukan daftar lengkap faktor

BAB 13

(53)

Analisis Data Kuantitatif 13 | 249

DAFTAR PUSTAKA

Brink, H. (2009). Fundamentals Of Research Methodology For Health Care Professionals (D. Ristic (ed.); 2nd ed.). JUTA and company LTD.

Hastono, S. P. (2007). DATA. Fakultas Kesehatan Masyarakat UI.

Heryana, A. (2019). Buku Ajar Metodologi Penelitian pada Kesehatan Masyarakat (2nd ed.).

Jain, S. (2019). Research Methodology In Arts, Science and Humanities.

Society Publishing. www.societypublishing.com

Kothari, C. . (2004). Research Methodology : Methods and techniques (2nd ed.). New Age International (P) Limited, Publishers.

Kumar, R. (2011). Research Methodology : a step-by-step guide for beginners (3rd ed.). SAGE Publications Ltd.

www.sagepublications.com

Masturoh, I., & Anggita T, N. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan.

PPSDM Kesehatan, Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan.

Singh, Y. K. (2006). Fundamental of research Methodology and Statistics.

New Age International (P) Ltd., Publishers.

www.newagepublishers.com

Supino, P. G., & Borer, J. S. (2012). principles of Research M etodology : A Guide for Clinical Investigators. Springer.

https://doi.org/10.1007/978-1-4614-3360-6

Syahrum, & Salim. (2012). Metodologi Penelitian Kuantitatif (R. Ananda

(ed.)). Citapustaka Media.

(54)

PENGANTAR PENELITIAN PENDIDIKAN

BAB 14 : RAGAM APLIKASI PENDUKUNG PENELITIAN

Dr. Irwanto., S.Pd.T., M.Pd.

Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

(55)

252 | Pengantar Penelitian Pendidikan

RAGAM APLIKASI PENDUKUNG PENELITIAN

A. PENDAHULUAN

Proses analisis data memerlukan suatu alat analisis yang dikenal dengan Statistika. Ilmu statistika adalah ilmu yang mempelajari tentang data, mulai dari pengumpulan, penyajian, analisis, interpretasi sampai penarikan kesimpulan dari data. Namun seiring dengan kemajuan yang pesat dalam bidang teknologi saat ini, muncul berbagai program komputer yang dirancang khusus untuk membantu pengolahan data statistik secara tepat, cepat dan praktis. Pengolahan data statistik menjadi jauh lebih mudah dan menyenangkan tanpa mengurangi ketepatan hasil outputnya.

Namun banyak orang, yang masih enggan untuk belajar sendiri ataupun melakukan teknik pemrosesan namun tidak mampu memahami proses dan menginterpretasikan outputnya dengan baik.

Dalam proses analisis data memerlukan suatu alat analisis yang dikenal dengan Statistika. Ilmu statistika adalah ilmu yang mempelajari tentang data, mulai dari pengumpulan, penyajian, analisis, interpretasi sampai penarikan kesimpulan dari data. Namun sebagian besar orang beranggapan bahwa statistik adalah ilmu yang sulit, penuh dengan rumus- rumus rumit yang memerlukan ketelitian dan kecermatan dalam perhitungannya. Namun seiring dengan kemajuan yang pesat dalam bidang teknologi, muncul berbagai program komputer yang dirancang khusus untuk membantu pengolahan data statistik. Pengolahan data statistik menjadi jauh lebih mudah dan menyenangkan tanpa mengurangi ketepatan hasil outputnya. Program seperti SPSS, Minitab, R, AMOS, SAS,

BAB 14

(56)

268 | Pengantar Penelitian Pendidikan

DAFTAR PUSTAKA

Agus Tri Basuki. 2014. Penggunaan SPSS Dalam Statistik. Penerbit: Danisa Media Banyumeneng, V/15 Banyuraden, Gamping, Sleman.

Foreman W.S [n.d ] ATLAS.ti 5.0 Introduction PhC Office for Nursing Research School of Nursing University of Washington.

Friese ,S., dan Ringmayr, T.G .2011. ATLAS.ti 6 User Guide and Reference ATLAS.ti Scientific Software Development GmbH, Berlin. Version:

339.20111116.

Fritz,K .2008. Atlas.ti Basic Training Qualitative Research QR II, 2006/2007 John Hopkins Bloomberg School of Public Health.

Ghozali, I. & Fuad. 2008. Structural Equation Modeling: Teori, Konsep, dan Aplikasi Dengan Program Lisrel 8.80 (2

th

ed.). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hox, J.J & Bechger, T.M. 1998. An Introduction to Structural Equation Modeling. Family Science Review,11: 354-373. Tersedia di http://hox_98_an+introduction+to+structural+equation.pdf

[diakses 19-03-2015].

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2014. Modul Pembelajaran SPSS (Statistical Package for the Social Sciences). Pusat Data dan Statistik Pendidikan. Republik Indonesia.

Latan, H. 2013. Structural Equation Modeling: Konsep dan Aplikasi Menggunakan Program Lisrel 8.80. Bandung: Penerbit Alfabeta.

Maylita Hasyim & Tomi Listiawan. 2014. PENERAPAN APLIKASI IBM SPSS UNTUK ANALISIS DATA BAGI PENGAJAR PONDOK HIDAYATUL MUBTADI'IN NGUNUT TULUNGAGUNG DEMI MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DAN KREATIVITAS KARYA ILMIAH GURU PROFIL PENULIS. J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Volume 2, Nomor 1, Juli 2014: 28-35.

Muhr, T. 1997. ATLAS.ti Visual Qualitative Data Analysis management

Model Building in Education Research and Business – User’s Manual

and Reference 1st Edition – 11/97. Belrlin (New version 4.1 Designed

for Windows 95 and Windows NT).

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang manajemen laktasi terhadap keterampilan ibu bekerja dalam praktik menyusui bayi usia 0-6

Pendidikan kesehatan kepada keluarga dilakukan secara terprogram dan komprehensif sehingga keluarga diharapkan berperan serta secara aktif dalam perawatan pasien,

Hasil penelitian ini sebanding dengan hasil penelitian (Ibnu, 2013) yang meneliti tentang Pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang Perawatan Kaki Diabetik Non Ulkus Terhadap

Pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan pada dasarnya merupakan bagian integral dari sistem pendidikan secara keseluruhan, bertujuan untuk mengembangkan aspek

Bagian Logistik menerima Kartu Tanda Penduduk , Surat Keterangan Kesehatan, Formulir Surat Permintaan Asuransi Jiwa, Bukti Pembayaran Premi Pertama , Slip Setoran ,

Pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan pada dasarnya merupakan bagian integral dari sistem pendidikan secara keseluruhan, bertujuan untuk mengembangkan aspek

Halima Sathila Palestin (2006) meneliti Analis struktur Kepemilikan, Praktik Corporate Governance dan Kompensasi Bonus terhadap Manajemen Laba dengan variabel Struktur

Perpustakaan Sekolah Dasar adalah suatu unit kerja yang berada pada Lembaga Pendidikan Sekolah Dasar, yang merupakan bagian integral dari sekolah, dan merupakan