• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Pemilihan Bidang dan Objek Kerja Praktek (KP)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Pemilihan Bidang dan Objek Kerja Praktek (KP)"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

1 BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Pemilihan Bidang dan Objek Kerja Praktek (KP)

Didalam perkembangan teknologi yang semakin maju, pelaku bisnis sangat diuntungkan dengan kondisi mudahnya untuk melakukan kegiatan promosi dengan berbagai media promosi atau media sosial yang ada saa t ini bisa dimanfaatkan untuk melakukan berbagai kegiatan promosi. Namun disisi lain media promosi konvensional masih tetap diperlukan untuk meningkatkan penjualan produk perusahaan. Dan perkembangan tersebut menyebabkan timbulnya persaingan yang semakin ketat pada dunia usaha. Hal ini merupakan suatu tantangan bagi perusahaan khususnya bidang pemasaran produk. Pemasaran merupakan kunci utama dari berkembang atau tidaknya suatu produk.

Banyak perusahaan consumer goods yang berkembang di Negara kita ini, maka persaingan perusahaan consumer goods sangat ketat. Persaingan dalam hal variasi produk, harga dan cara memasarkan adalah hal yang sangat diperhatikan perusahaan.

Salah satu perusahaan consumer goods besar di Indonesia yang melakukan penjualan produk susu adalah nestle dengan salah satu produknya adalah susu dancow. Produk susu dancow mempunyai banyak varian produk susu, mulai dari susu formula dariusia 0 bulan sampai usia lanjut. Dengan ketatnya persaingan dalam penjualan produk susu, maka diperlukan strategi pemasaran dengan mengadakan kegiatan promosi yang dapat

(2)

2

menarik minat konsumen. Dengan dilakukan kegiatan promosi maka konsumen akan tertarik untuk membeli atau meningkatkan pembelian produk.

Di kota semarang, banyak terdapat retail atau minimarket yang menjual produk susu. Dengan semakin banyaknya varian produk atau merek susu yang tersedia, maka persaingan dalam melakukan penjualan produk susu sangat ketat. Kegiatan promosi perlu dilakukan untuk meningkatkan penjualan produk susu. Team Marketing Nestle khususnya susu Dancow yang bertugas di minimarket dan retail harus selalu siap melakukan kegiatan promosi untuk meningkatkan penjualan susu Dancow. Team Marketing Dancow harus selalu bisa melihat kondisi pasar dan pesaing produk susu Dancow. Terkadang konsumen baru tidak memperhatikan kualitas produk akan tetapi hanya melihat kegiatan promosi yang dilakukan suatu produk sehingga konsumen tersebut memutuskan untuk membeli produk tersebut. Peluang inilah yang harus diambil untuk melakukan kegiatan promosi.

Dengan kondisi demikian, sangatlah tepat apabila kegiatan promosi dilakukan untuk menarik minat konsumen agar membeli dan meningkatkan pembelian produk susu Dancow. Tujuan dari promosi adalah switching (menarik minat konsumen yang awalnya akan membeli produk competitor agar beralih dengan membeli produk Dancow) dan achievement (meningkatkan penjualan produk susu Dancow).

Untuk dapat meningkatkan prestasi dalam bidang pemasaran, maka perusahaan merumuskan strategi pemasaran yang tepat dengan memahami perilaku

(3)

3

konsumen/pelanggan. Dengan memahami perilaku konsumen atau pelanggan, maka kita bisa menentukan strategi/kegiatan promosi yang akan dilakukan. Dengan tumbuhnya loyalitas pada diri pelanggan, maka pelanggan akan melakukan pembelian berulang-ulang serta menambah jumlah pembelian mereka. Jadi, kebutuhan dan keinginan pelanggan merupakan syarat bagi kelangsungan hidup dan perkembangan perusahaan.

Kegiatan promosi sebenarnya sudah ada akan tetapi ada beberapa kegiatan promosi yang tidak dilaksanakan atau tidak berjalan dengan baik sehingga konsumen kurang berminat kembali atau daya saing minimarket sangat ketat sehingga konsumen beralih ke merk yang lain. Kegiatan promosi yang ada dilakukan oleh Nestle pada minimarket dan retail adalah pemberian hadiah langsung, potongan harga dan bundling produk. Hadiah langung diberikan pada setiap pembelian produk Dancow biasanya berupa lunch box, travel back, back pack, t-shirt. Potongan harga/discount biasanya dilakukan dalam jangka waktu tertentu dan tidak continue karena hal ini biasanya hanya untuk menarik konsumen melakukan pembelian ulang produk Dancow.

Bundling produk adalah pembelian produk susu Dancow dengan hadiah bundling produk Nestle. Kesemuanya diberikan dengan syarat dan ketentuan yang diberlakukan atas kesepakatan PT.Nestle dengan minimarket dan retail.

Dari uraian latar belakang tersebut, maka laporan kerja praktek diberikan judul : “KEGIATAN BAURAN PROMOSI PRODUK SUSU DANCOW PT NESTLE CABANG SEMARANG”.

(4)

4 1.2 Tujuan KP

Berdasarkan pengambilan judul, latar belakang dan permasalahan yang telah dirumuskan sebelumnya, maka tujuan dari penelitian ini adalah :

a. Tujuan Umum

Untuk mengetahui secara umum bauran promosi produk susu Dancow pada minimarket ddan retail.

b. Tujuan Khusus

Tujuan Khusus yang ingin dicapai adalah sebagai berikut :

1. Untuk mengetahui bauran promosi produk susu Dancow meliputi : penjualan pribadi (personal selling), promosi penjualan, periklanan (advertising), hubungan masyarakat/publisitas, penjualan langsung (direct selling).

2. Untuk mengetahui kendala-kendala yang terjadi pada perusahaan Nestle dalam melakukan kegiatan promosi produk susu Dancow 3. Untuk mengetahui solusi yang dilakukan perusahaan Nestle dalam

menghadapi masalah produk susu Dancow.

1.3 Manfaat Kerja Praktek dalam peningkatan keterampilan

Manfaat yang diperoleh dari kegiatan Kuliah Kerja Praktek dalam peningkatan keterampilan adalah sebagai berikut :

1. Bagi perusahaan

(5)

5

Manfaat pelaksanaan Kuliah Kerja Praktek ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran bagi perusahaan dalam rangka pencapaian tujuan dalam peningkatan penjualan dalam melakukan kegiatan promosi yang tepat efektif dan seefisien mungkin.

2. Bagi penulis

Mendapatkan pengetahuan dan wawasan terutama mengenai program promosi, serta merupakan latihan bagi penulis guna menerapkan ilmu yang telah di dapat dibangku kuliah,serta memberikan gambaran yang nyata tentang kegiatan perusahaan. Sumbangan pemikiran, ide, kreatifitas penulis bagi PT. Nestle Indonesia tentang pemasaran terutama promosi.

3. Bagi Akademik atau Lembaga

Sebagai sumber bacaan yang dapat menambah ilmu pengetahuan bagi para pembaca.

(6)

1

BAB III

METODE PENULISAN LAPORAN KERJA PRAKTEK

3.1 Jenis Data

Jenis data yang digunakan dalam penyusunan karya ilmiah ini adalah data primer dan data sekunder.

1. Menurut Umar (2003) data primer merupakan data yang diperoleh langsung di lapangan oleh peneliti sebagai obyek penulisan. Metode wawancara mendalam atau in-depth interview dipergunakan untuk memperoleh data dengan metode wawancara dengan narasumber yang akan diwawancarai.

2. Menurut Sugiyono (2005) data sekunder adalah data yang tidak langsung memberikan data kepada peneliti, misalnya peneliti harus melalui orang lain atau mencari melalui dokumen. Data ini diperoleh dengan menggunakan studi literatur yang dilakukan terhadap banyak buku dan diperoleh berdasarkan catatan-catatan yang berhubungan dengan peneliti, selain itu peneliti mempergunakan data yang diperoleh dari internet.

3.2 Sumber Data

Cara mendapatkan data-data tersebut diperoleh data yang berdasarkan sumbernya berasal dari data internal yaitu data yang menggambarkan situasi dan kondisi pada suatu organisasi secara internal.

1.

Wawancara

(7)

2

Wawancara dengan karyawan, terutama karyawan bagian promosi dan manajer HRD. Bukti hasil wawancara bisa berupa rekaman.

2.

Dokumen Perusahaan

Memuat garis besar atau kategori dokumen yang dicari datanya dan dokumen perusahaan didapat dengan cara check list.

3. Kuesioner (Angket)

Kuesioner yang diberikan kepada karyawan minimarket dan retail khususnya pramuniaga susu formula untuk diisi sesuai dengan pilihan jawaban yang telah disediakan.

3.3 Metode Pengumpulan Data

Dalam menyusun Laporan Kuliah Kerja Praktek ini menggunakan beberapa metode. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah :

a. Metode Wawancara

Metode ini dilakukan penulis melalui wawancara kepada pihak yang kompeten untuk memperoleh data yang dibutuhkan dalam penyusunan Laporan Kerja Praktek. Menurut Esterberg (dalam Sugiyono,2011) wawancara adalah pertemuan dua orang untuk bertukar informasi dan ide melalui Tanya jawab, sehingga dapat dikonstruksikan makna dalam suatu topik tertentu.

b. Metode Observasi

(8)

3

Menurut Marzuki (2000) metode observasi adalah : “suatu cara pengumpulan data dengan cara melakukan pengamatan dan pencatatan secara sistematis terhadap gejala permasalahan yang timbul”. Teknik ini digunakan bila penelitian ditujukan untuk mempelajari perilaku manusia, proses kerja, gejala-gejala alam dilakukan pada responden yang tidak terlalu besar.

Observasi dalam Kuliah Kerja Praktek ini dilaksanakan untuk mengetahui tingkat konsumsi atau daya beli pelanggan berbelanja di minimarket/retail di Semarang dengan kegiatan promosi. Dalam observasi ini saya secara langsung terlibat dalam kegiatan sehari-hari dengan melihat situasi orang yang berbelanja di minimarket dan retail , penelitian ini dilakukan dengan cara prospek atau tidak pelanggan yang akan ditawarkan produk susu Dancow di minimarket/retail tersebut dengan melihat karakteristik pelanggan dalam berbelanja, jika setelah dipromosikan pelanggan membeli produk susu Dancow dan pelanggan kembali lagi dengan membeli produk yang sama.

c. Studi Pustaka

Studi pustaka merupakan cara pengumpulan data dengan mempelajari teori-teori dan literatur tentang hal-hal yang berhubungan dengan masalah dalam penelitian.

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian dilakukan secara langsung melihat situasi, mengumpulkan seluruh data yang ada dilapangan baik berupa informasi yang diperoleh dari wawancara dengan

Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan diatas, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Hubungan retail mix dengan preferensi konsumen pada tempat

Wawancara adalah suatu metode pengumpulan data dengan mengajukan pertanyaan secara langsung kepada narasumber dari pihak perusahaan yang terlibat dalam pengurusan

Metode Observasi merupakan metode dengan cara melakukan pengamatan langsung atau terjun langsung ke lapangan untuk melihat langsung bagaimana sistem yang berjalan

Masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan Pegunungan Cycloops secara langsung menggunakan dan memanfaatkan Tumbuhan Sowang untuk kehidupannya sehari-hari,

Berangkat dari hal kurangnya pengenalan kain endek sebagai kain tradisional lokal yang dapat digunakan dalam pakain sehari hari, menarik perhatian penulis untuk melihat

Tenaga kerja atau sumber daya manusia juga sangat kompleks dalam arti meliputi proses rekrutmen, seleksi, dan penempatan karyawan yang sesuai dengan prosedur yang

tempat rutinitas sehari-hari kampus,kantor,dll, menambah pendapatan Kabupaten Bandung yang bersumber dari sektor ekonomi karena adanya retail/pertokoan sebagai fasilitas tambahan pada