• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB. I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB. I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang"

Copied!
39
0
0

Teks penuh

(1)

BAB. I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Dalam rangka pelaksanaan proses dan mekanisme perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Kutai Timur, sebagaimana diatur dalam permendagri Nomor 54 Tahun 2010 tentang pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah serta Sistem perencanaan pembangunan yang berlaku saat ini di Indonesia mengacu pada Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) dan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah. Sebagai tindak lanjut hal tersebut secara substansi mengamanatkan penyusunan RENJA untuk periode Tahunan dan juga sebagai dasar penyusunan Rencana Kerja Anggaran OPD Kecamatan Sangatta Selatan.

Sebagai Dokumen Rencana tahunan OPD, Renja Kecamatan Sangatta Selatan memiliki arti yang strategis dalam mendukung penyelenggaraan program pembangunan tahunan pemerintah daerah mengingat beberapa hal sebagai berikut :

1. Renja OPD merupakan dokumen yang secara substansial penerjemahan dari Visi, Misi dan Program OPD Kecamatan Sangatta Selatan yang ditetapkan dalam RENSTRA.

2. Renja merupakan acuan OPD untuk merencanakan program kegiatan di sesuaikan dengan perencanaan program kegiatan yang akan dilaksanakan dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) tahun 2020.

3. Renja merupakan salah satu instrument untuk evaluasi pelaksanaan program/kegiatan instansi untuk mengetahui sejauh mana capaian kinerja yang tercantum dalam Rencana Kerja Tahunan Kecamatan Sangatta Selatan.

(2)

Pelaksanaan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah harus memperhatikan antara lain prinsip-prinsip sebagai berikut:

1. Harus ada komitmen dari pimpinan dan seluruh staf instansi pemerintah daerah yang bersangkutan;

2. Harus merupakan suatu sistem yang dapat menjamin penggunaan sumber daya secara konsisten dengan peraturan perundang- undangan dan kebijaksanaan yang berlaku;

3. Harus dapat menunjukkan tingkat pencapaian tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan;

4. Harus berorientasi pada pencapaian visi dan misi, serta hasil dan manfaat yang diperoleh;

5. Harus jujur, obyektif, transparan dan inovatif sebagai katalisator perubahan manajemen instansi pemerintah daerah dalam bentuk pemutakhiran metode dan teknik pengukuran kinerja dan penyusunan laporan akuntabilitas.

Kecamatan Sangatta Selatan adalah bagian dari wilayah Kabupaten Kutai Timur dan mempunyai letak strategis, yang merupakan pintu gerbang menuju ibukota Kabupaten. Terbagi dalam 1 Kelurahan, 3 Desa dan 1 Desa yang dimekarkan. Mempunyai luas wilayah ± 14.716 Ha yang berbatasan :

- Sebelah Utara : Kecamatan Sangatta Utara - Sebelah Timur : Selat Makasar

- Sebelah Barat : Taman Nasional Kutai & Kutai Kartanegara - Sebelah Selatan : Kecamatan Teluk Pandan

Rencana kerja OPD Kecamatan Sangatta Selatan Tahun 2021, merupakan rencana Pembangunan Tahunan yang pada dasarnya disusun untuk mewujudkan visi pembangunan Kecamatan Sangatta Selatan yaitu “Peningkatan Pelayanan Menuju Kemandirian Masyarakat” .

(3)

Dalam proses pencapaian visi tersebut, penyusunan Renja OPD berdasarkan Misi Pembangunan Kecamatan Sangatta Selatan yaitu :

1. Peningkatan SDM dan Aparatur Desa, meningkatkan kualitas SDM dan Aparatur Desa di harapkan mampu mengelola potensi Desa serta secara optimal memenuhi tuntutan kebutuhan dan kemajuan Pembangunan Desa serta mampu menempatkan manusia sebagai titik sentral Pembangunan.

Sehingga masyarakat bukan sebagai objek Pembangunan tetapi juga sebagai subjek yang mampu berperan aktif dalam semua proses kegiatan pembangunan ;

2. Peningkatan Agrobisnis dan Agroindustri. Meningkatkan usaha yang beroreantasi pada provit atau keuntunagn dengan berbasis pada sektor pertanian dan untuk menciptakan pekerjaan baru, menyerap tenaga kerja local demi terwujudnya Kecamatan Sangatta Selatan yang maju dan sejahtera ;

3. Peningkatan kelestarian lingkungan dan keamanan, Meningkatkan pemanfaatan sumberdaya alam yang berwawasan lingkungan dan meningkatkan sistem keamanan swakarsa dalam upaya terciptanya rasa aman di msyarakat ;

4. Peningkatan pelayanan administrasi kependudukan, meningkatkan tertib administrasi kependudukan serta mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dengan sistem jemput bola untuk mewujudkan pelayanan prima pada masyarakat ;

5. Peningkatan kwalitas pelayanan publik, meningkatkan kemampuan sumber daya aparatur dalam pelaksanaan pelayanan yang cepat dan tetap akuntabel;

Dalam rangka meningkatkan daya guna dan hasil guna penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan serta pembinaan dan pelayanan kepada masyarakat, maka Bupati Kutai Timur melimpahkan beberapa tugasnya kepada Camat Sangatta Selatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pengaturan tentang Kecamatan di wilayah Kabupaten Kutai Timur telah diatur melalui Peraturan Daerah Kabupaten Kutai Timur Nomor 4 tahun

(4)

2009 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kecamatan dan Kelurahan Kabupaten Kutai Timur yang ditegaskan kembali dengan Peraturan Bupati Kutai Timur Nomor 47 Tahun 2010 tentang Tugas Pokok dan Fungsi (TUPOKSI) dan Uraian Tugas Pejabat Struktural dilingkungan Kecamatan dan Kelurahan Kabupaten Kutai Timur. Adapun tugas pokok dan fungsi Pemerintah Kecamatan Sangatta Selatan adalah sebagai berikut :

1. Menyelenggarakan tugas umum pemerintahan dan sebagian urusan otonomi daerah yang dilimpahkan oleh Bupati dalam Wilayah Kecamatan;

2. Pengkoordinasian kegiatan pemberdayaan masyarakat, upaya penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum;

3. Penerapan dan penegakan peraturan perundang-undangan 4. Pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum;

5. Penyelenggaraan pemerintahan Desa dan/atau tingkat Kelurahan

6. Pelaksanaan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugasnya dan/atau yang belum dapat dilaksanakan oleh pemerintahan desa dan/atau kelurahan;

7. Pelaksanaan kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Bupati untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah yang meliputi aspek perizinan, rekomendasi, koordinasi, pembinaan, pengawasan, fasilitasi, penetapan, penyelenggaraan, dan kewenangan lain yang dilimpahkan.

B. LANDASAN HUKUM

1. Undang-Undang Nomor 47 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Nunukan, Kabupaten Malinau, Kabupaten Nunukan, Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Kutai Timur dan Kota Bontang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 175 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3896), sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2000 tentang Perubahan atas Undang- Undang Nomor 47 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Nunukan, Kabupaten Malinau, Kabupaten Nunukan, Kabupaten KutaiBarat, Kabupaten Kutai Timur dan Kota Bontang (Lembaran Negara

(5)

Republik Indonesia Nomor 3962)Undang – undang No. 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.

2. Undang – undang Nomor 17 Tahun 2003 Tentang Keuangan Negara ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 No. 47 , Tambahan Lembaran Negara Republik Inonesian No. 4286).

3. Undang – Undang Nomor 25 tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2004 nomr 104, tambahan lembaran Negara Republik Indonesia nomor 4421) 4. Undang Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintahan Daerah

( lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2004 nomor 125, tambahan lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan undang-undang nomor 12 tahun 2008 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 32 tahun 2004 Tentang Pemeritahan Daerah (lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2008 nomor 59, tambahan lembaran Negara Republik Indonesia nomor 4844)

5. Undang-undang Nomor 33 tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah (lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2004 nomor 126, tambahan lembaran Negara Republik Indonesia nomor 4438

6. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);

7. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

8. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 8 Tahun 2008 tentang Tahapan tata cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah ( Lembaran Negara Republik Indnesia

(6)

Tahun 2008 No 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817

9. Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 114, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5887);

10. Peraturan Menteri Dalam Negeri No 54 Tahun 2010 Tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tata cara Penyusunan Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah.

11. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 80 Tahun 2015 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah;

12. Peraturan Daerah nomor 11 tahun 2005 tentang Pemekaran Wilayah Kecamatan Teluk Pandan, Rantau Pulung, Sangatta Selatan, Long Masangat dan Karangan.

13. Peraturan Daerah Kabupaten Kutai Timur Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah;

C. Maksud dan Tujuan Penyusunan 1. Maksud Penyusunan

Maksud penyusunan RENJA OPD Kecamatan Sangatta Selatan Tahun 2021 adalah sebagai dokumen perencanaan dan penganggaran untuk periode satu tahun anggaran Kecamatan Sangatta Selatan yang dipakai sebagai pedoman membangun daerah yang dilakukan oleh lembaga pemerintah untuk periode pembangunan tahun 2021.

Berkaitan dengan era pembangunan, dimaksudkan juga agar penyusunan ini dapat mengantisipasi secara dini dalam mempersiapkan pemerintahan yang baik, berwibawa dan bertanggungjawab. RENJA OPD Kecamatan Sangatta Selatan diperlukan untuk beberapa alasan

(7)

1. Merencanakan dan melakukan perubahan strategis;

2. Mengelola keberhasilan;

3. Orientasi pada masa depan;

4. Adaptasi;

5. Pelayanan prima (service excellence);

6. Meningkatkan komunikasi.

Secara lebih eksplisit maksud penyusunan RENJA OPD Kecamatan Sangatta Selatan Tahun 2021 adalah :

1. Sebagai dokumen perencanaan jangka pendek Kecamatan Sangatta Selatan selama 5 (lima) tahunan yang selaras dengan RENSTRA Kecamatan Sangatta Selatan Tahun 2016–2021.

2. Sebagai arahan dan pedoman penyusunan program dan kegiatan 1 (satu) tahun dalam bentuk RENJA OPD Tahun 2021 yang memuat arah kebijakan di Kecamatan Sangatta Selatan

2. Tujuan Penyusunan

Tujuan penyusunan RENJA OPD Kecamatan Sangatta Selatan tahun 2021 adalah untuk menserasikan antara Renja dan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara dan untuk mewujudkan visi dan misi Kecamatan Sangatta Selatan dengan melakukan intervensi strategis bagi pelaksanaan pembangunan, melalui upaya pengembangan terintegrasi–terkoordinasi bidang-bidang yang strategik

Secara lebih eksplisit tujuan penyusunan RENJA OPD Kecamatan Sangatta Selatan Tahun 2021 adalah :

1. Mensinkronkan program dan kegiatan Kecamatan Sangatta Selatan Tahun 2020 dengan target dan sasaran pembangunan

2. Mewujudkan efisiensi dan efektivitas dalam perencanaan alokasi sumber daya serta produktivitas dalam peningkatan kinerja Kecamatan Sangatta Selatan

(8)

3. Menciptakan kepastian dan sinergitas perencanaan program kegiatan dalam keterpaduan sumber dana, sumber daya serta sumber daya manusia

4. Memuat acuan perencanaan yang memuat Visi, Misi, Tujuan, Strategi, Kebijakan, Program dan kegiatan pembangunan sesuai Tufoksi Kecamatan Sangatta Selatan

(9)

D. Struktur Organisasi

Struktur Organisasi Kantor Camat Sangatta Selatan

Kedudukan, Tugas Pokok dan Fungsi Kecamatan

Pengaturan tentang Kecamatan di wilayah Kabupaten Kutai Timur telah diatur melalui Peraturan Daerah Kabupaten Kutai Timur Nomor 29 tahun 2016 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kecamatan dan Kelurahan Kabupaten Kutai Timur.

Kecamatan dipimpin oleh seorang Camat yang dalam melaksanakan tugasnya berada dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.

Camat Hj.Hasdiah,SE.M.Si

Pembina IV/a NIP.19741221 200112 2 002

Kasi Pemerintahan Darniati, S.Sos.M.Si

NIP.19760825 201001 2 002

Kasi Trantib & LH Faisal, SE

NIP.19770909 200604 1 012

Kasi KesSos Rusmiati, SE

NIP.1919750902 200701 2 010

Kasi Pely. Publik Askar U.M Dzikier,SS.MM

NIP.19701229 200112 1 006

Sekcam Abd. Azis H.Tappa,SH.M.Si

Pembina IV/a NIP.19680522 199003 1 004

Kasubag. Umum &

kepegawaian Bernadus Parembang, SP NIP.19730810 200801 1 015

Kasubag.

Prgram dan Keuangan Mujiono.S.sos NIP.19790210 200701 1 006

Kasi PMD Tristiningsih, S.STP

NIP.1919831028 200112 2 001

(10)

Camat

sebagai Pemimpin Kecamatan memiliki Tugas Pokok: Menyelenggarakan tugas umum pemerintahan dan sebagian urusan otonomi daerah yang dilimpahkan oleh Bupati dalam wilayah Kecamatan. Sedangkan Fungsi Camat diantaranya adalah:

Pengkoordinasian kegiatan pemberdayaan masyarakat, upaya penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum;

1. penyelenggaraan urusan pemerintahan umum;

1. pengkoordinasian penyelenggaraan kegiatan pemberdayaan masyarakat;

2. pengkoordinasian penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum serta kelestarian lingkungan hidup;

3. pengkoordinasian penerapan dan penegakan Peraturan Perundang-undangan;

4. pengkoordinasian pemeliharaan sarana prasarana fasilitas umum;

5. pengkoordinasian penyelenggaraan kegiatan pemerintahan yang dilakukan oleh perangkat daerah di tingkat kecamatan;

6. pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan kegiatan pemerintahan kelurahan;

7. pelaksanaan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugasnya;

8. pengkoordinasian penyelenggaraan penanggulangan bencana di wilayah kecamatan;

9. pengkoordinasian penyelenggaraan pelayanan di bidang administrasi pertanahan dan kependudukan di wilayah kecamatan;

10. pelaksanaan pelaporan hasil monitoring kegiatan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di wilayah kecamatan; dan

11. pelaksanaan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/ pimpinan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

12. melaksanakan kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Bupati untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah, yang ditetapkan dengan Peraturan Bupati.

(11)

Sebagai pelaksanaan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 114, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5887);

dan Peraturan Bupati Kabupaten Kutai Timur Nomor 29 Tahun 2016 Tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kecamatan dan Kelurahan Kabupaten Kutai Timur. Camat dalam menyelenggarakan tugas umum pemerintahan dan sebagaian urusan otonomi daerah yang dilimpahkan oleh Bupati dalam wilayah kecamatan dibantu oleh perangkat-perangkat, terdiri dari :

1. Sekretaris Camat

Sekretaris mempunyai tugas pokok membantu Camat dalam melaksanakan koordinasi pelaksanaan tugas bidang dan pelayanan teknis serta administrasi kepada seluruh satuan organisasi dalam lingkungan Kecamatan yang meliputi Subbag. Umum, Subbag. Program Dan Keuangan

Disamping tugas pokok, Sekretaris juga mempunyai fungsi diantaranya:

1. pengkoordinasian penyusunan dokumen Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;

2. pengkoordinasian penyusunan dan pelaksanaan Rencana Kerja Anggaran dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran;

3. pelaksanaan dan pembinaan ketata usahaan, ketatalaksanaan dan kearsipan;

4. pengelolaan urusan kehumasan,

keprotokolan, kepustakaan, pelaksanaan administrasi kantor dan pembinaan kepegawaian;

5. pengelolaan anggaran kecamatan dan penerimaan kecamatan;

6. pelaksanaan administrasi keuangan

dan pembayaran gaji pegawai;

7. pelaksanaan verifikasi Surat Pertanggungjawaban keuangan;

8. pengelolaan urusan rumah tangga dan perlengkapan;

(12)

9. pembinaan dan fasilitasi penyusunan Standar Pelayanan Publik;

10. pengkoordinasian pengelolaan, pengembangan sistem teknologi informasi;

11. pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas dan fungsi; dan

12. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh camat sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Dibawah Sekretaris terdapat dua Sub. Bagian terdiri dari:

1. Sub Bagian Umum

Subbag. Umum mempunyai tugas pokok mengelola tatausaha, mengelola surat menyurat dan kearsipan, inventaris, dan kekayaan, rumah tangga dan tugas umum lainnya.

Disamping tugas pokok, Subbag. Umum juga mempunyai fungsi diantaranya:

1. melaksanakan pelayanan administrasi umum dan ketatausahaan;

1. mengelola tertib administrasi perkantoran dan kearsipan;

2. melaksanakan tugas kehumasan dan keprotokolan;

3. melaksanakan urusan rumah tangga, keamanan kantor dan mempersiapkan sarana prasarana kantor;

4. menyusun rencana kebutuhan alat-alat kantor, barang inventaris kantor/

rumah tangga;

5. melaksanakan pelayanan administrasi perjalanan dinas;

6. melaksanakan pengadaan, pemeliharaan sarana, prasarana kantor dan pengelolaan inventarisasi barang;

7. menyelenggarakan administrasi kepegawaian;

8. menyeleggarakan pengelolaan pelaporan dan evaluasi kinerja pegawai;

9. menyusun bahan pembinaan kedisiplinan pegawai;

10. menyiapkan dan memproses usulan pendidikan dan pelatihan Pegawai;

11. mempersiapkan penyelenggaraan bimbingan teknis tertentu dalam rangka peningkatan kompetensi pegawai; dan

12. melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/ pimpinan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

(13)

2. Sub Bagian Program dan Keuangan

Subbag. Program dan Keuangan mempunyai tugas pokok mengkoordinasikan, menyusun dan melaksanakan pengelolaan, evaluasi dan pelaporan urusan keuangan serta perencanaan program kegiatan

Disamping tugas pokok, Subbag. Program dan Keuangan juga mempunyai fungsi diantaranya:

1. mengkoordinir penyusunan dokumen Sistem Akuntansi Kinerja Instansi Pemerintah, Rencana Strategis, Rencana Kerja, Rencana Kerja Tahunan, Penetapan kinerja dan Laporan Kinerja;

2. melaksanakan verifikasi internal usulan perencanaan program dan kegiatan;

3. melaksanakan supervisi, monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan seksi – seksi;

4. melaksanakan pengelolaan data dan dokumentasi pelaksanaan program dan kegiatan Kecamatan;

5. menyusun laporan pelaksanaan program dan kegiatan Kecamatan;

6. menyusun rencana usulan kebutuhan anggaran keuangan;

7. mengkoordinir penyusunan Rencana Kerja Anggaran/Dokumen Pelaksanaan Anggaran/Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran Kecamatan;

8. meneliti kelengkapan dan verifikasi Surat Permintaan Pembayaran;

9. melaksanakan sistem akuntansi pengelolaan keuangan kecamatan;

10. menyiapkan Surat Perintah Membayar;

11. melaksanakan verifikasi dan rekonsiliasi harian atas penerimaan retribusi

;

12. menyusun rekapitulasi penyerapan keuangan sebagai bahan evaluasi kinerja keuangan;

13. menyusun neraca Kecamatan;

14. mengoordinir dan meneliti anggaran perubahan Kecamatan;

15. menyusun laporan keuangan Kecamatan;

16. membuat pelaporan dan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dan fungsi; dan

(14)

17. melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/ pimpinan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

Dibawah Camat terdapat 5 (lima) Seksi, terdiri dari:

1. Seksi Tata Pemerintahan

Seksi Tata Pemerintahan mempunyai tugas pokok melakukan pengumpulan, penyiapan bahan dan pembinaan teknis kegiatan Seksi Tata Pemerintahan.

Disamping tugas pokok, Seksi Tata Pemerintahan juga mempunyai fungsi diantaranya:

1. menyusun program dan kegiatan di bidang pemerintahan;

1. menyelenggarakan pengelolaan administrasi pertanahan di wilayah kecamatan;

2. menyelenggarakan pengelolaan administrasi kependudukan di wilayah kecamatan;

3. memfasilitasi rapat penyelesaian permasalahan pertanahan di wilayah kecamatan;

4. melaksanakan pembinaan tertib administrasi pertanahan dan administrasi kependudukan kecamatan;

5. memfasilitasi pembinaan lembaga-lembaga kemasyarakatan di wilayah kecamatan;

6. melaksanakan pembinaan penyelenggaraan pemerintahan di Kelurahan;

7. menyusun dokumen monografi kecamatan;

8. memfasilitasi pelaksanaan kegiatan pemilihan umum (PEMILU) di wilayah kecamatan;

9. melaksanakan pemberian layanan rekomendasi izin penelitian di wilayah kecamatan; dan

10. melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/ pimpinan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

(15)

2. Seksi Ketentraman, Ketertiban dan Lingkungan Hidup

Seksi Trantib dan Lingkungan Hidup mempunyai tugas pokok melakukan pengumpulan, penyiapan bahan dan pembinaan teknis kegiatan seksi keamanan dan ketertiban umum.

Disamping tugas pokok, Seksi Keamanan dan Ketertiban Umum juga mempunyai fungsi diantaranya:

1. menyusun program dan kegiatan dibidang ketentraman, ketertiban dan lingkungan hidup;

2. memfasilitasi pelaksanaan pembinaan ketentraman dan ketertiban, kesatuan bangsa dan kemasyarakatan di wilayah kecamatan;

3. melaksanakan pengawasan rumah sewa / pondokan di wilayah kecamatan;

4. mengoordinasikan pembinaan dan pengawasan serta pelaporan langkah- langkah penanggulangan terhadap terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan;

5. melaksanakan pencegahan atas pengambilan sumber daya alam tanpa izin;

6. melaksanakan pengawasan umum terhadap kegiatan mendirikan bangunan, membuka lahan, galian dan kegiatan lainnya yang tidak memiliki perizinan di wilayah kecamatan;

7. melaksanakan monitoring dan pengendalian kebersihan lingkungan di wilayah kecamatan;

8. melaksanakan pembinaan kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam memelihara ketentraman, ketertiban dan kelestarian lingkungan hidup;

9. memfasilitasi rapat penyelesaian permasalahan di bidang tramtib dan lingkungan hidup di wilayah kecamatan;

(16)

10. melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait dalam rangka ketentraman dan ketertiban wilayah serta antisipasi bencana alam;

11. menyusun laporan pelaksanaan kegiatan seksi; dan

12. melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/pimpinan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

3. Seksi Pembangunan Masyarakat

Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa mempunyai tugas pokok melakukan pengumpulan, penyiapan bahan dan pembinaan teknis kegiatan Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Disamping tugas pokok, Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa juga mempunyai fungsi diantaranya:

1. menyusun program dan kegiatan di bidang pembangunan pemberdayaan masyarakat dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan di wilayah kecamatan;

2. menyelenggarakan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan;

3. mengoordinasikan dan memfasilitasi penyelenggaraan pembangunan di wilayah Kecamatan;

4. memfasilitasi pengembangan sarana perekonomian yang ada di wilayah kecamatan;

5. melakukan monitoring dan pengawasan pelaksanaan pembangunan di wilayah kecamatan;

6. memfasilitasi rapat sosialisasi program pemerintah di bidang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah kecamatan;

7. melaksanakan pembinaan dan pemantauan kegiatan pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan ekonomi kerakyatan, perkoperasian, usaha kecil menengah dan lingkup pertanian di wilayah kecamatan;

8. melaksanakan pembinaan dan peningkatan budaya gotong royong serta pendayagunaan teknologi tepat guna (TTG) di wilayah kecamatan;

9. melaksanakan evaluasi dan pembinaan pelaksanaan program

(17)

10. menyusun dokumen kecamatan dalam angka;

11. menyusun dokumen profil kecamatan;

12. menyusun laporan pelaksanaan kegiatan seksi; dan

13. melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/ pimpinan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

4. Seksi Kesejahteraan Sosial

Seksi Kesejahteraan Sosial mempunyai tugas pokok melakukan pengumpulan, penyiapan bahan dan pembinaan teknis kegiatan Seksi Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial.

Disamping tugas pokok, Seksi Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial juga mempunyai fungsi diantaranya:

1. menyusun program dan kegiatan di bidang kesejahteraan sosial;

2. melaksanakan pemberian layanan rekomendasi / surat keterangan yang berhubungan dengan kesejahteraan sosial sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan;

3. memfasilitasi penanggulangan bencana, pasca bencana dan pengungsi serta masalah sosial di wilayah kecamatan;

4. memfasilitasi pembinaan dan pengawasan kegiatan program pendidikan, generasi muda, keolahragaan, kebudayaan, kepramukaan serta peranan wanita;

5. melaksanaan pembinaan dan pengawasan kegiatan program kesehatan masyarakat, kesehatan Ibu dan anak serta keluarga berencana di wilayah kecamatan;

6. memfasilitasi pembinaan kerukunan hidup antar warga dan antar umat bergama;

7. memfasilitasi rapat sosialisasi program pemerintah di bidang kesejahteraan sosial kemasyarakatan di wilayah kecamatan;

8. melaksanakan pembinaan dan fasilitasi program kegiatan usaha kesehatan sekolah dan organisasi sosial kemasyarakatan di wilayah kecamatan;

(18)

9. menyusun laporan kegiatan yang berhubungan dengan pelaksanaan pembangunan kesejahteraan sosial di wilayah kecamatan; dan

10. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan/pimpinan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

5. Seksi Pelayanan Publik

Seksi Pelayanan Umum mempunyai tugas pokok melakukan pengumpulan, penyiapan bahan dan pembinaan teknis kegiatan Seksi Pelayanan Umum.

Disamping tugas pokok, Seksi Pelayanan Umum juga mempunyai fungsi diantaranya:

1. menyusun program dan kegiatan di bidang Pelayanan Publik;

2. melaksanakan koordinasi penyelenggaraan administrasi pelayanan publik;

3. menyusun Standar Operasional dan Prosedur pelayanan;

4. menyusun Standar Pelayanan;

5. menyelenggarakan pembinaan petugas pemberi layanan di wilayah kecamatan;

6. mengelola informasi dan dokumentasi dan pelaksanaan fungsi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi pembantu;

7. menyusun tatalaksana dan tata kelola penanganan pengaduan dan pemberian informasi;

8. mengelola layanan pengaduan terhadap pelayanan yang diberikan dalam wilayah Kecamatan;

9. memfasilitasi dan menindaklanjuti hasil pengaduan warga terhadap pelayanan di wilayah Kecamatan;

10. pengelolaan Survei Kepuasan Masyarakat/pelanggan;

11. melaksanakan tatakelola pelayanan publik; dan

(19)

12. mengoordinasikan pembangunan, pengembangan dan pemeliharaan aplikasi dengan seksi – seksi terkait pemberian pelayanan terhadap warga;

13. pengelolaan pengaduan masyarakat di bidang pelayanan yang diberikan oleh kecamatan dan kelurahan;

14. melaksanakan pemberian layanan rekomendasi / surat keterangan yang berhubungan dengan pertanahan, kependudukan, pembangunan, trantib, lingkungan hidup dan kesejahteraan sosial yang sebelumnya berkoordinasi dengan seksi terkait sesuai dengan peraturan perundang- undangan;

15. melaksanakan pengamanan hardware maupun software terhadap aplikasi yang digunakan secara bersama terkait pelayanan;

16. melaksanakan pengamanan dan kesinambungan data elektronik terhadap aplikasi yang digunakan secara bersama lintas seksi;

17. menyusun laporan kegiatan yang berhubungan dengan pelaksanaan pelayanan publik di wilayah kecamatan; dan

18. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan/pimpinan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

 Adapun uraian tugas pokok dan fungsi Kelurahan : 1. Lurah

Sebagai Pemimpin Kelurahan memiliki Tugas Pokok : menyelenggarakan urusan pemerintahan, pemberdayaan dan pelayanan masyarakat serta ketentraman dan ketertiban umum dalam satu wilayah Kelurahan yang berada di wilayah kerja kelurahan. Sedangkan Fungsi Lurah diantaranya :

1. pelaksanaan kegiatan pemerintahan kelurahan;

1. pelaksanaan program dan kegiatan pemberdayaan masyarakat;

2. penyelenggaraan pelayanan masyarakat di wilayah kelurahan;

3. penyelenggaraan dan pembinaan ketentraman dan ketertiban wilayah;

4. pelaksanaan pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum di wilayah kelurahan;

(20)

5. penyelenggaraan admninistrasi kependudukan;

6. pelaksanaan pembinaan dan fasilitasi peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah kelurahan;

7. penyusunan dan sinkronisasi usulan program dan kegiatan pembangunan dan kemasyarakatan;

8. pembinaan lembaga sosial kemasyarakatan dan swadaya gotong royong masyarakat;

9. pelaksanaan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/ pimpinan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

2. Sekretaris Lurah Mempunyai Tugas :

1. mengoordinasikan penyusunan rencana kegiatan tahunan kelurahan;

2. melaksanakan pelayanaan administrasi umum dan ketatausahaan;

3. melaksanakan pengelolaan keuangan kantor;

4. menyelenggarakan administrasi kepegawaian;

5. menyiapkan dan memproses usulan diklat aparatur kelurahan;

6. melaksanakan urusan perlengkapan, rumah tangga dan keamanan kantor;

7. melaksanakan tertib administrasi, dokumentasi dan kearsipan;

8. melaksanakan pengadaan, pemeliharaan sarana, prasarana kantor dan pengelolaan inventarisasi barang;

9. melaksanakan tugas kehumasan dan keprotokolan;

10. menyusun bahan pembinaan kedisiplinan pegawai;

11. menyusun laporan pelaksanaan program dan kegiatan kelurahan;

12. melaksanaan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/ pimpinan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

3. Seksi Pemerintahan mempunyai tugas:

1. menyusun program dan kegiatan di bidang pemerintahan dan pelayanan publik;

(21)

3. melaksanakan pelayanan administrasi kependudukan dan melaksanakan koordinasi penyelenggaraan administrasi pelayanan publik;

4. melaksanakan administrasi pertanahan di wilayah kelurahan;

5. melaksanakan pemberian layanan rekomendasi / surat keterangan yang sebelumnya berkoordinasi dengan seksi terkait sesuai dengan peraturan perundang-undangan;

6. melaksanakan tertib administrasi dan pendataan kependudukan;

7. melaksanakan pembinaan Rukun Tetangga (RT) di wilayah kelurahan;

8. menyusun profil dan monografi Kelurahan;

9. memfasilitasi pelaksanaan kegiatan pemilihan umum (PEMILU) di wilayah kelurahan;

10. melaksanakan koordinasi penyelenggaraan administrasi pelayanan publik;

11. menyusun Standar Operasional dan Prosedur pelayanan dan menyusun standar pelayanan lingkup kelurahan;

2. menyelenggarakan pembinaan petugas pemberi layanan di wilayah Kelurahan:

3. mengelola informasi dan dokumentasi dan pelaksanaan fungsi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi pembantu;

4. menyusun tatalaksana dan tata kelola penanganan pengaduan dan pemberian informasi pelayanan publik;

5. mengoordinasikan pembangunan, pengembangan dan pemeliharaan aplikasi dengan seksi – seksi terkait pemberian pelayanan terhadap warga;

6. pengelolaan pengaduan masyarakat di bidang pelayanan yang diberikan oleh kecamatan dan kelurahan;

7. melaksanakan pemberian layanan rekomendasi / surat keterangan yang berhubungan dengan pertanahan, kependudukan, pembangunan, trantib, lingkungan hidup dan kesejahteraan sosial yang sebelumnya berkoordinasi dengan seksi terkait sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan;

8. melaksanakan pengamanan hardware maupun software terhadap aplikasi yang digunakan secara bersama terkait pelayanan;

9. melaksanakan pengamanan dan kesinambungan data elektronik terhadap aplikasi yang digunakan secara bersama lintas seksi;

10. menyusun laporan pelaksanaan kegiatan seksi; dan

(22)

11. melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/ pimpinan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

4. Seksi Ketentraman, Ketertiban dan Lingkungan Hidup mempunyai tugas:

1. menyusun program dan kegiatan ketentraman dan ketertiban dan lingkungan hidup;

2. melaksanakan pemberian layanan di bidang ketentraman dan ketertiban serta pemberian layanan rekomendasi izin pertunjukan dan keramaian di wilayah kelurahan;

3. mengoordinasikan pelaksanaan pembinaan ketentraman dan ketertiban wilayah kelurahan;

4. melaksanakan pengawasan umum terhadap kegiatan mendirikan bangunan, membuka lahan, galian dan kegiatan lainnya yang tidak memiliki perizinan di wilayah kelurahan;

5. melaksanakan monitoring dan pengendalian kebersihan lingkungan di wilayah Kelurahan;

6. melaksanakan pembinaan kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam memelihara ketentraman, ketertiban dan kelestarian lingkungan hidup;

7. memfasilitasi rapat penyelesaian permasalahan di bidang tramtib dan lingkungan hidup di wilayah kelurahan;

8. melaksanakan pemberian layanan administrasi perijinan yang berhubungan dengan keamanan dan ketertiban wilayah;

9. melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait, lembaga masyarakat, tokoh agama, LSM, RT;

10. menyusun laporan pelaksanaan kegiatan seksi; dan

11. melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/ pimpinan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

5. Seksi Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat mempunyai tugas:

(23)

1. menyusun program dan kegiatan di bidang pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah kelurahan;

2. menyelenggarakan musyawarah pembangunan kelurahan bersama dengan LPM;

3. melaksanakan pelayanan kepada masyarakat di bidang usaha ekonomi kemasyarakatan dan pembangunan;

4. melaksanakan pembinaan dan peningkatan, swadaya masyarakat, budaya gotong royong serta pendayagunaan teknologi tepat guna (TTG) di wilayah kelurahan;

5. melaksanakan pembinaan dan fasilitasi peningkatan usaha ekonomi kemasyarakatan dan pembangunan;

6. melaksanakan pembinaan penataan pembangunan permukiman penduduk di wilayah kelurahan;

7. melakukan monitoring dan pengawasan pelaksanaan pembangunan di wilayah kelurahan;

8. melaksanakan pembinaan lembaga – lembaga kemasyarakatan;

9. memfasilitasi pembinaan kerukunan hidup antar warga dan antar umat bergama di wilayah kelurahan;

10. melaksanakan pendataan terhadap masyarakat yang rentan masalah sosial dan keluarga miskin di wilayah kelurahan;

11. melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan bantuan, program dan kegiatan kesejahteraan sosial di wilayah kelurahan;

12. memfasilitasi rapat sosialisasi program pemerintah di bidang kesejahteraan sosial kemasyarakatan di wilayah kelurahan;

13. melaksanakan pembinaan dan fasilitasi program kegiatan usaha kesehatan sekolah dan organisasi sosial kemasyarakatan di wilayah kelurahan;

14. melaksanaan pembinaan dan fasilitasi kegiatan/program kesehatan masyarakat, kesehatan Ibu dan anak serta keluarga berencana di wilayah kelurahan;

15. melaksanakan fasilitasi terhadap usaha-usaha kesejahteraan rakyat dan penanggulangan korban bencana alam;

16. melaksanakan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan program dan kegiatan usaha kesejahteraan rakyat;

(24)

17. menyusun laporan pelaksanaan kegiatan seksi; dan

18. melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/ pimpinan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

Sumber Daya Manusia

Pegawai Kecamatan Sangatta Selatan mencakup seluruh tenaga kerja sebagai pelaku pelayanan publik pada masyarakat. Komposisi Sumber Daya Manusia di Instansi Kecamatan Sangatta Selatan berjumlah 49 (empat puluh delapan) orang yang terdiri dari PNS berjumlah 23 (dua puluh tiga) orang, dan Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) berjumlah 26 ( dua puluh lima) orang dengan rincian menurut jenjang pendidikan dibawah ini

Pegawai Negeri Sipil (PNS) Berdasarkan Jenjang Pendidikan Pada Kantor Camat Sangatta Selatan Tahun 2020

No Pendidikan Jurusan Laki-Laki Perempuan Jumlah (orang)

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

1. S2 Ilmu ADM.Negara - 1 4 Orang

2. Ekonomi Keuangan 1 - -

3. Manajemen SDM 1 - -

4. Manajemen

Perkotaan

- 1 -

5. S1 Manajemen 1 2 3 Orang

6. Manajemen Ekonomi 1 - 1 Orang

7. Ilmu Adm. Negara 2 1 3 Orang

(25)

8. Ilmu Pemerintahan 1 1 2 Orang

9. Ilmu Ekonomi - 1 1 Orang

10. Sejarah &

Kebudayaan Islam

1 - 1 Orang

11. D4 Ilmu Pemerintahan - 1 1 Orang

12. D3 Budi Daya Perikanan - 1 1 Orang

13. SMA IPA - 1 1 Orang

14. IPS 1 1 4 Orang

15. Paket C 1 1 2

Orang

16 SMK Tata Niaga 1 - 1 Orang

Jumlah 11 12 23 Orang

Pegawai Negeri Sipil (PNS) Berdasarkan Jenjang Pendidikan Pada Kantor Kelurahan Singa Geweh Tahun 2020

No Pendidikan Jurusan Laki-Laki Perempua n

Jumlah (orang)

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

1. S2 Ilmu Lingkungan 1 - 1 Orang

2. Adm.Pemerintahan

Daerah

1 - 1 Orang

3. Manajemen SDM - 1 1 Orang

4. S1 Manajemen - 1 1 Orang

5. Manajemen Ekonomi - 2 2 Orang

6. SMEA Adm. Perkantoran - 1 1 Orang

(26)

7. Perdangan 1 - 1 Orang

8. SMA IPS 1 - 1 )rang

Jumlah 4 5 9 Orang

Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) Berdasarkan Jenjang Pendidikan Pada Kantor Camat Sangatta Selatan tahun 2020

No Pendidikan Jurusan Laki-Laki Perempuan Jumlah (orang)

(1) (2) (3) (4) (5)

1. S1 Ilmu Adm. Negara 1 - 1 Orang

2. Ekonomi Pembangunan - 1 1 Orang

3. Akutansi - 2 2 Orang

Hubungan Internasioanal

- 1 1 Orang

4. Pertanian - 3 3 Orang

5. D3 Teknik Mesin - 1 1 Orang

7. D1 Pengukuran dan

Pemetaan Kadastral

2 1 Orang

8. SMA IPA - 3 3 Orang

9. IPS 2 3 5 Orang

10. IPS (Paket C) - 2 2 Orang

11. SMK Keuangan - 1 1 Orang

12. Akomodasi Perhotelan - 1 1 Orang

(27)

13. Akutansi 1 - 1 Orang

14. Tehnik Informatika - 1 1 Orang

15. Pemasaran - 1 1 Orang

Jumlah 4 22 26 Orang

Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) Berdasarkan Jenjang Pendidikan Pada Kantor Kelurahan Singa Geweh tahun 2020

No Pendidikan Jurusan Laki-Laki Perempuan Jumlah (orang)

(1) (2) (3) (4) (5)

1. S1 Ilmu Adm. Negara - 1 1 Orang

2. Pendidikan Islam 1 - 1 Orang

3. SMA IPS - 7 7 Orang

4. IPA 1 - 1 Orang

5. SMEA Adm. Perkantoran - 1 1 Orang

6. SMK Keperawatan - 1 1 Orang

7. Adm. Perkantoran 1 2 3 Orang

8. Bisnis Manajemen - 2 2 Orang

9. STM Thnik Listrik 1 - 1 Orang

10. T.Mekanik Otomotif 1 - 1 Orang

Jumlah 5 14 19 Orang

(28)

Adapun SDM Kecamatan Sangatta Selatan yang menduduki jabatan struktural/eselon dan non eselon dapat dilihat sebagai berikut

Pegawai Negeri Sipil (PNS) Berdasarkan Eselon Pada Kantor Camat Sangatta Selatan Tahun 2020

No Eselon Jumlah Laki-laki Perempuan

(1) (2) (3) (4) (5)

1. Eselon III.A 1 Orang - 1 Orang

2. Eselon III.B 1 Orang 1 Orang -

3. Eselon IV.A 5 Orang 2 Orang 3 Orang

4. Eselon IV.B 2 Orang 1 Orang 1 Orang

5. Non Eselon 14 Orang 7 Orang 7 Orang

Jumlah 23 Orang 11 Orang 12 Orang

Pegawai Negeri Sipil (PNS) Berdasarkan Eselon Pada Kantor Camat Sangatta Selatan Tahun 2020

No Eselon Laki-Laki Perempuan Perempuan

(1) (2) (3) (4) (5)

1. Eselon IV 2 3 5 Orang

3. Non Eselon 2 2 4 Orang

Jumlah 4 Orang 5 Orang 9 Orang

Dalam mencapai sasaran kinerja pelayanan administrasi perkantoran di Kecamatan Sangatta Selatan diperlukan pegawai untuk melaksanakan kegiatan pelayanan kepada masyarakat. Dan untuk menunjang hal tersebut Pemerintah Kecamatan Sangatta Selatan pada tahun 2019 telah dibekali Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 23 orang dan Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) 25 orang sehingga keseluruhan Pegawai di Kantor Camat Sangatta Selatan berjumlah 48 Orang. Dari 22 orang PNS yang ada di Kecamatan Sangatta Selatan terdapat 4 orang diperbantukan sebagai 1 kepala

(29)

No Desa Tugas

1. Teluk Singkama Kades

2. Sangkima Pj. Kades

3. Sangkima Sekdes

4. Pinang Raya Pj. Kades

E. Sistematika Penulisan Bab I Pendahuluan

A. Latar Belakang B. Landasan Hukum

C. Maksud dan Tujuan Penyusunan D. Struktur Organisasi

E. Sistematika Penulisan

Bab II Evaluasi Pelaksanaan Renja Kecamatan Sangatta Selatan Tahun Sebelumnya

A. Evaluasi Pelaksanaan Renja OPD Tahun Sebelumnya B. Analisis Kinerja Pelayanan OPD

C. Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Kecamatan D. Review terhadap rancangan Kecamatan Sangatta Selatan E. Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat

Bab III Tujuan, Sasaran dan Program Kegiatan

A. Tujuan dan Sasaran Renja Kecamatan Sangatta Selatan B. Program dan Kegiatan

Bab IV Penutup

(30)

BAB II

EVALUASI PELAKSANAAN RENJA KECAMATAN SANGATTA SELATAN TAHUN SEBELUMNYA

A. Evaluasi Pelaksanaan Renja OPD tahun sebelumnya a. Realisasi OPD Tahun Sebelumnya

Evaluasi kinerja di dasarkan atas keberhasilan setiap program kegiatan yang telah dilaksanakan. Program dan kegiatan di ukur sampai sejauh mana keberhasilan dan realisasinya selama satu tahun. Secara umum, pencapaian kinerja Kecamatan Sangatta Selatan Kabupaten Kutai Timur per 31 Desember 2018 telah dapat memenuhi tugas pokok dan fungsi yang telah dibebankan.

Hal ini dapat tercermin dari realisasi anggaran yang mencapai 96.41%

Selain itu pencapaian sasaran pada per 31 Desember 2019 dapat dinilai

“Baik” mengingat pelaksanaan administrsi perkantoran dan pelayanan Publik berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Realisasi belanja per 31 Desember 2019 sebesar Rp. 3.018.791.849,- atau 96.40 % dari anggaran yang telah ditetapkan sebesar Rp.3.068.185.000,- terealisasinya belanja dari anggaran yang merupakan usaha Kecamatan Sangatta Selatan dalam melaksanakan efesiensi dalam pelaksanaan anggaran.

NO URAIAN PAGU TARGET/

REALISASI % A Alokasi

1. Belanja Langsung Rp. 650.000.000,- 100.0 %

(31)

2. Belanja Tidak Langsung Rp. 2.418.185.000,- 100.0 % Jumlah Rp. 3.068.185.000,-

B Realisasi

1. Belanja Langsung Rp. 647.891.850,- 88.84 % 2. Belanja Tidak Langsung Rp. 2.370.899.999,- 99.47 %

Jumlah Rp. 3.018.791.849,-

b. Realisasi Anggaran (terlampir) B. Analisis kinerja Pelayanan OPD

Berisikan kajian terhadap capaian kinerja pelayanan Kecamatan Sangatta Selatan berdasarkan kinerja yang sudah ditentukan terhadap Indikator Kinerja kunci sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 atau indikator kinerja utama yang ditetapkan Pemerintah Daerah. Kinerja pelayanan di kecamatan Sangatta Selatan dari beberapa indikator kinerja 1. Meningkatnya pelayanan administrasi perkantoran

2. Meningkatnya sarana dan prasarana 3. Meningkatnya disiplin aparatur

4. Meningkatnya kapasitas sumber daya aparatur

5. Meningkatnya pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan

6. Meningkatnya kinerja kecamatan

7. Peningkatan hasil peternakan, pertanian dan kelautan 8. Meningkatnya pemberdayaan masyarakat

9. Meningkatnya kualitas kelembagaan dan peran serta kepemudaan 10. Peningkatan pemeliharaan jalan atau gang

11. Meningkatnya peran serta kesetaraan gender dalam pembangunan 12. Meningkaynya keamanan dan kenyamanan lingkungan.

Program kegiatan Kecamatan Sangatta Selatan Tahun 2020 masih merupakan penjabaran dari RENSTRA Kecamatan Sangatta Selatan Tahun 2016 - 2021. Adapun program kegiatan Kecamatan Sangatta selatan Tahun 2020 adalah sebagai berikut:

(32)

1. Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Administrasi Perkantoran;

2. Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik;

3. Program Peningkatan Kualitas Aparatur Kantor Camat Sangatta Selatan 4. Program Peningkatan Kuantitas dan Kualitas Aparatur Desa

5. Program Peningkatan Kuantitas Sarana dan Prasarana Pelayanan Publik;

6. Program Peningkatan Kuantitas dan Kualitas Infrastruktur Desa;

7. Program Peningkatan Kuantitas Partisipasi Masyarakat Dalam Pengambilan Kebijakan Publik.

.

PROGRAM PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK

No Sasaran Indikator Kinerja

1 Kualitas Pelayanan Publik Persentase Pengaduan Masyarakat yang Telah Ditindaklanjuti

Indikator Kinerja Kunci

PROGRAM PENINGKATAN KUALITAS APARATUR KANTOR CAMAT SANGATTA SELATAN

No Sasaran Indikator Kinerja

1 Kualitas Aparatur Kantor Camat

sangatta Selatan Persentase Capaian Program Kerja dari Masing-masing Unit Kerja

Indikator Kinerja Kunci

PROGRAM PENINGKATAN KUANTITAS DAN KUALITAS APARATUR DESA

No Sasaran Indikator Kinerja

1 Kuantitas dan Kualitas Aparatur Desa

1. Persentase Capaian

Program Kerja dari Masing-masing Unit Kerja

2. Jumlah Pertemuan

Dengan Aparatur Desa

Indikator Kinerja Kunci

PROGRAM PENINGKATAN KUANTITAS SARANA DAN PRASARANA PELAYANAN PUBLIK KECAMATAN

(33)

Pelayanan Publik Kecamatan mlah Unit Kerja yang Memiliki Perangkat Kerja

2. Ju

mlah Unit Kerja yang Memiliki Peralatan Kebersihan

3. Ju

mlah Ketersediaan Formulir Kependudukan dan Catatan Sipil

4. Ju

mlah Surat Masuk yang telah ditindaklanjuti

Indikator Kinerja Kunci

PROGRAM PENINGKATAN KUANTITAS DAN KUALITAS INFRASTRUKTUR DESA

No Sasaran Indikator Kinerja

1 Pelayanan Administrasi 1. Jumlah Desa yang Memiliki Jalan Desa

2. Jumlah Desa yang Memiliki Jaringan Listrik Desa

3. Jumlah Desa yang Memiliki Sarana Air Bersih

4. Jumlah Desa yang Memiliki Sarana Umum

5. Jumlah Desa yang Memiliki Jembatan

6. Jumlah Desa yang Memiliki Dermaga

Indikator Kinerja Kunci

PROGRAM PENINGKATAN KUANTITAS PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGAMBILAN KEBIJAKAN PUBLIK

No Sasaran Indikator Kinerja

1 Kuantitas Partisipasi Masyarakat Dalam Pengambilan Kebijakan Publik

1.

dalam pengambilan kebijakan publik 2.

Desa 3.

Kecamatan

(34)

C. Isu-isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi OPD Isu strategis dan permasalahan

Bagian ini membahas hal-hal kritis terkait dengan pelayanan OPD. Hal kritis yang dimaksud adalah permasalahan dan hambatan yang dihadapi dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi OPD

Kecamatan Sangatta Selatan memegang fungsi koordinasi dan fasilitasi pelayanan umum dan pembangunan kemasyarakatan berdasar tupoksi serta tugas koordinasi, Kecamatan Sangatta Selatan masih memerlukan peningkatan pelayanan menghadapi tantangan, terkait dengan keterbatasan , antara lain :

1. Prasarana dan sarana yang tersedia kurang lengkap dan belum memadai 2. Sistem kerja yang belum optimal

3. Sumber daya manusia yang belum optimal 4. Kapasitas kelembagaan desa belum optimal 5. Infrastruktur pedesaan masih kurang

Dalam rangka penyelenggaraan Tupoksi Kecamatan Sangatta Selatan ditentukan isu penting yaitu :

1. Optimalisasi partisipasi masyarakat di wilayah kecamatan dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

2. Profesionalitas pelayanan kecamatan sebagai salah satu yang

(35)

pelayanan secara optimal kepada masyarakat yaitu pelayanan cepat, akurat dan memiliki legalitas hukum berdasarkan pada prosedur.

3. Peningkatan kapasitas aparatur dan penambahan kualitas aparatur

4. Mengoptimalkan pola koordinasi, fasilitasi melalui stakeholder yang ada di kecamatan

5. Penguatan peran kecamatan

D. Review terhadap rancangan OPD

Renja Kecamatan Sangatta Selatan berdasarkan RKPD Kabupaten Kutai Timur sifatnya sebagai pendukung dari pelaksanaan Renja OPD se Kabupaten yang melaksanakan program dan kegiatan berlokasi di wilayah kecamatan Sangatta Selatan

Rancangan awal prioritas pembangunan di Kecamatan Sangatta Selatan Kabupaten Kutai Timur Tahun 2020 merupakan rumusan kebijakan pembangunan yang merupakan hasil kajian dan evaluasi hasil kinerja pembangunan pada tahun sebelumnya, hasil evaluasi capaian kinerja pembangunan dalam rentang waktu perencanaan, aspirasi masyarakat dalam Musrenbang tahunan, perkiraan kemampuan daerah dan kebijakan pembangunan tahunan pemerintah.

Konsep pembangunan yang berkelanjutan dan sinergis mengharuskan dokumen perencanaan pembangunan untuk di susun saling berkaitan dan diharapkan bahwa pmbangunan dapat bekerja dengan efektif, efisien dan sinegis sesuai dengan target yang telah ditentukan.

(36)

E. Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat

Usulan Program dan Kegiatan Kecamatan sangatta Selatan pada tahun 2020 dalam rangka penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan umum dan kewenangan Pemerintah yang dilimpahkan oleh Bupati Kutai Timur dalam rangka penguatan otonomi daerah diarahkan pada :

1. Peningkatan Kinerja Aparatur

dengan cara memberikan penghasilan dan tunjangan serta tambahan penghasilan dalam rangka menunjang prestasi dan kinerja yang lebih baik.

2. Penigkatan proses

pelaksanaan kegiatan dengan cara pengadaan sarana dan prasarana aparatur dilingkungan Kecamatan.

3. Peningkatan kualitas

Pelayanan Publik yang menjadi kewenangan Kecamatan dan Peningkatan kualitas aparaturnya.

4. Peningkatan kualitas

Pembinaan dan Pengawasan terhadap Pelaksanaan Pemerintahan Desa.

5. Peningkatan Pengetahuan dan

Kemampuan Satuan Perlindungan Masyarakat dan Pertanahanan sipil Desa melalui Pembinaan yang dilaksanakan dalam rangka upaya penyelenggaraan ketertiban dan ketentraman umum serta penegakan peraturan perundang- undangan.

(37)

6. Memonitoring dan memfasilitasi pelaksanaan Bantuan Keuangan Desa sehingga pelaksanaan Program/Kegiatan sesuai dengan APBDes dan RPJMDes dan hasilnya dapat memberi manfaat yang maksimal kepada masyarakat.

BAB. III

TUJUAN, SASARAN DAN PROGRAM KEGIATAN

A. Tujuan dan Sasaran Renja Kecamatan Sangatta Selatan

Tujuan adalah sesuatu yang ingin dicapai atau dihasilkan dalam kurun waktu lima tahun dari misi kecamatan, adapun tujuan sebagai berikut :

1. Membangun serta meningkatkan koordinasi yang terpadu antara masyarakat, stakeholder, desa, UPT secara sinergis dalam menunjang perkembangan pelayanan pemerintah dan pembangunan

2. Mewujudkan penyelenggaraan pemerintah yang transparan dengan peningkatan pembinaan dan pengawasan

3. Meningkatkan daya saing serta mengembangkan pemasaran produk lokal 4. Meningkatkan pendapatan masyarakat

5. Meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat

Sasaran adalah penjabaran dari tujuan yaitu hasil yang akan dicapai secara nyata oleh pemerintah kecamatan Sangatta Selatan, sebagai berikut :

(38)

1. Terwujudnya keterkaitan yang saling mendukung antar Sektor dalam Pembangunan dan Pemerintahan.

2. Berkembangnya Ekonomi masyarakat.

3. Meningkatnya peran Usaha kecil dan menengah ( UKM ) dalam struktur dan perekonomian Masyarakat Pedesaan.

4. Tersedianya lapangan kerja dan usaha serta meningkatnya pendapatan Masyarakat.

5. Meningkatnya peran serta Masyasrakat secara aktif dalam pembangunan.

6. Meningkatnya Pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di wilayah kecamatan

B. Program dan Kegiatan

Adapun Rumusan Rencana Program dan Kegiatan OPD Tahun 2020 dan Prakiraan Maju Tahun 2021 Kecamatan Sangatta Selatan Kabupaten Kutai Timur ( Terlampir )

BAB. IV PENUTUP

Organisasi Kecamatan dalam mencapai tujuan melaksanakan beberapa kegiatan yang berorientasi pada tugas pemerintahan, pembangunan, kemasyarakatan dan koordinasi yang dituangkan dalam fungsi dan uraian kerja.

Dalam pencapaian tujuan tersebut dipengaruhi oleh perubahan lingkungan.

Faktor lingkungan sangat dominan dalam perencanaan strategis organisasi. Faktor tersebut terbagi kedalam faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi struktur organisasi, budaya kerja dan sumber daya organisasi. Sedangkan faktor eksternal meliputi perubahan situasi dan kondisi yang mempengaruhi pada kegiatan organisasi itu sendiri.

Lingkungan tersebut membuat sebuah organisasi harus melakukan perubahan yang mengikuti paradigma baru. Perubahan merupakan sebuah fenomena yang alamia sebagai mahluk yang terus berkembang. Kecamatan Sangatta Selatan dengan menganalisa perubahan yang terjadi dan menelaah

(39)

disusunlah sebuah rangkaian perencanaan kinerja yang tertuang dalam visi, misi, strategis dan program kerja Kecamatan.

Demikian Rencana Kinerja (RENJA) Kecamatan Sangatta Selatan Tahun 2020 ini disusun sebagai refleksi dari Visi Kecamatan yaitu Menjadikan Organisasi Yang Mampu Menjalankan Fungsi Pelayanan, Koordinasi, dan Fasilitasi Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan Menuju Terwujudnya Gerdabang Taman Makmur dan Desa Mandiri Terpadu di Kecamatan Sangatta Selatan.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa interaksi antara jenis pupuk dengan dosis pupuk tidak mempengaruhi tinggi tanaman pada 14 HST.. Hasil uji lanjut menunjukkan bahwa

Dalam pelaksanaan pembelajaran sangat dipengaruhi oleh sarana dan prasarana yang memadai, baik itu sarana pergedungan maupun sarana yang lain, terlebih lagi sarana dan

Berdasarkan hasil penelitian ini lama bekerja/masa jabatan, aparatur desa pada Kecamatan Banda Raya di Kota Banda Aceh mayoritas bekerja selama lebih dari 5 tahun

Dari pengujian statistik deskriptif pada peran IFRS dan PSAK di Indonesia, terlihat bahwa persentase jawaban pada poin ini baik pada pertanyaan pertama, kedua, maupun

Kisah, Dulu Yesus berpuasa 40 hari lamanya bahwa iblis menggoda Yesus jika kita renungkan dengan budaya di Indonesia, roti itu menjadi gadoan saja.. Ia

Sebagai dokumen yang memuat arahan program dan kegiatan tahunan, RKPD mempunyai peran sebagai pedoman dalam menentukan Kebijakan Umum APBD dan penentuan prioritas serta

Perforasi gastrointestinal merupakan suatu #entuk penetrasi !ang komplek dari dinding lam#ung& usus halus& usus #esar aki#at dari #o-orn!a isi dari usus ke dalam

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mencontoh tulisan anak melalui permainan kotak kata di Kelompok B PAUD Bunda Delima Desa Darat