M a k m u r K e l i a t 31 Januari 2022
TILIK DATA
“Proyeksi Pemulihan Ekonomi Nasional dan
Kerja Sama Investasi”
www.lab45.id Sumber: Internasional Monetary Fund dan World Economic Outlook
-3.2
-4.6
-2.1
6.0 5.6
6.3
4.9 4.4
5.2
-6 -4 -2 0 2 4 6 8
Ekonomi Global Negara Maju Negara Berkembang
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global
2020 2021 2022
Tren pemulihan ekonomi dunia mulai terlihat sepanjang tahun 2021, tetapi pemulihan tampaknya akan terbatas. Persoalan utamanya adalah tingginya ketidakpastian global akibat program vaksinasi yang belum merata dan kemunculan berbagai varian COVID-19 baru yang dapat memicu gelombang pandemi susulan.
www.lab45.id Sumber: International Monetary Fund dan World Economic Outlook
International Monetary Fund (IMF) baru saja merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun 2022 menjadi 0,5%. Angka ini lebih rendah dari sebelumnya atau sebesar 4,4% seiring dengan mulai mewabahnya varian COVID-19 Omicron di berbagai belahan dunia.
www.lab45.id
Skema anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) merupakan respons utama pemerintah dalam menangani dampak ekonomi akibat Pandemi Covid-19.
Rp 46,5 T
Mitigasi Ekonomi dari
Pandemi
Rp 695,24 T
Anggaran Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2020
Rp 575,2 T
Kebijakan Realokasi dan
Refocusing
Rp 403,94 T
Kebijakan untuk menggunakan sisa
anggaran tahun sebelumnya
Rp 699,43 T
Anggaran PEN 2021 untuk program vaksinasi dan lonjakan kasus
positif
Rp 744,75 T
Penambahan anggaran PEN 2021 untuk mendukung kebijakan
PPKM Darurat akibat lonjakan kasus positif
Rp 455,62 T
Anggaran PEN 2022 untuk mendukung
kebijakan PPKM Darurat akibat lonjakan kasus positif
Sumber: Kawal Covid-19 dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
0 10,000 20,000 30,000 40,000 50,000 60,000
Mar 20
Apr 20
Mei 20
Jun 20
Jul 20 Agu Sep 20
Okt 20
Nov Des 20
Jan 21
Feb 21
Mar 21
Apr 21
Mei 21
Jun 21
Jul 21 Agu Sep 21
Okt 21
Nov Des 21
Jan 22
Tren Kasus Positif Baru Harian
1. Temuan kasus positif Covid-19 pertama
2. Kebijakan PSBB mulai diterapkan
Seruan “New
Normal” Presiden 100.000 Kasus Positif
1. Program vaksinasi dimulai
2. Penerapan PPKM
Varian Delta terkonfirmasi di Indonesia Penerapan PPKM Darurat
Program vaksin booster untuk tenaga kesehatan
Program vaksin booster untuk masyarakat
www.lab45.id
Sesuai dengan UU No. 2/2020, Progam PEN menjadi “senjata fiskal” yang fleksibel dalam menghadapi ketidakpastian selama pandemi. Besar anggaran terus disesuaikan untuk mempersiapkan masa habis berlakunya undang-undang tersebut.
63.51
175.5
214.95
117.9 220.39
150.88
187.84
154.8 295.88
373.02
341.97
141.4
0 50 100 150 200 250 300 350 400
2020 2021 2021 (Revisi) 2022
Anggaran Program Pemulihan Ekonomi Nasional dalam Triliun Rupiah
Kesehatan Perlindungan Sosial Penguatan Pemulihan Ekonomi (Insentif Usaha, UMKM, dan Program Prioritas)
Sumber: Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Keuangan
2.97
-5.32 -3.49
-2.19 -0.71
7.07
3.51
-6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3
2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021
Laju Pertumbuhan Ekonomi (y-o-y)
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3
2020 2021
Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 0 2.2 2.2 2.6 3.4 0.4 1.3
Pertambangan dan Penggalian 0.4 -2.7 -4.3 -1.2 -2 -5.2 7.8
Industri Pengolahan 2.1 -6.2 -4.3 -3.1 -1.4 6.6 3.7
Konstruksi 2.9 -5.4 -4.5 -5.7 -0.8 4.4 3.8
Perdagangan Besar dan Eceran;
Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 1.6 -7.6 -5 -3.6 -1.2 9.4 5.2
Transportasi dan Pergudangan 1.3 -30.8 -16.7 -13.4 -13.1 25.1 -0.7
Informasi dan Komunikasi 9.8 10.8 10.7 10.9 8.7 6.9 5.5
Jasa Keuangan 10.6 1.1 -0.9 2.4 -3 8.3 4.3
Jasa Lainnya 4.6 -6.2 -1.4 -1.7 -2.6 9.8 -0.8
-40 -30 -20 -10 0 10 20 30
Laju Pertumbuhan Sektoral selama Covid-19 (y-o-y)
www.lab45.id
Setelah tumbuh stabil di angka 5% dari 2014 hingga 2019, Pandemi Covid-19 menjadi “angsa hitam” yang mengakibatkan resesi perekonomian Indonesia untuk pertama kalinya sejak krisis tahun 1998. Intervensi pemerintah selama pandemi tergolong berhasil memperbaiki kinerja ekonomi, meskipun grafik pemulihannya cenderung membentuk “W”, alih-alih bentuk “V” seperti yang diharapkan sebelumnya. Beberapa sektor yang perlu diperhatikan adalah (1) sektor yang tetap positif di tengah wabah Covid-19 seperti pertanian, kehutanan, dan perikanan, serta informasi dan komunikasi; dan (2) sektor yang terdampak paling parah, yaitu transportasi dan pergudangan.
Tren pemulihan ekonomi Indonesia mulai terlihat, tetapi masih sangat rentan terhadap gelombang pandemi baru. Intervensi negara yang responsif menjadi kunci untuk mempertahankan sektor yang konsisten dan mendorong sektor yang memerlukan stimulus.
Sumber: Badan Pusat Statistik dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
www.lab45.id
Intervensi pemerintah juga membuahkan hasil positif bagi kesejahteraan masyarakat. Skema PEN mampu menekan laju persentase penduduk miskin menjadi lebih rendah dari awal pandemi pada bulan September 2021 silam. Perlu menjadi catatan bahwa penduduk miskin Indonesia masih sangat rentan terhadap gejolak ekonomi. Tren ini terlihat dari peningkatan persentase penduduk miskin yang signifikan pada bulan Maret 2020 ketika pandemi baru terjadi selama satu bulan.
Skema PEN terbukti efektif dalam menjaga kesejahteraan kelompok masyarakat yang rentan. Tren pemulihan juga terlihat pada indikator persentase penduduk miskin yang mendekati posisi sebelum pandemi Covid-19.
11.25 10.96 11.22 11.13 10.86 10.70 10.64
10.12 9.82 9.66 9.41 9.22 9.78 10.19 10.14
9.71
0 2 4 6 8 10 12
Mar Sep Mar Sep Mar Sep Mar Sep Mar Sep Mar Sep Mar Sep Mar Sep
2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021
Persentase Penduduk Miskin
Sumber: Badan Pusat Statistik
-1,880
7,672 9,533 11,843
-8,699
-3,593
21,623
35,344
-15,000 -10,000 -5,000 0 5,000 10,000 15,000 20,000 25,000 30,000 35,000 40,000
2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021
Tren Neraca Perdagangan (Juta Dolar AS)
0 20,000 40,000 60,000 80,000 100,000 120,000 140,000 160,000
-15,000 -10,000 -5,000 0 5,000 10,000 15,000 20,000
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3
2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021
Posisi Neraca Pembayaran Indonesia (Juta Dolar AS)
Transaksi Berjalan Transaksi Modal dan Finansial Neraca Pembayaran Cadangan Devisa (RHS)
www.lab45.id
Neraca pembayaran Indonesia kembali merasakan surplus pada kuartal ketiga tahun 2021. Perkembangan ini dipengaruhi oleh surplus neraca transaksi berjalan yang lebih banyak didorong oleh tren positif neraca perdagangan.
Indonesia mulai kembali menikmati keuntungan di arena perdagangan internasional yang terlihat dari tren positif neraca perdagangan.
Sumber: Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik
Sumber: Ychart dan BPS www.lab45.id
Peningkatan harga komoditas, terutama dari batu bara dan minyak sawit mentah (CPO) menjadi kunci utama atas nilai surplus neraca perdagangan Indonesia saat ini.
0 50 100 150 200 250 300 350
0 10,000 20,000 30,000 40,000 50,000 60,000 70,000
Jan Apr Jul Okt Jan Apr Jul Okt Jan Apr Jul Okt
Harga Batu Bara
Nilai Ekspor dan Volume Ekspor
Pergerakan Harga Batu Bara, Nilai dan Volume Ekspor (2019-2021)
Nilai Ekspor (Juta Dolar AS) Volume Ekspor (Ribu Ton) Harga Batu Bara (Dolar AS/mt)
0 500 1,000 1,500 2,000 2,500
0 10,000 20,000 30,000 40,000 50,000 60,000 70,000
Jan Apr Jul Okt Jan Apr Jul Okt Jan Apr Jul Okt
Harga CPO
Nilai Ekspor dan Volume Ekspor
Pergerakan Harga CPO, Nilai dan Volume Ekspor (2019-2021)
Nilai Ekspor (Juta Dolar AS) Volume Ekspor (Ribu Ton) Harga CPO (Dolar AS/mt)
0 5,000 10,000 15,000 20,000 25,000
0 10,000 20,000 30,000 40,000 50,000 60,000 70,000
Jan Apr Jul Okt Jan Apr Jul Okt Jan Apr Jul Okt
Harga Nikel
Nilai Ekspor dan Volume Ekspor
Pergerakan Harga Nikel, Nilai dan Volume Ekspor (2019-2021)
Nilai Ekspor (Juta Dolar AS) Volume Ekspor (Ribu Ton) Harga Nikel (Dolar AS/mt)
www.lab45.id
Indonesia terus mencatatkan peningkatan realisasi investasi, terutama yang berasal dari luar negeri (foreign direct investment) selama pandemi Covid-19.
Data realisasi investasi, terutama dari luar negeri menunjukkan tingginya keterbukaan Indonesia terhadap kerja sama internasional di bidang ekonomi.
0 50 100 150 200 250
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3
2016 2017 2018 2019 2020 2021
Realisasi Investasi di Indonesia (dalam Triliun Rupiah)
Foreign Direct Investment Domestic Direct Investment
Sumber: Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal
www.lab45.id
Program vaksinasi dosis ketiga yang telah digratiskan oleh pemerintah dapat menjadi stimulus tambahan bagi pergerakan roda perekonomian, terutama dalam memulihkan konsumsi dalam negeri.
Program vaksinasi masih menjadi kunci untuk mengurangi ketidakpastian dan memberikan rasa aman bagi masyarakat untuk kembali melakukan kegiatan aktivitas perekonomian.
0
20,000,000 40,000,000 60,000,000 80,000,000 100,000,000 120,000,000 140,000,000 160,000,000 180,000,000 200,000,000
0 500,000 1,000,000 1,500,000 2,000,000 2,500,000 3,000,000 3,500,000 4,000,000 4,500,000
Jan-21 Feb-21 Mar-21 Apr-21 Mei-21 Jun-21 Jul-21 Agu Sep-21 Okt-21 Nov Des-21 Jan-22
Akumulasi Dosis
Dosis per Hari
Tren Capaian Vaksinasi di Indonesia
Dosis 1 Dosis 2 Dosis 3 Akumulasi Dosis 1 Akumulasi Dosis 2 Akumulasi Dosis 3
7
Progress of Vaccination Implementation
Source: Coordinating Ministry for Economic Affairs As of 30 December 2021
Vaccination Target | Vaccination Progress
TEENAGER Vaccination 1 22,595,024
(84.61%)
Vaccination 2 17,053,345
(63.86%)
TOTAL 208,265,720
Vaccination 1
2,051,673
(139.69%)
1,468,764
Vaccination 2
1,964,744
(133.77%) Vaccination 1
23,538,657
(135.85%)
17,327,167
Vaccination 2
21,151,408
(122.07%)
Vaccination 1
14,112,267
(65.48%)
Vaccination 2
8,965,709
(41.60%) HEALTH
WORKER
ELDERLY PUBLIC OFFICERS
21,553,118 3
2 1
5 26,705,490
160,282,687
(76.96%)
113,270,789
(54.39%) Total Target
(1+2+3+4+5)
208,265,720
Vaccination 1
96,676,250
(68.46%)
Vaccination 2
62,911,119
(44.55%) COMMUNITY
&
VULNERABLE
141,211,181 4
Vaccination has been carried out since January 2021. As of December 30, 2021, the 1st vaccination dose was 160,28 million people (76.96%), and the 2nd dose vaccination was 113,27 million people (54,39%).
Gotong Royong Vaccine:
Vaccination 1 = 1,297,282 (8.65%) Vaccination 2 = 1,220,618 (8.14%)
1stDoses: 76.96%
2ndDoses: 54.39%
Coverage of Covid Vaccination Doses 1 And 2
Sumber: Kawal Covid-19 dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian