• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

SIMULASI MENGAJAR CALON GURU PENGGERAK

ANGKATAN 7

Oleh:

Dadang Setiawan, S.Pd.

TAHUN 2022

(2)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 1 Kersamanah Kelas/Semester : VII/Ganjil

Tema : Teks Prosedur

Sub Tema : Menyajikan Data Rangkaian Kegiatan ke dalam Bentuk Teks Prosedur

Alokasi Waktu : 10 Menit

A. Tujuan Pembelajaran

Melalui model pembelajaran Discovery Based Learning, peserta didik mampu menelaah struktur teks prosedur dan menyajikan data rangkaian kegiatan ke dalam bentuk teks prosedur dengan jujur, teliti, dan penuh tanggung jawab.

B. Media Pembelajaran, Alat, dan Sumber Belajar Media : Laptop, LCD Projector

Alat Peraga : karton, spidol, papan tulis dan contoh teks prosedur.

Sumber Belajar : 1) Buku Siswa Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VII.

Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2017 2) Buku Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VII.

Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2017 3) Modul/bahan ajar, Internet

4) Lembar kerja dan lembar penilaian C. Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi

Waktu

Pendahuluan a. Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran, memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin.

b. Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya serta mengajukan pertanyaan untuk mengingat dan menghubungkan dengan materi selanjutnya.

c. Menyampaikan motivasi tentang apa yang dapat diperoleh (tujuan & manfaat) dengan mempelajari topik menyajikan data rangkaian kegiatan ke dalam bentuk teks prosedur.

d. Menjelaskan hal-hal yang akan dipelajari, kompetensi yang akan dicapai, serta metode belajar yang akan ditempuh

2 menit

(3)

Kegiatan Inti

a) Kegiatan Literasi

Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, membaca dan menuliskannya kembali. Mereka diberi bahan bacaan terkait topik menyajikan data rangkaian kegiatan ke dalam bentuk teks prosedur.

b) Berpikir kritis

Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari pertanyaan faktual sampai kepertanyaan yang bersifat hipotetik. Pertanyaan ini harus tetap berkaitan dengan topik menyajikan data rangkaian kegiatan ke dalam bentuk teks prosedur.

c) Kolaborasi

Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai topik menyajikan data rangkaian kegiatan ke dalam bentuk teks prosedur.

d) Komunikasi

Peserta didik menyajikan hasil kerja kelompoknya dan kelompok lain memberikan penilaian berdasarkan deskriptor penilaian yang diberikan guru.

e) Kreativitas

Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari terkait topik menyajikan data rangkaian kegiatan ke dalam bentuk teks prosedur.

Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami.

6 menit

Penutup a. Peserta didik membuat rangkuman/simpulan pelajaran, tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.

b. Guru membuat rangkuman/simpulan pelajaran tentang point-point, penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.

c. Guru mengarahkan peserta didik untuk melakukan pelatihan kompetensi sosial emosional (KSE) yang masih berhubungan dengan pelajaran

d. Guru menjelaskan rencana tindak lanjut kegiatan pembelajaran selanjutnya.

e. Kegiatan pelatihan ditutup dengan doa bersama

2 menit

(4)

C. PENILAIAN

Jenis Penilaian Teknik Penilaian Instrumen Penilaian

Penilaian Sikap Observasi Jurnal sikap

Penilaian pengetahuan Tes tertulis Lembar Kerja 1

Penilaian keterampilan Tes tertulis Lembar Kerja 2

Mengetahui Garut, 29 Juni 2022 Kepala SMP Negeri 1 Kersamanah Guru Mata Pelajaran

Tita Rosita, S.Pd., M.Pd. Dadang Setiawan, S.Pd.

NIP 197101021993012001 NIP. 197506282014101001

(5)

Lampiran 1

Penilaian Sikap Peserta

PENILAIAN OBSERVASI Tanggal observasi : ... Juni 2022

Penilaian observasi berdasarkan sikap dan prilaku peserta didik baik terkait dalam proses pembelajaran maupun di luar pembelajaran. Pengamatan langsung dilakukan oleh guru.

Berikut instrumen penilaian sikap.

No Nama Peserta

Aspek Perilaku

yang Dinilai Jumlah Skor

Skor Sikap

Kode Nilai

B J T D

1 2 3 4 5 6 7 8 9

Keterangan : B : Bekerja Sama J : Jujur

T : Tanggun Jawab D : Disiplin

Catatan :

1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:

100 = Sangat Baik 75 = Baik

50 = Cukup 25 = Kurang

2. Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 = 400 3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 275 : 4 = 68,75

4. Kode nilai / predikat :

75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB) 50,01 – 75,00 = Baik (B)

25,01 – 50,00 = Cukup (C) 00,00 – 25,00 = Kurang (K) 10 dst.

(6)

Penilaian Pengetahuan (Lembar Kerja Peserta Didik) LEMBAR KERJA 1

Ikutilah instruksi berikut.

Cermatilah teks prosedur di bawah ini!

CARA MEMAINKAN ANGKLUNG

Gambar siswa SMP Negeri 1 Manado sedang memainkan angklung

Angklung merupakan warisan seni tradisional Indonesia. Sebagai warisan seni yang sangat berharga, kita hendaknya belajar memainkan angklung. Begini cara memainkan angklung.

1. Pegang angklung dengan tangan kiri. Pegang angklung dengan cara memegang simpul pertemuan dua tiang angklung vertikal dan horizontal (yang berada di tengah), sehingga angklung dipegang tepat di tengah-tengah.

2. Pegang dengan genggaman tangan dan telapak tangan menghadap ke atas atau pun ke bawah.

3. Posisikan angklung yang dipegang tegak dan sejajar dengan tubuh.

4. Jarak angklung dari tubuh sebaiknya cukup jauh (siku tangan kiri hampir lurus) agar angklung dapat digetarkan dengan baik dan maksimal.

(7)

Setelah ananda membaca modul tentang struktur teks prosedur. Telaahlah teks di atas berdasarkan strukturnya seperti pada tabel di bawah ini!

Struktur Teks Kalimat danlam Teks

A. Judul Teks B. Tujuan

C. Alat dan Bahan

D. Langkah-langkah

E. Penegasan Ulang ( Penutup )

Penilaian Keterampilan

Lembar Kerja 2

Susunlah teks prosedur tentang cara membuat salah satu makanan khas di sekitar tempat tinggalmu!

--- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- ---

(8)

JURNAL PENILAIAN PENGETAHUAN

No Nama Peserta

Aspek

yang Dinilai Jumlah

Skor Judul Tujuan Alat dan

bahan Langkah Penutup 1

2 3 4 5 6 7 8 9 10 dst.

Skor:

Judul : 20

Tujuan : 20

Alat dan Bahan : 20 Langkah-langkah : 20

Penutup : 20

Skor Maksimal : 100

No Nama Peserta

Struktur Teks

Judul Tujuan

Alat dan bahan

Langkah Penutup Jumlah Skor 1

2 3 4 5 6 7 8 dst.

Skor :

Judul : 20

Tujuan : 20

Alat dan Bahan : 20

Langkah-langkah : 20

Penutup : 20

Skor Maksimal : 100

JURNAL PENILAIAN KETERAMPILAN

(9)

BAHAN AJAR TEKS PROSEDUR

Teks prosedur adalah sebuah teks yang berisi langkah atau tahapan untuk melakukan suatu hal. Teks prosedur menjelaskan cara membuat atau mengerjakan sesuatu dengan langkah-langkah atau cara-cara tertentu yang ditulis secara terstruktur dan sistematis.

Tujuan teks prosedur adalah untuk menjelaskan kegiatan yang harus dilakukan agar pembaca atau pemirsa dapat secara tepat dan akurat mengikuti sebuah proses membuat sesuatu, melakukan suatu pekerjaan, atau menggunakan suatu alat.

1. Ciri-Ciri Teks Prosedur Ciri-ciri teks prosedur adalah:

Menggunakan kata-kata kerja perintah.

Menggunakan konjungsi.

Menggunakan kata-kata teknis.

Terdapat tujuan kegiatan yang dibahas.

Ada alat dan bahan yang digunakan untuk membuat kegiatan yang dibahas.

2. Jenis-Jenis Teks Prosedur

Berdasarkan buku Strategi Dan Inovasi Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Era Revolusi Industri 4.0, teks prosedur dibedakan dalam tiga kategori. Jenis-jenis teks prosedur adalah sebagai berikut.

a. Teks Prosedur Sederhana

Teks prosedur sederhana berisi langkah-langkah yang terdiri dari tiga sampai empat tahap. Contoh teks prosedur sederhana adalah cara menghidupkan televisi, cara membuat teh hangat, cara membuat kopi, dan lain sebagainya.

b. Teks Prosedur Kompleks

Teks prosedur kompleks terdiri dari banyak langkah, seperti cara membuat donat, cara membuat email, cara merajut tas, dan sebagainya.

c. Teks Prosedur Protokol

Teks prosedur protokol adalah teks yang pada setiap langkahnya bisa diubah tidak harus runtut, walaupun berubah, tetapi hasil akhirnya tetap sama. Teks prosedur protokol berisi tahap-tahap yang tidak terlalu rumit sehingga mudah untuk dipahami.

3. Struktur Teks Prosedur

Adapun struktur teks prosedur meliputi:

a. Judul

b. Tujuan merupakan pengantar umum sebagai penanda apa yang akan dibuat, dilakukan, atau motivasi.

c. Bahan dan alat isinya Merinci bahan dan alat dengan ukuran yang akurat.

d. Langkah-langkah yaitu Urutan langkah secara rinci per tahap.

e. Penutup yaitu berisi penekanan isi dan kata-kata motivasi serta bersifat opsional.

4. Kaidah Kebahasaan Teks Prosedur

Bersumber dari buku Struktur dan Kebahasaan Teks Prosedur, terdapat beberapa kaidah kebahasaan dalam teks prosedur, yaitu:

1. Banyak menggunakan kata kerja perintah (imperatif)

Kata kerja imperatif dibentuk dengan akhiran -kan, -i, dan partikel -lah. Ciri- ciri kalimat imperatif adalah berisikan perintah, imbauan atau larangan serta diakhiri dengan tanda seru (!) di akhir kalimat.

(10)

2. Menggunakan kata-kata teknis yang berkaitan dengan topik yang dibahasnya

Kata teknis adalah kata-kata yang memiliki makna khusus pada suatu bidang keahlian. Makna dari kata teknis ini adalah makna leksikal atau makna kamus.

Apabila teks tersebut berkenaan dengan masalah komunikasi, akan digunakan istilah-istilah komunikasi pula, misalnya tanya jawab, kontak mata, pewawancara, verbal, nonverbal, bahasa tubuh, dan negosiasi.

3. Banyak menggunakan konjungsi dan partikel yang bermakna penambahan

Konjungsi penambahan adalah sebuah konjungsi bermakna tambahan yang diberikan untuk menggabungkan kalimat sederhana menjadi kalimat kompleks. Contoh: selain itu, pun, kemudian, selanjutnya, oleh karena itu, lalu, setelah itu, dan di samping itu.

4. Banyak menggunakan pernyataan persuasif

Kalimat persuasif merupakan kalimat ajakan kepada seseorang atau banyak orang. Tidak hanya berisi ajakan, kalimat persuasif juga berisi tentang suatu permintaan atau imbauan.

5. Menjelaskan benda dan alat yang dipakai

Apabila prosedur itu berupa resep dan petunjuk penggunaan alat, akan digunakan gambaran terperinci tentang benda dan alat yang dipakai, termasuk ukuran, jumlah, dan warna.

Prosedur Mematikan Komputer dengan Benar

Perlu belajar mematikan komputer secara benar sehingga tidak cepat rusak dan berdampak negatif. Untuk mematikan komputer ada beberapa tahap yang harus diperhatikan.

Tutup semua aplikasi yang Anda gunakan.

• Klik menu Start/Logo Windows di pojok kiri bawah.

• Pilih Shut down dan tunggu beberapa saat hingga komputer Anda benar-benar mati.

• Setelah komputer benar-benar mati, kemudian tekan tombol pada monitor dan speaker, stabilizer dan perangkat komputer lainnya.

• Setelah itu baru cabut kabel dari stop kontak. Hal ini bertujuan untuk menghemat daya dan mengantisipasi terjadinya korsleting listrik.

Selamat mematikan komputer secara benar.

Sumber : katadata.co.id Contoh Teks Prosedur

Referensi

Dokumen terkait

Merancang data rangkaian kegiatan ke dalam bentuk teks prosedur (tentang cara memainkan alat musik daerah, tarian daerah, cara membuat cinderamata, dll) dengan

Menyampaikan motivasi tentang apa yang dapat diperoleh (tujuan&manfaat) dengan mempelajar materi : Pola dakwah Nabi Muhammad Saw di Madinah dan Piagam Madinah.. Menjelaskan

Dari beberapa analisis sebelumnya dan hasil wawancara dengan stakeholder di Kabupaten Bangka Barat serta hasil analisis SWOT pada masing-masing cluster, dihasilkan 10

Maka dilakukan Quality Of Service terhadap CCTV tersebut yang bertujuan untuk mengetahui hasil Quality Of Service CCTV dengan menggu- nakan parameter Throughput, Packet Loss dan

Pada grafik (3.1) terlihat bahwa fungsi partisi kanonik lengkap Z untuk sistem paraboson maupun sistem parafermion memiliki pola yang sama dan terlihat nilai -nya

Adanya alasan mengapa layanan tersebut diberikan pada malam hari, karena jam operasional angkutan kota ketika pagi akan berjalan seperti biasanya, namun ketika

Hal ini berarti bahwa variasi naik turunnya produktivitas (y) 76,56% disebabkan oleh faktor- faktor motivasi yang diteliti yaitu meliputi faktor keamanan (x_1),

Pada tabel 3, juga menunjukkan galur KUI Carotenoid Syn (broad) memiliki jumlah baris per tongkol yang terendah diantara galur uji dan varietas pembanding, tetapi tidak berbeda