Pertanian
Berkelanjutan
(Sustainable Agriculture)
….
Apakah arti berkelanjutan?
¨ “Membuat dunia lebih baik dari sebelumnya, mengambil tidak lebih dari yang dibutuhkan,
mencoba untuk tidak membahayakan kehidupan atau lingkungan, buatlah perbaikan jika kamu bisa”
-Paul Hawken
¨ “Desain berkelanjutan adalah suatu kehati-hatian dalam melakukan tujuan tindakan manusia dengan menyesuaikan pola dan aliran kehidupan alami”
-David Orr
Apakah arti berkelanjutan?
¨
Kata “sustain” berasal dari bahasa latin
“sustinere” (sus berarti dibawah dan tenere berarti memegang) yang berarti
membiarkan atau memelihara keberadaan sesuatu yang berakibat secara jangka
panjang atau permanen.
Berkelanjutan ….
¨ … menyediakan kebutuhan
semua orang yang hidup hari ini tanpa membahayakan
generasi mendatang”
PERTANIAN BERKELANJUTAN
adalah pemanfaatan sumber daya yang dapat
diperbaharui (renewable resources) dan sumberdaya tidak dapat diperbaharui (unrenewable resources) untuk proses produksi pertanian dengan menekan
dampak negatif terhadap lingkungan seminimal mungkin.
FAKTA:
KERUSAKAN LINGKUNGAN, JUMLAH PENDUDUK, KETERSEDIAAN PANGAN
FAKTA:
KERUSAKAN LINGKUNGAN, JUMLAH PENDUDUK, KETERSEDIAAN PANGAN
MENGAPA
MEMERLUKAN UPAYA PENANGANAN MEMERLUKAN UPAYA PENANGANAN
Bentuk pertanian belanjutan harus memenuhi unsur berikut….
•Economically viable
•Environmentally sound
•Socially just
Segitiga Berkelanjutan
The quest for sustainability
Economic Environmental
Vitality Integrity Social Equity
konsep pertanian berkelanjutan
¨
keberlanjutan usaha ekonomi(profit),
¨
keberlanjutan kehidupan sosial manusia (people),
¨
keberlanjutan ekologi alam (planet).
CIRI-CIRI
¨ Secara ekonomi menguntungkan dan dapat dipertanggung jawabkan (ECONOMICALLY VIABLE). Petani mampu menghasilkan keuntungan dalam tingkat produksi yang cukup dan stabil, pada tingkat resiko yang bisa
ditolerir/diterima.
¨ Berwawasan ekologis (ECOLOGICALLY SOUND).
Kualitas agroekosistem dipelihara atau ditingkatkan, dengan menjaga keseimbangan ekologi serta konservasi keanekaragaman hayati. Sistem pertanian yang
berwawasan ekologi adalah sistem yang sehat dan
mempunyai ketahanan yang tinggi terhadap tekanan dan gangguan (stress dan shock).
CIRI-CIRI
¨ Berkeadilan sosial (SOCIAL EQUITY). Sistem pertanian yang menjamin terjadinya keadilan dalam akses dan
kontrol terhadap lahan, modal, informasi, dan pasar, bagi yang terlibat tanpa membedakan status sosial-ekonomi, gender, agama atau kelompok etnis.
CIRI-CIRI
¨ Manusiawi dan menghargai budaya lokal.
Menghormati eksistensi dan memperlakukan dengan bijak semua jenis mahluk yang ada. Dalam
pengembangan pertanian tidak melepaskan diri dari konteks budaya lokal dan menghargai tatanan nilai, spirit dan pengetahuan lokal
¨ Mampu berdaptasi (adaptable). Mampu menyesuaikan diri terhadap kondisi yang selalu berubah, seperti
pertumbuhan populasi, tantangan kebijaksanaan yang baru dan perubahan konstalasi pasar.
Lingkungan yang Berkelanjutan
¨ Pertanian berkelanjutan dapat dipandang sebagai suatu
pengaturan sistem produksi dimana terdapat suatu interaksi yang kompleks antara tanah, air, tanaman, binatang, iklim dan manusia.
¨ TUJUAN adalah mengintegrasikan seluruh komponen menjadi suatu sistem produksi yang solid yang
menguntungkan semua anggota didalamnya.
¨ Suatu lahan pertanian akan tetap menjadi lingkungan yang berkelanjutan dengan cara meniru konsep yang terjadi di alam (mimikri) dan sesuai fungsi ekosistem.
Lahan Pertanian sebagai Ekosistem : Aliran Energi
¨ Aliran energi dalah suatu jalur yang bermula pada
matahari sebagai sumber energi melalui sistem biologi
¨ Dalam hubungannya dengan lahan pertanian, penangkapan energi dapat ditingkatkan dengan memaksimalkan luas
daun yang tersedia untuk proses fotosintesis dan dengan mendaur ulang energi yang tersimpan melalui rantai
makanan
¨ Kita menghasilkan uang dengan pertanian melalui
penangkapan cahaya matahari, sehingga sebetulnya kita bertani dengan matahari (dan tanah)
Lahan Pertanian sebagai suatu Ekosistem : Biodiversitas
¨ Suatu lahan pertanian akan menjadi dinamis dan sehat jika lahan tersebut memiliki tingkat
kenaekaramana yang tinggi baik dari tanaman maupun binatang (di atas tanah dan di bawah tanah)
KEANEKARAGAMAN LEBIH BESAR
= KESTABILAN LEBIH BESAR
Apakah sebuah siklus?
¨
Satu Jalur ticket!
Menggalinya
Menngunakannya
Membuangnya
Jawabannya adalah sistem siklus!
Menggalinya
Menggunakannya
Menggunaknnya lagi Mengembalikannya
Limbah = makanan
2 Paradigma
¨ Pertanian Industri = linear
¨ Pertanian Berkelanjutan = cyclic
Perbedaan pertanian industri dan pertanian berkelanjutan
Industri Berkelanjutan
Intensif Energi Intensif Informasi
Proses Linear Proses Siklus
Lahan Pertanian sebagai Pabrik Lahan Pertanian sebagai Ekosistem Keterlibatan komponen terpisah Keterlibatan Komponen terintegrasi
Komponen Tungal Banyak Komponen
Monokultur Polikultur (Tanaman dan Binatang)
Berorientasi Jumlah Berorientasi Kualitas
INDIKATOR PERTANIAN BERKELANJUTAN
1. Menghasilkan produk pertanian yang berkualitas dengan kuantitas memadai,
2. Membudidayakan tanaman secara alami,
3. Mendorong dan meningkatkan siklus hidup biologis dalam ekosistem pertanian,
4. Memelihara dan meningkatkan kesuburan tanah jangka panjang,
5. Menghindarkan seluruh bentuk cemaran yang diakibatkan penerapan teknik pertanian,
6. Memelihara keragaman genetik sistem pertanian
BEBERAPA PENDEKATAN
KEGIATAN YANG MENUNJANG
PERTANIAN BERKELANJUTAN
LOW INPUT SUSTAINABLE AGRICULTURE (LISA)
LOW EXTERNAL INPUT SUSTAINABLE AGRICULTURE (LEISA) PROGRAM KEGIATAN PEMBANGUNAN
PERTANIAN BERKELANJUTAN
KONSERVASI LAHAN
NO TILLAGE (TANPA OLAH TANAH)
MINIMUM TILLAGE (OLAH TANAH MINIMUM)
PUPUK
PUPUK ORGANIK (KOMPOS), BIOFERTILIZER DENGAN ORGANISME SIMBIOSIS / MUTUALIS
RHIZOBIUM, AZOLLA, MYCORRHIZA
Pengendalian Hama Terpadu
Pengendalian Hama Terpadu merupakan suatu pendekatan untuk mengendalikan hama yang
dikombinasikan dengan metode-metode biologi, budaya, fisik dan kimia, dalam upaya untuk
meminimalkan; biaya, kesehatan dan resiko-resiko lingkungan.
LAPORAN KERUSAKAN
OBSERVASI
IDENTIFIKASI
HAMA PENYAKIT
DEFISIENSI
KERUGIAN EKONOMI ? YA
TIDAK JANGKA
PANJANG PENGEN
DALIAN
POTENSIAL MERUGIKAN
TIDAK MERUGIKAN
BAGAN ALIR PENGAMBILAN
KEPUTUSAN PENGENDALIAN
PENGGANGGU
2. Pengelolaan nutrisi tanaman
¨ Pengelolaan nutrisi tanaman dengan baik dapat meningkatkan kondisi tanah dan melindungi lingkungan tanah.
¨ Peningkatan penggunaan sumberdaya nutrisi di lahan pertanian, seperti pupuk kandang dan
tanaman kacang-kacangan (leguminosa) sebagai penutup tanah dapat mengurangi biaya pupuk anorganik yang harus dikeluarkan.
3. Konservasi Lahan
Beberapa metode konservasi lahan
termasuk penanaman alur, mengurangi atau tidak melakukan pembajakan lahan, dan
pencegahan tanah hilang baik oleh erosi
angin maupun erosi air.
4. Diversifikasi Lahan dan Tanaman
¨ Bertanam dengan memiliki varietas yang cukup banyak di lahan pertanian dapat mengurangi
kondisi ekstrim dari cuaca, hama penggangu tanaman, dan harga pasar.
¨ Peningkatan diversifikasi tanaman dan jenis tanaman lain seperti pohon-pohon dan rumput- rumputan, juga dapat memberikan kontribusi
terhadap konservasi lahan, habitat binatang, dan meningkatkan populasi serangga yang bermanfaat.
4. Diversifikasi Lahan dan Tanaman
Beberapa langkah kegiatan yang dilakukan;
¨
Menciptakan sarana penyediaan air, yang menciptakan lingkungan bagi katak, burung dan binatang-binatang lainnya yang memakan serangga dan insek.
¨
Menanam tanaman-tanaman yang berbeda untuk meningkatkan pendapatan sepanjang tahun dan meminimalkan pengaruh dari
kegagalan menanam sejenis tanaman saja.
5. Agroforestri (wana tani)
¨ Agroforestri merupakan suatu sistem tata guna lahan yang permanen, dimana
tanaman semusim maupun tanaman tahunan ditanam bersama atau dalam rotasi
membentuk suatu tajuk yang berlapis, sehingga sangat efektif untuk melindungi
tanah dari hempasan air hujan.
¨ Sistem ini akan memberikan keuntungan baik secara ekologi maupun ekonomi.
Beberapa keuntungan sistem agroforestri :
¨ Dapat diperoleh secara berkesinambungan hasil tanaman- tanaman musiman dan tanaman-tanaman tahunan.
¨ Dapat dicegah terjadinya serangan hama secara total yang sering terjadi pada tanaman satu jenis (monokultur).
¨ Keanekaan jenis tanaman yang terdapat pada sistem
agroforestri memungkinkan terbentuknya stratifikasi tajuk yang mengisi ruang secara berlapis ke arah vertikal.
¨ Adanya struktur stratifikasi tajuk seperti ini dapat
melindungi tanah dari hempasan air hujan, karena energi kinetik air hujan setelah melalui lapisan tajuk yang
berlapis-lapis menjadi semakin kecil daripada energi kinetik air hujan yang jatuh bebas.
6. Sistem Rotasi dan Budidaya Rumput
¨ Sistem pengelolaan budidaya rumput intensif yang baru adalah dengan memberikan tempat bagi binatang ternak di luar areal pertanian pokok yang ditanami rumput
berkualitas tinggi, dan secara tidak langsung dapat menurunkan biaya pemberian pakan.
¨ Selain itu, rotasi dimaksudkan pula untuk memberikan waktu bagi pematangan pupuk organik.
¨ Areal peternakan yang dipadukan dengan rumput atau kebun buah-buahan dapat memiliki keuntungan ganda, antara lain ternak dapat menghasilkan pupuk kandang yang merupakan pupuk
untuk areal pertanian.
Apa yang dapat kita lakukan?
¨
Menggunakan Produk Lokal
¨
Mengkonsumsi produk secukupnya
¨
Menanaman sendiri
¨