• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perancangan Alat Penyisir Ijuk Dengan Menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD) Dan Antropometri (Studi Kasus Di CV. Arba Jaya)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perancangan Alat Penyisir Ijuk Dengan Menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD) Dan Antropometri (Studi Kasus Di CV. Arba Jaya)"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

PERANCANGAN ALAT PENYISIR IJUK DENGAN

MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION

DEPLOYMENT (QFD) DAN ANTROPOMETRI

(STUDI KASUS DI CV. ARBA JAYA)

TUGAS SARJANA

Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Dari

Syarat-Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Teknik

oleh

ZUL ARDIAN AMRALIS

100403003

D E P A R T E M E N T E K N I K I N D U S T R I

F A K U L T A S T E K N I K

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

M E D A N

(2)
(3)
(4)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas

berkat dan rahmat-Nya yang dilimpahkan kepada penulis sehingga dapat

menyelesaikan Tugas Sarjana ini dengan baik.

Penulisan Tugas Sarjana ini adalah bertujuan untuk memenuhi salah satu

syarat akademis dalam menyelesaikan studi di Departemen Teknik Industri,

Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara. Tugas Sarjana ini juga merupakan

sarana bagi penulis untuk melakukan penelitian terhadap permasalahan nyata yang

ada di perusahaan pembuat sapu ijuk. Tugas Sarjana ini berjudul “Perancangan Alat Penyisir Ijuk dengan Menggunakan Metode Quality Function Deployment

(QFD) dan Antropometri (Studi Kasus di CV. Arba Jaya)”.

Penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca

untuk melengkapi Tugas Sarjana ini. Akhir kata, penulis berharap agar Tugas

Sarjana ini bermanfaat bagi semua pihak yang memerlukannya.

Medan, November 2015

(5)

UCAPAN TERIMA KASIH

Tugas Sarjana yang ditulis ini telah mendapatkan bimbingan dan

dukungan dari berbagai pihak. Maka pada kesempatan ini dengan hati yang tulus

penulis mengucapkan terima kasih kepada :

1. Ibu Ir. Khawarita Siregar, MT. selaku Ketua Departemen Teknik Industri

Universitas Sumatera Utara.

2. Bapak Prof. Dr. Ir. A. Rahim Matondang, MSIE, selaku Dosen Pembimbing I

atas bimbingan yang diberikan dalam penyelesaian Tugas Sarjana ini.

3. Ibu Ir. Anizar, M.kes, selaku Dosen Pembimbing II sebagai dosen

pembimbing II yang telah banyak memberikan bimbingan, motivasi, dan

nasehat selama penyusunan Tugas Sarjana ini.

4. Bapak Ridho Batubara selaku pemilik CV. Arba Jaya yang telah memberikan

bantuan selama penulis melakukan penelitian.

5. Kedua orang tua Penulis, Ir. Boirano dan dr. Lisdayani yang senantiasa

memberikan doa dan nasehat, adik penulis Annisa Lismarani, serta seluruh

keluarga besar yang telah memberi motivasi dalam penulisan penelitian ini.

6. Seluruh dosen Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas

Sumatera Utara yang telah memberikan pengajaran selama perkuliahan

sebagai bekal untuk penulisan Tugas Sarjana ini.

7. Sahabat terbaik penulis selama mengikuti perkuliahan di Departemen Teknik

(6)

Liyana, Vita, Syally, Gemadana, M. Zain, Chandra, Fauzi, Sofyan, Aliyefi,

M. Sadri, Azhar, dan Sheihan.

8. Semua teman angkatan 2010 (TITEN) serta abang kakak senior dan junior di

Departemen Teknik Industri USU yang telah memberikan banyak masukan

kepada penulis.

9. Bang Nurmansyah, Bang Mijo, Kak Dina, Kak Ani, dan Bang Ridho atas

bantuan dan tenaga yang telah diberikan dalam memperlancar penyelesaian

Tugas Sarjana ini.

Kepada semua pihak yang telah banyak membantu dalam menyelesaian

laporan ini dan tidak dapat penulis sebutkan satu per satu, penulis mengucapkan

terima kasih. Semoga laporan ini bermanfaat bagi kita semua

Medan, November 2015

(7)

DAFTAR ISI

BAB HALAMAN

LEMBAR JUDUL ... i

LEMBAR PENGESAHAN ... ii

SERTIFIKAT EVALUASI TUGAS SARJANA ... iii

KATA PENGANTAR ... iv

UCAPAN TERIMA KASIH ... v

ABSTRAK ... viii

DAFTAR ISI ... ix

DAFTAR TABEL ... xv

DAFTAR GAMBAR ... xvii

DAFTAR LAMPIRAN ... xx

I PENDAHULUAN ... I-1

1.1 Latar Belakang Masalah ... I-1

1.2 Rumusan Masalah ... I-4

1.3 Tujuan Penelitian... I-4

1.4 Asumsi dan Batasan Masalah ... I-5

1.5 Manfaat Penelitian... I-6

(8)

DAFTAR ISI (Lanjutan)

BAB HALAMAN

II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN ... II-1

2.1 Sejarah Perusahaan ... II-1

2.2 Ruang Lingkup Bidang Usaha ... II-1

2.3 Lokasi Perusahaan ... II-1

2.4 Organisasi dan Manajemen ... II-1

2.4.1 Struktur Organisasi Perusahaan ... II-1

2.4.2 Uraian Tugas dan Tanggung Jawab ... II-2

2.4.3 Tenaga Kerja dan Jam Kerja ... II-6

2.4.4 Sistem Pengupahan dan Fasilitas ... II-6

2.5 Proses Produksi ... II-7

III LANDASAN TEORI ... III-1

3.1 Proses Perancangan Produk ... III-1

3.1.1 Jenis Perancangan dan Perancangan Ulang ... III-1

3.2 Antropometri ... III-2

3.2.1 Dimensi Antropometri ... III-4

3.3 QFD(Quality Function Deployment) ... III-6

3.3.1 Tahapan QFD ... III-7

3.3.2 Manfaat QFD ... III-8

(9)

DAFTAR ISI (Lanjutan)

BAB HALAMAN

3.4 Pembuatan Kuesioner ... III-11

3.5 Validitas Data ... III-12

3.6 Reliabilitas ... III-13

IV METODOLOGI PENELITIAN ... IV-1

4.1 Lokasi dan Waktu Penelitian... IV-1

4.2 Jenis Penelitian ... IV-1

4.3 Objek Penelitian ... IV-1

4.4 Variabel Penelitian ... IV-2

4.5 Instrumen Penelitian ... IV-2

4.6 Kerangka Konseptual ... IV-4

4.7 Metode Pengumpulan Data ... IV-6

4.7.1 Data Primer ... IV-6

4.7.2 Data Sekunder ... IV-7

4.7.3 Ukuran dan Teknik Sampling ... IV-7

4.8 Metode Pengolahan Data ... IV-8

4.9 Analisis Pemecahan Masalah ... IV-12

4.10 Kesimpulan dan Saran ... IV-12

4.8 Metode Pengumpulan Data ... IV-5

(10)

DAFTAR ISI (Lanjutan)

BAB HALAMAN

4.9.1 Populasi ... IV-7

4.9.2 Sampel ... IV-7

4.9.3 Teknik Sampel yang Digunakan ... IV-7

4.10 Pengolahan Data ... IV-8

4.11 Analisis Pemecahan Masalah ... IV-9

4.12 Kesimpulan dan Saran ... IV-9

V PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA ... V-1

5.1 Pengumpulan Data ... V-1

5.1.1 Data Hasil Standard Nordic Questionnaire (SNQ) ... V-1

5.1.2 Kuesioner Terbuka ... V-6

5.1.3 Kuesioner Tertutup ... V-6

5.2 Pengolahan Data ... V-8

5.2.1 Uji Validitas dan Reliabilitas Kuesioner Tertutup ... V-8

5.2.1.1 Uji Validitas Data Kuesioner Tertutup ... V-8

5.2.1.2 Uji Reliabilitas Data Kuesioner Tertutup ... V-11

5.2.2 Membangun Matriks Quality Function Deployment

(QFD) ... V-14

(11)

DAFTAR ISI (Lanjutan)

BAB HALAMAN

5.2.2.1.1 Identifikasi Kebutuhan Pelanggan/

Customer Requirement ... V-14

5.2.2.1.2 Menentukan Tingkat Kepentingan/

Customer Importance (CI) ... V-15

5.2.2.1.3 Penentuan Karakteristik Teknis

Produk ... V-16

5.2.2.1.4 Menetapkan Hubungan Antara

Karakteristik Teknis ... V-17

5.2.2.1.5 Menetapkan Tingkat Hubungan

Antara Karakteristik Teknis Produk

Dengan Keinginan Pekerja ... V-18

5.2.2.1.6 Menyusun Matriks Perencanaan

(Planning Matriks) ... V-19

5.2.2.1.7 Membangun Matriks House of

Quality (HoQ) Perancangan Alat

Penyisir Ijuk ... V-21

5.2.2.2 Matiks Quality Function Deployment Fase II ... V-25

5.2.2.2.1 Menetapkan Karakteristik Teknis

Prioritas Berdasarkan QFD Fase I ... V-25

(12)

DAFTAR ISI (Lanjutan)

BAB HALAMAN

5.2.2.2.3 Menetapkan Hubungan Antara Part

Kritis... V-26

5.2.2.2.4 Menetapkan Tingkat Hubungan Antara

Karakteristik Teknis Produk Dengan

Part Kritis ... V-27

5.2.2.2.5 Membangun Matriks House of

Quality (HoQ) QFD Fase II ... V-28

5.2.3 Perancangan Alat Penyisir Ijuk ... V-32

5.2.3.1 Data Dimensi Tubuh Pekerja ... V-32

5.2.3.2 Perhitungan Rata-rata, Standar Deviasi,

Nilai Maksimum dan Minimum ... V-33

5.2.3.3 Uji Keseragaman Data ... V-34

5.2.3.4 Uji Kecukupan Data ... V-36

5.2.3.5 Uji Kenormalan Data ... V-38

5.2.3.6 Penerapan Data Antropometri ... V-39

5.2.3.7 Penetapan Data Antropometri dengan Prinsip

Ekstrim ... V-41

VI ANALISIS PEMECAHAN MASALAH ... VI-1

(13)

DAFTAR ISI (Lanjutan)

BAB HALAMAN

6.2 Analisis Pengumpulan Data ... VI-2

6.2.1 Analisis Data Kuesioner ... VI-2

6.3 Analisis Identifikasi Teknis ... VI-4

6.3.1 Analisis Metode Quality Function Deployment (QFD)

Fase I ... VI-4

6.3.2 Analisis Metode Quality Function Deployment (QFD)

Fase II ... VI-5

6.4 Analisis Perancangan Fasilitas Kerja ... VI-6

VII KESIMPULAN DAN SARAN ... VII-1

7.1 Kesimpulan... VII-1

7.2 Saran ... VII-2

(14)

DAFTAR TABEL

TABEL HALAMAN

3.1 Dimensi Tubuh... III-4

5.1 Rekapitulasi Data SNQ Pekerja Penyisir dan Perajutan Ijuk ... V-3

5.2 Persentasi Kategori Sakit dari Data SNQ ... V-4

5.3 Persentasi Kategori Sangat Sakit dari Data SNQ ... V-5

5.4 Rekapitulasi Kuesioner Terbuka ... V-7

5.5 Rekapitulasi Kuesioner Tertutup ... V-8

5.6 Rekapitulasi Pertanyaan 1 Kuesioner Tertutup ... V-9

5.7 Rekapitulasi Uji Validitas Kuesioner Tertutup ... V-11

5.8 Perhitungan X dan Y Uji Realibilitas Kuesioner Tertutup ... V-12

5.9 Perhitungan X2 Uji Realibilitas Kuesioner Tertutup ... V-12

5.10 Perhitungan Y2 Uji Realibilitas Kuesioner Tertutup ... V-12

5.11 Perhitungan Varians Tiap Butir ... V-13

5.12 Cutomer Requirement (CR) terhadap Proses Perancangan Alat

Penyisir Ijuk ... V-15

5.13 Cutomer Importance (CI) terhadap Proses Perancangan Alat

Penyisir Ijuk ... V-16

5.14 Karakteristik Teknis yang Dibutuhkan untuk Memenuhi

Kebutuhan Pekerja Penyisiran Ijuk ... V-16

5.15 Nilai Sales Point Proses Perancangan Alat Penyisir Ijuk ... V-20

(15)

DAFTAR TABEL (LANJUTAN)

TABEL HALAMAN

5.17 Kategori Tingkat Kesulitan ... V-22

5.18 Karakteristik Teknis Alat Penyisir Ijuk ... V-25

5.19 Part Kritis Alat Penyisir Ijuk ... V-26

5.20 Dimensi Tubuh Pekerja pada CV. Arba Jaya ... V-32

5.21 Hasil Pengukuran Nilai Rata-rata, Standar Deviasi, Nilai

Maksimum, dan Nilai Minimum Alat Penyisir Ijuk ... V-34

5.22 Uji Keseragaman Data Antropometri Untuk Alat Penyisir Ijuk .... V-35

5.23 Uji Kecukupan Data ... V-38

5.24 Dimensi Tinggi Siku Duduk (TSD) ... V-40

5.25 Dimensi Jangkauan Tangan (JT) ... V-40

5.26 Perhitungan Persentil Seluruh Dimensi Tubuh Operator

CV. Arba Jaya ... V-41

6.1 Rekapitulasi Kuesioner Terbuka ... VI-2

6.2 Rekapitulasi Kuesioner Tertutup ... VI-3

6.3 Rekapitulasi Uji Validitas Kuesioner Tertutup ... VI-3

6.4 Rekapitulasi Uji Reliabilitas Kuesioner Tertutup ... VI-3

6.5 Nilai Net Sales, Importance Weight dan Relative Weight ... VI-4

(16)

DAFTAR GAMBAR

GAMBAR HALAMAN

1.1 Alat Penyisir Ijuk ... I-2

1.2 Proses Penyisiran Ijuk ... I-3

2.1 Struktur Organisasi CV. Arba Jaya22 ... II-2

2.2 Proses Penyisiran Ijuk dan Alat Penyisir Ijuk Aktual ... II-7

3.1 Perbedaan Ukuran dengan Persentil Manusia ... III-3

3.2 House of Quality ... III-9

4.1 Standard Nordic Questionnaire (SNQ) ... IV-3

4.2 Kerangka Konseptual Penelitian ... IV-5

4.3 Diagram AlirPembangunan House of Quality Fase I ... IV-10

4.4 Diagram Alir Pembangunan House of Quality QFD faseII ... IV-11

4.5 Diagram Alir Pengolahan Antropometri ... IV-11

4.6 Langkah-Langkah Penelitian ... IV-13

5.1 Rekapitulasi Keluhan Sakit dan Sangat Sakit (%) ... V-6

5.2 Hubungan Antar Karakteristik Teknis Desain Alat Penyisir Ijuk ... V-18

5.3 Matriks Antara CR Dengan Karakteristik Teknis Alat Penyisir

Ijuk ... V-19

5.4 Penentuan Tingkat Kesulitan, Derajat Kepentingan dan Perkiraan

Biaya QFD Fase I ... V-23

5.5 QFD Alat Penyisir Ijuk Fase I ... V-24

(17)

DAFTAR GAMBAR (Lanjutan)

GAMBAR HALAMAN

5.7 Hubungan Antara Karakteristik Teknis dan Part Kritis Perancangan

Alat Penyisir Ijuk ... V-28

5.8 Penentuan Tingkat Kesulitan, Derajat Kepentingan dan Perkiraan

Biaya QFD Fase II ... V-30

5.9 QFD Alat Penyisir Ijuk Fase II ... V-31

5.10 Peta Kontrol Tinggi Siku Duduk (TSD) ... V-36

5.11 Peta Kontrol Jangkauan Tangan (JT) ... V-36

5.12 Uji Kenormalan Data dengan Software SPSS 19.0 ... V-39

6.1 Persentase Penyebaran Kuisioner SNQ ... VI-12

6.2 Ukuran Kinerja QFD Fase I ... VI-5

6.3 Ukuran Kinerja QFD Fase II ... VI-6

6.4 Alat Penyisir Ijuk Usulan ... VI-7

(18)

DAFTAR LAMPIRAN

LAMPIRAN HALAMAN

1 Standard Nordic Questionaire ... L.1

2 Data Standard Nordic Questionaire ... L.2

3 Kuesioner Terbuka Alat Penyisir Ijuk ... L.3

4 Kuesioner Tertutup Alat Penyisir Ijuk ... L.4

5 Form Tugas Akhir ... L.5

7 Surat Penjajakan ... L.6

8 Surat Balasan Perusahaan ... L.7

9 Surat Keputusan Tugas Akhir ... L.8

(19)

ABSTRAK

Proses penyisiran ijuk yang dilakukan secara manual berisiko menyebabkan gangguan otot atau musculoskeletal disorders (MSDs). Terjadinya MSDs disebabkan pekerjaan yang dilakukan secara manual dan berulang kali. CV.Arba Jaya adalah perusahaan yang memproduksi sapu ijuk, dimana proses produksinya menggunakan tenaga kerja manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keluhan MSDs pada pekerja yang bekerja dengan postur duduk yang menggunakan fasilitas kerja yang tidak ergonomis. Fasilitas tersebut terdapat pada stasiun kerja penyisiran dimana pekerja menggunakan kedua tangannya untuk memegang sapu dan untuk melakukan proses menyisir. Alat penyisir ijuk yang digunakan oleh pekerja terbuat dari sebatang kayu berbentuk balok dengan ukuran 25cm x 5cm x 2cm pada bagian ujung diberi 6 buah paku setinggi 4 cm yang tidak sesuai dengan antropometri pekerja. Setiap hari pekerja menyisir rata-rata 300 buah sapu ijuk dengan jumlah jam kerja normal yaitu 8 jam kerja. Penelitian ini menggunakan kuisioner Standard Nordic Questionnaire untuk mengidentifikasi keluhan yang dirasakan pekerja. Keluhahan rasa sakit yang dialami pekerja pada beberapa bagian tubuh yaitu lengan, bahu, punggung, pinggang, dan kaki. Kemudian dilakukan perancangan ulang pada fasilitas kerja penyisir ijuk dengan menggunakan quality function deployment (QFD). QFD digunakan untuk mengetahui karakteristik teknis produk yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pekerja diantaranya waktu pengelasan, proses pengelasan, komposisi bahan, dimensi produk dan ketahanan bahan. Fasilitas kerja yang dirancang dibuat berdasarkan antropometri tubuh pekerja dengan persentil 5% untuk jangkauan tangan dengan rekomendasi dimensinya 68,0 cm dan persentil 95% tinggi siku duduk dengan rekomendasi dimensinya 31 cm.

Gambar

TABEL
TABEL
GAMBAR
GAMBAR

Referensi

Dokumen terkait

Bidang Bantuan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial D.I. Jika lanjut dilayani maka Dinas Sosial DIY akan memfasilitasi pembelian tiket bus ke ibu kota provinsi tujuan mulai

Dari 81 orang mahasiswa yang mengikuti Perkuliahan Dasar Gerak Senam di Jurusan Pendidikan Kepelatihan Universitas Negeri Yogyakarta tahun 2010; sebanyak 40,7%

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b dan huruf c, perlu menetapkan Keputusan Bupati Bantul tentang Pembentukan Tim Pelaksana

[r]

Pada saat ini yang bersangkutan menjabat sebagai Kepala Seksi Penyebaran Varietas, Subdit Pengembangan Varietas, Direktorat Perbenihan Hortikultura, Direktorat

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2014 tentang Akreditasi Program Studi dan Perguruan Tinggi;. Keputusan Menteri Pendidikan dan

Pitriansyah Kosim mendapat gelar Sarjana Pertanian tahun 1986 dari Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto dan gelar S2 diperoleh dari Sekolah Tinggi Ilmu

[r]