• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENTINGNYA ETIKA DALAM KEHIDUPAN BERMASY

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PENTINGNYA ETIKA DALAM KEHIDUPAN BERMASY"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

PENTINGNYA ETIKA

DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT

DISUSUN OLEH

NAMA : SUSANA VIRGINIA AGUSTIN WIGBERTA

JURUSAN : MANAJEMEN KONVENSI DAN PERHELATAN

SEMESTER : SEMESTER 3

NIM : 13105017

KEMENTERIAN PARIWISATA

(2)

KATA PENGANTAR

Puji syukur penyusun panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat

rahmat-Nya kami bisa menyelesaikan makalah yang berjudul “Pentingnya Etika dalam

Kehidupan Bermasyarakat”. Makalah yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari

berbagai sumber ini disusun guna memenuhi ujian akhir semester mata kuliah Etika dan

Protokol.

Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga

makalah ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya, terutama untuk Ibu Dra. Ni Kade Juli

Rastitiati, M.Hum. selaku dosen mata kuliah Etika dan Protokol.

Semoga makalah ini dapat memberikan informasi bagi pembaca dan bermanfaat

untuk pengembangan wawasan dan peningkatan ilmu pengetahuan bagi kita semua.

Penyusun menyadari bahwa makalah ini masih memiliki banyak kekurangan, oleh

karena itu melalui kata pengantar ini penyusun lebih dahulu meminta maaf dan memohon

permakluman jika ada penulisan yang kurang tepat atau menyinggu perasaan pembaca.

Penyusun juga menerima kritik dan saran yang bersifat membangun demi sempurnanya

makalah ini.

Nusa Dua, 3 Desember 2014

(3)

DAFTAR ISI

2.2.2 PENGERTIAN ETIKA DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT …... 5

2.2.3 MANFAAT ETIKA DALAM KEHIDUPAN BERTETANGGA

DAN BERMASYARAKAT ……… 6

2.2.4 PERANAN ETIKA DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT ………. 7

2.2.5 CONTOH PENERAPAN ETIKA DALAM KEHIDUPAN

(4)

1.1 LATAR BELAKANG

Etika merupakan kebiasaan yang benar dalam pergaulan dan dapat dirumuskan

sebagai suatu batasan yang menilai tentang salah atau benar serta baik atau buruk suatu

tindakan.Kunci utama penerapan etika adalah memperlihatkan sikap sopan santun, rasa

hormat terhadap keberadaan orang lain dan mematuhi peraturan serta tatakrama yang berlaku

pada lingkungan tempat kita berada.

Sebagai makhluk sosial, tidak dapat dipungkiri bahwa manusia tidak dapat hidup

sendiri, artinya manusia mutlak membutuhkan orang lain dalam menjalani hidupnya. Di

sinilah, manusia tidak bisa dipisahkan dari kehidupan bertetangga dan bermasyarakat. Etika

sangat diperlukan dalam kehidupan sehari – hari. Etika merupakan “pagar” yang mengatur

pergaulan manusia dalam suatu masyarakat. Seseorang yang beretika mampu mengontrol

sikap dan tutur katanya terhadap orang lain. Tanpa etika, kita akan dicap sebagai orang yang

tidak tahu bertatakrama.

Dalam bersosialisasi di masyarakat, manusia memerlukan etika sebagai pedoman

dalam berkata, berpikir dan melakukan suatu kebiasaan yang baik untuk dianut sehingga

dapat diwariskan dari satu generasi ke generasi selanjutnya.

Maka dari itu, pemahaman akan etika dalam kehidupan bertetangga dan

bermasyarakat sangat penting untuk dalam mengimplementasikannya dalam kehidupan

sehari-hari di masyarakat.

1.2 RUMUSAN MASALAH

a. Apakah pengertian etika?

b. Apakah pengertian etika dalam kehidupan bermasyarakat?

(5)

d. Bagaimana peranan etika dalam kehidupan bermasyarakat?

e. Apa sajakah contoh penerapan etika dalam kehidupan bermasyarakat?

1.3 TUJUAN PENULISAN

a. Untuk mengetahui dan memahami tentang pengertianetika.

b. Untuk mengetahui dan memahami pengertian etika dalam kehidupan

bermasyarakat.

c. Untuk mengetahui manfaat etika dalam kehidupan bertetangga dan

bermasyarakat.

d. Untuk mengetahui peranan etika dalam kehidupan bermasyarakat. e. Untuk mengetahui beberapa contoh penerapan etika dalam kehidupan

bermasyarakat.

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 TINJAUAN PUSTAKA

Menurut para ahli, etika tidak lain adalah aturan prilaku, adat kebiasaan manusia

dalam pergaulan antara sesamanya dan menegaskan mana yang benar dan mana yang buruk.

Etika merupakankumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlaq; nilai mengenai

nilai benar dan salah, yang dianut suatu golongan atau masyarakat. (Kamus Besar Bahasa

Indonesia, 1989).Perkataan etika atau lazim juga disebut etik, berasal dari kata Yunani

(6)

Drs. O.P. Simorangkir : etika atau etik sebagai pandangan manusia dalam

berprilaku menurut ukuran dan nilai yang baik.

Drs. Sidi Gajalba dalam sistematika filsafat: etika adalah teori tentang tingkah

laku perbuatan manusia dipandang dari segi baik dan buruk, sejauh yang dapat

ditentukan oleh akal.

Drs. H. Burhanudin Salam : etika adalah cabang filsafat yang berbicara

mengenai nilai dan norma moral yang menentukan prilaku manusia dalam

hidupnya.

Berdasarkan beberapa pemikiran diatas etika menurut Bartens memberikan tiga arti

etika yaitu: Etika dipakai dalam arti nilai-nilai dan norma-norma moral yang menjadi

pegangan bagi seorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya.arti ini dapat

juga disebut sistem nilai dalam hidup manusia perseorngan atau hidup bermasyarakat. Etika

dipakai dalam arti kumpulan asas dan nilai moral yang dimaksud disini adalah kode etik. Dan

etika dipakai dalam arti ilmu tentang yang baik atau yang buruk arti ini sama dengan filsafat

moral

Dalam perkembangannya etika dapat dibagi dua yaitu etika perangai dan etika moral.

Etika perangai adalah adatistiadat atau kebiasaan yang menggambarkan perangai manusia

dalam hidup bermasyarakat didaerah tertentu dan pada waktu tertentu. Etika perangai tersebut

diakui dan berlaku karena disepakati masyarakat berdasarkan hasil penelitian.Sementara itu

untuk etika moral adalah berhubungan dengan kebiasaan berperilaku baik dan benar

berdasarkan kodrat manusia. Apabila etika tersebut dilanggar timbullah kejahatan yaitu

(7)

disebut moral, contohnya adalah berkata dan berbuat jujur, menghormati orang tua, dan

menghargai orang lain.

Secara metodologis, tidak setiap hal menilai perbuatan dapat dikatakan sebagai

etika. Etika memerlukan sikap kritis, metodis, dan sistematis dalam melakukan refleksi.Hal

ini sesuai dengan pernyataan dari Magnis Suseno yang menyatakan bahwa etika adalah

pemikiran sistematis tentang moralitas ,dan yang dihasilkan secara langsung, bukan melalui

kebaikan melainkan suatu pengertian yang lebih mendasar dan kritis.Menurut Magnis Suseno

ada empat alasan yang melatarkan belakanginya, yaitu yang pertama etika dapat membantu

dalam mengali rasionalitas dan moralitas agama, seperti “mengapa Tuhan memerintahkan ini

bukan itu?”. Kedua, etika membantu dalam mengintterprestasikan ajaran agama yang saling

bertentangan. Selanjutnya, etika dapat membantu menerapkan ajaran moral agama terhadap

masalah masalah baru dalam kehidupan manusia dan yang terdapat membantu mengadakan

diaolog antar agama yang terakhir, etika mendasarkan pada rasionalitas bukan wahyu.

2.2 RINCIAN URAIAN

2.2.1 PENGERTIAN ETIKA

Etika merupakan suatu ilmu yang mempelajari tentang adat istiadat serta

membahas perbuatan baik dan buruk di dalam kehidupan manusia sejauh yang dapat

dipahami oleh pikiran manusia yang mencakup tata sikap, tata tutur dan tata pikir.Etika

memiliki cakupan yang sangat luas, contohnya etika bisnis, politik.Dalam membahas

Etika sebagai ilmu yang menyelidiki tentang tanggapan kesusilaan atau etis, yaitu sama

halnya dengan berbicara moral (mores). Manusia disebut etis, ialah manusia secara utuh

dan menyeluruh mampu memenuhi hajat hidupnya dalam rangka asas keseimbangan

(8)

dan antara sebagai makhluk berdiri sendiri dengan penciptanya. Termasuk di dalamnya

membahas nilai-nilai atau norma-norma yang dikaitkan dengan etika,Terciptanya

hubungan yang baik antar manusia merupakan salah satu manfaat etika.Etika dalam

perkembangannya sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Etika membantu manusia

untuk mengambil sikap dan bertindak secara tepat dalam menjalani hidup ini. Etika pada

akhirnya membantu kita untuk mengambil keputusan tentang tindakan apa yang perlu kita

lakukan. Dan yang perlu kita pahami bersama bahwa etika ini dapat diterapkan dalam

segala aspek atau sisi kehidupan kita, dengan demikian etika ini dapat dibagi sesuai

dengan aspek atau sisi kehidupan manusianya.

2.2.2 PENGERTIAN ETIKA DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT

Etika dalam kehidupan bertetangga dan bermasyarakat adalah aturan prilaku,

adat kebiasaan manusia dalam kehidupan betetangga dan bermasyarakat antara sesama

dan menegaskan mana yang benar dan mana yang salah. Etika dalam masyarakat

berkembang sesuai dengan adat istiadat , kebiasaan, nilai dan pola perilaku manusia

terkait dengan situasi dan realitas yang membudaya dalam kehidupan masyarakat. Etika

yang menyoroti secara rasional dan kritis tentang apa yang diharapkan manusia mengenai

sesuatu yang bernilai.

2.2.3 MANFAAT ETIKA DALAM KEHIDUPAN BERTETANGGA DAN

(9)

 Adanya rasa saling menghargai antar tetangga dalam kehidupan

bermasyarakat

 Kehidupan bertetangga akan lebih hangat dan harmonis

 Terciptanya kerukunan, rasa saling tolong menolong dan rasa gotong royong

antar sesama

 Timbuknya rasa empati kepada sesama tetangga

 Timbulnya keorganisasian yang memiliki manfaat bagi kehidupan masyarakat

 Terhindar dari berbagai konflik yang berarti

 Etika membuat seorang manusia memanfaatkan waktu sebaik-baiknya dan

menghargai kehidupannya

 Etika memberikan self control bagi manusia agar dapat menyadari apa yang sedang ia lakukan dan tahu apa yang seharusnya dilakukan

 Etika mengajarkan agar manusia dapat mawas diri artinya manusia memperhitungkan apa yang akan dilakukannya dan bagaimana pandangan

orang lain terhadap perilakunya.

2.2.4 PERANAN ETIKA DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT

Dalam kehidupan bermasyarakat, etika memiliki peranan yang penting. Etika

(10)

menjadi mata perlajaran atau mata kuliah khusus yang mengajari bagaimana cara

bersikap yang baik di masyarakat. Oleh karena itu alumnus dari sekolah maupun

perguruan tinggi manapun sudah seharusnya memiliki pengetahuan moral yang tinggi,

tetapi jika sebaliknya, alumnus tersebut dapat digolongkan menjadi seseorang yang salah

didik.Peranan etika sebagai suatu ilmu, dapat dijadikan sebagai himpunan teori moral,

yang dapat dipraktekkan dalam pergaulan hidup sehari-hari. Bila masyarakat sudah

bersedia mematuhinya, maka terbentuklah norma-norma yang digariskan sebagai "suatu

hukum moral” dan bersifat mengikat dan etika dapat menjadi unsur pembantu dalam

ilmu-ilmu sosial lainnya, terutama pada ilmu hukum dengan objek utamanya yaitu

manusia.

Sebagai suatu teori, etika juga diperkaya oleh praktek nyata dalam kehidupan

masyarakat. Dengan demikian antara teori dan praktek,dapat saling menyokong dalam

pembinaan moral masyarakat.

Tugas utama dari etika itu adalah untuk menentukan kebenaran tentang

masalah moral dan bagaimana pandangan atau tanggapan umum terhadap norma-norma

moral yang telah digariskan dalam kehidupan masyarakat. Etika menuntut setiap orang

untuk bersikap rasional terhadap semua norma yang pada akhirnya membentuk manusia

menjadi lebih otonom dan memberi kemungkinan kepada kita untuk mengambil sikap

serta ikut menentukan arah perkembangan masyarakat. Etika menyelidiki

pernyataan-pernyataan moral yang merupakan perwujudan dari pandangan dan persoalan dalam

bidang moral.

Etika menjadi tolak ukur dalam menghadapi berbagai perbedaan moral yang

ada di masyarakat. Sehingga masyarakat dapat berargumentasi secara rasional dan kritis

(11)

2.2.5 CONTOH PENERAPAN ETIKA DALAM KEHIDUPAN

BERMASYARAKAT

 Membiasakan mengucapkan salam jika bertemu muka dengan orang lain

seperti (assalamualaikum “jika muslim”, selamat pagi, siang atau malam, apa

kabar, dsb).Atau dapat juga dengan melambaikan tangan dan menganggukkan

badan tersenyum.

 Bertutur kata dalam pergaulan sehari-hari menggunakan bahasa yang sopan

mudah dimengerti dan benar. Arahkan mata pada lawan bicara, tidak

memotong pembicaraan orang lain kecuali bila terpaksa, namun harus diawali

dengan permintaan maaf. Jangan berbicara dengan seseorang sambil

mengerjakan pekerjaan lain.

 Apabila dalam pertemuan, menghindari bicara secara berbisik-bisik dengan

seseorang. Menghindari membicarakan orang atau topik yang belum jelas

kebenarannya.

 Dalam bertetangga, mengusahakan menjalin dan menjaga hubungan baik.

Memberikan pertolongan dan perhatian kepada tetangga yang terkena musibah

dalam batas-batas yang wajar. Menetapkan pola hidup peduli terhadap

lingkungan misalnya membersihkan halaman, selokan dan sampah. Jika ingin

menyelenggarakan acara, sebaiknya tetangga diberitahu agar tidak merasa

terganggu.

 Membiasakan berempati terhadap orang lain yang terkena musibah dengan

menjenguk jika sakit, mengunjungi rumahnya dan memberikan semangat serta

(12)

Contoh lain dari penerapan etika adalah : tidak meludah didepan orang lain,

menggunakan pakaian yang pantas sesuai keadaan, mendengarkan orang yang sedang

menerangkan pelajaran atau siapapun yang sedang berbicara, tidak berkata kasar terutama

kepada orang yang lebih tua, tidak suka mencaci maki orang lain

BAB III

PENUTUP

(13)

Etika merupakan suatu ilmu yang mempelajari tentang adat istiadat serta

kebiasaan-kebiasaan baik di dalam kehidupan manusia yang mencakup tata sikap, tata

tutur dan tata pikir. Etika memiliki cakupan yang sangat luas dalam kehidupan

manusia. Etika dalam masyarakat berkembang sesuai dengan adat istiadat , kebiasaan,

nilai dan pola perilaku manusia terkait dengan situasi dan realitas yang membudaya

dalam kehidupan masyarakat. Pemahaman mengenai etika memberikan banyak

manfaat bagi kehidupan masyarakat, contohnya saja timbulnya rasa saling

menghargai satu sama lain, timbulnya rasa tolong-menolong serta rasa empati

terhadap sesama sehingga tercipta kehidupan yang harmonis, rukun dan damai. Etika

juga mengajarkan agar manusia dapat mawas diri artinya manusia memperhitungkan

apa yang akan dilakukannya dan bagaimana pandangan orang lain terhadap

perilakunya. Etika memiliki peranan penting dalam kehidupan masyarakat baik

sebagai ilmu teori maupun sebagai praktek nyata dalam kehidupan bertetangga dan

bermasyarakat.

3.2 SARAN

Melihat dari manfaat dan peranan etika dalam kehidupan masyarakat, maka

diharapkan setiap lembaga pendidikan tetap menekankan pendidikan moral dalam

lingkungan sekolah atau perguruan tinggi. Selain itu masyarakat luas juga diharapkan

dapat lebih memahami serta menerapkan hal-hal yang berhubungan erat dengan etika,

akhlak dan moral agar nantinya generasi penerus bangsa dapat bersikap sewajarnya

menurut etika yang dianut dalam sebuah kelompok masyarakat. Apalagi melihat dari

latar belakang budaya Indonesia yang terkenal dengan sikap moral dan budi pekerti

luhur yang baik. Sehingga di masa yang akan datang bangsa Indonesia dapat menjadi

bangsa dikenal dimata dunia sebagai negara maju yang tetap menjunjung tinggi etika

(14)

DAFTAR PUSTAKA

http://jhohandewangga.wordpress.com/2012/02/24/pengertian-etika/(diakses 29 November 2014)

id.wikipedia.org/wiki/Etika (diakses 29 November 2014)

http://dapah.blogspot.com/2012/02/peranan-etika-dalam-kehidupan-sehari.html#.VH_TGalDvqM (diakses tanggal 30 November 2014)

http://asiehm.blogspot.com/(diakses tanggal 30 November 2014)

http://yeremiateraa.blogspot.com/2010/11/pentingnya-etika-bermasyarakat.html (diakses 2

Desember 2014)

http://www.bimbingan.org/pentingnya-etika-dalam-kehidupan-masyarakat.htm (diakses 2

(15)

http://candrafernando.blogspot.com/2012/01/peranan-etika-dalam-masyarakat-1.html (diakses 3

Referensi

Dokumen terkait

Etika secara historis dipandang sebagai cabang filsafat yang khusus membicarakan tentang nilai baik dan buruk dari perilaku manusia.. deskriptif, 8 dan menekankan pada

Ilmu tentang apa yang baik dan yang buruk, tentang hak dan kewajiban moral, Kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak, Nilai mengenai benar dan salah yang

Selain sebagai cabang filsafat, etika dpandang pula sebagai sebuah ilmu, yaitu ilmu yang membahas tentang perbuatan atau perilaku manusia dari sudut pandangan baik

la merupakan salah satu cabang filsafat, maka pengertian etika menurut filsafat adalah ilmu yang menyelidiki mana yang baik dan mana yang buruk dengan

Etika (ilmu akhlak) bersifat teoritis sementara moral, susila, akhlak lebih bersifat praktis. Artinya moral itu berbicara soal mana yang baik dan mana yang

Sedangkan tujuan etika dalam pandangan filsafat ialah mendapatkan ide ide yang sama bagi seluruh manusia disetiap waktu dan tempat tentang ukuran tingkah laku yang baik dan yang buruk

Makna Etika Pemerintahan • Etika berkenaan dengan sistem dari prinsip- prinsip moral tentang baik dan buruk dari tindakan atau perilaku manusia dalam kehidupan sosial; • Etika

Secara etimologis, etika adalah ilmu tentang adat kebiasaan yang berkenaan dengan hidup yang baik dan yang buruk E.Y Kanter, 2001 Sedangkan kata ‘etika’ dalam KBBI mempunyai arti : o