• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pertumbuhan Perkembangan dan Faktor yang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Pertumbuhan Perkembangan dan Faktor yang"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

 Kategori o

o

o

o

o

o

o

o

o

o

o

 Terpopuler

 Pilihan Editor

 Terbaru

 Event

Etri Asih FOLLOW

Saya mahasiswi pgsd kebumen yang ingin belajar untuk menjadi yang lebih baik....

Edukasi

(2)

13 November 2010 11:10 Diperbarui: 26 Juni 2015 11:39 51394 0 0

A.Pertumbuhan dan Perkembangan

Manusia pada dasarnya pasti mengalami pertumbuhan dan perkembangan.Pertumbuhan dan perkembangan merupakan sesuatu yang berkaitan erat.Pertumbuhan merupakan proses perubahan fisik atau tubuh pada manusia yang bersifat evolusi dan hanya pada batas waktu tertentu.Pertumbuhan sebagai hasil proses pematangan fungsi-fumgsi fisik.Contoh dari pertumbuhan misalnya perubahan tinggi badan,berubahnya berat badan,semakin

sempurnanya syaraf,dan organ-organ pada manusia. Perubahan dimensi serta perubahan dalamsifat-sifatjasmaniah dari kekuatan dan kapasitas otot pada tubuh. Pertumbuhan merupakan proses yang berkesinambungan mulai dari keadaan sederhana sampai pada keadaan yang kompleks.

Disamping manusia mengalami pertumbuhan,manusia juga mengalami proses

perkembangan.Perkembangan merupakan tahapan-tahapan perubahan yang mengacu baik fisik maupun psikis pada manusia menuju arah yang lebih maju dan sempurna.Perkembangan ini terjadi dalam kehidupan manusia karena hasil dari proses pematangan fungsi psikis dan fisik dan kemudian juga dapat di dukung pula oleh faktor lingkungan.Proses perkembangan biasnya dapat berupa bertambahnya berat badan,bertambahnya tinggi badan,dan proporsi organ-organ tubuh lainnya kemudian misalnyaseperti dari bisa berbaring,lalu mampu tengkurap,duduk,merangkak,berdiri,berjalan,berbicara dan seterusnya.Perkembangan dapat bersifat evolusi maupun inevolusi artinya bahwa perkembangan yang terjadi pada manusia tidak hanya mengalami kemajuan akan tetapi juga dapat mengalami

kemunduran.Perkembangan terjadi karen kematangan pola-pola dasar tingkah laku dan bukan merupakan hasil dari proses belajar.

Ada beberapa perkembangan pada manusia seperti :

1. Perkembangan fisik

Perkembangan fisik pada manusia dapat mencakup pertumbuhan biologis.Misalnya

pertumbuhan otot,otak.tulang,serta penuaan dengan berkurangnya ketajaman pandangan mata dan berkurangmya kekuatan-kekuatan otot.

(3)

Perkambangan kognitif pada manusia mencakup perubahan-perubahan dalam berfikir, kemampuan berbahasa yang terjadi melalui proses belajar.

3. Perkembangan Psikososial

Perkembangan psikososial berkaitan dengan perubahan-perubahan emosi dan identitas pribadi individu yaitu bagaimana seseorang berhubungan dengan keluarga, teman-teman, dan gurunya.

Pertumbuhan dan perkembangan walaupun hampir sama tetapi ada perbedaannya yaitu perkembangan akan berlanjut terus hingga manusia mengakhiri hayatnya sedangkan pertumbuhan hanya terjadi sampai manusia mencapai kematangan fisik artinya bahwa individu tidak akan bertambahtinggi atau besar jika batas pertumbuhan tubuhnya telah mencapai tingkat kematangan.

B.Fase-Fasedan Tugas Perkembangan

Perkembangan pada manusia pada dasarnya melalui fase-fase atau tahap demi tahap namun perkembangan ini tidak selamanya teratur,dapat maju maupun mundur akan tetapi pada dasarnya perkembangan tidak terjadi secara meloncat-loncat.Dalam perkembangan seseorang harus menguasai dulu perkembangansebelum menginjak tahap ke berikutnya karena setiap keberhasilan tahapdan tugas perkembangan dibangun atas dasar penyelesaian tahap

perkembangan sebelumnya kemudian diikuti oleh tahap perkembangan yang lain.

(4)

Fase dan tugas perkembangan pada manusia di antaranya :

1.Prenatal (Pralahir)

Masa ini merupakan periodemasa pertumbuhan yang luar dari satu sel tunggal hingga menjadi organisme yang sempurna dengan kemampuan otak dan perilaku yang dihasilkan kira-kira 9 bulan di dalam kandungan.

2.Masa Bayi(infacy)

Masa inimerupakan periode perkembangan yang merentang dari kelahiran 18 atau 24 bulan.Pada fase ini dimana bayi dalam masa menghayati obyek di luar sendiri dan mulai melatih fumgsi motoriknya seperti gerakan-gerakan yang yang berhubungan dengan anggota badan.Masa bayi adalah masa ketergantungan,ketidakberdayaan,dan masa yang sangat bergantung pada orang dewasa terutama orang tunya karena pada masa ini,bayi belum bisa apa-apa.Perhatian dan kasih sayang orang tua pada masa ini sangat di perlukan bagi perkembangan bayi.Pada fase ini banyak kegiatan psikologis yang terjadi hanya sebagai permulaan seperti bahasa, pemikiran simbolis, koordinasi sensorimotor, dan belajar sosial. Pada masa ini bayi mempunyai tugas melukakan perkembangan seperti berbaring, tengkurap, duduk, berdiri, berjalan dan seterusnya.

3.Masa awal anak anak (early chidhood)

Pada masa ini periode pekembangan yang merentang dari masa bayi hingga usia lima atau enam tahun, periode ini biasanya disebut dengan periode prasekolah. Selama masa ini, anak anak kecil belajar semakin mandiri dan menjaga diri mereka sendiri, mengembangkan keterampilan kesiapan bersekolah (mengikuti perintah, mengidentifikasi huruf), dan meluangkan waktu berjam jam untuk bermain dengan teman teman sebaya. Jika telah memasuki kelas satu sekolah dasar, maka secara umum mengakhiri masa awal anak anak. Dalam masa ini tugas perkembangannya seperti mempelajari ketrampilan fisik yang di perlukan dalam permainan tertentu, belajar bergaul secara rukun dengan teman sebaya dan sebagainya.,

(5)

Pada fase iniperiode perkembangan yang merentang dari usia kira kira enam hingga sebelas tahun, yang kira kira setara dengan tahun tahun sekolah dasar, periode ini biasanya disebut dengan tahun tahun sekolah dasar. Keterampilan keterampilan fundamental seperti membaca, menulis, dan berhitung telah dikuasai. Anak secara formal berhubungan dengan dunia yang lebih luas dan kebudayaan. Prestasi menjadi tema yang lebih sentral dari dunia anak dan pengendalian diri mulai meningkat. Anak juga sudah mengenal lingkungan di sekitarnya dan saling berinteraksi dengan teman-temannya.Dalam tahap ini anak mulai tidak bergantung pada orang tuanya dan biasanya anak juga mulai menguasai diri,lingkungan,dan ketrampilan dasar untuk hidup.Dalam perkembangan anak-anak orang tua memiki fungsi untuk

membumbing,mengarahkan dan mengawasi anak.Di samping mengalamifase perkembangan anak juga mempunyai tugas perkembangan seperti membina ketrampilan dasar dalam

membaca, menulis dan berhitung, memperoleh kebebasan diri,membentuk kata hati,moralitas dan nilai-nilai serta mengembangkan konsep-konsep yang di perlukan dalam kehidupan sehari-hari.

5.Masa praremaja

Pada masa praremaja merupakan masa yang pendek dan kurang lebih hanya satu tahun yaitu untuk perempuan antara umur 11/12 tahun sampai 12/13 tahun sedangkan untuk laki-laki antara 12/13 tahun sampai13/14 tahun.Fase ini mempunyai banyak pengaruh dalam

perkembangan seseorang karena masa ini cenderung banyak pengaruh negatifnya.Misalnya perkembangan fungsi-fungsi tubuh terutama faktor seks.Jadi dalam masa praremaja ini orang tua sangat di butuhkan agar dapat mengarahkan,membimbing,serta mengawasi

perkembangan anak. Pada masa ini seseorang mempunyai tugas perkembangan seperti memperoleh hubungan-hubungan baru dan lebih matang dengan yang sebaya dari kedua jenis kelamin, memperoleh peranan sosial,menerima fisik diri dan menggunakan badan secara efektif.

6.Masa remaja (adolescence)

Pada masa remaja terdapat masa remaja awal dan masa remaja lanjut.Pada masa remaja awal biasanya terjadi pada umur 13/14 tahun sampai 17 tahun.Dalam fase ini perubahan-perubahan fisik terjsdi sangat pesatdan mencapai puncaknya.Seseorangn banyak menemui

(6)

ini seseorang lebih mempunyai semangat dan cita-cita serta berusaha memantapkan identitas atau jati dirinya.Pada masa ini seseorang juga lebih dapat mengendalikan emosinya.Masa remaja bermula pada perubahan fisik yang cepat, pertambahan berat dan tinggi badan yang dramatis, perubahan bentuk tubuh, dan perkembangan karakteristik seksual seperti

pembesaran buah dada, perkembangan pinggang dan kumis, dan dalamnya suara. Pada perkembangan ini, pencapaian kemandirian dan identitas sangat menonjol (pemikiran semakin logis, abstrak, dan idealistis) dan semakin banyak menghabiskan waktu di luar keluarga.Pada masa ini mempunyai tugas perkembangan seperti mengembangkan kemapuan intelektual dan konsep-konsep yang diperlukan sebagai warga negara yang baik, memupuk dan memperoleh perilaku yang dapat dipertanggungjawabkan secara sosial, serta memperoleh seperangkat nilai dan sistem etika sebagai pedoman berperilaku.

7.Masa awal dewasa (early adulthood)

Pada masa awal dewasa ini merupakan periode perkembangan yang bermula pada akhir usia belasan tahun atau awal usia duapuluhan tahun dan yang berakhir pada usia tigapuluhan tahun. Masa ini adalah masa pembentukan kemandirian pribadi dan ekonomi, masa

perkembangan karir, dan bagi banyak orang, masa pemilihan pasangan, belajar hidup dengan seseorang secara akrab, memulai keluarga, dan mengasuh anak anak.Pada masa ini seseorang mempunyai tugas perkembangan seperi memilih pasangan hidupbelajar hidup dengan suami dan istri, memulai kehiduoan berkeluarga, membimbing dan merawat anak, mengolah rumah tangga, menerima tanggung jawab sebagai warga negara, serta menemukan kelompok social yang cocok dan menarik.

8.Masa pertengahan dewasa (middle adulthood)

(7)

9.Masa akhir dewasa (late adulthood)

Pada masa akhir dewasa merupakan periode perkembangan yang bermula pada usia

enampuluhan atau tujuh puluh tahun dan berakhir pada kematian.Pada masa iniadalah masa penyesuaian diri atas berkurangnya kekuatan dan kesehatan, menatap kembali kehidupannya, pensiun, dan penyesuaian diri dengan peran peran sosial baru serta masa transisi yaitu masa menyesuaikan kembali.Pada masa ini seseorang mempunyai tugas perkembangan seperti menyesuaikan diridengan menurunnya kesehatan dan kekuatan fisik, menjalin hubungan dengan perkumpulan manusia usia lanjut serta memenuhi kewajiban sosial dan sebagai warga negara.

Tugas dan fase perkembangan pada manusia merupakan Sesuatu yang tidak dapat dipisahkan karena keduanya mempunyai hubungan yang sangat erat dan dalam perkembangan sestiap fase juga pasti selalu di iringi oleh tugas perkembangan.

C.Prinsip dan Asas perkembangan

Dalam perkembangan manusia mempunyai prinsip-prinsip dimana prinsip-prinsip ini merupakan cirri mutlak perkembangan dan pertumbuhan yang di alami oleh seseorang dan prinsip ini menjadi patokan mengenai sebab dan akibat terjadinya peristiwa perkembangan dalam dirimanusia.Berikut ini prinsip-prinsip perkembangan di antaranya:

Perkembangan tidak terbatas dalam arti tumbuh menjadi besar namun merupakan rangkaian yang bersifat progesif, teratur, koheren dan berkesinambungan. Artinya bahwa dalam tahap perkembangan selalu ada keterkaitan dan tidak dapat saling terlepas.

Perkembangan selalu menuju prosesdiferensiasi dan integrasi.Proses diferensiasi merupakan suatu kesatuan dan tidak dapat di pisahkan.

(8)

Perkembangan terjadi secara berantai.Artinya bahwa perkembangan pada manusia terjadi secara teratur misalnya perkembangan pada bayi mulai dari memiringkan badan, tengkurap, menganakat kepala, duduk, merangkak, berjalan, berbicara dan seterusnya.

Setiap anak mempunyai tempo kecepatan perkembangan yang berbeda-beda.Karena perkembangan baik fungsi jasmani maupun rohani pada anak ada yang berkembang secara cepat dan ada juga yang berjalan secara lambat tergantung pada kematangan dan pengalaman pada diri anak tersebut.

Perkembangan pada manusia tidak tetap kadang menurun dan kadang ada juga yang naik.

Perkembangan pada setiap anak seperti juga organism lainnya memiliki dorongan dan hasrat mempertahankan diri dari hal-hal yang negatif.Dalam dorongan mempertahankan diriterdapat dorongan fisis maupun psikis dan selain mempertahankan diri itu ada pula dorongan dorongan untuk mengembangkan diri untuk mendapatkan kemajuan baru.

Dalam perkembangan terdapat masa peka.Masa peka merupakan masa perkembangan anak pada saat suatu fungsi jasmani ataupun rohani dapat berkembang dengan cepat jika mendapat latihan yang secara terus menerus ataupun teratur.

Perkembangan pada anak tidak hanya dipengaruhi oleh factor pembawaan sejak lahir tetapi dapat juga dipengaruhi oeh faktor lingkungan.

Asas-asas dalam perkembangan pada anak di antaranya:

1.Asas Biologis

(9)

2.Asas Ketidakberdayaan

Anak kecil adalah makhluk yang tidak berdaya, tetapisetelah dia mengalami perkembangan dia lama kelaman akn lebih berdaya.

3.Asas Keamanan

Anak memerlukan rasa aman, karena itu dalam perkembangan anak sangat perlu kenyamanan dan adanya perlindungan dari orang yang mendidik.

4.Asas Eksplorasi

Dalam proses perkembangan anak semata-mata tidak hanya menerima pengaruh dari luar semata, akan tetapi anak tersebut juga harus turut aktif mencari dan menemukan.

D.Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan

Seiring dengan berjalannya perkembangan pada manusia pasti ada faktor yang

mempengaruhi perkembangan tersebut dan faktor ini sangat berperan penting dalam proses perkembangan hidup pada manusia.Faktor-faktor ini diantaranya yaitu

pengalaman,pendidikan, keturunan dan lingkungan. Dalam perkembangan kepribadian pada anak,anak dapat berkembang karena dari hasil pengalaman-pengalaman yang anak peroleh. Pengalaman ini sangat mempengaruhi perkembangan pada anak misalnya anak dalam sekolahnya anak mengikuti kegiatan dokter kecil maka dari kegiatan-kegiatan yang ada dalam dokter kecil tersebut anak akan lebih mengetahui tentang kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan tersebut. Dari kegiatan ini maka anak akan memperoleh pengalaman dan anak juga akan dapat berfikir lebih maju.

(10)

mempengaruhi perkembangan pada anak jika pendidikan yang diperoleh anak baik maka anak juga akan berkembang dengan baik tetapi sebaliknya jika pendidikan yang diperoleh anak buruk maka perkembanagan pada anak pun akan terhambat.

Keturunan merujuk pada factor hereditas seorang individu misalnya tinggi badan, bentuk wajah, gender, temperamen, komposisi otot dan refleks,tingkat energi dan irama biologis. Faktor keturunan memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian seseorang. Dasar pertama berfokus kepada penyokong genetis dari perilaku dan temperanen pada anak-anak.

Faktor lain yang member pengaruh cukup besar terhadap pembentukan karakter adalah lingkungan di mana seorang tumbuh dan di besarkan, norma dalam keluarga, kelompok sosial, pengaruh-pengaruh lain seseorang manusia dapat alami. Faktor lingkungan ini mempunyai peranan penting dalam membentuk kepribadian seseorang dan lingkungan ini sangat berpengaruh bagi kehidupan seseorang.

Dalam kehidupan manusia faktor-faktor ini mempunyai peranan yang sangat penting.

E. Aliran Spikologi dan Implikasi dalam Pembelajaran

Ada beberapa aliran spikologi dalam perkembangan seseorang yaitu diantaranya aliran nativisme (pembawaan), empirisme (lingkungan), konverengensi (persesuaian) ,asosiasi, gestalt, behaviorisme, kognitif, konstruktivisme, dan humanism.Aliran-aliran ini merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi dalam perkembangan seseorang.

1.Aliran nativisme (pembawaan)

(11)

kecerdasan seperti yang di miliki oleh orang tuanya juga.Sebagai contoh apabila di sekolah sewaktu di beri pelajaran oleh gurunya, anak tersebut akan lebih cepat menangkap pelajaran tersebut.Jadi faktor ini sangat berpengaruh dalam perkembangan anak.Ibarat buah kelapa jatuh tak jauh dari pohonnya artinya bahwa apabila pembawaannya baik,maka akan baik pula anak itu akan tetapi apabila pembawaan dari orang tuanya buruk maka akan buruk pula anak tersebut.

2. Aliran Empirisme (Lingkungan)

Aliran empirisme merupakan aliran yang mengemukakan bahwa factor lingkungan yang mempengaruhi perkembangan seseorang sedangakan faktor bakat tidak ada pengaruhnya. Pengalaman dan lingkungan hidup sangat berperan penting dalam perkembangan anak karena semua ini dapat mempengaruhinya. Misalnya seorang anak dari keluarga baik-baik namun dalam bergaul di lingkungan sekolah anak tesebut berteman dengan anak-anak yang nakal maka secara perlahan-perlahan anak tersebut akan ikut menjadi anakyang nakal apabila tidak ada pengawasan atau pengarahan dari orang tuanya.

3.Aliran Konvergensi (persesuaian)

Aliran kovergensi merupakan aliran yang mengemukakan bahwa dalam perkembangan factor hereditas (pembawaan) dan limgkungan sama-sama penting. Antara factor hereditas dan lingkungan saling mempengaruhi perkembangan anak. Misalnya Apabila seorang anak mempunyai keturunan potensi kecerdasan yang baik dalam lingkungan sekolah danapabila kecerdasan ini tidak dilatih dan di dalam lingkungan sekolahnya anak tersebut bergaul dengan teman-teman yang pemalas maka lama-kelamaan anak tersebut akan menjadi malas belajar sehingga kecerdasannya pun juga akan menurun jadi factor lingkungan juga berperan penting dalam perkembangan anak. Faktor pembawaan dan lingkungan menjadi sumber timbulnya setiap perkembangan tingkah laku dan kedua factor ini tidak berfungsi secara terpisah melainkan saling berhubungan.

4.Aliran Konstruktivisme

(12)

Adapun implikasi pembelajaran teori implikasi sebagai berikut :

a)Tujuan pendidikan menurut teori belajar konstruktivisme adalah menghasilkan individuatau anak yang memiliki kemampuan berfikir untuk menyelesaikan setiap persoalan yang

dihadapi.

b)Kurikulum dirancang sedemikian rupa sehingga terjadi situasi yang memungkinkan pengetahuan dan keterampilan dapat dikonstruksi oleh peserta didik. Selain itu, latihan memcahkan masalah seringkali dilakukan melalui belajar kelompok dengan menganalisis masalah dalam kehidupan sehari-hari.

c)Peserta didik diharapkan selalu aktif dan dapat menemukan cara belajar yang sesuai bagi dirinya. Guru hanyalah berfungsi sebagai mediator, fasilitor, dan teman yang membuat situasi yang kondusif untuk terjadinya konstruksi pengetahuan pada diri peserta didik.

5.Aliran Behaviorisme

Pada aliran ini menekankan bahwa tingkah laku seseorang terbentuk karena hasil dari

pengalaman.Pengalaman ini merupakan sebagai hasil daribelajar karena seseorang di anggap telah belajar apabila seseorang tersebut telah menunjukan perubahan perilakunya.Misalnya implikasi dalam pembelajaran yaitu Apabila guru memberikan pelajaran kepada siswanya maka siswa tersebut akan memberikan respon yang berupa reaksi atau tanggapan siswa terhahap pelajaran yang di berikan oleh guru tersebut.Artinya bahwa anak dalam bertindak berdasarkan pengalaman-pengalaman yang mereka peroleh.

6.Aliran gestalt

(13)

Adapun imlikasi dalam pembelajaran teori gestalt :

Aplikasi teori Gestalt dalam proses pembelajaran antara lain :

a.Pengalaman tilikan (insight); bahwa tilikan memegang peranan yang penting dalam perilaku. Dalam proses pembelajaran, hendaknya peserta didik memiliki kemampuan tilikan yaitu kemampuan mengenal keterkaitan unsur-unsur dalam suatu obyek atau peristiwa.

b.Pembelajaran yang bermakna (meaningful learning); kebermaknaan unsur-unsur yang terkait akan menunjang pembentukan tilikan dalam proses pembelajaran. Makin jelas makna hubungan suatu unsur akan makin efektif sesuatu yang dipelajari. Hal ini sangat penting dalam kegiatan pemecahan masalah, khususnya dalam identifikasi masalah dan

pengembangan alternatif pemecahannya. Hal-hal yang dipelajari peserta didik hendaknya memiliki makna yang jelas dan logis dengan proses kehidupannya.

c.Perilaku bertujuan (pusposive behavior); bahwa perilaku terarah pada tujuan. Perilaku bukan hanya terjadi akibat hubungan stimulus-respons, tetapi ada keterkaitannya dengan dengan tujuan yang ingin dicapai. Proses pembelajaran akan berjalan efektif jika peserta didik mengenal tujuan yang ingin dicapainya. Oleh karena itu, guru hendaknya menyadari tujuan sebagai arah aktivitas pengajaran dan membantu peserta didik dalam memahami tujuannya.

d.Prinsip ruang hidup (life space); bahwa perilaku individu memiliki keterkaitan dengan lingkungan dimana ia berada. Oleh karena itu, materi yang diajarkan hendaknya memiliki keterkaitan dengan situasi dan kondisi lingkungan kehidupan peserta didik.

e.Transfer dalam Belajar; yaitu pemindahan pola-pola perilaku dalam situasi pembelajaran tertentu ke situasi lain. Menurut pandangan Gestalt, transfer belajar terjadi dengan jalan melepaskan pengertian obyek dari suatu konfigurasi dalam situasi tertentu untuk kemudian menempatkan dalam situasi konfigurasi lain dalam tata-susunan yang tepat. Judd

(14)

situasi lain. Oleh karena itu, guru hendaknya dapat membantu peserta didik untuk menguasai prinsip-prinsip pokok dari materi yang diajarkannya.

7.Aliran humanistik

Pada aliran ini menekankan pada pentinngnya kesadaran aktualisasi pada diri dan hal-hal yang bersifat positif pada seseorang.Aliran ini selalu mendorong peningkatan kualitas diri manusia melalui penghargaanterhadap potensi-potensi yang ada.Misalnya dalam sekolah apabila ada sutau anak yang pintar ,rajin dan baik maka anak tersebut akan memperoleh penghargaan dari gurunya akibat dari tingkah lakunya.

8.Aliran Kognitif

Pada teori kognitif menekankan prosesbelajar merupakan perubahan persepsi dan

pemahaman. Perubahan persepsi dan pemahaman tidak selalu berbentuk perubahan tingkah laku yang bisa diamati. Teori ini menyebutkan bahwa seseorang yang mempunyai suatu pengalaman dan pengetahuan dalam dirinya dan pengalaman dan pengetahuan itersebut tertata dalam bentuk struktur kognitif. Proses belajar akan berjalan baik bila materi pelajaran yang baru beradaptasi secara bersama-sama dengan struktur kognitif yang telah dimiliki oleh siswa.

Adapun implikasi pembelajaran dalam aliran kognitif sebagai berikut :

1. Seseorang yang belajar akan lebih mampu mengingat dan memahami sesuatu apabila pelajaran tersebut disusun berdasarkan pola dan logika tertentu

2. Penyusunan materi pelajaran harus dari sederhana ke kompleks

(15)

Dalam pembelajaran guru harus memehami karakter siswa dan mengerti bahwa anak-anak bukan sebagai orang dewasa yang cepat dalam proses berfikirnya dan guru tersebut harus menciptakan pembelajaran yang bermakna dan membedakan perbedaan individual dalam mencapai keberhasilan siswa.

PNS

Industri Kreatif

Karier Manakah yang Bikin Anda Gampang Cari Pacar?

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

LABEL

edukasi

humaniora

RESPONS : 0

(16)

Powered by

Bagaimana Membuat Keputusan yang

Bijaksana?

ZahraDina Fauziyah 167

Hiraukan Apa Kata Orang

Ricky Faizal 176

Pendidikan di Indonesia

En Nuha 176

Pentingnya Mengenali Potensi Diri

Farha Rahmadhani Wibowo 237

(17)

Prof. Dr. Apollo (Daito) 147

Pentingnya Peka Lingkungan

rahmatus safitri devi 154

BERI NILAI Aktual Bermanfaat Inspiratif Menarik Menghibur Tidak Menarik Unik

BERI KOMENTAR

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana

TERPOPULER

Geger Tayub Sri Wintala Achmad 287

(18)

267

Puisi Sukmawati dan Realitas Umat Dakwah Darwono Guru Kita

262

Refusal, Pilih Bahaya atau Bahagia? Maya Puspitasari

259

NILAI TERTINGGI

Gerakan Ganti Presiden dengan Kotak Kosong? Posma Siahaan

Puisi | Lelah Apriani Dinni

Marvia Malik dan Daya Subliminal Media Massa DonaPalembang101

Mengapa Sebenarnya Sudut Pandang "Matter" dalam Menulis? Tilaria Padika

FEATURED ARTICLE

(19)

396

TERBARU

Dua Gol Ronaldo Mengalahkan Juventus 3-0

Jimmy Haryanto 3

Semua Manusia Punya Peran, tergantung Situasi, Waktu dan Tempat

Untung Sudrajad 1

Optimisnya Pak Presiden

Ananto W 10

Sukmawati Berpuisi dan Tuhan pun Tertawa

Syamsurijal Ijhal Thamaona 11

ARTIKEL UTAMA

Sering Menyimpan Data Digital? Yuk Ikutan Blog Competition SanDisk!

Kompasiana 5393

Pengalaman Berganti Kartu Debit Chip Setelah Kasus "Skimming"

(20)

Lewat Hobi, Harga Sembako Bisa "Suka-suka Gue"

Suharti 305

Bandung 1961, Sejarah Atom Indonesia dari Tamansari

irvan sjafari 379

SOCIAL STREAM Beyond Blogging

Bandung 1961, Sejarah Atom Indonesia dari Tamansari

Jumarin pergi tanpa sepatah kata pun. Wajahnya yang tirus mengisyaratkan harapan akan adanya kebahagiaan di hari kelak. Cerpen | Rumah Sisa

(21)

[HEADLINE] Saat ini Indonesia merupakan negara pengkonsumsi krosidolit terbesar di dunia. Internasional Trade Center (Intracen, 2017) menyatakan bahwa nilai import asbestos Indonesia berada...

(22)

[HARI TERAKHIR] Kompasianer, punya pengalaman seputar merawat kulit sehat, cerah dan bersinar? Yuk bagikan ceritamu dalam #BlogCompetition Kompasiana dengan tema di atas! Raih hadiah voucher...

TENTANG KOMPASIANA PROFIL

PERFORMA & STATISTIK TIM

SYARAT DAN KETENTUAN DEFINISI

KETENTUAN LAYANAN KETENTUAN KONTEN

PENGGUNAAN DAN HAK CIPTA

SANGGAHAN DAN PELAPORAN KONTEN KETENTUAN PERUBAHAN

UNDANG-UNDANG ITE BANTUAN

FAQ

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian mengenai Rockheim yang merupakan museum mengenai musik Norwegia antara tahun 1950 sampai dengan tahun 2000an ini memberikan pengalaman baru pada saat

Tanggung jawab ditumbuh kembangan dalam individu anak remaja juga berfungsi untuk menjadi dirinya berpikir akan penyelesaian suatu amanah yang diberikan kepadanya

Pemberdayaan Kelompok Ekonomi Usaha Rumah Tangga Bekas Pengungsi Kerusuhan Sosial Maluku di Daerah Sekitar Kampus IAIN Ambon. Rp

lokakarya (penggalanga n Komitmen) self assasment identifikasi dokumen yang dipersyaratk an pemahaman dan penyiapan dokumen SK dan Uraian tugas pemahama n dan penyiapan

Produksi dan reproduksi teks karya sastra puisi merupakan praktek pemaknaan yang dilakukan kalangan mahasiswa di Kota Surabaya sebagai suatu kesenangan yang beroperasi

• aliran dari semua partikel fluida menunjukkan arah yg sejajar dengan sumbu pipa3. Aliran

Dari hasil penemuan penelitian yang penulis lakukan di desa Balerejo, penulis mendapati bahwa transaksi jual beli gabah di desa Balerejo kecamatan Balerejo

mengadopsi konsep yang telah diterapkan dalam penataan di Kabupaten Gowa terkhusus pasar yang berada di Kecamatan Somba Opu belum optimal, lokasi pendirian