22
DAFTAR PUSTAKA
Anonim.(2014). https://www.google.com/gambar+logam+kadmium. Diakses 3Mei 2014
BPOM. (2011). Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik
Indonesia Nomor :HK.03.1.23.07.11.6662 Tentang Persyaratan Logam.Edisi Kedua. Jakarta: UI–Press.
BPOM. (2011). Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik
Indonesia Nomor :HK.03.1.23.08.11.07157Tentang Persyaratan Teknis Bahan Kosmetika.Edisi Kedua. Jakarta: UI–Press.
Ilyas.S. (1997).Ilmu Penyakit Mata. Cetakan I. Jakarta: FKUI.
Jeyaratnam, J. (1996). Buku Ajar : Praktik Kedokteran Kerja. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Lu, C. Frank. (1994). Toksikologi Dasa: Asas, Organ, Sasaran, dan Penilaian
Risiko Lingkungan Hidup dan Pencemaran: Hubungannya dengan Toksitologi Senyawa Logam. Jakarta: UI-Press.
Manday, P. (2012). Mengenal ICP Untuk Analisa Logam.Diambil dari:
25 Maret 2014.
Palar, H. (2004).Pencemaran dan Toksikologi Logam Berat.Cetakan Kedua. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Razi.(2012). Inductively Couple Plasma.Diambil dari:
Maret 2014.
Sartono. (2002). Racun dan Keracunan.Jakarta: Widya Medika.
Tranggono, Retno Iswari. (2007). Buku Pegangan Ilmu Pengetahuan
Kosmetik.Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Wasitaatmadja, S. M. (1997). Penuntun Ilmu Kosmetik Medik. Jakarta: UI-Press.
Wibawa.A. (2012).Inductively Couple Plasma.Diambil dari:
Maret 2014.
Widowati, W. (2008).Efek Toksik Logam : Pencegahan dan Penanggulangan
Pencemaran. Yogyakarta: C.V Andi Offset.