Nanoteknologi Dan Energi
Ratings: (0)|Views: 246 |Likes: 1
Dipublikasikan oleh Tiurma Debora Simatupang See more
sama dengan intan dan dipergunakan untuk alat pemotong, bor, bahan mesin jet, bahantahan peluru.
5. Nanotubes
Mirip dengan serat mempunyai diameter beberapa nanometer, sangat kuat,
bersifatkonduktor, dapat pejal atau beronggar. Carbon nanotube berdasarkan emisi elektron dapatdipergunakan pula untuk layar monitor monokrom.
6. Nanokatalis
Katalis skala nano berbasis gel dapat dipergunakan untuk mencairkan batu bara yangkemudian dijadikan minyak disel, bensin. Cara ini disukai karena dapat mengurangi kadar belerang pada penggunaan batubara. Ukuran nano mempunyai permukaan yang sangatluas. Sehingga sangat efektif, murah untuk dipakai sebagai katalis konverter pada mobil.
7. Nanofilter
Serat aluminium ukuran nano dapat dipakai untuk menyaring partikel ukuran sangat kecil,99,9999% virus dengan kecepatan aliran beberapa ratus kali lebih besar dibandingmembran ultra filtrasi. Sehingga air minum tidak memerlukan sterilalisasi lagi.Aplikasi Nanoteknologi Di Bidang EnergiSeperti telah dipaparkan di atas material bersekala nano (nanomaterial) merupakanmaterial yang sangat atraktif karena mereka memiliki sifat-sifat yang sangat berbeda jikadibandingkan dengan apa yang mereka perlihatkan pada skala makroskopisnya. Sebagaicontoh logam platina meruah yang dikenal sebagai material
inert
dapat berubah menjadimaterial katalitik, bila ukurannya diperkecil sehingga mencapai skala nano dan materialstabil seperti aluminium dapat berubah menjadi mudah terbakar (
combustible
). Pendekatannanoteknologi di bidang energi diprediksi dapat merevolusi teknologi energi secarasignifikan.Beberapa bidang teknologi energi yang telah mendapat sentuhan nanoteknologi saat iniantara lain:
1.
Photovoltaics
2.
Reduksi fotokatalitik : dapat mereduksi CO 2
menjadi metanol. 3.
Fotokonversi langsung ( direct photoconversion
) : dapat menghasilkan gas hidrogendari air 4.
Sel Bahan Bakar (
fuel cells
) : nanoteknologi dibidang fuel cell
menurunkan biaya10-100 lipat teknologi konvensional 5.
Batere dan kapasitor super ( batteries and supercapacitors
) : memiliki kemampuan10-100 kali lipat teknologi konvensional 6.
Penyimpan hidrogen ( H
2 storage
) : lebih ringan daripada teknologi konvensional 7.
Kabel daya ( Power cables seperti
superconductors atau
quantum conductors
) :dapat menghemat energi listrik secara signifikan. 8.
Nanoelectronics
: memberi dampak revolusioner pada komputer, sensors and devices
9.
Robot berbasis nanoelectronics
: memungkinkan konstruksi dan perwatan struktur sel surya di ruang angkasa dan perawatan reaktor nuklir.
10.
Material super kuat dan ringan ( Super-strong, light weight materials
) : menurunkan bobot benda sehingga dapat menghemat biaya produksi dan meningkatkan efisiensi produk.
11.
Proses termokimia terkatalisis (
thermochemical processes with catalys
ts) : untuk membangkitkan gas hidrogen dari air . 12.
Lampu nanotech ( nanotech lighting
): untuk mengganti lampu-lampu incandescent
dan
fluorescent .
13.
Pelapis nanomaterial ( nanomaterials coatings
) : untuk penggunaan dalam pertambangan dan geotermal.