Pengaruh Kompetensi Pedagogis Guru dan Fasilitas Laboratorium terhadap Keterampilan Peserta Didik | Jabbar | Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran 4639 11164 1 PB
Teks penuh
Dokumen terkait
Permasalahan yang dikaji dalam laporan penelitian ini adalah belum tercapainya efektivitas pembelajaran pada Mata Pelajaran Mengoperasikan Aplikasi Perangkat Lunak
Antonius Surya Adhi Nugraha. PENGARUH KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN MENGELOLA PERALATAN KANTOR PADA SISWA
Menjelaskan bahwa kompetensi pedagogik guru mencakup sebagai berikut: (1) Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural,
Keterampilan yang dimiliki guru baik itu keterampilan menilai hasil-hasil belajar peserta didik, menggunakan strategi atau pendekatan pembelajaran tentunya akan sangat
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja mengajar guru, daya dukung pembelajaran, dan praktik kerja industri terhadap kompetensi peserta didik SMK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan mengajar guru pada mata pelajaran pendidikan agama Islam dan untuk mendeskripsikan hasil belajar peserta
Pembelajaran abad 21 menuntut terciptanya peserta didik untuk memiliki keterampilan belajar dan berinovasi. Keterampilan belajar dan borinovasi yang perlu dikembangkan adalah kolaborasi dan kreativitas. Keterampilan kolaborasi merupakan kemampuan indivdu untuk terlibat aktif dalam satu tim atau kelompok melalui aksi nyata seperti bertukar gagasan, menyampaikan pendapat secara jelas, dan berpartisipasi dalam diskusi untuk mencapai kesepakatan demi tecapainya tujuan bersama. Sedangkan kreativitas adalah kemampuan menciptakan sesuatu yang baru, baik berupa gagasan atau kerya nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan model project-based learning berbantuan mind mapping terhadap keterampilan kolaborasi dan kreativitas, serta menganalisis profil keterampilan kolaborasi dan kreativitas setelah penerapan model project-based learning berbantuan mind mapping. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen dengan desain quasi experimental dalam bentuk nonequivalent control group design. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling dengan kelas VII E sebagai kelas eksperimen dan kelas VII B sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model project-based learning berbantuan mind mapping efektif meningkatkan keterampilan kolaborasi dan kreativitas peserta didik. Keefektifan ini diukur menggunakan uji rata-rata N-Gain. Uji N-Gain keterampilan kolaborasi pada kelas eksperimen mendapatkan hasil rata-rata sebesar 0,85 pada kriteria tinggi, sedangkan kelas kontrol sebesar 0,26 pada krteria rendah. Profil keterampilan kolaborasi peserta didik secara keseluruhan berada pada kriteria sangat baik dan baik. Uji N-Gain kreativitas pada kelas eksperimen diperoleh hasil rata-rata sebesar 0,82 berada pada kriteria tinggi, sementara kelas kontrol sebesar 0,25 berada pada kriteria rendah. Profil kreativitas peserta didik secara menyeluruh berada pada kriteria sangat kreatif dan kreatif.