• Tidak ada hasil yang ditemukan

Memilih Sistem Pemilu

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Memilih Sistem Pemilu"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

MEMILIH SISTEM

PEMILIHAN UMUM

(2)

DEMOKRASI, PARPOL DAN PEMILU

- Kompleksitas

- Jumlah

- Waktu

- Wilayah

- Kompleksitas

- Jumlah

- Waktu

- Wilayah

Penyelenggaraan Negara dan

Pemerintahan

dasar di bidang politik

(3)

PARPOL DAN DEMOKRASI

NEGARA DAN PEMERINTAHAN NEGARA DAN PEMERINTAHAN RAKYAT PEMEGANG KEDAULATAN RAKYAT PEMEGANG KEDAULATAN

KEBEBASAN HATI NURANI DAN PIKIRAN

HAK MENYATAKAN PENDAPAT

HAK BERSERIKAT

PARTAI POLITIK: -Seleksi

-Agregasi -Komunikasi -Pendidikan PEMILIHAN UMUM

Supra Struktur Politik

(4)

MEMILIH SISTEM PEMILU

(Ben Reilly and Andrew Reynolds)

• Jarang sistem Pemilu dipilih secara sengaja

• Lebih jarang lagi sistem yang dirancang secara

(5)

PRINSIP DASAR MEMILIH SISTEM PEMILU

(Ben Reilly and Andrew Reynolds)

• Membentuk Badan Perwakilan yang representatif.

– Geografis – demografis

– Secara fungsional mewakili partai/kondisi politik sosial. – Merupakan cermin bangsa

• Membuat Pemilu Terjangkau

– Kemudahan memilih – Kertas suara

– Tempat memilih

– Seberapa besar pengaruhnya terhadap hasil akhir

• Menyediakan Sarana Bagi Persatuan

– Mengatasi konflik atau disintegrasi sosial

• Terbentuknya Pemerintahan Stabil dan Efisien

– Adil

(6)

• Memastikan Akuntabilitas Pemerintahan dan

Wakil Rakyat

– Pertanggungjawaban

– Pengaruh rakyat terhadap pemerintah dan wakil – Penggantian

• Mendukung Tumbuhnya Partai Terbuka

– Nilai dan ideologi yang luas, tidak eklusif agar muncul

koalisi.

– Mencerminkan pandangan nasional

• Mendorong Adanya Oposisi di Parlemen • Oposisi penting agar pemerintahan efektif

(7)

KRETERIA EVALUASI

(Pippa Norris)

• Efektivitas Pemerintahan

– Partai yang kuat, bukan koalisi

• Pemerintahan responsif dan akuntabel

– Hubungan partai dengan pemilih, bukan dengan

partai oposisi

(8)

KONSEKUENSI PILIHAN SISTEM

• Sistem kepartaian

• Proporsionalitas suara dengan kursi

• Terbentuknya Pemerintahan satu partai atau

koalisi

• Pelayanan/kedekatan terhadap konstituen. • Partisipasi Pemilih

(9)

PERTEMUAN AKAN DATANG

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Pemilu secara langsung oleh rakyat merupakan sarana perwujudan kedaulatan rakyat guna menghasilkan pemerintahan Negara yang demokratis berdasarkan Pancasila dan Undang –

Demokrasi Pancasila pada hakikatnya merupakan norma yang mengatur penyelenggaraan kedaulatan rakyat dan penyelenggaraan pemerintahan negara, dalam kehidupan

Pemilihan Umum yang selanjutnya disebut Pemilu adalah sarana kedaulatan rakyat untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat, anggota Dewan Perwakilan Daerah,

Sebelum pemilu dilaksanakan, ada yang namanya tahapan sosialaisi untuk masyarakat baik untuk sosialisai terkait teknis penyelenggaraan pemilu mapun

Pemilu mempunyai hubungan erat dengan prinsip demokrasi sebagai prinsip-prinsip fundamental yang dipergunakan di negara-negara modern. Pemilu berhubungan erat dengan

Untuk mewujudkan kedaulatan rakyat guna menghasilkan pemerintahan yang demokratis di Indonesia diselenggarakan Pemilihan Umum (Pemilu). Penyelenggaraan Pemilu yang

Perubahan yang dihasilkannya akan cukup penting, dari yang begitu banyak (di atas 10) jumlah parpol yang ikut pemilu, dengan aturan main sistem campuran MMM hasilnya akan

Berdasarkan kasus-kasus pemilu yang dikupas di atas, penyelenggaraan demokrasi tidak hanya terbatas pada arsip pemilu tetapi juga budaya kearsipan secara menyeluruh