SKRIPSI
Diajukan Kepada Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan dalam Memperoleh
Gelar Sarjana Ilmu Komunikasi (S.I.Kom.)
Oleh:
ACHMAD FAUZI
NIM. B06213003
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL SURABAYA
FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI
JURUSAN KOMUNIKASI
ABSTRAK
Achmad Fauzi , B06213003, 2017. Komunikasi Pemasaran UKM Kacapuri Dalam
Menarik Konsumen Skripsi Program Studi llmu Komunikasi Fakultas
Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya.
Kata Kunci
: komunikasi pemasaran, UKM Kacapuri .
Dalam pnelitian ini, peneliti mengambil rumusan masalah bagaimana
strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh UKM Kacapuri.
Untuk mengungkap persoalan tersebut secara menyeluruh dan mendalam,
dalam penelitian ini digunakan metode dan pendekatan penelitian deskriptif
kualitatif karena dalam penelitian ini peneliti berusaha menelaah fenomena sosial,
kemudin data yang didapatkan tersebut akan dianalisis dengan teori komunikasi
pemasaran terpadu
Dari hasil penelitian mengenai strategi komunikasi pemasaran yang
dilakukan oleh UKM Kacapuri ditemukan bahwa strategi komunikasi pemasaran
yang dilakukan oleh UKM Kacapuri adalah 1)UKM Kacapuri menggunakan
Iklan melalui media sosial, (2) UKM Kacapuri Menggunakan pemasaran
langsung melalui penjualan tatap muka dan melalui media online, (3)Penggunaan
Instagram sebagai media pemasaran interaktif, (4) UKM Kacapuri
memberikan potongan harga sebagai bagian dari promosi penjualan (5)
membangun citra dan publikasi sebagai bagian dari kegiatan Humas UKM
Kacapuri, (6) UKM Kacapuri menggunakan
personal branding
sebagai bagian
dari penjualan personal
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
I
PERNYATAAN KEASLIAN KARYA
II
PERSETUJUAN PEMBIMBING
III
PENGESAHAN TIM PENGUJI
IV
MOTTO DAN PERSEMBAHAN
V
KATA PENGANTAR
VI
ABSTRAK
VIII
DAFTAR ISI
IX
DAFTAR GAMBAR
XII
DAFTAR TABEL
XIII
BAB I: PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
1
B.
Rumusan Masalah
5
C.
Tujuan Penelitian
5
D.
Manfaat Penelitian
5
E.
Kajian Hasil Penelitian Terdahulu
6
F.
Definisi Konsep
8
a)
Komunikasi pemasaran
8
b)
Strategi Komunikasi Pemasaran
10
c)
Integrated marketing communication
11
d)
Konsumen
13
G.
Kerangka Pikir Penelitian
14
H.
Metode Penelitian
17
2.
Subyek, Obyek, dan lokasi Penelitian
18
3.
Sumber Data dan Teknik pengumpulan data
15
4.
Tahap-tahap Penelitian
21
5.
Teknik Pengumpulan Data
24
6.
Teknik Analisis Data
25
7.
Tekhnik Pemeriksaan Keabsahan Data
27
I.
Sistematika Pembahasan
28
BAB II: KAJIAN TEORITIS
A.
Kajian Pustaka
30
1.
Komunikasi Pemasaran
30
a.
Pengertian Komunikasi Pemasaran
34
b.
Tujuan Komunikasi Pemasaran
35
a.
Peran Komunikasi Pemasaran
37
2.
Strategi Komunikasi Pemasaran
39
a.
Pengertian Strategi Komunikasi Pemasaran
39
b.
Bauran Komunikasi Pemasaran
41
B.
Kajian Teori
54
1.
Teori Komunikasi Pemmasaran terpadu
54
BAB III: PENYAJIAN
A.
Deskripsi Subyek, Obyek, dan LokasiPenelitian
59
1.
Subyek Penelitian
59
2.
Obyek Penelitian
61
3.
Lokasi Penelitian.
51
B.
Deskripsi Data Penelitian
68
1.
Komunikasi Pemasaran UKM Kacapuri
69
2.
Strategi Komunikasi pemasaran UKM Kacapuri
74
BAB IV : ANALISIS DATA
A.
Temuan Penelitian
84
B.
Konfirmasi dengan Teori
93
1.
Simpulan
103
2.
Rekomendasi
105
DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1.1. kerangka pikir penelitian ... 16
Gambar 3.1. Logo UKM Kacapuri ... 98
Gambar 3.2. Ekawarna ... 66
Gambar 3.3. Gaudi ... 66
Gambar 3.4.Rosela ... 67
DAFTAR TABEL
Tabel 1.1. Kajian Penelitian Terdahulu... 6
Tabel 1.2. Kajian Penelitian Terdahulu... 7
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Manusia pada hakikatnya adalah makluk sosial, makhluk yang
tidak akan pernah bisa hidup sendiri, manusia akan senantiasa bergantung
dan saling membutuhkan satu sama lain. Salah satu aktivitas sosial yang
sering dilakukan oleh manusia sebagai individu ataupun organisasi adalah
kegiatan pemasaran. Salah satunya adalah UKM Kacapuri. UKM Kacapuri
adalah UKM yang menekuni bidang kerajinan tangan dari bahan kayu
dengan bentuk
telenan. Telenan
yang selama ini jarang dilirik dan identik
dengan kegiatan dapur dirubah menjadi satu kerajinan sehingga
meningkatkan nilai jual
telenan
tersebut.
Melihat sejarahnya, untuk mencapai kesuksesan seperti saat ini
UKM Kacapuri harus melalui perjalan yang lumayan panjang, kegiatan
pemasaran yang dilakukan oleh UKM Kacapuri pada awalnya juga tidak
berjalan selancar saat ini, namun sekarang UKM Kacapuri telah memiliki
konusumen tidak hanya dari daerah Surabaya namun juga dari luar negeri
seperti Brunei Darussalam dan Malaysia, UKM Kacapuri bahkan telah
diliput oleh sembilan media nasional. Hal ini tentunya tidak lepas dari
strategi pemasaran yang diterapkan oleh UKM Kacapuri.
Dalam Ilmu komunikasi dikenal istilah komunikasi Pemsaran,
komunikasi Pemasaran merupakan sebuah aspek penting dalam keseluruan
misi pemasaran serta penentuan suksesnya pemasaran. Dalam kajian
komunikasi
pemasaran
secara
terpadu
(intregrated
marketing
communications/IMC),
yang merupakan salah satu perkembangan penting
dalam dunia pemasaran. Perusahaan di masa lalu sering menganggap
elemen komunikasi sebagai aktivitas yang terpisah dari pemasaran,
sedangkan filosofi pemasaran saat ini menekankan pentingnya integrasi
keduanya untuk meraih sukses, seperti yang di ringkaskan oleh kutipan di
bawah ini:
“Pemasaran yang sukses dalam lingkungan baru adalah orang yang
mengkoordinasikan bauran komunikasi secara ketat, sehingga anda
dapat melihat dari media (periklanan) yang satu ke media lainya,
dari program even yang satu ke program even lainya, dan secara
instan dapat melihat bahwa merek tersebut berbicara dengan satu
suara
”.
1Philip Kotler dan Kevin Lane Keller dalam bukunya manajemen
pemasaran, mengatakan komunikasi pemasaran adalah sarana dimana
perusahaan berusaha menginformasikan, membujuk, dan mengingatkan
konsumen secara langsung maupun tidak langsung, tentang produk dan
merek yang dijual. Intinya komunikasi pemasaran mempresentasikan suara
perusahaan dan mereknya serta merupakan sarana dimana perusahaan
dapat membuat dialog dan membangun hubungan dengan konsumen.
Kotler dan lane menegaskan bahwa komunikasi pemasaran juga banyak
melaksanakan fungsi bagi konsumen. Komunikasi pemasaran dapat
memberitahu atau memperlihatkan kepada konsumen tentang bagaimana
dan mengapa produk itu digunakan, oleh orang macam apa, serta dimana
dan kapan. Konsumen dapat mempelajari tentang produk apa, siapa yang
1 Terence A. Shimp, Periklanan Promosi Aspek Tambahan Komunikasi Pemasaran Terpadu jilid 1
memproduksi, mereknya apa, cocok dikonsumsi oleh siapa, apa
keunggulan nya, dapat diperoleh di mana, dan bagaimana caranya
memperoleh produk itu. Dengan demikian komunikasi pemasaran
memiliki
peran
yang
sangat
penting
bagi
perusahaan
untuk
mengkomunikasikan produk yang dipasarkan kepada pasar sasaran secara
lebih luas, bahkan dapat berkontribusi terhadap ekuitas merek dengan
menanamkan merek dalam ingatan dan menciptakan citra (image) merek,
serta mendorong penjualan, dan memperluas pasar.
2Dalam komunikasi pemasaran yang baik tentunya memerlukan
strategi yang baik pula dalam kegiatan pemasaranya, strategi dalam
komunikasi pemasaran atau bisa disebut dengan strategi komunikasi
pemasaran pada umumnya menggunakan elemen atau model
–
model
komunikasi dalam pemasaran sebagai langkah untuk mencapai tujuan
komunikasi suatu perusahaan. Model-model komunikasi pemasaran
tersebut dikenal dengan bauran komunikasi pemasaran.
Bauran komunikasi pemasaran agar dapat mendorong efektifitas
dan efisiensi komunikasi pemasaran terdiri dari banyak model komunikasi,
namun yang umum digunakan menurut Morissan mencakup; memasang
iklan, pemasaran langsung, promosi penjualan, penjualan personal,
pemasaran interaktif; dan, Hubuungan masyarakat.
32
http://www.esaunggul.ac.id/article/komunikasi-pemasaran-sebagai-strategi-memperluas-pasar/
3
1.
Iklan, yaitu semua bentuk terbayar dari presentasi non personal dan
promosi ide, barang atau jasa melalui sponsor yang jelas.
2.
Promosi penjualan, berbagai insentif jangka pendek untuk
mendorong percoba an atau pembelian produk atau jasa.
3.
Hubungan masyarakat dan publisitas, beragam program yang
dirancang untuk mempromosikan atau melindungi citra perusahaan
atau produk individunya.
4.
Pemasaran langsung, penggunaan surat, telepon, facsimile, e-mail,
atau internet untuk berkomunikasi secara langsung dengan atau
meminta respons atau dialog dari pelanggan dan prospek tertentu.
5.
Pemasaran interaktif, kegiatan dan program online yang dirancang
untuk melibatkan pelanggan atau prospek secara langsung atau tidak
langsung meningkatkan kesadaran, memperbaiki citra, atau
menciptakan penjualan produk dan jasa.
6.
Penjualan personel, interaksi tatap muka dengan satu atau lebih
pembeli prospektif untuk tujuan melakukan presentasi, menjawab
pertanyaan, dan pengadaan pesanan.
Dari apa yang dikemukakan oleh Morissan, dapat disimpulkan
bahwa komunikasi pemasaran yang baik terdiri dari berbagai aspek yang
saling berhubungan satu sama lain.
UKM Kacapuri yang terbilang masih
berusia muda, berdiri semenjak 1 September 2015, mampu berkembaang
dengan sangat pesat dan kini memiliki konsumen yang bahkan berasal
dari luar negeri, perkembangan yang sangat pesat ini tentunya tidak
tujuan awal untuk kegiatan sosial, namun saat ini justru berkembang
menjadi usaha yang cukup menghasilkan. Karena itu
peneliti ingin
meneliti bagaimana strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh
UKM Kacapuri untuk menarik Konsumen.
B.
RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang di atas peneliti mengajukan rumusan
masalah , bagaimana strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh
UKM Kacapuri?
C.
TUJUAN PENELITIAN
1.
Untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan
UKM Kacapuri
D.
MANFAAT PENELITIAN
1.
Manfaat Teoritis
a.
Penelitian ini diharapkan dapat berguna untuk mengembangkan
pengetahuan mengenai komunikasi pemsaran khususnya yang
berkaitan dengan
Integrtaed marketing Communication
atau IMC
b.
Penelitian ini diharapkan dapat berguna sebagai refrensi dan tolak
ukur untuk penelitian selanjutnya yang berkaitan dengan
komunikasi pemasaran khusunya yang berkaitan dengan
Integrtaed
marketing Communication
atau IMC
2.
Manfaat Praktis
a.
Dapat mengetahui bagaimana strategi komunikasi yang baik dalam
komunikasi pemasaran sehingga dapat digunakan untuk kegiatan
b.
Memberikan pemahaman bahwa komunikasi merupakan salah satu
hal yang berpengaruh dalam proses pemasaran modern.
E.
KAJIAN HASIL PENELITIAN TERDAHULU
untuk mempermudah proses pengkajian tema yang terkait, peneliti
berupaya mencari refrensi mengenai penelitian yang sudah dilakukan oleh
orang lain. Hasil penelitian yang sudah ada tersebut kemudian dijadikan
sebagai acuan peneliti untuk meneliti dengan tema penelitian yang sama.
Namun meskipun begitu, dalam bagian ini tentu saja peneliti tidak akan
menjabarkan terlalu banyak mengenai penelitian terdahulu yang peneliti
jadikan sebagai acuan. Berikut adalah kajian dari penelitian terdahulu:
Tabel 1.1 kajian hasil penelitian terdahulu
Sasaran Penelitian
Penelitian Terdahulu
Nama Peneliti
Ahmad Musholin
Judul
Komunikasi Pemasaran CV. Cita Rasa Cemerlang
Papa Ron’s Pizza
Dalam
Menarik Pelanggan
Jenis Karya
Skripsi
Tahun Penelitian
2013
Metode Penelitian
Kualitatif
Hasil Temuan
Penelitian
Ada tiga tahap sistem komunikasi yang dilakukan
oleh
CV Cita Rasa Cemerlang Papa Ron’s Pizza
yaitu segmentasi,
perencanaan, implementasi
dan
pengendalian
dengan serangkaian elemen
bauran
Perbedaan
Lokasi dan fokus penelitian, dalam penelitian
terdahulu lokasi yang dijadikan sebagai lokus
penelitian adalah CV. Cita Rasa Cemerlang Papa
Ron’s Pizza serta berfokus pada
empat kegiatan
dalam komunikasi pemasaran yaitu; perencanaan,
implementasi, pengendalian serta evaluasi
Tabel 1.2 kajian hasil penelitian terdahulu
Sasaran Penelitian
Penelitian Terdahulu
Nama Peneliti
Anifatul Jannah
Judul
KOMUNIKASI PEMASARAN
INTEGRATED
MARKETING COMMUNICATIONS
(Studi Model
DAGMAR oleh RH Colley pada Panitia Acara
“
Young Moslem Entrepreneur Camp
(YouMEC)
2015” di UIN Sunan Ampel Surabaya)
Jenis Karya
Skripsi
Tahun Penelitian
2015
Metode Penelitian
Kualitatif
Hasil Temuan
Penelitian
Penggunaan strategi komunikasi yang di gagas
oleh Colley dengan model DAGMAR
dalam acara
Young Moslem Entrepreneur Camp
(YouMEC)
2015. Dimana panitia telah melakukan sebuah
strategi untuk menginformasikan kegiatan
Young
Moslem Entrepreneur Camp
(YouMEC) 2015
melalui saluran media apapun seperti media online,
cetak, elektronik maupun komunikasi tatap muka
secara langsung.
Perbedaan
Lokasi dan fokus penelitian, dalam penelitian
terdahulu lokasi yang dijadikan sebagai lokus
penelitian adalah UIN Sunan Ampel Surabaya
Tabel 1.3 kajian hasil penelitian terdahulu
Sasaran Penelitian
Penelitian Terdahulu
Judul
OPTIMALISASI MEDIA SEBAGAI MEDIA
PEMASARAN USAHA KECIL MENENGAH
Jenis Karya
Jurnal
Tahun Penelitian
2013
Metode Penelitian Kualitatif
Hasil Temuan
Penelitian
1.
Sosial media sebagai
Integrated Marketing
Communication
(IMC) mampu memberikan
keunggulankompetitif bagi UKM
2.
UKM sebagai basis kekuatan ekonomi rakyat,
harus dapat melakukan pemasaran secara
gerilya. Sosial media dengan segala
kelebihan
fiturnya,
terbukti
mampu
memberikan fasilitas yang tidak kalah
menarik
dengan
media
lain
yang
membutuhkan biaya tinggi
3.
Agar para pelaku UKM dapat mengikuti
perkembanagan
informasi,
peningkatan
pemahaman dan kapasitas SDN di bidang
teknologi informasi perlu dilakukan.
Perbedaan
Obyek penelitian Usaha Kecil menengah dengan
fokus pada kegiatan promosi di media sosial
sebagai
bagian
dari
Integrated
Martketing
Communication
F.DEFINISI KONSEP
Penelitian ini mengambil tema mengenai kegiatan komunikasi
pemasaran, khususnya bagaimana strategi Komunnikasi pemasaran yang
dilakukan oleh UKM Kacapuri menurut prespektif
Integrated Marketing
Communication
atau komunikasi pemasaran terpadu. Kemudian untuk
mempermudah proses analisis maka definisi yang terdapat dalam judul
perlu dijelaskan jangkauan operasionalnya terlebih dahulu
a)
Komunikasi Pemasaran
Komunikasi pemasaran dapat dipahami dengan menguraikan dua
proses dimana pemikiran dan pemahaman disampaikan antar individu,
atau antara organisasi dengan individu. Pemasaran adalah sekumpulan
kegiatan dimana perusahaan dan organisasi lainnya mentransfer
nilai-nilai (pertukaran) antara mereka dengan pelanggannya. Tentu saja,
pemasaran lebih umum pengertianya daripada komunikasi pemasaran,
namun kegiatan pemasaran banyak melibatkan aktivitas komunikasi.
jika digabungkan, komunikasi pemasaran merepresantasikan gabungan
semua unsur dalam bauran pemasaran merek, yang memfasilitasi
terjadinya
pertukaran
dengan
menciptakan
suatu
arti
yang
disebarluaskan kepada pelanggan atau kliennya.
4Willian G. Nickless dalam Basu Swastha, Manajemen pemasaran
Modern menjelaskan, komunikasi pemasaran adalah kegiatan
komunikasi yang dilakukan oleh pembeli dn penjual, dan merupakan
kegiatan yang membantu dalam pengambilan keputusan dibidang
pemasaran serta mengarahkan pertukaran agar lebih memuaskan
dengan cara menyadarkan semua pihak untuk berbuat lebih baik.
5Seperti yang telah dijelaskan di atas, dapat dikatakan bahwa
komunikasi pemasaran adalah proses dimana individu atau kelompok
kemudian memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan
menciptakan, menawarkan, serta menukarkan nilai-nilai atau dalam hal
ini produk atau jasa antara produsen sampai ke konsumen.
b)
Strategi Komunikasi pemasaran
4 Terence A. Shimp, Periklanan Promosi Aspek Tambahan Komunikasi Pemasaran Terpadu jilid 1 (Jakarta: Erlangga, 2003), Hal; 4.
Adisaputro menjelaskan bahwa strategi komunikasi pemasaran
merupakan langkah-langkah kreatif yang berkesinambungan yang
diupayakan oleh sebuah perusahaan guna mencapai target pemasaran
terbaik dalam rangka mewujudkan kepuasan konsumen secara
maksimal. Strategi komunikasi pemasaran adalah cara yang ditempuh
perusahaan untuk merealisasikan misi, tujuan, dan sasaran, yang telah
di tentukan dengan cara menjaga dan mengupayakan adanya keserasian
antara berbagai tujuan yang ingin dicapai, kemampuan yang dimiliki
serta peluang dan ancaman yang dihadapi dipasar produknya.
6Sedangkan Jelly Enjelita sedikit berbeda dalam menjelaskan
strategi komunikasi pemasaran, Jelly berpendapat bahwa strategi
komunikasi pemasaran adalah pengemabilan keputusan-keputusan
mengenai biaya pemasaran, bauran pemasaran, harga produk, kondisi
produk dan alokasi pemasaran dalam hubungan dengan keadaan
lingkungan yang diharapkan dan kondisi persaingan.
7Dari dua pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa strategi
komunikasi pemasaran adalah langkah-langkah yang digunakan oleh
perusahaan dalam mencapai tujuan pemasaran perusahaan tersebut,
dalam penelitian ini strategi komunikasi pemasaran berfokus cara atau
langkah yang digunakan perusahaan untuk mencapai tujuan dan
sasarannya dengan menggunkan elemen-elemen pemasaran yang
terdapat dalam bauran komunikasi pemasaran
6 Gunawan Adisaputro, Manajemen pemasaran: Analisis untuk perancangan strategi pemasaran,
(Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN, 2010) Hal; 18
7Jelly Enjelita, “Analisis Korelasi Pengaruh Strategi Komunikasi Pemasaran terhadap Loyalitas
c)
Integrated Marketing Communication (IMC)
Terence A. Shimp dalam bukunya yang berjudul Periklanan
Promosi Aspek Tambahan Komunikasi Pemasaran Terpadu jilid 1,
mengutip Don E. Schultz, menjelaskan Definisi IMC dalam prespektif
yang luas diterima adalah :
IMC adalah proses pengembangan dan implementasui berbagai
bentuk program komunikasi persuasif kepada pelanggan dan
calong pelanggan secara berkelanjutan. Tujuan IMC adalah
mempengaruhi atau memberikan efek langsung kepada perilaku
khalayak sasaran yang dimilikinya. IMC menganggap seluruh
sumber yang dapat menghubungkan pelanggan atau calon
penlanggan dengan produk atau jasa dari suatu merek atau
perusahaan adalah jalur yang potensial untuk menyampaikan pesan
di masa datang. Lebih jauh lagi, IMC menggunakan semua bentuk
komunikasi yang relevan serta dapat diterima oleh pelanggan dan
calon pelanggan. Dengan kata lain proses IMC berawal dari
pelanggan atau calon pelanggan kemudian berbalik kepada
perusahaan untuk menentukan dan mendifinisikan bentuk dan
metode yang perlu dikembangkan bagi program komunikasi yang
persuasif.
8Sedangkan Morison dalam bukunya, Periklanan Komunikasi
Terpadu, menjelaskan, IMC (
Integrated Marketing Communication
)
adalah sebuah konsep dari perencanaan komunikasi pemasaran yang
memperkenalkan nilai tambah dari rencana komprehensif yang
mengevaluasi peran strategis dari berbagai disiplin komunikasi
misalnya periklanan umum, respon langsung,
sales promotion
, dan PR
dan mengombinasikan disiplin-disiplin ini untuk memberikan kejelasan,
konsistensi dan dampak komunikasi yang maksimal. Secara
sederhana-nya IMC dapat diartikan sebagai Proses dari pengelolaan
customer
relationships
yang menggerakkan
brand value
. Sedangkan secara
spesifik, IMC dapat diartikan sebagai proses yang mempunyai fungsi
bersilang dalam menciptakan dan memelihara hubungan yang
menguntungkan dengan
customer
dan stakeholder lainnya dengan
mengontrol dan mempengaruhi secara strategis semua pesan yang
terkirim kepada kelompok ini serta menggerakkan dialog dengan
maksud tertentu kepada mereka.
Integrated Marketing Communication
(IMC) adalah satu dari sekian proses yang tersedia guna membina
hubungan dengan
customer
. Apa yang membedakan IMC dengan
proses
customer-centric
lainnya adalah dasar dari proses tersebut adalah
komunikasi, yang merupakan jantung dari semua hubungan, dan juga
merupakan proses yang sirkuler.
9Dari dua pengertian tentang IMC yang dijabarkan di atas konsep
dasar dari IMC adalah komunikasi. dengan komunikasi sebagai
dasarnya IMC berusaha untuk memaksimalkan efek kepada perilaku
khalayak sasaran yang dimilikinya. IMC menganggap seluruh sumber
yang dapat menghubungkan pelanggan atau calon penlanggan dengan
produk atau jasa dari suatu merek atau perusahaan adalah jalur yang
potensial untuk menyampaikan pesan. Dapat dikatakan bahwa proses
dalam IMC berawal dari pelanggan atau calon pelanggan yang
kemudian berbalik ke perusahaan untuk kemudian mengartikan dan
menentukan bagaimana komunikasi persuasif yang baik serta dapat
menarik pelanggan atau calon pelanggan.
d)
Konsumen
Konsumen adalah orang yang membeli atau menggunakan produk
atau mengadopsi ide yang memuaskan kebutuhan dan keinginan
mereka.
10Dalam buku lain dijelaskan yang dimaksud dengan konsumen
dalam hal ini adalah pemakai produk yang dipasarkan, sedangkan
langganan pembeli atau calon pembeli yang membeli kembali produk
yang pernah dibelinya.
11Kemudian lebih lanjut, pemasaran pada dasarnya bertujuan
memenuhi dan memuaskan kebutuhan serta keinginan konsumen yang
di tuju atau konsumen sasaran (target konsumen). Bidang ilmu prilaku
konsumen (
consumer bihaviour
) mempelajari bagaimana individu,
kelompok dan organisasi memilih, membeli, memakai serta
memanfaatkan suatu produk dalam rangka memuaskan kebutuhan dan
hasrat mereka. Tantangan terbesar yang dihadapi perusahaan,
khususnya bagian pemasaran, selama ini adalah bagaimana
mempengaruhi prilaku konsumen agar dapat mendukung produk
(barang dan jasa) yang ditawarkan kepada mereka. Tujuan terpenting
dari setiap promosi adalah memengaruhi konsumen untuk membeli.
12Untuk menarik konsumen agar mau menggunanakan produk atau
jasa tertentu, sebuah Perusahaan harus mengerti bagaimana perilaku
konsumennya. Tidak adanya pemahaman terhadap motifasi, kebutuhan,
dan keinginan konsumen merupakan sumber kegagalan terbesar
perusahaan.
Dengan
mempelajari
perilaku
konsumen
sebuah
perusahaan akan dapat mempengaruhi perilaku konsumen agar mau
menggunakan produk atau jasa dari perusahaan tersebut dengan cara
meningkatkan dan mengembangkan kualtias produk, menonjolkan
keunggulan produk, menentukan harga, mengatur bagaimana
pemasaran dan pesan dalam iklan, serta pesan bauran pemasaran yang
lain.
G.
KERANGKA PIKIR PENELITIAN
Dalam sebuah penelitian, seorang peneliti memerlukan kejelasan
landasan berpikir dalam memecahkan atau menyoroti masalahnya. Dalam
hal ini teori yang dianggap paling relevan dengan penelitian ini adalah
teori komunikasi terpadu, atau
Integrated Marketing Communication/
IMC.
Integrated
Marketing
Communication/
IMC
adalah
proses
pengembangan dan implementasi berbagai bentuk program komunikasi
persuasif kepada pelanggan dan calon pelanggan secara berkelanjutan.
Tujuan IMC adalah mempengaruhi atau memberikan efek langsung
kepada perilaku khalayak sasaran yang dimilikinya.
Komunikasi pemsararan khususnya komunikasi pemasaran terpadu
tentunya tidak akan berjalan dengan sendirinya, perlu adanya strategi
dalam komunikasi pemasaran atau hal ini dapat disebut dengan strategi
komunikasi pemasaran.
Strategi Komunikasi Pemasaran yang dimaksud disini addalah
perencanaan (
Planning
) dan manajemen
(Management)
untuk mencapai
suatu tujuan pemasaran dengan menggunakan bauran pemasaran antara
lain iklan (
advertising
), promosi penjualan (
sales promotion
), hubungan
pemasaran Langsung (
direct marketing
), dan pemasaran interaktif (
online
marketing
) yang merupakan alat-alat dasar yang digunakan untuk
mencapai tujuan komunikasi dari sebuah organisasi.
13Dalam kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh UKM Kacapuri,
tentunya juga menggunakan strategi pemasaran, dengan menggunakan
prespektif
Integrated Marketing Communication
diharapkan dapat
menjelaskan sejauh mana strategi kounikasi pemasaran yang dilakukan
UKM Kacapuri terkait dengan bauran komunikasi pemasaran, seperti yang
dijelaskan sebelumnya bauran komunikasi pemasaran agar dapat
mendorong efektifitas dan efisiensi komunikasi pemasaran terdiri dari
banyak model komunikasi, namun yang umum digunakan menurut
Morissan mencakup; memasang iklan, pemasaran langsung, promosi
penjualan, penjualan personal, pemasaran interaktif; dan, Hubuungan
masyarakat.
Lebih lanjut Terrance A Shimp dalam bukunya Periklanan Promosi
Aspek Tambahan Komunikasi Pemasaran Terpadu menjelaskan
menjelaskan IMC memiliki beberapa ciri utama yakni
1) Berawal Dari, 2)
Pelanggan dan calon pelanggan, 3)Melakukan satu atau berbagai cara
untuk melakukan kontak, 4)
Berusaha menciptakan sinergi, 5) Menjalin
hubungan.
Dari pengertian teori tersebut, peneliti membuat kerangka pikir
berdasarkan model komunikasi dalam bauran komunikasi pemasaran
menurut morissan sebagai berikut:
13
Tyas, Permana, Skripsi Sarjana: “Event Organizer sebagai strategi komunikasi pemasaran dalam
Gambar 1.1 Bagan kerangka pikir penelitian
Dalam kerangka pikir ini digambarkan setiap aspek dalam kegiatan
komunikasi pemasaran terpadu saling berhubungan, dan berusaha
memaksimalkan penyampaian pesan melalui berbagai media, selain itu
seperti salah satu cirinya komunikasi pemasaran terpadu berawal dari
pelanggan atau calon pelanggan Maksudnya kegiatan komunikasi
pemasaran terpadu dimulai dengan melihat apa yang dibutuhkan oleh
khalayak. Kemudian dari situ perusahaan menentukan bagaimana strategi
komunnikasi pemasran yang dilakukan, UKM Kacapuri selaku pemasar
memenuhi apa yang diinginkan pelanggan atau calon pelanggan, sehingga
dapat dikatakan bahwa komunikasi pemasaran terpadu tiap aspeknya
saling berkaitan dan merupakan proses yang sirkuler
H.
METODE PENELITIAN
1.
Pendekatan dan Jenis Penelitian
Merujuk apa yang dikatakan oleh Denzin dan Lincon, bahwa
penelitian kualitatif adalah penelitian yang menggunakan latar ilmiah,
dengan maksud menafsirkan fenomena yang terjadi dan dilakukan dengan
jalan melibatkan metode yang ada.
14Berdasarkan sifat realitas, metode
kualitatif mengandiung persepsi subjektif bahwa realitas (komunikasi)
bersifat ganda, rumit, semu, dinamis (mudah berubah), dikonstuksikan,
dan holistik; kebenaran realitas bersifat relatif.
15a.
Pendekatan penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif
karena dalam penelitian ini berusaha menelaah fenomena sosial,
sebagaimana yang dikemukakan oleh Lexy J. Maleong bahwa
penelitian kualitatif adalah sebagai prosedur yang menghasilkan
satu deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang
dan perilaku yang dapat diamati.
16b.
Jenis Penelitian
Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif,
karena kualitatif adalah suatu jenis penelitian yang menggunakan
14 Lexy J.Maleong, Metode Penelitian Kualitatif (Bandung: Remaja Rosakarya, 2006), hlm 16 15 Mahi M. Hikmat, Metode Penelitian Dalam perspektif Ilmu Komunikasi dan Sastra (Yogyakarta: Graha Ilmu,2011), hlm 37
latar alamiah. Dengan maksud menafsirkan fenomena yang terjadi
dan dilakukan dengan jalan melibatkan berbagai metode yang ada,
yaitu upaya memahami sikap, pandangan, perasaan, dan perilaku
baik individu maupun sekelompok orang.
172.
Subyek, Obyek, dan Lokasi Penelitian
a.
Subyek Penelitian
Subyek penelitian kali ini adalah pihak manajemen Kaca Puri serta
bagian yang bertanggung jawab dalam merencanakan kegiatan
komunikasi pemasaran yang dilakukan Kaca Puri
b.
Obyek Penelitian
Obyek dari penelitian ini adalah bagaimana komunikasi
pemasaran yang dilakukan oleh UKM Kacapuri, khususnya strategi
komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh UKM Kacapuri dilihat
dari pendekatan
integrated marketing communication
(IMC)
c.
Lokasi Penelitian
Penulis memilih UKM Kacapuri sebagai lokasi penelitian karena
penulis tertarik dengan perkembangan UKM Kacapuri yang bisa
dibilang sangat pesat bila dibandingkan produk serupa, dalam kurun
waktu satu setengah tahun UKM Kacapuri tidak hanya mampu
menarik konsumen dari Surabaya saja, namun juga mampu menarik
konsumen dari luar negeri seperti Brunai dan Malaysia, karena hal
tersebut pula UKM Kacapuri juga telah dimuat diberbagai media baik
cetak maupun digital.
3.
Sumber Data dan Teknik Pengumpulan Data
a.
Jenis Data
Jenis data yang digunakan dalam penelitian deskriptif kualitatif ini
adalah data primer dan data sekunder.
1) Data Primer
Adalah segala informasi kunci yang didapat dari informan sesuai
dengan fokus penelitian atau data yang diperoleh secara langsung dari
subyek penelitian perorangan hingga kelompok. Dalam hal ini, peneliti
mengambil data primer dari informan, yaitu menajemen UKM
Kacapuri serta bagian yang bertanggung jawab merencanakan
komunkasi pemasaran yang dilakukan oleh UKM Kacapuri. Sehingga
peneliti bisa mendapatkan informasi yang detail terkait komunikasi
pemasaran pada UKM Kacapuri dipandang dari pendekatan
Integrated
Marketing Communcation
(IMC)
2) Data Sekunder
Data sekunder merupakan data pendukung dari data primer yang
diperoleh melalui usaha peneliti sendiri misalnya dokumentasi foto.
Video dan lain sebagainya.
3) Catatan Lapangan (field note)
Catatan lapangan adalah catatan hasil observasi atau wawancara
dengan cara menyaksikan langsung kejadian yang berkaitan dengan
penelitian, yang diperoleh dari pengamatan berpartisipasi. Sejalan
denga Bogdan dan Biklen, catatan lapangan adalah kumpulan tulisan
yang kita lihat, kita dengar, kita alami dan kita rasakan selama proses
penelitian dalam upaya mengumpulkan data.
a.
Sumber Data
Sumber data yang didapatkan penulis adalah sebagai berikut:
1)
Sumber Data Primer
Data
primer
didapatkan
penulis
dari
hasil
wawancara
terbuka
yang
akan
dilakukan
dengan
mengajukan beberapa pertanyaan yang berkembang. Hal ini
dilakukan untuk menghindari kesalahpahaman dalam
penafsiran konsep-konsep yang dipahami informan apabila
terdapat satu hal yang membutuhkan penjelasan lebih
lanjut. Penentuan sumber data primer menggunakan metode
purposive sampling
, yakni dilakukan dengan mengambil
orang-orang yang terpilih. Sampling yang purposive adalah
sampel yang dipilih dengan cermat hingga relevan dengan
desain penelitian.
Untuk menghindari kesalahan dalam penunjukkan
informan, maka peneliti menentukan beberapa kriteria.
informan adalah bagian manaejemen UKM Kacapuri atau
orang yang mengerti dan bertanggug jawab dalam
perencanaan komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh
2)
Sumber Data Sekunder
Data sekunder adalah data yang mendukung data
primer,data primer berupa hasil wawancara dengan bagian
manaejemen UKM Kacapuri atau orang yang mengerti dan
bertanggug
jawab
dalam
perencanaan
komunikasi
pemasaran yang dilakukan oleh UKM Kacapuri. kemudian,
dalam hal ini data sekunder didapatkan penulis melalui
pendokumentasian berupa foto selama pengumpulan data
(wawancara dan Observasi).
4.
Tahap-tahap Penelitian
Dalam melakukan penelitian kualitatif, perlu mengetahui
tahap-tahap yang akan dilalui dalam proses penelitian ini. Ada-pun tahap-tahap
penelitian secara umum terdiri dari empat tahap, yaitu
18:
a.
Tahap Pra-lapangan
Dalam
melakukan
tahapan
ini
peneliti
perlu
mempertimbangkan etika dalam penelitian lapangan, yang diuraikan
sebagai berikut:
1)
Memilih lapangan penelitian, dalam pemilihan penelitian
peneliti harus mempertimbangkan hal-hal yang mungkin
menyulitkan peneliti dalam melakukan penelitian, namun dalam
hal ini peneliti tidak mengalami kenddala yang berarti
2)
Mengurus perizinan, dalam penelitian ini penulis hanya
memerlukan izin penelitian dari pihak kampus
18
3)
Memilih dan memanfaatkan informan, hal ini dilakukan untuk
membantu mempermudah memperoleh informasi dan data yang
dibutuhkan dari beberapa informan yang memiliki kredibilitas
dalam pemenuhan data dan yang sesuai dengan kriteria peneliti.
Menyiapkan perlengkapan peenelitian, semua perlengkapan
yang bersifat teknis maupun non teknis penulis siapkan dengan
sempurna.
b.
Tahap Pekerjaan Lapangan
Dalam tahap ini, peneliti mulai masuk pada lapangan
penelitian guna mencari data yang akurat serta dibatasi tiga bagian
yaitu:
1)
Memahami Latar penelitian
Memahami latar penelitian diperlukan agar peneliti lebih
mengeatahui seluk beluk lokasi penelitian, dalam hal ini peneliti
belum begitu seluk beluk lokasi penelitian karena peneliti
merupakan Mahasiswa yang berdomisili di Surabaya. Karena itu,
untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam peneliti
melakukan observasi dengan cara mengamati langsung bagaimana
komunnikasi pemasaran yang dilakuan oleh UKM Kacapuri
2)
Memasuki lapangan
Kegiatan ini peneliti lakukan dengan cara berkomunikasi
langsung dengan manaejemen UKM Kacapuri atau orang yang
mengerti dan bertanggug jawab dalam perencanaan komunikasi
wawancara, sehingga terbangun kedekatan antara peneliti dengan
informan untuk menguatkan informasi yang peneliti akan
dapatkan.
c.
Tahap Analisis Data
Analisis data kualitatif (Bogdan dan Biklen, 1982) dalam
buku metode penelitian kualitatif, Lexy J. Moleong adalah upaya yang
dilakukan dengan jalan bekerja dengan data, mengorganisasikan data,
memilah-milahnya
menjadi
satuan
yang
dapat
dikelola,
mensistesiskannya, mencari dan menemukan pola, menemukan apa
yang penting dan apa yang dipelajari, dan memutuskan apa yang dapat
diceritakan kepada oprang lain.
19Pada tahap ini, peneliti mengumpulkan semua data - data
berupa hasil wawancara, pengamatan lapangan, serta dokumen -
dokumen yang mendukung yang kemudian disusun, dikaji, serta
ditarik kesimpulan dan dianalisa dengan analisis induktif.
d.
Tahap Penulisan Laporan
Penulisan laporan merupakan hasil akhir dari suatu
penelitian sehingga peneliti mempunyai pengaruh terhadap hasil
laporan. Hal ini dilakukan peneliti setelah mendapatkan data dari
wawancara dan observasi, yang kemudian peneliti menganalisisnya.
5.
Teknik Pengumpulan Data
Pada penelitian ini penulis menggunakan sumber data primer dan
sumber data sekunder. Sumber data primer didapat dengan melakukan
teknik pengumpulan data melalui :
19
a.
Wawancara Mendalam (
Depth Interiew
)
Wawancara mendalam adalah suatu cara mengumpulkan data atau
informasi dengan cara langsung bertatap muka dengan informan agar
mendapatkan data lengkap dan mendalam. Wawancara ini dilakukan
dengan frekuensi tinggi ( berulang - ulang ) secara intensif.
20Informan
pada penelitian kali ini diambil dari sumber data primer, yaitu:
manaejemen dari UKM Kacapuri atau orang yang mengerti dan
bertanggug jawab dalam perencanaan komunikasi pemasaran yang
dilakukan oleh UKM Kacapuri.
b.
Pengamatan
Pengamatan adalah alat pengumpulan data yang dilakukan dengan
cara mengamati dan mencatat segala sistematik gejala-gejala yang
diselidiki.
21Dalam hal ini pengamatan dilakukan dengan mengamati
secara langsung bagaimana komunikasi pemasaran yang dilakukan
oleh UKM Kacapuri. Metode ini lebih memungkinkan periset
mengamati kehidupan individu atau kelompok, dimana terdapat
setting
yang riil tanpa dikontrol atau diatur secara sestematis seperti riset
eksperimental.
c.
Dokumentasi
Dokumentasi berasal dari kata dokumen , yang berarti
barang-barang tertulis, untuk mendapatkan data yang akurat, selain diperoleh
dari sumber manusia, data juga diperoleh dari dokumen. Dokumen
20 Rachmat Krisyantono, Teknik Praktis Riset Komunikasi (Jakarta : Predana Media Group, 2006) hal. 100
merupakan catatan peristiwa lampau. Dokumen bisa berbentuk tulisan,
gambar atau karya-karya monumental dari seseorang.
Dalam penelitian ini dokumentasi diperlukan untuk memperkuat
fakta yang ditemukan dari penelitian yang lakukan. Dokumentasi yang
diambil berupa foto dan hasil wawancara tertulis.
6.
Teknik Analisis Data
Data yang diperoleh dari pelaksanaan observasi dianalisis secara
kualitatif. Sedangkan data analisis komunikasi pemasaran UKM Kacapuri
dalam menarik pelanggan menggunakan metode deskriptif. Metode ini
bertujuan untuk memperoleh gambaran (deskripsi) lengkap mengenai
gejala sosial tertentu. Metode ini digunakan untuk pengamatan atau
penyelidikan yang kritis untuk mendapatkan keterangan yang jelas dan
baik terhadap suatu masalah tertentu dan didalam suatu daerah tertentu.
Analisis data kualitatif ( Bogdan & Biklen, 1982 ) dalam buku
metodologi penelitian kualitatif karya Lexy J. Moleong adalah upaya yang
dilakukan dengan jalan bekerja dengan data, mengorganisasikan data,
memilah-milahnya
menjadi
satuan
yang
dapat
dikelola,
mensintesiskannya, mencari dan menemukan pola, menemukan apa yang
penting dan apa yang dipelajari, dan memutuskan apa yang dapat
diceritakan kepada orang lain.
22Analisis data dalam penelitian kualitatif selalu bersifat induktif,
alur kegiatan analisis terjadi secara bersamaan dengan
23:
1.
Reduksi data, dengan melakukan pemilihan dan menganalisa data-data
yang didapat. Proses ini akan dilakukan selama penelitian.
2.
Display data, dari sebagian data yang telah didapat akan langsung
diolah sebagai setengah jadi yang nantinya akan dimatangkan melalui
data-data selanjutnya.
3.
Verifikasi dan penarikan kesimpulan, merupakan suatu kegiatan dari
konfigurasi yang utuh, membuat rumusan proposisi yang terkait dan
mengangkatnya sebagai temuan penelitian. Dari sini peneliti akan
mulai mencari arti dari setiap data yang terkumpul, menyimpulkan
serta memverikasi data tersebut.
Pada tahap reduksi data peneliti berusaha untuk memilah data-data
yang dianggap penting dan akurat. Baik data dari sumber primer maupun
data dari sumber ssekunder, oleh karena itu, pada tahap ini membutuhkan
ketelitian dan kecermatan agar tidak salah dalam memilih data yang paling
akurat.
Berikutnya dari data yang sudah diperoleh dan dipilah mana yang
akurat, akan diolah menjadi setengah jadi. Hal tersebut berlangsung
sementara, karena jika ada data baru yang lebih akurat, maka data
sebelumnya akan dihapus. Ini terjadi pada tahap display data.
Tahap berikutnya adalah verifikasi dan penarikan kesimpulan setelah
data yang diperoleh dari penelitian di UKM Kacapuri, maka akan diambil
kesimpulan yang akan menjadi hasil temuan dalam penelitian.
Dalam penelitian ini teknik pemeriksaan keabsahan data yang
digunakan yaitu
24:
1.
Pemeriksaan sejawat melalui diskusi, teknik ini dilakukan dengan
mengekpos hasil sementara atau hasil akhir yang diperoleh dalam
bentuk diskusi dengan rekan-rekan sejawat. Cara yang dilakukan
adalah mengumpulkan rekan-rekan yang sebaya serta memiliki
pengetahuan umum yang sama tentang Komunikasi pemasaran
terutama Strategi komunikasi pemasaran, sehingga bersama mereka
peneliti dapat me-
review
persepsi, pandangan dan analisis yang
sedang dilakukan.
2.
Trianggulasi, teknik ini merupakan pemeriksaan keabsahan data
yang memanfaatkan sesuatu yang lain. Trianggulasi merupakan
cara terbaik untuk menghilangkan perbedaan-perbedaan konstruksi
kenyataan yang ada dalam suatu studi sewaktu mengumpulkan data
tentang berbagai kejadian dalam berbagai pandangan. Peneliti
melakukannya dengan cara mengajukan berbagai macam
pertanyaan kepada informan, mengecek dengan sumber-sumber
data yang didapat, serta memanfaatkan berbagai metode agar
pengecekan kepercayaan data dapat dilakukan.
I.
Sistematika Pembahasan
Laporan penelitian ini dibagi atas beberapa bagian. Bagian pertama
adalah pendahuluan. Pada bagian ini diuraikan latar belakang penelitian,
permasalahan-permasalahan yang tercakup pada penelitian, tujuan
24
penelitian, manfaat yang dapat diambil dari penelitian, kajian hasil
penelitian terdahulu, definisi operasional, serta metode yang digunakan
dalam penelitian. Dan dibagian akhir diuraikan sistematikan penyajian
laporan penelitian.
Bagian kedua berisi kajian teoritis. Pada bagian ini meliputi daftar
pustaka yang dipakai pada waktu penelitian serta mepaparkan teori-teori.
Teori-teori ini diambil dari buku literatur dan dari internet.
`Bagian ketiga berisi penyajian data yang di peroleh selama
penelitian, yang meliputi deskripsi subyek dan lokasi penelitian serta
deskripsi data penelitian.deskripsi subyek dan lokasi penelitian berisi
tentang gambaran profil dari informan, dan menggambarkan lokasi
dilakukannya penelitian.
Bagian keempat merupakan analisis data , pada bagian ini akan
dipaparkan mengenai temuan yang didapatkan selama penelitian, serta
konfimasi temuan dengan teori.
Bagian kelima merupakan bagian penutup, pada bagian ini berisi
simpulan yang merupakan jawaban langsung dari rumusan masalah. Selain
itu pada bagaian ini berisi pula rekomendasi, yaitu beberapa anjuran bagi
kemungkinan dilaksanakannya penelitian lanjutan berdasarkan simpulan
yang dihasilkan dikaitkan dengan manfaat penelitian.
`Dibagian akhir berisi daftar pustaka yang digunakan oleh penulis
BAB II
KAJIAN TEORITIS
A.
Kajian Pustaka
1.
Komunikasi Pemasaran
a.
Pengertian Komunikasi Pemasaran
Secara garis besar komunikasi pemasaran terdiri dua bidang
keilmuan komunikasi dan pemasaran. Menurut Houvland yang
dikutip oleh Onong Uchjana Effendy dalam bukunya
Ilmu
Komunikasi Teori dan Praktek
mengatakan bahwa komunikasi
adalah proses mengubah perilaku orang lain, (
communication is the
process to modify the bahavior of other individuals
).
1Kemudian
dalam Proses dari komunikasi menurut Tomy Suprapto dalam
pengantar teori & Manajemen Komunikasi
dapat diartikan sebagai
transfer informasi atau pesan (
Message
) dari pengirim pesan sebagi
komunikator dan kepada penerima sebagai komunikan. Dalam
proses komunikasi tersebut bertujuan untuk mencapai saling
pengertian (mutual understanding) antara kedua pihak yang terlibat
dalam proses komunikasi. dalam proses komunikasi, komunikator
mengirimkan pesan/informasi kepada komunikan sebagai sasaran
komunikasi.
21 Onong Uchjana Effendy, Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek, (Bandung: remaja Rosda Karya
2006) Hal;10
2 Tommy Suprapto, Pengantar teori & Manajemen Komunikasi (Yogyakarta: Medpress 2009)
Dalam berbagai definisi yang ada komunikasi dapat
digolongkan dalam tiga pengertian utama komunikasi, yaitu
pengertian secara etimologis, terminologis, dan paragdimatis.
31)
Secara Etimologis, komunikasi dipelajari menurut asal-usul
kata, yaitu komunikasi berasal dari bahasa latin
‘Communicatio’ dan perkataan ini bersumber dari kata
‘comminis’ yang berarti sama makna mengenai suatu hal
yang dikomunikasikan.
2)
Secara
terminologis,
komunikasi
berarti
proses
penyampaian suatu pernyataan oleh seseorang kepada
orang lain.
3)
Secara paragdimatis, komunikasi berarti pola yang meliputi
sejumlah komponen berkolerasi satu sama lain secara
fungsional
untuk
mencapai
suatu
tujuan
tertentu.
Contohnya adalah ceramah, kuliah, dakwah, diplomasi, dan
sebagainya. Demikian pula pemberitaan surat kabar dan
majalah, penyiaran radio dan televisi atau pertunjukan film
di gedung bioskop, dan lain-lain.
Sedangkan pemasaran menurut Freddy Rangkut, Pemasaran
merupakan pendorong untuk meningkatkan penjualan sehingga
tujuan perusahaan dapat tercapai.
43 Tommy Suprapto, Pengantar teori & Manajemen Komunikasi (Yogyakarta: Medpress 2009)
Hal;7
4 Freddy Rangkut, Strategi Promosi yang kreatif & Analisis Kasus Integrated Marketing
Pengetahuan mengenai pemasaran menjadi penting bagi
perusahaan pada saat dihadapkan pada beberapa permasalahan
dihadapkan pada beberapa permasalahan, seperti menurunya
pendapatan perusahaan yang disebabkan oleh menurunnya daya
beli konsumen terhadap suatu produk sehingga mengaibatkan
melambatnya pertumbuhan perusahaan.
Sehubungan dengan permasalahan di atas, terkait dengan
pemasaran, diperlukan suatu kemampuan untuk berpandangan
kedepan dalam mengarahkan dan mengambil tindakan pemasaran
untuk mencapai tujuan perusahaan. Itu adalah hal yang sulit
dicapai oleh perusahaan. Oleh sebab itu dalam hal ini dibutuhkan
kesadaran dan inisiatif yang tinggi dalam mempelajari serta
meguasai hal-hal yang berkaitan dengan pengertian dan pentingnya
kegiatan pemasaran.
5Dari definisi pemasaran tersebut, pemasaran bersandar pada
beberapa konsep inti yaitu: Kebutuhan, keinginan dan permintaan;
Produk/jasa yang ditawarkan ; Nilai dan kepuasan; Pertukaran dan
transaksi; Hubungan dan jaringan; Pasar.
61)
Kebutuhan, keinginan dan permintaan
a.
Kebutuhan adalah sesuatu yang diperlukan dan harus ada
sehingga dapat menggerakkan manusia sebagai dasar
berusaha.
5 Freddy Rangkut, Strategi Promosi yang kreatif & Analisis Kasus Integrated Marketing
Communication (Jakarta: Pt Gramedia Pustaka Utama. 2009) hal; 17
6 Freddy Rangkut, Strategi Promosi yang kreatif & Analisis Kasus Integrated Marketing
b.
Keinginan adalah hasrat untuk memperoleh pemuas
kebutuhan yang lebih spesifik akan kebutuhan yang lebih
mendalam.
c.
Permintaan adalah keinginan akan produk tertentu yang
didukung oleh kemampuan dan kesediaan untuk membeli.
2)
Produk/jasa adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan untuk
memuaskan suatu kebutuhan yang diinginkan
3)
Nilai dan kepuasan, merupakan konsep penuntun dalam meilih
produk mana yang dapat memuaskan dan mempunyai kapasitas
berbeda sebagai perangkat tujuan.
4)
Pertukaran dan transaksi merupakan cara-cara yang dialkuakn
orang dalam memperoleh produk yang diinginkannya.
a.
Pertukan adalah tindakan memperoleh barang yang
dikehendaki dari seseorang dengan menawarkan sesuatu
sebagai imbalan
b.
Transaksi adalah perdagangan nilai-nilai antara dua pihak
atau lebih.
5)
Hubungan dan jaringan, merupakan praktik dilakukan
perusahaan dengan pihak-pihak kunci seperti pelanggan,
pemasok, dan penyalur guna mempertahankan refrensi dan
bisnis jangka panjang perusahaan .
6)
Pasar yang terdiri atas semua pelanggan potensial yang
mungkin bersedia dan mampu melaksanakan pertukaran untuk
memuaskan kebutuhan dan keinginan itu.
Komunikasi pemasaran dengan demikian dapat dipahami
dengan menguraikan dua unsur pokoknya, yaitu komunikasi dan
pemasaran. Dari apa yang diuraikan sebelumnya mengenai
komunikasi, pemasaran serta konsep dasar yang menyusun
keduanya, Jika kedua unsur tersebut (komunikasi dan pemasaran)
disatukan
komunikasi
pemasaran
dapat
merepresentasikan
gabungan dari semua unsur dalam bauran pemasaran merek, yang
kemudian memfasilitasi terjadinya pertukaran dengan menciptakan
suatu arti yang disebarluaskan kepada pelanggan atau kliennya.
7Jadi komunikasi pemasaran jika dilihat dari apa yang
dijabarkan oleh beberapa ahli di atas, mulai dari unsur-unsur
komunikasi pemasaran yang di jabarkan satu persatu yaitu
komunikasi dan pemsaran, dapat disimpulkan bahwa komunikasi
pemasaran adalah usaha dari suatu perusahaan untuk
menyampaikan pesan kepada khalayak, terutama konsumen yang
merupakan sasaran pasarnya, kemudian pesan tersebut berisi
informasi mengenai produk atau jasa yang mereka tawarkan,
dalam usaha untuk menyampaikan pesan tersebut perusahaan
menggunakan berabagi aspek dalam pemasaran.
7 Terence A. Shimp, Periklanan Promosi Aspek Tambahan Komunikasi Pemasaran Terpadu jilid
b.
Tujuan Komunikasi Pemasaran
Tanpa adanya komunikasi perusahaan ke pasar maka
mustahil akan terjadi penjualan karena pasar tidak mengenal
produk. Karena itulah komunikasi pemasaran sangat penting dalam
proses pemasaran suatu perusahaan, terdapat tujuan-tujuan dalam
komunikasi pemasaran, Riyeke dan Silvia dalam
Strategi Serangan
Internet Marketing
mengatakan bahwa tujuan komunikasi
pemasaran adalah untuk:
8a.
Memperkenalkan produk / merek dengan berbagai
keunggulannya.
b.
Membangkitkan perasaan suka terhadap produk/merek
c.
Membangun keyakinan konsumen terhadap produk/merek.
d.
Menempatkan produk/merek pada urutan pertama
Lebih
jelas
Kennedy
dan
Soemanegara
menjelaskan
komunikasi pemasaran bertujuan untuk mencapai tiga tahap
perubahan yang ditujukan kepada konsumen, yaitu:
91)
Tahap Perubahan Pengetahuan
Perubahan pengetahuan menunjukkan bahwa konsumen
mengetahui adanya keberadaan sebuah produk, untuk apa
produk itu diciptakan, dan ditujukan kepada siapa produk
8 Riyeke Ustadiyanto dan Silvia Ratna A, Strategi serangan internet marketing (Yogyakarta: Andi,
2002) Hal;160
9 Kennedy, John. E; R Dermawan Soemanagara. Marketing Communication – Taktik dan Strategi.
tersebut, dengan demikian pesan yang disampaikan tidak lebih
menunjukkan informasi penting dari produk.
2)
Tahap Perubahan Sikap
Sikap (attitude) menggambarkan penilaian, perasaan, dan
kecenderungan yang relatif konsisten dari seseorang atas
sebuah objek atau gagasan. Adapun tahap perubahan sikap
yang dimaksud berkaitan dengan pengaruh komunikasi
pemasaran terhadap penilaian konsumen atas suatu produk.
Dalam faktor sikap terdapat tiga komponen, yaitu (1) cognitive
component (kepercayaan terhadap merek): kepercayaan
konsumen dan pengetahuan tentang obyek, (2) affective
component: emosional yang merefleksikan perasaan seseorang
terhadap suatu obyek (evaluasi merek), apakah obyek tersebut
diinginkan atau disukai, (3) behavioral component (maksud
untuk membeli): merefleksikan kecenderungan dan perilaku
aktual terhadap suatu obyek, yang mana komponen ini
menunjukkan kecenderungan melakukan suatu tindakan.
Perubahan sikap ini ditentukan oleh tiga unsur yang disebut
tricomponent attitude
changes
yang menunjukkan bahwa
tahapan perubahan sikap ditentukan oleh tiga komponen yaitu
Cognition
(pengetahuan),
Affection
(perasaan), dan
Conation
(perilaku). Jika ketiga komponen ini menunjukkan adanya
dan konatif) maka memungkinkan sekali akan terjadi sebuah
perubahan sikap.
3)
Perubahan Perilaku
Perubahan Perilaku dimaksudkan agar konsumen tidak
beralih pada produk lain dan terbiasa menggunakannya.
Penerapan strategi dan teknik komunikasi pemasaran harus
tepat, karena harus disesuaikan dengan karakteristik produk,
segmen pasar yang dituju, tujuan pemasaran yang ingin dicapai
serta karakter dan kondisi perusahaan.
Dari kedua pendapat yang di jelaskan di atas, Ketiga
tahapan yang dialami konsumen tersebut dapat dianggap sebagai
fase dimana konsumen merespon dan memahami suatu produk dari
hasil interaksi mereka melalui komunikasi pemasaran. Dari kedua
penjelasan mengenai Tujuan Komunikasi Pemasaran tersebut dapat
ditarik kesimpulan bahwa kegiatan komunikasi pemasaran
memiliki tujuan untuk merubah dan membawa masyarakat untuk
mengenal, mengetahui dan menggunakan produk atau jasa dari
sebuah perusahaan. Masyarakat atau konsumen harus memiliki
pengetahuan dan kepercayaan atas citra dari sebuah perusahaan
atas produk atau jasa yang tersedia.
c.
Peran komunikasi Pemasaran
Menurut Keller yang dikutip oleh Tandiarruan menjelaskan
ekuitas merek dengan menetapkan merek pada memori dan
hubungan yang kuat, menguntungkan, dan asosiasi yang unik ke
dalamnya. Berbagai macam pilihan komunikasi pemasaran yang
berbeda ada untuk membantu pemasar.
10Ekuitas merek sendiri
adalah seperangkat aset dan kemampuan merek berhubungan
dengan nama merek atau symbol yang menambah dan mengurangi
nilai sebuah produk bagi pelanggan maupun perusahaan.
11Sedangkan Jatmiko dalam artikelnya yang berjudul
Komunikasi Pemasaran Sebagai Strategi Memperluas Pasar,
mengutip apa yang dikatakan oleh Philip kotler menjelaskan bahwa
dalam
operasional sebuah perusahaan, komunikasi pemasaran
memiliki peran yang sangat penting, dalam sebuah organisasi atau
perusahaan komunikasi pemasaran memiliki peranan memberikan
informasi, membujuk, mengingatkan kon sumen (secara langsung
maupun tidak langsung ) tentang produk dan merek yang dijual.
Komunikasi pemasaran melaksanakan banyak fungsi kepada
konsumen atau pasar sasaran terutama memberitahu dan memper
lihatkan seputar bagaimana dan mengapa produk itu digunakan,
siapa pasar sasarannya, dimana dan kapan produk itu dapat
diperoleh.
1210 Tandiarruan, Ela Dik Roth Sri, Skripsi Sarjana: “Hubungan Antara Kualitas Pelayanan
Informasi dan non-Informasi dengan Brand Assocation”(Universitas Atma Jaya Yogyakarta: 2013)Hal; 4
11 Fandy Tjiptono, Strategi Pemasaran, Edisi 3, (Yogyakarta: Andi, 2008) Hal;39
12 Jatmiko, “Komunikasi pemasaran sebagai strategi untuk memperluas pasar” universitas Esa
Jadi peran komunikasi pemasaran jika dilihat dari dua
pendapat yang dijabarkan sebelumnya, dapat ditarik kesimpulan
bahwa peran komunikasi pemasaran pada dasarnya adalah
mengenalkan, menginformasikan, dan mempursuasi konsumen
tentang produk dan merek yang dijual oleh suatu perusahaan. Peran
komunikasi pemasaran dapat dikatakan sangat erat kaitanya
dengan
brand,
terutama mengenai bagaimana menginformasikan,
atau menyampaikan pesan mengenai
brand
tersebut kepada
konsumen.
2.
Strategi Komunikasi Pemasaran
a.
Pengertian Strategi Komunikasi Pemasaran
jika dilihat kata perkata, strategi komunikasi pemasaran
terdiri dari tiga unsur yaitu , strategi, komunikasi dan pemasaran,
sebelum membahas lebih jauh tentang strategi komunikasi
pemasaran, yang perlu diketahui adalah definisi dari startegi
kumonikasi pemasaran itu sendiri. Menurut Swastha Basu yang
dikutip oleh Hermawan dalam bukunya
Komunikasi Pemasaran
mendfinisikan strategi sebagai serangkaian rancangan yang
menggambarkan bagaimana sebuah perusahaan harus beroperasi
untuk mencapai tujuanya.
13Kemudian west dan turner
mendefinisikan komunikasi sebagai proses sosial dimana
individu-individu menggunakan simbol-simbol untuk menciptakan dan
menginterpretasikan makna dalam lingkungan mereka.
14Lebih
lanjut tentang pemasaran Hermawan mengutip W.Y Stanton
menjelaskan pemasaran adalah sesuatu yang meliputi seluruh
sistem yang berhubungan dengan tujuan untuk merencanakan dan
menentukan
harga
sampai
dengan
mempromosikan
dan
mendistribusikan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan
pembeli aktual maupun potensial.
15Kemudian Adisaputro lebih jauh menjelaskan, bahwa
strategi komunikasi pemasaran merupakan langkah-langkah kreatif
yang berkesinambungan yang diupayakan oleh sebuah perusahaan
guna mencapai target pemasaran terbaik dalam rangka
mewujudkan kepuasan konsumen secara maksimal. Strategi
komunikasi pemasaran adalah cara yang ditempuh perusahaan
untuk merealisasikan misi, tujuan, dan sasaran, yang telah di
tentukan dengan cara menjaga dan mengupayakan adanya
keserasian antara berbagai tujuan yang ingin dicapai, kemampuan
yang dimiliki serta peluang dan ancaman yang dihadapi dipasar
produknya.
16Sedangkan
Jelly
Enjelita
sedikit
berbeda
dalam
menjelaskan strategi komunikasi pemasaran, Jelly berpendapat