• Tidak ada hasil yang ditemukan

ADIS NASTITI FIRDAUSYA (21020111110144) JUDUL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ADIS NASTITI FIRDAUSYA (21020111110144) JUDUL"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS AKHIR

BALI INTERNATIONAL CIRCUIT

Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana

Oleh :

Adis Nastiti Firdausya

21020111110144

Pembimbing 1 :

Prof. Ir. Eddy Dharmawan, M.Eng

Pembimbing 2 :

Ir. Bambang Suyono, MT

JURUSAN ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS DIPONEGORO

(2)

UNIVERSITAS DIPONEGORO

BALI INTERNATIONAL CIRCUIT

TUGAS AKHIR

ADIS NASTITI FIRDAUSYA

21020111130070

FAKULTAS TEKNIK

JURUSAN/PROGRAM STUDI ARSITEKTUR

SEMARANG

(3)
(4)
(5)
(6)

ABSTRAK

Dunia olahraga di Indonesia sudah mengalami perkembangan yang pesat sejak lama, termasuk di dunia olahraga otomotif. Banyak sekali event p e r l o m b a a n yang diselenggarakan, baik untuk balapan mobil maupun motor, dalam tingkat nasional maupun internasional. Seiring dengan perkembangan di dunia otomotif itu pula lah minat masyarakat pada dunia olahraga mahal ini semakin tinggi baik itu dikalangan atlet baru maupun dari sponsorship yang mendukung perkembangan olahraga otomotif ini.

Namun, sampai saat ini, di Indonesia hanya terdapat satu sirkuit yang memenuhi standar sirkuit dari

FIA (Federation Internationale de I’Automobile), FIM (Federation Internationale de Motorcyclisme),

dan badan dunia otomotif lain di Indonesia yang bisa digunakan untuk event Internasional. Dikarenakan hanya ada satu sirkuit saja yang sudah memenuhi standar, namun dengan kondisi yang tidak layak, perkembangan dunia otomotif di Indonesia menjadi terbatas dan lambat. Padahal dunia otomotif di Indonesia memiliki potensi untuk maju ke kancah internasional. Maka dari itu diperlukan adanya suatu wadah bagi pelaku dunia otomotif untuk berkembang. Salah satunya dengan dibangunnya sirkuit balap bertaraf internasional.

Penekanan desain pada Bali International Circuit ini adalah arsitektur Hi-Tech. Arsitektur Hi–Tech Menurut Davies, (1998) dalam bukunya High Tech Architecture, pengertian Hi-Tech dalam arsitektur berbeda dengan high tech dalam industri. Bila dalam industri high tech diartikan sebagai teknologi canggih seperti elektronik, robot, computer, silicon chips, mobil sport dan sejenisnya. Sedangkan dalam arsitektur high tech diartikan sebagai

suatu aliran arsitektur yang bermuara pada ide gerakan arsitektur modern yang membesar – besarkan kesan

struktur dan teknologi suatu bangunan. Karakteristik yang menjadi referensi arsitektur high tech adalah bangunan yang terbuat dari material sintetis seperti logam, kaca dan plastik.

Kajian diawali dengan mempelajari pengertian dan hal-hal mendasar mengenai sirkuit, sirkuit inertasional, serta arsitektur Hi-Tech. Setelah itu dilakukan studi banding ke sirkuit internasional lain untuk mengetahui fasilitas atau sarana prasarana lengkap sirkuit. Seluruh hasil kajian dituangkan dalam bentuk program ruang dan konsep-konsep perancangan yang diaplikasikan ke dalam desain yang dipresentasikan ke dalam bentuk gambar-gambar arsitektur.

(7)

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur terhaturkan kepada Allah SWT karena berkat rahmat dan ridho-Nya penyusun telah dapat menyelesaikan penyusunan Sinopsis Pengajuan Judul Tugas Akhir berjudul Bali

International Circuit pada Tugas Akhir periode 131/53 ini guna memenuhi sebagian persyaratan untuk

memperoleh gelar Sarjana Teknik di Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro. Penyusun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselesaikannya naskah LP3A ini, antara lain :

1. Ibu dan Bapak yang selalu mendukung, merestui dan mendoakan saya dalam berbagai hal terutama Tugas Akhir ini, sehingga dapat berjalan dengan baik.

2. Kakak dan adik yang selalu mengharapkan hal yang terbaik bagi saya, memberikan doa dan support tanpa henti.

3. Prof. Ir. Edy Darmawan, M.Eng selaku dosen pembimbing pertama. 4. Ir. Bambang Suyono, MT selaku dosen pembimbing kedua.

5. Ir. Agung Budi Sarjono, MT selaku dosen penguji.

6. Ir. Bambang Adji Murtomo, MSA selaku Ketua Panitia Tugas Akhir Periode 131/53.

7. Prof.Ir.Totok Roesmanto,M.Eng selaku Ketua Program Studi Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

8. Edward Endrianto Pandelaki, ST,MT,PhD selaku Ketua Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro.

9. Segenap dosen yang telah memberikan ilmu dan wawasan pengalamannya yang tidak dapat disebutkan satu per satu.

10. Taufiq Ramadhan, ST yang telah banyak membantu, memberikan doa dan support tanpa henti. 11. Teman-teman yang selalu menemani dalam suka dan duka, memberikan dukungan, serta dapat memberi warna di setiap masa perkuliahan terutama sahabat-sahabat saya yang tidak dapat saya disebutkan satu persatu.

12. Dan semua pihak yang telah membantu penyusun dalam penyusunan LP3A ini.

Kemudian, penyusun juga ingin menyampaikan permohonan maaf jika dalam naskah yang ditulis terkandung materi yang kurang berkenan atau mengandung kesalahan yang tidak disengaja.

Akhir kata, penyusun berharap semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi para pembaca sekalian, khususnya bagi mahasiswa Jurusan Arsitektur Universitas Diponegoro lainnya sebagai bahan referensi yang berharga dan dapat dikembangkan di kemudian hari.

Semarang, 1 Oktober 2015

(8)

DAFTAR ISI

1.6 Sistematika Pembahasan ... 3

1.7 Alur Pikir ... 5

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 6

2.1 Pengertian ... 6

2.2 Tinjauan Sirkuit Internasional ... 6

. . Ti jaua Orga isasi Balap Nasio al da I ter asio al ………. 6

2.3 Jenis Sirkuit ... 7

2.4 Jenis Perlombaan Balap ... 7

2.5 Fungsi Sirkuit ... 9

2.6 Persyaratan Lokasi Sirkuit ... 9

2.7 Tinjauan Umum Fasilitas Sirkuit dan Sistem Pengaman Lintasan ... 9

. . Ti gkata Lise si Sirkuit ……… 9

. . Layout Sirkuit ……… 10

2.8 Tinjauan Pengguna Sirkuit ... 12

(9)

2.8.3 Peserta

………

……… 14

2.9 Tinjauan Umum Fasiitas dan Sistem Pengaman Sirkuit ……… 14

2.9.1 Tinjauan Umum Fasilitas Sirkuit ……… 14

2.9.2 Sistem Pengaman Lintasan ……….. 19

2.11 Tinjauan Teoti High-Tech ……… 24

BAB III DATA ……… ……… 26

3.1. Tinjauan Kabupaten Jembrana ... 26

3.2 Gambaran Umum Kabupaten Jembrana ... 26

3.2.1 Geografis ... 26

3.2.2 Topografi ... 27

3.2.3 Aksesibilitas ... 28

3.2.4 Tata Ruang Wilayah ... 30

3.2.5 Perkembangan Penduduk ... 35

3.3 Perkembangan Pariwisata dan Olahraga Kabupaten Jembrana ... 37

3.3.1 Pariwisata ... 37

3.3.2 Olahraga ... 40

3.4 Perkembangan Dunia Otomotif di Indonesia ... 41

3.4.1 Daftar Sirkuit Permanen ... 41

3.4.2 Daftar Club Mobil dan Motor di Indonesia ... 41

(10)

BAB IV KESIMPULAN, BATASAN, DAN ANGGAPAN ... 48

4.1 Kesimpulan ... 48

4.2 Batasan ... 48

4.3 Anggapan ... 48

BAB V PENDEKATAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ……….. 50

. Pe dekata Aspek Fu gsio al ………. 50

5.1.1 Pendekatan Pelaku dan Aktivitas Bali International Circuit ………. 50

5.1.2 Pendekatan Kapasitas Jumlah Tempat duduk ……….. 52

5.1.3. Studi Besaran Ruang ………. 54

5.1.4 Pendekatan Kebutuhan Ruang ……….. 55

5.1.5 Pendekatan Persyaratan Ruang ………. 57

5.1.6. Pendekatan Hubungan Ruang ……….. 59

5.1.7 Program Ruang ………. 59

5.1.8. Pendekatan Sirkulasi ……… 64

5.2. Pendekatan Aspek Kontekstual ……….. 65

. . Pe iliha Lokasi ……….. 65

. . Pe iliha Tapak ……….. 66

. Pe dekata Aspek Ki erja ………. 68

5.3.1. Sistem Pencahayaan ………. 68

5.3.2. Sistem Penghawaan/Pengkondisian Ruang ………. 69

5.3.3. Sistem Jaringan Air Bersih ……… 69

5.3.4. Sistem Pembuangan Air Kotor ………. 69

5.3.5. Sistem Jaringan Listrik ……… 69

5.3.6. Sistem Pembuangan Sampah ……….. 70

5.3.7. Sistem Pencegahan Kebakaran ………. 70

5.3.8. Sistem Komunikasi ……… 70

5.5 Pendekatan Aspek Arsitektural ……… 73

(11)

6.1 Program Dasar Perencana ………. 75

6.1.1 Program Ruang ………. 75

6.1.2 Tapak Terpilih ……….. 78

6.2. Program Dasar Perancangan ……… 79

6.2.1. Aspek Kinerja ……… 79

6.2.2. Aspek Teknis ………. 81

6.2.3. Aspek Arsitektural ……… 81

DAFTAR PUSTAKA ... 82

(12)

DAFTAR GAMBAR

2.1 Denah Sirkuit Sentul ……… 20

2.2 De ah Yas Mari a Du ai ………. 24

2.3 High-Te h Ar hite ture ………. 25

2.4 High-Te h Ar hite ture ………. 25

3.1 Peta makro Pulau Bali dan Kabupaten Jembrana ……… 26

3.2 Pantai Medewi ……….. 38

3.3 Pura Rambutsiwi ……… 38

3.4 Bunut Bolong ……….. 39

3.5 Pantai Candikusuma ………... 39

. Alter atif Tapak ……….. 67

. Alter atif tapak ……… 67

(13)

DAFTAR TABEL

3.1 Wilayah Administrasi dan Luas Wilayah di Kab. Jembrana ………

3.2. Panjang Jalan Menurut Statusnya di Kabupaten Jembrana Tahun 2013 ………...

3.3.Jumlah Sarana Transportasi Angkutan Umum Menurut Jenisnya di Kab Jembrana ……….

3.4 Jumlah penduduk dan kepadatannya 3 tahun terakhir ………..

3.5 Jumlah penduduk dan proyeksinya untuk 5 tahun ………. 37

3.6. Rekapitulasi Data Kunjungan Wisatawan di Kabupaten Jembrana ………

3.7. Jumlah Akomodasi & Restoran di Kabupaten Jembrana Tahun 2008-2013 ………

3.8 Data Pembalap di Bali ……….

3.9 Data Event Otomotif di Bali ……….

5.1 Pengelolaan Sirkuit Balap ……….

5.2 Besaran Ruang ……….

5.3 Analisa Penilaian Pemilihan Tapak ………

6.1 Rekapitulasi Program Ruang ………..

6.2 Rekapitulasi Program Ruang Luar ………

Referensi

Dokumen terkait

jantung pada dinding dada.Batas bawahnya adalah garis yang menghubungkan sendi kostosternalis ke-6 dengan apeks jantung... FISIK DIAGNOSTIK JANTUNG DAN

Penelitian ini memiliki empat tujuan yaitu untuk mendeskripsikan (1) Mendeskripsikan latar sosio historis pengarang novel Cerita Calon Arang, (2) Mendeskripsikan

Sedangkan menurut Suharsimi (2013:272) menyatakan bahwa metode observasi adalah format yang disusun berisi item-item tentang kejadian atau tingkah laku yang digambarkan

M eteorologi mengenal sistem skala dalam melakukan sebuah analisis. Skala global merupakan skala meteorologi yang paling luas. Skala global dapat mempengaruhi fenomena meteorologi

Pada konteks ini, knowledge leadership sebagai kepemimpinan yang berorientasi pengetahuan menjadi sesuatu yang perlu dikaji kaitannya dengan penciptaan pengetahuan

dengan penelitian Prihatini ( 2009).Pada penelitian ini ditunjukkan bahwa variabel kurs pada periode 2008-2012, menunjukan pengaruh signifikan. Hal ini dapat terjadi karena kurs

Oleh karena itu dalam program pelepasliaran burung kakatua hasil penyerahan masyarakat perlu dilakukan identifikasi secara morfologi dan teknik DNA molekuler untuk

Judi Pat#l#gis ditandai dengan judi maladaptif yang erulang dan menetap dan menimulkan masalah ek#n#mi serta gangguan yang signifikan di dalam fungsi  priadi,