• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ruang Lingkup Ilmu Pendidikan Islam

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Ruang Lingkup Ilmu Pendidikan Islam"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

RUANG LINGKUP ILMU PENDIDIKAN ISLAM

RUANG LINGKUP ILMU PENDIDIKAN ISLAM

(Makalah ini disusun untuk memenuhi persyaratan Ujian

(Makalah ini disusun untuk memenuhi persyaratan Ujian Akhir Semester pada mataAkhir Semester pada mata kuliah Ilmu Pendidikan Islam)

kuliah Ilmu Pendidikan Islam)

Disusun oleh: Disusun oleh:

Nita Nurtafita (107016300115) Nita Nurtafita (107016300115)

PROGRAM STUDI IPA

PROGRAM STUDI IPA

JURUSAN PENDIDIKAN FISIKA

JURUSAN PENDIDIKAN FISIKA

FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN (FITK)

FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN (FITK)

UIN SYARIF HIDAYATULLAH

UIN SYARIF HIDAYATULLAH

JAKARTA

JAKARTA

2009

2009

(2)

KATA PENGANTAR 

KATA PENGANTAR 

Puji dan syukur penyusun panjatkan kepada Allah SWT atas segala curahan Puji dan syukur penyusun panjatkan kepada Allah SWT atas segala curahan ra

rahmhmat at dadan n kakaruruninia-a-NyNya a sesehihinggngga a mamakalkalah ah inini i dadapat pat didiseselelesasaikikan an tetepapat t papadada waktunya. Shalawat serta salam semoga tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW waktunya. Shalawat serta salam semoga tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW  beserta keluarga, sahabat, dan para pengikutnya hingga akhir zaman.

 beserta keluarga, sahabat, dan para pengikutnya hingga akhir zaman.

Dalam pembuatan makalah ini, penyusun sudah berusaha semaksimal mungkin Dalam pembuatan makalah ini, penyusun sudah berusaha semaksimal mungkin unt

untuk uk menmenghasghasililkan kan sebsebuah uah karkarya ya ilmilmiah iah yanyang g dapadapat t berbermanmanfaafaat t dengdengan an sebsebaik aik-- baiknya.

 baiknya.

Penyusun sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun agar  Penyusun sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun agar  lebih baik lagi untuk selanjutnya.

lebih baik lagi untuk selanjutnya. Akh

Akhir ir katkata, a, terterima ima kaskasih ih penypenyusuusun n ucapucapkan kan kepakepada da pihpihak-ak-pihpihak ak yanyang g teltelahah membantu dalam menyelesaikan makalah ini.

membantu dalam menyelesaikan makalah ini.

Jakarta, 16 Juni 2009 Jakarta, 16 Juni 2009

Penyusun Penyusun

(3)

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI

Kata Pengantar Kata Pengantar... ii Daftar Isi Daftar Isi………... ii………... ii A. A. PENDAHULUANPENDAHULUAN... ... 11 B. B. ISIISI... ... 22 a...

a...Karakter Karakter  Ilmu

Ilmu Pendidikan Pendidikan Islam Islam (IPI)... (IPI)... 22  b...

 b...BerbagaiBerbagai Kompone

Komponen n PendiPendidikan dikan IslamIslam... 33 c...

c...Asas- Asas-Asas

Asas PendiPendidikan dikan Islam Islam ... 44 d...

d...PengertiPengerti an dan Tuju

an dan Tujuan IPI denan IPI dengan Pengan Pendekdekataatan Sejarn Sejarah.ah... 55 e...

e...PengertiPengerti an dan Tuju

an dan Tujuan IPI denan IPI dengan Pengan Pendekdekataatan Filsn Filsafaafat..t... 77 f...

f...PengertiPengerti an dan Tujuan IPI dengan Pendekatan Psikologi...

an dan Tujuan IPI dengan Pendekatan Psikologi... 88 g...

g...PengertiPengerti an dan Tujuan IPI dengan Pendekatan Sosiologi

an dan Tujuan IPI dengan Pendekatan Sosiologi... ... 1212 h...

h...PengertiPengerti an dan Tujuan IPI dengan Pendekatan Manajemen

an dan Tujuan IPI dengan Pendekatan Manajemen... 1515 i...

i... ...PengertiPengerti an dan Tujuan IPI dengan Pendekatan Teknologi Informasi

an dan Tujuan IPI dengan Pendekatan Teknologi Informasi... . 1188  j.

 j. PengertiaPengertia

n

(4)

k...

k...PengertiPengerti an dan Tuj

an dan Tujuan IPuan IPI dengI dengan Pendan Pendekaekatan Potan Politlitik ...ik ... 2222 l...

l... ...PengertiPengerti an dan Tuj

an dan Tujuan IPuan IPI dengI dengan Pendan Pendekaekatan Huktan Hukum.um... 2323

C. C. PENUTUPPENUTUP................................................ 2626 DAFTAR PUSTAKA DAFTAR PUSTAKA ... 2828

A

A.. P

PE

EN

ND

DA

AH

HU

UL

LU

UA

AN

N

Ilmu Pendidikan Islam tergolong sebagai pendatang baru (

Ilmu Pendidikan Islam tergolong sebagai pendatang baru (new comer new comer ). ). Ilmu Ilmu iniini  baru muncul di akhir abad ke-20, yaitu pada saat umat Islam mulai memikirkan  baru muncul di akhir abad ke-20, yaitu pada saat umat Islam mulai memikirkan tentang perlunya meningkatkan dan pengembangan mutu pendidikan Islam dengan tentang perlunya meningkatkan dan pengembangan mutu pendidikan Islam dengan  berbagai aspeknya, dalam rangka mengimbangi kemajuan pendidikan yang berada di  berbagai aspeknya, dalam rangka mengimbangi kemajuan pendidikan yang berada di luar Islam. Ilmu Pendidikan Islam, sebagai tawaran alternatif, muncul dalam waktu luar Islam. Ilmu Pendidikan Islam, sebagai tawaran alternatif, muncul dalam waktu yang masih relatif pendek.

yang masih relatif pendek.

Sebagai salah satu bidang studi

Sebagai salah satu bidang studi Islam yang baru, IlmIslam yang baru, Ilmu Pendidikan Islam u Pendidikan Islam masihmasih terus mengalami perbaikan, peningkatan dan penyempurnaan menuju kontruksinya terus mengalami perbaikan, peningkatan dan penyempurnaan menuju kontruksinya yang kokoh dan komprehensif serta dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat yang kokoh dan komprehensif serta dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat ilmiah.

ilmiah. Ka

Kajijian an IlIlmu mu PePendndididikikan an IsIslalam m dedengngan an beberbrbagagai ai pependndekekatatanan, , seselalainin menunj

menunjukkan ukkan demikdemikian ian tinggitingginya nya tingktingkat at inteinterdependerdependensi nsi Ilmu Ilmu PendiPendidikan dikan IslIslamam dengan ilmu-ilmu lainnya, juga menunjukkan bahwa Ilmu Pendidikan Islam, sebagai dengan ilmu-ilmu lainnya, juga menunjukkan bahwa Ilmu Pendidikan Islam, sebagai new

new comcomer er (pe(pendandatantang g barbaru) u) ini ini semsemakiakin n menmendapadapat t perperhathatian ian yanyang g cukcukup up besbesar.ar.  Namun demikian, berbagai pendekatan dalam mengkaji Ilmu Pendidikan Islam ini  Namun demikian, berbagai pendekatan dalam mengkaji Ilmu Pendidikan Islam ini

(5)

masih dapat

masih dapat diperdiperkaya dengan kaya dengan pendekapendekatan tan lainnlainnya, ya, sepertseperti i pendekapendekatan tan sosisosiologi,ologi, kebudayaan, politik, hukum, informasi, teknologi, dan manajemen.

kebudayaan, politik, hukum, informasi, teknologi, dan manajemen.

Makalah ini akan membahas tentang karakter, komponen, dan asas-asas dalam Makalah ini akan membahas tentang karakter, komponen, dan asas-asas dalam   pe

  pendindidikdikan an islislam. am. Dan Dan jugjuga a akaakan n memmembahabahas s tententantang g penpengergertiatian n dan dan tujtujuan uan IlmIlmuu Pen

Pendiddidikaikan n IslIslam am dengdengan an pendpendekaekatan tan sejsejaraarah, h, filfilsafsafat, at, psipsikolkologiogi, , manmanajeajemenmen,, teknologi informasi, kebudayaan, politik dan hukum.

teknologi informasi, kebudayaan, politik dan hukum.

B

B.. IIS

SII

a)

a) KaKararaktekter Ir Ilmlmu Pu Pendendidiidikakan In Islaslamm

Il

Ilmu mu PePendindididikakan n IsIslalam m dadapat pat didiarartitikan kan sesebabagagai i ststudi udi tetentntang ang prprososeses ke

kepependndididikikan an yayang ng dididadasasarkrkan an papada da ninilalai-i-ninilalai i fifilolososofifis s ajajararan an IIslslamam  berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah Nabi Muhammad SAW. Dengan redaksi  berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah Nabi Muhammad SAW. Dengan redaksi

ya

yang ng agagak ak sisingngkakat, t, IlIlmu mu PePendndididikikan an IsIslalam m adadalalah ah ililmu mu pependindididikakan n yayangng  berdasarkan Islam.

 berdasarkan Islam.

Ilmu Pendidikan Islam yang berkarakter Islam itu adalah Ilmu Pendidikan Ilmu Pendidikan Islam yang berkarakter Islam itu adalah Ilmu Pendidikan yang sejalan dengan nilai-nilai luhur yang terdapat di dalam Al-Qur’an dan yang sejalan dengan nilai-nilai luhur yang terdapat di dalam Al-Qur’an dan Su

Sunnnnahah. . KaKararaktkter er ajajararan an IsIslalam m yayang ng seselalanjnjututnynya a memenjnjadadi i kakararaktkter er IlIlmumu Pen

Pendiddidikaikan n IslIslam am tertersebsebut ut menmenjadjadi i pempembeda beda antantara ara ililmu mu pendpendidiidikan kan yanyangg  berasal dari Barat dengan Ilmu Pendidikan Islam.

(6)

Islam bukanlah agama sekuler yang memisahkan urusan agama dan dunia. Islam bukanlah agama sekuler yang memisahkan urusan agama dan dunia. Dal

Dalam am IslIslam, am, agamagama a menmendasdasari ari aktaktiviivitas tas dunidunia, a, dan dan aktaktiviivitas tas dundunia ia dapadapatt menopang pelaksanaan ajaran agama. Islam bukan hanya sekadar mengatur  menopang pelaksanaan ajaran agama. Islam bukan hanya sekadar mengatur  hubungan manusia dengan Tuhan sebagaiman yang terdapat pada agama lain, hubungan manusia dengan Tuhan sebagaiman yang terdapat pada agama lain, mel

melainainkan kan jugjuga a menmengatgatur ur hubuhubungangan n manmanusiusia a dendengan gan manmanusiusia a dan dan manmanusiusiaa dengan dunia. Islam adalah agama yang ajaran-ajarannya diwahyukan Tuhan dengan dunia. Islam adalah agama yang ajaran-ajarannya diwahyukan Tuhan kepada manusia melalui Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul. Islam pada kepada manusia melalui Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul. Islam pada haki

hakikatkatnyanya, , memmembawbawa a ajaajaranran-aj-ajaraaran n yanyang g bukbukan an hanyhanya a menmengatgatur ur satsatu u segsegi,i, tetapi mengenai berbagai segi kehidupan manusia. Sumber dari ajaran-ajaran tetapi mengenai berbagai segi kehidupan manusia. Sumber dari ajaran-ajaran yang mengambil berbagai aspek itu

yang mengambil berbagai aspek itu ialah Al-Qur’an dan al-Sunnah.ialah Al-Qur’an dan al-Sunnah.

Dengan karakternya yang demikian itu, maka Ilmu Pendidikan Islam tidak  Dengan karakternya yang demikian itu, maka Ilmu Pendidikan Islam tidak  mendikotomikan agama dan Ilmu. Dalam islam agama menetapkan tujuan yang mendikotomikan agama dan Ilmu. Dalam islam agama menetapkan tujuan yang harus dicapai

harus dicapai manusimanusia, a, sedangksedangkan an ilmu membantu ilmu membantu mempemempercepat sampainyarcepat sampainya  pada tujuan tersebut.

 pada tujuan tersebut. Maka dapat

Maka dapat dikatakan bahwa karaktdikatakan bahwa karakteristik pendidikan eristik pendidikan Islam meliIslam meliputi:puti: 1.

1. PePenenekakananan n papada da pepencncarariaian n ililmu mu pepengngetetahahuauan, n, pepengnguauasasaan an dadann  pengembangan

 pengembangan atas atas dasar dasar ibadah ibadah kepada Alkepada Allah lah SWT.SWT. 2.

2. PePenenekakananan n papada da ninilalai-i-ninilalai i akakhlhlakak.. 3.

3. PePengngakakuauan n akakan potan potenensi dan kemsi dan kemamampupuan sesan seseoeorarang untng untuk beruk berkekembmbanangg dalam suatu kepribadian.

dalam suatu kepribadian. 4.

4. PePengangamamalalan ilmn ilmu penu pengegetatahuhuan atan atas daas dasasar tanr tanggggung jung jawawab keab kepapada Tuda Tuhahann dan masyarakat manusia.

dan masyarakat manusia.

b)

(7)

Komponen Pendidikan Islam meliputi: Komponen Pendidikan Islam meliputi: 1.

1. Visi dan misi pendidikan IslamVisi dan misi pendidikan Islam

2.

2. Tujuan pendidikan IslamTujuan pendidikan Islam

3.

3. Kurikulum pendidikan IslamKurikulum pendidikan Islam

4.

4. Proses belajar mengajar dalam pendidikan IslamProses belajar mengajar dalam pendidikan Islam

5.

5. Pendidik dalam pendidikan IslamPendidik dalam pendidikan Islam

6.

6. Peserta didik dalam pendidikan IslamPeserta didik dalam pendidikan Islam

7.

7. Manajemen pengelolaan pendidikan IslamManajemen pengelolaan pendidikan Islam

8.

8. Sarana dan prasarana pendidikan IslamSarana dan prasarana pendidikan Islam

9.

9. Pembiayaan pendidikan IslamPembiayaan pendidikan Islam

10.

10. Lingkungan pendidikan IslamLingkungan pendidikan Islam

11.

11. EvaEvalualuasi dan aspesi dan aspek pendik pendidikdikan laian lainnynnya.a.

c)

c) AsAsasas-A-Asasas Pes Pendndididikikan Ian Islslamam

Ha

Hasasan n LaLangnggugululungng, , dadalalam m bubukukunynyaa   Asas-asas Pendidikan Islam  Asas-asas Pendidikan Islam,, mengatakan bahwa berkenaan dengan asas-asas yang kita maksudkan, yaitu mengatakan bahwa berkenaan dengan asas-asas yang kita maksudkan, yaitu asas-asas pendidikan Islam, dapat kita uraikan dalam enam asas berikut ini : asas-asas pendidikan Islam, dapat kita uraikan dalam enam asas berikut ini :

(8)

 Pertama

 Pertama, asas historis yang mempersepsi si pendidik dengan hasil-hasil, asas historis yang mempersepsi si pendidik dengan hasil-hasil   pen

  pengalgalamaaman n pendpendidiidikan kan masmasa a lallalu, u, dengdengan an undundang-ang-undaundang ng dan dan perperatuaturan ran-- peraturannya, batas-batas dan kekurangan-kekurangannya.

 peraturannya, batas-batas dan kekurangan-kekurangannya.  Kedua

 Kedua, , asasas as sososisial al yayang ng memembmbererininya ya kekerarangngka ka bubudadaya ya dadari ri mamanana   p

  pendendididikikan an ititu u berbertotolalak k dadan n bebergrgererak, ak, mememimindandah h budbudayaya, a, mememimililih h dadann mengembangkannya

mengembangkannya  Ketiga

 Ketiga, asas-asas ekonomi yang memberinya perspektif tentang potensi-, asas-asas ekonomi yang memberinya perspektif tentang potensi-  pot

  potensensi i manmanusiusia a dan dan keuakeuangangan n serserta ta matmateri eri dan dan perpersiasiapan pan yanyang g menmengatgatur ur  sumber-sumbernya dan bertanggung jawab terhadap anggaran belanjanya.

sumber-sumbernya dan bertanggung jawab terhadap anggaran belanjanya.  Keempat 

 Keempat , asas politik dan administrasi yang memberinya bingkai ideology, asas politik dan administrasi yang memberinya bingkai ideology ((‘aqidah‘aqidah) dari ) dari mana ia mana ia bertobertolak untuk mencapai tujuan yang lak untuk mencapai tujuan yang dicitdicita-cita-citakan danakan dan rencana yang telah dibuat.

rencana yang telah dibuat.  Kelima

 Kelima, asas-asas psikologis yang memberinya informasi tentang watak , asas-asas psikologis yang memberinya informasi tentang watak    pelaj

  pelajar-pelar-pelajar, ajar, guru-guru-guru, guru, cara-cara-cara cara terbaterbaik ik dalam dalam praktpraktik, ik, pencapapencapaian ian dandan  penilaian, dan pengukuran dan bimbingan.

 penilaian, dan pengukuran dan bimbingan.  Keenam

 Keenam, , asaasas s fifilsalsapat pat yanyang g berberusausaha ha memmemberberinyinya a kemkemampampuan uan untuntuk uk  me

memimililih h yayang ng lelebibih h babaik ik ararah ah susuatatu u lalagigi, , memembmbereri i ararah ah susuatatu u sisiststemem,, mengontrolnya, dan memberi arah kepada semua asas-asas yang lain.

mengontrolnya, dan memberi arah kepada semua asas-asas yang lain.

Pendapat mengenai dasar dan asas pendidikan Islam tersebut terlihat sudah Pendapat mengenai dasar dan asas pendidikan Islam tersebut terlihat sudah demikian lengkap, namun belum sempurna, karena belum memasukkan dasar  demikian lengkap, namun belum sempurna, karena belum memasukkan dasar  ata

atau u asaasas s IslIslam am yanyang g jusjustru tru menmenjadjadi i karkaraktakter er dardari i IlIlmu mu PenPendiddidikaikan n IslIslamam tersebut.

tersebut. Deng

Dengan an berberdasdasarkarkan an padpada a Al-Al-QurQur’an ’an dan dan al-al-SunSunnahnah, , IlIlmu mu PenPendiddidikaikann Isl

Islam am titidak dak hanyhanya a akaakan n menmenemuemukan kan berberbagabagai i isyisyaraarat t tententantang g pentpentingingnyanya me

(9)

kurikulum dan lainnya, melainkan pula menemukan prinsip-prinsip yang harus kurikulum dan lainnya, melainkan pula menemukan prinsip-prinsip yang harus dipegang teguh dalam

dipegang teguh dalam mengembangkan Ilmu Pendidimengembangkan Ilmu Pendidikan kan Islam.Islam.

d)

d) PePengengertrtian dan ian dan TuTujuajuan n IlmIlmu u PePendndidiidikan Islakan Islam m dedengngan an PePendendekakatantan Sejarah

Sejarah

Sej

Sejaraarah h adaadalah lah ililmu mu yanyang g memmembahabahas s berberbagbagai ai perperististiwa iwa ataatau u kejkejadiadianan ((what what ) di masa lalu dengan memperhatikan dari segi waktu () di masa lalu dengan memperhatikan dari segi waktu (whenwhen), tempat), tempat ((wherewhere), pelaku (), pelaku (whowho), latar belakang (), latar belakang (whywhy) dan hikmah () dan hikmah (howhow) yang terdapat) yang terdapat dalam peristiwa tersebut.

dalam peristiwa tersebut. Pen

Pendiddidikaikan n IslIslam, am, baibaik k sebsebagai agai sebsebuah uah prapraktiktik k maumaupun pun sebsebagaagai i sebsebuahuah disiplin ilmu, merupakan peristiwa sejarah yang dapat dipelajari berdasarkan disiplin ilmu, merupakan peristiwa sejarah yang dapat dipelajari berdasarkan  bukti-bukti yang dapat dilacak. Praktik pendidikan yang pernah ada di zaman  bukti-bukti yang dapat dilacak. Praktik pendidikan yang pernah ada di zaman Rasulullah SAW., Khulafaur Rasyidin, Bani Umayah, Bani Abbasiyah, Dinasti Rasulullah SAW., Khulafaur Rasyidin, Bani Umayah, Bani Abbasiyah, Dinasti Usm

Usmaniani, , dan dan setseteruerusnysnya a mermerupaupakan kan perperististiwa iwa sejsejaraarah h yanyang g dapadapat t dipdipelaelajarjarii  berdasarkan fakta dan bukti-bukti yang meyakinkan.

 berdasarkan fakta dan bukti-bukti yang meyakinkan.

Ilmu pendidikan Islam dengan pendekatan sejarah adalah ilmu pendidikan Ilmu pendidikan Islam dengan pendekatan sejarah adalah ilmu pendidikan yang memanfaatkan informasi sejarah Islam sebagai bahan a

yang memanfaatkan informasi sejarah Islam sebagai bahan a nalisisnya.nalisisnya. Melal

Melalui ui pendekapendekatan tan sejarsejarah ah ini, Ilmu ini, Ilmu pendidpendidikan ikan IslaIslam m memimemiliki landasanliki landasan sejarah yang kuat sehingga terjadi hubungan dan mata rantai yang jelas antara sejarah yang kuat sehingga terjadi hubungan dan mata rantai yang jelas antara  pendidikan yang dilaksanakan sekarang dengan pendidikan yang pernah ada di  pendidikan yang dilaksanakan sekarang dengan pendidikan yang pernah ada di

masa lalu.

masa lalu. Bangunan Ilmu Pendidikan Bangunan Ilmu Pendidikan Islam yang Islam yang didasarkan pada pendekatandidasarkan pada pendekatan sejarah ini akan memiliki landasan berpijak yang lebih realistis dan empiris, sejarah ini akan memiliki landasan berpijak yang lebih realistis dan empiris, karena bertolak dari praktik pendidikan yang benar-benar telah terjadi. Ilmu karena bertolak dari praktik pendidikan yang benar-benar telah terjadi. Ilmu Pe

Pendndididikikan an IsIslalam m dedengngan an penpendedekakatatan n sesejajararah h memerurupakpakan an sesebuabuah h benbentutuk k  apr

(10)

renungan dan pelajaran bagi pengembangan Ilmu Pendidikan Islam di masa renungan dan pelajaran bagi pengembangan Ilmu Pendidikan Islam di masa lalu.

lalu.

Pendekatan sejarah telah memberikan sumbangan yang amat besar bagi Pendekatan sejarah telah memberikan sumbangan yang amat besar bagi   pen

  penyusyusunaunan n IlmIlmu u PenPendiddidikaikan n IslIslam am yanyang g berbercorcorak ak hishistortoris is serserta ta mewmewarnarnaiai  praktik pendidikan Islam pada umumnya. Pada beberapa negara yang menganut  praktik pendidikan Islam pada umumnya. Pada beberapa negara yang menganut  paham sunni,

 paham sunni, sepertseperti i IndoneIndonesia, Malaysiasia, Malaysia, , Saudi Arabia, Pakistan, dan Saudi Arabia, Pakistan, dan BrunaiBrunai  praktik pendidikan yang dilaksanakan sebagian besar masih banyak dipengaruhi  praktik pendidikan yang dilaksanakan sebagian besar masih banyak dipengaruhi

oleh warisan praktik pendidikan yang pernah ada dalam sejarah. oleh warisan praktik pendidikan yang pernah ada dalam sejarah.

Ilm

Ilmu u PenPendiddidikaikan n IslIslam am dengdengan an pendpendekatekatan an sejsejaraarah h ini ini memmemperperlihlihatkaatkann  profil campuran, yakni sebagian dari praktik tersebut ada yang dipengaruhi oleh  profil campuran, yakni sebagian dari praktik tersebut ada yang dipengaruhi oleh

aj

ajararan an IsIslalam, m, dadan n sesebabagigian an yayang ng lalain in didipenpengagaruruhi hi ololeh eh adaadat t isistitiadaadat t dadann kebudayaan setempat.

kebudayaan setempat. Kajia

Kajian n dan dan penelipenelitian tentang ilmu tian tentang ilmu pendidpendidikan dengan ikan dengan pendekapendekatan sejarahtan sejarah te

termrmasasuk uk bibidadang ng yayang ng banbanyayak k didimiminatnati i didibanbandidingkngkan an dedengangan n kakajijian an dadann   penel

  penelitiaitian n tentatentang ng ilmu pendidikan dengan ilmu pendidikan dengan pendekapendekatan tan normanormatif perenialistif perenialis,, filosofis, dan lainnya. Kajian ilmu pendidikan dengan pendekatan sejarah ini filosofis, dan lainnya. Kajian ilmu pendidikan dengan pendekatan sejarah ini selain dilakukan oleh para sarjana muslim juga dilakukan oleh para sarjana selain dilakukan oleh para sarjana muslim juga dilakukan oleh para sarjana nonmuslim. Hal yang demikian terjadi, karena seorang

nonmuslim. Hal yang demikian terjadi, karena seorang peneliti Ilmu Pendidikanpeneliti Ilmu Pendidikan Isla

Islam m dengan pendekatan sejarah lebih dengan pendekatan sejarah lebih bersibersifat fat objektobjektif, akademik if, akademik dan dan ilmiilmiah,ah, serta tidak terikat dengan keyakinan si peneliti.

serta tidak terikat dengan keyakinan si peneliti.

e)

e) PePengengertrtian dan Tujuian dan Tujuan Ilmu Penan Ilmu Pendiddidikaikan n IslIslam dengam dengan Pendan Pendekekataatann Filsafat

Filsafat

Secara harfiah, kata filsafat berasal dari kata

Secara harfiah, kata filsafat berasal dari kata Philo Philo yang berarti cinta, danyang berarti cinta, dan kata

kata SophosSophos yang berarti ilmu atau hikmah. Dengan demikian, filsafat berartiyang berarti ilmu atau hikmah. Dengan demikian, filsafat berarti cinta terhadap ilmu atau hikmah. Terhadap pengertian seperti ini al-Syaibani cinta terhadap ilmu atau hikmah. Terhadap pengertian seperti ini al-Syaibani

(11)

men

mengatgatakaakan n bahwbahwa a fifilsalsafat fat bukabukanlanlah h hikhikmah mah ititu u sensendirdiri, i, melmelainainkan kan cincintata te

terhrhadaadap p hihikmkmah ah dadan n beberurusasaha ha memendndapaapatktkanannynya, a, mememumusasatktkan an peperhrhatatiaiann  padanya dan menciptakan sikap positif terhadapnya

 padanya dan menciptakan sikap positif terhadapnya

Selain itu terdapat pula teori lain yang mengatakan bahwa filsafat berasal Selain itu terdapat pula teori lain yang mengatakan bahwa filsafat berasal dari kata Arab

dari kata Arab  falsafah, falsafah, yang berasal dari bahasa Yunani,yang berasal dari bahasa Yunani,  Philosophia: philos  Philosophia: philos   ber

  berartarti i cincinta, ta, suksuka a ((loving),loving), dandan  sophia sophia yang yang berarberarti ti pengetpengetahuan, ahuan, hikmahikmahh ((wisdomwisdom). ). JadJadi,i, PhilosophiaPhilosophia berberartarti i cincinta ta kepkepada ada kebkebijaijaksaksanaanaan n ataatau u cincintata kepada kebenaran atau lazimnya disebut

kepada kebenaran atau lazimnya disebut Pholosopher  Pholosopher yang dalam bahasa Arabyang dalam bahasa Arab disebut

disebut failasuf. failasuf.

Dalam pemikiran filsafat, baik yang berasal dari filsafat Yunani, filsafat Dalam pemikiran filsafat, baik yang berasal dari filsafat Yunani, filsafat Barat dan filsafat Islam, terdapat pemikiran yang berkaitan dengan pendidikan, Barat dan filsafat Islam, terdapat pemikiran yang berkaitan dengan pendidikan,  baik secara

 baik secara teoriteoritis maupun tis maupun praktpraktis. Hal is. Hal ini membuktikini membuktikan an kebenarkebenaran an pendapapendapatt yang mengatakan bahwa filsafat memiliki sumbangan yang signifikan dalam yang mengatakan bahwa filsafat memiliki sumbangan yang signifikan dalam membangun konsep pendidikan.

membangun konsep pendidikan.

Pemikiran filsafat telah memberikan sumbangan dalam menjelaskan peran Pemikiran filsafat telah memberikan sumbangan dalam menjelaskan peran dan

dan fungsi pendidikfungsi pendidikan an bagi kehidupan bagi kehidupan manusimanusia, a, tujuatujuan n pendidpendidikan, kurikulumikan, kurikulum  pendidikan, proses belajar mengajar, profil pendidik yang ideal, etika murid,  pendidikan, proses belajar mengajar, profil pendidik yang ideal, etika murid,

dan lingkungan pendidikan. dan lingkungan pendidikan.

Pengaruh pemikiran filsafat Barat ternyata lebih kuat dan lebih dahulu Pengaruh pemikiran filsafat Barat ternyata lebih kuat dan lebih dahulu masuk ke dalam perumusan konsep pendidikan pada umumnya dan pendidikan masuk ke dalam perumusan konsep pendidikan pada umumnya dan pendidikan Islam pada khususnya. Hal ini terjadi karena kajian terhadap pemikiran filsafat Islam pada khususnya. Hal ini terjadi karena kajian terhadap pemikiran filsafat Barat dalam hubungannya dengan perumusan konsep pendidikan lebih dahulu Barat dalam hubungannya dengan perumusan konsep pendidikan lebih dahulu dilakukan daripada kajian terhadap pemikiran filsafat Islam.

dilakukan daripada kajian terhadap pemikiran filsafat Islam.

Ilmu Pendidikan Islam, sebagai ilmu yang terbuka, tidak menutup diri dari Ilmu Pendidikan Islam, sebagai ilmu yang terbuka, tidak menutup diri dari  pengaruh filsafat Barat, sepanjang filsafat Barat tersebut sejalan dengan ajaran  pengaruh filsafat Barat, sepanjang filsafat Barat tersebut sejalan dengan ajaran

Al-Qur’an dan al-Sunnah serta pendapat para

(12)

f)

f) PePengengertrtian dan Tujian dan Tujuauan n IlmIlmu u PePendndidiidikan Islkan Islam denam dengagan n PePendendekakatantan Psikologi

Psikologi

Ilm

Ilmu u pendpendidiidikan kan IsIslam lam dendengan gan pendpendekaekatan tan psipsikolkologiogis s dapadapat t diadiartirtikankan se

sebabagai gai ususaha aha mememamanfnfaaaatkatkan n jajasa sa pspsikikolologi ogi IsIslalam m papada da khukhusususnsnyaya, , dadann  ps

 psikoikologlogi i pada pada umuumumnymnya a untuntuk uk menmendukdukung ung perperumuumusan san konskonsep ep dan dan prapraktiktik k   pendidikan. Penggunaan jasa psikologi ini ditujukan, agar konsep dan praktik   pendidikan. Penggunaan jasa psikologi ini ditujukan, agar konsep dan praktik   pendidikan tersebut dapat dirimuskan secara komprehensif dan dapat ditetapkan  pendidikan tersebut dapat dirimuskan secara komprehensif dan dapat ditetapkan

secara efektif dalam mencapai tujuan pendidikan. secara efektif dalam mencapai tujuan pendidikan.

Pernyataan tersebut di atas antara lain didasarkan pada dua asumsi yaitu Pernyataan tersebut di atas antara lain didasarkan pada dua asumsi yaitu kepentingan masyarakat dan keepentingan individu.

kepentingan masyarakat dan keepentingan individu. Pe

Pendndididikikanan, , babaik ik didililihahat t dadari ri sesegi gi kekepepentntiningagan n mamasysyararakakat at mamaupuupunn kepent

kepentingan indiingan individu, tervidu, terkait erat denkait erat dengan pemahagan pemahaman yang tepaman yang tepat t terhaterhadapdap man

manusiusia a yanyang g selselain ain sebsebagai makhluagai makhluk k yanyang g dapdapat at dipdipengaengaruhruhi, i, dibdibinaina, , dandan dibentuk, juga sebagai makhluk individu yang memiliki berbagai potensi yang dibentuk, juga sebagai makhluk individu yang memiliki berbagai potensi yang dapa

dapat t dikdikembembangkangkan. an. KajKajian ian terterhadahadap p manmanusiusia a tertersebsebut ut akaakan n semsemakiakin n jeljelasas den

dengagan n banbantutuan an pspsikikolologiogi. . DeDengangan n dedemimikikianan, , pspsikikolologogi i berberpeperaran n dadalalamm membantu memperjelas tentang manusia sebagai subjek dan objek pendidikan. membantu memperjelas tentang manusia sebagai subjek dan objek pendidikan.

Dalam era

Dalam era globalglobalisasisasi, i, yang yang semaksemakin in menuntmenuntut ut pelaypelayanan anan pendidpendidikanikan yang semakin demokratis, adil, egaliter, sesuai dengan kebutuhan, bakat dan yang semakin demokratis, adil, egaliter, sesuai dengan kebutuhan, bakat dan minat peserta didik, menuntut adanya rancangan pendidikan, terutama dalam minat peserta didik, menuntut adanya rancangan pendidikan, terutama dalam hal

hal kurkurikuikulum lum dan dan metmetode ode serserta ta penpendekadekatan tan pempembelbelajaajaran ran yanyang g semsemakiakinn humanistik, progresif, dan dinamis. Tuntutan ini mendorong kerja psikologi humanistik, progresif, dan dinamis. Tuntutan ini mendorong kerja psikologi lebih keras lagi, karena berbagai rumusan metode, pendekatan, dan strategi lebih keras lagi, karena berbagai rumusan metode, pendekatan, dan strategi   p

  pemembebelalajajararan n dan dan kurkurikikululum um tetersrsebuebut t papada da akakhihirnrnya ya memembmbututuhkuhkan an jajasasa   psik

(13)

ta

tampmpak ak lelebibih h sisiap ap dadan n beberprpenengalgalamaman an dadalalam m memengangantntisisipaipasi si tutuntntututanan masyarakat tersebut, ketimbang psikologi Islam yang masih berada dalam taraf  masyarakat tersebut, ketimbang psikologi Islam yang masih berada dalam taraf    p

  perertutumbmbuhauhan n dadan n peperkrkemembabangangan. n. PsPsikikolologogi i IsIslalam m harharus us teterurus s memengngejejar ar  ketin

ketinggalanggalannya nya dari psikologi Barat dari psikologi Barat sehingsehingga ga ia ia tampitampil l sebagsebagai ai alteralternatif yangnatif yang  berwibawa dan diperhitungkan.

 berwibawa dan diperhitungkan.

g)

g) PePengengertrtian dan Tujuian dan Tujuan Ilmu Pendan Ilmu Pendidiidikan Islakan Islam m dedengngan Pendan Pendekekataatann Sosiologi

Sosiologi

Pendi

Pendidikan dikan dengan pendekadengan pendekatan sosiolotan sosiologis dapat diartgis dapat diartikan sebagai sebuahikan sebagai sebuah studi yang memanfaatkan sosiologi untuk menjelaskan konsep pendidikan dan studi yang memanfaatkan sosiologi untuk menjelaskan konsep pendidikan dan memeca

memecahkan hkan berbagberbagai ai problproblema ema yang dihadapinyyang dihadapinya. a. MelalMelalui ui pendekapendekatan tan ini,ini, in

inteteraraksksi i anantatara ra penpendidididikakan n dadan n mamasasalalah h sososisial al didikajkaji i sesecacara ra seseksksamama.a. Pendidikan, menurut pendekatan sosiologi ini, dipandang sebagai salah satu Pendidikan, menurut pendekatan sosiologi ini, dipandang sebagai salah satu kontruksi sosial, atau diciptakan oleh interaksi sosial. Para sosiologi pendidikan kontruksi sosial, atau diciptakan oleh interaksi sosial. Para sosiologi pendidikan mengkaji praktik-praktik pendidikan untuk membuktikan hubungannya dengan mengkaji praktik-praktik pendidikan untuk membuktikan hubungannya dengan kel

kelemembagbagaaaan, n, tutujujuan, an, kukuririkukululum, m, prprososes es bebelalajajar r memengngajajarar, , dan dan beberbrbagagaiai komponen pendidikan lainnya.

komponen pendidikan lainnya. Pen

Pendekdekataatan n sossosioliologiogi, , daldalam am prapraktiktiknyknya, a, bukabukan n sajsaja a digdigunaunakan kan daldalamam memaha

memahami mi masalmasalah-masah-masalah alah pendidipendidikan, kan, melaimelainkan nkan juga juga dalam dalam memahmemahamiami  berbagai bidang lainnya, seperti hukum dan agama sehingga muncullah studi  berbagai bidang lainnya, seperti hukum dan agama sehingga muncullah studi

tentang sosiologi hukum dan sosiologi agama. tentang sosiologi hukum dan sosiologi agama.

Pendidikan dengan pendekatan sosiologi ini menarik dan penting untuk  Pendidikan dengan pendekatan sosiologi ini menarik dan penting untuk  dikaji dan diketahui karena beberapa alasan sebagai berikut:

dikaji dan diketahui karena beberapa alasan sebagai berikut:  Pertama

 Pertama, , konkonsep sep pendpendidiidikankan, , selselain ain diddidefiefinisnisikaikan n melmelalualui i penpendekadekatantan ind

indiviividuadual l sebsebagaagaimaimana na pada pada alialiran ran natnativiivismesme, , jugjuga a dapadapat t diddidekaekati ti melmelalualuii  pendekatan masyarakat sebagaimana pada aliran behaviorisme.

(14)

 Kedua,

 Kedua, pendidikan adalah salah satu bentuk interaksi manusia. Ia adalahpendidikan adalah salah satu bentuk interaksi manusia. Ia adalah suatu tindakan sosial yang memungkinkan terjadinya interaksi melalui suatu suatu tindakan sosial yang memungkinkan terjadinya interaksi melalui suatu  jaringan hubungan-hubungan kemanusiaan

 jaringan hubungan-hubungan kemanusiaan  Ketiga,

 Ketiga, di di kalkalangangan an alialiran ran proprogregresivsivismisme, e, sebsebagaagaimaiman n yanyang, g, banbanyak yak  dit

diteraerapkapkan n saasaat t iniini, , dindinyatyatakaakan n bahwbahwa a setsetiap iap anaanak k diddidik ik memmemiliiliki ki akal akal dandan kece

kecerdardasansan. . AkaAkal l dan dan kecekecerdardasan san mermerupaupakan kan kelkelebiebihan han manmanusiusia a dibdibandandinging den

dengagan n mamakhkhluluk k lalainin. . DeDengngan an popotetensnsi i yayang ng bebersrsififat at krkreaeatitif f dadan n didinanamimiss tersebut, anak didik mempunyai bekal untuk menghadapi dan memecahkan tersebut, anak didik mempunyai bekal untuk menghadapi dan memecahkan  problem-problemnya.

 problem-problemnya.  Keempat,

 Keempat, program pendidikan saat ini, selain harus memuat mata pelajaranprogram pendidikan saat ini, selain harus memuat mata pelajaran ya

yang ng beberkrkaiaitatan n dedengangan n kekepepentntiningan gan nanasisionaonal, l, jujuga ga mamata ta pelpelajajararan an yayangng   berka

  berkaitan dengan itan dengan kepentkepentingan nasional, juga ingan nasional, juga mata pelajaran yang mata pelajaran yang berkaiberkaitantan dengan kepentingan lokal yang selanjutnya dikenal dengan istilah kurikulum dengan kepentingan lokal yang selanjutnya dikenal dengan istilah kurikulum lokal (Kurlok).

lokal (Kurlok).  Kelima,

 Kelima, setelah terjadinya era reformasi di tahun 1998 sampai sekarang,setelah terjadinya era reformasi di tahun 1998 sampai sekarang,  perhatian terhadap kepentingan masyarakat semakin meningkat. Program dan  perhatian terhadap kepentingan masyarakat semakin meningkat. Program dan

kegi

kegiataatan n penpendiddidikaikan n selselain ain harharus us menmencercerminminkan kan aspaspirairasi si dan dan kepekepentintingangann masyarakat, juga harus melibatkan kepentingan masyarakat.

masyarakat, juga harus melibatkan kepentingan masyarakat.  Keenam,

 Keenam, setsetiap iap bangbangsa sa di di dundunia ia menmenyelyelengenggaragarakan kan pendpendidiidikan kan yanyangg dises

disesuaikan dengan uaikan dengan kepentkepentingan negaranya. Dari ingan negaranya. Dari segi kebudayaan, berbagaisegi kebudayaan, berbagai  Negara tersebut, menurut Samuel Huntington, dapat dibagi ke dalam enam  Negara tersebut, menurut Samuel Huntington, dapat dibagi ke dalam enam tipologi, yaitu negara yang terikat pada kebudayaan Cina, kebudayaan India, tipologi, yaitu negara yang terikat pada kebudayaan Cina, kebudayaan India, kebuday

kebudayaan aan Jepang, kebudayaJepang, kebudayaan an IslaIslam, m, kebudaykebudayaan aan Eropa dan Eropa dan kebudaykebudayaanaan Barat. Masing-masing kebudayaan tersebut memiliki karakteristiknya Barat. Masing-masing kebudayaan tersebut memiliki karakteristiknya sendiri-sendiri.

(15)

Keenam macam kebudayaan tersebut berlomba-lomba mempengaruhi pola Keenam macam kebudayaan tersebut berlomba-lomba mempengaruhi pola  pikir, sikap, dan perbuatan manusia. Karena didukung oleh modal, sumber daya  pikir, sikap, dan perbuatan manusia. Karena didukung oleh modal, sumber daya

ma

manunusisia a yayang ng cacangnggigih, h, ililmu mu dadan n teteknknolologogi i momodedernrn, , kebkebududayayaaaan n BaBararatt sebagaimana tersebut di atas, tampak lebih menguasia kebudayaannya lainnya. sebagaimana tersebut di atas, tampak lebih menguasia kebudayaannya lainnya. Kebudayaan yang berdasar pada nilai-nilai moral dan spiritual yang berbasis Kebudayaan yang berdasar pada nilai-nilai moral dan spiritual yang berbasis  pada ajaran agama sebagaimana yang dimiliki oleh kebudayaan Islam, Cina,  pada ajaran agama sebagaimana yang dimiliki oleh kebudayaan Islam, Cina, Jepang, dan kebudayaan Timur lainnya, tampak tidak mampu menghadapinya. Jepang, dan kebudayaan Timur lainnya, tampak tidak mampu menghadapinya. Pengaruh kebudayaan Barat yang demikian itu terus dipompakan ke Pengaruh kebudayaan Barat yang demikian itu terus dipompakan ke tengah-tengah masyarakat melalui pendidikan.

tengah masyarakat melalui pendidikan.

h)

h) PePengengertrtian dan ian dan TuTujuajuan n IlmIlmu u PePendndidiidikan Islakan Islam m dedengngan an PePendendekakatantan Manajemen

Manajemen

Manaje

Manajemen men pendidpendidikan ikan islam menurut islam menurut SuliSulistyistyiorini adalah orini adalah suatsuatu u proseprosess  penataan atau pengelolaan lembaga pendidikan Islam yang melibatkan sumber   penataan atau pengelolaan lembaga pendidikan Islam yang melibatkan sumber  daya manusia muslim dan manusia dalam menggerakannya untuk mencapai daya manusia muslim dan manusia dalam menggerakannya untuk mencapai tujuan pendidikan Islam secara efektif dan

tujuan pendidikan Islam secara efektif dan efisien.efisien. Ilm

Ilmu u PenPendiddidikaikan n IslIslam am dengdengan an pendpendekaekatan tan manmanajeajemen men dapdapat at diadiartirtikankan sebagai sebuah konsep yang mencoba menerapkan fungsi-fungsi manajemen sebagai sebuah konsep yang mencoba menerapkan fungsi-fungsi manajemen se

sepepertrti i plplananining g (( perencanaan perencanaan), ), ororgaganinizizing ng (( pengorganisasian pengorganisasian), ), actactuatuatinging (( pelaksanaan pelaksanaan), ), concontrotrollilling ng (( pengawasan pengawasan), ), dadan n evaevaluluatatining g (( penilaian penilaian), ), sersertata suvervising (

suvervising ( perbaikan perbaikan) dalam kegiatan pendidikan.) dalam kegiatan pendidikan.

Dalam perkembangan selanjutnya, manajemen tidak hanya terbatas pada Dalam perkembangan selanjutnya, manajemen tidak hanya terbatas pada   penger

  pengertian sebagaimana tersebut di tian sebagaimana tersebut di atas, melainkan telah atas, melainkan telah berkemberkembang bang amatamat lu

luasas. . SaSaat at inini, i, mimisasalnlnyaya, , didikekenanal l apapa a yayang ng didisesebubut t dedengangann  performance performance management 

management  atau manajemen yang berbasisi kinerja. Manajemen kinerja ini,atau manajemen yang berbasisi kinerja. Manajemen kinerja ini, me

(16)

 pencap

 pencapaian, keberhasiaian, keberhasilan, dan lan, dan peningpeningkatan yang katan yang dilakdilakukan oleh ukan oleh karyakaryawan danwan dan orang-orang yang terlibat di dalamnya.

orang-orang yang terlibat di dalamnya.

Dalam perkembangan selanjutnya terdapat pula Manajemen Mutu Terpadu Dalam perkembangan selanjutnya terdapat pula Manajemen Mutu Terpadu (Total Quality Management). Manajemen ini, pada mulanya, digunakan dalam (Total Quality Management). Manajemen ini, pada mulanya, digunakan dalam kegiatan bisnis atau usaha nonkependidikan. Namun, karena pendidikan juga kegiatan bisnis atau usaha nonkependidikan. Namun, karena pendidikan juga te

termrmasasuk uk ke ke daldalam am sasalalah h sasatu tu bibidadang ng ususahaha a yayang ng didipeperdrdagagangangkakan, n, mamakaka  pendidikan pun mau tidak mau menggunakan manajemen mutu terpadu (TMQ)  pendidikan pun mau tidak mau menggunakan manajemen mutu terpadu (TMQ) ini. Selain itu, penggunaan manajemen ini juga didasarkan pada keinginan yang ini. Selain itu, penggunaan manajemen ini juga didasarkan pada keinginan yang kuat agar lulusan pendidikan yang dihasilkan dapat mencapai standar mutu kuat agar lulusan pendidikan yang dihasilkan dapat mencapai standar mutu yang tinggi dan memuaskan pelanggan.

yang tinggi dan memuaskan pelanggan. Per

Perubahubahan an lailain n yanyang g terterjadjadi i di di berberbagabagai i bidbidang ang penpendiddidikaikan n menmencakucakupp eksit

eksitensi ensi pendidpendidikan ikan tinggitinggi. . PendiPendidikan dikan tinggtinggi i dibiadibiayai yai untuk untuk meningmeningkatkankatkan  jumlah mahasiswa dengan biaya yang relatif rendah. Tabel-tabel dibuat untuk   jumlah mahasiswa dengan biaya yang relatif rendah. Tabel-tabel dibuat untuk  memberikan informasi kepada orang tua sehingga mereka dapat melakukan memberikan informasi kepada orang tua sehingga mereka dapat melakukan   per

  perbanbandindingan gan dan dan memmemiliiliki ki pilpilihaihan. n. PenPengenagenalan lan terterhadhadap ap krekredit dit pelpelatiatihanhan didesain untuk memberi kebebasan kepada pelanggan untuk melakukan pilihan. didesain untuk memberi kebebasan kepada pelanggan untuk melakukan pilihan. Sekol

Sekolah-sekah-sekolah dan olah dan pergurperguruan uan tinggi telah tinggi telah melakmelakukan ukan hal hal terstersebut ebut dengandengan menera

menerapkan pkan berbagberbagai ai rencanrencana a stratstrategis. egis. DereguDeregulasi lasi pendidpendidikan ikan memermemerlukanlukan strategi-srategi kompetitif yang secara jelas membedakan institusi-institusi dari strategi-srategi kompetitif yang secara jelas membedakan institusi-institusi dari   para pesaingnya. Mutu terkadang menjadi satu-satunya faktor pembeda bagi   para pesaingnya. Mutu terkadang menjadi satu-satunya faktor pembeda bagi sebuah insitusi. Fokus terhadap kebutuhan pelanggan, yang merupakan point sebuah insitusi. Fokus terhadap kebutuhan pelanggan, yang merupakan point inti dari mutu, merupakan salah satu cara paling efektif dalam menghadapi inti dari mutu, merupakan salah satu cara paling efektif dalam menghadapi kompetisi dan bertahan di dalamnya.

kompetisi dan bertahan di dalamnya.

Keharusan menerapkan manajemen kinerja dan mutu terpadu dalam bidang Keharusan menerapkan manajemen kinerja dan mutu terpadu dalam bidang  pendidikan tersebut, kini sudah menjadi agenda utama seluruh bangsa di dunia,  pendidikan tersebut, kini sudah menjadi agenda utama seluruh bangsa di dunia,

trm

trmasuasuk k jugjuga a IndIndonesonesia. ia. MuncMunculnulnya ya kebkebijaijakan kan PemPemerierintantah h daldalam am bidbidangang  pen

(17)

Pendidikan Nasional, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Pendidikan Nasional, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Dosen, Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, adalah merupakan bukti perlunya menerapkan konsep manajemen Pendidikan, adalah merupakan bukti perlunya menerapkan konsep manajemen kinerja dan mutu terpadu dalam kegiatan dan praktik pendidikan.

kinerja dan mutu terpadu dalam kegiatan dan praktik pendidikan.

i)Pen

i)Pengertgertian ian dan dan TujTujuan uan Ilmu Ilmu PenPendidididikan kan IslaIslam m dengdengan an PenPendekadekatantan Teknologi Informasi

Teknologi Informasi

Sa

Saiins ns atatau au sscicienence ce ((dalam bahasa Inggrisdalam bahasa Inggris) ) sesecacara ra haharfrfiaiah h adadalalahah   pen

  pengetgetahuaahuan n yanyang g teltelah ah memmemenuhenuhi i syasyarat rat dan dan rukrukun un ililmiamiah, h, yakyakni ni selselainain memiliki kejelasan tujuan, objek dan metodologinya, juga terdapat tokoh yang memiliki kejelasan tujuan, objek dan metodologinya, juga terdapat tokoh yang mengembangkannya serta dibutuhkan oleh masyarakat. Sains, secara istilah, mengembangkannya serta dibutuhkan oleh masyarakat. Sains, secara istilah,  pada hakikatnya adalah teorisasi terhadap fenomena alam jagat raya, khususnya  pada hakikatnya adalah teorisasi terhadap fenomena alam jagat raya, khususnya

fen

fenomeomena na alaalam m yanyang g berbersifsifat at fisfisik ik kebkebendaendaan an yanyang g dapdapat at dikdikuantuantitaitatiftifkankan.. Singkatnya sains adalah ilmu pengetahuan ilmiah tentang alam jagat raya yang Singkatnya sains adalah ilmu pengetahuan ilmiah tentang alam jagat raya yang  bersifat fisik, seperti matemaatika, fisika, biologi, astronomi, kedokteran, dan  bersifat fisik, seperti matemaatika, fisika, biologi, astronomi, kedokteran, dan

sebagainya. sebagainya. Sedang

Sedangkan kan teknolteknologi ogi ((technologytechnology) ) terterdirdiri i dardari i katkataa techniquetechnique dandan logilogi.. Technique

Technique, secara harfiah, berarti rancang bangun tentang sesuatu, sedangkan, secara harfiah, berarti rancang bangun tentang sesuatu, sedangkan logie

logie berarti ilmu pengbetahuan. Dengan demikian, teknologi secara harfiahberarti ilmu pengbetahuan. Dengan demikian, teknologi secara harfiah adalah ilmu tentang teknik. Teknologi adalah perpaduan antara teknik dan ilmu adalah ilmu tentang teknik. Teknologi adalah perpaduan antara teknik dan ilmu  pengetahuan, atau penggunaan ilmu pengetahuan yang mendasari teknik, atau  pengetahuan, atau penggunaan ilmu pengetahuan yang mendasari teknik, atau   pen

  pengguggunaan naan teoteori-ri-teoteori ri ililmu mu penpengetgetahuahuan an daldalam am ranrancang cang bangbangun un tententantangg sesuatu.

sesuatu. Tek

Teknolnologi ogi InfInformormasi asi dan dan KomKomuniunikaskasi i (TI(TIK) K) memmemiliiliki ki penpengargaruh uh yanyangg signifikan dan luas terhadap pendidikan dan kegiatan manusia lainnya. Dengan signifikan dan luas terhadap pendidikan dan kegiatan manusia lainnya. Dengan

(18)

ad

adananya ya pepengngararuh uh TITIK K tetersrsebebutut, , beberbrbagagai ai kokompmpononen en pependndididikikan an tetelalahh mengalami perubahan paradigam.

mengalami perubahan paradigam. Pen

Pengargaruh uh TIK TIK terterhadahadap p dunidunia a penpendiddidikaikan n menmenunjunjukkaukkan n dindinamiamika ka yanyangg   beragam. Sebagian lembaga pendidikan ada yang sudah merubah paradigma   beragam. Sebagian lembaga pendidikan ada yang sudah merubah paradigma   pendidikannya dengan berbasis TIK, sebagian yang lainnya ada yang masih   pendidikannya dengan berbasis TIK, sebagian yang lainnya ada yang masih   ber

  bertahtahan dengan an dengan parparadiadigma lamangma lamanya, dan ya, dan sebsebagiagian an ada yang memadada yang memadukanukan antara paradigma lama dengan paradigma baru. Perpaduan antara paradigma antara paradigma lama dengan paradigma baru. Perpaduan antara paradigma lam

lama a dengdengan an parparadiadigma gma barbaru u yanyang g menmenggunggunakaakan n TIK TIK tertersebsebut ut tamtampaknpaknyaya merupakan pilihan yang bijak, cerdas dan bertanggung jawab, dengan alasan merupakan pilihan yang bijak, cerdas dan bertanggung jawab, dengan alasan  betapapun hebat dan canggihnya TIK namun ia memiliki keterbatasan. Tik   betapapun hebat dan canggihnya TIK namun ia memiliki keterbatasan. Tik  cenderung memberikan pengaruh individualistik pada seseorang, sepenuhnya cenderung memberikan pengaruh individualistik pada seseorang, sepenuhnya mengikuti masyarakat yang cenderung pragmatis, membuat manusia kurang mengikuti masyarakat yang cenderung pragmatis, membuat manusia kurang terbe

terbentuk kepribadiantuk kepribadiannya nnya secarsecara a utuh, dan utuh, dan membuamembuat t manusmanusia ia menjamenjadi di tidak tidak   berjiwa.

 berjiwa.

Terlepas dari baik buruknya pengaruh TIK tersebut, bahwa kemampuan Terlepas dari baik buruknya pengaruh TIK tersebut, bahwa kemampuan   para penyelenggara pendidikan, terutama pendidikan dan tenaga kependidikan   para penyelenggara pendidikan, terutama pendidikan dan tenaga kependidikan dalam menggunakan TIK tidak dapat di tunda-tunda lagi. Kehidupan era global dalam menggunakan TIK tidak dapat di tunda-tunda lagi. Kehidupan era global yang penuh dengan persaingan, mengharuskan penanganan berbagai hal dengan yang penuh dengan persaingan, mengharuskan penanganan berbagai hal dengan men

menggunggunakaakan n TIK TIK yanyang g berberpedopedoman man pada pada semsemangaangat t dan dan nilnilai-ai-nilnilai ai ajaajaranran Islam.

Islam.

 j)

 j)PePengengertrtian ian dadan n TuTujuajuan n IlmIlmu u PePendndidiidikan kan IslIslam am dendengan gan PePendndekaekatantan Kebudayaan

Kebudayaan

A.L. Kroeber dan Clyde Kluckhohn, dalam bukunya

A.L. Kroeber dan Clyde Kluckhohn, dalam bukunya Cultureal Cultureal :: A Cricital  A Cricital    Re

  Revieview w of of ConConcepcept t and and DefDefiniinitiotion,n, teltelah ah menmengumgumpulpulkan kan kurkurang ang leblebih ih 161161 definisi tentang kebudayaan. Pada garis besarnya, definisi kebudayaan, dengan definisi tentang kebudayaan. Pada garis besarnya, definisi kebudayaan, dengan

(19)

 juml

 jumlah ah terstersebut, terbagi ebut, terbagi dalam berbagai kelompok dalam berbagai kelompok yang meninjau yang meninjau kebudaykebudayaanaan dari berbagai sudut pandang.

dari berbagai sudut pandang.  Pertama

 Pertama, , kekelolompmpok ok yayang ng memengnggungunakakan an pependendekakatatan n desdeskrkripiptitif f yayangng menekankan pada sejumlah isi yang terkandung di dalamnya.

menekankan pada sejumlah isi yang terkandung di dalamnya.  Kedua,

 Kedua, kekelolompmpok ok yayang ng memengnggugunanakakan n pependndekekatatan an hihiststororis is yayangng menekankan pada warisan sosial dan tradisi.

menekankan pada warisan sosial dan tradisi.  Ketiga,

 Ketiga, kelomkelompok pok yang menggunakan pendekatan normatif yang yang menggunakan pendekatan normatif yang antarantaraa lain menekankan pada aspek peraturan, cara hidup, ide atau nilai-nilai dan lain menekankan pada aspek peraturan, cara hidup, ide atau nilai-nilai dan  perilaku.

 perilaku.  Keempat,

 Keempat, kelompok yang menggunakan pendekatan psikologi, yang antarakelompok yang menggunakan pendekatan psikologi, yang antara lain menekankan pada

lain menekankan pada aspek penyesuaian diri (adjustment) dan proses belajar.aspek penyesuaian diri (adjustment) dan proses belajar.  Kelima,

 Kelima, kelkelompompok ok yanyang g menmenggunggunakaakan n penpendekadekatan tan strstruktukturaural l dendengangan menekankan pada aspek pola dan organisasi kebudayaan.

menekankan pada aspek pola dan organisasi kebudayaan.  Keenam,

 Keenam, kekelolompmpok ok yayang ng memengnggugunanakakan n pependndekekatatan an gegenenetitik k yayangng memand

memandang ang kebudaykebudayaan aan sebagasebagai i suatu produk, alat-alatsuatu produk, alat-alat, , benda-benda-benda ataupunbenda ataupun ide dan simbol.

ide dan simbol.

Dari paparan tersebut di atas, terlihat bahwa kebudayaan lebih bersifat Dari paparan tersebut di atas, terlihat bahwa kebudayaan lebih bersifat ni

nilalai-i-ninilalai, i, nornormama, , atatururan, an, hukhukumum, , keketetetatapanpan, , polpola-a-polpola a huhububungangan n yayangng men

mengatgatur ur berberbagabagai i aspaspek ek kehkehiduidupan pan manmanusiusia, a, dan dan selselanjanjutnutnya ya memmembentbentuk uk  se

sebabagagai i prprananatata a sososisial al atatau au blblueueprprinint t yayang ng didigugunanakakan n mamanunusisia a dadalalamm me

mererespsponons, s, memenynyikikapapi i dadan n memememecacahkhkan an mamasasalalah h yayang ng didihahadadapipinynya.a. Kebudaayaan membentuk semacam kultur yang mempengaruhi prilaku, pola Kebudaayaan membentuk semacam kultur yang mempengaruhi prilaku, pola   pi

  pikir kir (mi(mindsndset) et) manmanusiusia. a. DengDengan an carcara a demdemikiikian, an, berberbagabagai i masmasalaalah h yanyangg dih

dihadaadapi pi manmanusiusia a selselalu alu dikdikembembalialikan kan kepkepada ada polpola a pikpikir ir budabudaya ya yanyang g adaada dalam dirinya.

(20)

Ke

Kehihidudupan pan mamanunusisia, a, dadalalam m susuatatu u mamasysyararakakatat, , titidadak k dapdapat at lelepapas s dardarii  pengaruh kebudayaan yang mengitarinya. Pola pikir, ucapan, perbuatan ,dan  pengaruh kebudayaan yang mengitarinya. Pola pikir, ucapan, perbuatan ,dan   berba

  berbagai gai keputukeputusan san yang diambil oleh yang diambil oleh manusimanusia a senantsenantiasa dipengaruhi olehiasa dipengaruhi oleh  pandangan budayanya. Yaitu nilai-nilai, aturan, norma, hukum, dan referensi  pandangan budayanya. Yaitu nilai-nilai, aturan, norma, hukum, dan referensi lainnya yang digunakan sebagai pranata, dan blueprint (cetak biru) yang secara lainnya yang digunakan sebagai pranata, dan blueprint (cetak biru) yang secara selektif dan konsisten digunakan sebagai acuan dalam memecahkan berbagai selektif dan konsisten digunakan sebagai acuan dalam memecahkan berbagai masalah yang dihadapinya.

masalah yang dihadapinya. Pe

Pendndididikikan an dedengngan an pependndekekatatan an kekebubudadayayaan an amamat at sesejajalalan n dedengnganan masya

masyarakat Indonesirakat Indonesia a yang pluraliyang pluralistik baik stik baik dari segi dari segi agama, budaya, bahas,agama, budaya, bahas, etnis, stratifikasi sosial, ekonomi, dan lain sebagainya.

etnis, stratifikasi sosial, ekonomi, dan lain sebagainya.

Pendidikan dengan pendekatan kebudayan telah mempengaruhi munculnya Pendidikan dengan pendekatan kebudayan telah mempengaruhi munculnya aliran filsafat esensialis dan perenialis dalam pendidikan. Yaitu sebuah aliran aliran filsafat esensialis dan perenialis dalam pendidikan. Yaitu sebuah aliran ysng meliahat bahwa di dalam masyarakat telah terdapat nilai budaya yang ysng meliahat bahwa di dalam masyarakat telah terdapat nilai budaya yang din

dinilailai i unggunggul, ul, terterujiuji, , dan dan berbertahtahan an lamlama. a. NilNilai-ai-nilnilai ai budabudaya ya tertersebsebut ut akaakann ditransformasikan kepada peserta didik melalui kegiatan pendidikan sehingga ditransformasikan kepada peserta didik melalui kegiatan pendidikan sehingga identitas suatu bangsa dan kelangsungan hidupnya dapat terjamin.

identitas suatu bangsa dan kelangsungan hidupnya dapat terjamin.

k)

k) PePengengertrtian dan ian dan TuTujuajuan n IlmIlmu u PePendndidiidikan Islakan Islam m dedengngan an PePendendekakatantan Politik 

Politik 

Secara harfiah, politik dapat diartikan sebagai usaha atau rekayasa yang Secara harfiah, politik dapat diartikan sebagai usaha atau rekayasa yang diatur sedemikian rupa dalam rangka mencapai tujuan.

diatur sedemikian rupa dalam rangka mencapai tujuan. Pol

Politiitik k yanyang g daldalam am bahbahasa asa ArArabnyabnya a dikdikenal enal dengdengan an isistiltilahah al-siyasahal-siyasah  berl

 berlaku pada semua aku pada semua aspek kehidaspek kehidupan, sepertupan, seperti pendidiki pendidikan, keluargaan, keluarga, ekonomi,, ekonomi,  budaya, kenegaraan, dan lain sebagainya. Dalam perkembangan selanjutnya,  budaya, kenegaraan, dan lain sebagainya. Dalam perkembangan selanjutnya,  politik sering dikaitkan dengan masalah kekuasaan suatu pemerintahan.

(21)

Politik berperan sebagai cita-cita dan pandangan hidup yang mengarahkan Politik berperan sebagai cita-cita dan pandangan hidup yang mengarahkan gerak langkah

gerak langkah pendidpendidikan. Politik yang ikan. Politik yang bersibersifat demokratifat demokratis s akan akan mewarmewarnainai  pelaksanaan pendidikan yang demokratis.

 pelaksanaan pendidikan yang demokratis.

Sesungguhnya hubungan antara pendidikan dan politik bukanlah suatu hal Sesungguhnya hubungan antara pendidikan dan politik bukanlah suatu hal yang baru. Sejak zaman Plato dan Aristoteles, para filsuf dan pemikir politik  yang baru. Sejak zaman Plato dan Aristoteles, para filsuf dan pemikir politik  telah memberikan perhatian yang cukup intent terhadap masalah ini.

telah memberikan perhatian yang cukup intent terhadap masalah ini. Dal

Dalam am sejsejaraarah h IslIslam, am, hubuhubungan ngan antantara ara penpendiddidikaikan n dendengan gan polpolitiitik k jugjugaa dapa

dapat t dildilacaacak k sejsejak ak masmasa-ma-masa asa perpertumtumbuhabuhan n palpaling ing subsubur ur daldalam am lemlembagbaga- a-lemba

lembaga ga pendidipendidikan kan IslamIslam, , semacsemacam am madrasmadrasah. ah. SepanjSepanjang ang sejarsejarah ah terdaterdapatpat hubungan yang amat erat antara pendidikan dengan politik.

hubungan yang amat erat antara pendidikan dengan politik. Di

Dinanamimikaka. . PePertrtumumbubuhahan, n, mamaju ju dadan n mumundndururnynya a pependndididikikan an amamatat  bergantung kepada kebijakan politik pemerintah. Kebijakan politik pemerintah  bergantung kepada kebijakan politik pemerintah. Kebijakan politik pemerintah yang berpihak pada pendidikan, dengan sendirinya akan membawa kemajuan yang berpihak pada pendidikan, dengan sendirinya akan membawa kemajuan  pendidikan tersebut. Pendidikan yang bermutu pada beberapa di Negara dunia,  pendidikan tersebut. Pendidikan yang bermutu pada beberapa di Negara dunia,

antara lain karena keberpihakan pemerintah terhadap pendidikan. antara lain karena keberpihakan pemerintah terhadap pendidikan.

Sec

Secara ara umuumum, m, kebikebijakjakan an polpolitiitik, k, pempemerierintantah h di di IndIndonesonesia ia dapdapat at dibdibagiagi kep

kepadada a mamasa sa ororde de lalama ma (1(194945-5-191966)66), , ororde de babaru ru (1(196966-6-191998) 98) dan dan orordede reformasi. Kebijakan pemerintah pada ketiga orde tersebut terhadap pendidikan reformasi. Kebijakan pemerintah pada ketiga orde tersebut terhadap pendidikan   ber

  berbedbeda-bea-beda. da. MasMasinging-ma-masinsing g ordorde e tertersebsebut ut teltelah ah memmemberberikan ikan perperhathatianian terhadap pendidikan dengan kadar dan tingkatan yang berbeda-beda, sesuai terhadap pendidikan dengan kadar dan tingkatan yang berbeda-beda, sesuai dengan situasi dan kondisi yang mengitarinya.

dengan situasi dan kondisi yang mengitarinya.

l)Pen

l)Pengertgertian ian dan dan TujTujuan uan Ilmu Ilmu PenPendidididikan kan IslaIslam m dengdengan an PenPendekadekatantan Hukum

(22)

Dalam

Dalam   Ka  Kamus mus UmuUmum m BahBahasa asa IndoIndonesinesiaa dinyadinyatakan, takan, terdaterdapat pat beberabeberapapa   pengertian tentang hukum.

  pengertian tentang hukum. Pertama Pertama, hukum adalah perturan yang dibuat oleh, hukum adalah perturan yang dibuat oleh suatu kekuasaan atau adat yang dianggap berlaku oleh dan untuk orang banyak. suatu kekuasaan atau adat yang dianggap berlaku oleh dan untuk orang banyak.  Kedua

 Kedua, , hukum adalah segala hukum adalah segala undang-uundang-undang, peraturndang, peraturan, an, dan sebagainya untuk dan sebagainya untuk  men

mengatgatur ur perpergaugaulan lan hidhidup up di di masmasyaryarakaakat.t.  Ketiga Ketiga, , hukuhukum m adaadalah lah ketketententuanuan (k

(kaiaidahdah, , papatotokankan) ) memengengenanai i sesesusuatatu u pepeririststiwiwa a atatau au kekejajadidian an (a(alalam m dadann sebagainya).

sebagainya).  Keempat  Keempat , , huhukukum m adadalalah ah kekepupututusasan n (p(perertitimbmbanangagan) n) yayangng ditentukan oleh hakim (dipengadilan).

ditentukan oleh hakim (dipengadilan).

Di dalam ajaran Islam, istilah hukum biasanya diwakili oleh istilah fikih. Di dalam ajaran Islam, istilah hukum biasanya diwakili oleh istilah fikih. Secara harfiah, fikih berarti paham atau memahami sesuatu secara mendalam. Secara harfiah, fikih berarti paham atau memahami sesuatu secara mendalam. Sed

Sedangangkan kan secsecara ara ististilailah h dan dan redredaksaksionional, al, fikfikih ih memmemiliiliki ki pengpengertertian ian yanyangg  bermacam-macam.

 bermacam-macam. Be

Berdrdasasararkakan n bebbebererapa apa pependandapapat t ululamama, a, mamaka ka pepengngerertitian an fifikikih h dadapapatt diketahui dengan beberapa hal berikut ini :

diketahui dengan beberapa hal berikut ini :  Pertama

 Pertama, dilihat dari segi kedudukannya, fikih adalah merupakan sebuah, dilihat dari segi kedudukannya, fikih adalah merupakan sebuah ilmu, sebagaimana ilmu-ilmu agama Islam lainnya.

ilmu, sebagaimana ilmu-ilmu agama Islam lainnya.  Kedua,

 Kedua, dari segi sumbernya, fikih bersumber pada dalil-dalil Al-Qur’andari segi sumbernya, fikih bersumber pada dalil-dalil Al-Qur’an dan al-Sunnah yang jelas dan terperinci, kemudian dilengkapi dengan dalil yang dan al-Sunnah yang jelas dan terperinci, kemudian dilengkapi dengan dalil yang  ber

 bersumsumber ber dardari i hashasil il ijijtihtihad ad (be(berpirpikir kir kerkeras) as) yanyang g dapadapat t menmengamgambil bil benbentuk tuk  ijm

ijma’ a’ ulaulama, ma, qiyqiyas as (an(analoalogi)gi), , masmasalaalah, h, ististihsihsan, an, ‘ur‘urf, f, ististishishab ab dan dan sysyariariatat sebelum Islam (syar’u man qablana).

sebelum Islam (syar’u man qablana).  Ketiga

 Ketiga, , didililihahat t dardari i sesegi gi isisininyaya, , fifikikih h beberirisi si keketetentntuauan n dadan n keketetetstspspsnn mengena

mengenai i kewajikewajiban, ban, yaityaitu u hukum syara’ yang hukum syara’ yang bersibersifat fat perbuaperbuatan tan (amal(amaliah)iah) yang dapat mengambil bentuk wajib, haram, mubah, sunnah, makruh, sahih, yang dapat mengambil bentuk wajib, haram, mubah, sunnah, makruh, sahih, fasid, bathil, qadha dan ada.

(23)

 Keempat 

 Keempat , , dildilihaihat t dardari i segsegi i sassasaraarannynnya, a, fikfikih ih dipdiperueruntuntukkan kkan bagbagi i oraorang- ng-orang mukalaf, yaitu ng-orang mukmin yang telah mencapai usia dewasa serta orang mukalaf, yaitu orang mukmin yang telah mencapai usia dewasa serta sehat jasmani dan rohaninya.

sehat jasmani dan rohaninya.  Kelima

 Kelima, dilihat dari segi proses penetapannya (istimbatnya)., dilihat dari segi proses penetapannya (istimbatnya).  Keenam

 Keenam, dilihat dari segi sifat dan coraknya, fikih mencakup hukum taklifi, dilihat dari segi sifat dan coraknya, fikih mencakup hukum taklifi dan hukum wadh’i.

dan hukum wadh’i.  Ketujuh,

 Ketujuh, dilihat dari segi perkembangan sejarahnya, fikih dapat dibagi kedilihat dari segi perkembangan sejarahnya, fikih dapat dibagi ke dalam empat periode , yaitu periode Nabi, periode Sahabat, periode Ijtihad serta dalam empat periode , yaitu periode Nabi, periode Sahabat, periode Ijtihad serta Kemajuan, dan periode Taklid serta Kemunduran.

Kemajuan, dan periode Taklid serta Kemunduran. Fik

Fikih ih jugjuga a terterkadakadang ng memmemasuasuki ki wilwilayaayah h penpendiddidikaikan. n. DenDengan gan katkata a lailain,n, fikih telah digunakan untuk menjelaskan berbagai aspek pendidikan. Dengan fikih telah digunakan untuk menjelaskan berbagai aspek pendidikan. Dengan  penjelasan fikih ini, maka kegiatan pendidikan merasa telah memiliki landasan  penjelasan fikih ini, maka kegiatan pendidikan merasa telah memiliki landasan hukum dan keabsahan sehingga tidak saja diakui oleh pemerintah melainkan hukum dan keabsahan sehingga tidak saja diakui oleh pemerintah melainkan  juga oleh agama.

 juga oleh agama.

Antara pendidikan dan hukum memiki hubungan timbal balik. Dari satu Antara pendidikan dan hukum memiki hubungan timbal balik. Dari satu sisi, hukum menjadi landasan bagi terlaksananya kegiatan pendidikan dengan sisi, hukum menjadi landasan bagi terlaksananya kegiatan pendidikan dengan te

tertrtibib. . DaDari ri sisisi si yayang ng lalainin, , pependindididikakan n beberprpereran an dadalalam m memengngererjajakakan n dandan menyadarkan masyarakat agar menaati hukum.

menyadarkan masyarakat agar menaati hukum.

Di dalam Al-Qur’an, hadist, serta berbagai peraturan perundang-undangan Di dalam Al-Qur’an, hadist, serta berbagai peraturan perundang-undangan yan

yang g ditditetaetapkapkan n pempemerierintantah h teltelah ah terterdapdapat at berberbagabagai i ketketententuan uan hukhukum um yanyangg   berkaitan dengan pendidikan. Dengan diikutinya aturan tersebut selain akan   berkaitan dengan pendidikan. Dengan diikutinya aturan tersebut selain akan terwujud ketertiban pelaksanaan pendidikan, juga akan mencapai standar mutu terwujud ketertiban pelaksanaan pendidikan, juga akan mencapai standar mutu yan

yang g dihdiharaarapkanpkan. . SelSelain ain ituitu, , dendengan gan menmengikgikuti uti ketketententuan uan hukhukum um tertersebsebutut menyebabkan hasil atau lulusan pendidikan akan memilki civil effect, diterima menyebabkan hasil atau lulusan pendidikan akan memilki civil effect, diterima ijazah, dan seterusnya.

(24)

C

C.. P

PE

EN

NU

UT

TU

UP

P

Ber

Berdasdasarkarkan an urauraian ian dan dan analanalisa isa diadiatastas, , dapdapat at ditditariarik k keskesimpimpulaulan n sebsebagaagaii  penutup, sebagai berikut:

 penutup, sebagai berikut:  Pertama

 Pertama, , kakararaktkter er IlIlmu mu PePendndididikikan an IsIslalam m memelilipuputiti; ; (1(1) ) pepenenekankanan an papadada   pe

  pencarncarian ian ililmu mu pengpengetaetahuahuan, n, penpenguasguasaan aan dan dan pengpengembembangangan an ataatas s dasdasar ar ibaibadahdah kep

kepada ada AllAllah ah SWSWT, T, (2) peneka(2) penekanan nan pada nilaipada nilai-ni-nilai lai akhlakhlak, ak, (3) (3) penpengakugakuan an akaakann  potensi dan kemampuan seseorang untuk berkembang dalam suatu kepribadian, (4)  potensi dan kemampuan seseorang untuk berkembang dalam suatu kepribadian, (4)   p

  penengamgamalalan an ililmu mu pepengngetetahahuauan n atatas as dasdasar ar tatanggnggunung g jajawawab b kekepadpada a TuTuhan han dandan masyarakat manusia.

masyarakat manusia.  Kedua,

 Kedua, komponekomponen n pendidpendidikan ikan IslaIslam m melimeliputi visi, puti visi, misimisi, , tujuatujuan, n, kurikukurikulum,lum,   pr

  proseoses s belbelajaajar r menmengajgajar, ar, pendpendidiidik, k, pespeserterta a diddidik, ik, manmanajeajemenmen, , sarsarana ana praprasarsarana,ana,  pembiayaan, dan lingkungan pendidikan Islam.

 pembiayaan, dan lingkungan pendidikan Islam.  Ketiga,

 Ketiga, asaasas-as-asas sas pendpendidiidikan kan IsIslam lam melmelipuiputi ti asaasas s hishistortoris, is, asaasas s sossosialial, , asaasass ekonomi, asas politik, asas psikologi dan asas filsafat.

ekonomi, asas politik, asas psikologi dan asas filsafat.  Keempat,

 Keempat, Ilmu Pendidikan Islam, sebagai new comer (pendatang baru) semakinIlmu Pendidikan Islam, sebagai new comer (pendatang baru) semakin mendapat perhatian yang cukup besar. Ilmu ini memiliki hubungan simbiotik dan mendapat perhatian yang cukup besar. Ilmu ini memiliki hubungan simbiotik dan mutual interaktif dengan berbagai disiplin ilmu lainnya: Ilmu Agama, sejarah, filsafat, mutual interaktif dengan berbagai disiplin ilmu lainnya: Ilmu Agama, sejarah, filsafat,

(25)

  ps

  psikoikologlogi, i, sossosioliologiogi, , manmanajeajemenmen, , tekteknolnologiogi, , infinformormasiasi, , kebkebudayudayaan, aan, polpolititik ik dandan hukum. Ilmu Pendidikan Islam tersebut sebagai asas dan pendekatannya.

(26)

DAFTAR PUSTAKA

DAFTAR PUSTAKA

 Nata, H. Abuddin. 2009.

 Nata, H. Abuddin. 2009. Ilmu Pendidikan Islam dengan Pendekatan Multidisipliner. Ilmu Pendidikan Islam dengan Pendekatan Multidisipliner. Jakarta: Rajali Pers.

Referensi

Dokumen terkait

Eropa juga mengenal Ibnu Rusyid (Averroes) yang ahli dalam filsafat. Sekarang semua itu tinggal sejarah. Ummat Islam sekarang tidak lagi menghargai ilmu pengetahuan tak heran

FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA MEDAN SILABUS MATA KULIAH SEJARAH PENDIDIKAN ISLAM KELAS PMM-3 SEMESTER GANJIL TAHUN KADEMIK 20202/2021