MANAJEMEN PLS
MANAJEMEN PLS
PERENCANAAN
Pengertian
Pengertian
Merencanakan
Merencanakan
menentukan kegiatan
menentukan kegiatan
mengatur sumber daya yang tersedia
mengatur sumber daya yang tersedia
Perencanaan adalah proses penentuan
tujuan atau sasaran yang hendak dicapai
dan menetapkan jalan dan sumber yang
diperlukan untuk mencapai tujuan itu
Tiga kegiatan dalam perencanaan :
Tiga kegiatan dalam perencanaan :
Perumusan Tujuan
Perumusan Tujuan
Pemilihan Program
Pemilihan Program
Perencanaan ( APA, DIMANA, KAPAN, BAGAIMANA,
Perencanaan ( APA, DIMANA, KAPAN, BAGAIMANA,
SIAPA, MENGAPA)
SIAPA, MENGAPA)
Apa kegiatan yang harus dijalankan (sesuai tujuan)
Apa kegiatan yang harus dijalankan (sesuai tujuan)
Dimana kegiatan dilakukan (tata ruang, SDM, alat,
Dimana kegiatan dilakukan (tata ruang, SDM, alat,
dll)
dll)
Sistem prioritas yang akan dilakukan (waktu, target,
Sistem prioritas yang akan dilakukan (waktu, target,
pelaksanaan)
pelaksanaan)
Sistem dan tata kerja, standar yang harus dipenuhi
Sistem dan tata kerja, standar yang harus dipenuhi
(SDM), dokumen yang diperlukan.
(SDM), dokumen yang diperlukan.
Pembagian tugas (wewenang dan tanggung jawab),
Pembagian tugas (wewenang dan tanggung jawab),
hirarkhi, syarat perorangan, penempatan dan
hirarkhi, syarat perorangan, penempatan dan
pembinaan.
pembinaan.
Perencanaan = jembatan antara masa kini
Perencanaan = jembatan antara masa kini
dan keadaan yang diharapkan.
dan keadaan yang diharapkan.
Knotz (1972) perencanaan sebagai suatu
Knotz (1972) perencanaan sebagai suatu
proses intelektual yang menentukan secara
proses intelektual yang menentukan secara
sadar tindakan yang akan ditempuh dan
sadar tindakan yang akan ditempuh dan
mendasarkan keputusan-keputusan pada
mendasarkan keputusan-keputusan pada
tujuan yang hendak dicapai, informasi yang
tujuan yang hendak dicapai, informasi yang
tepat waktu dan dapat dipercaya, serta
tepat waktu dan dapat dipercaya, serta
memperhatikan perkiraan keadaan yang akan
memperhatikan perkiraan keadaan yang akan
datang. Oleh karena itu, perencanaan
datang. Oleh karena itu, perencanaan
membutuhkan pendekatan rasional kearah
membutuhkan pendekatan rasional kearah
Perencanaan membutuhkan:
Perencanaan membutuhkan:
data dan informasi
data dan informasi
memperhatian sifat-sifat kondisi yang
memperhatian sifat-sifat kondisi yang
akan datang (rencana tahunan,
akan datang (rencana tahunan,
pendek, menengah, panjang)
pendek, menengah, panjang)
analisis data
analisis data
penentuan alternative
penentuan alternative
cara yang terbaik
cara yang terbaik
pelaksanaan
pelaksanaan
Sebuah pertanyaan
Sebuah pertanyaan
Apa arti dan fungsi perencanaan
Apa arti dan fungsi perencanaan
kaitannya dengan pendidikan luar
kaitannya dengan pendidikan luar
sekolah???
Model Perencanaan dalam
Model Perencanaan dalam
Pendidikan
Pendidikan
Model Perencanaan Komprehensif
Model Perencanaan Komprehensif
Model Target Setting
Model Target Setting
Model Costing (pembiayaan) dan
Model Costing (pembiayaan) dan
Keefektifan Biaya
Keefektifan Biaya
Model PPBS
Model PPBS
(planning,
(planning,
Model Perencanaan Komprehensif
Model Perencanaan Komprehensif
Model ini digunakan untuk menganalisis
Model ini digunakan untuk menganalisis
perubahan-perubahan dalam sistem
perubahan-perubahan dalam sistem
pendidikan secara keseluruhan.
pendidikan secara keseluruhan.
Disamping itu berfungsi sebagai suatu
Disamping itu berfungsi sebagai suatu
patokan dalam menjabarkan
patokan dalam menjabarkan
rencana-rencana yang lebih spesifik ke arah
rencana yang lebih spesifik ke arah
tujuan yang lebih luas.
Model Target Setting
Model Target Setting
Model ini diperlukan dalam upaya
Model ini diperlukan dalam upaya
melaksanakan proyeksi ataupun
melaksanakan proyeksi ataupun
memperkirakan tingkat perkembangan
memperkirakan tingkat perkembangan
dalam kurun waktu tertentu. Dalam
dalam kurun waktu tertentu. Dalam
persiapannya dikenal: 1) model untuk
persiapannya dikenal: 1) model untuk
analisis demografis dan proyeksi penduduk,
analisis demografis dan proyeksi penduduk,
2) model untuk memproyeksikan enrolmen
2) model untuk memproyeksikan enrolmen
(jumlah siswa terdaftar) sekolah, 3) model
(jumlah siswa terdaftar) sekolah, 3) model
untuk memproyeksikan kebutuhan tenaga
untuk memproyeksikan kebutuhan tenaga
kerja.
Model Costing (pembiayaan) dan
Model Costing (pembiayaan) dan
Keefektifan Biaya
Keefektifan Biaya
Model ini sering digunakan untuk menganalisis proyek-proyek dalam kriteria efisien dan efektifitas ekonomis. Dengan model ini dapat diketahui proyek yang paling fisibel dan memberikan suatu perbandingan yang
paling baik diantara proyek-proyek yang menjadi alternatif penanggulangan maslah yang dihadapi.
Model ini didasari pada pertimbangan bahwa pendidikan terlepas pada pertimbangan bahwa pendidikan itu tidak terlepas dari masalah
pembiayaan, dan dengan sejumlah biaya yang
dikeluarkan selama proses pendidikan, diharapkan
Model PPBS
Model PPBS
(planning, programing,
(planning, programing,
budgeting system)
budgeting system)
PPBS dalam bahasa Indonesia adalah sistem
PPBS dalam bahasa Indonesia adalah sistem
perencanaan, penyusunan program dan
perencanaan, penyusunan program dan
penganggaran (SP4). Model ini bermakna
penganggaran (SP4). Model ini bermakna
bahwa perencanaan, penyusunan program
bahwa perencanaan, penyusunan program
dan penganggaran dipandang sebagai suatu
dan penganggaran dipandang sebagai suatu
sistem yang tak terpisah satu sama lainnya.
sistem yang tak terpisah satu sama lainnya.
PPBS; pendekatan sistematis untuk
PPBS; pendekatan sistematis untuk
menetapkan tujuan, mengembangkan
menetapkan tujuan, mengembangkan
program, menemukan besarnya biaya
program, menemukan besarnya biaya
PPBS adalah:
PPBS adalah:
program yang sistematik, oleh
program yang sistematik, oleh
karena perlu pemahaman konsep
karena perlu pemahaman konsep
dan teori sistem.
dan teori sistem.
merupakan proses perencanaan
merupakan proses perencanaan
komprehensif.
Esensi dari PPBS adalah sebagai
Esensi dari PPBS adalah sebagai
berikut:
berikut:
memperinci secara cermat dan menganalisis secara memperinci secara cermat dan menganalisis secara
sistematik terhadap tujuan yang hendak dicapai.
sistematik terhadap tujuan yang hendak dicapai.
mencari alternatif-alternatif yang relevan, cara yang mencari alternatif-alternatif yang relevan, cara yang
berbeda-beda untuk mencapai tujuan.
berbeda-beda untuk mencapai tujuan.
menggambarkan biaya total dari setiap alternatif, menggambarkan biaya total dari setiap alternatif,
baik biaya langsung ataupun tidak langsung, biaya
baik biaya langsung ataupun tidak langsung, biaya
yang telah lewat ataupun biaya yang akan datang,
yang telah lewat ataupun biaya yang akan datang,
baik biaya yang berupa uang maupun biaya yang
baik biaya yang berupa uang maupun biaya yang
tidak berupa uang.
tidak berupa uang.
memberikan gambaran tentang efektiftas setiap memberikan gambaran tentang efektiftas setiap
alternatif dan bagaimana alternatif itu mencapai
alternatif dan bagaimana alternatif itu mencapai
tujuan.
tujuan.
membandingkan dan menganalisis alternatif membandingkan dan menganalisis alternatif
tersebut, yaitu mencari kombinasi yang memberikan
tersebut, yaitu mencari kombinasi yang memberikan
efektifitas yang paling besar dari sumber yang ada
Metode-Metode
Metode-Metode
Perencanaan
Perencanaan
Metode Metode mean-ways and analysismean-ways and analysis (analisis alat-cara- (analisis alat-cara-tujuan)
tujuan)
Metode Metode input-output analysisinput-output analysis (analisis masukan dan (analisis masukan dan keluaran)
keluaran)
metode metode econometric analysiseconometric analysis (analisis ekonometrik) (analisis ekonometrik)
metode metode cause-effectcause-effect diagram (diagram sebab akibat) diagram (diagram sebab akibat)
metode metode delphidelphi
metode metode heuristikheuristik
metode metode life-cycle analysislife-cycle analysis (analisis sisklus kehidupan) (analisis sisklus kehidupan)
Jenis-jenis Perencanaan Pendidikan
Jenis-jenis Perencanaan Pendidikan
Menurut Besarannya
Menurut Besarannya
Perencanaan Makro
Perencanaan Makro
Perencanaan Meso
Perencanaan Meso
Perencanaan Mikro
Menurut Tingkatannya
Menurut Tingkatannya
Perencanaan Strategik
Perencanaan Strategik
Perencanaan Koordinatif
Perencanaan Koordinatif
Perencanaan Operasional
Menurut Jangka Waktunya
Menurut Jangka Waktunya
Perencanaan Jangka Pendek
Perencanaan Jangka Pendek
Perencanaan Jangka Menengah
Perencanaan Jangka Menengah
Perencanaan Jangka Panjang