• Tidak ada hasil yang ditemukan

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

MANAJEMEN PLS

MANAJEMEN PLS

PERENCANAAN

(2)

Pengertian

Pengertian

Merencanakan

Merencanakan

menentukan kegiatan

menentukan kegiatan

mengatur sumber daya yang tersedia

mengatur sumber daya yang tersedia

Perencanaan adalah proses penentuan

tujuan atau sasaran yang hendak dicapai

dan menetapkan jalan dan sumber yang

diperlukan untuk mencapai tujuan itu

(3)

Tiga kegiatan dalam perencanaan :

Tiga kegiatan dalam perencanaan :

Perumusan Tujuan

Perumusan Tujuan

Pemilihan Program

Pemilihan Program

(4)

Perencanaan ( APA, DIMANA, KAPAN, BAGAIMANA,

Perencanaan ( APA, DIMANA, KAPAN, BAGAIMANA,

SIAPA, MENGAPA)

SIAPA, MENGAPA)

Apa kegiatan yang harus dijalankan (sesuai tujuan)

Apa kegiatan yang harus dijalankan (sesuai tujuan)

Dimana kegiatan dilakukan (tata ruang, SDM, alat,

Dimana kegiatan dilakukan (tata ruang, SDM, alat,

dll)

dll)

Sistem prioritas yang akan dilakukan (waktu, target,

Sistem prioritas yang akan dilakukan (waktu, target,

pelaksanaan)

pelaksanaan)

Sistem dan tata kerja, standar yang harus dipenuhi

Sistem dan tata kerja, standar yang harus dipenuhi

(SDM), dokumen yang diperlukan.

(SDM), dokumen yang diperlukan.

Pembagian tugas (wewenang dan tanggung jawab),

Pembagian tugas (wewenang dan tanggung jawab),

hirarkhi, syarat perorangan, penempatan dan

hirarkhi, syarat perorangan, penempatan dan

pembinaan.

pembinaan.

(5)

Perencanaan = jembatan antara masa kini

Perencanaan = jembatan antara masa kini

dan keadaan yang diharapkan.

dan keadaan yang diharapkan.

Knotz (1972) perencanaan sebagai suatu

Knotz (1972) perencanaan sebagai suatu

proses intelektual yang menentukan secara

proses intelektual yang menentukan secara

sadar tindakan yang akan ditempuh dan

sadar tindakan yang akan ditempuh dan

mendasarkan keputusan-keputusan pada

mendasarkan keputusan-keputusan pada

tujuan yang hendak dicapai, informasi yang

tujuan yang hendak dicapai, informasi yang

tepat waktu dan dapat dipercaya, serta

tepat waktu dan dapat dipercaya, serta

memperhatikan perkiraan keadaan yang akan

memperhatikan perkiraan keadaan yang akan

datang. Oleh karena itu, perencanaan

datang. Oleh karena itu, perencanaan

membutuhkan pendekatan rasional kearah

membutuhkan pendekatan rasional kearah

(6)

Perencanaan membutuhkan:

Perencanaan membutuhkan:

data dan informasi

data dan informasi

memperhatian sifat-sifat kondisi yang

memperhatian sifat-sifat kondisi yang

akan datang (rencana tahunan,

akan datang (rencana tahunan,

pendek, menengah, panjang)

pendek, menengah, panjang)

analisis data

analisis data

penentuan alternative

penentuan alternative

cara yang terbaik

cara yang terbaik

pelaksanaan

pelaksanaan

(7)

Sebuah pertanyaan

Sebuah pertanyaan

Apa arti dan fungsi perencanaan

Apa arti dan fungsi perencanaan

kaitannya dengan pendidikan luar

kaitannya dengan pendidikan luar

sekolah???

(8)

Model Perencanaan dalam

Model Perencanaan dalam

Pendidikan

Pendidikan

Model Perencanaan Komprehensif

Model Perencanaan Komprehensif

Model Target Setting

Model Target Setting

Model Costing (pembiayaan) dan

Model Costing (pembiayaan) dan

Keefektifan Biaya

Keefektifan Biaya

Model PPBS

Model PPBS

(planning,

(planning,

(9)

Model Perencanaan Komprehensif

Model Perencanaan Komprehensif

Model ini digunakan untuk menganalisis

Model ini digunakan untuk menganalisis

perubahan-perubahan dalam sistem

perubahan-perubahan dalam sistem

pendidikan secara keseluruhan.

pendidikan secara keseluruhan.

Disamping itu berfungsi sebagai suatu

Disamping itu berfungsi sebagai suatu

patokan dalam menjabarkan

patokan dalam menjabarkan

rencana-rencana yang lebih spesifik ke arah

rencana yang lebih spesifik ke arah

tujuan yang lebih luas.

(10)

Model Target Setting

Model Target Setting

Model ini diperlukan dalam upaya

Model ini diperlukan dalam upaya

melaksanakan proyeksi ataupun

melaksanakan proyeksi ataupun

memperkirakan tingkat perkembangan

memperkirakan tingkat perkembangan

dalam kurun waktu tertentu. Dalam

dalam kurun waktu tertentu. Dalam

persiapannya dikenal: 1) model untuk

persiapannya dikenal: 1) model untuk

analisis demografis dan proyeksi penduduk,

analisis demografis dan proyeksi penduduk,

2) model untuk memproyeksikan enrolmen

2) model untuk memproyeksikan enrolmen

(jumlah siswa terdaftar) sekolah, 3) model

(jumlah siswa terdaftar) sekolah, 3) model

untuk memproyeksikan kebutuhan tenaga

untuk memproyeksikan kebutuhan tenaga

kerja.

(11)

Model Costing (pembiayaan) dan

Model Costing (pembiayaan) dan

Keefektifan Biaya

Keefektifan Biaya

Model ini sering digunakan untuk menganalisis proyek-proyek dalam kriteria efisien dan efektifitas ekonomis. Dengan model ini dapat diketahui proyek yang paling fisibel dan memberikan suatu perbandingan yang

paling baik diantara proyek-proyek yang menjadi alternatif penanggulangan maslah yang dihadapi.

Model ini didasari pada pertimbangan bahwa pendidikan terlepas pada pertimbangan bahwa pendidikan itu tidak terlepas dari masalah

pembiayaan, dan dengan sejumlah biaya yang

dikeluarkan selama proses pendidikan, diharapkan

(12)

Model PPBS

Model PPBS

(planning, programing,

(planning, programing,

budgeting system)

budgeting system)

PPBS dalam bahasa Indonesia adalah sistem

PPBS dalam bahasa Indonesia adalah sistem

perencanaan, penyusunan program dan

perencanaan, penyusunan program dan

penganggaran (SP4). Model ini bermakna

penganggaran (SP4). Model ini bermakna

bahwa perencanaan, penyusunan program

bahwa perencanaan, penyusunan program

dan penganggaran dipandang sebagai suatu

dan penganggaran dipandang sebagai suatu

sistem yang tak terpisah satu sama lainnya.

sistem yang tak terpisah satu sama lainnya.

PPBS; pendekatan sistematis untuk

PPBS; pendekatan sistematis untuk

menetapkan tujuan, mengembangkan

menetapkan tujuan, mengembangkan

program, menemukan besarnya biaya

program, menemukan besarnya biaya

(13)

PPBS adalah:

PPBS adalah:

program yang sistematik, oleh

program yang sistematik, oleh

karena perlu pemahaman konsep

karena perlu pemahaman konsep

dan teori sistem.

dan teori sistem.

merupakan proses perencanaan

merupakan proses perencanaan

komprehensif.

(14)

Esensi dari PPBS adalah sebagai

Esensi dari PPBS adalah sebagai

berikut:

berikut:

 memperinci secara cermat dan menganalisis secara memperinci secara cermat dan menganalisis secara

sistematik terhadap tujuan yang hendak dicapai.

sistematik terhadap tujuan yang hendak dicapai.

 mencari alternatif-alternatif yang relevan, cara yang mencari alternatif-alternatif yang relevan, cara yang

berbeda-beda untuk mencapai tujuan.

berbeda-beda untuk mencapai tujuan.

 menggambarkan biaya total dari setiap alternatif, menggambarkan biaya total dari setiap alternatif,

baik biaya langsung ataupun tidak langsung, biaya

baik biaya langsung ataupun tidak langsung, biaya

yang telah lewat ataupun biaya yang akan datang,

yang telah lewat ataupun biaya yang akan datang,

baik biaya yang berupa uang maupun biaya yang

baik biaya yang berupa uang maupun biaya yang

tidak berupa uang.

tidak berupa uang.

 memberikan gambaran tentang efektiftas setiap memberikan gambaran tentang efektiftas setiap

alternatif dan bagaimana alternatif itu mencapai

alternatif dan bagaimana alternatif itu mencapai

tujuan.

tujuan.

 membandingkan dan menganalisis alternatif membandingkan dan menganalisis alternatif

tersebut, yaitu mencari kombinasi yang memberikan

tersebut, yaitu mencari kombinasi yang memberikan

efektifitas yang paling besar dari sumber yang ada

(15)

Metode-Metode

Metode-Metode

Perencanaan

Perencanaan

 Metode Metode mean-ways and analysismean-ways and analysis (analisis alat-cara- (analisis alat-cara-tujuan)

tujuan)

 Metode Metode input-output analysisinput-output analysis (analisis masukan dan (analisis masukan dan keluaran)

keluaran)

 metode metode econometric analysiseconometric analysis (analisis ekonometrik) (analisis ekonometrik)

 metode metode cause-effectcause-effect diagram (diagram sebab akibat) diagram (diagram sebab akibat)

 metode metode delphidelphi

 metode metode heuristikheuristik

 metode metode life-cycle analysislife-cycle analysis (analisis sisklus kehidupan) (analisis sisklus kehidupan)

(16)

Jenis-jenis Perencanaan Pendidikan

Jenis-jenis Perencanaan Pendidikan

Menurut Besarannya

Menurut Besarannya

Perencanaan Makro

Perencanaan Makro

Perencanaan Meso

Perencanaan Meso

Perencanaan Mikro

(17)

Menurut Tingkatannya

Menurut Tingkatannya

Perencanaan Strategik

Perencanaan Strategik

Perencanaan Koordinatif

Perencanaan Koordinatif

Perencanaan Operasional

(18)

Menurut Jangka Waktunya

Menurut Jangka Waktunya

Perencanaan Jangka Pendek

Perencanaan Jangka Pendek

Perencanaan Jangka Menengah

Perencanaan Jangka Menengah

Perencanaan Jangka Panjang

Referensi

Dokumen terkait

melakukan analisis apakah ada hubungan tingkat pengetahuan perawat dengan pelaksanaan mengubah posisi yang dilakukan pada pasien

PAKET HEMAT FOTO DIGITAL DENGAN KAMERA PROFESSIONAL Fasilitas : Retaching Computerized Rekayasa dengan berbagai macam background sesuai permintaan dan efek Sephia Hitam

Berdasarkan hal tersebut diperlukan analisis kelayakan usaha pada usaha agrowisata di Kabupaten Rembang dengan penambahan fasilitas rumah makan (skenario II). Dalam

Bagaimanapun luas sernpitnya pengertian pendidikan, problem pendidikan merupakan masalah yang berhubungan langsung dengan hidup dan kehidupan manusia, karena pendidikan

Ketersediaan alat kesehatan sangat penting untuk dapat melakukan pelayanan kesehatan secara maksimal termasuk di puskesmas, sehingga perlu dilaksanakan manajemen logistik

Terima kasih kepada ibu karena telah ikut berpartisipasi dalam penelitian skripsi saya tentang Analisis Pengaruh Karakteristik Sosial Ketenagakerjaan Pada Perempuan

Rendemenserbuk pewarna alami daun sirsak hasil interaksi penambahan maltodekstrin dan lama waktu perebusan sebesar 95,88 ± 2,67 gram dihasilkan pada lama waktu

Dalam penelitian sheraz et al (2014) menemukan adanya dampak negatif yang signifikan terkait hubungan antara job satisfaction dan turnover intention, yang