• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pedoman Olahraga Pada Anak

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pedoman Olahraga Pada Anak"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

Pedoman Olahraga Pada Anak

IndahIndah PrPraasetyawati Tri Purnama Sari,setyawati Tri Purnama Sari,

Fakultas Ilmu KeolahragaanFakultas Ilmu Keolahragaan

Universitas Negeri YogyakartaUniversitas Negeri Yogyakarta

[email protected][email protected]

20132013

IndahIndah PrPraasetyawati Tri Purnama Sari,setyawati Tri Purnama Sari,

Fakultas Ilmu KeolahragaanFakultas Ilmu Keolahragaan

Universitas Negeri YogyakartaUniversitas Negeri Yogyakarta

[email protected][email protected]

(2)

Aktivitas fisik hendaknya disesuaikan dengan setiap tingkat perkembangan jasmani dan rohani setiap

anak.

Aktivitas fisik hendaknya disesuaikan dengan setiap tingkat perkembangan jasmani dan rohani setiap

(3)

Aspek Olahraga Pada Anak

1. Latihan jasmani dan permainan

 kesegaran jasmani macam latihan, kegiatan

rekreasi/hobby

2. Latihan khusus, prestasi

1. Latihan jasmani dan permainan

 kesegaran jasmani macam latihan, kegiatan

rekreasi/hobby

(4)

Hal yang perlu diperhatikan

Keterbatasan anak Rasa takunya

Kebutuhan dan harapannya

Menggembirakan&aman

Pertumbuhan rohani&jasmani, sosial anak Keterbatasan anak

Rasa takunya

Kebutuhan dan harapannya

Menggembirakan&aman

(5)

Tujuan Anak Olahraga

 Mencari kesenangan  Sarana mencari teman

 Ingin mempelajari&meningkatkan gerak kecabangan

olahraga tersebut.

 Mencari kesenangan  Sarana mencari teman

 Ingin mempelajari&meningkatkan gerak kecabangan

(6)

Anak tidak boleh dipaksa melakukan sesuatu cabang olahraga

 Olahraga hendaknya diperkenalkan sebagai satu

kegiatan yang menyenangkan&menggairahkan.

 Menambah pengetahuan mengenai cara dan pola

bermain.

 Menambah teman&meningkatkan persahabatan.

Anak tidak boleh dipaksa melakukan sesuatu cabang olahraga

 Olahraga hendaknya diperkenalkan sebagai satu

kegiatan yang menyenangkan&menggairahkan.

 Menambah pengetahuan mengenai cara dan pola

bermain.

(7)

Perbedaan Fisiologi Anak

 Power Aerobik, tidak lebih rendah dari dewasa.

Usia (Tahun) Jarak Lari tidak > (km)

12 5

12 5

15 10

15-16 20

16-18 30

(8)

 Power An Aerobik

 Lebih rendah dari orang dewasa

 Power an aerobik meningkat bersamaan dengan

meningkatnya umur.

 Pertumbuhan&perkembangan struktur dan fungsi otot

 Frekuensi 3x

 Intensitas tidak boleh intensitas tinggi (boleh tapi singkat)

 Waktu, anak kurang dari 10 tahun, tidak lebih dari 1 jam

 Power An Aerobik

 Lebih rendah dari orang dewasa

 Power an aerobik meningkat bersamaan dengan

meningkatnya umur.

 Pertumbuhan&perkembangan struktur dan fungsi otot

 Frekuensi 3x

 Intensitas tidak boleh intensitas tinggi (boleh tapi singkat)

(9)

Sasaran Olahraga Pada Anak

Menerapkan kemampuan dan keterampilan yang

dimiliki sebaik mungkin, berusaha dan mendapatkan kemajuan pribadi.

Menerapkan kemampuan dan keterampilan yang

(10)

Sasaran Olahraga Pada Anak

 Meningkatkan pengalaman gerak  Menigkatkan kemampuan fisik

 Mengembangkan sosialisasi yang positif

 Mengembangkan rasa keberhasilan dan harga diri  Meningkatkan pengalaman gerak

 Menigkatkan kemampuan fisik

 Mengembangkan sosialisasi yang positif

(11)
(12)

Daftar Pustaka

 Moeljono&Slamet (1994) Kesehatan Olahraga. Jakarta:

DepDikBud, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

 Santoso G (2007) Ilmu Kesehatan Olahraga (Sport

Medicine) untuk Kesehatan dan untuk Prestasi Olahraga. Bandung: FPOK UPI

 .. (2010) Kesehatan Olahraga Panduan untuk Pelatih

Olahraga untuk Usia Dini.

 Moeljono&Slamet (1994) Kesehatan Olahraga. Jakarta:

DepDikBud, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

 Santoso G (2007) Ilmu Kesehatan Olahraga (Sport

Medicine) untuk Kesehatan dan untuk Prestasi Olahraga. Bandung: FPOK UPI

 .. (2010) Kesehatan Olahraga Panduan untuk Pelatih

Referensi

Dokumen terkait

Meubel disesuaikan dengan keperluan dan tuntutan aktivitas anak didik dalam kegiatan belajar melalui bermain. Misalnya jumlah loker disesuaikan dengan jumlah anak didik yang

sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki

dasar yang diperoleh, berhubungan dengan pertumbuhandan perkembangan anak, dalam persiapannya untuk dapat menguasai berbagai gerak bagi keperluan melaksanakan aktifitas sehari-hari..

a. Merangsang dan membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Mengembangkan segala potensi

Saran dari penelitian ini adalah kegiatan sains untuk anak usia dini hendaknya disesuaikan dengan perkembangan anak, karakteristik anak serta media nyata yang

Berdasarkan teori tersebut maka dapat disimpulkan bahwa Terdapat tingkat konsentrasi yang tinggi dan signifikan anak usia 11-13 tahun melalui aktivitas fisik

M.Or Fakultas Keguruaan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta Abstrak Perkembangan fisik motorik merupakan salah satu kemampuan dasar yang perlu di miliki

Maka berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan jika pendidikan jasmani sangat penting bagi perkembangan fisik, sosial, dan emosional anak usia dini, karena melalui pendidikan jasmani,