• Tidak ada hasil yang ditemukan

POSISI STRATEGIS ARTVISI DALAM PERANG INFORMASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "POSISI STRATEGIS ARTVISI DALAM PERANG INFORMASI"

Copied!
31
0
0

Teks penuh

(1)

POSISI STRATEGIS ARTVISI

DALAM

PERANG INFORMASI

GIRI PURWANTO, 8 SHAFAR 1440 (17 APRIL 2018)

(2)

TUJUAN DAN KUALITAS HIDUP

Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia, melainkan supaya mereka menyembah-Ku”.

(QS. Adz Dzariyat: 56).

“Wahai orang-orang yang beriman!

Bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya taqwa kepadaNya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim.”

(QS. Ali imron: 102)

(3)

“Wahai orang-orang yang beriman!

Masuklah kamu ke dalam Islam secara kaffah, dan janganlah kamu turuti langlah-langkah syaitan.

Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.”

(QS. Al Baqarah: 208)

Telah sempurnalah kalimat Rabbmu (Al Qur’an), sebagai kalimat yang benardan adil.Tidak ada yang dapat merubah kalimat-kalimat-Nya dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

(QS. Al An’aam : 115)

02 Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum,

mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa.

Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

(QS. Al Maidah : 8)

LANDASAN BERFIKIR STRATEGIS

(4)
(5)

03

(6)

KONTEN

MANAJEMEN STRATEGIS

ANALISIS POSISI STRATEGIS ARTVISI

STRATEGI ASOSIASI

(7)

1. MANAJEMEN STRATEGIS

05

(8)

Manajemen Strategis!

Seni

dan

Ilmu

tentang

metode

dan

perencanaan

dalam

pemanfaatan sumberdaya

secara

menyeluruh

menurut

posisi, pola, metode, taktik,

dan

perspektif,

untuk

masa depan

yang diinginkan (

tujuan

atau

masalah

) yang

paling efektif

dan

efisien.

(9)

07

(10)

DECISIONS

Kualitas seorang

PEMIMPIN ditentukan oleh seberapa baik dan berkualitasnya

keputusan-keputusan yang ia hasilkan.

INFORMATION

Keputusan yang baik akan sangat

bergantung kepada kualitas informasi yang dimiliki oleh pengambil keputusan

DATA

Kualitas informasi akan sangat

bergantung kepada seberapa baik data diolah, sehingga menjadi sebuah informasi.

Decision....

(11)

TIDAK TERORGANISASI

09

(12)

TERORGANISASI

(13)

FORMULASI STRATEGI IMPLEMENTASI STRATEGI EVALUASI

& KENDALI EKSTERNAL

INTERNAL

• SDM

• Struktur

• Proses

• Leadership

• Infrastruktur

• Ideologi

• Sosial

• Politik

• Ekonomi

• Budaya

• Kamdagri

Misi

Tujuan

Strategi

Kebijakan

Program Tactic

Anggaran

Prosedur

Kinerja

Umpan balik

Wheelen & Hunger, 2012

11

(14)

USING SWOT ANALYSIS

APPROACH

(15)

Analyze Internal & External Environment

Analyze Internal & External Environment:

The first step of SWOT Analysis is to analyze the situation from both internal and external aspects. Hence, carrying out the internal analysis will help you to find the strengths and weaknesses of your organization that affect the situation. On the other hand, carrying out the external analysis will help you to find the opportunities and threats that are external but will affect your organization in the situation.

Perform SWOT Analysis

& Document

Analyze Internal &

External Environment

Prepare Action Plans Analyze Internal &

External Environment

Situation Analysis

Internal Analysis

Weaknesses Strengths

External Analysis

Opportunities Threats

13

(16)

Strengths

S W O T

W O T

Kekuatan adalah:

• Karakteristik organisasi atau tim yg memiliki unggulan drpd yang lain;

• atribut berwujud dan tidak berwujud;

• Aspek bermanfaat dr organisasi atau kemampuan organisasi, yang

mencakup man, money, material, method/proses, machine, produk dan layanan, dan loyalitas merek.

(17)

Strengths

W O

T W O

T

SS

Beberapa contoh kekuatan organisasi a.l:

 Sistem syariah organisasi;

 Merek/produk unggulan;

 Skala ekonomi;

 Biaya produksi lebih rendah;

 Keterampilan pemasaran yang sangat baik;

 Rantai Distribusi pasokan yang baik ;

 Komitmen anggota yang kuat.

15

(18)

Weaknesses

S W O T

S

O T

Kelemahannya adalah:

 Karakteristik yg menempatkan organisasi pd posisi yg kurang menguntungkan drpd yg lain.;

 Pengaruhi kemampuan organisasi untuk capai tujuan inti dan

pengaruhi pertumbuhannya.

 Faktor-faktor yang tidak memenuhi standar yang

ditetapkan dalam organisasi.

(19)

S W O

T

Weaknesses

S

O T

W

Contoh kelemahan organisasi a.l:

 Sumber daya keuangan terbatas;

 Legalitas usaha

 Anggaran R & D Rendah;

 Standar proses dan produk;

 Biaya produksi lebih tinggi;

 Produk atau teknologi sudah tertinggal;

 Keterampilan pemasaran yang buruk ;

 Keterampilan manajemen yang lemah

 Profesionalisme anggota masih kurang;

17

(20)

Opportunities

S W O T

S W T

Peluang adalah:

 Peluang untuk mendapatkan

keuntungan lebih besar di lingkungan.

 Faktor2 eksternal yg menarik dan bermanfaat bagi eksistensi dan pengembangan organisasi.

 Kondisi lingk yg menguntungkan

organisasi dan perencanaan dan pelaks strategi;

Organisasi hrs hati-hati dan mengenali peluang dan menguasainya kapan pun kemunculannya. Peluang dpt muncul dari pasar, persaingan, industri / pemerintah

(21)

Opportunities

S W

T S W

T O

Contoh peluang untuk organisasi a.l:

 Pertumbuhan pasar yang cepat;

 Dukungan Pemerintah;

 Perubahan selera/kebutuhan pelanggan yang menguntungkan;

 Penemuan teknologi/produk baru;

 Pertumbuhan ekonomi;

 Deregulasi pemerintah;

 Menurun permintaan untuk produk pengganti

19

(22)

Threats

S W O T

S W O

!

Ancaman adalah:

 Elemen lingkungan eksternal yg dapat menimbulkan masalah bagi organisasi;

 Faktor eksternal, di luar kendali organisasi, berpotensi timbul risiko bagi misi atau

operasional organisasi;

 Kondisi lingkungan eksternal yang membahayakan keandalan dan

profitabilitas bisnis organisasi.

Ancaman menambah kerentanan bila:

 berhubungan dgn kelemahan;

 tidak bisa dikendalikan;

 Ketika ancaman datang, stabilitas dan kelangsungan org dipertaruhkan.

(23)

Threats

S W O

T S W O

T

Contoh ancaman a.l:

 Masuknya pesaing asing;

 Pengenalan produk pengganti baru;

 Menurun dalam siklus hidup produk;

 Perubahan kebutuhan / selera pelanggan;

 Strategi baru yang diadopsi oleh perusahaan pesaing;

 Peraturan yang tidak menguntungkan;

 Perlambatan ekonomi

 Penegakan Hukum

 Supply bahan baku

21

(24)

Where are we now?

Where do we want to go?

How do we get there?

( (SWOT) )

Vision, Mission and Goals

Strategies

(25)

2. ANALISIS POSISI STRATEGIS ARTVISI

23

(26)

INTERNAL

KEKUATAN

o Pengurus ARTVISI/SDM (militan, istiqomah, bantu perizinan,

fasilitas merelai);

o legalitas, perjinan Lembaga;

o Sarana dan prasarana

o Manhaj

o Produk yg beragam bisa saling mengisi dalam konten yg unik.

o Media Islam yang terus tumbuh berkembang

KELEMAHAN

o Soliditas, komitmen, persaingan, saling bantu, komunikasi;

o Jumlah SDM dan kompetensi angg;

o Keuangan/ekonomi media, iuran;

o Manajemen Konvensional (standardisasi);

o Sistem dan Metoda

(27)

INTERNAL

PELUANG

o Demografi (mayoritas muslim, bonus, gairah belajar);

o Syarat Penayangan Iklan pd LPS;

o Kerjasama dgn Pemerintah

o Kebijakan Pemerintah

o Perlindungan dan Penegakan hukum.

o Potensi Penyiaran ke luar Negeri;

o Perkembangan Teknologi

ANCAMAN

o Media mainstream;

o LP Non Muslim

o Kelompok Korban Agitasi,

Framing, Intoleran, dan Resisten, (KAFIR);

o Kemajuan teknologi, dan medsos;

o Kondisi ekonomi makro;

25

(28)

2. STRATEGIS ARTVISI

(29)

RINGKASAN FAKTORS STRATEGIS

A B C D E F G H I J

A. MEDIA MAINSTREAM 1.00 6/8 4/8 5/8 4/8 3/9 4/9 3/9 4/8 4/8 B. KELOMPOK K.A.F.I.R 8/6 1.00 2/4 2/8 3/6 1/4 2/4 1/4 2/8 3/8

C. PERKEMB MEDSOS 8/4 4/2 1.00 4/8 3/7 2/7 2/4 1/4 3/6 3/6

D. PEMERINTAH & GAKKUM 8/5 8/2 8/4 1.00 8/6 8/3 8/3 8/2 8/7 8/6

E. IKLAN 8/4 6/3 7/3 6/8 1.00 6/3 6/4 8/2 7/6 6/8

F. SDM 9/3 4/1 7/2 3/8 3/6 1.00 2/3 3/4 2/4 4/2

G. SOLIDITAS 9/4 4/2 4/2 3/8 4/6 3/2 1.00 2/4 2/4 4/2

H. SISTEM 9/3 4/1 4/1 8/2 2/8 4/3 4/2 1.00 1/4 1/4

I. ETOS KERJA PENGURUS 8/4 8/2 6/3 7/8 6/7 4/2 4/2 4/1 1.00 9/8 J. KREATIVITAS PRODUK 8/4 8/3 6/3 6/8 8/6 2/4 2/4 4/1 8/8 1.00

21 21 7 7 13 14 16 26 7 9

28

(30)

STRATEGI ARTVISI

NO FAKTOR-FAKTOR STRATEGI KUNCI BOBOT RATING SKOR

BOBOT JANGKA WAKTU

JPD JSD JPJ

1. MEDIA MAINSTREAM 0.04 2 0.09

2. KELOMPOK K.A.F.I.R 0.04 1 0.04

3. OPTIMALISIASI PENYIARAN DAN DAKWAH

VIA MEDSOS 0.05 3 0.16

4. PEMERINTAH &GAKKUM (KERJASAMA

KELEMBAGAAN DLM TATA KELOLA) 0.16 6 0.96

5. IKLAN (PENGEMBANGAN KAPASITAS

PEMASARAN DAN PERIKLANAN 0.13 6 0.76

6. SDM (PENGEMBANGAN KAPASITAS) 0.11 2 0.21

7. SOLIDITAS (PENGUATAN NILAI ASOSIASI) 0.09 2 0.19

8. PENATAAN SISTEM & METODA 0.14 1 0.14

9. ETOS PENGURUS (PENGEMBANGAN DAN

KADERISASI ORGANISASI) 0.13 8 1.04

10 KREATIVITAS PRODUK (PENINGKATAN

KERJASAMA PENYIARAN) 0.11 6 0.65

JUMLAH

1.00

(31)

Referensi

Dokumen terkait

Remdamasis mokslo duomenimis, dialektinis materializmas įrodo, kad atskirybės, ypatingybės ir bendrybės kategorijos atspindi žmogaus sąmo­ nėje atskira, ypatinga ir

Kumpulan dari halaman yang dapat menampilkan berbagai informasi baik itu data dalam bentuk teks, data gambar bergerak atau diam, suara, animasi, video, dan bahkan gabungan dari

Pada tahap pelaksanaan keaksaraan usaha mandiri ini ada beberapa kegiatan yang dilakukan yakni: (1) mengidentifikasi warga belajar dan jumlah warga belajar, (2)

Bu makamda feyzin mevridi (vard ı ğ ı yer) âlem-i emrin beş latifesiyle birlikte nefs latifesidir. Mezkur şartlar ı na uyarak bu makamda dil ile tehlil zikri; uruc, bat ı

Terdapat tiga jenis gaya belajar berdasarkan modalitas yang digunakan individu dalam memproses informasi yaitu: (1) Gaya Belajar Visual, belajar dengan cara

Dari penelitian yang telah dilakukan di areal pertanian Desa BlangKrueng, dapat disimpulkan bahwa potensi energi matahari dan energi angin layak untuk dikembangkan

Pada tahap ini akan diuraikan hasil dari analisis penelitian dan pembahasan dari rumusan masalah yang telah dibuat. Data yang diperoleh berupa tuturan, dan telah

Analisis sisa klor yang ada pada air hasil produksi PDAM Kota Malang ini dilakukan dengan cara sampling langsung di lapangan (tandon dan pelanggan), sampling ini