• Tidak ada hasil yang ditemukan

TUJUAN, SASARAN, INDIKATOR JANGKA MENENGAH TARGET KINERJA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "TUJUAN, SASARAN, INDIKATOR JANGKA MENENGAH TARGET KINERJA"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

TUJUAN INDKATOR TUJUAN SASARAN STRATGIS INDIKATOR SASARAN

DATA CAPAIAN PADA TAHUN

AWAL PERENCANAAN

(RPJM)

2021 TAHUN-1 TAHUN-2 TAHUN-3 TAHUN-4 TAHUN-5

TARGET TARGET TARGET TARGET TARGET

3 3 4 5 9 10 12 14 16 18 22 22 23

Meningkatkan kesetaraan dan Keadilan gender

Indek Pembangunan Gender (IPG)

Meningkatnya Implementasi pengarusutamaan Gender

Persentase Perangkat Deerah yang melaksanakan PPRG

69.23 % 69.23 % 72% 75% 80% 90%

Jumlah PD yang melaksanakan PPRG

Jumlah PD yang melaksanakan PPRG dibagi Jumlah PD kali 100

DPPPA

Persentase Anggaran Responsif Gender Organisasi Perangkat Daerah dalam APBD

24% 35% 40% 60% 70% 75%

jumlah Anggaran Responsif Gender

jumlah Anggaran Responsif Gender dibagi dengan jumlah APBD dikali 100

DPPPA

Persentase kelembagaan PUG yang aktif

0.07% 1% 2% 4% 6% 10%

Jumlah kelembagaan PUG (Pokja PUG dan Focal Poin PD) yang aktif

Jumlah kelembagaan PUG (Pokja PUG dan Focal Poin PD) yang aktif dibagi Jumlah kelembagaan PUG (Pokja PUG dan Focal Poin PD) dikali 100

DPPPA

TUJUAN, SASARAN, INDIKATOR JANGKA MENENGAH TARGET KINERJA 2021-2026

TARGET KINRRJA

DEFENISI OPERASIONAL

FORMULASI PERHITUNGAN

UNIT KERJA

SKPD PENAN GGUN GJAWA

B

(2)

Meningkatkan Peran Perempuan Melalui Pengembangan KIE PUG, dan Kualitas Hidup Perempuan di Bidang Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, Hukum, HAM, Politik dan Sosial Budaya untuk Terwujudnya Keadilan dan Kesetaraan Gender

Indek Pemberdayaa Gender (IDG)

Meningkatkan partisipasi peran perempuan dalam lembaga pemerintah dan non pemerintah

Persentase perempuan di lembaga legislatif

23.25 % 25% 26% 27% 29% 30%

Jumlah perempuan di lembaga legislatif (DPRD)

Jumlah perempuan di lembaga legislatif (DPRD) dibagi Jumlah Anggota Legislatif (DPRD) dikali 100

DPPPA

Persentase Perempuan sebagai tenaga Manager, Profesional, Administrasi, Teknisi

8.80% 15% 20% 25% 35% 40%

Jumlah Perempuan sebagai tenaga Manager, Profesional, Administrasi, Teknisi

Jumlah Perempuan sebagai tenaga Manager, Profesional, Administrasi, Teknisi dibagi Jumlah Pekerja/Pegawa i Perempuan dikali 100

DPPPA

(3)

Pravelensi kekerasan terhadap perempuan

1% 1% 1% 1% 1% 0%

(Jumlah Kasus lama ditambah jumlah kasus baru)

(Jumlah Kasus lama ditambah jumlah kasus baru) dibagi Jumlah penduduk dikali 1000

DPPPA

Persentase rujukan lanjutan bagi perempuan korban kekerasan yang ditindaklanjuti

2% 5% 10% 15% 20% 25%

Jumlah perempuan korban kekerasan yang dilayani sesuai standar

Jumlah perempuan korban kekerasan yang dilayani sesuai standar dibagi jumlah perempuan korban kekerasan dikali 100

DPPPA

Perentase korban TPPO yang mendapatkan pelayanan di lembaga layanan sesuai standar

18% 25% 36% 40% 45% 50%

Jumlah korban TPPO yang mendapatkan pelayanan di lembaga layanan sesuai standar

Jumlah korban TPPO yang mendapatkan pelayanan di lembaga layanan sesuai standar dibagi jumlah korban TPPO dikali 100

DPPPA

Persentase lansia perempuan yang mendapatkan layanan program pemberdayaan perempuan

63.20% 64% 65% 70% 78% 80%

Jumlah lansia perempuan yang mendapatkan layanan program pemberdayaan perempuan

Jumlah lansia perempuan yang mendapatkan layanan program pemberdayaan perempuan dibagi Jumlah lansia perempuan dikali 100

DPPPA

Persentase perempuan penyandang disabilitas perempuan yang mendapatkan layanan pemberdayaan perempuan

0.01% 2% 3% 4% 5% 7%

jumlah perempuan penyandang disabilitas yang mendapatkan pemberdayaan

jumlah perempuan penyandang disabilitas yang mendapatkan pemberdayaan dibagi dengan jumlah perempuan penyandang disabilitas dikali 100

DPPPA

Persentase Sumbangan pendapatan perempuan dalam keluarga

1% 5% 12% 19% 25% 40%

Jumlah Sumbangan pendapatan perempuan dalam keluarga

Jumlah Sumbangan pendapatan perempuan dalam keluarga dibagi total pendapatan dikali 100

DPPPA

(4)

Meningkatkan Partisipasi dan Sinergitas Lembaga Profesi, Dunia Usaha, Media, Organisasi Agama, Kemasyarakatan serta Akademisi dan Lembaga Riset dalam

Meningkatkan Implementasi Capaian Kota Layak Anak

Meningkatkan Capaian Kota Layak Anak

Tingkat capaian Kabupaten/Kota Layak Anak

PRATAMA MADYA MADYA NINDIA NINDIA UTAMA

Tingkat capaian dan evaluasi dalam penghargaan

Hasil capaian evaluasi Setiap Tahunnya

DPPPA

Persentase Forum Anak yang terbentuk (kab/kota, Kecamatan dan Kelurahan)

43.23% 50% 55% 70% 75% 90%

Jumlah Forum Anak yang terbentuk (kab/kota, Kecamatan dan Kelurahan) dibagi Jumlah

Jumlah Forum Anak yang terbentuk (kab/kota, Kecamatan dan Kelurahan) dibagi Jumlah Forum Anak yang seharusnya dibentuk dikali 100

DPPPA

Persentase lembaga layanan kesehatan (Puskesmas dan Rumah Sakit) Ramah Anak sesuai standar

42% 50% 60% 65% 75% 90%

Jumlah lembaga layanan kesehatan (Puskesmas dan Rumah Sakit) Ramah Anak sesuai standar

Jumlah lembaga layanan kesehatan (Puskesmas dan Rumah Sakit) Ramah Anak sesuai standar dibagi jumlah lembaga layanan kesehatan (Puskesmas dan Rumah Sakit) Ramah Anak) dikali 100

DPPPA

Persentase Sekolah Ramah Anak (SRA) (SD, MI, SMP, MTs) sesuai standar

35% 40% 45% 65% 75% 85%

Jumlah Sekolah Ramah Anak (SRA) (SD, MI, SMP, MTs) sesuai standar

Jumlah Sekolah Ramah Anak (SRA) (SD, MI, SMP, MTs) sesuai standar dibagi jumlah Sekolah Ramah Anak (SRA) (SD, MI, SMP, MTs) yang seharusnya dibentuk dikali 100

DPPPA

Persentase ketersediaan kebijakan afirmatif peningkatan akte kelahiran

0.4% 1% 2% 2% 5% 10%

Jumlah kebijakan afirmatif peningkatan akte kelahiran yang tersedia

Jumlah kebijakan afirmatif peningkatan akte kelahiran yang tersedia dibagi jumlah kebijakan afirmatif peningkatan akte kelahiran yang seharusnya ada dikali 100

DPPPA

Persentase anak korban kekerasan

84% 60% 40% 30% 20% 5%

Jumlah anak korban kekerasan

Jumlah anak korban kekerasan dibagi Jumlah anak dikali 100

DPPPA

(5)

Persentase anak yang berhadapan dengan hukum;

0.19% 0.10% 0.3% 0.4% 0.5% 0%

Jumlah anak yang berhadapan dengan hukum

Jumlah anak yang berhadapan dengan hukum dibagi jumlah anak dikali 100

DPPPA

Persentase anak korban kekerasan yang mendapatkan layanan sesuai standar

0% 10% 15% 20% 25% 30%

Jumlah anak korban kekerasan yang mendapatkan layanan sesuai standar

Jumlah anak korban kekerasan yang mendapatkan layanan sesuai standar dibagi Jumlah anak dikali 100

DPPPA

Persentase kelompok Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) yang akti

40% 6 Unit 6 Unit 6 Unit 6 Unit 6 Unit

Jumlah kelompok Program Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) yang aktif

Jumlah kelompok Program Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) yang aktif dibagi Jumlah kelompok Program Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) dikali 100

DPPPA

Meningkatkan pelayanan penyelesaian kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak

Meningkatnya kinerja penanganan kasus kekerasan perempuan dan anak

Prevalensi kekerasan terhadap anak

40% 30% 40 Item /

8 orang 45 Item /

8 orang 50 Item /

8 orang 55 Item /

8 orang

(Jumlah Kasus lama ditambah jumlah kasus baru)

(Jumlah Kasus lama ditambah jumlah kasus baru) dibagi Jumlah penduduk dikali 1000

DPPPA

Meningkatkan kualitas perlindungan terhadap Anak dan pemenuhan hak anak , termasuk anak berkebutuhan khusus

Meningkatkan kualitas sistemd data gender dan anak

Meningkatnya kualitas data terpilah gender

Persentase Perangkat Daerah yang memiliki sistem data gender dan anak

0% 5% 20% 25% 35% 50%

Jumlah Perangkat Daerah Yang Memiliki Sistem data Gender

Jumlah Perangkat Daerah Yang Memiliki Sistem data Gender di Bagi Jumlah Seluruh Perangkat Daerah dikali 100

DPPPA

(6)

Persentase kelompok Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) yang akti

1% 5% 10% 30% 40% 60%

Jumlah kelompok Program Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) yang aktif

Jumlah kelompok Program Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) yang aktif dibagi Jumlah kelompok Program Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) dikali 100

DPPPA

Mewujudkan sistem manajemen dan tata kelola perkantoran yang baik

Meningkatnya tata kelola administrasi, sarana prasarana dan akuntabilitas kinerja dan

Meningkatnya kualitas sumberdaya dan kinerja aparatur

Persentase Pemenuhan Layanan Administrasi Kantor (Umun dan Kepegawaian)

0% 10 item 15 item 17 item 20 item 25 item

Meningkatnya kualitas sumberdaya dan kinerja aparatur

Cakupan pelayanan administrasi umum dan kepegawaian

0% 100% 100% 100% 100% 100%

Meningkatnya kualitas capaian kinerja dan penatausahaan keuangan

Cakupan laporan realisasi anggaran dan tindaklanjut hasil pemeriksaan keuangan SKPD

0% 1500 box 1550 box 1600 box 1650 box 1700 box

Referensi

Dokumen terkait

Salah satu produk yang dibuat dari tempurung kelapa adalah pembuatan arang tempurung yang merupakan bahan baku untuk pembuatan arang briket yang pada proses selanjutnya

Kadar bilirubin dalam serum dipengaruhi oleh metabolisme hemoglobin, fungsi hepar dan kejadian-kejadian pada saluran empedu. Apabila destruksi eritrosit bertambah, maka

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi Program Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) pada Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga

Kluster / Kelompok Program Bantuan dan Perlindungan Sosial Kelompok Sasaran Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Usaha Mikro dan.

Kegiatan Peningkatan Kapasitas jaringan Kelembagaan Perlindungan Anak terpadu Berbasis Masyarakat ( PATBM ) (16….)F. Kegiatan Fasilitasi Pusat Layanan

pengelolaan masjid Agung Darul Muttaqin yang dapat menganggu keberadaan dan keberlanjutan dalam mengelola masjid Agung Darul Muttaqin Batang. Diantara ancaman yang

Manfaat, peran dan fungsi Teknologi Pendidikan adalah sebagai peralatan untuk mendukung konstruksi pengetahuan, informasi untuk menyelidiki pengetahuan yang mendukung

setiap kegiatan pembiayaan perusahaan dalam bentuk penyediaan barang-barang modal untuk digunakan oleh suatu perusahaan untuk satu jangka waktu secara berkala,