• Tidak ada hasil yang ditemukan

UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR AKUNTANSI SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INTRUCTION (PBI) PADA SISWA KELAS XI AK DI SMK SWASTA PUTRA ANDA BINJAI TAHUN PELAJARAN 2012/2013.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR AKUNTANSI SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INTRUCTION (PBI) PADA SISWA KELAS XI AK DI SMK SWASTA PUTRA ANDA BINJAI TAHUN PELAJARAN 2012/2013."

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR

AKUNTANSI SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN

PROBLEM BASED INTRUCTION (PBI) PADA SISWA

KELAS XI AK SMK PUTRA ANDA BINJAI

TAHUN AJARAN 2012/2013

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi

Sebagai Persyaratan Memperoleh Gelar

Sarjana Pendidikan

Oleh :

DINI RETNO PRATIWI

NIM. 708310033

FAKULTAS EKONOMI

(2)
(3)
(4)

iv ABSTRAK

Dini Retno Pratiwi. NIM 708310033. “ Upaya Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Akuntansi Siswa Melalui Model Pembelajaran Problem Based Intruction (PBI) Pada Siswa Kelas XI AK Di SMK Swasta Putra Anda Binjai Tahun Pelajaran 2012/2013”. Skripsi Jurusan Pendidikan Ekonomi, Program Studi Pendidikan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Medan 2012.

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas dan hasil belajar akuntansi siswa kelas XI Ak SMK Putra Anda Binjai Tahun Pelajaran 2012/2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar akuntansi siswa dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Intruction (PBI) di kelas XI Ak SMK Putra Anda Binjai Tahun Pelajaran 2012/2013

Penelitian dilaksanakan di SMK Swasta Putra Anda Binjai pada semester ganjil pada tahun pelajaran 2012/2013 dengan subjek kelas XI AK berjumlah 40 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus, dimana dalam tiap siklus trdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi refleksi. Dalam pengumpulan data teknik yang digunakan adalah tes hasil belajar dan lembar observasi. Sedangkan teknik analisis data dilakukan dalam beberapa tahap yaitu reduksi data dan penyajian data.

Dari data hasil observasi terhadap aktivitas siswa menunjukan adanya peningkatan aktivitas siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I di peroleh 47,5% atau 19 orang untuk kriteria aktif. Sedangkan pada siklus II diperoleh 22,5% atau 9 orang untuk kriteria sangat aktif, 62,5% atau 25 orang untuk kriteria aktif. Selanjutnya dari nilai hasil belajar siswa sebelum tindakan dengan nilai rata-rata 62,75. Data evaluasi dari postes siklus I dengan rata-rata nilai 69,12 atau terjadi peningkatan sebesar 6,37 poin. Sedangkan data evaluasi dari postes siklus ke II dengan rata-rata nilai 83,87 berarti ada peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 14,75 poin. Pada uji signifikan untuk aktivitas thitung > ttabel yaitu

2,38 > 1,99 dan untuk hasil belajar yaitu thitung > ttabel yaitu 8,24 > 1,99. Hal ini

menunjukkan bahwa pada siklus II telah diperoleh ketuntasan aktivitas dan hasil belajar akuntansi siswa yang ditunjukkan dengan peningkatan signifikan.

Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model Problem Based Intruction (PBI) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar akuntansi siswa pada standar kompetensi mengelola dana kas kecil di SMK Putra Anda Binjai tahun ajaran 2012/2013.

(5)

v ABSTRACT

Dini Retno Pratiwi. 708310033. The effort of Improve Students Activity and Result Of Learning Student Accountancy Through Passing Study Model Base On The Problem (Problem Based Intruction) at Student of class XI Ak in SMK Putra Anda Binjai Academic Year of 2012/2013. Thesis Economy Faculty. Majoring Economy Education. Study Program of Accounting Education. State University of Medan 2012.

The probelm of this research is the low level activity and accounting learning result of students in class XI Ak SMK Putra Anda Binjai academic year of 2012/2013. The goal of this research is to increase the activity and learning result of accounting student by applying model the Problem Based Intruction (PBI) in class XI Ak SMK Putra Anda Binjai academic year of 2012/2013.

Research executed in state SMK Putra Anda Binjai in the year study 2012/2013 by subject is student of class XI Ak amounting to 40 people. This research is in form of Research Class Action executed in two cycle, where every cycle consisted of by four phase that is, planning, action, observation, and reflection. In data collected of technique using by is test result of learning and enquette sheet motivation to learn the student. While to analyse the data conducted in a few phase that is reduce the data and data presentation.

From data result of observation to activity of student to show the existence of improvement of a student activity from cycles I to cycles to II. in cycle I 47,5 which includ active enogh category. In cycle II the mean observation activities student is 62,5 which include active category. From the result of data analityc, it is obtained test data before implemetation with average score 62,75, when having a test on cycle I, the average score of students become 69,12 or having progress about 6,37 points. On the test cycle II, the average score of students become 83,87 or having progress about 14,75 points. Significance test for learning activity, tcount > ttabel was 2,38 > 1,99 and tcount > ttabel was 8,24

> 1,99 for learning outcomes. It means that in cycle II has been obtained activity and student learning outcomes completenses and indicated by significance increase.

It can be concluded that inferential that study with the model base on problem in class of XI Ak at standard mengelola dana kas kecil in state SMK Putra Anda Binjai of study year 2012/2013.

(6)

DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN

KAT

A PENGANTAR ………..i

ABSTRAK ……… iv

DAFTAR ISI ... vi

DAFTAR GAMBAR ... viii

DAFTAR TABEL ... ix

DAFTAR LAMPIRAN

BAB I. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah ... 1

1.2 Identifikasi Masalah ... 4

1.3 Rumusan Masalah ... 4

1.4 Pemecahan Masalah ... 5

1.5 Tujuan Penelitian... 7

1.6 Manfaat Penelitian ... 7

BAB II. KAJIAN PUSTAKA

2.1 Kerangka Teoritis ... 8

2.1.1 Model Pembelajaran Problem Based Intruction (PBI) ... 8

2.1.2 Aktivitas Belajar ... 14

2.1.3 Hasil Belajar Akuntansi………19

2.2 Penelitian Yang Relevan... 24

(7)

BAB III. METODE PENELITIAN

3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian ... 29

3.2 Subjek Penelitian ... 29

3.3 Objek Penelitian ... 29

3.4 Defenisi Operasional ... 29

3.5 Prosedur Penelitian ... 30

3.6 Teknik Pengumpulan Data... 34

3.7 Teknik Analisis Data ... 37

BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1

Deskripsi Hasil Penelitian………41

4.2 Analisis Data ……….. 43

4.2.1 Reduksi Data ……… 43

4.2.2 Penyajian Data ………. 43

4.3 Pembahasan Hasil Penelitian ……… 48

4.3.1 Proses Penelitian Tindakan Kelas……… 48

BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 kesimpulan ………. ………….60

5.2 Saran ……….61

DAFTAR PUSTAKA

………..x

DAFTAR RIWAYAT HIDUP………xi

(8)

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Langkah-

langkah Model Pembelajaran Berbasis Masalah…… 11

Tabel 3.1 Pelaksanaan Tindakan Kelas…...

.32

Tabel 3.2 Lembar observasi Aktivitas Siswa ... ..35

Tabel 4.1 P

erolehan Skor Aktivitas Siswa Silkus I………41

Tabel 4.2 Perolehan Skor Aktivitas Siswa Silkus I

I ………. 42

Tabel 4.3 Hasil Belajar Siswa ………42

Tabel 4.4 Peningkatan Hasil Belajar Siswa dari Pre Test,

Siklus I ke Siklus II

……….45

Tabel 4.5 Hasil Observasi Aktivitas Siswa ……….46

Tabel 4.6 Hasil Perhitungan Aktivitas Uji-

t………...56

(9)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Skema penerapan model PBI ………... 28

Gambar 3.1 Siklus Penelitian Tindakan Kelas……… 31

Gambar 4.1 Diagram Batang Hasil Belajar Siswa ………... 46

(10)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1

Silabus

Lampiran 2

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Siklus I

Lampiran 3

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Siklus II

Lampiran 4

Materi Pembelajaran

Lampiran 5

Soal Pretes dan Kunci Jawaban Soal Pretes

Lampiran 6

Soal Postes Siklus I dan Kunci Jawaban Soal Postes Siklus I

Lampiran 7

Soal Postes Siklus II dan Kunci Jawaban Soal Postes Siklus II

Lampiran 8 Daftar Nilai Pretes

Lampiran 9 Daftar Nilai Postes Siklus I

Lampiran 10 Daftar Nilai Postes Siklus II

Lampiran 11 Perolehan Skor Aktivitas Belajar Siswa Pada Siklus I

Lampiran 12 Perolehan Skor Aktivitas Belajar Siswa Pada Siklus II

Lampiran 13 Perhitungan Uji-t Aktivitas belajar Siswa

Lampiran 14 Perhitungan Uji-t Hasil Belajar Siswa

Lampiran 15 Dokumentasi Penelitian

(11)

1 BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah

Pendidikan merupakan salah satu faktor dalam meningkatkan potensi

belajar dan kualitas sumber daya yang produktif. Dengan pendidikan sumber daya

ataupun kemampuan yang dimiliki seseorang dapat ditingkatkan. Proses belajar

merupakan merupakan bagian terpenting dalam suatu pendidikan. Peran lembaga

pendidikan sangat berpengaruh terhadap berhasilnya suatu proses belajar

mengajar dan membantu terbentuknya sumber daya yang optimal sebagai modal

bagi pembangunan nasional. Untuk itu diperlukan upaya dalam peningkatan

kualitas pembelajaran yang dilakukan oleh guru khususnya guru pelajaran

akuntansi.

Guru merupakan unsur dalam proses belajar mengajar yang dituntut

memilki kemampuan dalam segala hal yang berkaitan dengan pelaksanaan

pengajaran dikelas. Guru memegang peranan penting dalam keberhasilan

siswanya, walaupun perangkat pembelajaran telah tersedia dengan baik dan

lengkap tapi bila guru tidak berhasil dalam proses belajar mengajar maka siswa

tidak dapat menerima pelajaran dengan baik pula. Seorang guru yang ideal harus

mampu berpikir kritis dan menerima perubahan-perubahan pada saat proses

belajar mengajar didalam kelas, menjalankan tugasnya secara profesional dan

menemukan alternatif yang harus diambil dalam proses belajar mengajar guna

(12)

2

Banyak guru masih mengajar dengan metode ceramah dan mengharapkan

siswa duduk, diam, dengar, catat dan menghafal serta mengadu siswa satu sama

lain. Oleh sebab itu seorang guru sebagai sumber belajar harus mampu memberi

pengaruh yang baik terhadap lingkungan belajar siswa sehingga timbul reaksi

peserta didik untuk mampu mencapai hasil belajar yang di inginkan. Salah satu

kegiatan yang dapat mempengaruhi hasil belajar, yang harus dilakukan guru

adalah memilih dan menggunakan model pembelajaran yang tepat untuk

mencapai pengajaran yang semuanya akan mempengaruhi proses belajar siswa di

kelas.

Berdasarkan observasi yang dilakukan peneliti disekolah SMK Swasta

Putra Anda Binjai di kelas XI Ak, siswa cendrung acuh tak acuh pada saat proses

belajar mengajar berlangsung, dimana siswa bersikap pasif, malas untuk bertanya,

tidak fokus pada saat guru menyampaikan materi. Sehingga pada saat guru

mengadakan ulangan, nilai rata-rata tes hasil belajar yang diperoleh siswa masih

sangat rendah hanya 17 orang atau sekitar 42,5% siswa dari 40 siswa yang mampu

mencapai kriteria ketuntasan yang ditetapkan sekolah yaitu 70. Hal ini dapat

disebabkan karena guru masih cendrung menggunakan model pengajaran yang

berorientasi pada buku teks dan masih bersifat konvensional. Dimana proses

pembelajaran lebih terfokus pada guru, dan kurang melibatkan siswa secara aktif

dalam proses pembelajaran. Keberhasilan kegiatan pembelajaran ditentukan oleh

aktifnya siswa saat mengikuti pembelajaran.

Aktivitas siswa sangat mempengaruhi hasil belajar saat pembelajaran.

(13)

3

optimal sesuai kemampuannya. Memperhatikan hasil belajar di atas, perlu

diadakan perbaikan dalam proses pembelajaran di kelas. Oleh karena itu guru

sebagai sentral dalam pengembangan pendidikan, maka guru harus merencanakan,

mengorganisasikan, mengelola proses belajar sedemikian rupa sehingga bahan

ajar yang diberikan dapat di serap dan dimiliki siswa dengan baik. Guru harus

dapat mendesain pengajaran dengan baik dan dapat menerapkan model atau

pendekatan pengajaran yang sesuai dengan topik materi dan tujuan pembelajaran.

Seiring dengan perkembangan dunia pendidikan saat ini pembelajaran Problem

Based Intruction (PBI) diharapkan mampu meningkatkan aktivitas dan hasil

belajar siswa dan menjadi salah satu alternatif pembelajaran guna memecahkan

permasalahan yang ada. Pendekatan ini menggunakan masalah dunia nyata

sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan

keterampilan dalam pemecahan masalah, mengembangkan inkuiri, kemandirian

dan percaya diri.

Pengetahuan siswa diperoleh dari usaha siswa untuk mengkontruksikan

sendiri pengetahuan yang mereka peroleh baik dari guru, teman sejawat maupun

dari sumber lainnya, dan mengembangkan keterampilannya ketika belajar.

Pembelajaran Problem Based Intruction (PBI) merupakan pendekatan yang

efektif untuk pengajaran tingkat tinggi. Pembelajaran ini membantu siswa untuk

memperoleh informasi yang mereka temukan atau peroleh dan mampu menyusun

informasi tersebut berdasarkan pengetahuan mereka sehingga dapat meningkatkan

(14)

4

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka penulis tertarik untuk

mengangkat judul penelitian “Upaya Meningkatkan Aktivitas dan Hasil

Belajar Akuntansi Siswa Melalui Model Pembelajaran Problem Based

Intruction (PBI) Kelas XI Ak Di SMK Putra Anda Binjai”.

1.2. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah di atas. Maka masalah dalam

penelitian ini dapat diidentifikasi adalah sebagai berikut:

1. Mengapa guru cenderung menerapkan metode konvensional dalam proses

belajar mengajar?

2. Bagaimana upaya yang dilakukan guru untuk meningkatkan aktivitas dan

hasil belajar akuntansi siswa kelas XI di SMK Putra Anda Binjai?

3. Apakah dengan menerapkan model Problem Based Intruction (PBI) dapat

meningkatkan aktivitas dan hasil belajar akuntansi siswa pada kelas XI Ak

SMK Putra Anda Binjai?

1.3. Rumusan Masalah

Berdasarkan identifikasi masalah di atas, maka penulis merumuskan

masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Apakah dengan menerapkan Model Problem Based Intruction (PBI) dapat

meningkatkan aktivitas belajar akuntansi siswa kelas XI Ak SMK Putra

Anda Binjai T.A 2012/2013?

2. Apakah dengan menerapkan Model Problem Based Intruction (PBI) dapat

meningkatkan hasil belajar akuntansi siswa kelas XI Ak SMK Putra Anda

(15)

5

3. Apakah ada perbedaan yang signifikan aktivitas dan hasil belajar akuntansi

antara siklus I dan Siklus II dengan menerapkan model pembelajaran

Problem Based Intruction (PBI) pada siswa kelas XI Ak SMK Putra Anda

Binjai T.A 2012/2013?

1.4. Pemecahan Masalah

Sebagaimana telah di uraikan pada latar belakang masalah, bahwa

kenyataannya hasil belajar dan aktivitas siswa dalam pelajaran akuntansi belum

mencapai target yang diinginkan, maka kemampuan guru dalam melaksanakan

proses belajar mengajar perlu di tingkatkan. Oleh karena itu, peneliti bekerjasama

dengan guru mata pelajaran akuntansi di SMK Swasta Putra Anda Binjai.

Adapun tindakan yang dapat dilakukan sebagai alternatif pemecahan

masalah adalah salah satunya dengan menggunakan model pembelajaran Problem

Based Intruction (PBI). Problem Based Intruction (PBI) adalah model

pembelajaran yang mendorong siswa untuk mengenal cara belajar dan

bekerjasama dalam kelompok untuk mencari penyelesaian masalah-masalah di

dalam materi pelajaran.Model pembeljaran Problem based Intruction adalah salah

satu pembelajaran yang menghadapkan siswa kepada situasi masalah autentik dan

bermakna. Pembelajaran ini lingkungan belajarnya menenkankan pada peran aktif

siswa sedangkan peran guru hanya mengajukan masalah, memfasilitasi

penyelidikan dan mendukung belajar.

Dalam penerapan model pembelajaran Problem Based Intruction (PBI), Guru

menjelaskan tujuan pembelajaran, menjelaskan logistik yang dibutuhkan,

(16)

6

memunculkan masalah,memotivasi siswa terlibat pada aktivitas pemecahan

masalah yang dipilihnya. Kemudian guru membantu siswa mendefinisikan dan

mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut.

Guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai,

melaksanakan eksperimen untuk memndapatkan penjelasan dan pemecahan

masalah.Guru membantu siswa dalam merencanakan dan menyiapkan karya yang

sesuai seperti laporan video dan model serta membantu mereka untuk berbagi

tugas dengan teman-temannya.Guru membantu siswa untuk melakukan refleksi

atau evaluasi terhadap penyelidikan mereka dan proses-proses yang mereka

gunakan.

Penerapan model pembelajaran Problem based Intruction sangat cocok

diterapkan dalam pembelajaran akuntansi. Dimana dalam dalam kegiatan

pembelajaran siswa lebih aktif dalam belajar. Proses pembelajaran lebih menarik,

dimana siswa lebih antusias dalam mengikuti proses pembelajaran, serta keaktifan

siswa akan tampak sekali pada saat siswa berdiskusi untuk memecahkan masalah.

Penerapan model pembelajaran Problem Based Intruction ini dapat

membangkitkan keingintahuan dan kerja sama di antara siswa serta mampu

menciptakan kondisi yang menyenangkan. Penerapan model pembelajaran ini

juga dapat mendorong keberanian dan mental siswa dalam mengajukan pendapat.

Dimana setiap siswa harus berani mempresentasikan hasil diskusi kelompok

mereka. Dengan demikian maka aktivitas belajar siswa dapat meningkat.

Maka dari uraian di atas, pemecahan masalah dalam penelitian ini yaitu

(17)

7

hasil balajar akuntansi dan aktivitas siswa kelas XI Ak SMK Putra Anda Binjai

dapat ditingkatkan.

1.5. Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah di atas maka tujuan penelitian ini adalah :

1. Untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar akuntansi siswa kelas XI

Ak SMK Putra Anda Binjai dengan menerapkan model pembelajaran

Problem Based Intruction (PBI).

2. Untuk mengetahui peningkatan Hasil belajar akuntansi siswa kelas XI Ak

SMK Putra Anda Binjai dengan menerapkan model pembelajaran Problem

Based Intruction (PBI).

3. Untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar akuntansi siswa

yang signifikan antara siklus I dengan Siklus II dengan menerapkan model

pembelajaran Problem Based Intruction (PBI).

1.6. Manfaat Penelitian

Adapun manfaat yang ingin dicapai dalam melakukan penelitian ini

adalah :

1. Untuk menambah pengetahuan, wawasan dan kemampuan bagi penulis

dalam menggunakan model pembelajaran Problem Based Intruction (PBI)

dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa di SMK Swasta

Putra Anda Binjai.

2. Sebagai bahan masukan kepada pihak sekolah khususnya guru bidang

studi akuntansi dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa

(18)

8

3. Sebagai bahan referensi bagi civitas akademis UNIMED khususnya

jurusan pendidikan ekonomi dan pihak lain dalam melakukan penelitian

(19)

57 BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1. Kesimpulan

Dari hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Penerapan model pembelajaran Problem Based Intruction (PBI) dapat meningkatkan

aktivitas dan hasil belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran Problem

Based Intruction (PBI) dapat meningkat.

2. Ada perbedaan yang signifikan antara siklus I dan Siklus II aktivitas dan hasil belajar

akuntansi siswa kleas XI Ak SMK Putra Anda Binjai T>A 2012/2013.

5.2.Saran

Berdasarkan kesimpulan diatas maka disarankan beberapa hal sebagai berikut:

1. Penerapan model pembelajaran Problem Based Intruction (PBI) dapat dijadikan sebagai

satu alternative model pembelajaran yang digunakan guru didalam kelas untuk

meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa khususnya pada standar kompetensi

“Mengelola dana kas kecil”.

2. Diharapkan kepada guru untuk melakukan ulangan remedial kepada siswa yang belum

tuntas. Untuk penelitian lebih lanjut, diharapkan dapat melakukan penelitian dengan

waktu yang lebih lama dan dengan sumber yang lebih luas dalam meningkatkan kualitas

Gambar

Tabel 2.1 Langkah-langkah Model Pembelajaran Berbasis Masalah…… 11
Gambar 2.1 Skema penerapan model PBI ………………………………... 28
Tabel Uji-t

Referensi

Dokumen terkait

Alhamdulilah, dengan memanjatkan puji syukur Kehadirat Allah SWT yang telah memberi dan melimpahkan rahmat, dan hidayah-Nya sehingga penyusunan Skripsi dengan judul

Pemesana n bar ang UMKM User merupakan aplikasi untuk customer dimana customer dapat melakukan pemesanan barang lewat aplikasi ini.. Kata kunci : Android, pemesanan

Manajemen Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi umum ... Manajemen Pengadaan Tenaga Pendidik (Dosen

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data implementasi keistimewaan kebijakan di sektor pertanahan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam konsep negara kesatuan

BPR Bank Pasar Boyolali menunjukkan kinerja keuangan yang baik dinilai dari standar historis likuiditas, rentabilitas dan permodalan karena mengalami peningkatan tiap tahunnya.. Pada

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah keterkaitan antarunsur struktur cerita yang terdapat pada keenam cerkak karya yang berjudul

berpikir kritis dengan tema ventilator yang dikembangkan dapat dikatakan sangat layak digunakan dalam pembelajaran ditinjau dari aspek isi, keterpaduan, berpikir kritis,

Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan, pada periode ini lahan masih dikuasai oleh penjajah sehingga belum ditemukan adanya data produksi kayu dari hasil penebangan