14-2
B A B 14
LIABILITAS TIDAK LANCAR
Akuntansi Keuangan Menengah Edisi IFRS
Kieso, Weygandt, dan Warfield
1. Menjelaskan prosedur formal terkait penerbitan utang jangka panjang.
2. Mengidentifikasi berbagai masalah terkait obligasi.
3. Menjelaskan penilaian akuntansi untuk obligasi pada tanggal penerbitan.
4. Menerapkan metode amortisasi diskonto dan premi obligasi.
5. Menjelaskan akuntansi untuk wesel bayar jangka panjang.
6. Menjelaskan akuntansi untuk pelunasan liabilitas tidak lancar.
7. Menjelaskan akuntansi untuk opsi nilai wajar.
8. Menjelaskan pelaporan pembiayaan di luar neraca (off-balance sheet).
9. Menunjukkan bagaimana menyajikan dan menganalisis liabilitas tidak lancar.
Tujuan Pembelajaran
14-4
Utang Obligasi Wesel Bayar Jangka
Panjang Isu-isu Khusus
Menerbitkan obligasi Jenis dan peringkat Penilaian
Metode bunga efektif
Wesel yang diterbitkan pada nilai nominal Wesel yang tidak diterbitkan pada nilai nominal
Situasi khusus
Wesel bayar hipotek
Pelunasan Opsi nilai wajar Pembiayaan di luar neraca
Penyajian dan analisis
Liabilitas Jangka Panjang
Utang Obligasi
Liabilitas tidak lancar (utang jangka panjang) terdiri dari arus keluar sumber daya yang diharapkan yang timbul dari kewajiban sekarang yang tidak akan dibayarkan dalam waktu setahun atau siklus operasi perusahaan, mana yang lebih lama.
Contoh:
► Utang obligasi
► Wesel bayar jangka panjang
► Utang hipotek
► Kewajiban pensiun
► Liabilitas sewa
Utang jangka panjang memiliki berbagai batasan
14-6
Menerbitkan Obligasi
TP 1 Menjelaskan prosedur formal terkait penerbitan utang jangka panjang.
◆ Kontrak obligasi dikenal sebagai perjanjian obligasi.
◆ Merupakan janji untuk membayar:
(1) sejumlah uang pada tanggal jatuh tempo yang ditentukan, ditambah
(2) bunga periodik pada tingkat yang ditentukan atas jumlah jatuh tempo (nilai nominal).
◆ Sertifikat kertas, biasanya memiliki nilai nominal $1.000.
◆ Pembayaran bunga biasanya dilakukan setengah tahunan.
◆ Digunakan bila jumlah modal yang dibutuhkan terlalu besar untuk diberikan oleh satu pemberi pinjaman.
Jenis dan Peringkat Obligasi
Jenis umum yang ditemukan dalam praktik:
◆ Obligasi Terjamin dan obligasi Tidak Terjamin (debenture).
◆ Obligasi Berjangka Waktu, obligasi Berseri, dan obligasi Opsi Beli (Callable).
◆ Obligasi konversi, obligasi Dijamin Komoditi, obligasi Berdiskon Tinggi.
◆ Obligasi Terdaftar dan obligasi Bearer (Kupon).
◆ Obligasi Laba dan Pendapatan.
14-8
Jenis dan Peringkat Obligasi
TP 2 Mengidentifikasi berbagai masalah terkait obligasi.
Daftar obligasi korporasi.
Nama Perusahaan
Suku bunga dibayar sebagai % dari nilai
nominal
Harga sebagai % dari nominal
Suku bunga berdasarkan harga
Kelayakan kredit
Penilaian Utang Obligasi
Penerbitan dan pemasaran obligasi ke publik:
◆ Biasanya membutuhkan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan.
◆ Perusahaan penerbit harus
► Membentuk tim penjamin emisi (underwriters).
► Mendapat persetujuan regulator atas penerbitan obligasi, menjalani audit, dan mengeluarkan
prospektus.
► Mencetak sertifikat obligasi.
14-10
Penilaian Utang Obligasi
TP 3 Menjelaskan penilaian akuntansi untuk obligasi pada tanggal penerbitan.
Harga jual obligasi
ditetapkan oleh◆ penawaran dan permintaan pembeli dan penjual,
◆ risiko relatif,
◆ kondisi pasar, dan
◆ keadaan ekonomi.
Masyarakat investasi menilai suatu obligasi pada nilai
sekarang arus kas masa depan yang diperkirakan, yang terdiri dari (1) bunga dan (2) pokok.
Tingkat Suku Bunga
◆ Suku bunga yang dinyatakan, kupon, atau nominal = Tingkat suku bunga yang tertulis dalam ketentuan perjanjian obligasi.
◆ Emiten obligasi menetapkan suku bunga ini.
◆ Dinyatakan sebagai persentase dari nilai nominal obligasi (nilai pari).
◆ Suku bunga pasar atau imbal hasil efektif = Tingkat suku bunga yang memberikan imbal hasil yang sepadan dengan risiko emiten.
Penilaian Utang Obligasi
14-12
Bagaimana Anda menghitung jumlah bunga yang benar-benar dibayarkan kepada pemegang obligasi setiap periode?
Bagaimana Anda menghitung jumlah bunga yang sebenarnya dicatat sebagai beban bunga oleh penerbit obligasi?
Penilaian Utang Obligasi
TP 3 Menjelaskan penilaian akuntansi untuk obligasi pada tanggal penerbitan.
(Suku bunga yang dinyatakan x Nilai Nominal obligasi)
(Suku bunga pasar x Nilai Tercatat obligasi)
Obligasi Dijual pada Suku Bunga Pasar
6%
8%
10%
Premium
Nilai Pari
Diskonto Penilaian Utang Obligasi
Asumsikan Suku Bunga yang Dinyatakan = 8%
14-14
Ilustrasi: Santos Company menerbitkan obligasi senilai
$100.000 pada tanggal 1 Januari 2011, yang berjangka waktu 5 tahun dengan bunga 9 persen dibayarkan setiap tahun pada tanggal 1 Januari. Pada saat diterbitkan, suku bunga pasar untuk obligasi tersebut adalah 9 persen.
TP 3 Menjelaskan penilaian akuntansi untuk obligasi pada tanggal penerbitan.
Obligasi yang Diterbitkan pada Nilai Pari
Ilustrasi 14-1
Ilustrasi 14-1
Obligasi yang Diterbitkan pada Nilai Pari
Ilustrasi 14-2
14-16
Ayat jurnal pada tanggal penerbitan, 1 Jan. 2011.
Obligasi yang Diterbitkan pada Nilai Pari
Kas 100.000
Utang obligasi 100.000
Ayat jurnal untuk mencatat beban bunga pada 31 Des. 2011.
Beban bunga obligasi 9.000
Utang bunga obligasi 9.000
Ayat jurnal untuk mencatat pembayaran pertama pada 1 Jan. 2012.
Utang bunga obligasi 9.000
Kas 9.000
TP 3
Ilustrasi: Asumsikan bahwa sekarang Santos. menerbitkan sejumlah $ 100.000 dalam bentuk obligasi, jatuh tempo dalam 5 tahun dengan bunga 9 persen yang dibayarkan setiap tahun pada akhir tahun. Pada saat penerbitan, tingkat suku bunga pasar untuk obligasi tersebut adalah 11 persen.
Obligasi yang Diterbitkan pada Diskonto
Ilustrasi 14-3
14-18
Ilustrasi 14-3
TP 3 Menjelaskan penilaian akuntansi untuk obligasi pada tanggal penerbitan.
Obligasi yang Diterbitkan pada Diskonto
Ilustrasi 14-4
Ayat jurnal pada tanggal penerbitan, 1 Jan. 2011.
Obligasi yang Diterbitkan pada Diskonto
Kas 92.608
Utang obligasi 92.608
Ayat jurnal untuk mencatat beban bunga pada 31 Des. 2011.
Beban bunga obligasi 10.187
Utang bunga obligasi 9.000
Utang obligasi 1.187
Ayat jurnal untuk mencatat pembayaran pertama pada 1 Jan. 2012.
Utang bunga obligasi 9.000
14-20
Bila obligasi terjual pada nilai yang lebih kecil dari nilai nominal:
► Investor meminta suku bunga yang lebih tinggi dari suku bunga yang dinyatakan obligasi.
► Biasanya terjadi karena investor bisa memperoleh tingkat investasi alternatif yang lebih tinggi dengan risiko yang sama.
► Tidak dapat mengubah suku bunga yang dinyatakan sehingga investor menolak untuk membayar nilai nominal obligasi.
► Investor memang menerima bunga yang dihitung berdasarkan nilai nominal, namun sebenarnya mereka memperoleh suku bunga efektif karena mereka membayar lebih kecil dari nilai nominal obligasi.
Obligasi yang Diterbitkan pada Diskonto
TP 3 Menjelaskan penilaian akuntansi untuk obligasi pada tanggal penerbitan.
Obligasi yang diterbitkan pada diskonto
– jumlah yang dibayarkan pada saat jatuh tempo akan lebih besar dari jumlah saat penerbitan.Obligasi yang diterbitkan pada premi
– perusahaan membayar lebih sedikit pada saat jatuh tempo dibandingkan dengan harga pada saat penerbitan.Penyesuaian pada biaya dicatat sebagai beban bunga obligasi selama masa obligasi melalui proses yang disebut amortisasi.
Prosedur yang diperlukan untuk amortisasi adalah metode bunga efektif (yang disebut juga amortisasi nilai sekarang).
Metode Bunga Efektif
14-22
Metode bunga efektif menghasilkan biaya bunga periodik sebesar persentase konstan dari nilai tercatat obligasi.
TP 4 Menerapkan metode amortisasi diskonto dan premi obligasi.
Metode Bunga Efektif
Ilustrasi 14-5
Metode Bunga Efektif
Obligasi yang Diterbitkan pada Diskonto
Ilustrasi 14-6
Ilustrasi: Evermaster Corporation menerbitkan obligasi
berjangka senilai $100.000 dengan kupon 8% pada 1 Januari 2011, jatuh tempo pada 1 Januari 2016, dengan bunga
dibayarkan setiap 1 Juli dan 1 Januari. Investor mensyaratkan suku bunga efektif sebesar 10%. Hitung hasil obligasi.
14-24 TP 4
Metode Bunga Efektif
Ilustrasi 14-7
Metode Bunga Efektif
Ilustrasi 14-7
Ayat jurnal pada tanggal penerbitan, 1 Jan. 2011.
Kas 92.278
Utang obligasi 92.278
14-26 TP 4
Metode Bunga Efektif
Ilustrasi 14-7
Beban bunga obligasi 4.614
Utang obligasi 614
Kas 4.000
Ayat jurnal untuk mencatat pembayaran pertama dan amortisasi diskonto pada 1 Juli 2011.
Metode Bunga Efektif
Ilustrasi 14-7
Ayat jurnal untuk mencatat beban bunga dan amortisasi diskonto pada 31 Des. 2011.
Beban bunga obligasi 4.645
Utang bunga obligasi 4.000
Utang obligasi 645
14-28
Ilustrasi: Evermaster Corporation menerbitkan obligasi berjangka senilai $100.000 dengan kupon 8% pada 1 Januari 2011, jatuh tempo pada 1 Januari 2016, dengan bunga dibayarkan setiap 1 Juli dan 1 Januari. Investor mensyaratkan suku bunga efektif sebesar 6%.
Hitung hasil obligasi.
TP 4 Menerapkan metode amortisasi diskonto dan premi obligasi.
Metode Bunga Efektif
Obligasi yang Diterbitkan pada Premi
Ilustrasi 14-8
Metode Bunga Efektif
Ilustrasi 14-9
14-30 TP 4
Metode Bunga Efektif
Ilustrasi 14-9
Ayat jurnal pada tanggal penerbitan, 1 Jan. 2011.
Kas 108.530
Utang obligasi 108.530
Metode Bunga Efektif
Ilustrasi 14-9
Beban bunga obligasi 3.256
Utang obligasi 744
Kas 4.000
Ayat jurnal untuk mencatat pembayaran pertama dan amortisasi premi pada 1 Juli 2011.
14-32
Apa jadinya jika Evermaster menyiapkan laporan keuangan pada akhir Februari 2011? Dalam hal ini, perusahaan menetapkan premi dengan jumlah bulan yang sesuai untuk mendapatkan beban bunga yang tepat, yaitu sebagai berikut.
TP 4 Menerapkan metode amortisasi diskonto dan premi obligasi.
Metode Bunga Efektif
Bunga yang Masih Harus Dibayar
Ilustrasi 14-10
Evermaster mencatat bunga yang masih harus dibayar sbb.
Metode Bunga Efektif
Bunga yang Masih Harus Dibayar (Akrual)
Ilustrasi 14-10
Beban bunga obligasi 1.085,33
Utang obligasi 248,00
Utang bunga obligasi 1.333.33
14-34
Investor obligasi akan membayar kepada penerbit obligasi sejumlah bunga yang timbul dari pembayaran bunga
terakhir sampai dengan tanggal penerbitan obligasi.
Pada tanggal pembayaran bunga setengah tahunan
berikutnya, investor obligasi akan menerima pembayaran bunga selama enam bulan penuh.
TP 4 Menerapkan metode amortisasi diskonto dan premi obligasi.
Metode Bunga Efektif
Obligasi yang Diterbitkan di antara Tanggal Bunga
Ilustrasi: Assume Evermaster menerbitkan obligasi 5 tahun, tertanggal 1 Januari 2011, pada 1 Mei 2011, pada nilai pari
($100.000). Evermaster mencatat penerbitan obligasi di antara tanggal bunga sebagai berikut.
Metode Bunga Efektif
Kas 100.000
Utang obligasi 100.000
Kas 2.667
Beban bunga obligasi 2.667
($100.000 x 0,08 x 4/12) = $2.667
Obligasi yang Diterbitkan pada Nilai Pari
14-36
Pada 1 Juli 2011, dua bulan setelah tanggal pembelian, Evermaster membayar bunga 6 bulan penuh kepada investor, dengan membuat jurnal berikut.
TP 4
Metode Bunga Efektif
Beban bunga obligasi 4.000
Kas 4.000
($100.000 x 0,08 x 1/2) = $4.000
Obligasi yang Diterbitkan pada Nilai Pari
Obligasi yang Diterbitkan pada Diskonto atau Premi
Metode Bunga Efektif
Ilustrasi: Asumsikan bahwa obligasi 8% Evermaster diterbitkan pada 1 Mei 2011, untuk memberikan imbal hasil 6%. Dengan demikian, obligasi tersebut diterbitkan pada harga premi sebesar
$108.039. Evermaster mencatat penerbitan obligasi di antara tanggal bunga sebagai berikut.
Kas 108.039
Utang obligasi 108.039
Kas 2.667
Beban bunga obligasi 2.667
14-38
Obligasi yang Diterbitkan pada Diskonto atau Premi
TP 4 Menerapkan metode amortisasi diskonto dan premi obligasi.
Metode Bunga Efektif
Evermaster kemudian menentukan beban bunga sejak tanggal penjualan (1 Mei 2011), bukan sejak tanggal obligasi (1 Januari 2011).
Ilustrasi 14-12
Obligasi yang Diterbitkan pada Diskonto atau Premi
Metode Bunga Efektif
Amortisasi premi obligasi juga hanya untuk dua bulan.
Ilustrasi 14-13
14-40
Obligasi yang Diterbitkan pada Diskonto atau Premi
TP 4 Menerapkan metode amortisasi diskonto dan premi obligasi.
Metode Bunga Efektif
Oleh karenanya Evermaster membuat jurnal berikut pada 1 Juli 2011, untuk mencatat pembayaran bunga dan amortisasi premi.
Beban bunga obligasi 4.000
Kas 4.000
Utang obligasi 253
Beban bunga obligasi 253
Wesel Bayar Jangka Panjang
Akuntansi Sama Seperti Obligasi
◆ Wesel dinilai pada nilai sekarang dari arus kas bunga dan pokok di masa depan.
◆ Perusahaan melakukan amortisasi diskonto atau premi selama durasi wesel.
14-42
LS14-9: Coldwell, Inc. menerbitkan wesel sebesar $100.000, 4 tahun, 10% pada nilai nominal ke Flint Hills Bank pada tanggal 1 Januari 2011, dan menerima kas sejumlah $100.000. Wesel
tersebut mensyaratkan pembayaran bunga tahunan setiap tanggal 31 Desember. Buatlah jurnal Coldwell untuk mencatat (a)
penerbitan wesel dan (b) pembayaran bunga 31 Desember.
Wesel Diterbitkan pada Nilai Nominal
(a) Kas 100.000
Wesel bayar 100.000
(b) Beban bunga 10.000
Kas 10.000
($100.000 x 10% = $10.000)
TP 5 Menjelaskan akuntansi untuk wesel bayar jangka panjang.
Wesel Tidak Diterbikan pada Nilai Nominal
Perusahaan penerbit mencatat selisih antara nilai nominal dan nilai sekarang (kas yang diterima) sebagai
◆ diskonto dan
◆ mengamortisasi jumlah tersebut pada beban bunga selama durasi wesel.
Wesel Tanpa Bunga
14-44
LS14-10: Simson Corporation menerbitkan wesel tanpa bunga berdurasi 4 tahun senilai $75.000 untuk Brown Company pada
tanggal 1 Januari 2011, dan menerima kas sebesar $47.664. Suku bunga implisit adalah 12%. Buatlah jurnal Samson untuk mencatat (a) penerbitan 1 Januari dan (b) pengakuan bunga 31 Desember.
TP 5
Kas Beban
Dibayar Bunga Amortisasi Jumlah
Tanggal 0% 12% Diskonto Tercatat
1/1/11 $ 47.663
12/31/11 0 $ 5.720 $ 5.720 53.383 12/31/12 0 6.406 6.406 59.788 12/31/13 0 7.175 7.175 66.963 12/31/14 0 8.037 8.037 75.000
Wesel Tanpa Bunga
(a) Kas 47.663
Wesel bayar 47.663
(b) Beban bunga 5.720
Wesel bayar 5.720
($47.663 x 12%)
Wesel Tanpa Bunga
LS14-10: Simson Corporation menerbitkan wesel tanpa bunga berdurasi 4 tahun senilai $75.000 untuk Brown Company pada
tanggal 1 Januari 2011, dan menerima kas sebesar $47.663. Suku bunga implisit adalah 12%. Buatlah jurnal Samson untuk mencatat (a) penerbitan 1 Januari dan (b) pengakuan bunga 31 Desember.
14-46
Wesel Berbunga
LS14-11: McCormick Corporation menerbitkan wesel 4 tahun senilai
$40.000, 5%, untuk Greenbush Company pada tanggal 1 Januari 2011, dan menerima komputer yang biasanya dijual seharga
$31.495. Wesel tersebut membutuhkan pembayaran bunga tahunan setiap tanggal 31 Desember. Suku bunga pasar adalah 12%.
Buatlah jurnal McCormick untuk (a) penerbitan 1 Januari dan (b) bunga 31 Desember.
Kas Beban
Dibayar Bunga Amortisasi Jumlah
Tanggal 5% 12% Diskonto Tercatat
1/1/11 $ 31.495
12/31/11 $ 2.000 $ 3.779 $ 1.779 33.274 12/31/12 2.000 3.993 1.993 35.267 12/31/13 2.000 4.232 2.232 37.499 12/31/14 2.000 4.501 2.501 40.000
TP 5
Wesel Berbunga
(a) Kas 31.495
Wesel bayar 31.495
(b) Beban bunga 3.779
Kas 2.000
Wesel bayar 1.779
Kas Beban
Dibayar Bunga Amortisasi Jumlah
Tanggal 5% 12% Diskonto Tercatat
1/1/11 $ 31.495
12/31/11 $ 2.000 $ 3.779 $ 1.779 33.274 12/31/12 2.000 3.993 1.993 35.267 12/31/13 2.000 4.232 2.232 37.499
14-48
Wesel yang Diterbitkan untuk Properti, Barang, atau Jasa
Situasi Wesel Bayar yang Khusus
TP 5 Menjelaskan akuntansi untuk wesel bayar jangka panjang.
(1) Tidak ada suku bunga yang dinyatakan, atau
(2) Suku bunga yang dinyatakan tidak masuk akal, atau
(3) Nilai nominal yang tertera dalam instrumen utang berbeda secara material dari harga jual tunai saat ini untuk barang yang sama atau sejenis atau dari nilai wajar instrumen utang lancar.
Saat menukarkan instrumen utang dengan properti, barang, atau jasa dalam transaksi yang bersifat arm’s length, suku bunga yang
dinyatakan dianggap wajar kecuali:
Jika sebuah perusahaan tidak dapat menentukan nilai wajar properti, barang, jasa, atau hak lainnya, dan jika wesel tidak memiliki pasar yang efektif, perusahaan harus memperkirakan suku bunga yang berlaku..
Situasi Wesel Bayar yang Khusus
Pilihan suku bunga dipengaruhi oleh:
► Suku bunga yang berlaku untuk instrumen serupa.
► Faktor-faktor seperti pembatasan, agunan (jaminan), jadwal pembayaran, dan suku bunga utama yang berlaku.
Pilihan Suku Bunga
14-50
Situasi Wesel Bayar yang Khusus
TP 5 Menjelaskan akuntansi untuk wesel bayar jangka panjang.
Ilustrasi: Pada tanggal 31 Desember 2011, Wunderlich Company menerbitkan surat promes kepada Brown Interiors Company untuk membayar jasa arsitektur. Wesel tersebut memiliki nilai nominal sebesar $550.000, jatuh tempo tanggal 31 Desember 2016, dan dikenakan tingkat bunga sebesar 2 persen, yang dibayarkan setiap akhir tahun. Wunderlich tidak dapat dengan mudah menentukan nilai wajar jasa arsitektur tersebut. Wesel terkait pun tidak mudah
dipasarkan. Atas dasar peringkat kredit Wunderlich, tidak adanya agunan, suku bunga utama pada tanggal tersebut, dan bunga yang berlaku atas utang Wunderlich lainnya, akhirnya perusahaan
menerapkan suku bunga sebesar 8 persen dalam keadaan ini.
Situasi Wesel Bayar yang Khusus
Ilustrasi 14-18
Ilustrasi 14-16
14-52
Situasi Wesel Bayar yang Khusus
TP 5 Menjelaskan akuntansi untuk wesel bayar jangka panjang.
Wunderlich mencatat penerbitan wesel pada 31 Des. 2011 untuk pembayaran jasa arsitektur sebagai berikut.
Bangunan (Konstruksi dalam Proses) 418.239
Wesel Bayar 418.239
Situasi Wesel Bayar yang Khusus
Ilustrasi 14-20
Pembayaran bunga tahun pertama dan amortisasi diskonto.
Beban Bunga 33.459
Wesel Bayar 22.459
Kas 11.000
14-54
Surat promes yang dijamin dengan sebuah dokumen yang disebut hipotek yang menjanjikan hak atas properti sebagai jaminan atas pinjaman tersebut.
Wesel Bayar Hipotek
TP 5 Menjelaskan akuntansi untuk wesel bayar jangka panjang.
◆ Bentuk paling umum dari wesel bayar jangka panjang.
◆ Dapat dibayarkan seluruhnya pada saat jatuh tempo atau dengan angsuran.
◆ Hipotek berbunga tetap.
◆ Hipotek berbunga variabel.
◆ Harga perolehan kembali > Nilai tercatat neto = Kerugian
◆ Nilai tercatat neto > Harga perolehan kembali = Keuntungan
◆ Pada saat perolehan kembalinya, premi atau diskonto yang belum diamortisasi harus diamortisasi sampai dengan
tanggal perolehan kembali.
Pelunasan Liabilitas Tidak Lancar
Pelunasan dengan Kas Sebelum Jatuh Tempo
14-56
Ilustrasi: Obligasi Evermaster yang diterbitkan pada diskon tanggal 1 Januari 2011. Obligasi ini jatuh tempo dalam 5 tahun. Obligasi memiliki nilai pari
sebesar $100.000, tingkat kupon 8% yang dibayarkan setengah tahunan, dan dijual pada tingkat imbal hasil 10%.
Pelunasan Utang
Ilustrasi 14-21
Dua tahun setelah tanggal penerbitan pada 1 Januari 2013, Evermaster menarik seluruh penerbitan pada harga 101 dan membatalkannya.
Pelunasan Utang
Ilustrasi 14-22
Evermaster mencatat perolehan kembali dan pembatalan obligasi
Utang obligasi 92.925
Kerugian atas pelunasan obligasi 6.075
Kas 101.000
14-58
◆ Kreditor harus memperhitungkan aset non-kas atau instrumen ekuitas yang diterima pada nilai wajarnya.
◆ Debitur mengakui keuntungan sebesar kelebihan nilai tercatat utang atas nilai wajar aset atau ekuitas yang dialihkan.
Pelunasan Liabilitas Tidak Lancar
TP 6 Menjelaskan akuntansi untuk pelunasan liabilitas tidak lancar.
Pelunasan dengan Mengalihkan Aset atau Surat
Berharga
Ilustrasi: Hamburg Bank meminjamkan senilai €20.000.000 kepada Bonn Mortgage Company. Bonn kemudian menginvestasikan uang ini pada bangunan apartemen residensial. Namun, karena tingkat hunian yang rendah, Bonn tidak dapat memenuhi kewajiban pinjamannya.
Hamburg Bank setuju untuk menerima Properti Bonn Mortgage
dengan nilai wajar sebesar €16.000.000 dalam penyelesaian penuh atas kewajiban pinjaman sebesar €20.000.000. Properti memiliki nilai tercatat € 21.000.000 pada buku Bonn Mortgage. Bonn (debitur)
mencatat transaksi ini sebagai berikut.
Pelunasan Liabilitas Tidak Lancar
Wesel Bayar ke Hamburg Bank 20.000.000 Kerugian atas Disposisi Properti 5.000.000
Properti 21.000.000
Keuntungan atas Pelunasan Utang 4.000.000
14-60
Pelunasan Liabilitas Tidak Lancar
TP 6 Menjelaskan akuntansi untuk pelunasan liabilitas tidak lancar.
Pelunasan dengan Modifikasi Termin Perjanjian Utang
Kreditor dapat menawarkan satu atau kombinasi dari beberapa modifikasi berikut ini:
1. Pengurangan tingkat suku bunga yang dinyatakan.
2. Perpanjangan tanggal jatuh tempo atas nominal utang.
3. Pengurangan nilai nominal utang.
4. Pengurangan atau penangguhan bunga yang masih harus dibayar.
Pelunasan Liabilitas Tidak Lancar
Ilustrasi: Pada tanggal 31 Desember 2010, Morgan National Bank
menandatangani perjanjian modifikasi utang dengan Resorts Development Company, yang mengalami kesulitan keuangan. Bank merestrukturisasi pinjaman sebesar $10.500.000 yang diterbitkan pada nilai pari (bunga yang dibayarkan sampai saat ini) dengan:
► Mengurangi pokok kewajiban dari $10.500.000 menjadi $9.000.000;
► Memperpanjang tanggal jatuh tempo dari tanggal 31 Desember 2010 menjadi 31 Desember 2014; dan
► Mengurangi tingkat suku bunga dari suku bunga efektif historis sebesar 12 persen menjadi 8 persen. Dengan kondisi kesulitan keuangan yang dialami Resorts Development, tingkat pinjaman berbasis pasarnya adalah 15 persen.
14-62
Pelunasan Liabilitas Tidak Lancar
TP 6 Menjelaskan akuntansi untuk pelunasan liabilitas tidak lancar.
IFRS mensyaratkan modifikasi untuk dicatat sebagai pelunasan wesel lama dan penerbitan wesel baru yang diukur pada nilai wajar.
Ilustrasi 14-23
Pelunasan Liabilitas Tidak Lancar
Keuntungan atas modifikasi adalah $3.298.664, yang merupakan selisih antara nilai tercatat sebelumnya ($10.500.000) dan nilai wajar wesel yang direstrukturisasi tersebut, seperti yang dihitung dalam Ilustrasi 14-23 ($7.201.336). Resorts Development membuat jurnal berikut untuk mencatat modifikasi.
Wesel Bayar (Lama) 10.500.000
Keuntungan atas Pelunasan Utang 3.298.664
Wesel Bayar (Baru) 7.201.336
14-64
Pelunasan Liabilitas Tidak Lancar
TP 6 Menjelaskan akuntansi untuk pelunasan liabilitas tidak lancar.
Jadwal amortisasi untuk wesel baru.
Ilustrasi 14-24
Opsi Nilai Wajar
Perusahaan memiliki opsi untuk mencatat nilai wajar dalam akun mereka untuk sebagian besar aset dan liabilitas keuangan, termasuk obligasi dan wesel bayar.
IASB berpendapat bahwa pengukuran nilai wajar untuk
instrumen keuangan, termasuk liabilitas keuangan, memberikan informasi yang lebih relevan dan dapat dimengerti daripada biaya perolehan diamortisasi.
14-66
Opsi Nilai Wajar
TP 7 Menjelaskan akuntansi untuk opsi nilai wajar.
Liabilitas tidak lancar dicatat pada nilai wajar, dengan keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi yang dilaporkan sebagai bagian dari laba neto.
Pengukuran Nilai Wajar
Ilustrasi: Edmonds Company menerbitkan obligasi bernilai €500.000 dengan kupon 6 persen pada nilai nominal tanggal 1 Mei 2010. Edmonds memilih opsi nilai wajar untuk pencatatan obligasi ini. Pada tanggal 31 Desember 2010, nilai obligasi sekarang menjadi €480.000 karena suku bunga di pasar telah meningkat jadi 8 persen.
Utang Obligasi 20.000
Keuntungan atau Kerugian yang Belum Direalisasi—Laba 20.000
Pembiayaan di luar neraca usaha untuk meminjam uang dengan cara sedemikian rupa untuk mencegah adanya pencatatan kewajiban.
Pembiayaan di Luar Neraca
Bentuk yang Berbeda:
► Anak Perusahaan yang Tidak Dikonsolidasikan
► Entitas Bertujuan Khusus (Special Purpose Entity—SPE)
► Sewa Operasi
14-68
Pengungkapan wesel umumnya menunjukkan sifat dari liabilitas, tanggal jatuh tempo, suku bunga, ketentuan call, hak konversi, pembatasan yang diberlakukan oleh kreditor, dan aset yang ditunjuk atau dijadikan jaminan.
Nilai wajar utang juga harus diungkapkan.
Harus mengungkapkan pembayaran di masa depan terkait dengan persyaratan dana pelunasan dan jumlah utang
jangka panjang yang jatuh tempo selama masing-masing 5 tahun ke depan.
TP 9 Menunjukkan bagaimana menyajikan dan menganalisis liabilitas tidak lancar.
Penyajian dan Analisis
Penyajian Liabilitas Tidak Lancar
Analisis Liabilitas Tidak Lancar
Dua rasio yang memberikan informasi tentang kemampuan membayar utang dan solvabilitas jangka panjang adalah:
Total utang Total aset Utang
terhadap total aset
=
Semakin tinggi persentase utang terhadap total aset, semakin besar risiko perusahaan tersebut tidak dapat memenuhi
kewajibannya yang jatuh tempo.
1.
Penyajian dan Analisis
14-70
Analisis Utang Jangka Panjang
Dua rasio yang memberikan informasi tentang kemampuan membayar utang dan solvabilitas jangka panjang adalah:
Laba sebelum pajak penghasilan dan beban bunga
Beban bunga Kelipatan
bunga dihasilkan
=
Menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi pembayaran bunga pada saat jatuh tempo.
2.
Penyajian dan Analisis
TP 9 Menunjukkan bagaimana menyajikan dan menganalisis liabilitas tidak lancar.
Ilustrasi: Novartis memiliki total liabilitas sebesar $27.862 juta, total aset sebesar $78.299 juta, beban bunga sebesar $290 juta, pajak penghasilan sebesar $1.336 juta, dan laba neto sebesar $8.233 juta.
Kami menghitung rasio utang terhadap total aset dan rasio kelipatan bunga yang dihasilkan Novartis seperti yang ditunjukkan berikut
Ilustrasi 14-28
Penyajian dan Analisis
14-72
► IFRS mensyaratkan bahwa bagian lancar dari utang jangka panjang
diklasifikasikan sebagai lancar kecuali jika sebuah perjanjian untuk melakukan refinancing jangka panjang dapat diselesaikan sebelum tanggal pelaporan. U.S.
GAAP mengharuskan perusahaan untuk mengklasifikasikan refinancingsebagai kategori lancar kecuali jika proses selesai sebelum laporan keuangan
diterbitkan.
► Baik IFRS maupun U.S. GAAP membutuhkan estimasi terbaik atas
kemungkinan kerugian. Menurut IFRS, jika rentang estimasi telah diprediksi dan tidak ada sebuah angka tertentu dalam rentang tersebut yang memiliki
probabilitas lebih besar daripada angka-angka lainnya dalam rentang, maka “titik tengah / median” rentang digunakan untuk mengukur liabilitas. Menurut U.S.
GAAP, jumlah minimum dalam rentang digunakan untuk pengukuran.
► U.S. GAAP menggunakan istilah kontinjensi dengan cara yang berbeda dari IFRS. Menurut U.S. GAAP kontinjensi dapat dilaporkan sebagai liabilitas dalam situasi tertentu. IFRS tidak membolehkan kontinjensi untuk dicatat sebagai liabilitas.
► IFRS menggunakan istilah provisi (provision) untuk mendefinisikan
berbagai pos kewajiban yang memiliki beberapa ketidakpastian yang terkait baik dengan waktu ataupun jumlah. U.S. GAAP umumnya menggunakan istilah seperti liabilitas diperkirakan (estimated liabilities) untuk merujuk pada provisi (provision).
► Baik IFRS maupun U.S. GAAP melarang pengakuan liabilitas untuk
kerugian di masa depan. Secara umum, biaya restrukturisasi diakui dalam IFRS.
► IFRS dan U.S. GAAP serupa dalam perlakuan terhadap liabilitas
lingkungan. Namun begitu, kriteria pengakuan untuk liabilitas lingkungan lebih ketat dalam U.S. GAAP: Liabilitas lingkungan tidak diakui kecuali terdapat kewajiban hukum dan nilai wajar kewajiban dapat diperhitungkan
14-74
► IFRS mensyaratkan bahwa biaya penerbitan utang dicatat sebagai
pengurangan nilai tercatat utang. Berdasarkan U.S. GAAP, perusahaan mencatat biaya-biaya ini dalam akun biaya penerbitan obligasi dan
mengamortisasi biaya ini selama durasi obligasi.
► U.S. GAAP menggunakan istilah restrukturisasi utang bermasalah dan mengembangkan peraturan pengakuan yang terkait dengan kategori ini. IFRS umumnya mengasumsikan bahwa semua restrukturisasi harus dianggap sebagai pelunasan utang.
Copyright © 2011 John Wiley & Sons, Inc. Hak cipta dilindungi.
Dilarang memperbanyak atau menerjemahkan karya ini melebihi yang diizinkan dalam Bagian 117 Undang-undang Hak Cipta
Amerika Serikat 1976 tanpa izin tertulis dari pemilik hak cipta.
Permintaan informasi lebih lanjut harus ditujukan ke Departemen Perizinan, John Wiley & Sons, Inc. Pembeli dapat membuat salinan cadangan untuk penggunaan sendiri saja dan bukan untuk
distribusi atau penjualan kembali. Penerbit tidak bertanggung
jawab atas kesalahan, kelalaian, atau kerusakan, yang disebabkan oleh penggunaan program tersebut atau dari penggunaan
informasi yang terdapat di sini.