• Tidak ada hasil yang ditemukan

B A B 14 LIABILITAS TIDAK LANCAR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "B A B 14 LIABILITAS TIDAK LANCAR"

Copied!
75
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

14-2

B A B 14

LIABILITAS TIDAK LANCAR

Akuntansi Keuangan Menengah Edisi IFRS

Kieso, Weygandt, dan Warfield

(3)

1. Menjelaskan prosedur formal terkait penerbitan utang jangka panjang.

2. Mengidentifikasi berbagai masalah terkait obligasi.

3. Menjelaskan penilaian akuntansi untuk obligasi pada tanggal penerbitan.

4. Menerapkan metode amortisasi diskonto dan premi obligasi.

5. Menjelaskan akuntansi untuk wesel bayar jangka panjang.

6. Menjelaskan akuntansi untuk pelunasan liabilitas tidak lancar.

7. Menjelaskan akuntansi untuk opsi nilai wajar.

8. Menjelaskan pelaporan pembiayaan di luar neraca (off-balance sheet).

9. Menunjukkan bagaimana menyajikan dan menganalisis liabilitas tidak lancar.

Tujuan Pembelajaran

(4)

14-4

Utang Obligasi Wesel Bayar Jangka

Panjang Isu-isu Khusus

Menerbitkan obligasi Jenis dan peringkat Penilaian

Metode bunga efektif

Wesel yang diterbitkan pada nilai nominal Wesel yang tidak diterbitkan pada nilai nominal

Situasi khusus

Wesel bayar hipotek

Pelunasan Opsi nilai wajar Pembiayaan di luar neraca

Penyajian dan analisis

Liabilitas Jangka Panjang

(5)

Utang Obligasi

Liabilitas tidak lancar (utang jangka panjang) terdiri dari arus keluar sumber daya yang diharapkan yang timbul dari kewajiban sekarang yang tidak akan dibayarkan dalam waktu setahun atau siklus operasi perusahaan, mana yang lebih lama.

Contoh:

Utang obligasi

Wesel bayar jangka panjang

Utang hipotek

Kewajiban pensiun

Liabilitas sewa

Utang jangka panjang memiliki berbagai batasan

(6)

14-6

Menerbitkan Obligasi

TP 1 Menjelaskan prosedur formal terkait penerbitan utang jangka panjang.

Kontrak obligasi dikenal sebagai perjanjian obligasi.

Merupakan janji untuk membayar:

(1) sejumlah uang pada tanggal jatuh tempo yang ditentukan, ditambah

(2) bunga periodik pada tingkat yang ditentukan atas jumlah jatuh tempo (nilai nominal).

Sertifikat kertas, biasanya memiliki nilai nominal $1.000.

Pembayaran bunga biasanya dilakukan setengah tahunan.

Digunakan bila jumlah modal yang dibutuhkan terlalu besar untuk diberikan oleh satu pemberi pinjaman.

(7)

Jenis dan Peringkat Obligasi

Jenis umum yang ditemukan dalam praktik:

Obligasi Terjamin dan obligasi Tidak Terjamin (debenture).

Obligasi Berjangka Waktu, obligasi Berseri, dan obligasi Opsi Beli (Callable).

Obligasi konversi, obligasi Dijamin Komoditi, obligasi Berdiskon Tinggi.

Obligasi Terdaftar dan obligasi Bearer (Kupon).

Obligasi Laba dan Pendapatan.

(8)

14-8

Jenis dan Peringkat Obligasi

TP 2 Mengidentifikasi berbagai masalah terkait obligasi.

Daftar obligasi korporasi.

Nama Perusahaan

Suku bunga dibayar sebagai % dari nilai

nominal

Harga sebagai % dari nominal

Suku bunga berdasarkan harga

Kelayakan kredit

(9)

Penilaian Utang Obligasi

Penerbitan dan pemasaran obligasi ke publik:

Biasanya membutuhkan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan.

Perusahaan penerbit harus

Membentuk tim penjamin emisi (underwriters).

Mendapat persetujuan regulator atas penerbitan obligasi, menjalani audit, dan mengeluarkan

prospektus.

Mencetak sertifikat obligasi.

(10)

14-10

Penilaian Utang Obligasi

TP 3 Menjelaskan penilaian akuntansi untuk obligasi pada tanggal penerbitan.

Harga jual obligasi

ditetapkan oleh

penawaran dan permintaan pembeli dan penjual,

risiko relatif,

kondisi pasar, dan

keadaan ekonomi.

Masyarakat investasi menilai suatu obligasi pada nilai

sekarang arus kas masa depan yang diperkirakan, yang terdiri dari (1) bunga dan (2) pokok.

(11)

Tingkat Suku Bunga

Suku bunga yang dinyatakan, kupon, atau nominal = Tingkat suku bunga yang tertulis dalam ketentuan perjanjian obligasi.

Emiten obligasi menetapkan suku bunga ini.

Dinyatakan sebagai persentase dari nilai nominal obligasi (nilai pari).

Suku bunga pasar atau imbal hasil efektif = Tingkat suku bunga yang memberikan imbal hasil yang sepadan dengan risiko emiten.

Penilaian Utang Obligasi

(12)

14-12

Bagaimana Anda menghitung jumlah bunga yang benar-benar dibayarkan kepada pemegang obligasi setiap periode?

Bagaimana Anda menghitung jumlah bunga yang sebenarnya dicatat sebagai beban bunga oleh penerbit obligasi?

Penilaian Utang Obligasi

TP 3 Menjelaskan penilaian akuntansi untuk obligasi pada tanggal penerbitan.

(Suku bunga yang dinyatakan x Nilai Nominal obligasi)

(Suku bunga pasar x Nilai Tercatat obligasi)

(13)

Obligasi Dijual pada Suku Bunga Pasar

6%

8%

10%

Premium

Nilai Pari

Diskonto Penilaian Utang Obligasi

Asumsikan Suku Bunga yang Dinyatakan = 8%

(14)

14-14

Ilustrasi: Santos Company menerbitkan obligasi senilai

$100.000 pada tanggal 1 Januari 2011, yang berjangka waktu 5 tahun dengan bunga 9 persen dibayarkan setiap tahun pada tanggal 1 Januari. Pada saat diterbitkan, suku bunga pasar untuk obligasi tersebut adalah 9 persen.

TP 3 Menjelaskan penilaian akuntansi untuk obligasi pada tanggal penerbitan.

Obligasi yang Diterbitkan pada Nilai Pari

Ilustrasi 14-1

(15)

Ilustrasi 14-1

Obligasi yang Diterbitkan pada Nilai Pari

Ilustrasi 14-2

(16)

14-16

Ayat jurnal pada tanggal penerbitan, 1 Jan. 2011.

Obligasi yang Diterbitkan pada Nilai Pari

Kas 100.000

Utang obligasi 100.000

Ayat jurnal untuk mencatat beban bunga pada 31 Des. 2011.

Beban bunga obligasi 9.000

Utang bunga obligasi 9.000

Ayat jurnal untuk mencatat pembayaran pertama pada 1 Jan. 2012.

Utang bunga obligasi 9.000

Kas 9.000

TP 3

(17)

Ilustrasi: Asumsikan bahwa sekarang Santos. menerbitkan sejumlah $ 100.000 dalam bentuk obligasi, jatuh tempo dalam 5 tahun dengan bunga 9 persen yang dibayarkan setiap tahun pada akhir tahun. Pada saat penerbitan, tingkat suku bunga pasar untuk obligasi tersebut adalah 11 persen.

Obligasi yang Diterbitkan pada Diskonto

Ilustrasi 14-3

(18)

14-18

Ilustrasi 14-3

TP 3 Menjelaskan penilaian akuntansi untuk obligasi pada tanggal penerbitan.

Obligasi yang Diterbitkan pada Diskonto

Ilustrasi 14-4

(19)

Ayat jurnal pada tanggal penerbitan, 1 Jan. 2011.

Obligasi yang Diterbitkan pada Diskonto

Kas 92.608

Utang obligasi 92.608

Ayat jurnal untuk mencatat beban bunga pada 31 Des. 2011.

Beban bunga obligasi 10.187

Utang bunga obligasi 9.000

Utang obligasi 1.187

Ayat jurnal untuk mencatat pembayaran pertama pada 1 Jan. 2012.

Utang bunga obligasi 9.000

(20)

14-20

Bila obligasi terjual pada nilai yang lebih kecil dari nilai nominal:

Investor meminta suku bunga yang lebih tinggi dari suku bunga yang dinyatakan obligasi.

Biasanya terjadi karena investor bisa memperoleh tingkat investasi alternatif yang lebih tinggi dengan risiko yang sama.

Tidak dapat mengubah suku bunga yang dinyatakan sehingga investor menolak untuk membayar nilai nominal obligasi.

Investor memang menerima bunga yang dihitung berdasarkan nilai nominal, namun sebenarnya mereka memperoleh suku bunga efektif karena mereka membayar lebih kecil dari nilai nominal obligasi.

Obligasi yang Diterbitkan pada Diskonto

TP 3 Menjelaskan penilaian akuntansi untuk obligasi pada tanggal penerbitan.

(21)

Obligasi yang diterbitkan pada diskonto

– jumlah yang dibayarkan pada saat jatuh tempo akan lebih besar dari jumlah saat penerbitan.

Obligasi yang diterbitkan pada premi

– perusahaan membayar lebih sedikit pada saat jatuh tempo dibandingkan dengan harga pada saat penerbitan.

Penyesuaian pada biaya dicatat sebagai beban bunga obligasi selama masa obligasi melalui proses yang disebut amortisasi.

Prosedur yang diperlukan untuk amortisasi adalah metode bunga efektif (yang disebut juga amortisasi nilai sekarang).

Metode Bunga Efektif

(22)

14-22

Metode bunga efektif menghasilkan biaya bunga periodik sebesar persentase konstan dari nilai tercatat obligasi.

TP 4 Menerapkan metode amortisasi diskonto dan premi obligasi.

Metode Bunga Efektif

Ilustrasi 14-5

(23)

Metode Bunga Efektif

Obligasi yang Diterbitkan pada Diskonto

Ilustrasi 14-6

Ilustrasi: Evermaster Corporation menerbitkan obligasi

berjangka senilai $100.000 dengan kupon 8% pada 1 Januari 2011, jatuh tempo pada 1 Januari 2016, dengan bunga

dibayarkan setiap 1 Juli dan 1 Januari. Investor mensyaratkan suku bunga efektif sebesar 10%. Hitung hasil obligasi.

(24)

14-24 TP 4

Metode Bunga Efektif

Ilustrasi 14-7

(25)

Metode Bunga Efektif

Ilustrasi 14-7

Ayat jurnal pada tanggal penerbitan, 1 Jan. 2011.

Kas 92.278

Utang obligasi 92.278

(26)

14-26 TP 4

Metode Bunga Efektif

Ilustrasi 14-7

Beban bunga obligasi 4.614

Utang obligasi 614

Kas 4.000

Ayat jurnal untuk mencatat pembayaran pertama dan amortisasi diskonto pada 1 Juli 2011.

(27)

Metode Bunga Efektif

Ilustrasi 14-7

Ayat jurnal untuk mencatat beban bunga dan amortisasi diskonto pada 31 Des. 2011.

Beban bunga obligasi 4.645

Utang bunga obligasi 4.000

Utang obligasi 645

(28)

14-28

Ilustrasi: Evermaster Corporation menerbitkan obligasi berjangka senilai $100.000 dengan kupon 8% pada 1 Januari 2011, jatuh tempo pada 1 Januari 2016, dengan bunga dibayarkan setiap 1 Juli dan 1 Januari. Investor mensyaratkan suku bunga efektif sebesar 6%.

Hitung hasil obligasi.

TP 4 Menerapkan metode amortisasi diskonto dan premi obligasi.

Metode Bunga Efektif

Obligasi yang Diterbitkan pada Premi

Ilustrasi 14-8

(29)

Metode Bunga Efektif

Ilustrasi 14-9

(30)

14-30 TP 4

Metode Bunga Efektif

Ilustrasi 14-9

Ayat jurnal pada tanggal penerbitan, 1 Jan. 2011.

Kas 108.530

Utang obligasi 108.530

(31)

Metode Bunga Efektif

Ilustrasi 14-9

Beban bunga obligasi 3.256

Utang obligasi 744

Kas 4.000

Ayat jurnal untuk mencatat pembayaran pertama dan amortisasi premi pada 1 Juli 2011.

(32)

14-32

Apa jadinya jika Evermaster menyiapkan laporan keuangan pada akhir Februari 2011? Dalam hal ini, perusahaan menetapkan premi dengan jumlah bulan yang sesuai untuk mendapatkan beban bunga yang tepat, yaitu sebagai berikut.

TP 4 Menerapkan metode amortisasi diskonto dan premi obligasi.

Metode Bunga Efektif

Bunga yang Masih Harus Dibayar

Ilustrasi 14-10

(33)

Evermaster mencatat bunga yang masih harus dibayar sbb.

Metode Bunga Efektif

Bunga yang Masih Harus Dibayar (Akrual)

Ilustrasi 14-10

Beban bunga obligasi 1.085,33

Utang obligasi 248,00

Utang bunga obligasi 1.333.33

(34)

14-34

Investor obligasi akan membayar kepada penerbit obligasi sejumlah bunga yang timbul dari pembayaran bunga

terakhir sampai dengan tanggal penerbitan obligasi.

Pada tanggal pembayaran bunga setengah tahunan

berikutnya, investor obligasi akan menerima pembayaran bunga selama enam bulan penuh.

TP 4 Menerapkan metode amortisasi diskonto dan premi obligasi.

Metode Bunga Efektif

Obligasi yang Diterbitkan di antara Tanggal Bunga

(35)

Ilustrasi: Assume Evermaster menerbitkan obligasi 5 tahun, tertanggal 1 Januari 2011, pada 1 Mei 2011, pada nilai pari

($100.000). Evermaster mencatat penerbitan obligasi di antara tanggal bunga sebagai berikut.

Metode Bunga Efektif

Kas 100.000

Utang obligasi 100.000

Kas 2.667

Beban bunga obligasi 2.667

($100.000 x 0,08 x 4/12) = $2.667

Obligasi yang Diterbitkan pada Nilai Pari

(36)

14-36

Pada 1 Juli 2011, dua bulan setelah tanggal pembelian, Evermaster membayar bunga 6 bulan penuh kepada investor, dengan membuat jurnal berikut.

TP 4

Metode Bunga Efektif

Beban bunga obligasi 4.000

Kas 4.000

($100.000 x 0,08 x 1/2) = $4.000

Obligasi yang Diterbitkan pada Nilai Pari

(37)

Obligasi yang Diterbitkan pada Diskonto atau Premi

Metode Bunga Efektif

Ilustrasi: Asumsikan bahwa obligasi 8% Evermaster diterbitkan pada 1 Mei 2011, untuk memberikan imbal hasil 6%. Dengan demikian, obligasi tersebut diterbitkan pada harga premi sebesar

$108.039. Evermaster mencatat penerbitan obligasi di antara tanggal bunga sebagai berikut.

Kas 108.039

Utang obligasi 108.039

Kas 2.667

Beban bunga obligasi 2.667

(38)

14-38

Obligasi yang Diterbitkan pada Diskonto atau Premi

TP 4 Menerapkan metode amortisasi diskonto dan premi obligasi.

Metode Bunga Efektif

Evermaster kemudian menentukan beban bunga sejak tanggal penjualan (1 Mei 2011), bukan sejak tanggal obligasi (1 Januari 2011).

Ilustrasi 14-12

(39)

Obligasi yang Diterbitkan pada Diskonto atau Premi

Metode Bunga Efektif

Amortisasi premi obligasi juga hanya untuk dua bulan.

Ilustrasi 14-13

(40)

14-40

Obligasi yang Diterbitkan pada Diskonto atau Premi

TP 4 Menerapkan metode amortisasi diskonto dan premi obligasi.

Metode Bunga Efektif

Oleh karenanya Evermaster membuat jurnal berikut pada 1 Juli 2011, untuk mencatat pembayaran bunga dan amortisasi premi.

Beban bunga obligasi 4.000

Kas 4.000

Utang obligasi 253

Beban bunga obligasi 253

(41)

Wesel Bayar Jangka Panjang

Akuntansi Sama Seperti Obligasi

Wesel dinilai pada nilai sekarang dari arus kas bunga dan pokok di masa depan.

Perusahaan melakukan amortisasi diskonto atau premi selama durasi wesel.

(42)

14-42

LS14-9: Coldwell, Inc. menerbitkan wesel sebesar $100.000, 4 tahun, 10% pada nilai nominal ke Flint Hills Bank pada tanggal 1 Januari 2011, dan menerima kas sejumlah $100.000. Wesel

tersebut mensyaratkan pembayaran bunga tahunan setiap tanggal 31 Desember. Buatlah jurnal Coldwell untuk mencatat (a)

penerbitan wesel dan (b) pembayaran bunga 31 Desember.

Wesel Diterbitkan pada Nilai Nominal

(a) Kas 100.000

Wesel bayar 100.000

(b) Beban bunga 10.000

Kas 10.000

($100.000 x 10% = $10.000)

TP 5 Menjelaskan akuntansi untuk wesel bayar jangka panjang.

(43)

Wesel Tidak Diterbikan pada Nilai Nominal

Perusahaan penerbit mencatat selisih antara nilai nominal dan nilai sekarang (kas yang diterima) sebagai

diskonto dan

mengamortisasi jumlah tersebut pada beban bunga selama durasi wesel.

Wesel Tanpa Bunga

(44)

14-44

LS14-10: Simson Corporation menerbitkan wesel tanpa bunga berdurasi 4 tahun senilai $75.000 untuk Brown Company pada

tanggal 1 Januari 2011, dan menerima kas sebesar $47.664. Suku bunga implisit adalah 12%. Buatlah jurnal Samson untuk mencatat (a) penerbitan 1 Januari dan (b) pengakuan bunga 31 Desember.

TP 5

Kas Beban

Dibayar Bunga Amortisasi Jumlah

Tanggal 0% 12% Diskonto Tercatat

1/1/11 $ 47.663

12/31/11 0 $ 5.720 $ 5.720 53.383 12/31/12 0 6.406 6.406 59.788 12/31/13 0 7.175 7.175 66.963 12/31/14 0 8.037 8.037 75.000

Wesel Tanpa Bunga

(45)

(a) Kas 47.663

Wesel bayar 47.663

(b) Beban bunga 5.720

Wesel bayar 5.720

($47.663 x 12%)

Wesel Tanpa Bunga

LS14-10: Simson Corporation menerbitkan wesel tanpa bunga berdurasi 4 tahun senilai $75.000 untuk Brown Company pada

tanggal 1 Januari 2011, dan menerima kas sebesar $47.663. Suku bunga implisit adalah 12%. Buatlah jurnal Samson untuk mencatat (a) penerbitan 1 Januari dan (b) pengakuan bunga 31 Desember.

(46)

14-46

Wesel Berbunga

LS14-11: McCormick Corporation menerbitkan wesel 4 tahun senilai

$40.000, 5%, untuk Greenbush Company pada tanggal 1 Januari 2011, dan menerima komputer yang biasanya dijual seharga

$31.495. Wesel tersebut membutuhkan pembayaran bunga tahunan setiap tanggal 31 Desember. Suku bunga pasar adalah 12%.

Buatlah jurnal McCormick untuk (a) penerbitan 1 Januari dan (b) bunga 31 Desember.

Kas Beban

Dibayar Bunga Amortisasi Jumlah

Tanggal 5% 12% Diskonto Tercatat

1/1/11 $ 31.495

12/31/11 $ 2.000 $ 3.779 $ 1.779 33.274 12/31/12 2.000 3.993 1.993 35.267 12/31/13 2.000 4.232 2.232 37.499 12/31/14 2.000 4.501 2.501 40.000

TP 5

(47)

Wesel Berbunga

(a) Kas 31.495

Wesel bayar 31.495

(b) Beban bunga 3.779

Kas 2.000

Wesel bayar 1.779

Kas Beban

Dibayar Bunga Amortisasi Jumlah

Tanggal 5% 12% Diskonto Tercatat

1/1/11 $ 31.495

12/31/11 $ 2.000 $ 3.779 $ 1.779 33.274 12/31/12 2.000 3.993 1.993 35.267 12/31/13 2.000 4.232 2.232 37.499

(48)

14-48

Wesel yang Diterbitkan untuk Properti, Barang, atau Jasa

Situasi Wesel Bayar yang Khusus

TP 5 Menjelaskan akuntansi untuk wesel bayar jangka panjang.

(1) Tidak ada suku bunga yang dinyatakan, atau

(2) Suku bunga yang dinyatakan tidak masuk akal, atau

(3) Nilai nominal yang tertera dalam instrumen utang berbeda secara material dari harga jual tunai saat ini untuk barang yang sama atau sejenis atau dari nilai wajar instrumen utang lancar.

Saat menukarkan instrumen utang dengan properti, barang, atau jasa dalam transaksi yang bersifat arm’s length, suku bunga yang

dinyatakan dianggap wajar kecuali:

(49)

Jika sebuah perusahaan tidak dapat menentukan nilai wajar properti, barang, jasa, atau hak lainnya, dan jika wesel tidak memiliki pasar yang efektif, perusahaan harus memperkirakan suku bunga yang berlaku..

Situasi Wesel Bayar yang Khusus

Pilihan suku bunga dipengaruhi oleh:

Suku bunga yang berlaku untuk instrumen serupa.

Faktor-faktor seperti pembatasan, agunan (jaminan), jadwal pembayaran, dan suku bunga utama yang berlaku.

Pilihan Suku Bunga

(50)

14-50

Situasi Wesel Bayar yang Khusus

TP 5 Menjelaskan akuntansi untuk wesel bayar jangka panjang.

Ilustrasi: Pada tanggal 31 Desember 2011, Wunderlich Company menerbitkan surat promes kepada Brown Interiors Company untuk membayar jasa arsitektur. Wesel tersebut memiliki nilai nominal sebesar $550.000, jatuh tempo tanggal 31 Desember 2016, dan dikenakan tingkat bunga sebesar 2 persen, yang dibayarkan setiap akhir tahun. Wunderlich tidak dapat dengan mudah menentukan nilai wajar jasa arsitektur tersebut. Wesel terkait pun tidak mudah

dipasarkan. Atas dasar peringkat kredit Wunderlich, tidak adanya agunan, suku bunga utama pada tanggal tersebut, dan bunga yang berlaku atas utang Wunderlich lainnya, akhirnya perusahaan

menerapkan suku bunga sebesar 8 persen dalam keadaan ini.

(51)

Situasi Wesel Bayar yang Khusus

Ilustrasi 14-18

Ilustrasi 14-16

(52)

14-52

Situasi Wesel Bayar yang Khusus

TP 5 Menjelaskan akuntansi untuk wesel bayar jangka panjang.

Wunderlich mencatat penerbitan wesel pada 31 Des. 2011 untuk pembayaran jasa arsitektur sebagai berikut.

Bangunan (Konstruksi dalam Proses) 418.239

Wesel Bayar 418.239

(53)

Situasi Wesel Bayar yang Khusus

Ilustrasi 14-20

Pembayaran bunga tahun pertama dan amortisasi diskonto.

Beban Bunga 33.459

Wesel Bayar 22.459

Kas 11.000

(54)

14-54

Surat promes yang dijamin dengan sebuah dokumen yang disebut hipotek yang menjanjikan hak atas properti sebagai jaminan atas pinjaman tersebut.

Wesel Bayar Hipotek

TP 5 Menjelaskan akuntansi untuk wesel bayar jangka panjang.

Bentuk paling umum dari wesel bayar jangka panjang.

Dapat dibayarkan seluruhnya pada saat jatuh tempo atau dengan angsuran.

Hipotek berbunga tetap.

Hipotek berbunga variabel.

(55)

Harga perolehan kembali > Nilai tercatat neto = Kerugian

Nilai tercatat neto > Harga perolehan kembali = Keuntungan

Pada saat perolehan kembalinya, premi atau diskonto yang belum diamortisasi harus diamortisasi sampai dengan

tanggal perolehan kembali.

Pelunasan Liabilitas Tidak Lancar

Pelunasan dengan Kas Sebelum Jatuh Tempo

(56)

14-56

Ilustrasi: Obligasi Evermaster yang diterbitkan pada diskon tanggal 1 Januari 2011. Obligasi ini jatuh tempo dalam 5 tahun. Obligasi memiliki nilai pari

sebesar $100.000, tingkat kupon 8% yang dibayarkan setengah tahunan, dan dijual pada tingkat imbal hasil 10%.

Pelunasan Utang

Ilustrasi 14-21

(57)

Dua tahun setelah tanggal penerbitan pada 1 Januari 2013, Evermaster menarik seluruh penerbitan pada harga 101 dan membatalkannya.

Pelunasan Utang

Ilustrasi 14-22

Evermaster mencatat perolehan kembali dan pembatalan obligasi

Utang obligasi 92.925

Kerugian atas pelunasan obligasi 6.075

Kas 101.000

(58)

14-58

Kreditor harus memperhitungkan aset non-kas atau instrumen ekuitas yang diterima pada nilai wajarnya.

Debitur mengakui keuntungan sebesar kelebihan nilai tercatat utang atas nilai wajar aset atau ekuitas yang dialihkan.

Pelunasan Liabilitas Tidak Lancar

TP 6 Menjelaskan akuntansi untuk pelunasan liabilitas tidak lancar.

Pelunasan dengan Mengalihkan Aset atau Surat

Berharga

(59)

Ilustrasi: Hamburg Bank meminjamkan senilai €20.000.000 kepada Bonn Mortgage Company. Bonn kemudian menginvestasikan uang ini pada bangunan apartemen residensial. Namun, karena tingkat hunian yang rendah, Bonn tidak dapat memenuhi kewajiban pinjamannya.

Hamburg Bank setuju untuk menerima Properti Bonn Mortgage

dengan nilai wajar sebesar €16.000.000 dalam penyelesaian penuh atas kewajiban pinjaman sebesar €20.000.000. Properti memiliki nilai tercatat € 21.000.000 pada buku Bonn Mortgage. Bonn (debitur)

mencatat transaksi ini sebagai berikut.

Pelunasan Liabilitas Tidak Lancar

Wesel Bayar ke Hamburg Bank 20.000.000 Kerugian atas Disposisi Properti 5.000.000

Properti 21.000.000

Keuntungan atas Pelunasan Utang 4.000.000

(60)

14-60

Pelunasan Liabilitas Tidak Lancar

TP 6 Menjelaskan akuntansi untuk pelunasan liabilitas tidak lancar.

Pelunasan dengan Modifikasi Termin Perjanjian Utang

Kreditor dapat menawarkan satu atau kombinasi dari beberapa modifikasi berikut ini:

1. Pengurangan tingkat suku bunga yang dinyatakan.

2. Perpanjangan tanggal jatuh tempo atas nominal utang.

3. Pengurangan nilai nominal utang.

4. Pengurangan atau penangguhan bunga yang masih harus dibayar.

(61)

Pelunasan Liabilitas Tidak Lancar

Ilustrasi: Pada tanggal 31 Desember 2010, Morgan National Bank

menandatangani perjanjian modifikasi utang dengan Resorts Development Company, yang mengalami kesulitan keuangan. Bank merestrukturisasi pinjaman sebesar $10.500.000 yang diterbitkan pada nilai pari (bunga yang dibayarkan sampai saat ini) dengan:

Mengurangi pokok kewajiban dari $10.500.000 menjadi $9.000.000;

Memperpanjang tanggal jatuh tempo dari tanggal 31 Desember 2010 menjadi 31 Desember 2014; dan

Mengurangi tingkat suku bunga dari suku bunga efektif historis sebesar 12 persen menjadi 8 persen. Dengan kondisi kesulitan keuangan yang dialami Resorts Development, tingkat pinjaman berbasis pasarnya adalah 15 persen.

(62)

14-62

Pelunasan Liabilitas Tidak Lancar

TP 6 Menjelaskan akuntansi untuk pelunasan liabilitas tidak lancar.

IFRS mensyaratkan modifikasi untuk dicatat sebagai pelunasan wesel lama dan penerbitan wesel baru yang diukur pada nilai wajar.

Ilustrasi 14-23

(63)

Pelunasan Liabilitas Tidak Lancar

Keuntungan atas modifikasi adalah $3.298.664, yang merupakan selisih antara nilai tercatat sebelumnya ($10.500.000) dan nilai wajar wesel yang direstrukturisasi tersebut, seperti yang dihitung dalam Ilustrasi 14-23 ($7.201.336). Resorts Development membuat jurnal berikut untuk mencatat modifikasi.

Wesel Bayar (Lama) 10.500.000

Keuntungan atas Pelunasan Utang 3.298.664

Wesel Bayar (Baru) 7.201.336

(64)

14-64

Pelunasan Liabilitas Tidak Lancar

TP 6 Menjelaskan akuntansi untuk pelunasan liabilitas tidak lancar.

Jadwal amortisasi untuk wesel baru.

Ilustrasi 14-24

(65)

Opsi Nilai Wajar

Perusahaan memiliki opsi untuk mencatat nilai wajar dalam akun mereka untuk sebagian besar aset dan liabilitas keuangan, termasuk obligasi dan wesel bayar.

IASB berpendapat bahwa pengukuran nilai wajar untuk

instrumen keuangan, termasuk liabilitas keuangan, memberikan informasi yang lebih relevan dan dapat dimengerti daripada biaya perolehan diamortisasi.

(66)

14-66

Opsi Nilai Wajar

TP 7 Menjelaskan akuntansi untuk opsi nilai wajar.

Liabilitas tidak lancar dicatat pada nilai wajar, dengan keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi yang dilaporkan sebagai bagian dari laba neto.

Pengukuran Nilai Wajar

Ilustrasi: Edmonds Company menerbitkan obligasi bernilai €500.000 dengan kupon 6 persen pada nilai nominal tanggal 1 Mei 2010. Edmonds memilih opsi nilai wajar untuk pencatatan obligasi ini. Pada tanggal 31 Desember 2010, nilai obligasi sekarang menjadi €480.000 karena suku bunga di pasar telah meningkat jadi 8 persen.

Utang Obligasi 20.000

Keuntungan atau Kerugian yang Belum Direalisasi—Laba 20.000

(67)

Pembiayaan di luar neraca usaha untuk meminjam uang dengan cara sedemikian rupa untuk mencegah adanya pencatatan kewajiban.

Pembiayaan di Luar Neraca

Bentuk yang Berbeda:

Anak Perusahaan yang Tidak Dikonsolidasikan

Entitas Bertujuan Khusus (Special Purpose Entity—SPE)

Sewa Operasi

(68)

14-68

Pengungkapan wesel umumnya menunjukkan sifat dari liabilitas, tanggal jatuh tempo, suku bunga, ketentuan call, hak konversi, pembatasan yang diberlakukan oleh kreditor, dan aset yang ditunjuk atau dijadikan jaminan.

Nilai wajar utang juga harus diungkapkan.

Harus mengungkapkan pembayaran di masa depan terkait dengan persyaratan dana pelunasan dan jumlah utang

jangka panjang yang jatuh tempo selama masing-masing 5 tahun ke depan.

TP 9 Menunjukkan bagaimana menyajikan dan menganalisis liabilitas tidak lancar.

Penyajian dan Analisis

Penyajian Liabilitas Tidak Lancar

(69)

Analisis Liabilitas Tidak Lancar

Dua rasio yang memberikan informasi tentang kemampuan membayar utang dan solvabilitas jangka panjang adalah:

Total utang Total aset Utang

terhadap total aset

=

Semakin tinggi persentase utang terhadap total aset, semakin besar risiko perusahaan tersebut tidak dapat memenuhi

kewajibannya yang jatuh tempo.

1.

Penyajian dan Analisis

(70)

14-70

Analisis Utang Jangka Panjang

Dua rasio yang memberikan informasi tentang kemampuan membayar utang dan solvabilitas jangka panjang adalah:

Laba sebelum pajak penghasilan dan beban bunga

Beban bunga Kelipatan

bunga dihasilkan

=

Menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi pembayaran bunga pada saat jatuh tempo.

2.

Penyajian dan Analisis

TP 9 Menunjukkan bagaimana menyajikan dan menganalisis liabilitas tidak lancar.

(71)

Ilustrasi: Novartis memiliki total liabilitas sebesar $27.862 juta, total aset sebesar $78.299 juta, beban bunga sebesar $290 juta, pajak penghasilan sebesar $1.336 juta, dan laba neto sebesar $8.233 juta.

Kami menghitung rasio utang terhadap total aset dan rasio kelipatan bunga yang dihasilkan Novartis seperti yang ditunjukkan berikut

Ilustrasi 14-28

Penyajian dan Analisis

(72)

14-72

IFRS mensyaratkan bahwa bagian lancar dari utang jangka panjang

diklasifikasikan sebagai lancar kecuali jika sebuah perjanjian untuk melakukan refinancing jangka panjang dapat diselesaikan sebelum tanggal pelaporan. U.S.

GAAP mengharuskan perusahaan untuk mengklasifikasikan refinancingsebagai kategori lancar kecuali jika proses selesai sebelum laporan keuangan

diterbitkan.

Baik IFRS maupun U.S. GAAP membutuhkan estimasi terbaik atas

kemungkinan kerugian. Menurut IFRS, jika rentang estimasi telah diprediksi dan tidak ada sebuah angka tertentu dalam rentang tersebut yang memiliki

probabilitas lebih besar daripada angka-angka lainnya dalam rentang, maka “titik tengah / median” rentang digunakan untuk mengukur liabilitas. Menurut U.S.

GAAP, jumlah minimum dalam rentang digunakan untuk pengukuran.

(73)

U.S. GAAP menggunakan istilah kontinjensi dengan cara yang berbeda dari IFRS. Menurut U.S. GAAP kontinjensi dapat dilaporkan sebagai liabilitas dalam situasi tertentu. IFRS tidak membolehkan kontinjensi untuk dicatat sebagai liabilitas.

IFRS menggunakan istilah provisi (provision) untuk mendefinisikan

berbagai pos kewajiban yang memiliki beberapa ketidakpastian yang terkait baik dengan waktu ataupun jumlah. U.S. GAAP umumnya menggunakan istilah seperti liabilitas diperkirakan (estimated liabilities) untuk merujuk pada provisi (provision).

Baik IFRS maupun U.S. GAAP melarang pengakuan liabilitas untuk

kerugian di masa depan. Secara umum, biaya restrukturisasi diakui dalam IFRS.

IFRS dan U.S. GAAP serupa dalam perlakuan terhadap liabilitas

lingkungan. Namun begitu, kriteria pengakuan untuk liabilitas lingkungan lebih ketat dalam U.S. GAAP: Liabilitas lingkungan tidak diakui kecuali terdapat kewajiban hukum dan nilai wajar kewajiban dapat diperhitungkan

(74)

14-74

IFRS mensyaratkan bahwa biaya penerbitan utang dicatat sebagai

pengurangan nilai tercatat utang. Berdasarkan U.S. GAAP, perusahaan mencatat biaya-biaya ini dalam akun biaya penerbitan obligasi dan

mengamortisasi biaya ini selama durasi obligasi.

U.S. GAAP menggunakan istilah restrukturisasi utang bermasalah dan mengembangkan peraturan pengakuan yang terkait dengan kategori ini. IFRS umumnya mengasumsikan bahwa semua restrukturisasi harus dianggap sebagai pelunasan utang.

(75)

Copyright © 2011 John Wiley & Sons, Inc. Hak cipta dilindungi.

Dilarang memperbanyak atau menerjemahkan karya ini melebihi yang diizinkan dalam Bagian 117 Undang-undang Hak Cipta

Amerika Serikat 1976 tanpa izin tertulis dari pemilik hak cipta.

Permintaan informasi lebih lanjut harus ditujukan ke Departemen Perizinan, John Wiley & Sons, Inc. Pembeli dapat membuat salinan cadangan untuk penggunaan sendiri saja dan bukan untuk

distribusi atau penjualan kembali. Penerbit tidak bertanggung

jawab atas kesalahan, kelalaian, atau kerusakan, yang disebabkan oleh penggunaan program tersebut atau dari penggunaan

informasi yang terdapat di sini.

Hak Cipta

Referensi

Dokumen terkait

1 • Hasil identifikasi fertilitas dan indeks telur itik secara manual yang digunakan untuk melakukan pengujian data adalah benar 2 • Semua bentuk telur itik bisa digunakan

user dapat memilih nama principal yang berkaitan, dan sistem akan otomatis menampilkan alamat atau lokasi principal (site), Bill-To pada kantor pusat, dan tanggal pembuatan

1) Penelitian ini terbatas pada pengembangan buku suplemen yang disusun berdasarkan hasil riset pada empat stasiun pengamatan di kawasan mangrove Dukuh

Pernyataan informan ini telah sesuai dengan teori yang menyatakan bahwa perasaan yang timbul atau akibat setelah seseorang mendapatkan kekerasan kata-kata (verbal abuse) yaitu

Pada saat erupsi berlangsung, air masuk ke kawah yang sedang erupsi dan menjadikan erupsi yang efusif, menjadi eksplosif seperti tipe Strombolian, hal ini dikarenakan

Buku Saleh Ritual Saleh Sosial, merupakan Buku yang dikarang oleh K.H. Buku ini menceritakan tentang gambaran kehidupan masyarakat di era sekarang. Kultur dongeng dalam masyarakat

Hasil pengamatan pada penelitian ini sesuai dengan pernyataan Herisva (2016) bahwa perlakuan naungan dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman hingga tingkat

Masalah ini timbul karena konsumen berada pada lokasi yang terpisah secara geografis, hal ini mengakibatkan pentingnya untuk menyimpan persediaan pada beberapa lokasi