• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kinerja Stiffness, Fatigue dan Creep Campuran Aspal Panas Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC).

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kinerja Stiffness, Fatigue dan Creep Campuran Aspal Panas Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC)."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Referensi

Dokumen terkait

Metode penuaan jangka pendek ( Short Term Oven Aging , STOA ) adalah dengan pengovenan benda uji pada suhu 135°C sebelum dipadatkan selama 4 jam yang mewakili

Hal ini menjadi lebih buruk lagi jika pada saat proses pembuatan campuran aspal, selama pengangkutan, penghamparan di lapangan, dan selama masa pelayanan terjadi

Untuk itu perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh penuaan yang bertujuan untuk mengetahui penuaan pada campuran aspal AC-WC gradasi kasar dilihat dari

Pada Gambar V.5 di atas Hubungan antara variasi kadar aspal dengan nilai Marshall Quotient dengan batas minimum 250 kg/mm dapat diketahui bahwa Semakin tinggi

Berdasarkan Gambar 10 dapat dilihat jika nilai stabilitas pada variasi segregasi mengalami penurunan, hal ini kemungkinan berkaitan dengan nilai VMA dan nilai kepadatan

Berat jenis kering agregat dinyatakan dalam berat jenis curah untuk agregat yang merupakan campuran berbagai fraksi agregat, yaitu agregat kasar, agregat halus, dan

Hubungan Stabilitas Dengan Kadar Aspal Dari hasil pengujian stabilitas memperlihatkan bahwa penggunaan aspal plastik dengan kadar aspal 4,9% dalam campuran AC-WC berpengaruh terhadap

Pengaruh penggunaan filler pasir besi dan semen dalam campuran aspal concrete wearing course