• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dampak Sumber Indikator Penting Dampak Keberhasilan Bentuk Pengelolaan LH Lokasi Periode Institusi Pendekatan Sosial Ekonomi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Dampak Sumber Indikator Penting Dampak Keberhasilan Bentuk Pengelolaan LH Lokasi Periode Institusi Pendekatan Sosial Ekonomi"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

Matriks Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RKL) Pabrik Semen dan PLTU Conch

No Dampak

Penting Sumber

Dampak Indikator

Keberhasilan Bentuk Pengelolaan LH Lokasi Periode Institusi

7 Terbukanya kesempata n kerja

Penerima an tenaga kerja

Minimal 50% dari 385 tenaga kerja warga Indonesia yang direkrut pada tahap operasi berasal dari Kab.

Bolmong

Pendekatan Sosial Ekonomi

 Melakukan diskusi dan musyawarah dengan pemerintah dan masyarakat Kelurahan tentang penerimaan tenaga kerja pada tahap operasi dan mekanisme penerimaan tenaga kerja local

 Dalam merekrut tenaga kerja yang dibutuhkan memberikan prioritas kepada penduduk local

 Mengutamakan penggunaan jasa usaha setempat di sekitar lokasi, termasuk membeli barang dan jasa dari pemasok setempat;

 Menyediakan informasi kepada masyarakat di sekitar lokasi proyek untuk menambah pemahaman dan persepsi positif mengenai proyek pembangunan Pabrik semen dan fasilitas penunjangnya

 Pemberian upah bagi para pekerja minimal sama dengan upah tenaga kerja konstruksi yang berlaku di sekitar lokasi proyek atau berpedoman pada upah minimum provinsi sebagaimana telah ditetapkan oleh pemerintah.

 Sebaiknya tidak menggunakan system tenaga kerja kontrak

Pendekatan Institusi

Kab. Bolmong

Sebelum tahap operasi

Pelaksana: PT. Conch North Sulawesi Cement Pengawas: BLH Kab.

Bolmong, Disnakertrans Kab. Bolmong Camat Bolaang dan Lolak Penerima Laporan: BLH Kab. Bolmong,

Disnakertrans Kab.

Bolmong Camat Bolaang

dan Lolak

(2)

 Membentuk divisi Environment, Health, and Safety (EHS) yang dipimpin seorang manajer yang bertanggungjawab melaksanakan pengelolaan dan pemantaua lingkungan hidup selama tahap konstruksi, operasi, dan pasca operasi

 Koordinasi dengan Dinas tenaga Kerja Kab. Bolmong dalam menerima tenaga kerja

8 Aliran

permukaan

Pengoper asian fasilitas Pabrik semen dan fasilitas penunjan gnya

Tidak terjadi genangan dan banjir pada tanah dan jalan di sekitar tapak proyek

Pendekatan teknologi

 Membuat salurah drainase yang terhubung dengan saluran drainase sesuai SOP yang sudah direncanakan

 Menyiapkan pompa untuk membuang air ke laut/sungai jika terjadi genangan dan menyediakan RTH seluas 20% dari total luas

lahan Tapak

Proyek dan sekitarny a

Tahap Operasi

Pelaksana: PT. Conch North Sulawesi Cement Pengawas: BLH Kab.

Bolmong, Dinas PU Kab.

Bolmong, Camat Bolaang dan Lolak Penerima Laporan: BLH Kab. Bolmong , Dinas PU Kab. Bolmong, Camat Bolaang dan Lolak

9 Interaksi social budaya

Tidak terjadi konflik social dan budaya antar pekerja dan antar pekerja dengan warga lokal

Pendekatan social budaya

1. Membaurkan para pekerja Indonesia dan Tiongkok sesuai kualifikasi keahlian 2. Melakukan event social dan budaya pada

acara perayaan hari besar dan hari libur di desa sekitar

3. Tidak memisahkan kamar dan mess para pekerja Indonesia dan Tiongkok

Pendekatan institusi

Membentuk tim eksternal dalam struktur

divisi EHS yang bertanggungjawab mengelola

(3)

No Dampak

Penting Sumber

Dampak Indikator

Keberhasilan Bentuk Pengelolaan LH Lokasi Periode Institusi

dan memantau dampak kegiatan

pengoperasian pabrik semen terhadap kondisi social, ekonomi dan budaya sekitar tapak proyek.

10

Pengemba ngan masyarakat dan desa

Adanya kegiatan pengembangan masyarakat desa dan pembangunan fasilitas umum desa atas bantuan pemrakarsa

Pendekatan Institusi

1.Pembentukan Forum Komunikasi Masyarakat Lingkar Pabrik Semen

2.Membentuk tim eksternal dalam struktur divisi EHS yang bertanggungjawab

mengelola dan memantau dampak kegiatan pengoperasian pabrik semen terhadap kondisi social, ekonomi dan budaya sekitar tapak proyek.

Desa lingkar pabrik semen

Tahap Operasi

Pelaksana: PT. Conch North Sulawesi Cement Pengawas: BLH Kab.

Bolmong, Camat Bolaang dan Lolak Penerima Laporan: BLH Kab. Bolmong , Camat Bolaang dan Lolak Dampak Lingkungan Lainnya yang dikelola (Pengelolaannya lingkunganya telah direncanakan sejak awal sebagai bagian dari rencana kegiatan atau mengacu pada SOP dan panduan teknis pemerintah

No DTPH KP Sumber

Dampak Indikator

Keberhasilan Bentuk Pengelolaan Lingkungan Lokasi Periode Institusi TAHAP OPERASI

10 Pendapata n masyarakat

Penerima an tenaga kerja

Implementasi UMP Sulawesi Utara tahun 2016 sebesar Rp.

2.400.000/bulan atau sesuai tahun yang berjalan

Pendekatan social ekonomi

Memberi upah bagi pekerja dengan gaji minimum sesuai nilai Upah Minimum Provisi Sulawesi Utara tahun 2016 sebesar Rp.

2.400.000/bulan

Tapak proyek

Selama tahap operasi

Pelaksana: PT. Conch North Sulawesi Cement Pengawas: BLH Kab.

Bolmong, Disnakertrans Camat Bolaang dan Lolak

Penerima Laporan: BLH Kab. Bolmong,

Disnakertrans Kab.

Bolmong Camat Bolaang

dan Lolak

(4)

11 Lalin

Pengoper asian pabrik semen dan fasilitas penunjan gnya

Implementasi PP nomor

32 tahun 2011 tentang

Manajemen dan Rekayasa , Analisis Dampak, serta Manajemen Kebutuhan Lalu Lintas serta menerapkan rekomendasi Andal; Lalin

Pendekatan teknologi

Memasang tanda-tanda lalulinatas pada ruas jalan yang terkena dampak (tanda pengurangan kecepatan, larangan parkir dan tanda jalan masuk proyek)

 Menyiapkan tenaga pengatur lalulintas pada ruas jalan masuk tapak proyek

 Membangun jalan tambang yang sejajar dengan jalan trans Sulawesi untuk lalulintas kenderaan dalam tapak proyek dan mengurangi arus lalin jalan trans Sulawesi depan tapak proyek

Pendekatan institusi

Merumuskan Andal lalin bersama dinas

perhubungan Kab. Bolmong Tapak

proyek

PT. Conch North Sulawesi Cement Pengawas: BLH Kab.

Bolmong, Dinas Perhub Kab. Bolmong, Camat Bolaang dan Lolak Penerima Laporan: BLH Kab. Bolmong , Dinas Dinas Perhub Kab.

Bolmong, Camat Bolaang dan Lolak

12 Limbah

padat

Tidak terjadinya penumpukan sampah dan pencemaran udara akibat bau setelah

implementasi UU No 18 2008

 PP No. 81 2012 tentang Pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis

Pendekatan teknologi

 Setiap unit bangunan memiliki tiga wadah penampungan sampah yang terdiri atas sampah organic (hijau), dapat digunakan lagi (kuning), daur ulang (biru) sesuai SNI 19-2454-2002

 Membangun Tempat Penampungan Sementara sampah dan menyediakan armada sendiri yang mengangkut sampah dari lokasi pabrik ke TPA

 Limbah harus dipisahkan dari sumbernya, diberi label

 Melatih petugas khusus pengelola limbah dan sampah

Pelaksana: PT. Conch North Sulawesi Cement Pengawas: BLH Kab.

Bolmong, Camat

Bolaang dan Lolak

Penerima Laporan: BLH

Kab. Bolmong, Camat

Bolaang dan Lolak

(5)

No Dampak

Penting Sumber

Dampak Indikator

Keberhasilan Bentuk Pengelolaan LH Lokasi Periode Institusi

sampah rumah tangga.

 Permen PU No 03/PRT/M/2013 tentang

Penyelenggaraa n prasarana dan sarana

persampahan dalam

penanganan sampah rumah tangga dan sampak sejenis sampah rumah tangga.

 Panduan praktis pemilahan sampah oleh Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan MenLH

 PP no. 66 Tahun

2014 tentang

kesehatan

lingkungan

tentang tentang

(6)

Persyaratan.

Kesehatan lingkungan.

 Kepmen LH no - 50/MENLH/11/1 996 Tentang baku mutu tingkat kebauan

13 Debu

Konsentrasi debu di udara Di bawah baku mutu PP nomor 41 tahun 1999 yaitu sebesar 230

g/Nm

3

Pendekatan teknologi

 Mengatur kecepatan kendaraan ±20 km/jam

 Menutup bahan angkutan dengan terpal atau plastic yang memadai

 Menggunakan kendaraan angkut yang dilengkapi dengan penutup ban untuk membatasi penyebaran debu saat kendaraan berjalan

 Jalan tambang akan dibasahi untuk menekan emisi debu di udara.

 Tindakan pengendalian cemaran asap debu menggunakan electrostatic dust-precipitator Pendekatan regulasi

Karena pemrakarsa akan memanfaatkan limbah abu terbang (abutter atau fly ash) dan abu dasar (bottom ash) untuk substitusi bahan baku semen maka sesuai PP No. 101 tahun 2014 tentang pengelolaan Limbah B3, pemrakarsa harus menmiliki Izin Pengelolaan Limbah B3 (pemanfaatan sebagai substitusi bahan baku)

Tapak proyek

Selama tahap operasi

Pelaksana: PT. Conch North Sulawesi Cement Pengawas: BLH Kab.

Bolmong, Camat

Bolaang dan Lolak

Penerima Laporan: BLH

Kab. Bolmong, Camat

Bolaang dan Lolak

(7)

No Dampak

Penting Sumber

Dampak Indikator

Keberhasilan Bentuk Pengelolaan LH Lokasi Periode Institusi

Pemrakarsa harus melakukan uji coba pemanfaatan limbah abuter dan abu dasar dan mendapat persetujuan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

14 Gas Konsentrasi gas di

udara di bawah baku mutu

Pendekatan Teknologi

1.Tindakan pengendalian cemaran SO

2

dengan teknologi desulfurisasi gas buang menggunakan asam.

2.Tindakan pengendalian dan pencegahan cemaran NOx menggunakan system pembakaran rendah nitrogen.

3.Tindakan pengendalian cemaran asap debu menggunakan electrostatic dust-precipitator

Tapak proyek

Selama tahap operasi

Pelaksana: PT. Conch North Sulawesi Cement Pengawas: BLH Kab.

Bolmong, Camat Bolaang dan Lolak Penerima Laporan: BLH Kab. Bolmong, Camat Bolaang dan Lolak 15 Bising

Kebisingan di tapak proyek tidak melampaui baku mutu kebisingan permukiman (Kepmen LH no.

48, 1996: 55 dBA) dan pekerja bangunan (Kepmen LH,. 48, 1996: 85 dBA)

Pendekatan teknologi

Pemrakarsa menganut kebijakan penggunaan alat yang memiliki tingkat kebisingan rendah dan penggunaan alat peredam suara dan getaran akan diterapkan untuk alat seperti the high-noise fan; crusher, grinding mill dan water pump house.

16 Getaran

Getaran tidak melampaui baku mutui 5

mm/detik (Kep.

Pendekatan teknologi

Pada kegiatan penambangan akan digunakan

alat penyedot debu dan teknik peledakan

millisecond untuk menekan getaran timbulan

(8)

Men LH No. 49

thn 1996) partikulat di udara. Selain itu, lokasi peledakan akan dibasahi selelum peledakan dilakukan.

17 Limbah cair

Tidak terjadi pencemaran air permukaan dan air tanah serta mengimplementa si Kepmen LH No.

58 Tahun 1995 Tentang : Baku Mutu Limbah Cair

Pendekatan teknologi

 Saluran pembuangan limbah harus menggunakan system saluran tertutup, kedap air, dan limbah harus mengalir dengan lancar, serta terpisah dengan saluran air hujan.

 Pemrakarsa harus memiliki instalasi pengolahan limbah cair sendiri atau bersama-sama secara kolektif dengan bangunan disekitarnya yang memenuhi persyaratan teknis, apabila belum ada atau tidak terjangkau sistem pengolahan air limbah perkotaan.

 Perlu dipasang alat pengukur debit limbah cair untuk mengetahui debit harian limbah yang dihasilkan.

 Air limbah dari dapur harus dilengkapi penangkap lemak dan saluran air limbah harus dilengkapi/ditutupdengan gril.

 Frekuensi pemeriksaan kualitas limbah cair terolah (effluent) dilakukan setiap bulan sekali untuk swapantau danminimal 3 bulan sekali uji petik sesuai dengan ketentuan yangberlaku

Tapak proyek

Selama tahap operasi

Pelaksana: PT. Conch North Sulawesi Cement Pengawas: BLH Kab.

Bolmong Camat Bolaang dan Lolak

Penerima Laporan: BLH Kab. Bolmong, Camat Bolaang dan Lolak

18 Erosi Erosi yang terjadi

tidak melampaui 35t/ha/tahun

Pendekatan teknologi

 Tidak menebang pohon sembarangan

 Tidak melakukan pembukaan lahan pada

Tapak proyek

Selama tahap operasi

Pelaksana: PT. Conch

North Sulawesi Cement

Pengawas: BLH Kab.

(9)

No Dampak

Penting Sumber

Dampak Indikator

Keberhasilan Bentuk Pengelolaan LH Lokasi Periode Institusi

musim hujan

 Pembukaan dan pembersihan lahan dilakukan bertahap

 Menutup tanah terbuka dengan material plastic atau bahan organic

 Melakukan penghijauan pada ruang terbuka dan sepanjang kiri kanan jalan tambang

Membangun sabuk hijau (green belt) sekeliling tapak proyek

Bolmong Camat Bolaang dan Lolak

Penerima Laporan: BLH Kab. Bolmong, Camat Bolaang dan Lolak

19 Kuantitas air

Tidak terjadi penurunan muka air tanah yang mempengaruhi muka air sumur penduduk

Pendekatan regulasi

Keputusan Menteri ESDM No.

1451K/10/MEM/2000 tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan Tugas Pemerintahan di Bidang Pengelolaan Air Tanah menegaskan bahwa pengambilan air tanah harus seizin instansi Dinas ESDM wilayah terkait

Tapak proyek

Selama tahap operasi

Pelaksana: PT. Conch North Sulawesi Cement Pengawas: BLH Kab.

Bolmong Camat Bolaang dan Lolak

Penerima Laporan: BLH Kab. Bolmong, Camat Bolaang dan Lolak

20 Kualitas air

Tidak terjadi pencemaran air permukaan dan air tanah serta mengimplementa si Kepmen LH No.

58 Tahun 1995 Tentang : Baku Mutu Limbah Cair

Pendekatan Teknologi

 Saluran pembuangan limbah harus menggunakan system saluran tertutup, kedap air, dan limbah harus mengalir dengan lancar, serta terpisah dengan saluran air hujan.

 Pemrakarsa harus memiliki instalasi pengolahan limbah cair sendiri atau bersama-sama secara kolektif dengan bangunan disekitarnya yang memenuhi persyaratan teknis, apabila belum ada atau tidak terjangkau sistem pengolahan air

Tapak proyek

Selama tahap operasi

Pelaksana: PT. Conch North Sulawesi Cement Pengawas: BLH Kab.

Bolmong, Dinas

Kesehatan Kab Bolmong Camat Bolaang dan Lolak

Penerima Laporan: BLH

Kab. Bolmong, Camat

Bolaang dan Lolak

(10)

limbah perkotaan.

 Perlu dipasang alat pengukur debit limbah cair untuk mengetahui debit harian limbah yang dihasilkan.

 Air limbah dari dapur harus dilengkapi penangkap lemak dan saluran air limbah harus dilengkapi/ditutupdengan gril.

 Frekuensi pemeriksaan kualitas limbah cair terolah (effluent) dilakukan setiap bulan sekali untuk swapantau danminimal 3 bulan sekali uji petik sesuai dengan ketentuan yangberlaku

21 Pajak dan rertibusi

Pemrakarsa membayar retribusi dan pajak secara teratur

Pendekatan regulasi

Diatur oleh UU No 18 Tahun 2000 tentang perubahan atas UU RI No 18 Tahun 1997 tentang Pajak dan retribusi daerah

Tapak proyek

Selama tahap operasi

Pelaksana: PT. Conch North Sulawesi Cement Pengawas: BLH Kab.

Bolmong, Dinas Pendapatan Kab.

Bolmong Camat Bolaang dan Lolak

Penerima Laporan: BLH Kab. Bolmong, Dinas Pendapatan Kab.

Bolmong Camat Bolaang dan Lolak

TAHAP PASCA OPERASI

(11)

Matriks RPL Pembangunan Pabrik semen dan fasilitas penunjangnya

No Dampak LH yang Dipantau Bentuk Pemantauan LH Institusi pemantauan LH

Jenis

Dampak Parameter

yang Dipantau Sumber

Dampak Metode Pengumpulan/analisis data Lokasi Pantau Waktu dan

Frekuensi Pelaksana

1 PAD Pendapatan asli daerah

Pengurus an izin tahap pra konstruks i

Metode pengumpulan data melalui survei dan wawancara pada instansi terkait pendapatan daerah. Analisis data dilakukan secara deskriptif terhadap tabulasi dan persentasi data pendapatan uyang diperoleh melalui pemberian rekomendasi dan izin.

Instansi pemkab Bolmong di Lolak

Sekali pada tahap pra konstruksi

Pelaksana: PT. Conch North Sulawesi Cement

Pengawas: BLH Kab. Bolmong, Dinas Pendapatan Kab Bolmong, Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog

Penerima Laporan: BLH Kab.

Bolmong , Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog

2 Mata

pencaharia n

Mata pencaharian penduduk

Pengadaa n tanah tahap pra konstruks i

Metode pengumpulan data melalui survei dan wawancara terhadap masyarakat, dan warga sekitar tapak proyek yang tanahnya dibeli pemrakarsa. Analisis data dilakukan secara deskriptif terhadap tabulasi dan persentasi data sumber mata pencaharian penduduk yang telah menjual tanahya. Data jenis pekerjaan sebelum dan setelah menjual taah akan dibandingkan.

Kantor lurah Inobonto 1, Kantor desa Solog, Kantor Camat Bolaang dan Lolak

Pelaksana: PT. Conch North Sulawesi Cement

Pengawas: BLH Kab. Bolmong, Disnakertrans Kab Bolmong, Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog

Penerima Laporan: BLH Kab.

Bolmong , Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog

3 Persepsi

Persepsi penduduk tentang pembangunan dan pengoperasian Pabrik semen dan fasilitas

Konsultasi publik tahap pra konstruks i

Metode pengumpulan data melalui survei dan wawancara terhadap lurah, tokoh masyarakat, dan warga sekitar tapak proyek.

Analisis data dilakukan secara deskriptif terhadap tabulasi dan persentasi data persepsi penduduk tentang pabrik semen.

Data persepsi penduduk akan dianalisis secara kuantitatif untuk menggambarkan

Kel. Inobonto 1 dan Solog

Minimal 1x pada tahap pembangu nan dan operasi

Pelaksana: PT. Conch North Sulawesi Cement

Pengawas: BLH Kab. Bolmong, Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog

Penerima Laporan: BLH Kab.

Bolmong , Camat Bolaang dan

Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog

(12)

Jenis

Dampak Parameter

yang Dipantau Sumber

Dampak Metode Pengumpulan/analisis data Lokasi Pantau Waktu dan

Frekuensi Pelaksana

4 Terbukany a kesempata n kerja

Kesempatan kerja akibat penerimaan

tenaga kerja Penerima an naker tahap konstruks i

Metode pengumpulan data jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan dan pencari kerja melalui survei data dari pemrakarsa dan wawancara. Analisis data dilakukan secara deskriptif terhadap tabulasi dan persentasi data tenaga kerja yang diterima. Data kesempatan kerja akan dianalisis secara kuantitatif untuk menggambarkan besaran penyerapan tenaga kerja.

Bagian personalia Pabrik

Disnakertrans Kab Bolmong, Kantor Camat Bolaang dan Lolak, Kantor Lurah Lurah Inobonto 1 dan Solog

1x saat proses rekruitmen

t dan 1x konstruksi

Pelaksana: PT. Conch North Sulawesi Cement

Pengawas: BLH Kab. Bolmong, Disnakertrans Kab Bolmong, Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog

Penerima Laporan: BLH Kab.

Bolmong , Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog 5 Aliran

permukaa n

Aliran permukaan akibat

penyiapan dan pematangan lahan

Penyiapa n dan pematang an lahan

Pemantauan aliran permukaan dilakukan dengan metode observasi pada saat atau setelah hujan dengan mengamati pola dan volume aliran permukaan dan aliran pada saluran drainase. Analisis data hasil observasi lapangan dilakukan secara deskriptif untuk menggambarkan efektifitas saluran drainase yang dibangun di dalam dan di luar tapak proyek.

Tapak proyek

6. Aliran permukaa n

Aliran permukaan akibat

pembangunan pabrik semen dan fasilitas penunjangnya

Pembang unan pabrik semen

Tapak proyek 1xpada tahap konstruksi

Pelaksana: PT. Conch North Sulawesi Cement

Pengawas: BLH Kab. Bolmong, Dinas PU Kab Bolmong, Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog Penerima Laporan: BLH Kab.

Bolmong , Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog 7 Terbukany

a Terbukanya

kesempatan Penerima

an tenaga Metode pengumpulan data jumlah tenaga

kerja yang dibutuhkan dan pencari kerja Tapak proyek Minimal

enam bulan Pelaksana: PT. Conch North

Sulawesi Cement

(13)

No Dampak LH yang Dipantau Bentuk Pemantauan LH Institusi pemantauan LH Jenis

Dampak Parameter

yang Dipantau Sumber

Dampak Metode Pengumpulan/analisis data Lokasi Pantau Waktu dan

Frekuensi Pelaksana

n kerja pengoperasian pabrik semen dan fasilitas penunjangnya

pada tahap operasi

wawancara. Analisis data dilakukan secara deskriptif terhadap tabulasi dan persentasi data tenaga kerja yang diterima. Data kesempatan kerja akan dianalisis secara kuantitatif untuk menggambarkan besaran penyerapan tenaga kerja.

selama tahap operasi

Dinas PU Kab Bolmong, Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog Penerima Laporan: BLH Kab.

Bolmong , Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog 8

Aliran permukaa n

Aliran permukaan akibat

Pengoperasian pabrik dan sarana penunjangnya

Pengoper asian pabrik dan sarana penunjan gnya

Pemantauan aliran permukaan dilakukan dengan metode observasi pada saat atau setelah hujan dengan mengamati pola dan volume aliran permukaan dan aliran pada saluran drainase. Analisis data hasil observasi lapangan dilakukan secara deskriptif untuk menggambarkan efektifitas saluran drainase yang dibangun di dalam dan di luar tapak proyek.

Tapak proyek

9 Interaksi social budaya

Interaksi social budaya antar pekerja dan pekerja dengan masyarakat selapa tahap operasi

Pengoper asian pabrik dan sarana penunjan gnya

Metode pengumpulan data melalui survei dan wawancara terhadap para pekerja asing dan pekerja domestik dan warga sekitar tapak proyek. Analisis data dilakukan secara deskriptif terhadap tabulasi dan persentasi data sosial budaya

Lokasi pabrik, mess karyawan, desa sekitar

Minimal enam bulan sekali selama tahap operasi Pabrik semen dan fasilitas penunjang nya

Pelaksana: PT. Conch North Sulawesi Cement

Pengawas: BLH Kab. Bolmong, Dinas Diknas Kab Bolmong Camat Bolaang dan Lolak, Lurah

Inobonto 1 dan Solog Penerima Laporan: BLH Kab.

Bolmong , Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog

10 Pembangu

nan Pembangunan

masyarakat Pengoper

asian Metode pengumpulan data melalui survei

dan wawancara terhadap lurah, tokoh Desa sekitar Minimal

enam bulan Pelaksana: PT. Conch North

Sulawesi Cement

(14)

Jenis

Dampak Parameter

yang Dipantau Sumber

Dampak Metode Pengumpulan/analisis data Lokasi Pantau Waktu dan

Frekuensi Pelaksana

t desa tahap operasi Pabrik semen dan fasilitas penunjan gnya

Analisis data dilakukan secara deskriptif terhadap tabulasi dan persentasi data pembangunan masyarakat desa. Data pembangunan masyarakat desa akan dianalisis secara kuantitatif untuk menggambarkan tingkat perkembangan warga desa.

selama tahap operasi Pabrik semen dan fasilitas penunjang nya

Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog

Penerima Laporan: BLH Kab.

Bolmong, Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog

11

Berkurang nya kesempata n kerja

Kesempatan kerja pada tahap pasca operasi

Penghenti an aktifitas pabrik semen

Metode pengumpulan data melalui survei jumlah tenaga kerja yang dilepaskan dan pencari kerja melalui survei data dari pemrakarsa dan wawancara. Analisis data dilakukan secara deskriptif terhadap tabulasi dan persentasi data tenaga kerja yang dilepaskan. Data kesempatan kerja akan dianalisis secara kuantitatif untuk

menggambarkan besaran kesempatan kerja.

Tapak proyek

Minimal sekali selama tahap pasca operasi

Pelaksana: PT. Conch North Sulawesi Cement

Pengawas: BLH Kab. Bolmong , Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog

Penerima Laporan: BLH Kab.

Bolmong, Camat Bolaang dan Lolak, Lurah

12 Berkurang

ya PAD PAD

Penghenti an aktifitas pabrik semen

Metode pengumpulan data PAD yang selama ini diterima melalui survei data dari

pemrakarsa dan instansi terkait. Analisis data dilakukan secara deskriptif terhadap tabulasi dan persentasi data PAD. Data PAD akan dianalisis secara kuantitatif untuk menggambarkan besaran PAD yang akan berkurang.

Instansi pemkab Bolmong di Lolak

Minimal sekali selama tahap pasca operasi

Pelaksana: PT. Conch North Sulawesi Cement

Pengawas: BLH Kab. Bolmong, Dinas Pendapatan Kab Bolmong, Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog

Penerima Laporan: BLH Kab.

Bolmong , Camat Bolaang dan

Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog

(15)

No Dampak LH yang Dipantau Bentuk Pemantauan LH Institusi pemantauan LH Jenis

Dampak Parameter

yang Dipantau Sumber

Dampak Metode Pengumpulan/analisis data Lokasi Pantau Waktu dan

Frekuensi Pelaksana

13

Tersediany a dana pengemba ngan masyaraka t desa

Pengembangan masyarakat desa setelah penghentian pabrik

Penghenti an aktifitas pabrik semen

Metode pengumpulan data melalui survei dan observasi dana pengembangan masyarakat desa yang disediakan pemrakarsa. Analisis data dilakukan secara deskriptif terhadap tabulasi dan persentasi data dana comdev. Data dana comdev akan dianalisis secara kuantitatif untuk menggambarkan besaran dana comdev yang

dikucurkan pemrakarsa Kantor

pemrakarsa dan desa-desa sekitar

Minimal sekali 6 bulan selama tahap pasca operasi

Pelaksana: PT. Conch North Sulawesi Cement

Pengawas: BLH Kab. Bolmong , Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog

Penerima Laporan: BLH Kab.

Bolmong, Camat Bolaang dan Lolak, Lurah

14

Tersediany a dana pembangu nan desa

Pembangunan desa setelah penghentian pabrik

Penghenti an aktifitas pabrik semen

Metode pengumpulan data melalui observasi dana pembangunan desa yang disediakan pemrakarsa. Analisis data dilakukan secara deskriptif terhadap tabulasi dan persentasi data dana pembangunan desa. Data dana untuk desa akan dianalisis secara kuantitatif untuk menggambarkan besaran dana pembangunan desa yang dikucurkan pemrakarsa

15 Pulihnya kualitas lingkungan

Pulihnya kualitas lingkungan setelah penghentian pabrik

Penghenti an aktifitas pabrik semen

Metode pengumpulan data melalui survei dan pengukuran kualitas lingkungan (air, udata, tanah, biota) Analisis data dilakukan secara deskriptif terhadap tabulasi dan persentasi data kualitas lingkungan untuk menggambarkan kualiotas lingkungan pada tahap pasca operasi

Tapak proyek

Minimal sekali 6 bulan selama tahap pasca operasi PEMANTAUAN DTPH KP

1 Pendapata

n Pendapatan

masyarakat Penerima

an naker Metode pengumpulan data melalui survei

jumlah pendapatan masyarakat melalui Tapak Proyek Minimal

Sekali Pelaksana: PT. Conch North

Sulawesi Cement

(16)

Jenis

Dampak Parameter

yang Dipantau Sumber

Dampak Metode Pengumpulan/analisis data Lokasi Pantau Waktu dan

Frekuensi Pelaksana

t penerimaan

naker tahap konstruksi

konstruks

i deskriptif terhadap tabulasi dan persentasi data pendapatan . Data pendapatan akan dianalisis secara kuantitatif untuk

menggambarkan besaran pendapatan masyarakat.

konstruksi Disnaker Kab. Bolmong Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog Penerima Laporan: BLH Kab.

Bolmong Disnaker, Kab. Bolmong, Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog

2 Bangkitan lalin

Implementasi PP nomor 32 tahun 2011 tentang Manajemen dan Rekayasa , Analisis Dampak, serta Manajemen Kebutuhan Lalu Lintas serta menerapkan rekomendasi Andal; Lalin

Mobilisasi Alat dan Bahan

Pemantauan bangkitan lalin dilakukan

dengan metode observasi dengan mengamati kondisi lalu lintas depan tapak proyek dan wawancara dengan pengguna jalan dan pengendara kenderaan bermotor. Analisis data hasil observasi lapangan dilakukan secara deskriptif untuk membandingkan penerapan rekomendasi andal lalin dan peraturan terkait

Jalan depan tapak proyek

Minimal Sekali selama mobilisasi bahan dan alat

Pelaksana: PT. Conch North Sulawesi

Cement

Pengawas: BLH Kab. Bolmong, Dishub Kab. Bolmong Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog Penerima Laporan: BLH Kab.

Bolmong , Dishub Kab.

Bolmong, Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog

3 Debu

Kandungan debu di udara ambient di bawah baku mutu (230

g/Nm3)

Mobilisasi Alat dan Bahan

Pengumpulan data menggunakan metode gravimetric sesuai SNI No. 19-7119.3.2005.

Analisis data dilakukan secara deskriptif membandingkan hasil pengukuran dengan baku mutu sesuai PP 41, 1999

Akses masuk Tapak Proyek Permukiman desa Solog dan Kelurahan Inobonto 1

Pelaksana: PT. Conch North Sulawesi Cement

Pengawas: BLH Kab. Bolmong, Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog

Penerima Laporan: BLH Kab.

Bolmong , Camat Bolaang dan

(17)

No Dampak LH yang Dipantau Bentuk Pemantauan LH Institusi pemantauan LH Jenis

Dampak Parameter

yang Dipantau Sumber

Dampak Metode Pengumpulan/analisis data Lokasi Pantau Waktu dan

Frekuensi Pelaksana

4 Bising

Kebisingan di tapak proyek tidak

melampaui baku mutu kebisingan permukiman (Kepmen LH no. 48, 1996:

55 dBA) dan pekerja bangunan (Kepmen LH,.

48, 1996: 85 dBA)

Mobilisasi bahan dan alat dan penyiapa n lahan

Pengumpulan data dengan metode pengukuran langsung di lapang. Hasil pengukuran langsung diamati dan dibandingkan dengan angka baku mutu lingkungan

Akses masuk Tapak Proyek Permukiman desa Solog dan Kelurahan

Inobonto 1 Minimal Sekali selama mobilisasi bahan dan alat

Pelaksana: PT. Conch North Sulawesi Cement

Pengawas: BLH Kab. Bolmong, Dinas Kesehatan Kab Bolmong Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog

Penerima Laporan: BLH Kab.

Bolmong , Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog 5 Getaran

Getaran tidak melampaui baku mutui 5 mm/detik (Kep.

Men LH No. 49 thn 1996)

Pengumpulan data dengan metode pengukuran langsung di lapang. Hasil pengukuran langsung diamati dan dibandingkan dengan angka baku mutu lingkungan

6 Erosi

Apakah erosi yang terjadi kurang dari 35t/ha/tahun

Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi kondisi lereng, penggunaan lahan, kondisi tanah dan pengambilan data curah hujan untuk meprakirakan erosi lalu membandingkan dengan tingkat erosi yang dapat diabaikan

Tapak proyek

7 Kualitas Air Kualitas air Pemantauan kualitas cair tanah dilakukan Sumur dangkal

(18)

Jenis

Dampak Parameter

yang Dipantau Sumber

Dampak Metode Pengumpulan/analisis data Lokasi Pantau Waktu dan

Frekuensi Pelaksana

Permenkes 492, 2010 tentang persyarakan kualitas air minum

dianalisis di laboratorium. Hasil laboratorium kemudian dianalisis dengan metode despripsi untuk dibandingkan dengan persyaratan kualitas air minum

milik penduduk

8 Debu

Kandungan debu di udara ambient di bawah baku mutu (230

g/Nm3)

Pembang unan pabrik semen dan fasilitas penunjan gnya

Pengumpulan data menggunakan metode gravimetric sesuai SNI No. 19-7119.3.2005.

Analisis data dilakukan secara deskriptif membandingkan hasil pengukuran dengan baku mutu sesuai PP 41, 1999

Akses masuk Tapak Proyek Permukiman desa Solog dan Kelurahan Inobonto 1 9 Bising

Kebisingan di tapak proyek tidak

melampaui baku mutu kebisingan permukiman (Kepmen LH no. 48, 1996:

55 dBA) dan pekerja bangunan (Kepmen LH,.

48, 1996: 85 dBA)

Pengumpulan data dengan metode pengukuran langsung di lapang. Hasil pengukuran langsung diamati dan dibandingkan dengan angka baku mutu lingkungan

Pelaksana: PT. Conch North Sulawesi Cement

Pengawas: BLH Kab. Bolmong, Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog

Penerima Laporan: BLH Kab.

Bolmong , Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog

10 Pendapata Kepatuhan Penerima Pengumpulan data dengan metode survey Setiap Pelaksana: PT. Conch North

(19)

No Dampak LH yang Dipantau Bentuk Pemantauan LH Institusi pemantauan LH Jenis

Dampak Parameter

yang Dipantau Sumber

Dampak Metode Pengumpulan/analisis data Lokasi Pantau Waktu dan

Frekuensi Pelaksana

pembayaran upah sesuai UMR provinsi Sulawesi Utara

kerja tahap operasi

di lapang. Hasil wawancara dibandingkan dengan besaran UMR Sulut sebesar Rp.

2.400.000/bulan

selama tahap operasi

Pengawas: BLH Kab. Bolmong, Disnaker Kab. Bolmong Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog Penerima Laporan: BLH Kab.

Bolmong Disnaker, Kab. Bolmong, Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog

11 Bangkitan lalin

Kepatuhan pada rekomendasi Andal lalin

Pengoper asian Pabrik semen dan fasilitas penunjan gnya

Pemantauan bangkitan lalin dilakukan

dengan metode observasi dengan mengamati kondisi lalu lintas depan tapak proyek dan wawancara dengan pengguna jalan dan pengendara kenderaan bermotor. Analisis data hasil observasi lapangan dilakukan secara deskriptif untuk membandingkan penerapan rekomendasi andal lalin dan peraturan terkait

Jalan Trans Sulawesi Depan tapak proyek

Setiap enam bulan selama tahap operasi

Pelaksana: PT. Conch North Sulawesi

12 Limbah padat

Sistempengelol aan sampah (pewadahan, pemilahan, pelabelan, penampungan sementara, pengangkutan ke TPA)

Pemantauan limbah padat dilakukan dengan merode obserfasi dan wawancara dan dianalisis secara deskriptif untuk

dibandingkan dengan peraturan tentang pengelolaan limbah padat

Tapak proyek

Pelaksana: PT. Conch North Sulawesi Cement

Pengawas: BLH Kab. Bolmong, Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog

Penerima Laporan: BLH Kab.

Bolmong , Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog

13 Debu Kandungan

debu di udara Pengumpulan data menggunakan metode

gravimetric sesuai SNI No. 19-7119.3.2005. Jalan akses,

Tapak proyek, Setiap

enam bulan

(20)

Jenis

Dampak Parameter

yang Dipantau Sumber

Dampak Metode Pengumpulan/analisis data Lokasi Pantau Waktu dan

Frekuensi Pelaksana

bawah baku mutu (230

 g/Nm3)

membandingkan hasil pengukuran dengan

baku mutu sesuai PP 41, 1999 Kel. Inobonto

1 tahap

operasi

14 Gas

Konsentrasi gas di udara di bawah baku mutu

Pengoper asian Pabrik semen dan fasilitas penunjan gnya

Mengukur langsung dan mengambil sampel udara untuk analisis laboratorium, hasilnya dibandingkan dengan baku mutu lingkungan

Pelaksana: PT. Conch North Sulawesi Cement

Pengawas: BLH Kab. Bolmong, Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog

Penerima Laporan: BLH Kab.

Bolmong , Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog 15 Bising

Kebisingan di tapak proyek tidak

melampaui baku mutu kebisingan permukiman (Kepmen LH no. 48, 1996:

55 dBA) dan pekerja bangunan (Kepmen LH,.

48, 1996: 85 dBA)

Mengukur langsung tingkat kebisingan di lapang menggunakan sound level meter, hasilnya dibandingkan dengan baku mutu

lingkungan Akses masuk

Tapak Proyek Permukiman desa Solog dan Kelurahan Inobonto 1

Minimal Sekali selama mobilisasi bahan dan alat

16 Getaran

Getaran tidak melampaui baku mutui 5 mm/detik (Kep.

Men LH No. 49 thn 1996)

Pengumpulan data dengan metode

pengukuran langsung di lapang. Hasil

pengukuran langsung diamati dan

dibandingkan dengan angka baku mutu

lingkungan

(21)

No Dampak LH yang Dipantau Bentuk Pemantauan LH Institusi pemantauan LH Jenis

Dampak Parameter

yang Dipantau Sumber

Dampak Metode Pengumpulan/analisis data Lokasi Pantau Waktu dan

Frekuensi Pelaksana

cair limbah sesuai Kepmen LH No.

5 Tahun 2014 Tentang Baku Mutu Limbah Cair

asian

pabrik mengambil sampel di lokasi IPAL dan di lokasi saluran pelepasan air limbah yang sudah diolah kemudian dibandingkan dengan baku mutu Permen LH nomor 5 tahun 2014 tentang Baku Mutu Air Limbah

enam bulan sekali selama tahap operasi

Sulawesi Cement

Pengawas: BLH Kab. Bolmong, Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog

Penerima Laporan: BLH Kab.

Bolmong , Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog

18 Erosi

Apakah erosi yang terjadi kurang dari 35t/ha/tahun

Pengoper asian pabrik

Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi kondisi lereng, penggunaan lahan, kondisi tanah dan pengambilan data curah hujan untuk meprakirakan erosi lalu membandingkan dengan tingkat erosi yang dapat diabaikan

Tapak proyek

19 Kuantitas air tanah

Ada tidaknya Surat Izin Pengambilan Air Tanah dan kepatuhan pada rekomendasi izin tersebut.

Ada tidaknya dokumen Amdal jika pengambilan air tanah lebih dari 50 liter/detik

Pemantauan aliran permukaan dilakukan dengan metode observasi dan wawancara mengenai proses pengambilan air tanah sesuai SIPA dan peratutan mengenai penghematan air. Analisis data hasil observasi lapangan dilakukan secara deskriptif untuk menggambarkan ketaatan pada aturan mengenai pengambilan air tanah dan penghematan air

Sumur pengambilan air tanah dalam tapak proyek dan sumur penduduk sekitar

Pelaksana: PT. Conch North Sulawesi Cement

Pengawas: BLH Kab. Bolmong, Dinas ESDM Kab Bolmong, Dinas Kesehatan Kab Bolmong Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog Penerima Laporan: BLH Kab.

Bolmong , Dinas ESDM Kab

Bolmong, Dinas Kesehatan Kab

Bolmong Camat Bolaang dan

Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog

20 Kualitas air Kualitas air Pemantauan kualitas cair tanah dilakukan Minimal

(22)

Jenis

Dampak Parameter

yang Dipantau Sumber

Dampak Metode Pengumpulan/analisis data Lokasi Pantau Waktu dan

Frekuensi Pelaksana

Permenkes 492, 2010 tentang persyarakan kualitas air minum

dianalisis di laboratorium. Hasil laboratorium kemudian dianalisis dengan metode despripsi untuk dibandingkan dengan persyaratan kualitas air minum

sekali selama tahap operasi

21 Pajak dan re tribusi

Ketaatan pemrakarsa membayar pajak dan retribusi sector industry semen, penambangan gamping, dan PLTU

Pengoper asian Pabrik semen dan fasilitas penunjan gnya

Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan survey di instansi terkait pengumpulan pajak dan retribusi di kab Bolaang Mongondow. Data dianalisis untuk menghitung besaran kewajiban pajak yang dibajar pemrakarsa

Dinas Pendapatan Kabupaten Bolmong

Minimal enam bulan sekali selama tahap operasi

Pelaksana: PT. Conch North Sulawesi Cement

Pengawas: BLH Kab. Bolmong, Dinas Pendapatan Kab Bolmong, Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog

Penerima Laporan: BLH Kab.

Bolmong , Dinas Pendapatan Kab Bolmong, Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog

22

Berkurang nya pendapata n

Tingkat pendapatan pekerja saat berhentinya

Tahap pasca operasi

Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan survey kepada para pekerja mengenai persiapan yang telah dilakukan pemrakarsa untuk secara bertahap

memberhentikan para pekerja dan pembayar pesangon.

Tapak Proyek

Menjelang tahap pasca operasi

Pelaksana: PT. Conch North Sulawesi Cement

Pengawas: BLH Kab. Bolmong, Disnaker Kab. Bolmong Camat Bolaang dan Lolak, Lurah Inobonto 1 dan Solog Penerima Laporan: BLH Kab.

Bolmong Disnaker, Kab. Bolmong,

Camat Bolaang dan Lolak, Lurah

Inobonto 1 dan Solog

(23)

Tabel 2.3. Lokasi Pengelolaan dan Pemantauan

No. Parameter Jlh Sampel Lokasi Koordinat

1. Sosial Ekonomi Budaya

Solog dan.

Inobonto 1 Kelurahan Inobonto 1

dan Desa Solog -

2. Biota air 3 Hilir S. Mongondow

Hulu S. Mongondow Perairan Inobonto

00

0

55’05.57”N 124

0

05’18.11”E 00

0

52’55.5”N 124

0

06’27.2”E 00

0

53’23.32”N 124

0

04’57.05”E 3. Kualitas

Udara 4 Tapak proyek 00

0

53’49.8”N 124

0

04’53.6”E Jalan Trans Sulawesi 00

0

53’50.5”N 124

0

05’33.4”E Desa Solog 00

0

52’49”N 124

0

05’49.7”E Kel. Inobonto 1 00

0

53’49.8”N 124

0

04’53.6”E 4. Kualitas dan

kuantitas air 6 Hilir S. Mongondow Hulu S. Mongondow S. Solog

Perairan Inobonto Sumur penduduk Sumur di tapak proyek

00

0

55’05.57”N 124

0

05’18.11”E 00

0

52’55.5”N 124

0

06’27.2”E 00

0

53’49.8”N 124

0

04’53.6”E 00

0

53’23.32”N 124

0

04’57.05”E 00

0

52’49”N 124

0

05’49.7”E 00

0

54’14.2”N 124

0

05’04.4”E 5 Vegetasi,

Aliran permukaan, dan erosi

2 Tapak proyek

Lahan penduduk -

(24)

KA

KA

KA

KA

KA

BA

KU BA

KU

KU KU V

AP AP

SE

SE

V

LOKASI RKL RPL

KA : Kual Air BA: Biota Air KU: KuaLUdra V : Vegetasi AP: Aliran perm SE: SoseK

Gambar

Tabel 2.3. Lokasi Pengelolaan dan Pemantauan

Referensi

Dokumen terkait

Sumber Dampak Jenis Dampak Besaran Dampak Bentuk Upaya Pengelolaan LH Lokasi Pengelolaa n LH Periode Pengelolaa n LH Bentuk Upaya Pemantaua n LH Lokasi

Tujuan yang lain ialah memugar produktivitas lahan untuk pertanian tanpa berkaitan dengan tujuan melindungi lahan hilir (lahan di daratan pantai), atau karena sifat

Upaya yang telah dilakukan oleh Dinas Pelayanan Pajak Provinsi DKI Jakarta yang merupakan instansi dalam hal pemungutan Pajak Parkir terkait dengan pencapaian target penerimaan

Dari Tabel 2 dapat dilihat angka kejadian ME fase prescribing tidak mengalami penurunan yang signifikan pada pre dan post partisipasi, bahkan mengalami peningkatan tiga

Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali Cabang Tabanan) berupa sebuah sistem pendukung keputusan yang mampu untuk mendata nasabah yang mengajukan kredit, melakukan analisis

Kemudian pada variabel ketimpa- ngan pendapatan, indikator pengeluaran untuk investasi menjadi indikator terkuat dalam membentuk ketimpangan pendapa- tan, sehingga

Hal ini menyebabkan ditemukannya pergeseran bentuk dalam TSa, khususnya pergeseran bentuk pada unit, karena terjemahan verba pasif TSu diterjemahkan menjadi verba

Dalam perancangan buku travel guide wisata belanja pakaian grosir di kota Surabaya berbasis fotografi diperlukan beberapa proses penelitian agar dapat ditemukan