BUPATI SUMEDANG PROVINSI JAWA BARAT KEPUTUSAN BUPATI SUMEDANG NOMOR : 050 /KEP.341-BAPPPPEDA/2020
TENTANG
PEMBENTUKAN TIM PENYUSUN DOKUMEN
KAJIAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN KELEMBAGAAN PARIWISATA DI KAWASAN JATIGEDE
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SUMEDANG,
Menimbang : a. bahwa dalam rangka mengembangkan potensi wisata di Kabupaten Sumedang diperlukan pedoman dalam pengambilan kebijakan mengenai perencanaan pembangunan pariwisata;
b. bahwa untuk mengoptimalkan pengembangan potensi wisata Kabupaten Sumedang salah satunya diperlukan pemodelan rencana pengembangan SDM dan kelembagaan pariwisata di kawasan Jatigede;
c. bahwa untuk menyusun suatu dokumen pemodelan rencana pengembangan SDM dan kelembagaan pariwisata yang dapat diimplementasikan dengan baik diperlukan kajian;
d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c, perlu menetapkan Keputusan Bupati tentang Pembentukan Tim Penyusun Dokumen Kajian Pengembangan SDM dan Kelembagaan Pariwisata di Kawasan Jatigede.
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-daerah Kabupaten dalam Lingkungan Propinsi Djawa Barat (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 1950) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1968 tentang Pembentukan Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Subang dengan Mengubah Undang- Undang Nomor 14 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-daerah Kabupaten dalam Lingkungan Propinsi Djawa Barat (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1968 Nomor 31, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2851);
2. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1960 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2043);
3. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);
4. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004, tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 164, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
5. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 11, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4966);
6. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 12, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4967);
7. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);
8. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817);
9. Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional Tahun 2010-2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5262);
10. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5294);
11. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 42, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6233);
12. Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2014 tentang Pengawasan dan Pengendalian Kepariwisataan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 140);
13. Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2014 tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor Penyelenggaraan Kepariwisataan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 147);
14. Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan Jawa Barat (Lembaran Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2008 Nomor 7 Seri E, Tambahan Lembaran Provinsi Jawa Barat Daerah Nomor 44);
15. Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Sumedang Tahun 2005–2025 (Lembaran Daerah Kabupaten Sumedang Tahun 2007 Nomor 2);
16. Peraturan Daerah Nomor 18 Tahun 2014 tentang Prosedur Perencanaan dan Penganggaran Daerah Kabupaten Sumedang (Lembaran Daerah Kabupaten Sumedang Tahun 2014 Nomor 18, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Sumedang Nomor 18);
17. Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2016 tentang Urusan Pemerintahan Kabupaten Sumedang (Lembaran Daerah Kabupaten Sumedang Tahun 2016 Nomor 3);
18. Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Sumedang (Lembaran Daerah Kabupaten Sumedang Tahun 2016 Nomor 11);
19. Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2019 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Sumedang Tahun Anggaran 2020 (Lembaran Daerah Kabupaten Sumedang Tahun 2019 Nomor 15);
20. Peraturan Bupati Nomor 79 Tahun 2019 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang Tahun 2020 (Berita Daerah Kabupaten Sumedang Tahun 2019 Nomor 79);
21. Peraturan Bupati Nomor 144 Tahun 2019 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020 (Berita Daerah Kabupaten Sumedang Tahun 2019 Nomor 144);
Memperhatikan : 1. Keputusan Bupati Nomor 92 Tahun 2019 tentang Standar Biaya dan Standar Satuan Harga Kabupaten Sumedang Tahun Anggaran 2020;
2. Keputusan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sumedang Nomor 900/Kep.0113/Bapppp/2020 tentang Penunjukan Unsur Pengelola Kegiatan di Lingkungan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sumedang Tahun Anggaran 2020;
3. Surat Penugasan Direktur Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Komputer Indonesia Nomor 032/Dir- LPPM/UNIKOM/VII/2020, tentang Penugasan Tenaga Ahli Penyusun Dokumen Kajian Pengembangan SDM dan Kelembagaan Pariwisata di Kawasan Jatigede.
MEMUTUSKAN:
Menetapkan : KEPUTUSAN BUPATI TENTANG PEMBENTUKAN TIM PENYUSUN DOKUMEN KAJIAN PENGEMBANGAN SUMBERDAYA MANUSIAN DAN KELEMBAGAAN PARIWISATA DI KAWASAN JATIGEDE.
KESATU : Membentuk Tim Penyusun Dokumen Kajian Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Kelembagaan Pariwisata di Kawasan Jatigede, dengan susunan keanggotaan dan uraian tugas sebagaimana tercantum dalam Lampiran Keputusan ini.
KEDUA : Tugas pokok dan fungsi tim sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU, yaitu membantu Bupati dalam menyusun dokumen Kajian Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Kelembagaan Pariwisata di Kawasan Jatigede, antara lain :
a. mengidentifikasi potensi sumber daya manusia atau aktor yang terlibat, baik aktif maupun pasif dalam pengembangan desa wisata;
b. mengidentifikasi peran sumber daya manusia dan kelembagaan terkait peran dalam mengembangkan desa wisata;
c. mengidentifikasi permasalahan sumber daya manusia dan kelembagaan dalam mengembangkan kegiatan pariwisata;
d. merumuskan model rencana pengembangan sumber daya manusia dan kelembagaan pariwisata di Kawasan Jatigede;dan
e. merumuskan rekomendasi pengembangan sumber daya manusia dan kelembagaan pariwisata di Kawasan Jatigede.
KETIGA : Biaya yang timbul akibat ditetapkannya Keputusan ini dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Sumedang Tahun Anggaran 2020.
KEEMPAT : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di Sumedang pada tanggal 3 Agustus 2020
BUPATI SUMEDANG, ttd
DONY AHMAD MUNIR
LAMPIRAN
KEPUTUSAN BUPATI SUMEDANG
NOMOR : 050 /KEP. 341-BAPPPPEDA/2020 TENTANG :
PEMBENTUKAN TIM PENYUSUN DOKUMEN KAJIAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN KELEMBAGAAN PARIWISATA DI KAWASAN JATIGEDE
SUSUNAN KEANGGOTAAN DAN URAIAN TUGAS TIM PENYUSUN DOKUMEN KAJIAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN
KELEMBAGAAN PARIWISATA DI KAWASAN JATIGEDE A. SUSUNAN KEANGGOTAN
I. Pembina : Bupati Sumedang.
II. Wakil Pembina : Wakil Bupati Sumedang.
III. Pengarah : Sekretaris Daerah Sumedang.
IV. Wakil Pengarah : Asisten Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Bidang Pembangunan.
V. Ketua : Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten sumedang.
VI. Wakil Ketua : Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten sumedang.
VII. Sekretaris :
Kepala Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sumedang.
VIII. Anggota 1. Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang.
2. Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga Kabupaten Sumedang.
3. Kepala Bidang Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Sumedang.
4. Kepala Subbidang Ekonomi pada Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sumedang.
5. Ratih Yuniarti, S.E., M.Si.
Analis Rencana Program dan Kegiatan pada Subbidang Ekonomi pada Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sumedang.
6. Doni Budiman, S.E.
Operator SIRUP pada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sumedang.
IX. Tenaga Ahli : 1. Kani Mahardika, S.T., M.T.
Tenaga Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota
Peneliti pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Komputer Indonesia;
2. Selfa Septiani Aulia, M.T.
Tenaga Ahli Pengembangan Kelembagaan
Peneliti pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Komputer Indonesia;
3. Dr. Isniar Budiarti, S.E., M.Si.
Tenaga Ahli Pengembangan Sumber Daya Alam Peneliti pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Komputer Indonesia;
4. Muhammad Iffan, S.E., M.M.
Tenaga Ahli Ekonomi
Peneliti pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Komputer Indonesia;
B. URAIAN TUGAS
I. Pembina mempunyai tugas :
a. menetapkan kebijakan umum pelaksanaan penyusunan dokumen;
b. menetapkan keputusan mengenai hasil penyusunan dokumen.
II. Wakil Pembina mempunyai tugas :
a. mewakili pembina dalam menetapkan kebijakan umum pelaksanaan penyusunan dokumen;dan
b. mewakili pembina dalam menetapkan keputusan mengenai hasil penyusunan dokumen.
III. Pengarah mempunyai tugas :
a. memberikan arahan dalam pelaksanaan penyusunan dokumen;
b. memberikan saran dan masukan dalam pelaksanaan penyusunan dokumen.
IV. Wakil Pengarah mempunyai tugas :
a. mewakili pengarah dalam memberikan arahan dalam pelaksanaan penyusunan dokumen;
b. mewakili pengarah dalam memberikan saran dan masukan dalam pelaksanaan penyusunan dokumen.
V. Ketua mempunyai tugas :
a. merumuskan kebijakan teknis dan substansi dalam pelaksanaan penyusunan dokumen;
b. melaksanakan tahapan pelaksanaan kegiatan, yaitu ; penyusunan laporan pendahuluan, antara dan akhir;dan
c. melakukan pembagian tugas kepada anggota dalam penyusunan dokumen.
d. bertanggungjawab terhadap keseluruhan pelaksanaan penyusunan dokumen.
VI. Wakil Ketua mempunyai tugas :
a. ikut merumuskan kebijakan teknis dan substansi dalam pelaksanaan penyusunan dokumen;
b. ikut melaksanakan tahapan pelaksanaan kegiatan, yaitu ; penyusunan laporan pendahuluan, antara dan akhir;
c. ikut melakukan pembagian tugas kepada anggota dalam penyusunan dokumen;dan
d. ikut bertanggungjawab terhadap keseluruhan pelaksanaan penyusunan dokumen.
VII. Sekretaris mempunyai tugas :
a. menyiapkan pelaksanakan penyusunan dokumen sesuai dengan tugas yang diberikan oleh ketua atau wakil ketua;
b. membuat laporan hasil pelaksanakan penyusunan dokumen baik teknis maupun substansi kepada ketua atau wakil ketua;dan
c. mengatur pembagian tugas anggota yang diberikan oleh ketua atau wakil ketua selama kegiatan berlangsung.
VIII. Anggota mempunyai tugas :
a. membantu dalam merumuskan kebijakan teknis dan substansi dalam pelaksanaan penyusunan dokumen;
b. membantu dalam melaksanakan tahapan pelaksanaan kegiatan, yaitu ; penyusunan laporan pendahuluan, antara dan akhir;dan c. melaksanakan tugas yang diberikan oleh ketua atau wakil ketua
selama kegiatan berlangsung.
IX. Tenaga Ahli mempunyai tugas :
a. membantu dalam merumuskan kebijakan teknis dan substansi dalam pelaksanaan penyusunan dokumen;
b. membantu dalam melaksanakan tahapan pelaksanaan kegiatan;
yaitu ; penyusunan laporan pendahuluan, antara dan akhir;dan c. melaksanakan tugas yang diberikan oleh ketua atau wakil ketua
selama kegiatan berlangsung.
BUPATI SUMEDANG, ttd
DONY AHMAD MUNIR