• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENDAHULUAN Analisa Sistem Antrian Pada Routerboard 751 Dengan Multi Koneksi.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENDAHULUAN Analisa Sistem Antrian Pada Routerboard 751 Dengan Multi Koneksi."

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

1 BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Perkembangan internet pada masa sekarang ini sudah sangat maju

pesat, tidak dapat di pungkiri lagi sekarang internet merupakan kebutuhan

primer seseorang. Sekarang semua kebutuhan seseorang dapat di tunjang

dengan hadirnya internet itu sendiri, contohnya adalah sekarang kebanyakan

orang lebih memilih menggunakan internet banking untuk membayar tagihan,

mentransfer uang ataupun keperluan lainnya. Begitu pula dengan maraknya

social network yang sangat beragam, dengan hadirnya facebook, twitter,

youtube dan lainnya semakin membuat orang tidak bisa lepas dari internet.

(Marpiyanti 2011)

Dengan perkembangan dunia internet yang kian pesat seperti itulah,

maka traffic internet akan semakin padat pada nantinya, untuk mengantisipasi

traffic yang semakin padat itulah di butuhkan sebuah mesin router yang dapat

sedikit mengatasi permasalahan yang ada saat ini, dalam hal ini routerboard

mikrotik adalah salah satu solusi yang dapat digunakan untuk mengatasi

permasalahan traffic jaringan untuk saat. Routerboard adalah sebuah mesin

router yang sudah cukup populer di kalangan network engineer sekarang ini,

karena fitur yang cukup lengkap dengan harga yang relatif terjangkau.

(Herlambang, 2011)

Dalam sebuah routerboard mikrotik memiliki beragam fitur untuk

(2)

2

sistem routerboard mikrotik juga terdapat fitur pemilihan metode antrian

yang dalam hal ini adalah BFIFO (Bytes First In First Out), PFIFO (Packet

First In First Out), PCQ (Per Connection Queue), SFQ (Stochastic Fair

Queuing), RED (Random Early Detection). Dengan algoritma routing yang

berbeda beda dari semua metode antrian tersebut, seorang network engineer

mendapat tantangan untuk memilih sistem mana yang akan paling tepat

digunakan untuk menangani permasalahan traffic jaringan. (Handriyanto

2009)

1.2 Rumusan Masalah

Sesuai dengan latar belakang yang telah dijabarkan di atas maka

permasalahan yang ada di tugas akhir ini adalah mengetahui sistem antrian

manakah pada routerboard yang paling efektif untuk menangani traffic

jaringan untuk saat ini.

1.3 Batasan Masalah

Agar pembahasan lebih bisa terfokus, maka di perlukan pembatasan

masalah yaitu

1. Penelitian akan dilakukan untuk membuktikan metode antrian

manakah yang paling cepat dan mempunyai mekanisme antrian

paling baik dalam berbagai kebutuhan yaitu streaming, download,

dan juga browsing.

(3)

3

1.4 Tujuan Penelitian

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui sistem antrian manakah

yang paling efektif untuk menangani traffic jaringan menggunakan

RouterBoard.

1.5 Manfaat Penelitian

Manfaat yang diperoleh dari penelitian ini nantinya adalah:

1. Dapat memberikan pengetahuan pada pembaca mengenai metode

antrian di routerboard mikrotik.

2. Pembaca dapat memilih metode antrian yang tepat, jika pembaca

menggunakan routerboard mikrotik.

1.6 Sistematika Penulisan

Untuk memberikan gambaran mengenai laporan yang akan dibuat, adapun

sistematika penulisan laporan sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN

Bab pendahuluan mendeskripsikan mengenai latar belakang masalah,

rumusan masalah, batasan masalah, tujuan, manfaat dan sistematika

penulisan.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Berisi tentang teori-teori yang digunakan dalam penelitian, perancangan

(4)

4

BAB III METODE PENELITIAN

Menguraikan gambaran obyek penelitian, analisis semua permasalahan,

perancangan sistem baik secara umum maupun spesifik.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

Memaparkan dari hasil-hasil tahapan penelitian, mulai dari analisis, desain,

hasil testing dan implementasinya.

BAB V PENUTUP

Menguraikan kesimpulan dari penelitian dan saran-saran sebagai bahan

pertimbangan untuk penelitian selanjutnya.

Referensi

Dokumen terkait

Dengan adanya simulasi traffic light pada perempatan dengan sistem mikrokontroler AT89S51 yang memanfaatkan koneksi jaringan wireless , dapat diambil kesimpulan

redundancy protocol (VRRP) dapat digunakan untuk mengatasi kegagalan perangkat yang terjadi pada sebuah jaringan dan dari hasil pengujian yang dilakukan memiliki

Perkembangan Teknologi Jaringan Komputer dewasa ini sangat pesat hal ini memerlukan sebuah penanganan jaringan dengan kinerja yang sangat baik, melalui jurnal ini

Load balancing pada sistem ini difungsikan agar router dapat membagi koneksi untuk melewatkan request traffic dari jaringan local (LAN) ke internet melalui

Teknik intubasi sendiri dapat dengan cara melalui nasal atau oral, dengan 2 jenis intubasi ini manakah yang paling efektif pada prosedur tonsilektomi..

Dan untuk meningkatkan efisiensi dan utilisasi jaringan pada perancangan topologi yang baru akan diterapkan sebuah routing protokol yang sesuai dengan kebutuhan dari jaringan

redundancy protocol (VRRP) dapat digunakan untuk mengatasi kegagalan perangkat yang terjadi pada sebuah jaringan dan dari hasil pengujian yang dilakukan memiliki

Dalam penelitian sebelumnya belum ada yang membandingkan metode yang paling efektif untuk menangani gangguan dalam komunikasi nirkabel Pada makalah ini metode yang akan digunakan adalah