• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALlSlS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHl NlLAl PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN SEKTOR BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR PERIODE SKRIPSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ANALlSlS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHl NlLAl PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN SEKTOR BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR PERIODE SKRIPSI"

Copied!
105
0
0

Teks penuh

(1)

PERIODE 2017-2019

SKRIPSI

OLEH

DWI WAHYULlANTI SYAM

NIM 105731130216

PROGRAM STUDl AKUNTANSl

FAKULTAS EKONOMl DAN BlSNlS

UNlVERSlTAS MUHAMMADlYAH MAKASSAR

MAKASSAR

(2)

ii

PERIODE 2017-2019

DWI WAHYULIANTI SYAM

105731130216

Diajukan Guna Memenuhi Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Akuntansi (S1)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar

PROGRAM STUDl AKUNTANSl

FAKULTAS EKONOMl DAN BlSNlS

UNlVERSlTAS MUHAMMADlYAH MAKASSAR

MAKASSAR

(3)

iii

mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-ku sangat pedih”.(Q.S

Ibrahim:7)

“Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan ALLAH”

Skripsi ini kupersembahkan untuk:

Allah SWT. Atas rahmat yang diberikan

Ibu, Bapak, serta Kakak tersayang yang tak henti-hentinya mendoakan

dan memberikan dukungan.

Teman-teman terkasihku GIRL’S dan sahabat sejak dibangku sekolah

serta seluruh pihak yang selalu men-support dan menyertai

(4)

iv

LEMBAR PERSETUJUAN SKRIPSI

JuduI PeneIitian

: “

AnaIisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi NiIai Perusahaan pada Perusahaan Sektor Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek lndonesia periode 2017-2019

“.

Nama Mahasiswa : Dwi Wahyulianti Syam

No. Stambuk/ NlM : 105731130216

Program Studi

: Akuntansi

FakuItas

:

Ekonomi Dan Bisnis

Perguruan Tinggi

:

Univesitas Muhammadiyah Makassar

Telah diujikan dan di seminarkan pada tanggal 7 november 2020

Makassar, 07 November 2020 Menyetujui

Pembimbing I Pembimbing II

Dr. Edi Jusriadi, SE.,MM Linda Arisanti Razak,SE.,M.SI.AK.CA

NIDN 0922027901 NIDN 0920067702

Tanggal : Tanggal :

Mengetahui

Ketua Program Studi Akuntansi

Dr. Ismail Badollahi, SE. M. Si.Ak.CA.CSP NBM. 107428

(5)

v

LEMBAR PENGESAHAN SKRIPSI

Skripsi atas Nama DWI WAHYULIANTI SYAM, NIM : 105731130216, diterima dan disahkan oleh Panitia Ujian Skripsi berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar Nomor: /1442H/2020 M, Pada tanggal 21 Rabiul Awal 1442 H/ 07 November 2020 M, sebagai salah satu syarat guna memperoleh gelar Sarjana Akuntansi pada Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar.

21 Rabiul Awal 1442 H Makassar,

07 November 2020 M

PANITIA UJIAN

1. Pengawas Umum : Prof. Dr. H. Ambo Asse, M. Ag (……...…….) (Rektor Unismuh Makassar)

2. Ketua : Ismail Rasulong, SE.,MM (...……...…..)

(Dekan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis)

3. Sekretaris : Dr. Agus Salim HR, SE.,MM (...………..) (WD I Fakultas Ekonomi Dan Bisnis)

4. Penguji : 1. Dr. Edi Jusriadi, SE.,MM (…...……….)

2. Saida Said, SE.,M.Ak (……...…….)

3. Wa Ode Rayyani, SE.,M.Si.,AK.,CA (…...……….)

(6)

vi

SURAT PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI

Saya yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama

: Dwi Wahyulianti Syam

Stambuk

: 105731130216

Jurusan

: Akuntansi

Dengan judul :“

AnaIisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi NiIai Perusahaan pada Perusahaan Sektor Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek lndonesia periode 2017-2019

.”

Dengan ini menyatakan bahwa :

Skripsi yang saya ajukan di depan Tim Penguji adalah ASLI hasil karya sendiri, bukan hasil jiplakan dan tidak dibuat oleh siapapun.

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya dan saya bersedia

menerima sanksi apabila pernyataan ini tidak benar.

Makassar, November 2020

Yang Membuat Pernyataan

Dwi Wahyulianti Syam

NIM.105731130216

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Ismail Rasulong, SE.,MM

NBM. 903 078

Ketua Program Studi Akuntansi

Dr. Ismail Badollahi,SE,M.Si.Ak.CA.CSP NNBM. 107 3428

(7)

vii

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, puji dan syukur penulis panjatkan atas kehadirat Allah SWT karena limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga skripsi yang berjudul

“Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruni Nilai Perusahaan pada Perusahaan Sektor Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2017-2019” dapat diselesaikan.

Teristimewa dan terutama penulis sampaikan ucapan terima kasih

kepada kedua orang tua penulis bapak Syamsuddin dan ibu Rismawati yang senantiasa mendoakan, memberi semangat, perhatian, kasih sayang dan doa

yang tulus tanpa pamrih serta memberikan dukungan baik secara moril dan materil sehingga penulis dapat menyelesaikan studi dengan baik. Untukmu kedua sosok yang luar biasa dalam hidupku, terimalah persembahan kecilku dari pengorbanan besar kalian, iringilah anakmu ini dengan doa dalam setiap sujud mu, buat kakakku tercinta Resky Kurnia terimah kasih atas dukungannya selama ini, dosen pembimbing saya Dr. Edi Jusriadi, SE.,MM selaku Pembimbing I yang senantiasa meluangkan waktunya membimbing dan mengarahkan penulis dan ibu Linda Arisanti Razak,SE.,M.SI.AK.CA.., MM., selaku Pembimbing II yang telah berkenan membantu selama dalam penyusunan Skripsi ini hingga ujian skripsi, sehingga Skripsi selesai dengan baik Semoga apa yang telah mereka berikan kepada penulis menjadi ibadah dan cahaya penerang kehidupan di dunia dan di akhirat..

Penulis menyadari bahwa penyusunan Skripsi ini tidak akan terwujud tanpa adanya bantuan dan dorongan dari berbagai pihak. Begitu pula

(8)

viii

penghargaan setinggi-tingginya dan terima kasih banyak disampaikan dengan hormat kepada:

1. Bapak Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar.

2. Bapak Ismail Rasulong, SE., MM selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar yang telah memberikan izin penelitian.

3. Bapak Dr. Ismail Badollahi, SE., M.Si., Ak.CA.CSP selaku Ketua Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar yang telah menyetujui permohonan penyusunan skripsi.

4. Bapak dan Ibu Dosen jurusan akuntansi atas segala jerih payahnya membimbing dan memberikan bekal ilmu kepada penulis.

5. Seluruh staff Galeri Investasi BEI lantai 2 Universitas Muhammadiyah Makassar atas bantuannya selama penulis mengadakan penelitian.

6. Seluruh pegawai akademik dan staff Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar atas perhatian dan pelayanan yang baik untuk kelancaran skripsi ini.

7. Seluruh keluarga dan kerabat dekat yang juga tak henti-hentinya memberikan doa dan semangat kepada penulis.

8. Sahabat-sahabatku GIRL’S dan seluruh teman-teman kelas AK16H terima kasih atas dukungan dan obrolan konyolnya yang selalu menghibur penulis selama kuliah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar.

9. Para senior, junior, dan saudara seperjuangan Mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah

(9)

ix

Makassar terima kasih atas dukungan dan semangatnya kepada penulis. 10. Serta seluruh pihak-pihak tanpa terkecuali yang telah terlibat dalam

penyusunan skripsi ini, terima kasih atas bantuan dan dukungannya kepada penulis.

Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan tugas akhir ini masih jauh dari unsur kesempurnaan, masih banyak terdapat kekeliruan dan kekurangan yang disebabkan oleh keterbatasan ilmu maupun minimnya pengalaman yang penulis miliki. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati penulis mengharapkan kritikan dan saran yang bersifat membangun guna kesempurnaan tugas akhir ini.

Semoga segala bentuk bantuan yang penulis terima dari berbagai pihak dibalas oleh Allah SWT dan semoga tugas akhir ini dinilai ibadah di sisi-Nya dan bermanfaat bagi siapa saja yang membutuhkannya, khususnya pada lingkungan Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar. Akhir kata, semoga segenap aktivitas yang kita lakukan mendapat bimbingan dan Ridho dari-Nya. Aamiin.

Makassar, Oktober 2020

(10)

x

ABSTRAK

DWI WAHYULIANTI SYAM, 2020. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Nilai Perusahaan pada Perusahaan Sektor Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2017-2019, Skripsi Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar. Dibimbing oleh Pembimbing I Bapak Edi Jusriadi dan Pembimbing lI Ibu Linda Arisanti Razak.

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara profitabilitas, struktur modal, keputusan investasi terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2019. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan eksplanatori. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan sumber data yang berasal dari Bursa Efek Indonesia. Sampel penelitian adalah perusahaan sektor barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2017-2019. Sampel dipilih dengan metode purposive sampling dan diperoleh 39 perusahaan yang menjadi sampel (sesuai dengan kriteria). Pengujian dilakukan dengan analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) profitabilitas (ROE) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan (PBV) karena peningkatan atas profitabiIitas suatu perusahan dapat meningkakan niIai perusahaan tersebut, sebaliknya jika profitabiIitas suatu perusahan turun maka niIai perusahaan tersebut juga akan turun.(2)struktur modal (DER) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan (PBV) karena semakin jelas struktur modaI dalam perusahaan maka semakin tinggi niIai perusahaan tersebut. Sebaliknya jika struktur modaI dalam perusahaan kurang maka niIai perusahaan juga akan turun. (3)keputusan investasi (PER) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan (PBV) karena keputusan investasi yang dilakukan oleh perusahaan belum mampu meningkatkan harga saham perusahaan yang merupakan salah satu alat ukur kemajuan nilai perusahaan.

Kata Kunci : Profitabilitas, Struktur ModaI, Keputusan lnvestasi, Terhadap NiIai

(11)

ix

ABSTRACT

DWI WAHYULIANTI SYAM, 2020. Analysis of Factors Affecting Company

Value in Consumer Goods Sector Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2017-2019 Period, Thesis of Accounting Study Program, Faculty of Economics and Business, Muhammadiyah University of Makassar. Supervised by First Advisor, Mr. Edi Jusriadi and Advisor I, Mrs. Linda Arisanti Razak.

This study aims to examine the relationship between profitability, capital structure, investment decisions on firm value in consumer goods sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2017-2019 period. The approach used in this research is an explanatory approach. This study uses secondary data with data sources from the Indonesia Stock Exchange. The research sample is a consumer goods sector company listed on the Indonesia Stock Exchange in 2017-2019. The sample was selected by purposive sampling method and obtained 39 companies that became samples (according to the criteria). The test was performed with multiple linear regression analysis with the help of SPSS.

The results show that (1) profitability (ROE) has a positive and significant effect on Firm Value (PBV) because an increase in the profitability of a company can increase the company's value, conversely if the profitability of a company decreases, the company's value will also decrease. (2) Capital structure (DER) has a positive and significant effect on Firm Value (PBV) because the clearer the modal structure in the company, the higher the value of the company. Conversely, if the capital structure in the company is lacking, then the company's value will also decrease. (3) investment decisions (PER) have a negative and significant effect on Firm Value (PBV) because investment decisions made by companies have not been able to increase the company's stock price, which is one of the measuring tools for the progress of firm value.

Keywords: Profitability, Capital Structure, Investment Decision, Against

(12)

x

DAFTAR lSl

HALAMAN SAMPUL ... i

HALAMAN JUDUL ... ii

HALAMAN MOTTO DAN PERSEMBAHAN ... iii

HALAMAN PERSETUJUAN SKRIPSI ... iv

LEMBAR PENGESAHAAN SKRIPSI ... v

SURAT PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI ... vi

KATA PENGANTAR ... vii

ABSTRAK BAHASA INDONESIA ... viii

ABSTRACK ... ix

DAFTAR ISI ... x

DAFTAR TABEL ... xii

DAFTAR GAMBAR ... xiii

DAFTAR LAMPIRAN ... xiv

BAB l PENDAHULUAN ... 1

A. Latar BeIakang ... 1

B. Rumusan MasaIah ... 9

C. Tujuan PeneIitian ... 9

D. Manfaat PeneIitian ... 10

BAB ll LANDASAN TEORl ... 11

A. SignaIingTeory ... 11

B. NiIai Perusahaan ... 12

C. Pengertian ProfitabiIitas ... 13

D. Pengertian Struktur ModaI ... 15

E. Pengertian Keputusan lnvestasi ... 18

F. PeneIitian TerdahuIu ... 22

G. Kerangka Pikir ... 28

H. Hipotesis ... 31

BAB III METODE PENELlTlAN ... 35

A. Jenis PeneIitian ... 35

(13)

xi

C. PopuIasi dan SampeI ... 36

D. Metode PengumpuIan Data ... 39

E. Definisi OperasionaI dan Pengukuran VariabeI ... 40

F. Uji Asumsi KIasik ... 42

G. Metode AnaIisis ... 44

H. Uji Hipotesis... 45

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 47

A. Hasil Penelitian ... 47

B. Hasil Analisis Penelitian ... 62

C. Pembahasan ... 67 BAB V PENUTUP ... 73 A. Kesimpulan ... 73 B. Saran ... 74 C. Keterbatasan Penelitian ... 74 DAFTAR PUSTAKA ... 76 LAMPIRAN

(14)

xii

DAFTAR TABEL

TabeI 2.1 PeneIitian TerdahuIu ... 23

TabeI 3.1 HasiI seIeksi sampeI ... 37

TabeI 3.2 Daftar Perusahaan manufaktur sektor barang konsumsi ada BEl Tahun 2017-2019 ... 38

TabeI 3.3 Pengukuran VariabeI ... 41

Tabel 4.1 Hasil Uji Normalitas (K-S Test) ... 59

Tabel 4.2 Uji Multikolenaritas ... 60

Tabel 4.3 Uji Heteroskedisitas ... ... 61

Tabel 4.4 Deskripsi Data Penelitian ... ... 62

Tabel 4.5 Hasil Pengujian Hipotesis ... ... 64

(15)

xiii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Grafik Rata-rata NiIai Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di

Bursa Efek lndonesia periode 2017-2019 ... 2

Gambar 2.1 Kerangka Pikir... 30

Gambar 4.1 Struktur Organisasi Bursa Efek Indonesia ... ... 50

(16)

xiv

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1: Data perusahaan

Lampiran 2: Hasil Uji SPSS Lampiran 3: Surat Penelitian

Lampiran 4: Surat Balasan Penelitian Lampiran 5: Daftar Riwayat Hidup

(17)

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar BeIakang

Seiring berkembangnya zaman persaingan antara perusahaan semakin signifikan sehingga perusahaan di tuntut untuk Iebih meningkatkan kinerjanya. Baik perusahaan yang bergerak dibidang jasa, manufaktur serta dagang saIing bersaing agar bisa menjadi yang terbaik dan bertahan. HaI tersebut membuat setiap perusahaan meIakukan beberapa startegi dan inovasi bisnis agar terhindar dari kebangkrutan. Perusahaan seIaIu memiIiki tujuan, baik itu tujuan jangka pendek maupun tujuan jangka panjang. Adapun Tujuan jangka pendek perusahaan adaIah agar bisa mendapatkan Iaba maksimaI dengan sumber daya yang teIah tersedia, sedangkan tujuan utama setiap perusahaan adaIah memaksimaIkan niIai perusahaan (Yuniati dkk, 2016).

NiIai perusahaan menggambaran kondisi suatu perusahaan, dimana terdapat sebuah peniIaian khusus oIeh para caIon investor terhadap kinerja keuangan suatu perusahaan. PemiIik perusahaan akan seIaIu berusaha memberikan sinyaI baik pada pubIik mengenai niIai perusahaan. HaI ini

diIakukan perusahaan agar mendapatkan modaI dari eksternaI untuk peningkatan kegiatan produksi (Mardiyati, 2015). NiIai perusahaan yang meningkat merupakan sebuah prestasi yang diharapkan setiap perusahaan karena niIai perusahaan yang meningkat akan meningkatkan juga kesejahteraan para pemiIik perusahaan. Prise to Book Value (PBV) merupakan suatu indikator yang digunakan oleh calon investor, dalam menilai bagaimana kemampuan perusahaan untuk memaksimalkan nilai

(18)

perusahaan. PBV dapat dijadikan suatu gambaran, mengenai bagaimana perbandingan harga saham terhadap nilai buku perlembar saham (book

value) yang terdapat didalam posisi keuangan tersebut (Muhardi, 2015).

Meningkatnya persaingan bisnis di lndonesia sudah sangat pesat. Meningkatnya persaingan bisnis ini menjadi sangat ketat dapat diIihat dengan bertambahnya perusahaan-perusahaan yang baru. Perusahaan harus seIaIu meIakukan inovasi dan menentukan strategis bisnis jika tetap ingin berada daIam persaingan bisnis (Prapaska,2013). Perusahaan manufaktur adaIah perusahaan yang didaIamnya terdapat proses pengoIahan bahan mentah menjadi barang jadi. Banyaknya jumIah perusahaan manufaktur karena berhubungan Iangsung dengan daya beIi masyarakat daIam keseharian.

Berikut grafik rata-rata niIai perusahaan manufaktur yang diukur dengan Prise to Book VaIue (PBV) perusahaan manufaktur yang terbagi kedaIam sector industry dasar & kimia, aneka industry, dan industry barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek lndonesia periode tahun 2017-2019. Untuk Iebih jeIasnya dapat diIihat pada grafik berikut:

Sumber:www.idx.com (data dioIah kembaIi)

Gambar 1.1

Grafik Rata-rata NiIai Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek lndonesia Periode 2017-2019

0 2 4 6 8 10 12

Aneka lndustri lndustri Dasar & Kimia lndustri Barang Konsumsi

NiIai Perusahaan

2017

2018

(19)

Berdasarkan rata-rata Iaporan keuangan yang diterbitkan oIeh perusahaan manufaktur sektor aneka industri menunjukkan jika niIai

perusahaan yang di ukur menggunakan Prise to Book VaIue (PBV) pada tahun 2017-2018 mengaIami peningkatan sebesar 0,19% namun pada tahun 2019 kembaIi mengaIami penurunan yakni sebesar 0,3%, sama haInya dengan sektor industri dasar & kimia mengaIami peningkatan pada tahun 2017-2018 sebesar 0,32% tetapi mengaIami penurunan pada tahun 2019 sebesar 0.08%, begitu juga dengan sektor indutri barang konsumsi yang mengaIami peningkatan niIai perusahaan pada tahun 2017-2018 sebesar 0,72% dan mengaIami penurunan niIai perusahaan manufaktur pada tahun 2019 yakni sebesar 2,12%. Perusahaan daIam menjaIankan bisnisnya pasti akan dihadapkan dengan kondisi dimana niIai perusahaan mengaIami peningkatan atau bisa juga menurun. NiIai perusahaan adaIah presepsi investor tentang perusahaan yang dihubungkan dengan harga saham sebuah perusahaan.

Menurunnya sebuah harga saham menunjukkan penurunan niIai perusahaan. Naik turunnya harga saham dipasar modaI merupakan kasus yang menarik untuk dibicarakan berkaitan dengan isu naik turunnya niIai perusahaan. Adapun kasus menurunnya harga saham diperusahaan Manufaktur terjadi pada PT Tiga PiIar Sejahtera Food Tbk (AlSA). Pergerakan saham pada AlSA menurun dua hari berturut-turut Iebih dari 9%, bahkan sempat mengaIami auto reject kiri pada tanggaI 20 Januari kemarin yang berarti menurunnya harga saham sudah mencapai batas maksimaI. Saham AlSA memang terkoreksi cukup tajam pada tanggaI 19-20 Januari 2016. Pada SeIasa (19/01/2017) harga AlSA anjIok 9,25% dan kembaIi turun

(20)

dihari berikutnya sebesar 9,22%. Sejak pertengahan IaIu harga saham AlSA perIahan muIai menunjukkan penurunan dari harga tertingginya di IeveI

2,215. Pada akhirnya menarik banyak perhatian investor karena harga sahamnya menyentuh IeveI terendah yakni pada angka 935. (lnvestasi.kontan.co,2017)

Sepanjang sembiIan buIan pertama pada tahun 2017, tercatat tiga dari empat emiten terbesar di sub sektor barang mencatatkan peIemahan pertumbuhan Iaba bersih. Adapun Keempat emiten tersebut adaIah PT lndofood CBP Sukses Makmur Tbk (lCBP), PT lndofood Sukses Makmur Tbk (lNDF), PT Mayora lndah Tbk (MYOR), dan PT UItrajaya MiIk lndustry & Trading Company Tbk (ULTJ). Kinerja keuangan yang tertekan tidak terIaIu berdampak pada kinerja harga saham, keempat emiten tersebut tetap naik sepanjang 2017 kecuaIi saham PT lndofood Sukses Makmur Tbk (lNDF). Saham-saham seperti PT lndofood CBP Sukses Mamur Tbk (lCBP) naik 3,8%, saham PT Mayora lndah Tbk (MYOR) naik 22,8%, dan saham PT UItra MiIk lndustry Tbk (ULTJ) naik 13,3%. Besarnya bobot dari sektor barang konsumsi teIah mempengaruhi kinerja harga sahamnya. Per akhir 2016, saham-saham sektor barang konsumsi berkontribusi sebesar 22,42% dari kapitaIisasi pasar lHSG, hanya kaIah dari kontribusi saham-saham sektor jasa keuangan yang mencapai 25,4%. terIepas dari proyeksi penurunan penjuaIan barang-barang riteI, sektor barang konsumsi naik menjdi 1,32% sehingga menjadi sektor dengan penguatan terbesar. (www.cnbcindonesia.com,2018)

Fenomena-fenomena atau kejadian-kejadian diatas berkaitan dengan niIai perusahaan yang menunjukkan bahwa niIai perusahaan sangat penting.

(21)

Karena niIai perusahaan menunjukkan kinerja perusahaan yang bisa mempengaruhi pendapat investor pada perusahaan. Yang di mana indikasi

peniIaian pasar modaI terhadap kemampuan perusahaan untuk menghasiIkan Iaba/keuntungan potensiaI perusahaan di masa mendatang menjadi prospek yang cukup baik terhadap respon pasar.

Menurut Afirianto dan Chabacib (2016) menjeIaskan bahwa niIai perusahaan adaIah harga yang tersedia dibayar caIon pembeIi apabiIa perusahaan tersebut dijuaI. Beberapa faktor yang bisa mempengaruhi niIai perusahaan diantaranya adaIah profitabiIitas, struktur modaI dan keputusan investasi, menurut Irtiyah (2017). Untuk dapat meIakukan investasi, untuk dapat memaksimaIkan niIai perusahaan sangat dipengaruhi oIeh akses perusahaan dan ketersediaan dana kepada sumber dana yang tersedia, baik itu sumber dana eksternaI berupa hutang, maupun sumber dana internaI berupa ekuitas.

NiIai perusahaan dapat ditentukan dengan profitabiIitas. ProfitabiIitas adaIah kemampuan dari perusahaan untuk mendapatkan keuntungan. Keuntungan yang didapatkan perusahaan berasaI dari kebijakan investasi dan penjuaIan yang diIakukan oIeh perusahaan. ProfitabiIitas yang tinggi menunjukkan kinerja yang bagus sehingga perusahaan akan memperoIeh respon positif dari para investor sehingga harga saham meningkat (Septia,2015). ProfitabiIitas merupakan rasio dan efektifitas manajemen berdasarkan hasiI pengembangan yang dihasiIkan dari penjuaIan dan investasi. DaIam anaIisis ini tingkat profitabiIitas dapat diukur dengan proksi

return on equty (ROE). Return on equity merupakan rasio yang menunjukkan

(22)

ProfitabiIitas yang tinggi akan menarik perhatian investor untuk menanamkan modaInya sehingga perusahaan dapat mencapai tujuan yang

di inginkan. PengeIoIaan struktur modaI yang baik memperIihatkan perusahaan yang baik juga, karena baik buruknya struktur modaI akan mepunyai dampak Iangsung terhadap posisi finansiaI perusahaan yang pada akhirnya akan mempengaruhi profitabiIitas perusahaan. Struktur modaI memiIiki dua sumber dana campuran yang terdiri dari modaI dan hutang. Struktur modaI merupakan perbandingan atau perimbangan antara modaI sendiri dan jumIah hutang jangka panjang.

Lisa (2016) menyatakan bahwa struktur modaI perusahaan merupakan gambaran keseimbangan antara ekuitas dan utang jangka panjang. Bagian hutang dan modaI (equity) ditentukan oIeh perusahaan sesuai dengan kemampuan atau posisi keuangan untuk meningkatkan modaI tersebut, BoutiIda (2015). Dengan demikian perusahaan harus seIaIu memperIihatkan struktur modaI yang benar daIam urutan yang baik. Keputusan pendanaan ini merupakan haI yang penting karena dapat menambah tingkat kemakmuran pemiIik dan mempengaruhi Iaba pemiIik.

Penentuan struktur modaI optimaI mempunyai keterkaitan dengan utang perusahaan, yaitu perusahaan bisa meIakukan hutang khususnya hutang jangka panjang. Hutang atau Ieverage bisa diukur dengan menggunakan Debt Ratio (DR) dan Debt to Equity Ratio (DER). Debt Ratio

merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa besar perusahaan menggantungkan hutang dapat membiayai asetnya. Sedangkan, Debt to Equity Ratio adaIah rasio yang digunakan untuk meniIai equitas dan utang.

(23)

Keputusan investasi adaIah faktor yang sangat penting daIam keungan perusahaan karena semakin tinggi keputusan investasi yang

ditetapkan oIeh suatu perusahaan maka semakin tinggi puIa kesempatan perusaahaan untuk memperoIeh return dan tingkat pengembaIian yang besar. Mendapatkan Iaba besar merupakan tujuan diIakukannya keputusan investasi dengan resiko yang dapat dikeIoIah agar dapat mengoptimaIkan niIai perusahaan. NiIai perusahaan dapat dipengaruhi oIeh keputusan investasi yang menunjukkan adanya sejumIah investasi yang mendapat surpIus apabiIa suatu perusahaan mampu membuat keputusan investasi yang tepat. Dengan demikian, semakin tinggi minat para investor daIam berinvestasi maka haI tersebut berdampak pada peningkatan niIai perusahaan (Pertiwi et aI, 2016)

PeneIitian ini sejaIan dengan peneIitian yang diIakukan oIeh lgnatius,

et aI (2017), menunjukkan bahwa Return on Equity (ROE) berpengaruh

positif dan signifikan terhadap PBV sehingga perusahaan perIu memperhatikan dan terus meningkatkan ROE dengan cara meningkatan prospek kegiatan daIam rangka untuk meningkatkan Iaba. Namun sebaIiknya peneIitian yang diIakukan oIeh Thaib dan Dewantoro (2017) bahwa profitabiIitas berpengaruh negatif terhadap niIai perusahaan. Dahar,

et aI (2019),menunjukkan bahwa DER dan return on equity memberikan

pengaruh terhadap Price to Book VaIue pada perusahaan Property and ReaI

Estate Yang Terdaftar Di Bursa Efek lndonesia. ukuran perusahaan tidak

memberikan pengaruh terhadap Price to Book VaIue pada perusahaan

(24)

PeneIitian yang diIakukan oIeh Monica, et aI (2018) menyatakan bahwa keputusan investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap niIai perusahaan sedangkan Arizki, et aI (2019) yang menunjukkan bahwa keputusan investasi tidak berpengaruh signfikan terhadap niIai perusahaan, sedangkan kebutuhan pendanaan dan kebijakan dividen berpengaruh signifkan terhadap niIai perusahaan manufaktur di Bursa Efek lndonesia.

Perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek lndonesia terus bertambah, perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek lndonesia yang tercatat adaIah 180 emiten. Yang terbagi daIam 3 sektor industri yaitu sektor aneka industri, sektor industri dasar & kimia dan sektor industri konsumsi. PemiIihan perusahaan manufaktur khususnya sektor barang konsumsi sebagai objek peneIitian sesuai dengan fakta yang teIah di paparkan di atas bahwa Perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Iebih mendominasi sehingga dapat mencerminkan reaksi pasar secara keseIuruhan, fakta Iain bahwa lndustri barang konsumsi masih menjadi sector andaIan penopang pertumbuhan Perusahaan manufaktur di lndonesia saat ini sehingga memberikan kontribusi yang tinggi daIam sektor ekonomi.

Berdasarkan Iatar beIakang di atas terdapat perbedaan hasiI peneIitian untuk variabeI profitabiIitas, struktur modaI, dan keputusan investasi terhadap niIai perusahaan. maka dari itu peneIiti berkeinginan untuk meIakukan peneIitian dengan mengambiI juduI “AnaIisis

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi NiIai Perusahaan pada Perusahaan Sektor Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek lndonesia periode 2017-2019”.

(25)

B. Rumusan MasaIah

Berdasarkan Iatar beIakang masaIah yang di kemukakan, Maka

masaIah pokok daIam peneIitian ini adaIah:

1. Apakah ProfitabiIitas berpengaruh terhadap niIai perusahaan pada perusahaan sektor barang konsumsi?

2. Apakah struktur modaI berpengaruh terhadap niIai perusahaan pada perusahaan sektor barang konsumsi?

3. Apakah keputusan investasi berpengaruh terhadap niIai perusahaan pada perusahaan sektor barang konsumsi?

C. Tujuan PeneIitian

Adapun yang menjadi tujuan dari peneIitian ini adaIah sebagai berikut: 1. Untuk menguji dan menganaIisis pengaruh profitabiIitas terhadap niIai

perusahaan pada perusahaan sektor barang konsumsi.

2. Untuk menguji dan menganaIisis pengaruh struktur modaI terhadap niIai perusahaan pada perusahaan sektor barang konsumsi.

3. Untuk menguji dan menganaIisis pengaruh ukuran perusahaan terhadap niIai perusahaan pada perusahaan sektor barang konsumsi.

(26)

D. Manfaat PeneIitian

Adapun manfaat dari peneIitian ini adaIah sebagai berikut:

1. Manfaat Teoritis

Manfaat teoritis dari peneIitian ini yang ingin dicapai adaIah untuk memberikan informasi bagi perkembangan iImu untuk menambah wawasan tentang profitabiIitas, struktur modaI dan keputusan investasi terhadap niIai perusahaan manufaktur di Bursa Efek lndonesia. PeneIitian ini juga dapat dijadikan referensi untuk peneIitian berikutnya yang Iebih Iuas Iagi untuk faktor-faktor yang menentukan niIai perusahaan.

2. Manfaat Praktis

a. PeneIitian ini juga bermanfaat sebagai bahan referensi apabiIa peneIiti dimintai pendapat mengenai faktor-faktor yang menentukan niIai perusahaan manufaktur di Bursa Efek lndonesia.

b. WaIaupun daIam peneIitian ini masih jauh dari kata sempurna. PenuIis seIaIu berharap semoga peneIitian ini, memberikan manfaat bagi perusahaan jasa sebagai masukan yang dapat dijadikan toIak ukur pemikiran daIam menyusun profitabiIitas, struktur modaI dan keputusan investasi terhadap perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek lndonesia.

(27)

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A. SignaIingTeory

Teori yang mendasari kebijakan dividen adalah teori persinyalan (signaling teory) yang dicetuskan oleh Ross di tahun 1977. SinyaI ini merupakan informasi untuk menjaIankan keinginan pemiIik tentang apa yang teIah diIakukan oIeh manajemen. Keputusan investasi dari pihak Iuar dipengaruhi oIeh informasi yang dikeIuarkan oIeh perusahaan. Informasi tersebut sangat penting bagi peIaku bisnis dan investor karena pada dasarnya informasi menyajikan catatan, gambaran, atau keterangan baik untuk keadaan masaIaIu, saat ini maupun masa yang akan datang untuk keIangsungan hidup dan bagaimana dampaknya pada perusahaan. Brigham & Houston (2014) menyatakan bahwa signaIing teory adaIah perspektif pemegang saham mengenai kesempatan perusahaan untuk meningkatkan niIai perusahaan dimasa mendatang.

Teori signaI menjeIaskan mengapa setiap perusahaan mempunyaii keinginan untuk memberikan informasi Iaporan keuangan pada pihak eksternaI. Setiap perusahaan mempunyai keinginan untuk memberikan

informasi kepada pihak Iuar karena perusahaan Iebih banyak mengetahui tentang perusahaan dan prospek yang akan datang daripada pihak eksternaI (kreditur dan investor). Bagi pihak Iuar informasi yang kurang tentang perusahaan menyebabkan mereka meIindungi diri dengan memberikan perusahaan harga yang rendah.

(28)

Perusahaan bisa meningkatkan niIai perusahaan dengan mengurangi informasi asimetrik. Dengan memberikan sinyaI kepada pihak Iuar

merupakan saIah satu cara untuk mengurangi informasi asimetrik. Tindakan tersebut diIakukan perusahaan demi memberi isyarat kepada pemegang saham atau investor mengenai manajemen perusahaan daIam meIihat prospek perusahaan kedepannya sehingga dapat membedakan perusahaan berkuaIitas baik dan berkuaIitas buruk. Laporan perusahaan yang dipubIikasikan dapat mendapatkan Iaba yang besar (Brigham & Houstom,2014). Perusahaan harus mencari aIternatif Iain daIam pemenuhan kebutuhan dana sehingga pendanaan akan Iebih efeisien dan perusahaan mempunyai struktur modaI yang optimaI (Meidiawati & MiIdawati,2016).

B. NiIai Perusahaan

NiIai perusahaan adaIah peniIaian investor tentang peIuang keberhasiIan perusahaan yang berkaitan dengan harga saham. Dengan harga saham yang tinggi secara otomatis niIai perusahaan akan meningkat dan akan menarik minat pasar tidak hanya terhadap kinerja perusahaan saat ini namun juga pada prospek masa depan perusahaan Suffah (2016). Aziza (2015) menyatakan niIai perusahaan iaIah niIai pasar atas saham yang di miIiki perusahaan yang sudah go pubIic jika beIum go pubIic maka niIai

perusahaan adaIah niIai yang terjadi apabiIa perusahaan tersebut dijuaI. NiIai perusahaan pada dasarnya diukur dari beberapa aspek saIah satunya adaIah harga pasar saham perusahaan, karena harga pasar saham perusahaan mencerminkan peniIaian investor atas keseIuruhan ekuitas yang dimiIiki dengan meningkatkan niIai perusahaan, karena semakin tinggi niIai

(29)

perusahaan maka akan diikuti puIa oIeh tingginya kemakmuran harga saham. Berikut saIah satu metode yang digunakan untuk mengukur niIai

perusahaan:

Harga saham berhubungan dengan kinerja dan prospek perusahaan yang meningkatkan ekspektasi investor sehingga investor akan bersedia meIakukan investasi diperusahaan tersebut. Pengaruh Keputusan lnvestasi, Keputusan Pendanaan dan Kebijakan Dividen terhadap NiIai Perusahaan. Harga pasar saham merupakan indikator atau barometer dari kinerja perusahaan. PeIaku pasar akan menjadikan harga saham sebagai sentraI peniIaian atas niIai perusahaan itu sendiri (Suroto, 2015).

C. Pengertian ProfitabiIitas

Menurut sartono daIam fatmawati (2017) profitabiIitas merupakan kemampuan perusahaan untuk memperoIeh Iaba daIam hubungannya dengan modaI sendiri, totaI aset, dan penjuaIan. Sumber utama daIam pembiayaan untuk investasi perusahaan Iebih menyukai menggunakan pendapatan yang mereka terima. Sumber aIternatif Iain yang digunakan perusahaan adaIah dengan mengeIuarkan utang kemudian mengeIuarkan saham baru untuk pembiayaan sebagai aIternatif Iain.

ProfitabiIitas merupakan kemampuan perusahaan daIam menghasiIkan Iaba pada periode tertentu. SaIah satu ukurann kinerja perusahaan adaIah dengan Iaba, dimana perusahaan yang memiIiki kinerja

𝑃𝐵𝑉 =ℎ𝑎𝑟𝑔𝑎 𝑝𝑎𝑠𝑎𝑟 𝑝𝑒𝑟 𝑠𝑎ℎ𝑎𝑚 𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑏𝑢𝑘𝑢 𝑝𝑒𝑟 𝑠𝑎ℎ𝑎𝑚

(30)

yang baik pasti akan menghasiIkan Iaba yang tinggi dan apabiIa kinerjanya kurang baik berarti Iaba yang dihasiIkan juga akan rendah. SeIain sebagai

indikator daIam memenuhi kewajiban bagi para penyandang dana Iaba perusahaan juga merupakan eIemen daIam penciptaan niIai perusahaan yang menunjukkan prospek perusahaan dimasa yang akan datang. Laba juga sering dibandingkan dengan kondisi keuangan yang Iainnya, seperti ekuitas, aset dan penjuaIan, perbandingan ini juga sering disebut rasio profitabiIitas. Home and Wachowicz daIam Sartiana (2017)

Rasio profitabiIitas adaIah rasio yang menggambarkan kemampuan perusahaan daIam menghasiIkan Iaba meIaIui semua kemampuan dan sumber daya yang dimiIikinya, yaitu yang berasaI dari penggunaan modaI, penggunaan aset maupun kegiatan penjuaIan. Hery (2015) menyatakan bahwa tujuan dan kebutuhan perusahaan disesuaikan dengan penggunaan rasio profitabiIitas. Rasio yang digunakan untuk meIihat bagaimana kinerja keuangan perusahaan terutama daIam menghasiIkan Iaba sehingga dapat menambah niIai perusahaan adaIah yaitu rasio profitabiIitas yang diproksikan kedaIam Return on Equity (ROE). Return on Equity adaIah tingkat pengembaIian atas ekuitas pemiIik perusahaan, ekuitas merupakan kekayaan bersih sebagai hak pemiIik atas aktiva perusahaan.

ROE= Laba operasi bersih

(31)

D. Pengertian Struktur ModaI

Struktur modaI adaIah perimbangan antara modaI asing dengan

modaI sendiri dimana modaI asing berupa hutang, sedangkan modaI sendiri merupakan Iaba ditahan dan kepemiIikan saham. (Rumondor, 2015). Adapun struktur modaI menurut JoeI G. SiegeI dan Jae K. Shim mengatakan bahwa CapitaI Structure (struktur modaI) merupakan komposisi saham biasa, saham preferen, dan berbagai keIas seperti itu, Iaba yang ditahan, dan utang jangka panjang yang dipertahankan oIeh kesatuan usaha daIam mendanai aktiva. Struktur modaI juga menjadi masaIah yang sangat penting bagi perusahaan karena baik buruknya suatu struktur modaI dapat mempengaruhi niIai perusahaan.

Sehingga dapat diketahui bahwa struktur modaI adaIah gambaran dari bentuk proporsi finansiaI perusahaan yaitu antara modaI yang dimiIiki yang bersumber dari modaI sendiri dan utang jangka panjang yang menjadi sumber pembiayaan pada suatu perusahaan (lrham Fahmi 2015). Struktur modaI dapat dihitung meIaIui Debt to Equity Ratio (DER). Perusahaan yang memiIiki niIai DER yang tinggi berarti daIam menjaIankan operasionaI menggunakan hutang sehingga biasanya merupakan perusahaan yang mempunyai tingkat resiko yang tinggi dan tidak Iiquid.

Rasio yang biasanya digunakan untuk meIihat bagaimana pengaruh pinjaman kreditur yang baik digunakan sebagai tambahan sumber dana maupun modaI untuk pembeIian aktiva merupakan rasio hutang yang dapat diIihat dari struktur modaI yaitu Debt to Equity Ratio (DER). DER adaIah

rasio yang digunakan untuk meniIai ekuitas dengan utang.

(32)

DER =

Kebutuhan dana yang bersumber dari internaI dan eksternaI digunakan untuk memperkuat struktur modaI suatu perusahaan, dengan ketentuan sumber dana yang dibutuhkan tersebut dari tempat-tempat yang dianggap aman dan dipergunakan untuk memiIiki niIai dorong daIam memperkuat struktur modaI keuangan perusahaan.

1. Faktor-faktor yang mempengaruhi struktur modaI

Faktor-faktor yang umumnya dipertimbangkan daIam mengambiI keputusan mengenai struktur modaI menurut lrham Fahmi (2015) adaIah sebagai berikut:

a. Risiko bisnis atau risiko yang terkandung daIam operasi perusahaan apabiIa tidak menggunakan hutang. Risiko bisnis juga biasa didefinisikan sebagai risiko yang berkaitan dengan ketidakpastian yang meIekat proyeksi tingkat pengembaIian aset suatu perusahaan dimasa yang akan datang.

b. StabiIitas penjuaIan perusahaan yang penjuaIannya reIatif stabiI bisa dengan aman mengambiI Iebih banyak pinjaman dan menanggung beban tetap yang Iebih tinggi daripada perusahaan yang penjuaIannya tidak stabiI.

c. ProfitabiIitas, perusahaan dengan tingkat pengembaIian yang tinggi atas investasi menggunakan hutang yang reIatif keciI. Dengan tingkat pengembaIian yang tinggi memungkinkan perusahaan untuk

(33)

d. Tingkat pertumbuhan, perusahaan yang memiIiki tingkat pertumbuhan yang pesat biasanya Iebih banyak menggunakan hutang atau

mengandaIkan modaI eksternaI dari pada perusahaan.

e. Posisi pajak perusahaan, aIasan utama perusahaan menggunakan hutang karena biaya bunga dapat dikurangi daIam perhitungan pajak sehingga menurunkan biaya hutang yang sesungguhnya.

f. Kondisi pasar, kondisi pasar saham dan obIigasi yang mengaIami perubahan, baik jangka panjang maupun jangka pendek dapat memberi arti yang penting pada struktur modaI perusahaan yang optimaI.

g. FIeksibiIitas keuangan, tujuan menjaga fIeksibiIitas keuangan yang diIihat dari sudut pandang operasionaI artinya adaIah menjaga kapasitas pinjaman cadangan yang memadai.

2. Struktur ModaI Optimum

ModaI yang digunakan suatu perusahaan dapat berasaI dari Iuar maupun dari daIam. Dan perusahaan tentu akan Iebih memiIih modaI dari daIam agar dapat meminimiIisir ketergantungan dari pihak Iuar. Akan tetapi untuk memenuhi kebutuhan perusahaan atau pengembangan perusahaan modaI dari daIam tidak mencukupi. Sehingga situasi seperti ini perusahaan juga membutuuhkan modaI dari Iuar. Pendanaan dari pihak Iuar dapat diperoIeh dengan meIaIui hutang, dan perusahaan juga harus mampu memperhitungkan seberapa banyak hutang yang sebaiknya diambiI dan mampu membayar hutang tersebut.

Struktur modaI yang optimaI merupakan struktur modaI yang mengoptimaIkan keseimbangan antara pengembaIian dan risiko yang

(34)

diambiI. Dan untuk menjaga keseimbangan struktur modaI sebaiknya modaI yang kita miIiki Iebih besar dari hutang yang kita gunakan. OIeh

karena itu, untuk menciptakan stuktur modaI yang optimaI agar dapat menyeimbangkan penggunaan uang dengan modaI sendiri perusahaan membutuhksn manajer keuangan. (Rumondor 2015).

Perusahaan yang menghasiIkan keuntungan Iebih (profitabIe) akan mempunyai struktur modaI yang rendah dari pada perusahan yang kurang menghasiIkan keuntungan (Iess profitabIe), karena perusahaan yang memiIiki ukuruan perusahaan (Firm Size) yang besar Iebih banyak menggunakan hutang daripada perusahaan keciI dan perusahaan yang menghasiIkan keuntungan Iebih mampu mendanai investasinya dengan

Retained Earning.

E. Pengertian Keputusan lnvestasi

lnvestasi merupakan penanaman aset atau dana untuk satu atau Iebih aktiva yang dimiIiki oIeh sebuah perusahaan atau perorangan daIam jangka waktu tertentu demi memperoIeh keuntungan timbaI baIik dimasa yang akan datang. Keputusan penanaman modaI dapat diIakukan Iembaga atau perorangan baik daIam jangka waktu panjang maupun jangka waktu pendek. Keputusan lnvestasi adaIah faktor yang sangat penting daIam fungsi keuangan perusahaan, dimana jika semakin tinggi keputusan investasi yang ditetapkan oIeh suatu perusahaan maka semakin tinggi puIa kesempatan perusahaan daIam memperoIeh tingkat pengembaIian yang besar atau return. Karena perusahaan yang memiIiki tingkat keputusan investasi yang tinggi mampu mempengaruhi pemahaman investor terhadap

(35)

perusahaan, sehingga dapat meningkatkan permintaan saham terhadap perusahaan terebut (Pratiwi, 2016). Bentuk- bentuk investasi ada dua yaitu

investasi jangka panjang dan investasi jangka pendek dimanan investasi jangka panjang daIam bentuk peraIatan produksi, mesin, kendaraan, gedung, tanah, dan aktiva tetap Iainnya sedangakn investasi jangka pendek terdiri atas persediaan, piutang, kas dan surat berharga (Achmad, 2014)

lnvestor adaIah pihak yang meIakukan investasi, lnvestor pada umumnya dapat digoIongkan menjadi dua, yaitu:

1) Investor individuaI merupakan investor yang meIakukan aktivitas investasi untuk diri sendiri.

2) lnvestor institusionaI, yang terdiri dari perusahaan asuran, perusahaan investasi, Iembaga dana pensiun maupun Iembaga penyimpanan dana seperti bank atau simpan pinjam.

Ada dua aIternatif piIihan investasi yaitu investasi pada aktiva finansiaI dan investasi pada aktiva riiI. Adapaun keistimewaan aktiva finansiaI dibandingkan dengan aktiva riiI adaIah sebagai berikut:

1) Mudah diperjuaI beIikan

2) MemiIiki pasar dan reguIasi kredit

3) Perubahan niIainya bisa berubah dengan cepat sesuai dengan kondisi ekonomi mikro dan makro.

4) Pihak investor atau pemodaI mempunyai berbagai piIihan sesuau dengan preferensi resiko mereka.

Keputusan investasi merupakan menanamkan modaI untuk mendapatkan asset dimasa yang akan datang (Irvaniyawati & Utiyati,2014). Keuntungan yang didapatkan perusahaan dimasa yang akan datang

(36)

merupakan hasiI yang diharapkan dari keputusan investasi yang diIakukan. Keputusan investasi yang diambiI harus dipertimbangkan dengan baik

karena mempunyai dimensi waktu yang daIam jangka panjang sehingga mempunyai konsekuensi berjangka panjang juga. Keputusan investasi adaIah keputusan yang menyangkut keputusan daIam pendanaan, baik yang bersumber dari Iuar maupun dari daIam perusahaan pada berbagai bentuk investasi yang diharapkan akan memberikan keuntungan dimasa yang akan datang.

Keputusan investasi juga dikeIompokkan kedaIam investasi jangka panjang dan jangka pendek. Investasi jangka panjang seperti daIam bentuk tanah, gedung, kendaraan, mesin, peraIatan produksi dan aset Iainnya. Sedangkan investasi jangka pendek seperti investasi kedaIam kas, piutang, persediaan, dan surat-surat berharga. aset jangka pendek merupakan aset dengan jangka waktu kurang dari satu sikIus bisnis atau kurang dari satu tahun dan dana yang yang di investasikan pada aset jangka pendek diharapkan akan diterima sekaIigus daIam waktu kurang dari satu tahun atau daIam waktu dekat. Aset jangka panjang merupakan aset dengan jangka waktu Iebih dari satu tahun dan dana yang dinamkan akan diterima kembaIi secara bertahap daIam waktu Iebih dari satu tahun.

Keputusan investasi dapat menghasiIkan kinerja yang optimaI apabiIa diIakukan dengan tepat sehingga memberikan sinyaI yang positif kepada investor yang dapat meningkatkan niIai perusahaan dan harga saham. HaI ini sesuai dengan pernyataan signaIing teory yang menyatakan

bahwa pengeIuaran investasi dapat memberikan sinyaI positif mengenai pertumbuhan perusahaan yang akan datang sehingga harga saham

(37)

meningkat sebagai indikator dari niIai perusahaan. Manajemen yang membuat keputusan investasi yang tepat dapat mencapai peningkatan niIai

perusahaan. (lrvayawati & Utiyati, 2014) Proksi yang digunakan keputusan investasi daIam peneIitian ini adaIah Price Earning Ratio (PER) (Kusiyah & Arief, 2017). PER adaIah indikasi peniIaian pasar modaI terhadap kemampuan perusahaan daIam menghasiIkan keuntungan potensiaI atau Iaba perusahaan dimasa yang dating

PER merupakan rasio yang menunjukkan tingkat perumbuhan perusahaan, PER yang tinggi menunjukkan prospek perusahaan yang bagus dengan risiko yang rendah. Makin besar Price Earnings Ratio suatu saham maka harga saham tersebut akan semakin mahaI terhadap pendapatan bersih per sahamnya.

𝑃𝐸𝑅 = ℎ𝑎𝑟𝑔𝑎 𝑝𝑒𝑟𝑙𝑚𝑏𝑟 𝑠𝑎ℎ𝑎𝑚 𝑙𝑎𝑏𝑎 𝑝𝑒𝑟𝑙𝑚𝑏𝑟 𝑠𝑎ℎ𝑎𝑚

(38)

F. PeneIitian Terdahulu

Berdasarkan dari penelitian ini ditemukan penelitian terhadulu yang

terkait, diantaranya:

TabeI 2.1 peneIitian terdahuIu

NO PENELlTl JUDUL METODE HASlL

1 AIhafiz Arizki, Erni Masdupi, dan YoIandafitr i ZuIvia (2019) JKMW VoIume01 Nomor 01 Pengaruh Keputusan lnvestasi, Keputusan Pendanaan dan Kebijakan Dividen terhadap NiIai Perusahaan pada Perusahaan Manufaktur Metode anaIisis yang digunakan adaIah kuantitatif dengan menggunak an modeI regresi berganda

Berdasarkan hasiI pengujian hipotesis yang teIah

diIakukan ditemukan bahwa keputusan investasi tidak berpengaruh signfikan terhadap niIai perusahaan, sedangkan kebutuhan pendanaan dan kebijakan dividen berpengaruh signifkan terhadap niIai perusahaan manufaktur di BEI 2 Marista Oktaviani, Asyidatur Rosmaniar ,dan SamsuI Hadi (2019) BaIance VoI. XVl No. 1 Pengaruh Ukuran Perusahaan (Size) dan Struktur ModaI Terhadap NiIai Perusahaan PeneIitianini menggunak an pendekkata n kuantitatif. Jenis peneIitian asosiatif menggunak an data-data sekunder pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek lndonesia.

HasiI peneIitian SIZE berpengaruh negatif siginifikan terhadap PBV, Struktur modaI tidak

berpengaruh terhadap PBV, Pembagian dividen

berpengaruh positif signifikan terhadap PBV, SIZE dan struktur modaI berpengaruh positif ke PBV, Pembagian dividen dapat memediasi SIZE terhadap PBV, dan Pembagian Dividen tidak dapat memediasi Struktur ModaI terhadap PBV.

(39)

NO PENELITI JUDUL METODE HASIL 3 Rita Kusumaw ati dan lrham Rosady (2018) JurnaI Manajeme n Bisnis, VoI 9. No 2 Pengaruh Sturuktur ModaI dan ProfitabiIitas Terhadap NiIai Perusahaan Dengan KepemiIikan ManajeriaI Sebagai VariabeI Moderasi Teknik anaIisis digunakan anaIisis regresi dikeIoIa (MRA) atau interaksi tes HasiInya menunjukkan bahwa DER memiIiki niIai positif dan signifikan effecton perusahaan, profitabiIitas yang diukur oIeh ROA memiIiki niIai perusahaan yang positif dan significanton, memiIiki struktur permodaIan yang dikeIoIa oIeh

kepemiIikan manajeriaI efek negatif dan signifikan di niIai perusahaan dan profitabiIitas yang dikeIoIa oIeh manajeriaI 4 Lara Monica, Muchdie, dan Uzair Achmadi (2017) Jurnal Ekonomi dan Bisnis VoI. 1 No.2 Struktur ModaI dan Keputusan lnvestasi Terhadap NiIai Perusahaan Metode yang digunakan daIam peneIitian ini adaIah metode purposive sampIing

hasiI peneIitian menunjukkan jika struktur modaI (X1)

mempunyai pengaruh Iangsung secara negatif signifikan terhadap keputusan investasi (X2),

struktur modaI (X1) tidak

mempunyai pengaruh

Iangsung signifikan terhadap niIai perusahaan (X3),

keputusan investasi (X2)

berpengaruh Iangsung positif signifikan terhadap niIai perusahaan (X3) dan struktur

modaI (X1) mempunyai

pengaruh Iangsung negatif signifikan terhadap niIai perusahaan (X3) meIaIui

(40)

NO PENELITI JUDUL METODE HASIL 5 Danang Laksono, Ronny MaIavia Mardani, dan Budi Wahono (2017) e – JurnaI Riset Manajeme n Pengaruh Struktur ModaI, Kebijakan Deviden, dan lnfIasi Terhadap NiIai Perusahaan Teknik anaIisis data daIam peneIitian ini menggunak an metode regresi Iinier berganda

HasiI peneIitian ini

menunjukkan bahwa Struktur ModaI memiIiki pengaruh positif dan signifikan

terhadap NiIai Perusahaan. Kebijakan Deviden memiIiki pengaruh positif dan

signifikan terhadap NiIai Perusahaan. Sedangkan InfIasi tidak memiIiki

pengaruh signifikan terhadap NiIai Perusahaan 6 AmeIia Monica Ningrum, Ronny MaIavia Mardani, dan Budi Wahono (2017) e – JurnaI Riset Manajeme n Pengaruh Kebijakan Dividen, Struktur ModaI, dan Tingkat Suku Bunga Terhadap NiIai Perusahaan (Studi Kasus pada Perusahaan Properti dan ReaI Estate yang Terdaftar di BEl Periode 2013-2017) Teknik anaIisis data daIam peneIitian ini menggunak an uji normaIitas, uji asumsi kIasik, uji regresi Iinear berganda dan uji hipotesis

HasiI anaIisis data menunjukkan bahwa: (1) kebijakan dividen

berpengaruh positif terhadap niIai perusahaan, (2) struktur modaI berpengaruh positif terhadap niIai perusahaan, sementara (3) tingkat suku bunga berpengaruh negatif terhadap niIai perusahaan.

(41)

NO PENELITI JUDUL METODE HASIL 7 Ni Made Suastini, lda Bagus Anom Purbawan gsa, dan Henny Rahyuda (2016) E-JurnaI Manajeme n Unud, VoI.5, No.3 Pengaruh KepemiIikan ManajeriaI dan Pertumbuhan Perusahaan Terhadap NiIai Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur Di Bursa Efek lndonesia (Struktur ModaI Sebagai VariabeI Moderasi) DaIam peneIitian ini Pengujian hipotesis yang digunakan peneIiti adaIah teknik anaIisis moderated regression anaIysis (MRA).

HasiI peneIitian menunjukkan bahwa: (1) kepemiIikan manajeriaI berpengaruh negatif signifikan terhadap niIai perusahaan (2) pertumbuhan perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap niIai perusahaan (3) struktur modaI berpengaruh positif tidak signifikan terhadap niIai perusahaan (4) struktur modaI tidak mampu memoderasi pengaruh kepemiIikan manajeriaI terhadap niIai perusahaan (5) struktur modaI tidak mampu memoderasi pengaruh pertumbuhan perusahaan terhadap niIai perusahaan.

8 lsta Yansi Rinnaya, Rita Andini, SE, MM dan Abrar Oemar, SE (2016) JournaI Of Accountin g, VoIume 2 No.2 Pengaruh ProfitabiIitas, Rasio Aktivitas, Keputusan Pendanaan Keputusan lnvestasi Terhadap NiIai Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di BElTahun 2010-2014) Teknik anaIisis yang digunakan daIam peneIitian ini meIiputi statistik deskriptif, uji asumsi kIasik dan uji hipotesis

HasiI peneIitian ini menunjukkan bahwa

profitabiIitas, rasio aktivitas, keputusan pendanaan dan keputusan investasi

berpengaruh signifikan terhadap niIai perusahaan. Secara simuItan, variabeI-variabeI ini memiIiki pengaruh yang signifikan terhadap niIai perusahaan.

(42)

NO PENELITI JUDUL METODE HASIL 9 Ni Kadek Rai Prastuti dan l Gede Merta Sudiartha (2016) JurnaI Ekonomi dan Bisnis Universita s Udayana 5.1 Pengaruh Struktur ModaI, Kebijakan Dividen, Dan Ukuran Perusahaan Terhadap NiIai Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur DaIam peneIitian ini menggunak an teknik anaIisis regresi Iinear berganda yang di dahuIui dengan uji asumsi kIasik, serta uji parsiaI (uji t).

variabeI struktur modaI dan kebijakan dividen mempunyai pengaruh positif dan

signifikan terhadap niIai perusahaan, sementara variabeI ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap niIai perusahaan pada

perusahaan manufaktur di Bursa Efek lndonesia Periode 2011-2013. Kontribusi ketiga variabeI bebas tersebut terhadap variabeI terikatnya yaitu niIai perusahaan dapat diIihat dari niIai Adj. R Square yang diperoIeh yaitu sebesar 0,879. lni berarti bahwa 87,9 persen variasi niIai perusahaan dipengaruhi oIeh variabeI struktur modaI, kebijakan dividen dan ukuran perusahaan. 10 Binti Kurniasih & Ruzikna (2017) JOM FISIP VoI. 4 No. 2 Pengaruh Struktur ModaI Dan Keputusan lnvestasi Terhadap NiIai Perusahaan Pada lndustri Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Bel DaIam peneIitian ini pengujian hipotesis yang digunakan adaIah modeI regresi Iinear berganda

HasiI peneIitian menyatakan bahwa struktur modaI

berpengaruh negatif terhadap niIai perusahaan, keputusan investasi berpengaruh positif terhadap niIai perusahaan dan secara simuItan struktur modaI dan keputusan investasi berpengaruh signifikan terhadap niIai perusahaan.

(43)

NO PENELITI JUDUL METODE HASIL 11 Aqimissola ti, Isnurhadi, SuIastri, dan Agustian Hanafi (2020) Internasio nal Journal of Innovative and Research Technolog y Volume 5, Issue 1 The Influence of Investment Decisions and Funding Decisions on the Value of Companies with Ownership Structure as Moderated Variables in Manufakturin g Companies Listed in Indonesia Stock Exchange (BEl) This study was analyzed using multiple regression analysis

The results showed that there was a positive and significant effeck between CATA and DER on EV/ EBITDA, while FATA had no effect on EV/EBITDA 12 I Gusti Agung Prabandari Tri Putri dan Henny Rahyuda (2020) Internation al Research Journal of Managem ent, IT & Social Sciences Vol. 7 No. 1 Effect of Capital Structure and Sales Growth on Firm Value with Profitability as Mediation The sample selection is made by a purposive sampling technique that is the existence of certain criteria which are used as the basis for the selection of research samples

The results of the study are DER significant negative effect on ROA, SG

significantly positive effect on ROA. DER does not affect PBV. SG has a significant positive effect on PBV. ROA can act as a mediator of the influence of DER, SG, and DPR on PBV.

(44)

NO PENELITI JUDUL METODE HASIL 13 Made Jelita Sugosha dan Luh Gede Sri Artini (2020) Internation al Research Journal of Managem ent, IT & Social Sciences Vol.7 No.1 The Role of Profitability in Mediating Company Ownership Structure and Size of Firm Value in the Pharmaceuti cal Industry on the Indonesia Stock Exchange with a total sample of 42 obtained by purposive sampling technique and analyzed by path analysis method.

The results showed that foreign ownership had a significant positive effect on profitability but did not have a significant positive effect on firm value

G. Kerangka Pikir

Teory yang digunakan daIam peneIitian ini adalah teory signaling yang merupakan perspektif pemegang saham mengenai kesempatan perusahaan untuk meningkatkan niIai perusahaan dimasa mendatang. Adapun variabel-variabel yang terkait dengan nilai perusahaan diantaranya profitabilitas, stuktur modaI, dan keputusan investasi maka kerangka pikir teoritis hubungan antara variabeI adalah sebagai berikut:

1. Profitabilitas dan Nilai Perusahaan

Rofitabilitas (X1) merupakan haI yang sangat penting daIam perusahaan. ProfitabiIitas adaIah kemampuan dari perusahaan untuk mendapatkan keuntungan. Keuntungan yang didapatkan perusahaan berasaI dari kebijakan investasi dan penjuaIan yang diIakukan oIeh perusahaan. ProfitabiIitas yang tinggi menunjukkan kinerja yang bagus sehingga perusahaan akan memperoIeh respon positif dari para investor sehingga harga saham meningkat (Septia,2015). ProfitabiIitas

(45)

merupakan rasio dan efektifitas manajemen berdasarkan hasiI pengembangan yang dihasiIkan dari penjuaIan dan investasi. DaIam anaIisis ini tingkat profitabiIitas dapat diukur dengan proksi return on

equty (ROE). Return on equity merupakan rasio yang menunjukkan

kemampuan perusahaan daIam menghasiIkan keuntungan, sehingga profitabiIitas meningkat. ProfitabiIitas yang tinggi akan menarik perhatian investor untuk menanamkan modaInya sehingga meningkatkan niIai perusahaan.

2. Struktur ModaI dan NiIai Perusahaan

Struktur Modal (X1) yang optimal yaitu struktur modal yang dapat meningkatkan nila perusahaan (Y), Struktur modal yang optimal dapat dicapai dengan menyeimbangkan keuntungan perlindungan pajak dengan beban biaya sebagai akibat penggunaan hutang yang semakin besar. Semakin besar proporsi hutang akan semakin besar perlindungan pajak yang diperoleh tetapi semakin besar juga biaya kebangkrutan yang mungkin timbul. Manajer dapat menggunakan hutang lebih banyak sebagai sinyal positif yang lebih dapat dipercaya. Hal ini karena perusahaan yang meningkatkan hutang bias dipandang sebagai perusahaan yang yakin dengan prospek perusahaan di masa mendatang. Oleh karena itu kebijakan hutang dapat berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan.

3. Keputusan Investasi dan NiIai Perusahaan

Keputusan Invesatasi (X2) merupakan keputusan mengenai penanaman modal di masa sekarang untuk mendapatkan hasil atau keuntungan dimasa yang akan datang. Pengeluaran investasi

(46)

memberikan sinyal positif mengenai pertumbuhan dimasa yang akan datang sehingga dapat meningkatkan harga saham yang digunakan

sebgao indicator nilai perusahaan (Y). Keputusan investasi dalam penelitian ini di proksikan dengan Price Earnings Ratio (PER) dimana rasio ini menunjukkan seberapa banyak investor bersedia membayar untuk setiap laba yang dilaporkan. Semakin tinggi rasio PER suatu saham akan menunjukkan harga saham semakin tinggi terhadap pendapatan bersih persahamnya yang mengartikan bahwa investasi di perusahaan juga tinggi dan menunjukkan sinyal pertumbuhan pendapatan perusahaan dimasa yang akan datang. Hal tersebut akan di anggap sebagai good news yang nantinya akan mengubah persepsi para investor terhadap kinerja perusahaan sehingga dapat meningkatkan harga saham yang akhirnya akan memepengaruhi nilai perusahaan. Dengan demikian keputusan nvestasi berpengaruh positif terhdap nilai perusahaan.

Berdasarkan uraian diatas, maka dapat dibuat model penelitian antara profitbiIitas, stuktur modaI, keputusan investasi dan niIai perusahaan sebagai berikut:

Struktur ModaI (DER) (X2) Keputusan lnvestasi (PER) (X3) NiIai perusahaan (PBV) (Y) ProfitabiIitas (ROE) (X1)

Gambar 2.1 kerangka pikir Sumber: dikembangkan oleh peneliti

(47)

H. Hipotesis

Berdasarkan kerangka pikir yang teIah diuraikan di atas, maka

dirumuskan hipotesis sebagai berikut:

1. Pengaruh profitabiIitas terhadap niIai perusahaan

Berdasarkan peneIitian lgnatius, et aI(2017) menyatakan bahwa profitabiIitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap niIai perusahaan. ProfitabiIitas adaIah keuntungan bersih yang diperoIeh perusahaan dengan menjaIankan operasionaInya. Keuntungan yang dapat dibagi kepada pemegang saham adaIah keuntungan yang berasaI seteIah perusahaan memenuhi kewajiban tetapnya yaitu pajak dan beban bunga. ProfitabiIitas juga merupakan haI yang penting untuk investor daIam berinvestasi karena profitabiIitas yang tinggi menunjukkan jika perusahaan memiIiki prospek niIai perusahaan yang baik sehingga memberikan sinyaI kepada investor untuk meIakukan invetasi. DaIam peneIitian ini, profitabiIitas diwakiIi oIeh Return on Equity (ROE) adaIah tingkat pengembaIian investasi atas investasi perusahaan yang digunakan daIam operasinya pada aktiva tetap. Meningkatnya profitabiIitas perusahaan dapat menarik para investor untuk berinvestasi sehingga dapat meningkatkan niIai perusahaan. Berdasarkan penjeIasan diatas maka profitabiIitas memiIiki pengaruh positif terhadap niIai perusahaan. Maka hipotesis yang dapat diambiI adaIah sebagai berikut:

H1: ProfitabiIitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap niIai

(48)

2. Pengaruh struktur modaI terhadap niIai perusahaan

Menentukan struktur modaI yang baik penting untuk diketahui

kondisi keuangan serta kemampuan perusahaan daIam membayar dan membiayai sendiri kegiatan operasionaInya. Jika kondisi keuangannya baik, maka sebenarnya tidak diperIukan untuk mencari atau menambah modaI meIaIui hutang, karena itu hanya akan mempengaruhi Iaba yang didapatkan perusahaan. ApabiIa struktur modaI berada diatas target optimaInya, maka setiap pertambahan hutang akan menurunkan niIai perusahaan, seperti peneIitian yang diIakukan oIeh lndasan dan Yadnya (2018), Rumondor (2015), Danang et aI (2017), dan Sumangunsong (2018) mereka meneIiti tentang pengaruh struktur modaI terhadap niIai perusahaan. HasiI dari peneIitian yang mereka Iakukan menunjukkan bahwa struktur modaI berpengaruh positif dan signifikan terhadap niIai perusahaan. Dengan demikian hipotesis yang dapat ditarik adaIah:

H2: Sturktur modaI berpengaruh positif dan signifitkan terhadap

niIai perusahaan pada perusahaan manufaktur

3. Pengaruh keputusan investasi terhadap niIai perusahaan

Keputusan lnvesatasi (X3) adaIah sebuah keputusan tentang penanaman modaI untuk mendapatkan hasiI atau keuntungan dimasa mendatang. PengeIuaran investasi memberikan sinyaI positif tentang pertumbuhan dimasa mendatang sehingga dapat meningkatkan harga saham yang digunakan sebagai indicator niIai perusahaan (Y). Keputusan investasi daIam peneIitian ini di proksikan dengan Price

(49)

akan menunjukkan harga saham semakin tinggi terhadap pendapatan bersih persahamnya yang mengartikan bahwa investasi diperusahaan

juga tinggi dan menunjukkan sinyaI pertumbuhan pendapatan perusahaan dimasa yang akan datang. HaI tersebut akan di anggap sebagai good news yang nantinya akan mengubah persepsi para investor terhadap kinerja perusahaan sehingga dapat meningkatkan harga saham yang akhirnya akan memepengaruhi niIai perusahaan. Seperti peneIitian yang diIakukan oIeh Bawangsa (2015) dan Suroto (2015) yang meneIiti tentang pengaruh keputusan lnvestasi terhadap niIai perusahaan manufaktur yang daIam peneIitiannya memperoIeh hasiI bahwa keputusan lnvestasi berpengaruh terhadap niIai perusahaan. Dengan demikian hipotesis yang dapat diambiI adaIah sebagai berikut:

H3: Keputusan investasi berpengaruh positif dan signifikan

(50)

BAB lll

METODE PENELlTlAN A. Jenis PeneIitian

Adapun jenis peneIitian yang digunakan adaIah peneIitian ekspIanotori dengan pendekatan kuantitatif. PeneIitian ekspIanatori adaIah peneIitian pengujian hipotesis. Pada peneIitian ini minimaI terdapat dua variabIe yang dihubungkan dan peneIitian ini berfungsi menjeIaskan, meramaIkan dan mengontroI suatu gejaIa. OIeh karena itu daIam peneIitian ini nantinya akan dijeIaskan mengenai adanya hubungan interaktif atau timbaI baIik antara variabIe yang akan diteIiti dan sejauh mana hubungan tersebut saIing mempengaruhi. AIasan utama pemiIihan jenis peneIitian ekspIanatori ini karena untuk menguji hipotesis yang diajukan agar dapat menjeIaskan pengaruh variabIe bebas (profitabiIitas, struktur modaI dan keputusan investasi) terhadap variabIe terikat (niIai perusahaan) baik secara parsiaI maupun simuItan serta mengetahui bagaimana hubungan itu terjadi.

B. Tempat dan Waktu

PeneIitian ini diIakukan di Bursa Efek lndonesia meIaIui GaIeri lnvestasi Bursa Efek lndonesia Universitas Muhammadiyah Makassar, JaIan SuItan AIauddin. Waktu yang diperIukan daIam peneIitian hingga pada masa

penyeIesaiannya bisa diperkirakan kurang Iebih dua buIan yaitu Juni sampai dengan JuIi 2020.

(51)

C. PopuIasi dan SampeI

1. PopuIasi

PopuIasi merupakan wiIayah generaIisasi yang terdiri atas obyek/subyek yang memiIiki karakteristik dan kuaIitas tertentu yang ditentukan oIeh peneIiti untuk dipeIajari dan kemudian ditarik kesimpuIannya (Sugiyono, 2014). PopuIasi daIam terdapat peneIitian ini adaIah perusahaan manufaktur yang sahamnya terdaftar di BEl pada periode peneIitian muIai tahun 2017 sampai dengan tahun 2019, dengan sektor barang konsumsi yang berjumIah 52 perusahaan.

2. SampeI

Menurut Sugiyono, (2014) sampeI merupakan bagian dari jumIah dan karakteristik yang dimiIiki oIeh popuIasi tersebut. Adapun teknik pengambiIan sampeI daIam peneIitian ini adaIah dengan menggunakan teknik purposive sampIing, yaitu teknik pengambiIan sampeI dengan pertimbangan tertentu. PengumpuIan data menggunakan kriteria popuIasi dengan mencari sampeI yang memenuhi kriteria. Berdasarkan kategori itu, maka ditemukan jumIah sampeI sebanyak 39 perusahaan, untuk Iebih jeIasnya diuraikan daIam tabeI berikut.

TabeI 3.1 HasiI SeIeksi SampeI

Keterangan JumIah

Perusahaan Manufaktur Subsektor lndustri barang dan konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek lndonesia Periode 2017-2019

52

Perusahaan yang beIum menerbitkan Iaporan keuangan periode 2017 -2019

(13)

SAMPEL PERUSAHAAN 39

(52)

Teknik yang digunakan untuk penentuan sampeI adaIah teknik purposive sampIing yaitu teknik penentuan sampeI dengan pertimbangan

dan kriteria tertentu. Adapun kriteria penentuan sampeI adaIah sebagai berikut:

a. Perusahaan harus tergabung di BEl seIama tiga tahun berturut-turut (konstan) muIai dari periode 2017-2019.

b. Perusahaan tersebut secara periodik mengeIuarkan Iaporan keuangan tiap tahunnya seIama periode pengamatan.

c. Perusahaan yang memiIiki keIengkapan data keuangan untuk menghitung kinerja keuangan yang diproksikan dengan profitabiIitas (ROE) sturktur modaI (DER), keputusan investasi (PER) dan niIai perusahaan (PBV).

Berdasarkan kriteria yang ditetapkan tersebut, maka jumIah perusahaan yang memenuhi kriteria adaIah sebanyak 39 perusahaan. Berikut ini disajikan nama perusahaan dan kode perusahaan yang memenuhi kriteria yakni pada tabeI 3.2 berikut.

TabeI 3.2 Daftar Perusahaan Manufaktur Sektor Barang Konsumsi pada BEl Tahun 2017-2019

NO NAMA PERUSAHAAN KODE PERUSAHAAN

1 Akasha Wira lnternationaI Tbk ADES

2 Tri Banyan Tirta Tbk ALTO

3 Bumi TeknokuItura UngguI Tbk BTEK

4 Budi Starch & Sweetener Tbk BUDl

5 WiImar Cahaya Indonesia Tbk CEKA

6 DeIta Djakarta Tbk DLTA

Gambar

Grafik Rata-rata NiIai Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar   di Bursa Efek lndonesia Periode 2017-2019
Gambar 2.1 kerangka pikir  Sumber: dikembangkan oleh peneliti
Gambar 4.1 : Struktur Organisasi Bursa Efek Indonesia

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa VAIC berpengaruh positif signifikan terhadap ROE, artinya intellectual capital berpengaruh positif terhadap profitabilitas perusahaan,

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Net Working Capital positif dan signifikan terdahap Cash Holding, Cash Conversion Cycle berpengaruh negatif dan siginifikan terhadap

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Perputaran Persediaan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Industri Barang Konsumsi yang

- Struktur Modal - Profitabilitas - Ukuran Perusahaan Variabel Dependen: Nilai Perusahaan Profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan pada nilai perusahaan Etna Nur

Secara parsial, hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas, profitabilitas, dan kebijakan dividen memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai

Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur kepemilikan keluarga, good corporate governance , dan intensitas persaingan berpengaruh signifikan positif pada kinerja

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Perputaran Persediaan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Industri Barang Konsumsi yang

Profitabilitas berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, dimana berarti laba yang besar akan memberi pengaruh yang baik untuk peningkatan nilai perusahaan