• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERFORMA KUDA DELMAN SEBAGAI ALAT TRANSPORTASI DI KOTA BOGOR SKRIPSI ANGGA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERFORMA KUDA DELMAN SEBAGAI ALAT TRANSPORTASI DI KOTA BOGOR SKRIPSI ANGGA"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

PERFORMA KUDA DELMAN SEBAGAI ALAT

TRANSPORTASI DI KOTA BOGOR

SKRIPSI ANGGA

DEPARTEMEN ILMU PRODUKSI DAN TEKNOLOGI PETERNAKAN FAKULTAS PETERNAKAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2009

(2)

RINGKASAN

ANGGA. D14050172. 2009. Performa Kuda Delman sebagai Alat Transportasi di Kota Bogor. Skripsi. Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor.

Pembimbing Utama : Prof. Dr. Ir. Pollung H. Siagian, MS Pembimbing Anggota : Prof. Dr. Ir. Hj. Sri Supraptini M

Kuda (Equus caballus) merupakan salah satu ternak yang sejak lama sudah memiliki hubungan dengan manusia. Peran kuda dalam kehidupan manusia dapat dilihat dari fungsinya sebagai mata pencaharin, alat transportasi, olahraga, dan sarana rekreasi. Delman merupakan salah satu alat transportasi tradisional di Kota Bogor yang memanfaatkan tenaga seekor kuda. Delman biasa digunakan untuk memindahkan orang dan barang dari satu tempat ke tempat lain. Kehadiran teknologi sekarang ini telah merubah peran dan fungsi delman dari alat transportasi atau pengangkutan menjadi alat untuk sarana rekreasi.

Penelitian ini bertujan untuk mendapatkan informasi mengenai manajemen pemeliharaan yang diterapkan pada kuda delman, yang digunakan sebagai alat transportasi di Kota Bogor dan mengetahui permasalahan yang ada pada alat transportasi delman tersebut.

Penelitian ini dilakukan pada awal bulan Maret sampai dengan pertengahan bulan April 2009 di pangkalan delman Pasar Bogor dan tempat tinggal kusir di Kota Bogor. Metode yang digunakan berupa pengamatan dan wawancara. Analisis penelitian dilakukan secara deskriptif.

Hasil penelitian menunjukkan pekerjaan sebagai kusir delman merupakan sumber penghasilan utama kusir. Pendidikan sebagian besar kusir menunjukkan bahwa tidak diperlukan pendidikan yang tinggi untuk menjadi kusir. Pendapatan dengan menjadi kusir saja tidak memberikan keuntungan yang cukup untuk menutupi pengeluaran yang besar. Pendapatan yang rendah dengan pengeluaran yang besar memperlihatkan ketidaksejahteraan kusir.

Kuda yang digunakan sebagai penarik delman adalah kuda Sumba berjenis kelamin jantan yang didatangkan dari Kota Bandung. Sebagian besar kuda bertanda wajah polos, dengan warna dasar bulu badan coklat, berbadan kurus, dan bentuk punggung lurus. Manajemen pemeliharaan kuda yang diterapkan masih bersifat tradisional, sehingga perlu perbaikan yang lebih baik terutama perkandangan, pakan, dan kesehatan. Minimnya pengetahuan kusir terhadap manajemen pemeliharaan kuda memperlihatkan ketidaksejahteraan kuda. Kesejahteraan kusir dan kuda pun turut dipengaruhi oleh kehadiran teknologi transportasi, sehingga berdampak pada manajemen pemeliharaan kuda.

(3)

ABSTRACT

Delman Horse Perfomance as Transportation Tool in Bogor Angga, P.H. Siagian, and S.S. Mansjoer

This research was done from March up to April 2009 by observation and interview of coachman that used as draft animal or called “delman” in Bogor. The aim of this research was to collect information of management horse system for human transportation in Bogor. The data were analyzed descriptively. The research showed that the job as coachman was main source of money and doesn’t need a good education to be a coachman. The horses that used for draft animal was Sumba horse. The coachman bought their horse and the equipment in Bandung. The majority of horses has a solid facial marking with brown basic colour of coat. The maintenance management of horses that used by coachman is very traditional because the limited knowledge that coachman known. The coachman have their knowledge from other friends that work as coachman and legacy that have been passed on from one generation to other generation in their family. The presence of technology has been influence the prosperity of coachman and horse. It would have had an effect of maintenance management of horses. The government and coachman play an important role to increase the prosperity of horse with a good maintenance management.

(4)

RIWAYAT HIDUP

Penulis dilahirkan pada tanggal 31 Desember 1986 di Bogor, Jawa Barat. Penulis anak pertama dari dua bersaudara pasangan Bapak Suryanadi Degawijaya dan Ibu Rahayu Dewi Sri Asih.

Pendidikan dasar diselesaikan pada tahun 1999 di SD Mardi Yuana Bogor, pendidikan lanjutan menengah pertama diselesaikan pada tahun 2002 di SMP Mardi Yuana Bogor dan pendidikan lanjutan menengah umum diselesaikan pada tahun 2005 di SMU Mardi Yuana Bogor.

Penulis diterima sebagai mahasiswa pada Jurusan Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor melalui jalur Undangan Seleksi Masuk Institut Pertanian Bogor (USMI) pada tahun 2005.

(5)

KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur Penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberkati Penulis sehingga dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul Manajemen Pemeliharaan Kuda Delman sebagai Alat Transportasi di Kota Bogor.

Pada kesempatan ini Penulis mengucapkan terima kasih kepada Prof. Dr. Ir. Pollung H. Siagian, MS selaku dosen pembimbing utama, Prof. Dr. Ir. Hj. Sri Supraptini Mansjoer selaku dosen pembimbing anggota, dan kepada keluarga yang telah mengarahkan dan mendukung Penulis dari persiapan hingga akhir selesainya skripsi ini.

Ketertarikan Penulis terhadap kuda delman dikarenakan delman merupakan alat transportasi khas Kota Bogor dan merupakan icon budaya Kota Bogor serta keinginan Penulis untuk mengetahui manajemen pemeliharaan kuda delman. Delman dapat dikatakan sebagai salah satu alat transportasi yang hampir tersingkirkan akibat adanya perkembangan teknologi yang pesat. Skripsi ini merupakan hasil penelitian mengenai manajemen pemeliharaan kuda delman yang ada di Kota Bogor. Manajemen pemeliharaan yang baik diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan kuda dan kusir delman sehingga keberadaan delman dapat dilestarikan sebagai bagian dari kebudayaan Kota Bogor.

Tak ada gading yang tak retak, Penulis menyadari karya kecil ini masih jauh dari sempurna. Penulis berharap penelitian ini dapat menjadi masukan dan informasi yang bermanfaat kepada pihak-pihak yang membutuhkan.

Bogor, September 2009

(6)

DAFTAR ISI

Halaman

RINGKASAN ... .... i

ABSTRACT ... ii

RIWAYAT HIDUP ... iii

KATA PENGANTAR ... iv

DAFTAR ISI ... v

DAFTAR TABEL ... vii

DAFTAR GAMBAR ... viii

DAFTAR LAMPIRAN ... ... ix PENDAHULUAN Latar Belakang ... 1 Perumusan Masalah ... 2 Tujuan Penelitian ... 2 Manfaat Penelitian ... 2 TINJAUAN PUSTAKA Kuda ... 3

Kuda Lokal Indonesia ... 6

Kuda Sumba dan Kuda Timor ... 6

Kuda Priangan ... 7

Kuda Batak ... 8

Kuda Jawa dan Kuda Padang ... 8

Penentuan Umur Berdasarkan Gigi ... 9

Manajemen Pemeliharaan Kuda ... 10

Reproduksi ... 10

Perkandangan ... 11

Pakan ... 12

Morfologi ... 13

Kuda Sebagai Alat Transportasi ... 14

MATERI DAN METODE Waktu dan Lokasi ... 16

Materi dan Alat ... 16

Metode Penelitian ... 16

Analisis Data ... 19

HASIL DAN PEMBAHASAN Keadaan Umum Daerah Penelitian ………... 20

Karakteristik Kusir ……….………... 21

Karakteristik Kuda ……… 25

(7)

Morfologi Kuantitatif Kuda Delman ……… 27

Manajemen Pemeliharaan Kuda Delman ………..……… 30

Perkandangan ……….... 30

Pakan ………. 34

Penanganan Kesehatan ………... 37

Perawatan ……….. 39

Peralatan yang Digunakan pada Kuda Delman ……….... 41

Karakteristik Gerobak atau Delman ……….. 43

Pengaruh Perkembangan Teknologi Transportasi terhadap Delman sebagai Alat Transportasi ………….……….….…. 46

Fungsi Delman, Kusir, Manajemen Pemeliharaan, dan Performa Kuda ….……….………...…. 46

Solusi untuk Meningkatkan Kesejahteraan Kusir dan Kuda .. 48

KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan ……… 49

Saran ……….. 49

UCAPAN TERIMA KASIH ……….. 50

DAFTAR PUSTAKA ... 51

(8)

DAFTAR TABEL

Nomor Halaman

1. Tipe, Kegunaan, Jenis, Tinggi, Bobot Badan dan Habitat

Asli ………. ……… 5

2. Karakteristik Kusir Delman di Pasar Bogor ……… . 21

3. Morfologi Kuantitatif Kuda Delman ………. 28

4. Sistem dan Jenis Perkandangan Kuda Delman ………. …. 30

5. Luas dan Jarak Kandang ke Rumah Kusir ………. 31

6. Jenis Pakan Hijauan Kuda Delman ………... 34

7. Jumlah, Harga, Waktu, dan Frekuensi Pemberian Pakan ………... 36

8. Waktu Pemeriksaan Kondisi Kuda ………. 38

9. Penanganan Kuda Sebelum Mati ……… 38

10. Waktu Pemandian Kuda ………... 40

11. Tinggi dan Panjang Gerobak, Diameter Roda, dan Kapasitas Jumlah Penumpang Delman ………..……... 44

(9)

DAFTAR GAMBAR

Nomor Halaman

1. Warna Bulu Kaki Kuda …..………...17

2. Tanda Wajah Kuda ……….………..………... 17

3. Panjang Badan, Lingkar dada, dan Tinggi Badan Kuda ……….…..….. 18

4. Kebun Tempat Pembuangan Feses Kuda ………..…………... 32

5. Tempat Penampungan Feses Selama Kuda Bekerja ……….. 33

6. Pakan Hijauan Rumput Gajah dan Alang-alang ……… 35

7. Bagian Tali Pendukung pada Tubuh Kuda Delman ……….. 42

8. Bagian Tali Penarik pada Tubuh Kuda Delman ………. 43

9. Roda Kayu (kiri), Ban Mobil (kanan), dan Roda Gerobak (bawah) ……….. 45

(10)

DAFTAR LAMPIRAN

Nomor Halaman

1. Data Karakteristik Kusir Delman ………….……….….. 54

2. Perhitungan Rataan Karakteristik Kusir Delman ……… 56 3. Data Karakteristik Kuda Delman ………..………. 57 4. Data Usia, Lama Kerja, Lama Istirahat, Sistem Pembiakan, dan

Tempat Pembelian Kuda Delman ………..……… 58 5. Perhitungan Rataan Karakteristik, Usia, Lama Kerja, dan Lama

Istirahat Kuda Delman ………... 59 6. Data Karakteristik Gerobak ………... 60

Referensi

Dokumen terkait

Dari table diatas dapat dilihat bahwa hasil ramalan tingkat kemandirian fiskal/kemampuan keuangan pemerintah daerah dalam membiayai sendiri kegiatan pemerintahan,

Dalam proses pengintegrasian aplikasi SERVICEDESK ITS ini diperlukan beberapa penyesuaian antara SERVICEDESK ITS dengan sistem Single Sign On (SSO) myITS, seperti pada menu

Pembuatan Sistem Informasi Penjualan Rumah Bersubsidi bertujuan untuk membantu developer agar dapat mengatur pengeluaran dan pemasukan perusahaan dengan baik.. Sistem ini juga

Hasil penelitian dengan analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa internal marketing dan kualitas pelayanan BPJS Kesehatan memiliki kontribusi pengaruh terhadap

Pengetahuan ini digunakan supaya dapat memberikan informasi tentang permasalahan yang menjadi bahan dalam mendesain sistem pakar gangguan fobia, pada tahap ini

Kesimpulan yang diperoleh adalah bahwa pembelajaran Biologi yang menggunakan inkuiri terbimbing lebih baik dari pada pembelajaran inkuiri bebas termodifikasi,

Dari ketujuh isolat yang digunakan dalam penelitian (Tabel 11) yang ditumbuhkan pada medium YES, dapat dilihat bahwa isolat kapang dengan kode ATCC 15548 memiliki kemampuan

Setelah mengamati gambar, siswa mampu menginformasikan dampak pemanfaatan sumber daya alam yang tidak terkontrol dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat.. Setelah