• Tidak ada hasil yang ditemukan

Konsep openmind training 2013

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Konsep openmind training 2013"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

Konsep openmind training

2013

Draft Aliyah/prarevisi Page 1

KONSEP OPEN MIND TRAINING

A. LATAR BELAKANG

Guru merupakan salah satu kunci sukses keberhasilan sebuah pendidikan. Di sekolah alam, terdapat tiga faktor yang menentukan kualitas sebuah pendidikan, yaitu guru yang berkualitas, bacaan (pustaka) sebagai gerbang ilmu pengetahuan, dan metode pembelajaran yang patut. Tidak akan terbentuk generasi yang mampu membentuk sebuah peradaban baru, tanpa peran seorang guru berkualitas. Guru yang berkualitas setidaknya memenuhi minimal empat kemampuan profesional yang harus dimiliki oleh guru yaitu:

(1) knowledge of content : Kemampuan menguasai materi yang akan diajarkan

(2) pedagogical content knowledge : Kemampuan mengolah materi sehingga lebih mudah

difahami siswa

(3) general pedagogical knowledge : kemampuan untuk mengelola pembelajaran, terdiri dari

instructional strategi : strategi mengajar dan classroom management : mengelola dan

mengendalikan tingkah laku siswa di kelas

(4) knowledge of learner and learning : Menguasai pengetahuan tentang siswa dan belajar

Selain kemampuan profesional, seorang guru berkualitas harus mampu memiliki hal-hal yang esensial. Harus tertanam dalam pemahaman dan keyakinannya bahwa guru yang hebat mampu untuk mengubah dunia. Pekerjaan yang paling mulia di muka bumi ini adalah seorang guru, karena perpanjangan “tangan tuhan”, pewaris nabi, maka alangkah ruginya bila kita tidak termasuk dalam barisannya. Mengajar adalah transfer ruh, guru tidak mungkin menuntut anak sesuatu yang dia tidak kerjakan, sehingga kualitas guru akan diuji kemampuannya membuat siswa berhasil menguasai ilmu yang ditranspormasikannya. Septriana Murdiani (2010) menyampaikan bahwa Guru yang hebat selalu membina diri dan bertindak :

1. mencintai anak-anak dan menjadi orang tua di sekolah 2. teladan luar dalam

3. Ikhlas worker

4. mampu menjadi dirinya sendiri yang terindah

5. seorang fasililitator, manager, motivator, enterpreneur, entertainer dan researcher 6. pekerja yang ikhlas sekaligus cerdas dan tetap bekerja keras

Pada kenyataannya di lapangan, khususnya di beberapa sekolahalam, masih banyak guru dengan kemampuan profesional dan kemampuan esensial yang masih perlu dibina. Keterampilan guru untuk mengolah materi dan nilai-nilai sehingga mudah difahami dan ditransformasikan kepada siswa, terutama menggunakan konsep sekolahalam dengan pendekatan belajar bersama

(2)

Konsep openmind training

2013

Draft Aliyah/prarevisi Page 2

alam masih dirasa kurang. Sebagian guru masih menggunakan alam sebagai tempat belajar (belajar di alam) dan media belajar (belajar dengan alam), namun masih mengalami kendala untuk mengaplikasikan kegiatan belajar bersama alam. Tentunya, karena metode belajar bersama alam akan mudah dilaksanakan ketika kita mampu memahami konsep sekolah alam, hakikat guru sekolahalam, dan menguasai keterampilan guru profesional serta melaksanakan hal-hal esensial seorang guru sekolahal-halam.

Menyikapi tantangan tersebut diatas, Jejaring Sekolah Alam Nusantara (JSAN) akan menyelenggarakan kegiatan OPEN MIND TRAINING yang akan diikuti oleh sejumlah guru dari beberapa sekolah alam di Indonesia.

B. INPUT

Peserta adalah guru baru sekolahalam dengan latar belakang yang heterogen, baik dalam hal akademik, pemahaman keislaman, sosial, karakter, ekonomi, lingkungan dan budaya. Peserta openmind training berusia antara 20 – 35 tahun.

C. OUTPUT/GOALS

Target/ Sasaran Kegiatan :

1. Peserta mau untuk selalu belajar

2. Peserta mau mengubah persepsi, pemikiran dan akhlaq tidak terpuji 3. Peserta dapat memaknai profesi mulia sebagai guru sekolahalam

Target Khusus :

1. Peserta memahami konsep sekolahalam a. Peserta memahami ciri pendidikan sejati

b. Mengetahui latar belakang berdirinya sekolahalam c. Mengetahui visi misi sekolahalam

d. Memahami konsep dasar sekolahalam

e. Melaksanakan standar pendidikan sekolahalam 2. Peserta memahami konsep belajar bersama alam

a. Mengetahui kedudukan dan fungsi belajar bersama alam di sekolahalam b. Memahami esensi belajar bersama alam

c. Melaksanakan kegiatan belajar bersama alam 3. Peserta mau berubah

(3)

Konsep openmind training

2013

Draft Aliyah/prarevisi Page 3

b. Menerapkan visi misi sekolahalam dalam kehidupannya c. Mengetahui sifat baik dan buruknya

d. Mau memperbaiki sifat-sifat buruknya 4. Memaknai profesi yang diembannya

a. Mengetahui prasyarat guru sekolahalam

b. Berani kreatif dan inovatif sebagai salah satu ciri khas guru sekolahalam c. Memperbarui niatnya sebagai guru sekolahalam

D. NILAI-NILAI YANG DITANAMKAN Pribadi Baik:

Sadar akan kekurangan dirinya, ikhlas, pandai bersyukur, jujur, Lima ‘S”, bersih, tertib. Pribadi Kuat:

Berani memilih berubah, bertanggungjawab, punya tujuan hidup, pantang mengeluh, ikhtiar-istiqomah dan tawakal.

Membangun kesadaran keislaman ;

Hakikat ibadah dan do’a, fiqih praktis, indahnya islam.

E. TEMA KEGIATAN :

“The real teacher for the better school”

F. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama 2 hari 1 malam pada hari senin-selasa, tanggal 30 – 31 Desember 2013 bertempat di Sekolah Alam Bintaro, Tangerang.

G. SEQUENSING PELATIHAN Hari ke-1

 Perkenalan, penggalian harapan peserta, pengenalan budaya pelatihan sekolahalam, pembangkitan motivasi belajar dan pengkondisian suasana pelatihan yang kondusif.

 Pemahaman konsep sekolahalam  Pembiasaan akhlaq dan ibadah  Penggalian kreativitas

 Ukhuwah islamiyah Hari ke-2

(4)

Konsep openmind training

2013

Draft Aliyah/prarevisi Page 4

 Pemahaman stategi pembelajaran belajar bersama alam

 Muhasabah/Refleksi diri (penyadaran bahwa keberhasilan pembelajaran akhlaq adalah melalui keteladanan serta pembaharuan niat)

 Review dan evaluasi  Penutup

H. STRATEGI DAN METODE PELATIHAN

Pelatihan ini dirancang dengan menggunakan strategi “Experiential Learning” yang mengetengahkan pengalaman (langsung maupun tidak langsung) sebagai katalisator perubahan diri.

Metode penyampaian materi dilakukan dalam bentuk : 1. Ceramah (Materi kelas)

2. Simulasi dan Games Indoor 3. Diskusi

4. Problem solving dan decision making 5. Pembiasaan

6. Performance 7. Tausiyah 8. Muhasabah

Bentuk aktivitas pembiasaan yang menunjang target pelatihan :  Pembiasaan ibadah

Wudhu dengan baik, shalat tepat waktu, ahalat sunnah rowatib, sholat tahajud  Pembiasaan membaca Al-qur’an

Membaca Al-qur’an bersama-sama setelah shalat maghrib  Pembiasaan adab makan, adab minum dan adab tidur  Pembiasaan hidup bersih dan rapi

Menyimpan sampah pada tempatnya, peserta diberikan plastik keresek kecil untuk tempat memungut sampah, menyimpan sandal dengan rapi menghadap keluar.

 Pembiasaan senyum, salam, sapa, sopan santun terhadap orang lain  Pembiasaan doa sebelum dan sesudah aktivitas

Aktivitas Rutin :

 Makan : pagi, siang dan malam  Olahraga pagi

(5)

Konsep openmind training

2013

Draft Aliyah/prarevisi Page 5

 Kebersamaan

 Shalat wajib berjama’ah, QL dan dhuha Aktivitas pendukung materi;

 Simulasi  Games  Performance  Tausiyah  Muhasabah  Observasi I. JADWAL ACARA J. RUNDOWN ACTIVITY

(6)

Konsep openmind training

2013

Draft Aliyah/prarevisi Page 6

Waktu Aktivitas PIC Tempat

Senin, 30 Desember 2013

06.30 – 07.00 Registrasi Ulang TU SABin (Bu ...) Meja registrasi 07.00 – 07.30 Menyimpan tas & shalat Dhuha Guru Sabin akhwat1

Guru Sabin ikhwan1

Tempat tidur akhwat Tempat tidur ikhwan

07.30 – 08.00 Morning tea Sie.Konsumsi Ruang pelatihan

08.00 – 08.30 Pembukaan, Ice Breaking & Games ta’aruf

Class Leader (Pak Arif) Outdoor/indoor

08.30 – 09.00 Budaya pelatihan Pohon Ekspektasi

Class Leader (Pak Arif) Ruang Pelatihan

09.00 – 10.00 Materi I : Konsep Sekolah Alam Bang Lendo Ruang Pelatihan

10.00 – 10.30 Diskusi Materi I Bang Lendo Ruang Pelatihan

10.30 – 10.45 Refleksi Materi I Class Leader (Pak Arif) Ruang Pelatihan

10.45 – 11.00 Coffee Break I Sie.Konsumsi Ruang Pelatihan

11.00 – 12.00 Materi II : The Guru Bu Septriana Ruang Pelatihan

12.00 – 13.00 ISHOMA Sie. Konsumsi Ruang Pelatihan

13.00 – 13.30 Diskusi Materi II Bu Septriana Ruang Pelatihan 13.30 – 13.45 Refleksi Materi II Class leader (Pak Arif) Ruang Pelatihan

13.45 – 14.00 Coffee Break II Sie. Konsumsi Ruang Pelatihan

14.00 – 15.00 Materi III : Guru Kreatif & Inovatif Pak Iman & Pak Syafir Ruang Pelatihan 15.00 – 15.30 Shalat Ashar Berjamaah Class Leader Ruang Pelatihan 15.30 – 16.30 Lanjutan Materi III Pak Iman & Pak Syafir Ruang Pelatihan 16.30 – 16.45 Refleksi Materi III Class Leader Ruang Pelatihan 16.45 – 17.00 Pembagian kelompok untuk

perform acara kebersamaan

Class leader Ruang Pelatihan

17.00 – 18.00 Patut Diri Masing-masing Tempat Istirahat & MCK

18.00 – 18.30 Shalat Maghrib berjamaah & Al Ma’tsurat

Imam sholat Mushola

18.30 – 19.00 Makan Malam Sie. Konsumsi Ruang makan

19.00 – 19.30 Shalat Isya berjama’ah & Tilawah Imam Sholat Mushola 19.30 – 20.00 Persiapan performa kelompok Class Leader II (Pak

Okwan)

Ruang Pelatihan

(7)

Konsep openmind training

2013

Draft Aliyah/prarevisi Page 7

Okwan) Selasa, 31 Desember 2013

03.00 – 04.00 Qiyamul Lail CL Musholla

04.00 – 05.00 Shalat Subuh berjama’ah, Al-ma’tsurat, tausiyah on request

CL Musholla

05.00 – 06.00 Olahraga & operasi bersih CL Lapangan 06.00 – 07.00 Patut Diri & sarapan pagi Sie.Konsumsi Indoor

07.00 – 08.00 Games kelompok PJ Games Outdoor

08.00 – 09.30 Materi IV : Openmind BBA Pak Hendi Ruang Pelatihan

09.30 – 09.45 Coffee Break Sie.Konsumsi Ruang Pelatihan

09.45 – 11.45 Materi V : BBA Praktik Pak Hendi Ruang Pelatihan

11.45 – 12.00 Refleksi Materi IV & V CL Ruang Pelatihan

12.00 – 13.00 ISHOMA Sie. Konsumsi Ruang Pelatihan

13.00 -14.30 Materi VI : Pembelajaran Akhlaq Ust.Ferous Ruang Pelatihan 14.30 – 15.00 Muhasabah & Motivasi Ust. Ferous Ruang Pelatihan 15.00 - 15.30 Evaluasi dan Follow up PJ Acara Ruang Pelatihan

Referensi

Dokumen terkait

memperlihatkan bahwa hasil terendah konsentrasi besi (Fe) dengan media berukuran 20 mesh terjadi pada 17,5 jam setelah pengadukan. Namun, untuk pengambilan sampel

Dari hasil percobaan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa metode yang paling baik untuk ekstraksi kayu manis adalah microwave solvent extraction

Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan anestesi umum pada operasi seksio sesarea pasien dengan pre-eklampsia berat terjadi penurunan nadi dan tekanan diastolik

(2) Kepala Instalasi Rawat Inap mempunyai tugas membantu Wakil Direktur Pelayanan dalam melaksanakan kegiatan bidang pelayanan dan perawatan pasien rawat inap pada

Pertama, telah terjadi sinisme politik yang berlebihan dalam kontestasi politik pada pemilihan presiden tahun 2019, sehingga stereotip yang dimunculkan dengan dua

Langkah 2 mencari pasangan, siswa diberi kesempatan untuk menemukan kartu pertanyaan atau jawaban yang tepat dari kartu yang dimilikinya... pasangan, setelah

Dalam upaya perbaikan ketahan ideologi Pancasila maka perlu diperhatikan berbagai faktor yaitu kebijakan dalam pembangunan saat ini masih kurang sesuai karena lenih condong

1 Pada umumnya gejala yang paling sering timbul adalah demam tanpa fokus dengan suhu di atas 38 o C1. 8,14 Gejala dan tanda lain yang sering timbul adalah rewel, toleransi