BAB IV
PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN
4.1
ALUR PROSES
Tujuan
Untuk menjelaskan standar operasional umum di Mold Maintenance Group.
Ruang Lingkup
Mencakup mold issuing, mold returning, penerimaan mold problem, inspeksi
mold problem, dan penerimaan mold (mold baru & mold after remedy).
Definisi
Mold Baru
: Mold baru untuk item baru / mold baru penambahan dari
mold yang telah ada / mold yang di renew
Mold After Remedy : Mold lama yang telah selesai diperbaiki.
Prosedur
Lihat lampiran :
4.1. Mold Issuing
4.2. Mold Returning
4.3. Penerimaan Mold Problem
4.4. Inspeksi Mold Problem
4.5. Penerimaan Mold (mold baru & mold after remedy)
Record
Document
Penanggung
Jawab
Lokasi
Masa Penyimpanan
Mold Control Ledger
Mold Group
Leader
Mold Group Area Active life + service
requirement + 1 tahun
Tooling Problem
Identification Report
Pre Production
Group Leader
Pre
Area
Production
3 tahun
Daily Mold Issuing -
Returning Record
Mold Group
Leader
Mold Group Area
3 bulan
Mold Remedy Requisition
Pre Production
Group Leader
Pre
Area
Production
3 tahun setelah mold
di repair
Cavity Inspection Record
Pre Production
Group Leader
Pre
Area
Production
requirement + 1 tahun
Active life + service
Tabel 4.1 Record
4.1.1 Mold Issuing
Gambar 4.1 Prosedur Issuing
* Check MMT dengan Ghant chart untuk minggu berikutnya yang berlaku sebagai job kerja saat Issuing mold.
* Pilah MMT berdasarkan hari curing dan mesin curing pada kotak yang sudah disediakan. Serta pisahkan MMT dengan kondisi Item yang lanjut pada kotak continue Job, hal ini dapat dicheck pada ghant chart minggu berjalan. * Konfirmasi MMT, ghant chart dengan kondisi actual mold & accessories, termasuk lokasi mold serta ketersediaan retainer plate.
MOLD GROUP
OPERATOR * Cek kode mold dan qty yang diperlukan* Ambil mold di rack bersamaan dengan MMT dan utamakan mold yg diberi lakban putih atau biru (yang akan digunakan oleh Pre Production Group untuk cavity inspection).
* Menyiapkan informasi untuk Cavity Inspection (untuk mold baru/after remedy) dengan mengisi kode mold dan keterangan mold tersebut baru atau setelah remedy. * Check mold code and cav. no dengan mencentang pada MMT, serta visual appearance mold yang berhubungan dengan product seperti dent, scratch, patch, mold kotor dll. Kondisi yang sudah dikerjakan atau kondisi OK mold lakukan beri tanda centang pada MMT. Kondisi mold yang kotor / scratch / patch yang memerlukan kondisi polishing bisa melihat pada sample mold.
MOLD GROUP LEADER
Stock Mold / Retainer Plate ada ?
MOLD GROUP LEADER / SPV
* Informasikan ke PPC dan produksi melalui 3PQIS * Jika qty mold tidak dapat memenuhi jumlah planning maka mold control akan menyiapkan mold terbanyak atas persetujuan PPC.
* Jika jumlah retainer plate tidak mencukupi maka gunakan r/plate dgn size yg sama & jumlah cavity terbanyak atas persetujuan PPC.
Mold Patch, Scratch, Kotor ?
* Internal repair dengan cara di polish MOLD GROUP
OPERATOR
MOLD GROUP OPERATOR
* Lengkapi MMT dan beri tanda "" disebelah kanan untuk setiap tindakan yang sudah dikerjakan.
* Ambil stop ring dan r/plate (letakkan label r/plate pada issung area). * Lakukan assembly mold pada "Stand by Area".
* Kemudian record di Daily Mold Issuing-Returning Record dan mold ledger. * MMT disertakan bersama mold.
* Check mold yang telah diisue dengan cara mencocokkan code mold di MMT dengan actual code mold,
kemudian tulis code mold di pojok kanan MMT di bawah item code
MMT MOLD
INPUT
TIDAK YA TIDAKOUTPUT
PRODUKSI* Menyerahkan MMT ke Mold Group Leader sebelum 2 hari menjelang akhir pekan.
PROD LEADER
* Konfirmasi Mold & Retainer Plate yang akan digunakan. * Setting Mold dilakukan satu hari menjelang curing. MOLD GROUP
OPERATOR
YA MMT
4.1.2 Mold Returning
4.1.3 Penerimaan Mold Problem
PRODUKSI TOOLING PROBLEM IDENTIFICATION REPORT MOLD & SAMPLEINPUT
MOLD CONTROL LEADER* Terima mold problem dan sample product defect
* Check Mold problem ( mold code, cav.no.) dengan mengacu ke sample defect
PATCH / MOLD KOTOR ? * Bersihkan mold penyebab patch /
mold kotor dengan cara dipolish, menggunakan sand paper no. 400 / 230. * Mold chrome, lakukan washing, kemudian polish dgn sandpaper no. 1000 dan pasta.
* Mold yg telah dibersihkan diletakkan di meja mold standby
* Informasikan ke produksi mold yang sudah dibersihkan untuk di jalankan
kembali. PIN / SPRING
BROKEN ?
MOLD CONTROL
LEADER
* Check pin / spring rusak, ganti pin / spring rusak dengan spare pin / spring / mold yang ada
* Pin / spring / mold yg telah diganti diletakkan di meja mold standby * Untuk pengganti mold catat di mold control ledger pada kolom add dan mold problem pada kolom remark dengan menyebutkan problemnya
* Informasikan ke produksi agar mold dapat dijalankan kembali
* Pin / spring tidak bisa dilepas simpan mold problem di rack mold problem * Serahkan Tooling Problem Identification Report ke pre production.
YA TIDAK DENT/ DEFORM/ BROKEN/PRODUCT R-FLASH/PRODUCT O-FLOW/ CHROME/CRACK/ DIMENSION OUT ?
OUTPUT
PRE PRODUCTION MOLD & SAMPLE TOOLING PROBLEM IDENTIFICATION REPORT TIDAK YA MOLD CONTROL LEADER MOLD CONTROL LEADER* Record pengembalian mold problem di mold control ledger pada kolom remark dengan menyebutkan problemnya.
*Simpan mold problem, sample dan Tooling Problem Identification Report di rack mold problem. untuk TPIR serahkan ke pre production * Informasikan ke PPC dan Produksi mold tidak ada spare dengan 3PQIS MOLD SPARE ? YA MOLD CONTROL LEADER * Ganti mold problem dengan mold spare
* Record mold pengganti di mold control ledger pada kolom add dan mold movement tag
* Informasikan ke produksi mold pengganti untuk di jalankan kembali.
* Record pengembalian mold problem di mold control ledger pada kolom remark dengan menyebutkan problemnya.
* Simpan mold dan sample defect di rack mold problem
* Serahkan Tooling Problem Identification Report ke pre production
4.1.4 Inspeksi Mold Problem
Gambar 4.4
Prosedur Inspeksi Mold Problem
MOLD CONTROL LEADER TOOLING PROBLEM IDENTIFICATION REPORT MOLD & SAMPLE
INPUT
PRE PRODUCTION LEADER* Check mold code, cav. no, defective portion berdasarkan pada Tooling Problem Identification Report.
* Check problem yang terjadi dan jika diperlukan dapat menggunakan mold drawing untuk mengetahui defect pada mold selanjutnya akan dibahas dalam Internal Mold Remedy Meeting. * Update Symix Mold Database.
PIN / SPRING BROKEN ? PRE PRODUCTION LEADER
*Repair mold dengan
mengajukan Design Order Form
ke Tooling Section
BROKEN/DENT/ PRODUCT R-FLASH/PRODUCT
O-FLOW/CHROME/CRACK/ DIMENSION OUT ?
* Analisa masalah dan catat di Mold Remedy Requisition untuk selanjutnya dibahas dalam Internal Mold Remedy Meeting. * Menyiapkan mold problem dan sample.
PRE PRODUCTION LEADER PRE PRODUCTION LEADER YA TIDAK REMEDY MOLD OUTSIDE DISETUJUI ? PRE PRODUCTION LEADER TIDAK * Kembalikan mold ke rack dengan
lakban merah dan beri keterangan problemnya serta tunggu instruksi lebih lanjut dari PPC.
* Packing mold, Document (Mold Remedy Requisition asli, copy mold drawing, copy mold 10x, copy product 10x dan Design Spec,curing spec.).
* Update Symix Mold Database. * Update mold ledger dan direcord dengan tinta merah / beri tanda " ( ) ".
OUTPUT
MOLD DRAWING MOLD & SAMPLE MOLD & PRODUCT 10X MRR TNC / NOK TOOLING SECTION MOLD & SAMPLE PRE PRODUCTION, PRODUCTION, DESIGN, TOOLING SECTION* Meeting untuk countermeasure terhadap masalah yang terjadi.
* Menentukan kemampuan pengerjaan remedy.
REMEDY INTERNAL
REMEDY OUTSIDE (TNC / NOK, etc)
4.1.5 Penerimaan Mold ( Mold Baru & Mold After Remedy)
Gambar 4.5 Prosedur penerimaan Mold (Mold Baru & Mold After Remedy)
STORE MANINVOICE MOLD DAN
ACCESSORIES DOCUMENT
SPECT / DRAWING
MOLD INSPECTION RECORD, CAVITY INSPECTION RECORD, CAVITY INSPECTION DATA
SHEET (JIKA ADA)
INPUT
PRE PRODUCTION
LEADER
* Check kesesuaian mold code, cavity number dan quantity antara invoice dengan actual, termasuk accessories.
* Tandatangan dan tanggal terima pada invoice. * Inspeksi visual keseluruhan mold beserta accessoriesnya. Jenis visual mold yang problem bisa mengacu pada contoh visual mold defect
Kondisi tooling (appearance, qty etc) ?
* Tuliskan kondisi mold termasuk ketidaksesuaian actual mold / accessories dengan invoice dan informasikan ke PPC.
* Mold / accessories yang NG diletakan pada rack mold problem dan diberi lakban merah.
PRE PRODUCTION SPV PRE PRODUCTION LEADER
* Siapkan ledger baru (untuk mold baru)
* Update mold control remedy ledger dan mold ledger (untuk mold setelah remedy, tanggal kedatangan ditulis dengan tinta hitam / diberi tanda " ( ) ".
* Update mold ledger (untuk penambahan mold) * Update Symix Mold Database.
* Mold diberi lakban warna putih (untuk mold baru / penambahan mold), dan lakban biru (untuk mold setelah remedy). Mold diletakan pada rack mold.
NG
OK
INVOICE
DOCUMENT / DRAWING
MOLD INSPECTION RECORD, CAVITY INSPECTION RECORD, CAVITY INSPECTION DATA
SHEET (JIKA ADA)