7
-b. pengujian kebocoran saluran pembawa (head race) dilakukan
dengan cara mengalirinya dengan air dan diamati jika terjadi tanda-tanda rembesan atau kebocoran;
c. tes kebocoran bak pengendap dilakukan dengan merendam bak
pengendap sampai dengan batas maksimal dan diamati selama 2 (dua) hari untuk memastikan pengendapan terjadi dengan sempurna tanpa terjadi kebocoran;
d. semua bangunan sipil harus diperiksa secara visual jika terdapat
tanda-tanda retak struktur, pergeseran pondasi akibat gerakan tanah, cacat pengerjaan atau ketidaksesuaian spesifikasi teknik;
e. pengujian kebocoran pipa pesat (penstock) dilakukan dengan uji
tekanan statik, yakni mengisi penuh pipa pesat (penstock) dan
diamati selama 1 (satu) hari;
f. pengamatan kualitas pengelasan dan pengecatan pintu air,
saringan dan pipa pesat (penstock).
B. Mekanikal Elektrikal PLTMH
1. Mekanikal Pembangkit
Turbin air adalah peralatan utama pembangkit listrik PLTMH yang perencanaannya harus disertai dengan kalkulasi paling sedikit pada
perhitungan daya desain, perhitungan kecepatan putar runner, dan
perhitungan elemen transmisi mekanik.
a. Pemilihan Jenis Turbin
Turbin air yang dapat dipakai adalah jenis: Cross-flow
(Banki-Mithell), Propeller (Kaplan), Pump As Turbine (PAT), Francis, Turgo
atau Pelton. Pemakaian jenis turbin ini dipilih berdasarkan
besaran debit rencana dan tinggi-jatuh (head) dengan mengikuti
pedoman yang ditunjukkan pada diagram aplikasi turbin berikut ini:
Diagram Pemilihan Jenis Turbin
Cross-flow/ Propeller