3.1 Profile Instansi
PT. Batu Mutiara Indah yang sering di kenal dengan supermarket
batu plaza berdiri pada tahun 1997 dan beralamat di Jl. Gajah Mada 1 Batu. Terletak di dekat obyek wisata alun-alun kota batu sehingga supermarket batu plaza mempunyai letak yang sangat strategis untuk
menunjang kegiatan bisnis. Pendirian supermarket batu plaza dilatar-belakangi oleh perkembangan kota batu sehingga dibutuhkan sarana
belanja bagi masyarakat umum yang betul-betul memihak masyarakat umum baik konsumen, pedagang serta pelaku ekonomi di lingkungan sekitar Kota Batu. Supermarket batu plaza memiliki nuansa yang berbeda
dengan minimarket-minimarket yang sudah ada, juga memiliki filosofi dan orientasi yang berbeda.
3.2 Analisa Masalah
PT.Batu Mutiara Indah yang lebih dikenal dengan supermarket batu
plaza merupakan salah satu unit usaha yang bergerak dalam bidang perdagangan kebutuhan pokok yang diharapkan dapat menyediakan
kebutuhan pokok sehari-hari bagi masyarakat pada umumnya dengan kualitas baik dan harga yang terjangkau. Dimana perusahaan ini dituntut
untuk memberi pelayanan kepada konsumen dan mempermudah konsumen dalam pembelian barang, sehingga dapat menentukan strategi
penjualan yang tepat dan akurat. Supermarket batu plaza terdapat beberapa permasalahan yang kerap muncul mengenai penjualan barang dan perusahaan sulit mendapatkan informasi-informasi strategis seperti
tingkat penjualan per periode. Ketersediaan data penjualan yang besar di supermarket batu plaza tidak digunakan semaksimal mungkin, sehingga
data penjualan tersebut tidak dimanfaatkan secara optimal dan belum adanya sistem yang dapat menyelesaikan permasalahan saat ini untuk merancang sebuah strategi bisnis dalam meningkatkan penjualan.
Maka dengan dibangun sistem untuk membuat analisis terhadap data transaksi pembelian barang untuk mengetahui pola dan hubungan
keterkaitan antar data. Dari pola yang dihasilkan dapat diketahui hubungan antar data dalam pembelian barang dengan nilai support dan
confidence yang telah ditentukan sebelumnya. Pola yang dihasilkan dapat
memberikan informasi yang berharga bagi pihak terkait. Dalam sistem ini digunakan algoritma association rules mining untuk mendapatkan
3.3 Pemodelan Sistem
Dalam pembuatan data mining ini metode yang digunakan aturan
asosiasi menggunakan algoritma association rules mining. Metode ini digunakan untuk mencari hubungan dalam data pembelian barang.
Untuk melakukan analisa terhadap data transaksi pembelian barang
dilakukan proses sebagai berikut:
1. Sistem menerima data dari transaksi pembelian barang yang telah
tersimpan di dalam database
2. Pengguna memasukkan nilai minimum support dan minimum
confidence.
3. Sistem men-scan database untuk mendapatkan kandidat
1-itemset dan menghitung nilai supportnya.
4. Nilai support dibandingkan dengan nilai minimal confidence yang
ditentukan. Jika nilainya lebih besar atau sama dari minimal confidence maka termasuk dalam large itemset.
5. Nilai yang memenuhi large itemset diikutkan dalam iterasi selanjutnya, tetapi jika tidak memenuhi, maka tidak diikutkan.
6. Pada iterasi kedua, sistem menggunakan hasil dari large itemset dari iterasi pertama untuk membentuk kandidat 2-itemset. Untuk
iterasi selanjutnya sistem menggunakan large itemset dari iterasi sebelumnya untuk memebentuk itemset berikutnya.
7. Sistem menggabungkan antara 1-itemset dengan 2-itemset yang memenuhi large itemset. Jika gabungan dari item tersebut tidak
memenuhi large itemset, maka akan dihapus.
8. Dari hasil frequet itemset tersebut diperoleh association rule
Berikut ini akan dijelaskan mengenai diagram blok dari sistem yang akan dibuat:
Gambar 3.1 Diagram Blok Sistem
1. Data transaksi penjualan di ambil dari database sebagai input data yang akan diproses. Selain itu juga diinputkan minimal support dan
minimal confidence sebagai syarat aturan asosiasi yang akan dibentuk.
2. Sebelum proses Data Minning dapat dilaksanakan, perlu dilakukan proses cleaning mencakup antara lain, membuang atribut data yang
tidak diperlukan, duplikasi data, data integration penggabungan sumber-sumber data, data transformasi data dalam bentuk data set yang dapat di proses.
Tabel 3.1 Contoh : Awal Data Transaksi Penjualan
NOTRAN
S URUTAN KODE_BARANG NAMA_BARANG UANSAT HRG_JUAL QTY TGL_TRANS DISKON RETURJML_ TS012013
00001 1
0JCE010-030
Susu Cair Indomilk
Stroberi 195ml Pcs 2237.55 1 01/01/2013 0 0 TS012013
00001 2
0BGTT001-077 Gula KBA Kg 8600 1 01/01/2013 0 0
TS012013
00001 3 0BGTT001-077 Gula KBA Kg 8600 1 01/01/2013 0 0 TS012013
00001 4 0MMB024-030 Indomie Goreng Kriuk Bawang Pcs 1354.56 2 01/01/2013 0 0 TS012013
00002 1 0MMB024-030 Indomie Goreng Kriuk Bawang Pcs 1354.56 2 01/01/2013 0 0 TS012013
00002 2 0MMB024-030 Indomie Goreng Kriuk Bawang Pcs 1354.56 2 01/01/2013 0 0 TS012013
00002 3 0JCE010-030 Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml Pcs 2237.55 1 01/01/2013 0 0 TS012013
00003 1 0RBK005-083 Roti Tawar BH 7000 1 01/01/2013 0 0 TS012013
00003 2 0JCE010-030 Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml Pcs 2237.55 1 01/01/2013 0 0 TS012013
00003 3 0JCE010-030 Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml Pcs 2237.55 1 01/01/2013 0 0
Data Transaksi
Aturan asosiasi Min Support & Min_Confidence Preprocessing :
Data Cleaning Data Integration
Tabel 3.2 Contoh : Data Transaksi Penjualan yang sudah di cleaning
NOTRAN
S URUTAN KODE_BARANG NAMA_BARANG UANSAT HRG_JUAL QTY TGL_TRANS DISKON RETURJML_ TS012013
00001 1 0JCE010-030 Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml Pcs 2237.55 1 01/01/2013 0 0 TS012013
00001 2
0BGTT001-077 Gula KBA Kg 8600 1 01/01/2013 0 0
TS012013
00001 3 0BGTT001-077 Gula KBA Kg 8600 1 01/01/2013 0 0 TS012013
00001 4 0MMB024-030 Indomie Goreng Kriuk Bawang Pcs 1354.56 2 01/01/2013 0 0 TS012013
00002 1 0MMB024-030 Indomie Goreng Kriuk Bawang Pcs 1354.56 2 01/01/2013 0 0 TS012013
00002 2 0MMB024-030 Indomie Goreng Kriuk Bawang Pcs 1354.56 2 01/01/2013 0 0 TS012013
00002 3 0JCE010-030 Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml Pcs 2237.55 1 01/01/2013 0 0 TS012013
00003 1 0RBK005-083 Roti Tawar BH 7000 1 01/01/2013 0 0 TS012013
00003 2 0JCE010-030 Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml Pcs 2237.55 1 01/01/2013 0 0 TS012013
00003 3 0JCE010-030 Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml Pcs 2237.55 1 01/01/2013 0 0
Tabel 3.3 Contoh : Data Transaksi Penjualan yang sudah di Integration
NOTRANS KODE_BARANG NAMA_BARANG
TS01201300001 0JCE010-030 Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml TS01201300001 0BGTT001-077 Gula KBA
TS01201300001 0MMB024-030 Indomie Goreng Kriuk Bawang TS01201300002 0MMB024-030 Indomie Goreng Kriuk Bawang TS01201300002 0JCE010-030 Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml TS01201300003 0RBK005-083 Roti Tawar
TS01201300003 0JCE010-030 Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml
Tabel 3.4 Contoh : Data Transformation
ATRIBUT KETERANGAN
NOTRANS Nomor transaksi yang dimiliki setiap transaksi pembelian konsumen.
KODE_BARANG Kode barang yang dimiliki barang yang ada di supermarket batu plaza.
NAMA_BARANG Merupakan nama barang yang ada di supermarket batu plaza.
3. Data tersebut dilakukan proses data mining yaitu pencarian pola
4. Setelah proses selesai maka didapatkan hasil berupa aturan asosiasi yang memenuhi kriteria minimal support dan minimal confidence yang
diinputkan.
PT. Batu Mutiara Indah data yang diberikan sudah di export dalam
bentuk exel. Sedangkan dalam penelitian ini digunakan database MySQL. Untuk itu sebelum proses pembentukan dataset, dilakukan konversi data dari exel ke database MySQL. Tidak semua data harus dikonversi, tetapi
hanya tabel yang berhubungan langsung dengan transaksi yaitu tabel penjualan dan detil penjualan.
Pada mulanya data transaksi asli terdiri dari berbagai macam kolom, misalnya kolom nomer transaksi, kode barang, nama barang, harga,
jumlah item, dan sebagainya. Padahal dalam penelitian ini seluruh data pada kolom tersebut tidak dibutuhkan semua. Untuk itu dilakukan
penghapusan pada data yang dianggap tidak perlu akan proses data mining bisa berjalan lebih cepat. Langkah ini ditempuh dalam pembentukan dataset yang dibutuhkan aplikasi data mining.
Dataset adalah objek yang merepresentasikan sekumpulan data dan relasinya. Strukturnya mirip dengan data di database. Tabel 3.1 adalah
dataset yang akan digunakan dalam proses data mining. Dataset terdiri dari 2 data tabel, Tabel penjualan dan item_penjualan. Kedua data tabel
saling berhubungan melalui data relation penjualan-item_penjualan. Tabel 3.1 dibawah ini menjelaskan struktur dataset.
Tabel 3.5. Struktur Dataset
Atribut Type Data
NOTRANS Varchar
KODE_BARANG Date
Dua tabel yang membentuk dataset dihubungkan oleh ID yaitu kolom
Notrans. Dimana setiap record (item data) Notrans pada Tabel penjualan minimal mempunyai satu record Notrans pada Tabel Item_Penjualan. Gabungan data dari kedua tabel ini nanti yang akan dilakukan pencarian
pola penjualan barang.
3.4 Tahap-Tahap Iterasi dalam Algoritma Apriori
1. Iterasi Pertama
a. Hitung nilai minimun support dan setiap item. b. Scan database.
c. Maka didapat pola frekuensi tinggi 1-itemset. d. PiIih pola frekuensi tinggi 1-itemset.
2. Iterasi Kedua
a. Buat kandidat 2-itemset dan kombinasi 1-itemset yang telah
didapat pada iterasi sebelumnya.
b. Hitung nilai minimum support 2-itemset.
c. Nilai minimum support yang memenuhi syarat minimum support.
d. Tentukan pola frekuensi tinggi 2-itemset. 3. Iterasi ke-k
a. Pembentukan k-itemset (dibentuk dengan kombinasi (k-i)
item set)
b. Hitung minimum support dan kandidat (k-1)-itemset. c. Tetapkan pola frekuensi tinggi.
d. Bila tidak didapat pola frekuensi tinggi, maka proses dihentikan, bila masih ditemukan pola frekuensi tinggi maka
k ditambah satu dan kembali kebagian 1.
Dari iterasi-iterasi sebelumnya maka dapat di gambarkan bagan sebagai berikut :
Gambar 3.2 Flowchart Sistem Apriori
Penjelasan dari flowchart diatas adalah sebagai berikut :
1. Pengguna sistem menginputkan nilai minimum support dan minimum
confidence dari keyboard.
2. Data transaksi di scan dan dilakukan pembentukan kandidat item
untuk di cari nilai support yang memunuhi kriteria di atas minimum support yang telah diinputkan sebelumnya. Proses ini dilakukan
Mulai
Scan Database
Selesai Hasil sudah
terbentuk itemset
T
Y Min Supp
Min Conf
secara terus-menerus dan berulang-ulang sampai data terscan semua.
3. Seluruh kandidat item yang terbentuk dari langkah 2 akan dilakukan pembentukan Strong Rules atau aturan asosiasi yang memenuhi
kriteria di atas nilai minimum confidence. Proses ini dilakukan secara berulang-ulang sehingga seluruh kandidat item habis.
3.6 Analisa Perangkat Lunak
3.6.1 Deskripsi Umum Perangkat Lunak
Perangkat Lunak yang dikembangkan dalam Aplikasi Data Mining ini berbasis dekstop, dengan database lokal.
Pengguna dalam aplikasi adalah pihak penentu kebijakan dalam
analisis keranjang pasar sehingga dapat diambil langkah-Iangkah strategis guna meningkatkan tingkat penjualan pada supermarket. Untuk
menjaga kerahasiaan data, maka pengguna dibatasi hanya kepada pihak yang berwenang menggunakan data detail transaksi dari data transaksi tahunan.
Sebagai suatu rangkaian proses, data mining dibagi dalam beberapa tahap seperti yang sudah diterangkan pada sub bab 3.2. Begitu juga
dalam membangun perangkat lunak diperlukan tahapan-tahapan dan analisis, perancangan sampai aplikasi.Sehingga dalam membangun Aplikasi Data Mining, tahapan data mining sejalan dengan tahapan dalam
3.6.2 Spesifikasi Kebutuhan Fungsional
Spesifikasi kebutuhan fungsional pada aplikasi data mining ini
merujuk pada kebutuhan akan perancangan data mining, seperti yang tertera berikut ini :
1. Dapat menggabungkan data yang akan diproses mining dan data
transaksi dari data barang.
2. Dapat menghapus data-data yang tidak relevan serta atribut yang
tidak dipakai.
3. Dapat merubah data menjadi data yang siap diproses. 4. Dapat memproses data untuk di mining meliputi;
a. Hubungan tingkat penjuaan dengan data barang masuk. b. Hubungan tingkat penjuaan dengan data suplier.
5. Dapat menampilkan hasil proses mining dengan nilai support dan
confidence.
3.7 Studi Kasus
Studi kasus disini menggambarkan cara perhitungan dalam mencari pola dan hubungan keterkaitan antar barang, dengan mengolah data-data penjualan yang didapat dari data transaksi penjualan di Supermarket Batu
Plaza sebagai acuan perhitungan.
Contoh proses mining untuk mengetahui hubungan tingkat penjualan pada supermarket. Misal data seperti pada tabel 3.2
Tabel 3.6 Transaksi Penjualan
No NOTRANS PENJUALAN
1 TS01201300001 Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml Cair Indomilk Stroberi 195ml,Gula KBA, Telor 1/2kg, Indomie Goreng Kriuk Bawang 2 TS01201300002 Indomie Goreng Kriuk Bawang, Gula KBA,
Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml 3 TS01201300003 Roti Tawar, Susu Cair Indomilk Stroberi
195ml, Gula KBA, Meisis Ceres Milk 90gr 4 TS01201300004 Selai Harry Strawberry, Roti Tawar, Kopi
41Susu Jahe, Gula KBA, Blue Band 200gr 5 TS01201300005 Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml, Gula
KBA, Kopi 41Susu Jahe, Indomie Goreng Kriuk Bawang
6 TS01201300006 Rinso Anti Noda 450gr , Cheese Snack , Gula KBA, Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml, Roti Tawar
7 TS01201300007 Indomie Goreng Kriuk Bawang, Blue Band 200gr, Cheese Snack
Tabel 3.6 Transaksi Penjualan (Lanjutan)
No NOTRANS PENJUALAN
8 TS01201300008 Indomie Goreng Kriuk Bawang, Kopi 41Susu Jahe, Roti Tawar, Gula KBA
9 TS01201300009 Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml, Gula KBA, Roti Tawar, Kopi 41Susu Jahe 10 TS01201300010 Roti Tawar, Selai Harry Strawberry, Blue
Band 200gr, Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml
11 TS01201300011 Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml, Meisis Ceres Milk 90gr, Gula KBA, Roti Tawar 12 TS01201300012 Rinso Anti Noda 450gr , Kopi 41Susu Jahe,
Cheese Snack
13 TS01201300013 Indomie Goreng Kriuk Bawang, Telor 1/2kg, Cheese Snack , Surya 12
14 TS01201300014 Gula KBA, Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml, Kopi 41Susu Jahe, Indomie Goreng Kriuk Bawang
15 TS01201300015 Kopi 41Susu Jahe, Gula KBA, Indomie Goreng Kriuk Bawang
Milk 90gr
17 TS01201300017 Selai Harry Strawberry, Roti Tawar, Indomie Goreng Kriuk Bawang, Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml, Gula KBA
18 TS01201300018 Indomie Goreng Kriuk Bawang, Kopi 41Susu Jahe, Cheese Snack
19 TS01201300019 Cheese Snack , Rinso Anti Noda 450gr , Surya 12
Tabel 3.6 Transaksi Penjualan (Lanjutan)
No NOTRANS PENJUALAN
20 TS01201300020 Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml, Gula KBA, Blue Band 200gr, Meisis Ceres Milk 90gr, Selai Harry Strawberry, Roti Tawar 21 TS01201300021 Indomie Goreng Kriuk Bawang, Telor 1/2kg,
Kopi 41Susu Jahe, Gula KBA
22 TS01201300022 Indomie Goreng Kriuk Bawang, Blue Band 200gr, Roti Tawar
23 TS01201300023 Gula KBA, Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml, Indomie Goreng Kriuk Bawang, Telor 1/2kg
24 TS01201300024 Gula KBA, Kopi 41Susu Jahe, Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml, Cheese Snack 25 TS01201300025 Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml, Roti Tawar, Selai Harry Strawberry, Gula KBA 26 TS01201300026 Indomie Goreng Kriuk Bawang, Telor 1/2kg,
Roti Tawar, Gula KBA, Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml
27 TS01201300027 Rinso Anti Noda 450gr , Kopi 41Susu Jahe, Surya 12, Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml, Gula KBA
28 TS01201300028 Indomie Goreng Kriuk Bawang, Telor 1/2kg, Cheese Snack , Surya 12
3.7.2 Menentukan Minimal Support dan Minimal Confidence
Pada studi kasus kali ini ditetapkan batas nilai minimal support
sebesar 5% dan nilai minimum confidence sebesar 14%. Dan untuk mempermudah proses selanjutnya data di filter dengan minimal support
5%, kemudian dari banyaknya jumlah nilai confidence dibawah 14%,
maka untuk membatasi dengan menentukan minimal nilai confidence
14%.
3.7.3 Membuat Tabel Tabular
Tahapan berikutnya adalah membuat tabel tabular untuk melakukan perhitungan jumlah pembelian di masing-masing transaksi.
Tabel 3.7 Contoh Tabel Tabular
Trans Nama Barang Support Jumla
h
1
Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml
18
30 x100=60 18
2 Gula KBA 3021x100=70 21
3 Roti Tawar 15
30 x100=50 15
4 Meisis Ceres Milk 90gr 5
30 x100=17 5
5 Blue Band 200gr
6
30 x100=20 6
6 Selai Harry Strawberry 306 x100=20 6 7 Kopi 41Susu Jahe 1330 x100=43 13
Tabel 3.7 Contoh Tabel Tabular (Lanjutan)
Trans Nama Barang Support Jumla
11 Surya 12 3
30 x100=10 3
12 Telor 1/2kg 306 x100=20 6
8
Indomie Goreng Kriuk Bawang
16
30 x100=53 16
9 Cheese Snack 308 x100=27 8
10 Rinso Anti Noda 450gr 5
30 x100=17 5
Untuk menentukan support pada L1 dengan menggunakan rumus:
Support (A) = ∑Transaksi A
∑Transaksi x 100%
Contoh: menentukan nilai support pada Nama Barang Susu Cair
Indomilk Stroberi 195ml
Support (A) = ∑Transaksi A
∑Transaksi x 100% =
18
30x100=60 3.7.4 Mencari Kandidat Itemset L2
Langkah berikutnya adalah membuat kombinasi 2 itemsets pada
setiap data barang dan frekuensi masing-masing kombinasi dihitung sesuai dengan data tabular pada tabel. Hasil dari kombinasi 2 itemsets,
ditentukan data yang memenuhi syarat minimal support 5% dengan menggunakan rumus :
Support (A |B) = ∑Transaksi A dan B
∑Transaksi x 100%
Tabel 3.8 Contoh Data Trankasi 2 Itemset
A B ∑ --> A,B Supp L2
Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml
Telor 1/2kg 2 7% Indomie Goreng Kriuk
Bawang
6 20%
Meisis Ceres Milk 90gr 3 10%
Kopi 41Susu Jahe 5 17%
Roti Tawar 6 20%
Blue Band 200gr 1 3%
Selai Harry Strawberry 2 7%
Cheese Snack 1 3%
Gula KBA Telor 1/2kg 2 7%
Indomie Goreng Kriuk
Bawang 7 23%
Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml
7 23%
Meisis Ceres Milk 90gr 2 7%
Blue Band 200gr 2 7%
Kopi 41Susu Jahe 5 17%
Roti Tawar 5 17%
Selai Harry Strawberry 1 3%
Cheese Snack 1 3%
Contoh: menentukan nilai support pada kode barang Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml dan Gula KBA, seperti yang ada pada transaksi di bawah ini:
¿10
30 x100=33
3.7.5 Mencari Kandidat Itemset L3
Langkah berikutnya adalah membuat kombinasi 3 itemsets pada
setiap data barang dan frekuensi masing-masing kombinasi dihitung sesuai dengan data tabular pada tabel. Hasil dari kombinasi 3 itemsets,
ditentukan data yang memenuhi syarat minimal support 5% dengan menggunakan rumus :
Support (A |B)= ∑Transaksi A dan B
Tabel 3.9 Contoh Data Trankasi 3 Itemset
A B C ∑ A,B,C Support
Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml
Gula KBA Indomie Goreng Kriuk Bawang
2 7%
Meisis Ceres Milk 90gr
2 7%
Kopi 41Susu Jahe 2 7%
Roti Tawar 2 7%
Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml
Kopi 41Susu Jahe Indomie Goreng Kriuk Bawang
2 7%
Gula KBA Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml
Roti Tawar 2 7%
Kopi 41Susu Jahe 2 7% Indomie Goreng
Kriuk Bawang
3 10%
Telor 1/2kg Cheese Snack Surya 12 2 7%
Tabel 3.9 Contoh Data Trankasi 3 Itemset (Lanjutan)
A B C ∑ A,B,C Support
Indomie Goreng Kriuk Bawang
Telor 1/2kg Cheese Snack 2 7%
Surya 12 2 7%
Gula KBA 2 7%
Roti Tawar Selai Harry
Strawberry Susu Cair IndomilkStroberi 195ml 2 7%
Gula KBA 2 7%
Kopi 41Susu Jahe
Gula KBA Indomie Goreng Kriuk Bawang
2 7%
3.7.6 Mencari Nilai Confidence Pada L2 dan L3
Untuk menentukan nilai confidence L2 didapat dari rumus :
Confidence P(A|B) = ∑ Transaksi mengandung A dan B
∑ Transaksi A x 100%
Data nilai confidence L2 yang telah diseleksi berdasarkan nilai minimal support secara keseluruhan bisa dilihat pada tabel dibawah ini :
A B ∑ -->
Tabel 3.10 Tabel Data Confidence L2 (Lanjutan)
A B ∑ -->
A,B --> A Supp L2 Conf L2 Meisis Ceres Milk
90gr
3 18 10% 17%
Kopi 41Susu Jahe 5 18 17% 28%
Kopi 41Susu Jahe 5 18 17% 28%
Roti Tawar 6 18 20% 33%
Selai Harry
Strawberry 2 18 7% 11%
Gula KBA Telor 1/2kg 2 21 7% 10%
Meisis Ceres Milk 90gr
2 21 7% 10%
Blue Band 200gr 2 21 7% 10%
Kopi 41Susu Jahe 5 21 17% 24%
Roti Tawar 5 21 17% 24%
Roti Tawar Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml
5 15 17% 33%
Gula KBA 7 15 23% 47%
Meisis Ceres Milk
90gr 2 15 7% 13%
Blue Band 200gr 2 15 7% 13%
Kopi 41Susu Jahe 4 15 13% 27%
Selai Harry Strawberry
3 15 10% 20%
A B ∑ --> A,B --> A Supp L2 Conf L2
Meisis Ceres Milk 90gr
Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml
Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml
2 13 7% 15%
Tabel 3.10 Tabel Data Confidence L2 (Lanjutan)
A B ∑ -->
Stroberi 195ml 3 16 10% 19%
Blue Band 200gr 2 16 7% 13%
Cheese Snack 4 16 13% 25%
Kopi 41Susu Jahe 3 16 10% 19%
Telor 1/2kg 5 16 17% 31%
Surya 12 2 16 7% 13%
Cheese Snack Surya 12 3 8 10% 38%
Rinso Anti
Untuk menentukan nilai confidence L3 didapat dari rumus :
Confidence P(A|B) = ∑ Transaksi mengandung A,B dan C
∑ Transaksi A x 100%
Data nilai confidence L3 yang telah diseleksi berdasarkan nilai
minimal support secara keseluruhan bisa dilihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 3.11 Tabel Data Confidence L3
A B C ∑
Gula KBA Indomie Goreng
Gula KBA Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml
Kopi
Tabel 3.11 Tabel Data Confidence L3 (Lanjutan)
A B C ∑ Telor 1/2kg Cheese
Snack Surya 12 2 6 7% 33%
Roti Tawar Selai Harry
Gula KBA Indomie Goreng Kriuk Bawang
2 13 7% 15%
3.7.7 Menentukan Aturan Asosiasi
Berdasarkan perhitungan di atas akan terbentuk assosiasi dengan minimal support 5% dan minimal confidence 14%. Assosiasi yang
Large 1:
Table 3.12 Aturan Asosiasi L1 Memenuhi Syarat
Trans Nama Barang Support
1 Susu Cair Indomilk
4 Meisis Ceres Milk 90gr 5
30 x100=17
9 Cheese Snack 8
30 x100=27
10 Rinso Anti Noda 450gr 305 x100=17
11 Surya 12 3
30 x100=10
12 Telor 1/2kg 6
30 x100=20
Large 2:
Table 3.13 Aturan Asosiasi L2 Memenuhi Syarat
Goreng Kriuk
Gula KBA Indomie Goreng Kriuk
Roti Tawar Susu Cair Indomilk Stroberi 195ml
5 15 17% 33%
Gula KBA 7 15 23% 47%
Table 3.13 Aturan Asosiasi L2 Memenuhi Syarat (Lanjutan)
Blue Band
Table 3.13 Aturan Asosiasi L2 Memenuhi Syarat (Lanjutan)
A B ∑ --> A,B --> A Supp
Table 3.13 Aturan Asosiasi L2 Memenuhi Syarat (Lanjutan)
A B ∑ --> A,B --> A Supp
Telor 1/2kg 5 16 17% 31%
Cheese Snack Surya 12 3 8 10% 38%
Rinso Anti
Telor 1/2kg Cheese
Snack 2 6 7% 33%
Surya 12 2 6 7% 33%
Gula KBA 2 6 7% 33%
Large 3:
Table 3.14 Aturan Asosiasi L3 Memenuhi Syarat
A B C ∑ Gula KBA Susu Cair
Indomilk
Telor 1/2kg Cheese Snack Surya 12 2 6 7% 33%
Kopi 41Susu Jahe
Gula KBA Indomie Goreng Kriuk Bawang
2 13 7% 15%
Dari hasil proses penghitungan mulai dari L1 sampai L3 dengan nilai minimal support 5% dan minimal confidence 14% telah dihasilkan aturan asosiasi dengan 3 kombinasi barang yang dijual bersamaan dalam
seluruh transaksi yaitu (Telur, Snack, Rokok dengan Support 7% dan
Confidence 33%), (Kopi, Gula, Indomie dengan Support 7% dan
3.8. Perancangan Desain Sistem
Pada perancangan sistem ini point-point yang akan dibahas adalah
skenario sistem, Use case diagram dan activity diagram. Untuk lebih detailnya akan dijabarkan sebagai berikut :
1. Skenario Sistem
Dalam sub bab ini akan dijelaskan tentang narasi sistem yang akan dirancang, adapun narasi sistem adalah sebagai berikut :
a. Skenario Proses Mining
Pada menu utama ini analis dapat melakukan proses mining
dengan cara menentukan inputan data apa yang akan diproses
mining kemudian sistem melakukan scan pada database. Data
yang di scan beruba tabel master barang dan tabel transaksi tahunan, untuk mendapatkan itemset yang akan dijadikan variabel
dalam proses mining, beruba nama barang yang telah dibeli oleh customer. Setelah didapat itemset maka sistem akan melakukan
scan database untuk yang kedua kalinya untuk mendapatkan itemset gabungan (2-itemset) yang nantinya akan dihitung nilai support dan confidence. Kemudian sistem akan melakukan scan
database kembali untuk mendapatkan itemset gabungan
(k-itemset) jika sudah tidak ditemukan lagi k-itemset maka proses
akan dihentikan dan jika masih ditemukan k-itemset maka sistem akan melakukan scan database lagi mulai awal. Setelah proses semua selesai dari mencari itemset maka sistem akan
seberapa erat tingkat kecenderungan customer membeli barang secara bersamaan.
2. Use Case Proses Mining
Kombinasi Itemset Masukkan Min Supp
Masukkan Min Conf Pengguna
Scan Database <<include>>
Gabung Data
Hitung Nilai Supp
Hitung Nilai Conf
Sistem
Gambar 3.3Use Case Proses Mining
Simpan dalam tabel L3 Masukkan Nilai
minsupp & min conf
Klik Tombol Proses Scan Tabel
Transaksi
Buat Itemset
Simpan Itemset
Jika
Ambil Itemset
Hitung Nilai Supp 1-Itemset
Gambar 3.4 Activity Diagram Proses Mining
3.8.1 Rancangan Database
Berikut ini adalah perancangan database pada aplikasi data mining.
1. Tabel Item
Tabel 3.15 Item
No Field Type Size Keterangan
1 Kode Varchar 30 Kode barang
2 Nama Varchar 200 Nama barang
3 Jumlah Integer - Jumlah item sering 2. Tabel Itemset
Tabel 3.16 Itemset
No Field Type Size Keterangan
1 Large Varchar 2
2 Itemset Varchar 100
3 Itemset2 Varchar 300
5 Nama Varchar 300
6 JumlahA Integer
-7 Jumlahmengandun
g
Integer
-8 Totaltrans Integer
-3. Tabel Kandidat_L1
Tabel 3.17 Kandidat_L1
No Field Type Size Keterangan
1 Itemset Varchar 15 Kode barang
2 Nama Varchar 50 Pola 1-Itemset
3 Jumlahtransaksi Integer - Jumlah itemset sering muncul
4 Total Integer - Total Transaksi
5 Support Double - Hasil perhitungan
nilai support
4. Tabel Kandidat_L2
Tabel 3.18 Kandidat_L2
No Field Type Size Keterangan
1 Itemset Varchar 15 Kode barang
2 Itemset2 Varchar 15 Kode barang
3 Nama Varchar 200 Pola 2-itemset
4 Jumlahtransaksi Integer - Jumlah itemset sering
5 TransaksimengandungA
Integer - Jumlah itemset
sering yang mengandung
item A
6 Total Integer - Total transaksi
7 Support Double - Hasil
support
8 Confidence
Double - Hasil
perhitungan nilai
confidence
5. Tabel Kandidat_L3
Tabel 3.19 Kandidat_L3
No Field Type Size Keterangan
1 Itemset Varchar 50 Kode barang
2 Itemset2 Varchar 50 Kode barang
3 Itemset3 Varchar 60 Kode barang
4 Nama Varchar 45 Pola 3-itemset
5 Jumlahtransaksi
Integer - Jumlah itemset
sering
6 TransaksimengandungA
Integer - Jumlah itemset sering yang
mengandung item A
7 Total Integer - Total transaksi
8 Support
Double - Hasil
perhitungan nilai
support
9 Confidence
Double - Hasil
perhitungan nilai confidence
Tabel 3.20 Trans_jual_detail
No Field Type Size Keterangan
1 Notrans Varchar 30 Nomor transaksi 2 Kode_barang Varchar 30 Kode barang 3 Nama_baran
g
Varchar 200 Nama barang
3.8.2 Perancangan Antarmuka
Dalam aplikasi Data Mining ini terdapat beberapa form diantaranya sebagai berikut :
1. Form Proses Mining
Form ini berfungsi untuk pengambilan data pemilihan atribut data
transaksi, input nilai ambang, perintah proses mining dan tombol keluar aplikasi dan merupakan halaman report data mining yang berisi
hasil proses data mining yaitu tabel nilai support dan confidence. Adapun desain formnya adalah sebagai berikut :
Gambar 3.5 Desain Form Proses Mining
Nilai Min Supp Nilai Min Conf
Proses
Report Hasil Proses Mining Cancel
Waktu
0
0
Large 1 Large 2 Large 3 Show
Kesimpulan
Counter