• Tidak ada hasil yang ditemukan

CONTOH PTK KEBERHASILAN GURU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "CONTOH PTK KEBERHASILAN GURU"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

Lampiran-Lampiran

273

LAMPIRAN 4

CONTOH PTK KEBERHASILAN GURU

CONTOH LOMBA KEBERHASILAN GURU

DALAM PEMBELAJARAN TINGKAT

▸ Baca selengkapnya: contoh lembar pengesahan ptk guru sd

(2)

▸ Baca selengkapnya: contoh ptk ppg dalam jabatan

(3)

Lampiran-Lampiran

275

MENINGKATKAN MINAT DAN KREATIVITAS

MENULIS SISWA MELALUI PENGELOLAAN

BLOG DI INTERNET

(Classroom Action Research di Kelas Aksel I)

WIJAYA KUSUMAH

SMP LABSCHOOL JAKARTA

LEMBAR HALAMAN PENGESAHAN

▸ Baca selengkapnya: contoh skbm guru

(4)

mengenaL peneLitian tindakan keLas

276

iv

1. Judul Karya Tulis :

MENINGKATKAN MINAT DAN KREATIVITAS MENULIS SISWA

DI KELAS AKSELERASI MELALUI PENGELOLAAN BLOG DI INTERNET (Mengungkap Kebermanfatan Blog dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Melalui Penelitian Tindakan Kelas)

2. Penulis :

Wijaya Kusumah, S.Pd

NIK(Nomor Induk Karyawan) : 15.94.030

Guru TIK SMP Labschool Jakarta Rawamangun Jakarta Timur Jl. Pemuda Komplek UNJ Rawamangun Pulo Gadung Jaktim 13220 Telp. 021.475-5542 , Fax. 021 489-7283 , HP. 0815- 915 -5515

3. Keterangan :

Karya Tulis tersebut dibuat dan disahkan untuk mengikuti Lomba Keber-hasilan Guru Dalam Pembelajaran Tahun 2008 yang diselenggarakan oleh Direktorat Profesi Pendidik Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendi-dik dan Tenaga KependiPendi-dikan DepPendi-diknas RI.

Jakarta, 30 September 2008

Yang Mengesahkan :

Kepala Sekolah

SMP Labschool Jakarta

(5)

Lampiran-Lampiran

277

v

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur penulis ucapkan kehadirat Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan penelitian tindakan kelas ini yang berjudul: “Meningkatkan Minat dan Kreativitas Menulis Siswa di Kelas Akselerasi SMP Labschool Jakarta Melalui Pengelolaan Blog di Internet” (Mengungkap Kebermanfaatan Blog dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Melalui Penelitian Tindakan Kelas).

Dalam menyelesaikan laporan penelitian tersebut, penulis banyak menerima saran, petunjuk, bimbingan, dan masukan dari berbagai pihak. Untuk itu penulis mengucapkan terima kasih kepada:

1. Prof. Dr. Conny R. Semiawan yang telah memberikan pembekalan men-genai penelitian tindakan kelas (PTK).

2. Kepala SMP Labschool Jakarta, H. Ali Chudori, S.Pd., MM. tempat penulis melakukan penelitian, yang telah memberikan izin penelitian, dorongan dan kesempatan untuk melaksanakan penelitian.

3. Rekan–rekan guru di SMP Labschool Jakarta, khususnya teman sejawat pengajar TIK (Ibu Tina Amalia, S.Pd) yang telah membantu penulis baik moril maupun materiil.

4. Dosen di Jurusan Elektronika UNJ, khususnya Bapak Yusro, S.Pd., MT 5. Dosen di Jurusan TP - FIP UNJ, khususnya Ibu Santi Maudiarti, SE. 6. Serta siswa–siswi kelas Akselerasi tahun I SMP Labschool Jakarta yang

telah tulus, setia, dan ikhlas untuk menerima pembelajaran yang mengun-dang dengan materi proses pembuatan blog di internet.

Penulis menyadari bahwa laporan penelitian tindakan kelas (PTK) ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh sebab itu penulis mengharapkan adanya kritik dan saran demi kesempurnaannya.

Akhirnya penulis berharap semoga laporan penelitian ini dapat menyum-bangkan sesuatu yang bermanfaat bagi para pembaca, khususnya kepada penulis sebagai guru. Hasil PTK ini diharapkan dapat digunakan sebagai tindak lanjut untuk mempersiapkan pembelajaran yang akan datang. Sehingga lebih baik dan bermanfaat hasilnya dalam rangka mewujudkan pendidikan yang bermutu.

Jakarta, 30 September 2008

Penulis,

(6)

mengenaL peneLitian tindakan keLas

278

vi

ABSTRAK

Blog di internet bermanfaat untuk menumbuhkan kreativitas menulis. Agar blog yang sudah dibuat menjadi menarik, maka perlu diisi dengan tulisan-tulisan yang bermanfaat serta mengundang orang untuk memberikan komentar dan berpartisipasi. Adanya blog mengarahkan siswa untuk menciptakan informasi dan bukan hanya mencari informasi di internet. Sayangnya, menjamurnya blog di internet tidak diimbangi budaya menulis di kalangan siswa. Dari 22 siswa di kelas akselerasi di bulan Desember 2007 yang diberikan tugas mengelola blog, hanya 4 siswa (18%) yang memposting (membuat tulisan) di blognya. Sisanya 18 siswa (82%) hanya sekedar membuat blog saja dan tidak meng-updatetulisannya.

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan kreativitas menulis siswa akselerasi pada pengelolaan blog di internet. Penelitian ini dilaksanakan selama 9 bulan (3 siklus). Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas Akselerasi Tahun I SMP Labschool Jakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, mengobservasi kegiatan siswa, penyebaran kuesioner, pemberian tugas internet dan penilaian blog siswa dengan membaca isi tulisan siswa. Melalui pengelolaan blog, siswa diminta untuk menuliskan apa saja yang menarik perhatiannya, sehingga siswa dapat memberikan informasi yang bermanfaat, termasuk pernak-pernik blog yang menghiasi disain blognya.

Pada PTK ini, guru merencanakan tindakan perbaikan untuk meningkatkan minat dan kreativitas menulis siswa melalui pembelajaran mengelola blog, dengan cara: (1) memberikan motivasi belajar kepada siswa untuk senantiasamengupdate blognya, (2) memberikan tugas-tugas internet di rumah atau di warnet yang mengarahkan siswa untuk menulis pada proses pengelolaan blog, (3) memberikan contoh bagaimana menulis yang baik di blog, (4) memberikan komentar positif pada blog siswa, sehingga siswa merasa tulisannya dihargai, (5) membuat sendiri media pembelajaran dengan materi pengelolaan blog yang mudah dipahami siswa dengan program Camtasia 5. Melalui pembelajaran mengelola blog diharapkan siswa lebih aktif dalam bertanya, bercerita, mengungkapkan isi hatinya, dan memiliki kreativitas menulis. Sehingga kebermanfaatan blog yang dibuat oleh siswa akan menambah khasanah ilmu pengetahuan baru dalam mewujudkan pendidikan bermutu.

(7)

Lampiran-Lampiran

Lembar Halaman Pengesahan iv

Kata Pengantar v

Surat Pernyataan Penulis xiv

Biodata Peserta Lomba xv

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar belakang Masalah 1

B. Identifikasi Masalah 4

C. Perumusan Masalah 6

D. Tujuan penelitian 6

E. Manfaat penelitian 7

BAB II KAJIAN TEORI

A. Hakikat Minat 9

B. Hakikat Kreativitas 11

C. Hakikat Menulis 14

D. Hakikat Kelas Akselerasi 17

E. Hakikat Pengelolaan Blog di Internet 22 F. Hakikat Media Pembelajaran 31 G. Hakikat Penelitian Tindakan Kelas 35

BAB III METODE PENELITIAN

A. Metode Penelitian 37

B. Kondisi Awal Subjek yang Diteliti 40

C. Teknik Pengumpulan Data 42

(8)

mengenaL peneLitian tindakan keLas

280

viii

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian Kegiatan Pembelajaran 45

1. Pelaksanaan Siklus I 45

2. Pelaksanaan Siklus II 52

3. Pelaksanaan Siklus III 60

B. Analisis Hasil Penelitian Kegiatan Pembelajaran 69

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan 77

B. Saran 79

DAFTAR PUSTAKA 81

(9)

Lampiran-Lampiran

281

ix

DAFTAR LAMPIRAN

1. Data Awal Penelitian Tindakan Kelas Aksel-1

2. RPP Aksel-1 dan Mengelola Blog di Internet

3. Kusioner I siswa akselerasi

4. Hasil Kusioner I siswa akselerasi

5. Soal Tes Motivasi Diri Siswa

6. Hasil Tes Motivasi Diri Siswa

7. Kusioner III siswa akselerasi

8. Hasil Kusioner III siswa akselerasi

9. Kendala Membuat Blog

10. Suka Duka Membuat Blog

11. Contoh Judul Tulisan Siswa dalam

Blog http://raruro.blogspot.com

12. Contoh Judul Tulisan Siswa dalam

Blog http://arungzzz.blogspot.com

13. Contoh Judul Tulisan Siswa dalam

Blog http://dhun-kimmy.blogspot.com

14. Foto Kegiatan Pembelajaran TIK di Kelas Aksel-1

15. Jumlah Tulisan (Posting) Siswa Di Blog Internet

dari Des’07- Sep 2008

16. Siklus I data PTK Kelas Aksel-1

17. Siklus II data PTK Kelas Aksel-1

18. Siklus III data PTK Kelas Aksel-1

19. Data Penelitian Tindakan Kelas Aksel- 1 Final

20. Daftar Negara Pengguna Internet di Dunia

21. Daftar Penilaian Blog Siswa Aksel-1

(10)

mengenaL peneLitian tindakan keLas

282

x

23. Suka duka belajar TIK di SMP Labschool Jakarta

24. Tulisan Siswa : Labschoolku Sayang, Labschoolku Madang

(Cerita Tentang Kebakaran di Labschool)

25. Komentar Siswa Tentang Mengelola Blog

26. Contoh Tulisan Siswa Aksel: LDKS, Lintas Juang dan

Pelantikan OSIS

27. Tugas Internet Kelas Aksel-1

28. Tugas TIK Kelas Aksel-1

29. Daftar Blog Siswa Akselerasi

(11)

Lampiran-Lampiran

283

xi

DAFTAR TABEL

1. Tabel 1

Data Pengguna Internet di Asia dan 10 Besar Pemakai Internet di Asia

2. Tabel 2

Perbedaan Antara Penelitian Formal dengan Classroom Action Research

3. Tabel 3

Materi Pelajaran TIK di Kelas Akselerasi SMP Labschool Jakarta

4. Tabel 4

Pembagian Siklus PTK di Kelas Akslerasi SMP Labschool Jakarta

5. Tabel 5

Data PTK Tulisan Siswa Kelas Aksel-1 pada Siklus I

6. Tabel 6

Grafik Jumlah Tulisan Siswa Setiap Bulan dari Jan-Mar pada Siklus I

7. Tabel 7

Grafik Jumlah Tulisan Siswa Setiap Bulan Pada Siklus I

8. Tabel 8

Pemberian Skor Kuesioner dengan Skala Likert

9. Tabel 9

Hasil Kuesioner Kinerja Guru dan Minat Siswa dengan Skala Likert

10. Tabel 10

Data Tabel Jumlah Posting Siswa pada Siklus II

11. Tabel 11

Grafik Jumlah Tulisan Siswa Setiap Bulan dari Apr – Jun pada Siklus II

12. Tabel 12

Grafik Jumlah Tulisan Siswa Setiap Bulan pada Siklus II

13. Tabel 13

(12)

mengenaL peneLitian tindakan keLas

284

xii

14. Tabel 14

Data Tabel Jumlah Posting Siswa Pada Siklus III

15. Tabel 15

Data Grafik Jumlah Posting Siswa Pada Siklus III

16. Tabel 16

Grafik Jumlah Posting Siswa Pada Siklus III

17. Tabel 17

Hasil Kuesioner pada siklus 3

18. Tabel 18

(13)

Lampiran-Lampiran

285

xiii

DAFTAR GAMBAR

1. Gambar 1

Juara I Lomba Blog Kebahasaan dan Kesastraan Indonesia Balai Bahasa Bandung 2008 http://wacana-bahasa.blogspot.com

2. Gambar 2

Juara II Lomba Blog Kebahasaan dan Kesastraan Indonesia Balai Bahasa Bandung 2008 http://johnherf.wordpress.com

3. Gambar 3

Juara III Lomba Blog Kebahasaan dan Kesastraan Indonesia Balai Bahasa Bandung 2008 http://bandungan.multiply.com

4. Gambar 4

Membuat Media Pembelajaran dengan Menggunakan Program Camtasia 5

5. Gambar 5

Foto Penulis Ketika Mengikuti Pelatihan Penulisan PTK di UNJ

6. Gambar 6

Siklus PTK Model Kurt Lewin

7. Gambar 7

Blog Guru di http://wijayalabs.blogspot.com

8. Gambar 8

Blog Guru di htpp://wijayalabs.wordpress.com

9. Gambar 9

Blog Guru di http://wijayalabs.multiply.com

10. Gambar 10

(14)

mengenaL peneLitian tindakan keLas

286

xiv

SURAT PERNYATAAN PENULIS

Dengan ini saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa Karya Tulis yang berjudul:

“Meningkatkan Minat dan Kreativitas Menulis Siswa di Kelas Akselerasi Melalui Pengelolaan Blog di Internet (Mengungkap Kebermanfaatan Blog dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Melalui Penelitian Tindakan Kelas)” yang saya kirim untuk diseleksi dalam Lomba Keberhasilan Guru dalam Pembelajaran tahun 2008 adalah benar hasil karya saya sendiri.

Karya Tulis tersebut belum pernah dipublikasikan sebelumnya dalam forum resmi atau penerbitan apapun. Adapun bagian-bagian tertentu dalam penulisan karya tulis yang saya kutip dari hasil karya orang lain telah dituliskan sumbernya secara jelas sesuai dengan norma, kaidah, dan etika penulisan ilmiah.

Saya bertanggung jawab sepenuhnya dan akan menerima tindakan apapun yang diambil panitia penyelenggara apabila di kemudian hari diketahui bahwa informasi yang saya tuliskan di atas tidak sesuai dengan kenyataan yang sesungguhnya.

Mengetahui,

Kepala SMP Labschool Jakarta

Jakarta, 30 September 2008

Penulis,

(15)

Lampiran-Lampiran

287

xv

BIODATA PESERTA LOMBA KEBERHASILAN GURU DALAM PEMBELAJARAN TINGKAT NASIONAL TAHUN 2008

A.

1. Nama Wijaya Kusumah, S.Pd

2. NIY (Nomor Induk Yayasan) 15.94.030

3. Jabatan Guru TIK SMP Labschool Jakarta

4. Pangkat/gol. Ruang Penata Muda IIIC YP-UNJ

5. Tempat dan tanggal lahir Jakarta, 28 Oktober 1972

6. Jenis kelamin Laki-laki

7. Agama Islam

8. Mata Pelajaran yang diajarkan Teknologi Informasi & Komunikasi

9. Masa kerja guru **) 13 tahun

10. Judul naskah lomba Meningkatkan Minat & Kreativitas Menulis Siswa di Kelas Akselerasi Melalui Pengelolaan Blog di Internet

11. Pendidikan terakhir S1 Pendidikan Teknik Elektro IKIP

12. Fakultas/jurusan FPTK IKIP Jakarta

13. Status perkawinan Kawin

14. Nama sekolah

Jl. Pemuda Komplek UNJ Rawamangun Rawamangun/Pulo Gadung

Jakarta Timur/DKI Jakarta 13220

021 4755542 / 47860038 Fax. 4897283

15. Alamat rumah

Jl Bintan B. 144 Komplek AL Jatibening Indah, Pondok Gede

Bekasi/Jawa Barat 17412

021 8482225 0815 915 5515

16. Prestasi dan Keberhasilan yang pernah dicapai

Juara Harapan I LKT Imtak 2005 Depdiknas RI

Mengetahui: Jakarta, 30 September, 2008

Kepala Sekolah, Peserta Lomba,

(16)
(17)

Lampiran-Lampiran

289

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) adalah mata pelajaran wajib yang diberikan kepada siswa di SMP. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) nomor 22 tahun 2006 yang mendukung program KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) di sekolah.

Standar Kompetensi Lulusan (SKL) mata pelajaran TIK di KTSP pada tingkat SMP adalah siswa diharapkan mampu memahami penggunaan TIK dan prospeknya di masa datang, menguasai dasar-dasar keterampilan komputer, menggunakan perangkat pengolah kata dan pengolah angka untuk menghasilkan dokumen sederhana, memahami prinsip dasar internet/intranet dan menggunakannya untuk memperoleh informasi.11

Salah satu materi yang diberikan pada pelajaran TIK adalah internet. Dampak positif dan negatif dari perkembangan internet telah jelas dirasakan bersama. Salah satu dampak positif yang dirasakan dari perkembangan itu adalah menjamurnya tempat membuat website atau webblog gratis di internet yang dapat digunakan untuk mempublikasikan diri sendiri ke seluruh dunia.

Dalam pelajaran internet pada umumnya, siswa SMP hanya diarahkan untuk memperoleh atau mencari informasi di internet. Hal ini terlihat dari Standar Kompetensi (SK) dalam KTSP 2006 yang hanya mengarahkan siswa untuk memahami dasar penggunaan internet/intranet dan menggunakan internet untuk memperoleh informasi. Akibatnya, siswa kurang terlatih untuk menciptakan atau memberikan informasi di internet. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya tugas-tugas di sekolah yang ditugaskan oleh guru hanya untuk mencari informasi di internet. Oleh karena itu perlu dicari terobosan baru agar siswa tidak hanya diarahkan mencari informasi, tetapi juga dapat menciptakan informasi di internet.

Untuk dapat menciptakan informasi, siswa harus terlebih dahulu dilatih untuk memiliki kreativitas dalam menulis. Dengan memiliki kemampuan menulis, siswa diharapkan dapat mengekspresikan diri, melakukan sosialisasi, promosi dan berbagi kepada sesama. Semua itu dapat terjadi bila siswa memiliki minat yang kuat dalam mengelola blog yang ter-updatedengan baik.

(18)

mengenaL peneLitian tindakan keLas

290

2

Untuk mewujudkan hal tersebut di atas diperlukan minat dan kreativitas, karena minat dan kreativitas begitu penting dalam hidup manusia. Tanpa minat dan kreativitas manusia tidak akan mampu bertahan menghadapi perubahan yang semakin cepat. Salah satu bentuk minat dan kreativitas itu dapat dituangkan dalam bentuk menulis. Menulis adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengungkapkan gagasan atau ide ke dalam bentuk tulisan agar dapat dibaca oleh orang lain. Menulis secara tidak langsung mewakili kreativitas seseorang. Sayangnya, kebiasaan tersebut kurang diminati oleh siswa. Dua dari dua puluh dua orang siswa di kelas akselerasi mengangkat tangan ketika ditanya siapa di antara mereka yang suka menulis. Begitupun ketika di kelas lain diajukan pertanyaan yang sama, hanya dua sampai empat orang yang menyatakan suka menulis.

SMP Labschool Jakarta adalah sekolah yang pertama kali (1998) secara operasional membuka program layanan kelas akselerasi, yaitu kelas yang melaksanakan program belajar di sekolah hanya dua tahun. Sebagai sekolah perintis, SMP Labschool Jakarta terus meningkatkan layanan pembelajaran di kelas akselerasi khususnya pembelajaran internet.

Dengan jumlah pertemuan tatap muka yang sedikit di kelas akselerasi (satu semester hanya 4 bulan), membuka peluang pembelajaran internet dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan hasil belajar siswa di kelas akselerasi. Dengan berbantuan media aplikasi berbasis blog, diharapkan program layanan akselerasi ini juga bisa tersebar merata dengan kurikulum yang sama di seluruh Indonesia sesuai dengan buku pedoman akselerasi dari Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas). Adanya blog diharapkan dapat menjadi media untuk mempublikasikan kegiatan-kegiatan yang dilakukan di kelas akselerasi.

Blog adalah publikasi sederhana naskah-naskah yang ditata berdasarkan urutan waktu seperti layaknya sebuah jurnal atau catatan harian. Sistem yang dipakai dikenal dengan nama CMS(Content Management System). CMS biasa dipakai sebagai tempat di mana seseorang dapat menciptakan, memberikan informasi dan berkomunikasi antar sesama di seluruh dunia. Blog adalah situs web yang mudah digunakan tanpa dituntut paham bahasa HTML(Hypertext Markup Language), di mana seseorang dapat dengan cepat mem-posting pemikirannya sendiri, berinteraksi dengan orang lain, dan banyak lagi yang semuanya serba gratis. Keterampilan yang dibutuhkan hanyalah kemampuan menulis atau mengetik dengan komputer.12

(19)

Lampiran-Lampiran

291

3

Blog di internet baik sekali manfaatnya, yakni menumbuhkan kreativitas dalam keterampilan menulis. Blog ibarat buku tulis atau buku agenda kosong yang siap untuk diisi dengan tulisan-tulisan orisinil. Dengan Blog, seseorang dituntut untuk kreatif membuat tulisan-tulisan sendiri yang enak dibaca, bermanfaat untuk orang lain, dan mengundang orang lain untuk beramai-ramai datang ke blognya untuk saling berinteraksi dan memberikan komentar. Kegiatan nge-blog bukan sekedar menjadi kegiatan menghabiskan waktu luang yang sia-sia apabila dilakukan secara optimal. Menulis dan menerbitkan naskah di blog akan sangat bermanfaat bagi si penulisnya maupun pembacanya.13

Blog telah menjadi tren perkembangan TIK berbasis internet saat ini. Bahkan blog sudah banyak diperlombakan oleh berbagai lembaga (baik pemerintah maupun swasta). Aplikasi blog juga terbukti sangat membantu guru dalam mengembangkan pembelajaran di sekolah. Dengan blog, guru dapat memasukkan materi pelajarannya dengan suasana yang berbeda dari membaca buku teks, sehingga siswa dapat belajar mandiri dari blog yang dibuat guru. Proses pembelajaran akan terjadi, bila blog yang dibuat guru mengundang dan menarik siswa untuk membacanya, sehingga terjadi interaksi antara siswa dan guru. Karenanya, guru pun harus dapat mengajarkan siswa membuat blog di internet. Proses kreatif akan muncul dari pembuatan blog yang sangat interaktif ini. Melalui pembuatan blog akan terlihat kreativitas menulis siswa dan guru.

Karena hal tersebut di atas diperlukan sebuah proses pembelajaran yang mengundang siswa untuk aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAIKEM). Melalui pembelajaran yang mengundang diharapkan siswa akan lebih aktif dalam bertanya, bercerita, mengungkapkan isi hatinya, belajar secara mandiri, dan memiliki kreativitas menulis.

Namun sangat disayangkan, menjamur dan tumbuhnya blog di internet sekarang ini tidak diimbangi dengan budaya menulis di kalangan siswa, sehingga banyak sekali blog siswa yang sudah dibuat tidak ter-update(terisi tulisan baru) dengan baik, bahkan isinya (contentnya) banyak yang kosong.

Hasil pengamatan penulis di bulan Desember 2007, dari 22 siswa di kelas akselerasi SMP Labschool Jakarta hanya 4 siswa (18%) yang mem-posting (membuat tulisan) di blognya. Sisanya 18 siswa (82%) hanya sekedar membuat blog saja dan tidakmengupdatetulisannya. Bahkan blog yang dibuat sepi dari pengunjung dan kurang banyak manfaatnya. (Data terlampir 1).

(20)

mengenaL peneLitian tindakan keLas

292

4

Kenyataan yang ada di kelas-kelas, (baik kelas akselerasi maupun reguler) peserta didik kurang banyak membaca dan mendengar sehingga mereka kurang mampu menulis dengan baik. Menulis seolah menjadi beban berat yang sangat sulit dilakukan. Mereka lebih senang bermain gamesdanberchatingria juga bertukar foto difriendster atau facebook. Friendster, facebook,dangamestelah berhasil menarik siswa ke dalam pembelajaran yang mengundang siswa untuk aktif daripada menulis. Padahal menulis adalah sebuah kreativitas yang dapat dimunculkan apabila sering berpikir dan terus berlatih menulis dalam proses pembelajaran.

Masalah yang dihadapi dunia pendidikan kita saat ini adalah masalah lemahnya proses pembelajaran. Dalam proses pembelajaran, peserta didik kurang didorong untuk mengembangkan kemampuan berpikir. Proses pembelajaran di kelas hanya diarahkan kepada proses kemampuan anak menghafal informasi; otak anak dipaksa untuk mengingat dan menimbun berbagai informasi tanpa dituntut untuk memahami informasi yang diingatnya itu untuk menghubungkannya dengan kehidupannya sehari-hari. Akibatnya ketika mereka lulus, mereka pintar secara teoritis, akan tetapi miskin aplikasi.14

Saat ini belum banyak sekolah yang memanfaatkan jaringan internet dan intranet sebagai sarana pemanfaatan TIK dalam proses pembelajarannya. Bahkan untuk mendownload materi pembelajaran dari buku elektronik pun sekolah masih mengalami kendala. Apalagimenguploadmateri ke internet. Biaya akses internet masih terasa mahal, dan jaringan intranet (LAN) di sekolah pun kurang berjalan dengan baik. Padahal guru TIK dituntut untuk mengajarkan internet dan intranet. Akibatnya guru harus pandai mencari metode pembelajaran yang tepat dan membuat media pembelajaran yang membantu guru agar materi yang diberikan sampai ke otak siswa. Belum banyaknya sekolah yang berkonsentrasi penuh terhadap hal di atas membuka lahan penelitian di bidang TIK terbuka lebar untuk diteliti. Terlebih lagi pada proses pembuatan blog di internet.

B. Identifikasi Masalah

Dari pelajaran internet dengan materi mengelola blog di kelas akselerasi SMP Labschool Jakarta, guru berupaya meningkatkan minat dan kreativitas menulis siswa yang saat ini kurang terperhatikan dengan baik. Timbullah berbagai pertanyaan:

14 Wina Sanjaya, Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan (Jakarta:

(21)

Lampiran-Lampiran

293

5

1. Mengapa siswa malas untuk menulis di blog termasuk juga siswa akselerasi?

2. Apakah ada yang salah dalam proses pembelajarannya?

3. Apakah guru kurang memberikan motivasi atau dorongan kepada para siswa untuk mampu menulis?

4. Mengapa rata-rata siswa lebih senang bermain games atau membuka friendsters/facebookdi internet daripada menulis artikel di blog?

5. Bagaimanakah menarik minat dan memotivasi siswa agar mampu menulis dengan baik?

6. Apakah dengan sering menulis di blog akan terjadi proses pembelajaran yang mengundang?

7. Apakah adanya media pembelajaran dapat membantu siswa memahami materi yang diberikan?

8. Bagaimanakah memberikan motivasi kepada siswa agar dapat mengelola blognya sendiri dan selalu ter-update dengan baik setiap bulannya? 9. Bagaimanakah meningkatkan minat dan kreativitas menulis siswa melalui

pembuatan blog di internet?

Berdasarkan hal tersebut di atas, guru lebih memfokuskan diri untuk merencanakan tindakan perbaikan melalui penelitian tindakan kelas (PTK). PTK ini dilaksanakan untuk meningkatkan minat dan kreativitas menulis siswa akselerasi melalui pengelolaan blog di internet dengan cara :

1. Memberikan dorongan(push)atau motivasi terus-menerus kepada siswa untuk senantiasa meng-updateblognya.

2. Mendata alamat email, alamat blog, dan nomor handphone siswa untuk digunakan sebagai data pendukung perkembanganpostingsiswa.

3. Memberikan tugas-tugas internet di rumah yang mengarahkan siswa untuk memiliki minat dan kreativitas menulis pada proses pembuatan blog. 4. Memberikan contoh keteladanan (modelling)kepada siswa bagaimana

menulis yang baik di blog dengan membuat dan mengelola blog guru yang interaktif.

5. Memberikan komentar positif pada blog siswa sehingga siswa merasa tulisannya dihargai oleh guru dan memberikandoorprizeyang didapatkan dari sponsor untuk siswa yang rajin dan rutin mem-postingblognya dengan jumlahpostingterbanyak .

(22)

mengenaL peneLitian tindakan keLas

294

6

7. Menugaskan siswa pada saat praktek internet di sekolah untuk menuliskan apa saja yang menarik perhatiannya di dalam blog pribadinya sehingga dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi pembacanya.

Dari berbagai tindakan perbaikan di atas diharapkan minat dan kreativitas menulis siswa semakin meningkat pada pengelolaan blog di internet dengan indikator bertambahnya jumlah tulisan siswa yang bermanfaat dan banyaknya jumlah pengunjung(visit)yang membaca dan ikut memberikan komentar.

C. Perumusan Masalah

Dari pengalaman mengajar dalam proses pembelajaran internet dengan materi mengelola blog, ternyata membuat blog itu mudah dan cepat. Asalkan siswa memahami apa yang telah dijelaskan oleh guru TIK. Tetapi mengisinya dengan tulisan tidak semudah membuatnya. Banyak siswa yang kebingungan setelah blognya jadi. Mereka bingung mau menulis apa? Mereka seperti tidak kreatif dalam menulis. Minat siswa dalam menulis terlihat masih sangat lemah dan potensi bakat menulisnya kurang terarah. Karena hal tersebut di atas, dalam penelitian tindakan kelas (PTK) ini dirumuskan:

Bagaimanakah meningkatkan minat dan kreativitas menulis siswa di kelas akselerasi melalui pengelolaan blog di internet?

D. Tujuan Penelitian

1. Meningkatkan minat dan kreativitas menulis siswa di kelas akselerasi melalui pengelolaan blog di internet. Siswa diharapkan untuk aktif menulis(learner centered) pada pembuatan blog di internet dengan indikator ter-update-nya blog siswa dengan tulisan-tulisan kreatif yang memberikan informasi yang bermanfaat kepada para pembacanya.

2. Mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa, kemampuan berbahasa, dan melatih siswa untuk belajar secara kreatif dan mandiri pada proses pengelolaan blog tanpa harus berada di dalam kelas sehingga menghasilkan pembelajaran internet yang bermutu.

3. Memilih metode pembelajaran internet yang tepat melalui pembelajaran yang mengundang siswa untuk aktif menulis setiap bulannya dalam suasana yang menyenangkan pada pengelolaan blog di internet.

(23)

Lampiran-Lampiran

295

7

5. Mencari tulisan siswa yang enak dibaca, bermakna, dan inspiratif untuk dimasukkan ke dalam majalah sekolah.

6. Meningkatkan profesionalitas guru sebagai agen pembelajaran yang kreatif dan inovatif untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu. Guru TIK diharapkan dapat membuat media pembelajaran internet dengan materi pengelolaan blog melalui program Camtasia 5 yang direkam ke VCD. Pembuatan media pembelajaran ini dimaksudkan untuk mengatasi akses internet yang lambat di sekolah juga diharapkan dapat membantu siswa memahami materi yang disampaikan sehingga cepat masuk ke otak siswa.

7. Memotivasi guru untuk lebih berkreasi dan berinovasi dalam menyusun, menyajikan, serta menilai proses dan hasil pembelajaran.

8. Menyebarluaskan pengalaman guru yang berhasil meningkatkan mutu pembelajaran, sehingga dapat dimanfaatkan dan dijadikan referensi bagi guru lainnya.

E. Manfaat Penelitian

1. Bagi Guru

Guru terdorong untuk menemukan pendekatan atau metode yang tepat dalam meningkatkan minat dan kreativitas menulis siswa melalui pembelajaran yang mengundang siswa untuk aktif menulis pada pengelolaan blog di internet. Sekaligus melatih guru untuk melakukan PTK dan melaporkannya.

2. Bagi Siswa

Siswa dapat meningkatkan sendiri kemampuan berpikir tingkat tinggi (metacognition),belajar aktif dan mandiri. Mengembangkan kemampuan kreativitasnya dalam menulis serta menuangkan ide-ide kreatifnya melalui pembelajaran yang mengundang pada pengelolaan blog di internet.

3. Bagi Sekolah

(24)

mengenaL peneLitian tindakan keLas

296

8

4. Bagi Masyarakat

PTK ini diharapkan akan dapat memberikan informasi kepada masyarakat bagaimana belajar dengan teknologi menuju masyarakat berpengetahuan. Siapapun bisa dengan mudah menuliskan naskah dan menerbitkannya secara online melalui blog di internet asalkan memiliki ketrampilan mengetik dengan komputer. Semakin banyak blog bermunculan di internet akan membawa manfaat positif bagi masyarakat dalam mencari informasi. Terutama dalam menambah khasabah ilmu pengetahuan sehingga kebermanfaatan blog terasa untuk semua dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu.

5. Bagi Pemerintah

(25)

Lampiran-Lampiran

Minat merupakan salah satu aspek psikis manusia yang dapat mendorong untuk mencapai tujuan. Seseorang yang memiliki minat terhadap suatu obyek, cenderung untuk memberikan perhatian atau merasa senang yang lebih besar kepada obyek tersebut. Namun apabila obyek tersebut tidak menimbulkan rasa senang, maka ia tidak akan memiliki minat pada obyek tersebut. Crow and Crow berpendapat bahwa minat erat hubungannya dengan daya gerak yang mendorong seseorang untuk menghadapi atau berurusan dengan orang, benda atau bisa juga sebagai pengalaman efektif yang dipengaruhi oleh kegiatan itu sendiri. Dengan kata lain minat dapat menjadi sebab kegiatan dan sebab partisipasi dalam kegiatan itu.15

Selaian itu Crow and Crow mengemukan juga bahwa minat erat hubungannya dengan dorongan(drive),motif, dan reaksi emosional. Misalnya minat terhadap riset ilmiah, mekanika, atau mengajar bisa timbul dari tindakan atau dirangsang oleh keinginannya dalam memenuhi rasa ingin tahu seseorang terhadap kegiatan tersebut.

Selanjutnya skinner juga berpendapat bahwa minat sebagai motif yang menunjukkan arah perhatian individu terhadap obyek yang menarik atau menyenangkannya, maka ia cenderung akan berusaha aktif dengan obyek tersebut.16

Adapun tanda-tanda bahwa seseorang telah sampai ke taraf ini antara lain adalah: mau melakukan sesuatu atas prakarsa sendiri, melakukan sesuatu secara tekun, dengan ketelitian dan kedisiplinan yang tinggi. Melakukan sesuatu sesuai dengan keyakinannya itu dimana saja, kapan saja, dan atas inisiatif sendiri.

Skinner mengungkapkan bahwa dalam pembelajaran ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi minat belajar dan untuk dapat mempengaruhi minat siswa makaseorangpendidikharusdapatmengubahprosesbelajaryangmembosankan

15 Lester D. Crow, & Alice Crow,Educational: Psychology, alih bahasa oleh Abd. Rachman

Abror (Yogyakarta: Nur Cahaya, 1989), pp. 302-303

16 C.E. Skinner., Essential of Fundamental Psychology (New York:Practice Hall, Inc.,England,

(26)

mengenaL peneLitian tindakan keLas

298

10

menjadi pengalaman belajar yang menggairahkan. Caranya antara lain sebagai berikut:17

a. Materi yang dipelajari haruslah menjadi menarik dan menimbulkan suasana yang baru. Misalnya dalam bentuk permainan, diskusi atau pemberian tugas di luar sekolah sebagai variasi kegiatan belajar.

b. Materi pelajaran menjadi lebih menarik apabila siswa mengetahui tujuan dari pelajaran itu.

c. Minat siswa terhadap pelajaran dapat dibangkitkan dengan variasi metode yang digunakan.

d. Minat siswa juga dapat dibangkitkan kalau mereka mengetahui manfaat atau kegunaan dari pelajaran itu bagi dirinya.

Selanjutnya Nasution dan kawan-kawan menjelaskan bahwa minat adalah sesuatu yang sangat penting bagi seseorang dalam melakukan kegiatan dengan baik. Sebagai suatu aspek kejiwaan, minat bukan saja dapat mewarnai perilaku seseorang, tetapi lebih dari itu minat mendorong orang untuk melakukan suatu kegiatan dan menyebabkan seseorang menaruh perhatian dan merelakan dirinya untuk terikat pada suatu kegiatan.18

Faktor yang mungkin terpenting dalam membangkitkan minat adalah pemberian kesempatan bagi siswa untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan belajar. Seiring dengan pengalaman belajar yang menimbulkan kebahagiaan, minat anak akan terus tumbuh. Apabila anak memperoleh keterikatan kepada kegiatan-kegiatan dari pelajaran yang dialaminya, ia akan merasa senang. Oleh karena itu minat terhadap pelajaran harus ditimbulkan di dalam diri anak, sehingga anak terdorong untuk mempelajari berbagai ilmu yang ada di kurikulum sekolah, utamanya Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Minat anak terhadap mata pelajaran memperbesar peluang hasil belajarnya. Selain itu dengan minatnya, anak akan menyukai pelajaran di sekolah. Dengan demikian minat belajar siswa terhadap mata pelajaran TIK adalah juga suatu kesukaan terhadap kegiatan-kegiatan dari suatu bidang pelajaran di sekolah.

Berdasarkan hal tersebut di atas, minat merupakan suatu faktor yang berasal dari dalam diri manusia dan berfungsi sebagai pendorong dalam berbuat sesuatu yang akan terlihat pada indikator ”dorongan dari dalam”, ”rasa senang”, ”memberi perhatian”, dan”berperan serta dalam kegiatan”.

17 C.E. Skinner, op.cit., p. 231.

18 Nasution,Minat Membaca Sastra Pelajar SMA Kelas III DKI Jakarta(Jakarta Pusat Pembinaan

(27)

Lampiran-Lampiran

299

11

Minat sangat diperlukan sekali dalam proses pengelolan blog di internet. Dari minat yang kuatlah akan muncul kreativitas menulis yang tinggi. Karena itu, minat sangat diperlukan dan harus selalu ditingkatkan dalam pengelolaan blog di internet.

B. Hakikat Kreativitas

Dalam kehidupan ini kreativitas sangat penting, karena kreativitas merupakan suatu kemampuan yang sangat berarti dalam proses kehidupan manusia. Kreativitas manusia melahirkan pencipta besar yang mewarnai sejarah kehidupan umat manusia dengan karya-karya spektakulernya. Seperti Bill Gate si rajamicrosof, JK Rolling dengan novelHarry Potternya, Andrea Hirata penulis buku best sellerlaskar pelangi, penyanyi dengan suara merdu Kris Dayanti, pencipta lagu Mely Guslow, Seniman musik tiga zaman Titik Puspa, Sutradara penuh bakat Garin Nugroho, dan lain-lain. Apa yang mereka ciptakan adalah karya orisinil yang luar biasa dan bermakna, sehingga orang terkesan dan memburu karyanya.

Kreativitas tidak hanya sekedar keberuntungan tetapi merupakan kerja keras yang disadari. Kegagalan bagi orang yang kreatif hanyalah merupakan variabel pengganggu untuk keberhasilan. Dia akan mencoba lagi, dan mencoba lagi hingga berhasil. Orang yang kreatif menggunakan pengetahuan yang kita semua memilikinya dan membuat lompatan yang memungkinkan, mereka memandang segala sesuatu dengan cara-cara yang baru.Gordon Dryden(2000: 185) dalam bukuRevolusi Cara Belajarmengatakan bahwa, ” Suatu ide adalah kombinasi baru dari unsur-unsur lama. Tidak ada elemen-elemen baru. Yang ada hanyalah kombinasi-kombinasi baru”.

Kreativitas adalah daya cipta dan kemampuan untuk menciptakan sesuatu dari tidak ada menjadi ada. Biasanya, kreativitas akan memunculkan inovasi, yaitu kemampuan untuk memperbaharui hal-hal yang telah ada. Bila kreativitas itu daya atau kemampuan, maka inovasi itu hasil atau produk.

Dalam bukupsychology and lifeyang dikarang oleh Richard J. GerriG, dan Philip G.Zimbardo (2004), dituliskan bahwa:Before we leave the area of intelligence and its assessment, we wish to turn to the topic of creativity. Creativity is an individual’s ability to generate ideas or products that are both novel and appropriate to the circumstances in which they were generated (Sternberg & Lubbart, 1999). Consider the invention of the wheel. The device was novel because no one before its unknown inventor had seen the application of rolling objects. It was appropriate because the use to which the novel object could be put was very clear. Without appropriateness, new ideas or objects are often considered strange or irrelevant.19

19 Richard J. Gerrig and Philip G.Zimbardo,Psychology and life, (Boston: International Edition

(28)

mengenaL peneLitian tindakan keLas

300

12

Kreativitas begitu penting dalam hidup manusia. Kenapa? Tanpa kreativitas kita akan larut dan tergilas roda perubahan. Tanpa kreativitas kita tidak akan mampu bertahan menghadapi perubahan yang semakin cepat.

Meningkatkan kreativitas merupakan bagian integral dari kebanyakan program layanan untuk anak berbakat dan berkecerdasan istimewa (kelas akselerasi). Jika kita tinjau program atau sasaran belajar siswa, kreativitas biasanya selalu disebut sebagai prioritas utama. Kreativitas memungkinkan penemuan-penemuan baru dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), serta dalam semua bidang usaha manusia. Kreativitas dapat dibangun dengan membangun potensi kreatif yang ada pada diri siswa. Karena itu unsur kreativitas merupakan salah satu materi tes untuk masuk kelas akslerasi.

Pada dasarnya, kita semua kreatif. Selama manusia bisa berpikir dengan baik, maka dia kreatif. Kreatif tidak lebih dari proses berpikir dalam menghasilkan sesuatu. Menghasilkan bukan berarti dari yang tidak ada menjadi ada, kita bisa menghasilkan bentuk baru, format baru, bahan baru, dan sebagainya yang “baru”. Bahkan ada yang mengatakan bahwa kreativitas adalah suatu perjalanan menemukan sesuatu yang belum ditemukan oleh orang lain.

Menurut para ahli, seseorang yang kreatif selalu melihat segala sesuatu dengan cara berbeda dan baru, dan biasanya tidak dilihat oleh orang lain. Orang yang kreatif, pada umumnya mengetahui permasalahan dengan sangat baik dan disiplin, biasanya dapat melakukan sesuatu yang menyimpang dari cara-cara tradisional. Proses kreativitas melibatkan adanya ide-ide baru, berguna, dan tidak terduga tetapi dapat diimplementasikan.

Sekarang ini hampir setiap orang mulai dari orang awam, pemimpin lembaga pendidikan, manajer perusahaan sampai dengan pejabat pemerintah berbicara tentang pentingnya kreativitas dikembangkan di sekolah, dituntut dalam pekerjaan, dan diperlukan untuk pembangunan. Harus diakui bahwa memang sukar untuk menentukan satu definisi yang operasional dari kreativitas, karena kreativitas merupakan konsep yang majemuk dan multi dimensional. Banyak buku yang membahas tentang kreativitas, penulis akan menyampaikan beberapa pendapat para ahli tentang kreativitas yang penulis kutip dari berbagai sumber:

1. Kreativitas adalah kemampuan untuk mencipta atau daya cipta.(Kamus Besar Bahasa Indonesia)

(29)

Lampiran-Lampiran

kreatif (Utami Munandar: 2002).

agar

dalam pendidikan ilmu komputer

13

Minat sangat diperlukan sekali dalam proses pengelolan blog di internet. Dari minat yang kuatlah akan muncul kreativitas menulis yang tinggi. Karena itu, minat sangat diperlukan dan harus selalu ditingkatkan dalam pengelolaan blog di internet.

B. Hakikat Kreativitas

Dalam kehidupan ini kreativitas sangat penting, karena kreativitas merupakan suatu kemampuan yang sangat berarti dalam proses kehidupan manusia. Kreativitas manusia melahirkan pencipta besar yang mewarnai sejarah kehidupan umat manusia dengan karya-karya spektakulernya. Seperti Bill Gate si rajamicrosof, JK Rolling dengan novelHarry Potternya, Andrea Hirata penulis bukubest sellerlaskar pelangi, penyanyi dengan suara merdu Kris Dayanti, pencipta lagu Mely Guslow, Seniman musik tiga zaman Titik Puspa, Sutradara penuh bakat Garin Nugroho, dan lain-lain. Apa yang mereka ciptakan adalah karya orisinil yang luar biasa dan bermakna, sehingga orang terkesan dan memburu karyanya.

Kreativitas tidak hanya sekedar keberuntungan tetapi merupakan kerja keras yang disadari. Kegagalan bagi orang yang kreatif hanyalah merupakan variabel pengganggu untuk keberhasilan. Dia akan mencoba lagi, dan mencoba lagi hingga berhasil. Orang yang kreatif menggunakan pengetahuan yang kita semua memilikinya dan membuat lompatan yang memungkinkan, mereka memandang segala sesuatu dengan cara-cara yang baru.Gordon Dryden(2000: 185) dalam bukuRevolusi Cara Belajarmengatakan bahwa, ” Suatu ide adalah kombinasi baru dari unsur-unsur lama. Tidak ada elemen-elemen baru. Yang ada hanyalah kombinasi-kombinasi baru”.

Kreativitas adalah daya cipta dan kemampuan untuk menciptakan sesuatu dari tidak ada menjadi ada. Biasanya, kreativitas akan memunculkan inovasi, yaitu kemampuan untuk memperbaharui hal-hal yang telah ada. Bila kreativitas itu daya atau kemampuan, maka inovasi itu hasil atau produk.

Dalam bukupsychology and lifeyang dikarang oleh Richard J. GerriG, dan Philip G.Zimbardo (2004), dituliskan bahwa:Before we leave the area of intelligence and its assessment, we wish to turn to the topic of creativity. Creativity is an individual’s ability to generate ideas or products that are both novel and appropriate to the circumstances in which they were generated (Sternberg & Lubbart, 1999). Consider the invention of the wheel. The device was novel because no one before its unknown inventor had seen the application of rolling objects. It was appropriate because the use to which the novel object could be put was very clear. Without appropriateness, new ideas or objects are often considered strange or irrelevant.19

19 Richard J. Gerrig and Philip G.Zimbardo,Psychology and life, (Boston: International Edition

Gambar

Grafik Jumlah Posting Siswa Pada Siklus III
1. Gambar 1 Juara I Lomba Blog Kebahasaan dan Kesastraan Indonesia Balai Bahasa

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bersifat kolaboratif. PTK bercirikan perbaikan terus menerus sehingga kepuasan peneliti menjadi

Dengan melihat masalah tersebut di atas, maka mendorong penulis untuk melakukan perbaikan pembelajaran melalui Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) dengan judul

tindakan, catatan kejadian selama tindakan.. Seminar PTK Guru SMK se Kab Kulon Progo dalam upaya perbaikan kinerja dan profesionalisme guru dalam.. meningkatkan mutu pendidikan

Tujuan penulisan best practices ini adalah untuk mengetahui dan memahami serta share tentang : 1) Alasan guru kesulitan dalam menulis PTK (Penelitian Tindakan Kelas)

Sesuai dengan rumusan masalah di atas, tujuan PTK ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar Matematika melalui penerapan pendekatan kuantum pada siswa Kelas X-3 SMA

Oleh karena itu, penulis mencoba merencanakan melakukan penelitian tindakan kelas dengan judul, “Upaya meningkatkan kemampuan kosa kata siswa untuk mengungkapkan makna dalam bentuk

Untuk mengusahakan peningkatan penguasaan peserta didik terhadap materi IPA, penulis melakukan perbaikan pembelajaran yang disusun dalam penelitian tindakan kelas (PTK)

Penerapan Tindakan Kelas Penelitian tindakan kelas PTK adalah suatu penelitian yang perlu dibiasakan oleh guru-guru, karena melalui penelitian tindakan kelas akan ada perbaikan dan