Panduan Berbisnis dan Membeli Properti
Oleh QM Financial | Yahoo SHE – 7 jam yang lalu
Cetak
ARTIKEL TERPOPULER
Panduan Berbisnis dan Membeli Properti
Lima Alasan Mengapa Seks Membuat Anda Lebih Cerdas
Kepergok Anak Saat Berhubungan Intim? Jangan Panik!
Hubungan Asmara yang Ideal, Seperti Apa?
Pernahkah Anda melihat seorang arsitek merancang bangun sebuah rumah langsung ke lantai kedua tanpa membuat lantai pertama terlebih dahulu, atau membuat lantai pertama tanpa membuat fondasi yang kuat?
Hal yang sama berlaku kepada perencana keuangan independen dengan kliennya.
Perencanaan keuangan yang ideal, harus memiliki fondasi kuat. Dikatakan memiliki fondasi yang kuat ketika di dalamnya sudah terdiri atas dana darurat, dana pendidikan dan dana pensiun.
Ketiga tujuan di atas merupakan lantai pertama dalam sebuah perencanaan keuangan, yang tentunya harus ideal terlebih dahulu jika ingin membangun atau mengisi lantai kedua di atasnya.
Lantai kedua biasanya diisi dengan tujuan memiliki kebebasan finansial, saat aset yang dimiliki dapat membiayai semua kebutuhan rutin bulanan tanpa Anda perlu bekerja, misalnya bisnis atau penyewaan properti.
BISNIS
Siap GAGAL, itu kata kunci dalam berbisnis.
Maka saya akan menjawab, “ Jika saya tahu, tentunya tidak akan memberikan idenya kepada Anda“
Karena jika saya tahu maka sayalah yang pertama akan membuat bisnisnya terlebih dahulu.
Dalam membuat sebuah bisnis atau usaha untuk mencapai kebebasan finansial, buatlah perencanaan yang matang terlebih dahulu.
3 langkah awal memulai usaha atau bisnis :
1. Tentukan Tujuan Bisnis Lo Apa ?
Tujuan menjadi sangat penting ketika Anda ingin memulai bisnis . Tentukan dari awal tujuan kita (WHAT) , bagaimana cara meraihnya (HOW), tujuan jangka pendek dan jangka panjang dalam bisnisnya (WHEN), dan pastikan tujuan tersebut masih terukur risikonya.
2. Siapkan Marketing Toolsnya
Setelah tujuannya jelas, langkah berikutnya Anda harus menyiapkan strategi pemasarannya. Ada baiknya menyeleksi segmen pasar mana yang akan dimasuki, struktur harga, bagaimana cara distribusi, pengiriman barang dan cara
mempromosikan bisnis Anda. Cari tahu kompetitor bisnis, agar dapat melakukan perbandingannya.
3. Siapkan Pekerjanya
Saat memutuskan mempekerjakan seorang karyawan, Anda harus tahu berapa anggaran biaya yang akan dikeluarkan untuk memberikan gaji, berapa anggaran yang tersedia, dan apakah karyawan tersebut sudah memenuhi standar kompetensi usaha.
Komponen di atas tidak akan berjalan sempurna jika terkendala dengan modal usaha, maka biasanya modal dalam membuat bisnis masuk ke dalam tujuan rencana keuangan paling awal.
Jarang sekali masyarakat golongan menengah Jakarta saat ini yang membeli rumah secara tunai. Harga rumah saat ini tidaklah murah, sehingga menyicil rumah atau properti lainnya untuk jangka waktu panjang merupakan pilihan.
Takut dengan istilah buble dalam properti ?
Potensi penggelembungan (bubble) properti di Indonesia sangat kecil. Karena kontribusi kredit bank di sektor properti terhadap produk domestik bruto (PDB) termasuk rendah. Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di Indonesia hanya berperan sekitar 3% terhadap PDB.
Potensi property bubble bisa dilihat dari sumber pembiayaannya. Bila
pembiayaannya banyak bergantung kepada kredit perbankan, potensi property bubble menjadi tinggi. Semakin tinggi peran kredit perbankan, khususnya di sektor Kredit Pemilikan Rumah (KPR), terhadap PDB, potensi bubble semakin tinggi.
Sebagai gambaran, menyicil rumah selama 15 tahun dengan masa pakai 20–25 tahun sangatlah ideal. Maka kredit pemilikan rumah (KPR) biasanya paling banyak dijadikan “kendaraan” jika ingin memiliki rumah.
Kedua pilihan di atas merupakan alternatif kendaraan atau tujuan yang bisa digunakan dalam mengisi lantai kedua perjalanan rencana keuangan Anda. Maka lakukan sedari dini dalam berinvestasi, agar Anda menjadi bagian dari golongan kelas menengah yang kuat nantinya. Golongan kelas yang siap akan masa tuanya.
Always Happy Investing !
Yudit Yunanto, CFP
Independent Financial Planner PT. Quantum Magna
www.qmfinancial.com
Oleh QM Financial
Postingan
Situs web
Oleh QM Financial | Yahoo! SHE – Jum, 20 Jul 2012 17:37 WIB
Sarankan
304
Tweet
Cetak
Tanya:
Saya seorang pelajar SMA yang baru lulus dan ingin mencoba bisnis. Saya ingin berbisnis kuliner dan sudah memiliki ide akan berjualan apa, namun saya tidak tahu apa langkah-langkah apa lagi yang harus saya lakukan. Apalagi saya belum punya pengalaman di bidang bisnis. Terima kasih.
Sasa, 18 tahun
Jawab: Dear Sasa,
Yang pertama harus disiapkan setelah memiliki ide bisnis tentunya modal.
Walaupun usaha tersebut bisa dimulai dengan modal yang relatif kecil, lebih ideal jika kamu mengetahui berapa banyak yang dibutuhkan untuk memulai usaha ini dan dari mana sumber modalnya. Apakah dari kocek pribadi, bekerjasama dengan orang lain, atau mengajukan pinjaman dari orangtua.
Buatlah perencanaan bisnis sederhana guna memperkirakan kebutuhan produksi dan manajemen keuangan dari bisnis kamu nantinya, setidaknya untuk 1 tahun ke depan. Misalnya untuk kebutuhan peralatan dan bahan baku, sewa tempat, gaji karyawan dan gaji kamu sendiri, transportasi, biaya overhead dan lain-lain.
Selanjutnya, kamu juga perlu membuat strategi marketing untuk menentukan bagaimana kamu akan menjual produk kamu, apa nama merknya, siapa target pasarnya, dan lain-lain. Jangan lupa membuat jadwal untuk menentukan kapan mulai menerapkan strategi marketing tersebut dan memulai bisnis kamu.
Perhatikan juga aspek legalitasnya ya, seperti perizinan dan lisensi dari bisnis kamu. Goodluck!
Yasmeen/QM Planner
***
Punya pertanyaan masalah asmara, keuangan, fashion, atau kecantikan? Kirim pertanyaanmu [email protected]
Seberapa Siap Anda Memulai Bisnis Sendiri?
Oleh Fidelia | ghiboo.com – Jum, 29 Jun 2012 10:00 WIB
Cetak
RELATED CONTENT
Lihat Foto
Seberapa Siap Anda Memulai Bisnis Sendiri?
ARTIKEL TERPOPULER
Panduan Berbisnis dan Membeli Properti
Kepergok Anak Saat Berhubungan Intim? Jangan Panik!
Hubungan Asmara yang Ideal, Seperti Apa?
Ghiboo.com - Memiliki bisnis sendiri berarti punya tanggung jawab sendiri. Anda menjadi bos dan juga karyawan diusaha Anda sendiri. Ini pasti akan
menyenangkan, tapi juga menantang.
Sekarang waktunya mencari tahu apakah Anda siap memulai bisnis sendiri, yang dikutip dari laman idiva, Jumat (28/6).
Apakah Anda punya modal?
Semua bisnis memerlukan dana dan tidak ada yang bisa mulai usaha tanpa uang. "Sebagian besar perusahaan yang punya uang, mengambil pinjaman dari bank dan tentunya harus mampu membayar kembali," ujar Ankita Bharadwi, seorang pemilik butik, memberi masukan.
Apakah akan menguntungkan?
Jika perputaran bisnis Anda sedikit, bagaimana Anda bisa membayar pinjaman Anda? Selain itu, Anda masih membutuhkan uang untuk membayar sewa dan pajak.
Menurut Bharadwai, banyak orang tidak menyadari bahwa bisnis hanya bisa berubah menjadi usaha bantalan, bila mereka tidak memikirkan soal untung rugi.
Apakah bisa beroperasi secara bebas?
yang dapat berbagi tanggung jawab," ujar Maya Kansal, seorang desainer perhiasan.
Apakah lokasinya tepat?
Jika Anda berencana menyewa atau membeli tempat untuk usaha, Anda harus memiliki lokasi yang tepat untuk itu. "Jika ada tempat yang tepat, Anda akan mendapatkan pelanggan yang tepat juga," kata Bharadwaj.
Siapa targetnya?
Anda tidak yakin siapa yang seharusnya membeli pakaian Anda, sehingga Anda menjual barang-barang untuk semua orang. "Lebih baik tetap berpegang pada target Anda sehingga Anda dapat lebih kreatif. Anda dapat menjual barang-barang yang berkualitas," kata Kansal.
Prospek Bisnis Toko Online
Oleh QM Financial | Yahoo! SHE – Sen, 1 Okt 2012 16:47 WIB
Sarankan
12
Tweet
Cetak
Tanya:
Saya seorang mahasiswa yang mempunyai bisnis online shop yg saya mulai sejak tahun 2010. Bagaimana pendapat Anda mengenai prospek bisnis online shop?
Indra, 24 tahun
Hai Indra,
Mengenai prospek bisnis online shop, ini harus dievaluasi sebagaimana kita
mengevaluasi bisnis lainnya, yaitu bagaimana kondisi finansial bisnis tersebut saat ini. Apakah terdapat rencana pengembangan yang solid untuk 1 tahun, 3 tahun, sampai 5 tahun ke depan? Bagaimana kondisi pasar yang menjadi target
marketnya? Bagaimana persaingan usahanya?
Dari segi teknologi seperti internet dan smartphone, bisnis online shop memang sedang berkembang pesat. Tetapi hal ini belum tentu menjamin bahwa bisnis online kamu akan terus berkembang ke depannya, karena ada faktor-faktor lain seperti yang saya sebutkan di atas yang dapat memengaruhi perkembangan sebuah bisnis, meskipun kamu berada dalam bisnis yang tepat.
Dalam sebuah rencana keuangan, bisnis dapat menjadi sebuah aset aktif. Tetapi idealnya, ini bukanlah satu-satunya sumber penghasilan dan pendapatan yang kita peroleh. Dari bisnis ini juga harus diperluas ke dalam investasi-investasi lainnya seperti reksadana, emas, saham, properti, dan lain-lain.
Mudah-mudahan menjawab ya.
Yasmeen Danu
QM Financial
***
Punya pertanyaan masalah asmara, keuangan, fashion, atau kecantikan? Kirim pertanyaanmu [email protected]
Empat Kiat Memulai dan Menjalankan Bisnis
Anda Sendiri
Yahoo! SHE – Sen, 22 Okt 2012 22:40 WIB
Sarankan
226
Cetak
PILIHAN
Tujuh Cara Membuat Kantor Lebih Men … Oleh Megan Totka
Menurut National Association of Women Business Owners, ada 10,1 juta wanita yang memiliki bisnis di Amerika Serikat. Kenyataanya, 40 persen dari semua
perusahaan milik pribadi di AS dan 30 persen bisnis kecil dimiliki oleh para wanita.
Sejumlah bisnis yang dimiliki oleh para wanita mempekerjakan lebih dari 13 juta warga Amerika dan menghasilkan penjualan senilai lebih dari $1,9 triliun (sekitar Rp18,21 kuadriliun) pada tahun 2008.
Para wanita memiliki pengalaman lebih serta meningkatkan kesuksesan dalam dunia bisnis. Namun, banyak bisnis yang dijalankan oleh para wanita yang berjalan di beberapa bidang jauh tertinggal dibandingkan dengan bisnis yang dijalankan oleh kaum pria — yang setidaknya menghasilkan pendapatan rata-rata $1 juta (sekitar Rp9,59 miliar) per tahun.
Dengan prestasi tersebut dan untuk merayakan National Women's Small Business Month pada bulan ini, berikut adalah empat tip bagi para wanita yang ingin memulai dan menjalankan bisnis kecilnya sendiri.
Mulailah bisnis yang sesuai dengan kehidupan pribadi Anda
Anda tidak memerlukan satu acuan untuk memiliki sebuah bisnis yang sukses dan memuaskan. Kenali diri Anda sendiri dan ketahuilah hal apa yang paling penting bagi Anda.
Jika Anda menganggap bahwa waktu liburan atau waktu bersama keluarga lebih bermakna dibandingkan memecahkan rekor penjualan ratusan juta rupiah dalam setahun, ikuti saja hal keinginan Anda. Kebahagiaan Anda tidak akan muncul dengan visi kesuksesan orang lain.
Luaskan jaringan
Anda. Saat ini, banyak bisnis kecil kembali membuat jaringan melalui jalur elektronik, mulai dari media sosial, email pemasaran, panduan bisnis online, dan bahkan kebanyakan melalui jaringan nirkabel.
Teknologi terbaru memang menawarkan kemurahan, kemudahan, serta cara yang efektif untuk berkomunikasi dengan para rekan dan para konsumen. Tetapi
perjumpaan dengan bertatap muka masih menjadi bagian penting dalam
memaksimalkan kesuksesan bisnis Anda. Keluarlah ke dunia nyata untuk bertemu dengan orang-orang baru dan buatlah hubungan yang erat.
Mencari sumber pendanaan
Sebagai tambahan, semua cara hebat yang dilakukan wirausaha dalam mencari dana untuk bisnis baru mereka, terdapat pinjaman dan sumber yang dibuat khusus untuk membantu perusahaan yang dimiliki para wanita.
Lakukan pencarian melalui internet dengan kata kunci seperti wanita, bisnis dan bantuan akan membantu Anda menemukan berbagai sumber pendanaan. Juga, banyak kota yang organisasi bisnis wanita yang menawarkan pinjaman, bimbingan, informasi serta saran untuk menjalankan bisnis.
Manfaatkan waktu dan bakat Anda
Tak seperti pria, wanita cenderung enggan mempromosikan dirinya. Biasanya, wanita justru ingin mengurangi harga produk dan memberi waktu mereka, khususnya ketika sedang memulai bisnis baru untuk kali pertama. Ingat bahwa bisnis adalah bisnis. Ketika Anda mendedikasikan waktu Anda, Anda juga harus melakukannya demi cinta dan keuntungan.
Usaha bisnis wanita itu unik dan bervariasi seperti halnya jutaan wanita yang telah memilikinya. Bangunlah bisnis Anda untuk memenuhi kehidupan Anda, lihatlah nilai terhadap apa yang Anda tawarkan, serta gunakan jaringan, pendanaan, juga
berbagai sumber lainnya untuk membuat bisnis Anda tetap berkembang,
Dahulukan Modal Usaha atau Menabung?
Sarankan
36
Tweet
Cetak
Tanya:
Saya punya rezeki tambahan sekitar Rp 20 juta, niatnya mau saya investasikan semua dalam bentuk tabungan atau reksadana untuk nantinya jadi biaya kuliah anak. Tapi suami saya ingin uang itu dijadikan modal usaha. Kira-kira mana yang lebih baik, ya?
Mila, Jakarta
Jawab:
Hai Mila!
Wah, Alhamdulillah ya ada rejeki tambahan. Jumlahnya pun cukup besar.
Niatnya sama-sama baik dengan menjadikan sebagai biaya kuliah anak atau untuk modal usaha. Mana yang lebih baik? Tergantung dari prioritas Mila dan suami. Namun saya sarankan, yang harus diingat adalah risiko.
Modal usaha bagaimanapun mengandung risiko: risiko gagal atau risiko tidak balik modal. Sedangkan dana pendidikan, jika kita tidak memulai dari sekarang, semakin menunda maka akan semakin besar pula dana pendidikan ke depannya (lebih lengkapnya lihat di kalkulator www.qmfinancial.com).
Jika memang modal usaha bukan prioritas Anda, lebih baik dialokasikan untuk dana pendidikan. Dan kalau pun modal usaha menjadi prioritas, saran saya, tetap
sisihkan (meski sedikit) untuk investasi pendidikan.
Tips Mengelola Keuangan Agar Bisnis Tak Rugi
Saya dan suami mempunyai usaha toko sembako. Awalnya toko saya ramai, tapi sekarang berangsung sepi. Omzet menurun hingga 50% padahal pemasukan utama kami dari situ. Saya ingin menabung, tapi uang selalu habis untuk belanja barang dagangan. Kini tabungan kami juga sudah habis dan yang tersisa tinggal barang-barang di toko saja. Adakah cara atau tips supaya saya tetap bisa mempertahankan toko saya? Bagaimana saya bisa menabung dan membagi keuangan antara uang toko dan uang pribadi?
Vera, 27 tahun
Jawab: Dear Vera,
Kadang dalam bisnis, kita harus mengambil keputusan sulit yaitu memutuskan untuk cut loss ketika bisnis kita sudah tidak lagi bisa memberikan keuntungan. Kelangsungan sebuah bisnis bukan merupakan hal yang pasti, maka dalam
menjalankan bisnis sebaiknya kita memperoleh penghasilan dari bisnis tersebut dan mengelolanya ke dalam investasi lain untuk membayar kebutuhan sehari-hari. Sehingga, bisnis tidak menjadi satu-satunya sumber penghasilan kita.
Keuangan bisnis dan keuangan pribadi harus dibuat terpisah. Pembukuan bisnis sebaiknya tidak hanya mencatat biaya operasional dan pendapatan, namun juga keuntungan dari bisnis tersebut. Dari keuntungan tersebut, kita sebagai pemilik bisnis memperoleh "gaji" secara rutin. Pembukuan bisnis yang rapi dapat
menunjukkan tingkat profitabilitas sebuah bisnis dan disertai dengan program marketing yang tepat, kita dapat menyusun prospek bisnis tersebut ke depannya.
Mudah-mudahan bermanfaat ya.
Yasmeen Danu
QM Financial
***
Punya pertanyaan masalah asmara, keuangan, fashion, atau kecantikan? Kirim pertanyaanmu [email protected]
Bisnis MLM, Menguntungkan Atau Tidak?
Oleh QM Financial | Yahoo! SHE – Sel, 2 Okt 2012 17:52 WIB
Cetak
Tanya:
Saya seorang karyawan kontrak yang bergaji pokok Rp 1,5 juta per bulan. Sekarang saya ditawari bisnis MLM yang mengharuskan utk keluar modal ± Rp 800
ribu/bulan. Saya bingung caranya mengatur keuangan saat ikut MLM ini, tapi saya juga butuh penghasilan tambahan. Sebetulnya bisnis MLM itu prospeknya
bagaimana? Ada tips supaya bisnis MLM kita sukses?
Nia, 25 tahun
Jawab: Dear Nia,
sendiri. Apakah sanggup dan kuat komitmennya untuk berusaha di bisnis ini? Serius mengikuti pelatihan, rajin datang ke seminar, memiliki network luas?
Saya banyak bertemu dengan orang-orang yang sukses dengan MLM dan saya melihat orang-orang ini sangat ulet dan tekun. Tapi tidak sedikit juga saya bertemu dengan orang-orang yang akhirnya gagal, karena MLM membutuhkan 100% fokus, tidak bisa hanya jadi sambilan.
Melihat kondisi keuangan Anda sekarang, dengan gaji Rp 1,5 juta, lalu diambil Rp 800 ribu untuk MLM, nantinya akan berat sekali. Sebaiknya pilih yang modal maksimalnya 20% saja dari gaji bulanan, sehingga jika akhirnya gagal, tidak akan memberatkan.
Anggap saja MLM ini ibaratnya mencoba bisnis. Jangan berharap akan langsung sukses, dan bersiaplah akan kehilangan uang. Anggaplah uang yang ditempatkan di sini sebagai "uang hilang".
Fitriavi Nuriman
www.qmfinancial.com
***
Punya pertanyaan masalah asmara, keuangan, fashion, atau kecantikan? Kirim pertanyaanmu [email protected]
Amankah Berhenti Bekerja Demi Buka Usaha
Sendiri?
Oleh QM Financial | Yahoo! SHE – Sel, 18 Sep 2012 13:36 WIB
Sarankan
124
Tweet
Tanya:
Saya dan suami seorang pegawai swasta. Kami ingin memulai bisnis dan sudah menentukan bisnis apa yang akan kami jalani. Tapi kami bingung siapa yang akan keluar dari perusahaan masing-masing. Di satu sisi, saya bekerja karena saya masih butuh untuk pembayaran kredit kendaraan saya. Tapi kalau suami yang keluar, saya yang takut nanti tidak dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari. Mohon solusinya.
Windy, 23 tahun
Jawab: Hai Windy,
Di sinilah akan terasa sekali manfaat dari dana darurat. Dana darurat salah satunya digunakan untuk kondisi darurat saat kita tidak memiliki penghasilan namun tetap harus membiayai pengeluaran bulanan. Dana darurat untuk pasangan menikah harusnya tidak kurang dari 6 kali pengeluaran bulanan.
Jika suami yang sebagai tulang punggung keluarga akan beralih profesi sebagai pengusaha, maka dana darurat yang dibutuhkan akan meningkat menjadi 12 kali pengeluaran bulanan. Pengeluaran bulanan ini termasuk juga pembayaran segala macam kredit.
Terkait dilema yang dihadapi oleh keluarga Anda, maka saran saya adalah penuhi dulu dana darurat dari 6 sampai 12 kali pengeluaran bulanan. Hal ini sangat penting untuk menjaga tingkat kepercayaan diri, sehingga Anda dan suami dapat berfokus untuk membesarkan usaha di awal perintisannya yang pastinya akan menemui banyak tantangan, namun dengan tidak menelantarkan keuangan keluarga.
QM Financial
Punya pertanyaan masalah asmara, keuangan, fashion, atau kecantikan? Kirim pertanyaanmu [email protected]
Amankah Berhenti Bekerja Demi Buka Usaha
Sendiri?
Oleh QM Financial | Yahoo! SHE – Sel, 18 Sep 2012 13:36 WIB
Sarankan
124
Tweet
Cetak
Tanya:
Saya dan suami seorang pegawai swasta. Kami ingin memulai bisnis dan sudah menentukan bisnis apa yang akan kami jalani. Tapi kami bingung siapa yang akan keluar dari perusahaan masing-masing. Di satu sisi, saya bekerja karena saya masih butuh untuk pembayaran kredit kendaraan saya. Tapi kalau suami yang keluar, saya yang takut nanti tidak dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari. Mohon solusinya.
Windy, 23 tahun
Jawab: Hai Windy,
Di sinilah akan terasa sekali manfaat dari dana darurat. Dana darurat salah satunya digunakan untuk kondisi darurat saat kita tidak memiliki penghasilan namun tetap harus membiayai pengeluaran bulanan. Dana darurat untuk pasangan menikah harusnya tidak kurang dari 6 kali pengeluaran bulanan.
Terkait dilema yang dihadapi oleh keluarga Anda, maka saran saya adalah penuhi dulu dana darurat dari 6 sampai 12 kali pengeluaran bulanan. Hal ini sangat penting untuk menjaga tingkat kepercayaan diri, sehingga Anda dan suami dapat berfokus untuk membesarkan usaha di awal perintisannya yang pastinya akan menemui banyak tantangan, namun dengan tidak menelantarkan keuangan keluarga.
QM Financial
***
Punya pertanyaan masalah asmara, keuangan, fashion, atau kecantikan? Kirim pertanyaanmu [email protected]
Mari Menabung Dengan Cara yang Benar
Oleh QM Financial | Yahoo! SHE – Jum, 20 Jul 2012 16:13 WIB
Cetak
Mendengar kata "menabung", banyak orang yang otomatis mengasosiasikannya dengan gaya hidup hemat. Akhir-akhir ini malah kata menabung dan berhemat malah kadang berkonotasi negatif karena cenderung terkesan serba pelit terhadap segala sesuatu. Tetapi menabung bukan hanya sekedar hidup hemat.
It’s so much more than just spending less money. So let’s try a new
perspective: menabung adalah cara kita ‘membayar’ diri sendiri di masa depan dengan menyisihkan sebagian pendapatan kita hari ini. Menabung bukan lagi merupakan celengan yang hanya diisi uang receh dari sisa-sisa belanja atau rekening dengan saldo yang naik turun karena ada ATM yang memungkinkan kita menarik dana setiap saat.
untuk ditabungkan, karena di masa yang akan datang kita pasti akan membutuhkan dana yang kita sisihkan saat ini.
Memang pada kenyataannya, seringkali hal ini lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Banyak sekali tantangan menabung, antara lain menetukan berapa yang harus kita tabung, apakah produk yang tepat untuk digunakan, dan bagaimana memastikan uang yang sudah kita sisihkan tidak kita sabotase dikemudian hari.
Jadi, bagaimanakah cara yang tepat untuk mulai menyusun tujuan finansial yang realistis dan mengoptimalkan uang yang kita miliki? Berikut langkah-langkahnya:
1. Pilah-pilah utangmu
Berapa banyak penghasilan Anda setiap bulan yang digunakan untuk membayar utang? Ini dapat menyadarkan Anda bahwa melunasi utang adalah cara yang paling sederhana agar Anda bisa menabung lebih banyak. Pada sebagian orang, rasio utang terhadap pendapatan berbanding terbalik dengan rasio menabung terhadap pendapatan. Singkatnya, semakin besar cicilan utang, semakin kecil uang yang ditabung untuk kebutuhan nanti.
Maka, tuliskan semua utang Anda dan pisahkan utang produktif seperti KPR, KPM, KPA, dan utang usaha, dengan uutang non produktif seperti cicilan kartu kredit. Sedapat mungkin, lunasi utang kartu kredit Anda. Sadari bahwa Anda sedang belajar menabung untuk masa depan dan Anda dapat menabung lebih besar jika Anda tidak perlu membayar berbagai macam cicilan utang berikut bunganya.
2. Bangun dana darurat
Satu-satunya alasan yang dapat membuat Anda menunda pelunasan utang adalah untuk membangun dana darurat Anda. Besarnya dana ini berkisar antara 4 – 12 kali dari pengeluaran Anda per bulan. Hitung kebutuhan Anda dan mulailah menabung untuk mencapainya. Membangun dana darurat dapat menjadi latihan awal Anda untuk membiasakan diri Anda menabung dengan disiplin.
3. "Tujuan lo apa?"
Anda menentukan produk yang sesuai, tujuan inilah yang nantinya membatasi diri Anda ketika Anda tergoda untuk menyabotase dana yang sudah Anda tabung.
Jika Anda menyabotase dana pensiun, maka Anda tidak akan dapat
mempertahankan gaya hidup Anda sekarang saat sudah pensiun nanti. Jika Anda menyabotase dana liburan, maka Anda hanya dapat gigit jari ketika teman-teman Anda sibuk meng-update foto liburan mereka di Facebook. Jika Anda menyabotase dana uang muka rumah, maka untuk seterusnya Anda akan tinggal dengan
orangtua atau mertua, dan seterusnya.
Maka tentukan tujuan finansial Anda dan jangan lupa untuk menentukan jangka waktu realistis yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut agar Anda fokus dan semangat mencapainya.
Untuk tujuan jangka pendek, hal ini mudah dilakukan karena Anda hanya perlu mencari angkanya dan menabung secara rutin untuk mencapainya. Untuk tujuan jangka panjang seperti dana pensiun atau dana kuliah anak, Anda perlu
memperhitungkan faktor inflasi ke dalam perhitungan Anda. Ada baiknya Anda belajar mengenai produk-produk investasi agar dana yang berhasil Anda tabung dikelola dengan optimal.
4. A journey of a thousand miles begins with a single step
Sekarang selalu merupakan saat yang baik untuk mulai menabung. Jika Anda tidak segera memulai, dana pensiun, dana liburan, dana pendidikan, dan dana-dana untuk tujuan finansial Anda lainnya tidak akan terkumpul dengan sendirinya. Sadarilah bahwa untuk mencapai kebebasan finansial yang selama ini Anda idamkan, ada proses panjang yang harus Anda lalui.
Tidak usah terlalu stress memikirkan jika Anda gagal menabung bulan ini. Niatkan saja bahwa Anda akan lebih baik pada saat gajian berikutnya.
Tips Sukses dari Para Wanita Teratas di Dunia
Bisnis
Oleh Kathryn Eisman | Yahoo! SHE – Jum, 7 Sep 2012 19:31 WIB
Cetak
PILIHAN
Tujuh Cara Membuat Kantor Lebih Men …
Kita banyak mendengar hal-hal hebat yang telah mereka capai dan kita dapat mengasumsikan bahwa mereka mencapai hal tersebut karena mendapat warisan atau keberuntungan. Namun setiap wanita tersebut memiliki sesuatu yang sangat istimewa, apa yang kita temukan adalah, bahwa para wanita tersebut tidak memiliki perbedaan dengan Anda atau saya. Kita semua istimewa dan layak mendapat
kesuksesan.
Seperti halnya diri kita, mereka tidak selalu hebat di sekolah; banyak di antara mereka yang mulai dari bawah. Beberapa kehilangan pekerjaannya, kehilangan suami bahkan berjuang berkali-kali dengan keyakinan sendiri. Namun karena rasa kemanusiaannya, mereka mengembangkan strategi-strategi untuk menghadapi berbagai rintangan baik dari dalam maupun dari luar.
Tidak peduli betapa berbedanya perjalanan usaha atau kehidupan pribadi mereka, nasihat mereka selalu sama satu dengan yang lainnya. Tampaknya ada beberapa rahasia utama menuju kesuksesan.
Adalah kebahagiaan bagi saya untuk berbagi prinsip-prinsip umum tersebut dengan Anda. Serap, berbagilah dan yang lebih penting lagi jalani prinsip-prinsip itu.
PERATURAN EMAS NO.1- PERSIAPAN, PERSIAPAN, PERSIAPAN
Banyak kesuksesan karier diawali dengan wawancara kerja, jadi menguasainya adalah kuncinya. Semua wanita yang kami wawancarai, menekankan perlunya untuk mencari informasi sebanyak mungkin mengenai perusahaan tempat Anda melamar pekerjaan, bidang usahanya, dan orang yang mewawancarai Anda.
Jurnalis peraih penghargaan Emmy dan pembawa acara NBC, Jane Hanson, percaya bahwa Anda harus memiliki pengetahuan yang cukup untuk dapat memasuki
Penulis Ellen Lubin Sherman mengatakan, itu merupakan tugas Anda untuk hadir pada saat wawancara dengan penuh energi dan semangat dan untuk meyakinkan mereka bahwa anda akan memeberikan segalanya bagi perusahaan dan tidak akan mengecewakannya.
PERATURAN EMAS NO.2- CARILAH SEORANG MENTOR
Hampir semua wanita yang diwawancarai mengungkapkan bahwa dengan memiliki seorang mentor, mereka terbantu untuk tidak sekedar termotivasi dan fokus tetapi juga memiliki peranan penting dalam membantu mereka sampai pada posisi tempat mereka berada saat ini.
Margaret Keene, Executive Creative Director dari Saatchi and Saatchi,
mengungkapkan bahwa seorang mentor yang baik sering melihat kualitas yang ada pada diri Anda, yang mungkin belum pernah Anda lihat sendiri dan memberi rasa keberanian kepada Anda untuk berkembang dan mencoba berbagai hal baru.
Ahli profesi Tory Johnson mendorong kita untuk mencari seseorang yang tangguh yang memiliki kekuatan politik tertentu dalam usaha Anda, yang akan menjadi pelindung Anda dan menggunakan kekuatan mereka untuk membantu Anda mencari peluang.
PERATURAN EMAS NO.3- KEYAKINAN DIRI ADALAH KUNCINYA
Seperti halnya kita, kebanyakan wanita tersebut mengakui bahwa musuh terbesar mereka adalah mereka sendiri, khususnya saat mereka dikelilingi oleh orang-orang yang berkuasa. Berikut adalah beberapa cara mereka mengatasi celaan dari dalam diri mereka sendiri.
Tokoh real estate, Barbara Corcoran mengumumkan peperangan terhadap sisi negatif dalam dirinya. Begitu dirinya merasa tidak nyaman, dia akan berkata, “Anda tahu, saya memiliki hak untuk menjadi sukses di sini!” Setelah dia mengganti pemikirannya bahwa dirinya tidak layak di sana menjadi pemikiran bahwa dirinya berhak di sana, dia menyadari bahwa tidak ada orang lain lagi yang akan
Juru masak ternama, Cat Cora, bersandar pada perkataan positif dari dalam diri dan mantra sederhana, “Aku baik-baik saja. Aku baik-baik saja” dan “Itu bukan masalah pribadi, itu masalah bisnis, Itu bukan masalah pribadi, itu masalah bisnis,” untuk membuat dirinya tetap tenang dan yakin dalam menghadapi situasi sulit.
Pendiri I Am That Girl, Emily Greener, menyarankan menulis sebuah daftar berisi semua hal yang Anda sukai dari diri Anda dan menggunakannya untuk melawan perkataan-perkataan dari dalam diri Anda yang bersifat merusak.
Akhirnya, jangan pernah melupakan kata-kata bijak kepala sekolah Lynn Irby-Jackson, “Apa yang Anda miliki adalah sebuah hadiah untuk diberikan kepada orang lain dan Anda layak mendapatkannya, jadi biarkan orang lain mengetahui kebaikan yang Anda punya dan apa yang dapat Anda beri kepada orang lain.”
Sekarang waktunya menjalani kisah sukses Anda sendiri!
Siapa Bilang Menabung Itu Sulit?
TRIBUNnews.com – Jum, 12 Agu 2011 02:08 WIB
Cetak
TRIBUNNEWS.COM - Anda mempunyai gaji yang lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup, namun pernahkah Anda memikirkan untuk menyisihkan barang beberapa persen saja untuk menabung?
Memang sangat sulit untuk membiasakan diri menyisihkan sebagian penghasilan untuk ditabung sebagai investasi masa depan.
Nah, Freddy Pieloor, CFP, financial planner memiliki beberapa tips bagaimana mengatur pengeluaran sehingga dapat menyisihkan sedikit untuk tabungan.
Menurut Freddy, satu hal penting dalam mempersiapkan masa depan dengan berinvestasi adalah melakukannya di depan.
persen dapat Anda gunakan untuk membayar semua kebutuhan hidup, termasuk kartu kredit dan gaya hidup," jelas Freddy.
Hal penting lain, kata Freddy adalah tidak menggunakan kartu kredit (terlebih untuk berutang dan membeli barang konsumtif) jika tidak memiliki dana sekarang untuk membayar lunas saat tagihannya tiba.
Namun, apabila saat ini Anda masih memiliki sejumlah utang, lunasilah terlebih dahulu utang-utang tersebut (terutama utang yang berbunga tinggi) sebelum Anda memulai untuk berinvestasi.
"Ingat selalu "spedometer" yang ada di panel dasbor mobil, di mana pengemudi harus mengendarai mobil tersebut tidak melebihi batas kecepatan yang
diperkenankan. Misalnya di spedometer tertulis 200 km/jam, pengemudi hanya boleh mencapai tingkat kecepatan 160 km/jam (80 persen)," ungkapnya.
Demikian halnya dengan seorang karyawan, kata Freddy, sebaiknya mengendarai kehidupannya dengan berbelanja tidak melebihi batas kecepatan (penghasilan) yang ada.
Tips Wawancara untuk Lolos Melamar Pekerjaan
TRIBUNnews.com – Jum, 5 Agu 2011 08:50 WIB
Sarankan
849
Tweet
Cetak
RELATED CONTENT
Lihat Foto
Tips Wawancara untuk Lolos Melamar Pekerjaan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam proses seleksi melamar pekerjaan, wawancara sering kali dianggap mudah. Namun dalam sesi wawancara beberapa orang gagal mendapatkan pekerjaan yang didambakannya. Untuk itu sesi
Berikut tips rahasia sukses wawancara saat melamar pekerjaan;
1. Berapa gaji yang Anda minta?
Jawab: Sebutkan gaji yang besarnya realistis. Lihat mata pewawancara, sebutkan jumlah, dan berhentilah bicara. Jangan bohong tentang gaji yang Anda terima di kantor sebelumnya, bila Anda sudah bekerja. Bila Anda merasa bahwa gaji Anda di kantor yang sekarang terlalu kecil, berikan penjelasan.
2. Apa kelebihan utama Anda?
Jawab: Pilih potensi Anda yang relevan dengan bidang pekerjaan yang Anda lamar. Hindari respons yang generik seperti pengakuan bahwa Anda pekerja keras. Lebih baik, berikan respons berupa, “Saya selalu diperbudak daftar pekerjaan yang saya buat sendiri. Sebab, saya tidak mau pulang sebelum pekerjaan di kantor beres semua.”
3. Apa kekurangan Anda yang paling jelas?
Jawab: Jangan bilang Anda seorang perfeksionis (menunjukkan bahwa Anda
sombong). Lebih baik, jujur saja dan sebutkan kelemahan yang kongkret. Misalnya, Anda lemah menghitung di luar kepala, dan karenanya Anda mengatasinya dengan membawa kalkulator. Tapi, kemudian, susul dengan kelebihan Anda.
4. Di mana Anda melihat diri Anda lima tahun lagi?
Jawab: Gambarkan posisi yang realistis. Kira-kira dua-tiga posisi di atas posisi yang Anda lamar sekarang. Jangan sertakan cita-cita yang tak ada hubungannya dengan lamaran pekerjaan Anda, misalnya, ingin jadi bintang sinetron atau jadi novelis. Sebab, Anda akan tampak tidak fokus.
5. Mengapa Anda ingin meninggalkan kantor yang lama?
Jawab: Jangan sampai mengemukakan hal yang negatif. Kalau kenyataannya begitu, ucapkan dalam kalimat ‘positif’, misalnya bahwa Anda tidak melihat ada ‘ruang’ di mana Anda bisa berkembang. Lalu, jelaskan mengapa Anda menganggap bahwa pekerjaan di kantor baru ini memberi kesempatan yang lebih baik.
6. Adakah contoh kegagalan Anda?
Jawab: Ungkapkan kegagalan yang pernah Anda alami, tapi yang sudah terpenuhi solusinya. Supaya, pewawancara tahu bahwa Anda punya usaha untuk mengatasi masalah
Jawab: Berikan paling sedikit dua pertanyaan yang terfokus pada kantor baru ini. Misalnya, Anda bertanya apakah kantor ini sudah punya website. Atau, bisa juga Anda mempertanyakan kehadiran CEO yang Anda tahu baru saja diangkat – apakah membuat kinerja perusahaan semakin baik, dan semacamnya. Jangan bertanya tentang kepentingan Anda sendiri, misalnya, apakah karir Anda akan berkembang di sana.
Apa yang menjadikan seseorang selalu sukses untuk menggapai impiannya? Tampil beda dan memiliki keunggulan komperatif mungkin salah satu yang menjadikan Anda selalu berada di dalam posisi terdepan!
Termasuk dalam meraih karier dan mengungguli orang lain dalam mencari
pekerjaan yang sesuai. Ada beberapa trik atau strategi yang perlu disiapkan agar Anda sukses dalam melewati tahapan untuk mengejar karier yang diidam-idamkan.
Modal nekat saja, pasti tak cukup.. Di sini juga anda bisa menemukan beberapa lowongan kerja yang mungkin tak ada salahnya jika anda mencobanya. (tslb)
Memilih Sumber Passive Income yang Tepat
Oleh QM Financial | Yahoo! SHE – Kam, 2 Agu 2012 12:50 WIB
Cetak
Tanya:
Saya ingin menggunakan sebagian penghasilan saya untuk usaha tertentu yang menghasilkan passive income, di mana saya tidak perlu terlalu detail ikut serta di dalamnya. Atau mungkin menanamkan modal untuk suatu usaha tertentu yang menguntungkan. Apa saja yang perlu saya pertimbangkan sebelum saya menanam modal pada suatu usaha?
Supartha, 34 tahun, Bali
Jawab:
Aset yang bisa memberikan passive income sering dikenal dengan istilah aset aktif. Ke depannya, aset aktif inilah yang dapat kita andalkan untuk menopang hidup tanpa kita harus bersusah payah bekerja.
Pada fase ini, kita dikatakan telah mengalami kebebasan finansial. Secara umum, kategori aset aktif bisa dibagi menjadi 3 golongan, yaitu: bisnis/usaha, paper asset, dan properti. Kita bisa mempertimbangkan aset aktif jenis apa yang akan menjadi bagian dari rencana keuangan kita.
Tentu tidak semua orang bisa membangun bisnis, atau memiliki properti yang menghasilkan uang. Seperti halnya tidak semua orang mengerti paper asset apa yang sesuai dan memberikan return yang optimal.
Disarankan agar Anda mencoba ketiga kategori aset aktif tersebut untuk
mengetahui aset aktif mana yang dapat kita andalkan. Tentunya, Anda harus siap dengan berbagai risiko dari masing-masing aset tersebut.
Selain mempertimbangkan return yang dihasilkannya, Anda juga harus siap jika seandainya aset aktif yang Anda bangun harus menabrak tembok alias gagal.
Eka/QM Planner
***
Punya pertanyaan masalah asmara, keuangan, fashion, atau kecantikan? Kirim pertanyaanmu [email protected]
Bahasa Tubuh yang Harus Dihindari Saat
Wawancara Kerja
Oleh Puteri Fatia | Yahoo She – Sen, 16 Apr 2012 10:55 WIB
Cetak
PILIHAN
Tujuh Cara Membuat Kantor Lebih Men …
Wawancara kerja berguna tidak hanya untuk menilai kemampuan Anda, tapi juga perilaku. Banyak hal harus dipersiapkan agar momen yang menentukan ini berjalan lancar. Salah satunya, mengetahui bahasa tubuh yang sebaiknya dihindari.
Profesor Mehrabian, ahli psikologi dari Universitas UCLA, Amerika, bahasa tubuh sangat menentukan penilaian terhadap diri Anda ketimbang kata-kata yang
terucap. Menurut penelitiannya, gerak tubuh dan ekspresi wajah memiliki pengaruh 55 persen sementara kata-kata yang diucapkan hanya 7 persen.
Kesempatan untuk menciptakan kesan pertama yang baik tak memakan lama. Menurut penelitian, 30 detik hingga empat menit pertama merupakan waktu kritis yang sangat menentukan. Nah, agar tak salah langkah saat wawancara kerja, hindarilah beberapa gerak tubuh yang bisa mengundang penafsiran negatif pada diri Anda.
Masuklah ke ruangan wawancara dengan percaya diri dan senyum yang tulus. Senyum yang terpaksa akan sangat terlihat dan membuat Anda terlihat seperti orang yang suka berpura-pura. Senyum yang tulus mengesankan Anda orang yang percaya diri, terbuka, dan nyaman dengan keadaan sekitar. Tapi hindari juga tersenyum terus-menerus yang bisa memberikan sinyal yang salah pada calon atasan Anda.
Gerakan dan posisi tangan
Gerakan tangan memegang peranan penting dalam mengekspresikan bahasa tubuh Anda. Melipat tangan di dada merupakan bahasa tubuh yang wajib dihindari.
Melipat tangan di dada mengesankan Anda menjaga jarak, bersikap tertutup, atau malah terkesan bosan dengan pembicaraan ini. Mungkin saran ini sudah sering Anda dengar, tapi kenyataannya saat sedang gugup masih banyak orang
melakukannya.
Menepuk-nepukkan tangan atau terus menggerakkan tangan menandakan Anda sangat gelisah. Gerakan ini secara tidak langsung juga bisa membuat orang yang mewawancarai Anda menjadi tidak nyaman dan terganggu.
Hindari juga mengetuk-ketukan tangan ke meja saat proses wawancara. Melakukan hal ini secara tidak langsung Anda mengirimkan sinyal kalau Anda bosan atau merasa lebih tahu dari si pewawancara.
Sebaiknya letakkan tangan Anda secara santai dan terbuka di posisi yang paling membuat Anda santai. Hindari terlalu banyak menggunakan gerakan tangan atau jari untuk menghindari kesan yang salah.
Jabatan tangan
Menyentuh wajah
Menyentuh wajah sebaiknya dihindari saat wawancara kerja. Gerakan ini dapat menyiratkan Anda gugup atau tidak jujur terhadap pernyataan Anda.
Posisi kaki
Duduklah dengan kedua kaki menyentuh lantai yang menggambarkan Anda nyaman dan percaya diri. Saat gugup atau cemas Anda sering tak membuat gerak tubuh secara tidak sadar. Salah satu yang paling sering ditemui adalah
menggerak-gerakan kaki tanpa henti. Gerakan kaki ini menandakan Anda sangat tidak nyaman bahkan tak sabar ingin keluar dari ruangan.
Kontak mata & posisi duduk
Kontak mata dengan si pewawancara memang baik. Tapi terus-menerus menatap si pewawancara tanpa henti juga bisa membuat dia tidak nyaman. Ahli gerak tubuh Janine Driver mengatakan, 60 persen kontak mata sudah cukup membuat Anda terlihat antusias. Selain mata, fokuskan tatapan pada segitiga bagian atas wajah yaitu area sekitar alis kanan-kiri dan pertengahan hidung.
Jangan terlalu sering menatap bagian bawah wajah terutama bagian mulut dan dahi yang bisa membuat si pewawancara menjadi tidak nyaman. Jika pewawancara Anda lebih dari satu, tatap mereka secara bergantian. Hindari tatapan kosong yang membuat lawan bicara Anda kurang nyaman.
Duduklah dengan posisi yang nyaman, tidak terlalu tegak maupun tidak terlalu bersandar. Condongkan tubuh sedikit (sedikit saja) ke arah pewawancara untuk menandakan Anda fokus dan antusias.
Memulai Usaha dengan Modal Minim
Oleh QM Financial | Yahoo! SHE – Jum, 13 Jul 2012 17:33 WIB
Cetak
Tanya:
Saya baru saja menikah dan ingin sekali membuka usaha sampingan, tapi bingung memulainya karena terbentur modal. Adakah usaha yang bisa dibangun dengan modal nol rupiah atau sangat minim?
Ardhy, 23 tahun
Jawab: Hi Ardhy!
Di mana ada kemauan, tentu ada jalannya. Saat ini banyak sekali bisnis atau start-up dengan modal yang minim. Misalnya membuka toko/perusahaan jasa online dan diiklankan melalui social media atau Ardhy bisa merubah hobby menjadi usaha. Misalnya, jika hobby jalan-jalan bisa menulis artikel tentang tempat-tempat yang sudah dikunjungi atau jika punya keahlian tertentu bisa dicoba untuk mengajar atau mencari pekerjaan lepas waktu. Lama-kelamaan, kegiatan sampingan ini bisa dijadikan bisnis dan kemudian bisa menjadi aset aktif untuk menambah
penghasilan. Nothing great comes easily, jadi semangat ya untuk memulai usahanya ;)
Kethy/QM Planner
***
Punya pertanyaan masalah asmara, keuangan, fashion, atau kecantikan? Kirim pertanyaanmu [email protected]
Tips Memulai Usaha Kuliner
Oleh Fidelia | ghiboo.com – Kam, 26 Jan 2012 11:46 WIB
Cetak
RELATED CONTENT
Lihat Foto
Tips Memulai Usaha Kuliner
ARTIKEL TERPOPULER
Resep Tumis Pare Udang
Resep Bakpao Isi Kacang Hijau
Membuat Pepes Telur Asin
Resep Udang Goreng Tepung Keju
Tujuh Restoran Pilihan Untuk Hari Raya Imlek
Tampilkan Lainnya
Ghiboo.com - Kemampuan untuk membuat makanan yang lezat tidak menjamin sebuah keberhasilan dalam membuat usaha. Mengetahui cara membuat makanan dan dapat mengelola bisnis adalah dua hal yang berbeda.
Jika anda sudah menguasai trik memproduksi masakan ataupun makanan ringan, maka kini saatnya anda harus mengetahui bagaimana caranya untuk memulai bisnis anda. Berikut tips sederhana:
Modal
Buat daftar dari yang termahal sampai dengan yang termurah, coret yang tidak bisa dijangkau, sisakan 3 daftar modal terendah dan jadikan itu sebagai target jangka pendek anda.
Jenis Makanan
Tidak perlu muluk-muluk, mulai saja dari jenis makanan yang anda kuasai, misalnya anda piawai membuat kue lumpur berbagai rasa seperti lumpur telor, lumpur daging, lumpur kelapa, lumpur kentang, atau lumpur pandan. Dalami kemampuan anda tersebut.
Manajemen Waktu
bahkan sampai pada saat mengolahnya dan mengantarnya tepat waktu sesuai dengan yang sudah dijanjikan. Ingat kepuasan hati pelanggan adalah nomor satu.
Sample Makanan
Menyertakan sample makanan diluar menu yang telah dipesan merupakan promosi terselubung yang sangat bagus, beritahu pelanggan bahwa itu merupakan bonus pesanan, sehingga di kemudian hari pelanggan dengan mudah memesan karena sudah tahu rasanya.
Tingkatkan terus kualitas
Perbaharui dan perbaiki kualitas dari masakan buatan anda. Untuk mengetahui kualitas rasa dari masakan, anda dapat membagi sampel kepada teman atau saudara tedekat untuk memperoleh reaksi mereka terhadap produk anda. Setelah itu anda perbaiki agar sesuai dengan keinginan mereka.
Jalin kerjasama
Strategi penjualan lainnya adalah anda bisa juga melakukan kerjasama dengan beberapa usaha kantin. Anda dapat mensuplai masakan setiap harinya untuk dijualkan di kantin tersebut.