• Tidak ada hasil yang ditemukan

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI AKUNTANS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI AKUNTANS"

Copied!
88
0
0

Teks penuh

(1)

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI

AKUNTANSI BERBASIS ANDROID ( STUDI KASUS

JAYA LAUNDRY )

TUGAS AKHIR

Oleh :

MAHDALENA INTAN PRATIWI

140451100002

PROGRAM STUDI MANAJEMEN INFORMATIKA

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS TRUNOJOYO

BANGKALAN

(2)
(3)
(4)
(5)

LEMBAR PERSEMBAHAN

”Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya

sesudah kesulitan itu ada kemudahan. (QS. Al Insyirah 5-6)”

Puji syukur kepada Allah SWT atas segala rahmat dan hidayahnya yang telah memberikan kekuatan, kesehatan, dan kesabaran untuk ku dalam

mengerjakan tugas akhir ini.

Ku persembahkan tugas akhir ini untuk kedua orang tuaku. Bapak Makhfudz dan Ibu Suprapti, yang tiada henti selalu memberikan

semangat, dukungan, serta do’a untuk ku, dan menghapus rasa lelahku.

Terima kasih yang tak terhingga untuk dosen D3 Manajemen Informatika atas ilmu yang diberikan selama ini. Khususnya untuk dosen pembimbingku, Ibu Imamah , S.Kom.,M.Kom yang tak pernah lelah

memberikan bimbingan dan arahan kepada ku.

Terima kasih kepada anak- anak best-best kontrakan : iin, ima, rina, nafisya, rikza dan fatim zahroh yang selalu memberi semangat.

Terima Kasih kepada keluarga HAMMI yang selalu berjalan mengiringi kemanapun pergi dan memberikan arti kekeluargaan yang dalam.

Teruntuk teman-teman D3 Manajemen Informatika angkatan 2014, 2015 yang selalu berbagi keceriaan dalam melewati masa-masa kuliah.

Ku persembahkan mini mahakarya ini kepada mereka yang berjasa dan selalu menemani secara rohani dan jasmani dalam penyelesaian tugas akhir

(6)
(7)

MOTTO

“Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.

Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain). Dan hanya kepada Tuhanmulah engkau

berharap.”

(8)
(9)

ABSTRAKSI

Proses kegiatan laundry membutuhkan sistem akuntansi yang baik. Sistem akuntansi adalah metode dan prosedur untuk mencatat dan melaporkan informasi keuangan yang disediakan bagi perusahaan atau suatu organisasi bisnis. Selama ini banyak dari bidang usaha laundry ini menggunakan pendataan laporan keuangan masih secara manual menggunakan kertas dan tulis tangan yang sangat tidak efisien. Proses yang tidak efisien dapat menghambat kegiatan laundry, sehingga banyak waktu yang terbuang. Berdasarkan permasalahan ini maka dibuatlah sistem akuntansi yang dapat membantu masalah pembukuan keuangan di

“Jaya Laundry”. Pembuatan aplikasi ini menggunakan platform OS

Android dan sebagai media penyimpanannya menggunakan MySQL dengan konsep client dan server. Hasil dari penelitian ini diperoleh sistem informasi akuntansi laundry yang dapat membantu kinerja pengolahan data keuangan suatu perusahaan jasa laundry studi kasus “Jaya Laundry” yaitu input data pemasukan dan data pengeluaran. Output yang dihasilkan yaitu laporan data pemasukan, laporan data pengeluaran, laporan rugi laba serta laporan neraca.

(10)
(11)

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb.

Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik serta hidayah-Nya sehingga tangan lemah penulis masih mampu menyelesaikan tugas akhir yang berjudul :

“RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BERBASIS ANDROID (STUDI KASUS JAYA

LAUNDRY)”

Tugas akhir ini merupakan salah syarat wajib yang harus ditempuh dalam Program Studi Manajemen Informatika. Selain untuk menuntas program studi yang penulis tempuh tugas akhir ini ternyata banyak memberikan manfaat kepada penulis baik dari segi akademik maupun untuk pengalaman yang tidak dapat penulis temukan saat berada dibangku kuliah.

Penulis akui, penulis tidaklah sempurna seperti kata pepatah tak ada gading yang tak retak begitu pula dalam penulisan ini, apabila nantinya terdapat kekeliruan dalam penulisan laporan tugas akhir ini penulis sangat mengharapkan kritik dan sarannya.

Akhir kata semoga laporan tugas akhir ini dapat memberikan banyak manfaat bagi kita semua.

Amin..

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Bangkalan, 7 Agustus 2017

(12)
(13)

DAFTAR ISI

LEMBAR PERSEMBAHAN ... iii

MOTTO ... v

ABSTRAKSI ... vii

KATA PENGANTAR ... ix

DAFTAR ISI ... xi

DAFTAR GAMBAR... xvii

DAFTAR TABEL ... xix

BAB I ... 1

PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Rumusan Masalah ... 2

1.3 Batasan Masalah ... 2

1.4 Tujuan dan Manfaat ... 2

1.4.1 Tujuan ... 2

1.4.2 Manfaat ... 2

1.5 Metodologi Penelitian ... 3

1.6 Sistematika Penulisan ... 3

BAB II ... 5

TEORI PENUNJANG ... 5

2.1 Penelitian Sebelumnya ... 5

(14)

2.2.1 Definisi Sistem... 5

2.2.2 Definisi Informasi ... 5

2.2.3 Definisi Sistem Informasi ... 6

2.2.4 Aktifitas Sistem Informasi ... 6

2.3 Pengertian Sistem Akuntansi ... 7

2.3.1 Pengertian Laporan Keuangan ... 7

2.4 Pengertian Sistem Operasi Android ... 7

2.4.1 Pengertian Android Studio ... 7

2.5 Konsep Dasar PHP ... 8

2.6 Konsep Dasar MySQL ... 8

2.7 Pengertian Client-Server ... 8

2.8 Pengertian Laundry ... 8

2.9 Daftar harga Jaya Laundry ... 9

BAB III ... 11

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM ... 11

3.1. Analisa Kebutuhan Sistem ... 11

3.1.1. Analisa Kebutuhan Fungsional ... 11

3.1.2. Analisa Kebutuhan Non Fungsional ... 11

3.2 Use Case Diagram ... 11

3.2.1 Use Case Generalisasi User ... 12

3.2.2 Use Case Login ... 12

3.2.3 Use Case Data Pemasukan ... 13

3.2.4 Use Case Data Pengeluaran ... 14

(15)

3.3.1 Robustness Diagram Melakukan Login ... 15

3.3.2 Robustness Diagram Melakukan Logout ... 16

3.3.3 Robustness Diagram Menambah Data Pemasukan ... 16

3.3.4 Robustness Diagram Melihat Data Pemasukan ... 17

3.3.5 Robustness Diagram Memperbaharui Data Pemasukan ... 18

3.3.6 Robustness Diagram Menghapus Data Pemasukan ... 19

3.3.7 Robustness Diagram Menampilkan Report Data Pemasukan .... 20

3.3.8 Robustness Diagram Menambah Data Pengeluaran ... 21

3.3.9 Robustness Diagram Melihat Data Pengeluaran ... 22

3.3.10Robustness Diagram Memperbaharui Pengeluaran ... 23

3.3.11Robustness Diagram Menghapus Data Pengeluaran ... 24

3.3.12Robustness Diagram Menampilkan Report Data Pengeluaran .. 25

3.4 Sequence Diagram ... 26

3.4.1 Sequence Diagram Melakukan Login ... 26

3.4.2 Sequence Diagram Melakukan Logout ... 27

3.4.3 Sequence Diagram Menambah Data Pemasukan ... 27

3.4.4 Sequence Diagram Melihat Data Pemasukan ... 28

3.4.5 Sequence Diagram Memperbaharui Data Pemasukan ... 29

3.4.6 Sequence Diagram Menghapus Data Pemasukan ... 30

3.4.7 Seqence Diagram Menampilkan Report Data Pemasukan ... 31

3.4.8 Sequence Diagram Menambah Data Pengeluaran ... 32

3.4.9 Sequence Diagram Melihat Data Pengeluaran ... 33

3.4.10Sequence Diagram Memperbaharui Data Pengeluaran ... 34

3.4.11Sequence Diagram Menghapus Data Pengeluaran ... 35

3.4.12Sequence Diagram Menampilkan Report Data Pengeluaran ... 36

3.5 Class Diagram ... 38

(16)

3.6.1 CDM ... 38

3.6.2 PDM... 39

3.7 Struktur Tabel ... 40

3.7.1 Tabel Karyawan ... 40

3.7.2 Tabel Admin ... 41

3.7.3 Tabel Pemasukan ... 41

3.7.4 Tabel Detail Pemasukan ... 42

3.7.5 Tabel Uraian Pemasukan ... 42

3.7.6 Tabel Pengeluaran ... 43

3.7.7 Tabel Uraian Pengeluaran ... 43

3.7.8 Tabel Kode Akun ... 44

BAB IV ... 45

IMPLEMENTASI PROGRAM ... 45

4.1 Halaman Sistem Informasi Akuntansi Laundry ... 45

4.1.1 Halaman Icon pada HP ... 45

4.1.2. Halaman Splashscreen ... 46

4.1.3. Halaman Login Aplikasi Android ... 47

4.1.4. Halaman Utama Aplikasi Android ... 47

4.1.5 Halaman Tambah Nama Data Pemasukan ... 48

4.1.6 Halaman Tambah Detail Data Pemasukan ... 49

4.1.7 Halaman Lihat Data Pemasukan ... 50

4.1.8 Halaman Tambah Detail Data Pengeluaran ... 51

4.1.9 Halaman Lihat Data Pengeluaran ... 52

4.1.10 Halaman Tentang Aplikasi ... 53

4.1.11 Halaman Keluar Aplikasi ... 54

4.1.12.Halaman Login Aplikasi Web ... 55

(17)

4.1.14 Halaman Report Data Pemasukan ... 57

4.1.15Halaman Report Data Pengeluaran ... 58

4.1.16 Halaman Report Data Rugi Laba ... 58

4.1.17 Halaman Report Data Neraca ... 59

BAB V ... 61

PENUTUP ... 61

5.1 Kesimpulan ... 61

5.2 Saran ... 61

DAFTAR PUSTAKA ... 63

(18)
(19)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 3. 1 Use Case Generalisasi User ... 12

Gambar 3. 2 Use Case Login ... 13

Gambar 3. 3 Use Case Data Pemasukan ... 13

Gambar 3. 4 Use Case Data Pengeluaran ... 14

Gambar 3. 5 Robustness Diagram Melakukan Login ... 15

Gambar 3. 6 Robustness Diagram Melakukan Logout ... 16

Gambar 3. 7 Robustness Diagram Tambah Data Pemasukan ... 17

Gambar 3. 8 Robustness Diagram Melihat Data Pemasukan ... 18

Gambar 3. 9 Robustness Diagram Memperbaharui Data Pemasukan ... 19

Gambar 3. 10 Robustness Diagram Menghapus Data Pemasukan ... 20

Gambar 3. 11 Robustness Diagram Menampilkan Report Data Pemasukan ... 21

Gambar 3. 12 Robustness Diagram Menambah Data Pengeluaran ... 22

Gambar 3. 13 Robustness Diagram Melihat Data Pengeluaran ... 23

Gambar 3. 14 Robustness Diagram Memperbaharui Data Pengeluaran 23 Gambar 3. 15 Robustness Diagram Menghapus Data Pengeluaran ... 24

Gambar 3. 16 Robustness Diagram Menampilkan Report Data Pengeluaran ... 25

Gambar 3. 17 Sequence Diagram Melakukan Login ... 26

Gambar 3. 18 Sequence Diagram Melakukan Logout ... 27

Gambar 3. 19 Sequence Diagram Tambah Data Pemasukan ... 28

Gambar 3. 20 Sequence Diagram Melihat Data Pemasukan ... 29

Gambar 3. 21 Sequence Diagram Memperbaharui Data Pemasukan .... 30

Gambar 3. 22 Sequence Diagram Menghapus Data Pemasukan ... 31

Gambar 3. 23 Sequence Diagram Menampilkan Report Data Pemasukan ... 32

Gambar 3. 24 Sequence Diagram Menambah Data Pengeluaran ... 33

Gambar 3. 25 Sequence Diagram Melihat Data Pengeluaran ... 34

Gambar 3. 26 Sequence Diagram Memperbaharui Data Pengeluaran .. 35

Gambar 3. 27 Sequence Diagram Menghapus Data Pengeluaran ... 36

Gambar 3. 28 Sequence Diagram Menampilkan Report Data Pengeluaran ... 37

Gambar 3. 29 Class Diagram Sistem Informasi Akuntansi Laundry .... 38

Gambar 3. 30 CDM Sistem Informasi Akuntansi Laundry ... 39

Gambar 3. 31 PDM Sistem Informasi Akuntansi Laundry ... 40

Gambar 4. 1 Halaman Icon pada HP ... 45

(20)

Gambar 4. 3. Halaman Login Aplikasi ... 47

Gambar 4. 4 Halaman Utama Aplikasi ... 48

Gambar 4. 5 Halaman Tambah Nama ... 49

Gambar 4. 6 Halaman Tambah Detail Pemasukan ... 50

Gambar 4. 7 Halaman Lihat Data Pemasukan ... 51

Gambar 4. 8 Halaman Tambah Detail Data Pengeluaran ... 52

Gambar 4. 9 Halaman Lihat Data Pengeluaran ... 53

Gambar 4. 10 Halaman Tentang Aplikasi ... 54

Gambar 4. 11 Halaman Keluar Aplikasi ... 55

Gambar 4. 12 Halaman login aplikasi web server ... 56

Gambar 4. 13 Halaman Utama Web Aplikasi Akuntansi Laundry ... 56

Gambar 4. 14 Halaman Report Data Pemasukan ... 57

Gambar 4. 15 Halaman Report Data Pengeluaran ... 58

Gambar 4. 16 Halaman Report Data Rugi Laba ... 59

(21)

DAFTAR TABEL

Tabel 3. 1 Tabel Karyawan ... 41

Tabel 3. 2 Tabel Admin ... 41

Tabel 3. 3 Tabel Pemasukan ... 42

Tabel 3. 4 Tabel Detail Pemasukan ... 42

Tabel 3. 5 Tabel Uraian Pemasukan ... 42

Tabel 3. 6 Tabel Pengeluaran ... 43

Tabel 3. 7 Tabel Uraian Pengeluaran ... 43

(22)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang

Kebutuhan akan sistem akuntansi sangat penting dalam suatu

perusahaan jasa seperti jasa laundry. Manfaat sistem akuntansi bagi suatu perusahaan jasa antara lain sebagai pendukung dalam pengambilan keputusan dan mengetahui maju tidaknya perusahaan jasa tersebut. Sehingga peranan sistem akuntansi pada sebuah perusahaan jasa dapat dikatakan mendukung kelangsungan dan perkembangan perusahaan jasa. Penulis mengambil studi kasus pada “Jaya Laundry” yang berdiri sejak tahun 2011 dengan nama pemilik Moh. Zainul Arifin dan bertempat di Jl. TelangIndah Timur Blok C No. 2.

Dalam suatu perusahaan semua transaksi harus dicatat dalam jurnal dan secara periodik dibukukan ke dalam rekening-rekening di buku besar. Sistem akuntansi dibuat agar dapat membantu mempercepat dan mengurangi resiko kesalahan manusia. Penulis mengambil pokok pikiran tentang membuat suatu program sistem akuntansi yang biasanya masih menggunakan manual yaitu ditulis pada buku jurnal, buku besar, dan sebagainya.

(23)

1.2

Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas maka rumusan masalah yang

akan disimpulkan adalah “Bagaimana merancang dan membangun

sistem informasi akuntansi laundry berbasis android”?

1.3

Batasan Masalah

Dalam memudahkan perancangan aplikasi yang akan dirancang ini, penulis akan membatasi masalah yang berkaitan dengan rancang bangun sistem informasi akuntansi berbasis android, yaitu sebagai berikut:

1. Sistem yang digunakan berbasis client-server.

2. Pembuatan aplikasi ini menggunakan Android Studio sebagai

platform-nya dan MySQL sebagai databasenya.

3. Pada aplikasi client yakni karyawan laundry dapat menginputkan data

seperti data pemasukan dan data pengeluaran saja.

4. Pada aplikasi server yakni pemilik laundry dapat melihat laporan

pemasukan, laporan pengeluaran,serta laporan laba rugi.

5. Aplikasi ini khusus untuk Jaya Laundry.

6. Tidak membahas keamanan jaringan.

1.4

Tujuan dan Manfaat

1.4.1 Tujuan

Pembuatan aplikasi ini berupaya untuk membantu membuat rancang bangun aplikasi sistem akuntansi berbasis android, yang saat ini masih menggunakan cara manual. Dan berdasarkan rumusan masalah yang telah disebutkan diatas, maka penelitian ini memiliki tujuan yaitu merancang dan membangun aplikasi berbasis android yang menyediakan fitur inputan data pemasukan dan data pengeluaran, mencetak laporan pemasukan, laporan pengeluaran serta laporan laba rugi yang dapat membantu sistem akuntansi laundry.

1.4.2 Manfaat

Manfaat dari penelitian ini diharapkan aplikasi dapat membantu

dan mempermudah usaha laundry tepatnya pada “Jaya Laundry”,

(24)

laundry serta dapat memberikan efisiensi waktu dan efektifitas kerja dalam proses laundry.

1.5

Metodologi Penelitian

Metodologi penelitian yang digunakan dalam dengan Rancang Bangun Aplikasi Sistem Akuntansi Berbasis Android:

1. Metode Observasi

Metode ini diterapkan dengan cara melakukan pengamatan langsung pada proses palayanan jasa laundry di daerah sekitar telang guna mendapatkan gambaran jelas dan terkait terhadap permasalahan sehingga dapat diketahui kebutuhan yang diperlukan, dimana observasi meliputi pengumpulan data dan informasi, software, membuat tampilan yang

interatif dan user friendly.

2. Metode Interview

Interview atau wawancara adalah proses tanya jawab mengenai permasalahan dimana dua orang atau lebih bertatap muka mendengarkan secara langsung informasi atau keterangan sehingga projek yang dibuat tepat sasaran.

3. Metode Analisis

Menganalisis masalah-masalah yang akan disajikan dan

mengumpulkan data atau informasi.

1.6

Sistematika Penulisan

Untuk mempermudah penyusunan buku tugas akhir, maka dalam hal ini penulis membagi dalam beberapa bab, serta memberikan gambaran secara garis besar isi dari tiap-tiap bab.

Bab I Pendahuluan

(25)

Bab II Teori Penunjang

Bab ini menguraikan tentang teori-teori yang dijadikan acuan dalam pembangunan aplikasi dan penyelesaian masalah.

Bab III Analisis dan Perancangan Sistem

Bab ini berisikan tentang analisa kebutuhan hardware maupun

software, perancangan sistem dari memulai aplikasi sampai selesai.

Bab IV Implementasi Program

Bab ini berisi tentang rancang bangun yang telah dikerjakan kemudian dianalisa serta diuji kelayakan dari sistem tersebut, sehingga menghasilkan kesimpulan dari sistem yang telah dibuat.

Bab V Penutup

(26)

BAB II

TEORI PENUNJANG

2.1

Penelitian Sebelumnya

Berdasarakan penelitian yang dilakukan oleh Cindy Natalia dengan judul “ Pembuatan Sistem Informasi Akuntansi pada Laundry “X” ”. Sistem informasi akuntansi ini dibangun menggunakan bahasa

pemrograman Php dan Mysql. Sistem informasi ini dibangun dengan

tujuan untuk mememudahkan dalam pencatatan transaksi yang ada dan

pembuatan laporan pada Laundry “X”. [1]

Berdasarakan penelitian yang dilakukan oleh Danny Santoso dengan judul “ Rancang Bangun Sistem Informasi Akuntansi pada Laundry pada U.D Sejahtera”. Sistem informasi akuntansi ini dibangun

menggunakan bahasa pemrograman Php dan Mysql. Sistem informasi ini

dibangun dengan tujuan untuk mememudahkan dalam pencatatan transaksi yang ada perusahaan U.D Sejahtera.[2]

2.2

Konsep Dasar Sistem

2.2.1 Definisi Sistem

Secara umum, sistem dapat diartikan sebagai kumpulan dari elemen elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu sebagai satu kesatuan. Dalam bidang sistem informasi, sistem diartikan sebagai sekelompok komponen yang saling berhubungan, bekerjasama

untuk mencapai tujuan bersama dengan menerima input serta

menghasilkan output dalam proses transformasi yang teratur.[3]

2.2.2 Definisi Informasi

(27)

2.2.3 Definisi Sistem Informasi

Sistem informasi merupakan suatu komponen yang terdiri dari manusia, teknologi informasi, dan prosedur kerja yang memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk mencapai suatu tujuan .[3]

Beberapa kemampuan sistem informasi adalah sebagai berikut :

1. Melakukan komputasi numeric bervolume besar dengan kecepatan

tinggi.

2. Menyediakan komunikasi dalam organisasi atau antar organisasi yang

murah dan cepat.

3. Menyimpan informasi dalam jumlah yang besar dalam ruang yang

kecil, namun mudah diakses.

4. Memungkinkan pengaksesan informasi yang sangat banyak diseluruh

dunia dengan cepat dan murah.

5. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi orang-orang yang bekerja

dalam kelompok pada suatu lokasi.

6. Mengotomatisasikan proses-proses bisnis yang semi otomatis dan

tugas-tugas yang dikerjakan secara manual.

7. Melaksanakan hal-hal di atas jauh lebih murah daripada apabila

dikerjakan secara manual.

2.2.4 Aktifitas Sistem Informasi

Sistem informasi memiliki beberapa aktifitas sebagai berikut:

1. Aktifitas input

Aktifitas input biasanya berbentuk entri data seperti pencatatan dan pengeditan.

2. Aktifitas proses

Aktifitas proses atau pemrosesan, sistem informasi melakukan

pengolahan data dengan operasi – operasi penjumlahan, pengurangan,

perkalian, pembagian dan lain sebagainya.

3. Aktifitas output

Hasil dari aktifitas output dapat berupa pesan, laporan, gambar, berkas, audio, ataupun video.

4. Aktifitas penyimpanan

Penyimpanan adalah aktifitas sistem informasi dengan menyimpan data dan informasi secara teratur untuk digunakan kemudian. Penyimpanan ini juga dapat dimaksudkan untuk mengamankan data dan informasi.

(28)

Dalam melakukan pemrosesan, perlu adanya pengawasan apakah sistem informasi telah memenuhi standar yang telah ditetapkan. Pada aktifitas ini diperlukan pengendalian berupa tanggapan negative maupun positif.[3]

2.3

Pengertian Sistem Akuntansi

Sistem Akuntasi adalah formulir-formulir, catatan-catatan, prosedur-prosedur dan alat-alat yang digunakan untuk mengolah data mengenai usaha suatu kesatuan ekonomis dengan tujuan untuk menghasilkan umpan balik dalam bentuk laporan-laporan yang diperlukan oleh manajemen untuk mengawasi usahanya dan bagi pihak-pihak lain yang berkepentingan seperti pemegang saham,kreditur dan lembaga pemerintah untuk menilai hasil operasi. [4]

2.3.1 Pengertian Laporan Keuangan

Laporan keuangan pada dasarnya adalah hasil dari proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat untuk berkomunikasi antara data keuangan atau aktivitas suatu perusahaan dengan pihak-pihak yang berkepentingan dengan data atau aktivitas perusahaan tersebut. [5]

2.4

Pengertian Sistem Operasi Android

Android adalah suatu sistem operasi yang dikeluarkan oleh

Google Inc. dibawah koordinasi Open Handset Alliance, yang bersifat

open source. Selain sebagai sistem operasi, Android terdiri dari middleware dan beberapa application key dengan menyediakan SDK (Software Development Kit) sebagai tools dan API untuk membuat ataupun mengembangkan aplikasi platform Android menggunakan bahasa pemrograman Java.[6]

2.4.1 Pengertian Android Studio

Sejarah Android Studio yang dibuat pada Mei 2013 sebagai alternatif IDE Eclipse. Android Studio didasarkan pada basis bahasa pemrograman JAVA.[7]

(29)

2.5

Konsep Dasar PHP

PHP atau kependekan dari Hypertext Preprocessor adalah salah

satu bahasa pemrograman open source yang sangat cocok atau dikususkan untuk pengembangan web dan dapat ditanamkan pada sebuah skrip HTML. Bahasa PHP dapat dikatakan menggambarkan beberapa bahasa pemrograman seperti C, Java, dan Perl serta mudah untuk dipelajari. [9]

2.6

Konsep Dasar MySQL

MySQL adalah salah satu perangkat lunak sistem manajemen basis data (database) SQL atau sering disebut dengan DBMS (Database Management System). Berbeda dengan basis data konvensional seperti

.dat, .dbf, .mdb, MySQL memiliki kelebihan yaitu bersifat multithread,

dan multi-user serta mendukung sistem jaringan. MySQL di diitribusikan secara gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), namun ada juga versi komersial bagi kalangan tertentu yang menginginkannya. [9]

2.7

Pengertian Client-Server

Client-server adalah arsitektur jaringan yang memisahkan client (biasanya aplikasi yang menggunakan GUI) dengan server. Masing-masing client dapat meminta data atau informasi dari server.Server adalah system atau proses yang bertugas memberikan pelayanan kepada terminal-terminal lainnya yang terhubung dalam system jaringan, sedangkan Client merupakan sembarang sistem atau proses yang melakukan suatu permintaan data atau layanan ke server.

Client tidak dapat berfungsi sebagai Server, tetapi Server dapat berfungsi menjadi Client (server non-dedicated). Client-server merupakan penyelesaian masalah pada software yang menggunakan database sehingga setiap komputer tidak perlu diinstall database, dengan metode client-server database dapat diinstal pada suatu komputer sebagai server dan aplikasinya diinstal pada client.[10]

2.8

Pengertian Laundry

(30)

Keberadaan jasa cuci mncuci dan setrika sudah menjadi bagian dari kebutuhan hidup manusia. Berkembangnya bisnis laundry kiloan menjadi persaingan di sektor ini menjadi semakin ketat. Salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas layanan adalah dengan menerapkan suatu sistem pencatatan dan pengelolahan data transaksi yang baik dan terstruktur sehingga semua informasi yang diperlukan dapat dihasilkan secara cepat dan akurat.[12]

2.9

Daftar harga Jaya Laundry

` Berikut daftar harga Jaya Laundry yaitu:

(31)

13-14 28.000 47.000 94.000

14-15 30.000 50.000 100.000

15-16 32.000 53.000 106.000

16-17 34.000 56.000 112.000

17-18 36.000 59.000 118.000

18-19 38.000 64.000 128.000

19-20 40.000 69.000 138.000

20-21 42.000 74.000 146.000

Tabel 2.1 Daftar harga Jaya Laundry

Tarif cuci boneka

a. Kecil : Rp 7.000,-/item

b. Sedang : Rp 10.000,-/item

c. Besar : Rp 15.000,-/item

Tarif selimut

a. Biasa : Rp 4.000,-/item

b. Tebal : Rp 5.000,-/item

Tarif bed cover : Rp 6.000,-/kg

Tarif Seprai : Rp 4.000,-/item

(32)

BAB III

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

3.1.

Analisa Kebutuhan Sistem

3.1.1. Analisa Kebutuhan Fungsional

Analisis kebutuhan fungsional adalah bagian paparan mengenai fitur-fitur yang akan dimasukkan kedalam aplikasi yang akan dibuat. Fitur-fitur tersebut antara lain sebagai berikut :

a. Fungsi login sistem.

b. Fungsi pengolahan data pemasukan.

c. Fungsi pengolahan data pengeluaran.

d. Admin dapat mencetak laporan data pemasukan.

e. Admin dapat mencetak laporan data pengeluaran

f. Admin dapat mencetak laporan rugi laba.

3.1.2. Analisa Kebutuhan Non Fungsional

Analisis kebutuhan yang diperlukan dalam perancangan sistem ini antara lain sebagai berikut :

1. Kebutuhan Perangkat Keras (hardware) yang digunakan dalam

perancangan sistem ini adalah sebagai berikut :

a. Untuk server, satu unit komputer server sebagai server yang telah

diinstal dan dikonfigurasikan sesuai standar minimal, yaitu Apache Web Server, PHP dan sistem basis data MySQL serta terkoneksi internet.

2. Kebutuhan Perangkat Lunak yang digunakan dalam perancangan

system ini adalah sebagai berikut :

a. Apache Web Server, PHP dan sistem basis data MySQL serta

terkoneksi internet.

3. Kebutuhan Pengguna.Untuk pengguna, harus bisa diakses dari

komputer dan laptop, serta aplikasi web browser pada umumnya (spesifikasi minimum).

3.2

Use Case Diagram

(33)

Rancang Bangun Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Android (Studi kasus Jaya Laundry).

3.2.1 Use Case Generalisasi User

Use case generalisasi user ditunjukkan pada Gambar 3.1.

Gambar 3. 1 Use Case Generalisasi User

Berdasarkan Gambar 3.1 dapat disimpulkan generalisasi user terdapat beberapa macam akses user, yaitu untuk pengguna admin dan karyawan. Setiap tipe user memiliki hak akses yang berbeda.

3.2.2 Use Case Login

Use case login ditunjukkan pada Gambar 3.2.

Berdasarkan Gambar 3.2 dapat disimpulkan bahwa user dapat melakukan login untuk dapat mengakses fitur aplikasi akuntasi dengan mengisi username dan password yang telah ditentukan sesuai user. Selain login, user dapat melakukan logout untuk keluar dari aplikasi.

class Use Case Generalisasi User

User

(34)

Gambar 3. 2 Use Case Login

3.2.3 Use Case Data Pemasukan

Use case data pemasukan ditunjukkan pada Gambar 3.3.

Gambar 3. 3 Use Case Data Pemasukan class Login

Admin

Karyaw an Login

Melakukan Login

Melakukan Logout

class Data Pemasukan

Kelola Data Pemasukan

Melihat data pemasukan

Menambah data pemasukan

Menghapus data pemasukan

Memperbaharui data pemasukan

Menampilkan report data pemasukan

(35)

Berdasarkan Gambar 3.3, pada halaman data pemasukan, user dapat melakukan beberapa hal yaitu menambah data pemasukan, melihat data pemasukan, memperbaharui data pemasukan, menghapus data pemasukan, dan menampilkan report terhadap data pemasukan.

3.2.4 Use Case Data Pengeluaran

Use case data pengeluaran ditunjukkan pada Gambar 3.4.

Gambar 3. 4 Use Case Data Pengeluaran

Berdasarkan Gambar 3.4, pada halaman data pengeluaran, user dapat melakukan beberapa hal yaitu menambah data pengeluaran, melihat data pengeluaran, memperbarui data pengeluaran, menghapus data pengeluaran, dan menampilkan report terhadap data pengeluaran.

class Data Pengeluaran

Kelola Data Pengeluaran

Melihat data pengeluaran

Menambah data pengeluaran

Menghapus data pengeluaran

Memperbaharui data pengeluaran

Menampilkan report data pengeluaran

(36)

3.3.1

Robustness Diagram

Robustness membantu untuk menjembatani gap (batasan) dari

analisis desain yang sebenarnya. Menganalisa text Use Case dan

mengientifikasi anggapan awal dari objek untuk setiap Use case.

Robustness diagram ini diklasifisikan ke dalam : boundary object (objek entitas) dan controller (dimana biasanya berfungsi sebagai kata kerja atau

aktifitas). Analisis dilakukan dengan cara membuat Robustness diagram

yang menghubungkan antara analisis dan desain.

3.3.1 Robustness Diagram Melakukan Login

Robustness diagram melakukan login ditunjukkan pada Gambar 3.5.

Gambar 3. 5 Robustness Diagram Melakukan Login

Berdasarkan Gambar 3.5, diperoleh alur sistem sebagai berikut, user mengakses aplikasi. Sistem menampilkan halaman utama android. User memasukkan username dan password. User menekan tombol login. Sistem memeriksa apakah username yang dimasukkan ada. Jika ada maka sistem akan memeriksa password. Jika sudah sesuai, sistem akan menampilkan halaman utama android sesuai hak akses user.

analysis Melakukan Login Robustness

User Halaman login Mengisi username dan password sesuai hak akses user Halaman utama dan password. User menekan tombol login. Sistem memeriksa apakah username yang dimasukkan ada. Jika ada maka sistem akan memeriksa password. Jika sudah sesuai, sistem akan menampilkan halaman utama aplikasi sesuai hak akses user. Alternate Username dan password salah, maka sistem akan menampilkan pesan gagal login dan kembali ke halaman login.

Mengakses halaman login Klik login

Tidak

(37)

Apabila username dan password salah, maka sistem akan menampilkan pesan username dan password salah kemudian akan kembali ke halaman login.

3.3.2 Robustness Diagram Melakukan Logout

Robustness diagram melakukan logout ditunjukkan pada Gambar 3.6.

Gambar 3. 6 Robustness Diagram Melakukan Logout

Berdasarkan Gambar 3.6, diperoleh alur sebagai berikut. User mengakses halaman utama aplikasi. Sistem menampilkan halaman utama aplikasi. User menekan tombol keluar. Sistem menampilkan halaman login.

3.3.3 Robustness Diagram Menambah Data

Pemasukan

Robustness diagram menambah data pemasukan ditunjukkan pada Gambar 3.7.

analysis Melakukan Logout Robustness

User Halaman utama

(38)

Gambar 3. 7 Robustness Diagram Tambah Data Pemasukan

Berdasarkan Gambar 3.7 diperoleh alur sistem sebagai berikut. Karyawan masuk ke halaman utama aplikasi. Karyawan menekan tombol tambah data pemasukan, lalu akan muncul halaman field data pemasukan. Karyawan mengisi data pemasukan lalu menekan tombol simpan maka data pemasukan disimpan didalam database data pemasukan.

Jika karyawan ingin membatalkan pengisian data pemasukan, karyawan menekan tombol batal lalu kembali ke halaman utama aplikasi.

3.3.4 Robustness Diagram Melihat Data Pemasukan

Robustness diagram melihat data pemasukan ditunjukkan pada Gambar 3.8.

analysis Menambah data pemasukan Robustness

Karyaw an

Klik batal Mengisi field data pemasukan

Menyimpan data pemasukan Data pemasukan

Basic Path Karyawan masuk ke halaman utama aplikasi. Karyawan menekan tombol tambah data pemasukan lalu akan muncul halaman field data pemasukan. Karyawan mengisi data pemasukan lalu menekan tombol simpan maka data pemasukan disimpan didalam database data pemasukan. Alternate Jika Karyawan ingin membatalkan pengisian data pemasukan, Karyawan menekan tombol batal lalu kembali ke halaman utama aplikasi.

(39)

Gambar 3. 8 Robustness Diagram Melihat Data Pemasukan

Berdasarkan Gambar 3.8 diperoleh alur sistem sebagai berikut. User masuk ke halaman utama aplikasi. User menekan tombol data pemasukan. Kemudian sistem mengambil data pemasukan dari database dan menampilkan halaman data pemasukan

3.3.5 Robustness Diagram Memperbaharui Data

Pemasukan

Robustnsess diagram memperbaharui data pemasukan

ditunjukkan pada Gambar 3.9.

analysis Melihat Data pelanggan Robustness

User Halaman utama

(40)

Gambar 3. 9 Robustness Diagram Memperbaharui Data Pemasukan

Berdasarkan Gambar 3.9 dapat diperoleh alur sistem sebagai berikut. Karyawan masuk ke halaman utama aplikasi. Karyawan menekan tombol data pemasukan, lalu akan muncul halaman data pemasukan. Karyawan mengklik field yang ingin diperbaharui, lalu melakukan pembaruan data.

Setelah selesai, karyawan dapat menekan icon selesai kemudian pembaharuan data akan tersimpan pada table data pemasukan.

3.3.6 Robustness Diagram Menghapus Data

Pemasukan

Robustness diagram menghapus data pemasukan ditunjukkan pada Gambar 3.10.

analysis Memperbaharui data pemasukan Robustness

Karyaw an Halaman utama aplikasi

(41)

Gambar 3. 10 Robustness Diagram Menghapus Data Pemasukan

Berdasarkan Gambar 3.10 diperoleh alur sistem sebagai berikut. Admin masuk ke halaman utama aplikasi. Admin menekan tombol data pemasukan, lalu akan muncul halaman data pemasukan. Admin memilih data yang akan dihapus, lalu tekan icon hapus data kemudian perubahan data akan tersimpan pada table pemasukan.

3.3.7 Robustness Diagram Menampilkan Report Data

Pemasukan

Robustness diagram menampilkan report data pemasukan ditunjukkan pada Gambar 3.11.

analysis Menghapus data pemasukan Robustness

Admin Halaman utama Admin masuk ke halaman utama aplikasi. Admin menekan tombol data pemasukan, lalu akan muncul halaman data pemasukan. Admin memilih data yang akan dihapus, lalu tekan icon hapus data kemudian perubahan data tersimpan pada tabel data pemasukan.

(42)

Gambar 3. 11 Robustness Diagram Menampilkan Report Data Pemasukan

Berdasarkan Gambar 3.11, diperoleh alur sistem sebagai berikut. Admin masuk ke halaman utama aplikasi. Admin menekan menu report data pemasukan, lalu akan muncul halaman report data pemasukan. Admin mengisi batas no pemasukan pada data pemasukan. Kemudian sistem akan menampilkan data pemasukan sesuai batas no pemasukan.

Admin menekan tombol

cetak untuk menyimpan data

pemasukan.

3.3.8 Robustness Diagram Menambah Data

Pengeluaran

Robustness diagram menambah data pengeluaran ditunjukkan pada Gambar 3.12.

analysis Menampilkan report data pemasukan Robustness

Admin Halaman utama

(43)

Gambar 3. 12 Robustness Diagram Menambah Data Pengeluaran

Berdasarkan Gambar 3.12 diperoleh alur sistem sebagai berikut. User masuk ke halaman utama aplikasi. User menekan tombol tambah data pengeluaran, lalu akan muncul halaman field data pengeluaran. User mengisi data pengeluaran lalu menekan tombol simpan maka data pengeluaran disimpan didalam database data pengeluaran.

Jika user ingin membatalkan pengisian data pengeluaran, user menekan tombol batal lalu kembali ke halaman utama aplikasi.

3.3.9 Robustness Diagram Melihat Data Pengeluaran

Robustness diagram melihat data pengeluaran ditunjukkan pada Gambar 3.13.

analysis Menambah data pengeluaran Robustness

(44)

Gambar 3. 13 Robustness Diagram Melihat Data Pengeluaran

Berdasarkan Gambar 3.13 diperoleh alur sistem sebagai berikut. User masuk ke halaman utama aplikasi. User menekan tombol data pengeluaran. Kemudian sistem mengambil data pengeluaran dari database dan menampilkan halaman data pengeluaran lalu akan muncul halaman data pengeluaran.

3.3.10 Robustness Diagram Memperbaharui

Pengeluaran

Robustness diagram memperbaharui data pengeluaran

ditunjukkan pada Gambar 3.14.

Gambar 3. 14 Robustness Diagram Memperbaharui Data Pengeluaran

analysis Melihat data pengeluaran Robustness

User Halaman utama

User masuk ke halaman utama aplikasi. User menekan tombol data pengeluaran. Kemudian sistem mengambil data pengeluaran dari database dan menampilkan halaman data pengeluaran.

analysis Memperbaharui data pengeluaran Robustness

Admin Halaman utama

(45)

Berdasarkan Gambar 3.14 diperoleh alur sistem sebagai berikut. Admin masuk ke halaman utama aplikasi. Admin menekan tombol data pengeluaran, lalu akan muncul halaman data pengeluaran. Admin mengklik field yang ingin diperbarui, lalu melakukan pembaruan data. Setelah selesai, admin dapat menekan icon selesai. Sistem akan menyimpan pembaruan data pada database.

3.3.11 Robustness Diagram Menghapus Data

Pengeluaran

Robustness diagram menghapus data pengeluaran ditunjukkan pada Gambar 3.15.

Gambar 3. 15 Robustness Diagram Menghapus Data Pengeluaran

Berdasarkan Gambar 3.15 diperoleh alur sistem sebagai berikut. Admin masuk ke halaman utama aplikasi. Admin menekan tombol data pengeluaran, lalu akan muncul halaman data pengeluaran. Admin memilih data yang akan dihapus, lalu tekan icon hapus data. Kemudian sistem akan menyimpan pembaruan data pada database.

.

analysis Menghapus data pengeluaran Robustness

Admin Halaman utama

aplikasi Menekan tombol data pengeluaran

Admin masuk ke halaman utama aplikasi. Admin menekan tombol data pengeluaran, lalu akan muncul halaman data pengeluaran. Admin memilih data yang akan dihapus, lalu tekan icon hapus data kemudian perubahan data tersimpan pada tabel data pengeluaran.

(46)

3.3.12 Robustness Diagram Menampilkan Report Data

Pengeluaran

Robustness diagram menampilkan report data pengeluaran ditunjukkan pada Gambar 3.16.

Gambar 3. 16 Robustness Diagram Menampilkan Report Data Pengeluaran

Berdasarkan Gambar 3.16, diperoleh alur sistem sebagai berikut. Admin masuk ke halaman utama aplikasi. Admin menekan menu report data pengeluaran, lalu akan muncul halaman report data pengeluaran. Admin mengisi batas tanggal pada data pengeluaran. Kemudian sistem akan menampilkan data pengeluaran sesuai batas tanggal. Admin menekan tombol cetak untuk menyimpan data pengeluaran.

analysis Menampilkan report data pengeluaran Robustness

Admin Halaman utama

(47)

3.4

Sequence Diagram

Sequence diagram merupakan diagram interaksi berdasarkan

waktu. Sequence diagram menggambarkan interaksi antara objek satu

dengan objek yang lain. Selain itu, reaksi terhadap aksi yang diberikan oleh pengguna juga dapat ditampilkan. Alur proses dari awal sampai akhir dapat dibaca pada diagram berikut.

3.4.1 Sequence Diagram Melakukan Login

Sequence diagram melakukan login ditunjukkan pada Gambar 3.17.

Gambar 3. 17 Sequence Diagram Melakukan Login

Berdasarkan Gambar 3.17 diperoleh alur sistem sebagai berikut, user mengakses aplikasi. Sistem menampilkan halaman utama web. User memasukkan username dan password . User menekan tombol login. Sistem memeriksa apakah username yang dimasukkan ada. Jika ada maka sistem akan memeriksa password. Jika sudah sesuai, sistem akan menampilkan halaman utama web sesuai hak akses user.

Apabila username dan password salah, maka sistem akan menampilkan pesan Username dan password salah dan kembali ke halaman login.

sd Melakukan Login Sequence

Halaman utama User mengakses aplikasi. Sistem menampilkan halaman login. User memasukkan username dan password. User menekan tombol login. Sistem memeriksa apakah username yang dimasukkan ada. Jika ada maka sistem akan memeriksa password. Jika sudah sesuai, sistem akan menampilkan halaman utama aplikasi sesuai hak akses user. Alternate

Username dan password salah, maka sistem akan menampilkan pesan gagal login dan kembali ke halaman login.

Masuk()

Mengisi username dan password()

Mengecek username dan password()

Tampilkan()

(48)

3.4.2 Sequence Diagram Melakukan Logout

Sequence diagram melakukan logout ditunjukkan pada Gambar 3.18.

Gambar 3. 18 Sequence Diagram Melakukan Logout

Berdasarkan Gambar 3.18, diperoleh alur sebagai berikut. User mengakses halaman utama aplikasi. Sistem menampilkan halaman utama aplikasi. User menekan tombol keluar. Sistem menampilkan halaman login.

3.4.3 Sequence Diagram Menambah Data Pemasukan

Sequence diagram menambah data pemasukan ditunjukkan pada Gambar 3.19.

sd Melakukan Logout Sequence

Halaman login Halaman utama

aplikasi

User Basic Path

User mengakses halaman utama aplikasi. Sistem menampilkan halaman utama aplikasi. User menekan tombol logout. Sistem menampilkan halaman login.

Mengakses ke halaman utama aplikasi()

(49)

Gambar 3. 19 Sequence Diagram Tambah Data Pemasukan

Berdasarkan Gambar 3.19 diperoleh alur sistem sebagai berikut. User masuk ke halaman utama aplikasi. User menekan tombol tambah data pemasukan, lalu akan muncul halaman field data pemasukan. User mengisi data pemasukan lalu menekan tombol simpan maka data pemasukan disimpan didalam database data pemasukan.

Jika user ingin membatalkan pengisian data pemasukan, user menekan tombol batal lalu kembali ke halaman utama aplikasi.

3.4.4 Sequence Diagram Melihat Data Pemasukan

Sequence Diagram melihat data pemasukan ditunjukkan pada Gambar 3.20.

sd Menambah data pemasukan Sequence

Data pemasukan

Karyawan masuk ke halaman utama aplikasi. Karyawan menekan tombol tambah data pemasukan lalu akan muncul halaman field data pemasukan. Karyawan mengisi data pemasukan lalu menekan tombol simpan maka data pemasukan disimpan didalam database data pemasukan. Alternate Jika Karyawan ingin membatalkan pengisian data pemasukan, Karyawan menekan tombol batal lalu kembali ke halaman utama aplikasi.

Mengakses halaman utama()

Klik tombol tambah data pemasukan()

Mengisi data pemasukan() Klik simpan()

(50)

Gambar 3. 20 Sequence Diagram Melihat Data Pemasukan

Berdasarkan Gambar 3.20 diperoleh alur sistem sebagai berikut. User masuk ke halaman utama aplikasi. User menekan tombol data pemasukan. Kemudian sistem mengambil data pemasukan dari database dan menampilkan halaman data pemasukan.

3.4.5 Sequence Diagram Memperbaharui Data

Pemasukan

Sequence Diagram memperbaharui data pemasukan ditunjukkan pada Gambar 3.21.

sd Melihat data pemasukan Sequence

Halaman data

User masuk ke halaman utama aplikasi. User menekan tombol data pemasukan. Kemudian sistem mengambil data pemasukan dari database dan menampilkan halaman data

pemasukan. Mengakses halaman utama aplikasi()

Klik data pemasukan()

Ambil data()

(51)

Gambar 3. 21 Sequence Diagram Memperbaharui Data Pemasukan

Berdasarkan Gambar 3.21 dapat diperoleh alur sistem sebagai berikut. Karyawan masuk ke halaman utama aplikasi. Karyawan menekan tombol data pemasukan, lalu akan muncul halaman data pemasukan. Karyawan mengklik field yang ingin diperbarui, lalu melakukan pembaharuan data. Setelah selesai, karyawan dapat menekan icon selesai kemudian pembaharuan data akan tersimpan pada table data pemasukan.

3.4.6 Sequence Diagram Menghapus Data Pemasukan

Sequence Diagram menghapus data pemasukan ditunjukkan pada Gambar 3.22.

sd Memperbaharui data pemasukan Sequence

Data pemasukan

Karyawan masuk ke halaman utama aplikasi. Karyawan menekan tombol data pemasukan, lalu akan muncul halaman data pemasukan. Karyawan mengklik field yang ingin diperbaharui, lalu melakukan pembaharuan data. Setelah selesai, karyawan dapat menekan icon selesai.

Mengakses halaman utama aplikasi() Klik data pemasukan()

(52)

Gambar 3. 22 Sequence Diagram Menghapus Data Pemasukan

Berdasarkan Gambar 3.22 diperoleh alur sistem sebagai berikut.

Admin masuk ke halaman utama aplikasi. Admin menekan tombol data

pemasukan, lalu akan muncul halaman data pemasukan. Admin memilih data yang akan dihapus, lalu tekan icon hapus data kemudian perubahan data akan tersimpan pada table pemasukan.

3.4.7 Seqence Diagram Menampilkan Report Data

Pemasukan

Sequence Diagram menampilkan report data pemasukan ditunjukkan pada Gambar 3.23.

sd Menghapus data pemasukan Sequence

Data pemasukan

Admin masuk ke halaman utama aplikasi. Admin menekan tombol data pemasukan, lalu akan muncul halaman data pemasukan. Admin memilih data yang akan dihapus, lalu tekan icon hapus data kemudian perubahan data tersimpan pada tabel data pemasukan.

Mengakses ke halaman utama aplikasi()

Klik tombol data pemasukan()

(53)

Gambar 3. 23 Sequence Diagram Menampilkan Report Data Pemasukan

Berdasarkan Gambar 3.23, diperoleh alur sistem sebagai berikut. Admin masuk ke halaman utama aplikasi. Admin menekan menu report data pemasukan, lalu akan muncul halaman report data pemasukan. Admin mengisi batas no pemasukan pada data pemasukan. Kemudian sistem akan menampilkan data pemasukan sesuai batas no pemasukan. Admin menekan tombol cetak untuk menyimpan data pemasukan.

3.4.8 Sequence Diagram Menambah Data Pengeluaran

Sequence Diagram menambah data pengeluaran ditunjukkan pada Gambar 3.24.

sd Menampilkan report data pemasukan Sequence

Data pemasukan

Admin masuk ke halaman utama aplikasi. Admin menekan menu report data pemasukan, lalu akan muncul halaman report data pemasukan. Admin mengisi batas tanggal pada data pemasukan. Kemudian sistem akan menampilkan data pemasukan sesuai batas tanggal. Admin menekan tombol cetak untuk menyimpan dan mencetak data pemasukan.

Mengakses ke halaman utama aplikasi()

Klik menu report data pemasukan()

Mengisi batas tanggal ()

Mengambil data()

(54)

Gambar 3. 24 Sequence Diagram Menambah Data Pengeluaran

Berdasarkan Gambar 3.24 diperoleh alur sistem sebagai berikut. User masuk ke halaman utama aplikasi. User menekan tombol tambah data pengeluaran, lalu akan muncul halaman field data pengeluaran. User mengisi data pengeluaran lalu menekan tombol simpan maka data pengeluaran disimpan didalam database data pengeluaran.

Jika user ingin membatalkan pengisian data pengeluaran, user menekan tombol batal lalu kembali ke halaman utama aplikasi.

3.4.9 Sequence Diagram Melihat Data Pengeluaran

Sequence Diagram melihat data pengeluaran ditunjukkan pada Gambar 3.25.

sd Menambah data pengeluaran Sequence

Data pengeluaran

User masuk ke halaman utama aplikasi. User menekan tombol tambah data pengeluaran lalu akan muncul halaman field data pengeluaran. User mengisi data pengeluaran lalu menekan tombol simpan maka data pengeluaran disimpan didalam database data pengeluaran. Alternate

Jika user ingin membatalkan pengisian data pengeluaran, user menekan tombol batal lalu kembali ke halaman utama aplikasi.

Mengakses ke halaman utama()

Klik tombol tambah data pengeluaran()

Mengisi data pengeluaran() Klik simpan()

(55)

Gambar 3. 25 Sequence Diagram Melihat Data Pengeluaran

Berdasarkan Gambar 3.25 diperoleh alur sistem sebagai berikut. User masuk ke halaman utama aplikasi. User menekan tombol data pengeluaran. Kemudian sistem mengambil data pengeluaran dari database dan menampilkan halaman data pengeluaran. lalu akan muncul halaman data pengeluaran.

3.4.10 Sequence Diagram Memperbaharui Data

Pengeluaran

Sequence Diagram memperbaharui data pengeluaran

ditunjukkan pada Gambar 3.26.

sd Melihat data pengeluaran Sequence

Halaman data

User masuk ke halaman utama aplikasi. User menekan tombol data pengeluaran. Kemudian sistem mengambil data pengeluaran dari database dan menampilkan halaman data pengeluaran.

Mengakses ke halaman utama aplikasi()

Klik data pengeluaran()

Ambil data()

(56)

Gambar 3. 26 Sequence Diagram Memperbaharui Data Pengeluaran

Berdasarkan Gambar 3.26 diperoleh alur sistem sebagai berikut. Admin masuk ke halaman utama aplikasi. Admin menekan tombol data pengeluaran, lalu akan muncul halaman data pengeluaran. Admin mengklik field yang ingin diperbarui, lalu melakukan pembaruan data. Setelah selesai, admin dapat menekan icon selesai. Sistem akan menyimpan pembaharuan data pada database.

3.4.11 Sequence Diagram Menghapus Data Pengeluaran

Sequence Diagram menghapus data pengeluaran ditunjukkan pada Gambar 3.27.

sd Memperbaharui data pengeluaran Sequence

Data pengeluaran

Admin masuk ke halaman utama aplikasi. Admin menekan tombol data pengeluaran, lalu akan muncul halaman data pengeluaran. Admin mengklik field yang ingin diperbaharui, lalu melakukan pembaruan data. Setelah selesai, admin dapat menekan icon selesai.

Mengakses ke halaman utama aplikasi() Klik data pengeluaran()

(57)

Gambar 3. 27 Sequence Diagram Menghapus Data Pengeluaran

Berdasarkan Gambar 3.27 diperoleh alur sistem sebagai berikut. Admin masuk ke halaman utama aplikasi. Admin menekan tombol data pengeluaran, lalu akan muncul halaman data pengeluaran. Admin memilih data yang akan dihapus, lalu tekan icon hapus data. Kemudian sistem akan menyimpan pembaharuan data pada database.

3.4.12 Sequence Diagram Menampilkan Report Data

Pengeluaran

Sequence Diagram menampilkan report data pengeluaran ditunjukkan pada Gambar 3.28.

sd Menghapus data pengeluaran Sequence

Data pengeluaran

Admin masuk ke halaman utama aplikasi. Admin menekan tombol data pengeluaran, lalu akan muncul halaman data pengeluaran. Admin memilih data yang akan dihapus, lalu tekan icon hapus data kemudian perubahan data tersimpan pada tabel data pengeluaran.

Mengakses ke halaman utama aplikasi()

Klik tombol data pengeluaran()

Menghapus data pengeluaran()

(58)

Gambar 3. 28 Sequence Diagram Menampilkan Report Data Pengeluaran

Berdasarkan Gambar 3.29, diperoleh alur sistem sebagai berikut. Admin masuk ke halaman utama aplikasi. Admin menekan menu report data pengeluaran, lalu akan muncul halaman report data pengeluaran. User mengisi batas tanggal pada data pengeluaran. Kemudian sistem akan menampilkan data pengeluaran sesuai batas tanggal. Admin menekan tombol cetak untuk menyimpan data pengeluaran.

sd Menampilkan report data pengeluaran Sequence

Data pengeluaran Admin masuk ke halaman utama aplikasi. Admin menekan menu report data pengeluaran, lalu akan muncul halaman report data pengeluaran. Admin mengisi batas tanggal pada data pengeluaran. Kemudian sistem akan menampilkan data pengeluaran sesuai batas tanggal. Admin menekan tombol cetak untuk menyimpan dan mencetak data pengeluaran.

Mengakses ke halaman utama aplikasi()

Klik menu report data pengeluaran()

Mengisi batas tanggal()

Mengambil data()

(59)

3.5

Class Diagram

Class diagram sistem informasi akuntansi laundry ditunjukkan pada Gambar 3.29

Gambar 3. 29 Class Diagram Sistem Informasi Akuntansi Laundry

3.6

CDM dan PDM

3.6.1 CDM

Conceptual Data Model sistem informasi akuntansi laundry ditunjukkan pada Gambar 3.30.

class Domain Model

Admin

- id_admin: int - password: char - username: char + melakukan login() : void + melakukan logout() : void

karyaw an

- id_karyawan: int - nama: char - pass: char - user_id: char + melakukan login() : void + melakukan logout() : void

u_pengeluaran

(60)

Gambar 3. 30 CDM Sistem Informasi Akuntansi Laundry

3.6.2 PDM

(61)

Gambar 3. 31 PDM Sistem Informasi Akuntansi Laundry

3.7

Struktur Tabel

Berikut ini adalah nama- nama tabel, nama field dan type data yang di pakai dalam Sistem Informasi Akuntansi Laundry berbasis android, diantaranya adalah sebagai berikut :

3.7.1

Tabel Karyawan

Tabel 3.1 berfungsi untuk menyimpan data karyawan sebagai berikut :

Field Type Null Default Status

(62)

nama Varchar(20) No

username Varchar(40) No

password Varchar(20) No

Tabel 3. 1 Tabel Karyawan

3.7.2

Tabel Admin

Tabel 3.2 berfungsi untuk menyimpan data admin sebagai berikut :

Field Type Null Default Status

id_admin Int No Primary Key

User_id Varchar(20) No

Pass Varchar(20)

Tabel 3. 2 Tabel Admin

3.7.3

Tabel Pemasukan

Tabel 3.3 berfungsi untuk menyimpan riwayat transaksi pemasukan yang dilakukan karyawan sebagai berikut :

Field Type Null Default Status

Id_pemasukan Int No Primary Key

Id_karyawan Int No Foreign Key

kode Int No Foreign Key

Nama Varchar(20) No

(63)

Total Double No

Tabel 3. 3 Tabel Pemasukan

3.7.4

Tabel Detail Pemasukan

Tabel 3.4 berfungsi untuk menyimpan riwayat transaksi detail pemasukan yang dilakukan karyawan sebagai berikut :

Field Type Null Default Status

id_dpemasukan Int No Primary Key

id_pemasukan Int No Foreign Key

id_upemasukan Int No Foreign Key

Berat Double No

Nominal Double No

Tabel 3. 4 Tabel Detail Pemasukan

3.7.5

Tabel Uraian Pemasukan

Tabel 3.5 berfungsi untuk menyimpan riwayat transaksi uraian pemasukan yang dilakukan karyawan sebagai berikut :

Field Type Null Default Status

id_upemasukan Int No Primary Key

Nama_rincian Varchar(30) No

harga Double No

(64)

3.7.6 Tabel Pengeluaran

Tabel 3.6 berfungsi untuk menyimpan riwayat transaksi pengeluaran yang dilakukan admin sebagai berikut :

Field Type Null Default Status

id_dpengeluaran Int No Primary Key

id_upengeluaran Int No Foreign Key

kode Int No Foreign Key

Banyak Double No

Nominal Double No

Tanggal Date No

Tabel 3. 6 Tabel Pengeluaran

3.7.7

Tabel Uraian Pengeluaran

Tabel 3.7 berfungsi untuk menyimpan riwayat transaksi uraian pengeluaran yang dilakukan admin sebagai berikut :

Field Type Null Default Status

id_dpengeluaran Int No Primary Key

Rincian Varchar(20) No

Item Double No

Harga Double No

(65)

3.7.8

Tabel Kode Akun

Tabel 3.8 berfungsi untuk menyimpan riwayat transaksi uraian pengeluaran yang dilakukan admin sebagai berikut :

Field Type Null Default Status

Kode Int No Primary Key

Nama_akun Varchar(20) No

(66)

BAB IV

IMPLEMENTASI PROGRAM

4.1 Halaman Sistem Informasi Akuntansi Laundry

4.1.1 Halaman Icon pada HP

Halaman icon pada HP Sistem Informasi Akuntansi Laundry ditunjukkan pada Gambar 4.1.

Gambar 4. 1 Halaman Icon pada HP

Berdasarkan Gambar 4.1. Pada halaman HP Android terdapat banyak aplikasi dan user harus membuka aplikasi dengan nama

(67)

4.1.2.

Halaman Splashscreen

Halaman Splashscreen seperti ditunjukan pada Gambar 4.2.

Gambar 4. 2. Halaman Splashscreen

(68)

4.1.3. Halaman Login Aplikasi Android

Halaman login aplikasi seperti ditunjukan pada Gambar 4.3.

Gambar 4. 3. Halaman Login Aplikasi

Berdasarkan Gambar 4.3. Pada halaman login android karyawan menulis email dan password dengan benar kemudian klik tombol login maka sistem akan mengarahkan ke halaman utama aplikasi.

4.1.4. Halaman Utama Aplikasi Android

(69)

Gambar 4. 4 Halaman Utama Aplikasi

Berdasarkan Gambar 4.4, pada halaman utama aplikasi akuntansi laundry. Pada halaman ini terdapat fitur icon data pemasukan , icon data pengeluaran, icon tentang dan icon keluar aplikasi tersebut.

4.1.5 Halaman Tambah Nama Data Pemasukan

(70)

Gambar 4. 5 Halaman Tambah Nama

Berdasarkan Gambar 4.5, pada halaman tambah nama pada data pemasukan. Pada halaman ini karyawan menginputkan data nama pelanggan jika telah selesai maka bisa menambahkan detail data pemasukan sedangkan tombol batal untuk membatalkan pengisian data.

4.1.6 Halaman Tambah Detail Data Pemasukan

Halaman tambah detail data pemasukan seperti ditujukan pada

(71)

Gambar 4. 6 Halaman Tambah Detail Pemasukan

Berdasarkan Gambar 4.6, pada halaman tambah detail data pemasukan. Pada halaman ini karyawan memilih detail rincian data pemasukan dan menginputkan berat/satuan data laundry jika telah selesai klik tombol selesai untuk meyimpan data sedangkan tombol batal untuk membatalkan pengisian data.

4.1.7 Halaman Lihat Data Pemasukan

(72)

Gambar 4. 7 Halaman Lihat Data Pemasukan

Berdasarkan Gambar 4.7, pada halaman lihat data pemasukan. Pada halaman ini karyawan dapat melihat data pemasukan yang telah diinputkan.

4.1.8 Halaman Tambah Detail Data Pengeluaran

Halaman tambah detail data pengeluaran seperti ditujukan pada

(73)

Gambar 4. 8 Halaman Tambah Detail Data Pengeluaran

Berdasarkan Gambar 4.8, pada halaman tambah detail data pengeluaran. Pada halaman ini karyawan memilih detail rincian data pengeluaran dan menginputkan field banyak jika telah selesai klik tombol selesai untuk meyimpan data sedangkan tombol batal untuk membatalkan pengisian data.

4.1.9 Halaman Lihat Data Pengeluaran

(74)

Gambar 4. 9 Halaman Lihat Data Pengeluaran

Berdasarkan Gambar 4.9, pada halaman lihat data pengeluaran. Pada halaman ini karyawan dapat melihat data pengeluaran yang telah diinputkan.

4.1.10 Halaman Tentang Aplikasi

(75)

Gambar 4. 10 Halaman Tentang Aplikasi

Berdasarkan Gambar 4.10, pada halaman tentang aplikasi. Pada halaman ini berisi informasi tentang aplikasi ini dibuat.

4.1.11 Halaman Keluar Aplikasi

(76)

Gambar 4. 11 Halaman Keluar Aplikasi

Berdasarkan Gambar 4.11, pada halaman keluar aplikasi. Pada halaman ini user dapat keluar dari menu utama dan kembali ke halaman login.

4.1.12. Halaman Login Aplikasi Web

(77)

Gambar 4. 12 Halaman login aplikasi web server

Berdasarkan Gambar 4.12, pada halaman login admin terdapat field username dan password yang digunakan untuk mengakses aplikasi akuntasi laundry berbasis web. Pada halaman ini terdapat tombol login untuk masuk ke halaman utama aplikasi.

4.1.13 Halaman Utama Aplikasi Web

Halaman utama sistem informasi akuntansi laundry ditunjukkan pada Gambar 4.13.

(78)

Berdasarkan Gambar 4.13, pada halaman utama aplikasi akuntansi laundry. Pada halaman ini terdapat fitur form yang terdapat tabel data karyawan, fitur transaksi dimana ada data pemasukan dan pengeluaran, dan fitur laporan terdapat laporan data pemasukan, laporan data pengeluaran serta laporan data rugi laba per bulannya.

4.1.14 Halaman Report Data Pemasukan

Halaman report data pemasukan aplikasi akuntansi laundry ditunjukkan pada Gambar 4.14.

Gambar 4. 14 Halaman Report Data Pemasukan

Berdasarkan Gambar 4.14, pada halaman report data pemasukan terdapat table data pemasukan. Halaman ini digunakan untuk mengetahui data berdasarkan batas bulan dan tahun yang dimasukkan admin. Pada

halaman ini juga terdapat field batas bulan dan tahun untuk mengatur

(79)

4.1.15 Halaman Report Data Pengeluaran

Halaman report data pengeluaran aplikasi akuntansi laundry ditunjukkan pada Gambar 4.15.

Gambar 4. 15 Halaman Report Data Pengeluaran

Berdasarkan Gambar 4.15, pada halaman report data pengeluaran terdapat table data pengeluaran. Halaman ini digunakan untuk mengetahui data berdasarkan batas bulan dan tahun yang

dimasukkan admin. Pada halaman ini juga terdapat field batas bulan dan

tahun untuk mengatur batas bulan dan tahun pada data yang ingin dilihat, serta tombol cetak untuk mencetak data.

4.1.16 Halaman Report Data Rugi Laba

(80)

Gambar 4. 16 Halaman Report Data Rugi Laba

Berdasarkan Gambar 4.16, pada halaman report data rugi laba terdapat table data pemasukan, tabel data pengeluaran serta tabel data rugi laba. Halaman ini digunakan untuk mengetahui data berdasarkan batas bulan dan tahun yang dimasukkan admin. Pada halaman ini juga terdapat

field batas bulan dan tahun untuk mengatur batas bulan dan tahun pada data yang ingin dilihat, serta tombol cetak untuk mencetak data.

4.1.17 Halaman Report Data Neraca

(81)

Gambar 4.17 Halaman Report Data Neraca

Berdasarkan Gambar 4.17, pada halaman report data neraca menampilkan total dari setiap kode akun . Halaman ini digunakan untuk mengetahui data berdasarkan batas bulan dan tahun yang dimasukkan

admin. Pada halaman ini juga terdapat field batas bulan dan tahun untuk

(82)

BAB V

PENUTUP

5.1

Kesimpulan

Berdasarkan rancang bangun sistem informasi akuntansi laundry diperoleh sebuah kesimpulan yaitu sistem informasi akuntansi laundry ini dapat membantu kinerja pengolahan data keuangan suatu perusahaan jasa laundry studi kasus “Jaya Laundry” yaitu input data pemasukan dan data pengeluaran. Output yang dihasilkan yaitu laporan data pemasukan, laporan data pengeluaran, laporan rugi laba serta laporan neraca.

5.2

Saran

(83)
(84)

DAFTAR PUSTAKA

[1] Nataria, Cindy. 2015. Pembuatan Sistem Informasi Akuntansi pada Laundry “X”. Journal Volume.4 No.2. Prodi Sistem Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Surabaya.

[2] Santoso, Danny dan Trianggoro Wiradinata. 2016. JUISI Volume 02 No.01.

[3] Mulyanto, A. (2009). Sistem Informasi Konsep & Aplikasi.

Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

[4] Hamidi, Nur Ahmad. 2015. Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen Laundry Berbasis Android dengan Metode Extreme

Programming. Skripsi. Fakultas Sains dan Teknologi, Teknik

Informatika, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga.

[5] A.M Hirin & Virgi. (2011). Cepat Mahir Pemrograman Web dengan

PHP dan MySQL. Jakarta-Indonesia:Prestasi Pustakaraya.

[6] Setiyawati, Yenita Dwi,dkk. Pembuatan Aplikasi Antar-Jemput Laundry Berbasis Web Service pada Platform Android. Program Studi Sistem Komputer, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro. Diakses pada tanggal 23 Januari 2017.

[7] Adini,Liska,dkk. Aplikasi mobile monitoring laundry (Reporting) berbasis android. 2016. Prodi D3 Teknik Telekomunikasi,Fakultas Ilmu Terapan,Universitas Telkom.Diakses pada tanggal 23 Januari 2017.

[8] Imamah. Pemrograman Berbasis Mobile Menggunakan Android Studio. Yogyakarta: Dee Publish,2017.

[9] Aisyah,Aas Astri. Penggunaan Sistem Informasi Manajemen Berbasis Komputer Sebagai Pendukung Pengambilan Keputusan Perusahaan.

Studi Administrasi Bisnis, Politeknik Negeri

Bandung.https://www.scribd.com/doc/252127110/JURNAL-SISTEM-INFORMASI-MANAJEMEN.Diakses pada tanggal 23 Januari 2017.

[10] Anwar,Nuril,dkk.Analisis Arsitektur Client Server Menggunakan Database Terpusat.Jurnal Sarjana Teknik Informatika. Program Studi

(85)

http://journal.uad.ac.id/index.php/JSTIF/article/download/2589/1544.Di akses pada tanggal 23 Januari 2017.

[11] Ikhsan, Fauzar.2009. Kinerja Section Laundry Terhadap Tingkat Kepuasan Tamu di Best Western Hotel Asean International Medan. Fakultas sastra, Bidang Keahlian Perhotelan, Universitas Sumatra Utara.

(86)

BIOGRAFI PENULIS

Mahdalena Intan Pratiwi yang biasa disapa Mahda, lahir di

Pamekasan pada tanggal 15 Januari 1996. Dan hingga sekarang bertempat tinggal di jalan Cokroatmojo Gg.VII No.35, Pamekasan. Menamatkan

pendidikan 12 tahun, mulai dari SDI Al-Munawwarah, SMPN 1

Pamekasan, dan SMAN 1 Pamekasan hingga kini dalam proses

menyelesaikan kuliah di Jurusan D3 Manajemen Informatika,

Universitas Trunojoyo Madura.

(87)

Gambar

Gambar 3. 1 Use Case Generalisasi User
Gambar 3. 2 Use Case Login
Gambar 3. 4 Use Case Data Pengeluaran
Gambar 3. 5 Robustness Diagram Melakukan Login
+7

Referensi

Dokumen terkait

Dirgantara Indonesia adalah belum teraturannya ruangan karena penataanya tidak dikondisikan sesuai dengan kebutuhan saat ini untuk mendukung kerja para karyawan

Berbeda dengan thalabah PUTM pada saat Kyai Umar Afandi menjadi mudir, pada angkatan I PUTM proyek PWM, karena sejak awal masuk para thalabah sudah dibiayai oleh Muhammadiyah,

Peningkatan di dalam lumen paling sering disebabkan oleh terjadinya insuisiensi ena dengan adanya reluks yang mele$ati katup ena yang inkompeten baik terjadi

[r]

Oleh karena itu, hewan tersebut dikelompokkan dalam satu takson yang sama, yaitu

a) Dari grafik percobaan berbeban dapat kita ketahui bahwa nilai Losses pada transformator tiga fasa hubungan Open-. Delta lebih besar daripada Losses pada transformator

Aktivitas pekerjaan sehari-hari di masyarakat seperti mencangkul, menebang pohon dengan kapak, menggali tanah dengan gancu dan memecah batu dengan palu pemecah batu

Pendidikan bertujuan tidak sekedar proses alih budaya dan alih ilmu pengetahuan (transfer of knowledge) tetapi juga sekaligus sebagai proses alih nilai (transfer of