ANALISIS DAN PERANCANGAN WEBSITE PADA LU-CAFE SEBAGAI MEDIA INFORMASI DAN PROMOSI
NASKAH PUBLIKASI
disusun oleh
Syabarudin Sitorus 09.01.2538 Haidi Hajar Widagdo 09.01.2523
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER A M I K O M
ANALYSIS AND DESIGN OF WEBSITE FOR LU-CAFE AS MEDIA INFORMATION AND PROMOTIONS
Syabarudin Sitorus dan Haidi Hajar Widagdo
Dony Ariyus, M. Kom
Jurusan Teknik Informatika
STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
ABSTRACT
Technology of Information is one area in which development is growing faster than
other areas. Futhermore, in this era, technology of information had a major impact in many
aspects of community life.
The website as a media of information that is now being developed to fulfill the
information needs in all areas of life. Almost all companies or institutions have taken
advantage of the website as an media of information. This final project is a development
website that is used to promote food, drink and other facilities given by LU-cafe. This website
also displays information of events in LU-cafe. To make some additions and changes to the
data are up to date, the website is developed using PHP and a database.
With this website, it is expected that customers can know the newest information of
LU-cafe in realtime, besides booking a place and and food online order.
1.
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang Masalah
Komputer merupakan suatu teknologi yang dapat melakukan pengolahan data dengan cepat, akurat dan efisien. Sehingga di zaman sekarang komputer merupakan teknologi yang banyak digunakan oleh masyarakat dalam pengambilan keputusan. Banyak lembaga atau instansi yang menggunakan teknologi komputer dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Namun manfaat teknologi informasi menjadi sangat luas dan tak terbatas. Hal tersebut dibuktikan melalui salah satu media informasi yaitu website.
1.2
Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang dijelaskan di atas, maka dapat diketahui
pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah : Bagaimana merancang sebuah
website
sebagai media informasi dan promosi untuk Lu-Cafe ?
1.3
Batasan Masalah
Berdasarkan rumusan masalah yang telah diuraikan di atas, maka penyusun membuat
batasan masalah hanya pada pembuatan
website
untuk media informasi inventaris barang dan
logistic yang saat ini di butuhkan agar tidak meluas dan lebih fokus. Adapun batasan-batasan
Ruang lingkup dari informasi yang disampaikan pada
website
tersebut adalah :
1.
Sistm informasi yang dibuat adalah website Lu-Cafe.
2.
Tidak membahas keamanan sistem
Sofware yang di gunakan antara lain adalah Adobe dreamweaver sebagai web
editor.Adobe photoshop sebagai desain editor.Aplikasi pendukung (Xampp, Photoshop,
Mysql, Php Admin), dan Mozila firefox sebagai web browser.
1.4
Tujuan Penelitian
Membangun sebuah
website
sebagai sistem informasi dan promosi untuk Lu-Cafe.
1.5
Manfaat Penelitian
1.5.1 Manfaat bagi Lu-Cafe
Dengan adanya
website
dapat membantu dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas
informasi yang disediakan bagi pihak yang membutuhkan.
Mempelancar proses kinerja pemasaran dengan menggunakan pemanfaatan Teknologi
Informasi.
1.5.2 Manfaat bagi penyusun
2.
Menerapkan ilmu pengetahuan yang sudah didapatkan dalam perkuliahan.
3.
Sebagai syarat untuk memperoleh gelar Ahli Madya Komputer pada STMIK
AMIKOM Yogyakarta
1.6
Metode Pengumpulan Data
1.6.1 Metode Observasi
Metode yang dilakukan untuk mendapatkan data dilapangan secara langsung terhadap objek
penelitian. Dari observasi yang dilakukan pada Lu-Cafe, diketahui data-data Lu-Cafe.
1.6.2 Metode Wawancara / Interview
Metode yang dilakukan dengan wawancara pada sumber informasi dari pihak Lu-Cafe. Dari
wawancara ini, penulis mewawancarai Pemimpin Lu-Cafe. Data yang diperoleh dari
wawancara tersebut adalah kebutuhan yang diperlukan Lu-Cafe.
1.6.3 Metode Studi Pustaka
Metode yang mengacu pada buku-buku pedoman yang akan digunakan untuk mendapatkan
kajian teoritis sebagai dasar teori di dalam melakukan analisis perancangan pengolahan
website
yang akan diterapkan.
1.6.4 Metode Dokumentasi
Metode yang dilakukan dengan mengambil data dari arsip atau dokumen dari instansi atau
perusahaan. Dari dokumentasi penulis memperoleh data yang akan dimasukkan ke dalam
website
.
1.7
Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan dalam tugas akhir ini adalah sebagai berikut ;
BAB I : PENDAHULUAN
Pada bab ini membahas latar belakang penulisan, rumusan masalah, batasan masalah, tujuan
dan manfaat tugas akhir, metode penulisan dan sistematika penulisan.
BAB II : DASAR TEORI
Pada bab ini menjelaskan tentang teori yang mendukung dalam pembuatan tugas akhir.
BAB III : ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM
jelaskan tentang flowchart sistem, data flow diagram, perancangan basis data dan resalasi
antar tabel serta perancangan input dan output program.
BAB IV : IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN
Pada bab ini akan menjelaskan mengenai perancangan model yang akan di buat mengenai
halaman, menu-menu dan fitur yang terdapat di dalam website tersebut dan implementasi
perangkat lunak dalam bentuk kode program serta hasil pengujian terhadap
website
yang
dibangun.
BAB V : PENUTUP
Pada bab penutup ini berisi kesimpulan dan saran mengenai tugas akhir ini.
1.8
Jadwal Kegiatan
3
Analisis Kebutuhan
Sistem adalah sekumpulan elemen-elemen yang saling terkait dan bekerja sama untuk
memproses masukan (input) yang ditujukan kepada sistem tersebut dan mengelola masukan tesebut
sampai menghasilkan keluaran (output) yang diinginkan1.
2.2
Konsep Dasar Informasi
2.2.1
Pengertian Informasi
Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi
yang menerimanya, Menurut Bruch dan Gray Grundnifshi tahun 2000 mendefinisikan bahwa
informasi adalah data yang diletakan dalam konteks yang lebih berarti dan berguna yang
dikomunikasikan kepada penerima untuk digunakan dalam pengambilan keputusan.
2.2.2
Nilai Informasi
Nilai informasi (value of information) ditentukan dari dua hal, yaitu biaya dan manfaat
mendapatkanya, suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya efektif dibandingkan dengan
biaya mendapatkanya. Sebagian besar informasi tidak dapat ditaksir dengan satuan nilai uang tetapi
dapat ditaksir nilai efektifitasnya.
2.3
Konsep Dasar Sistem Informasi
Suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen-komponen dalam
organisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu menyajikan informasi. Informasi dapat dihasilkan dari
sistem informasi atau juga processing sistem. Sistem informasi didefinisikan oleh Robert A. Leith dan
K. Roseoe Davis tahun 1990 sebagai berikut ;
2.4
Promosi
Promosi merupakan alat bantuan pemasaran (marketing mix) keempat, meliputi semua kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk mengkomunikasikan dan mempromosikan produknya ke pasar sasaran. Perusahaan tersebut harus membuat program komunikasi dan promosi yang terdiri dari iklan, penjualan tatap muka, promosi penjualan, hubungan masyarakat dan juga pemasaran langsung dari suatu produk.
Adapun pengertian promosi menurut William J Stanton yang dikutip oleh Djaslim Saladin ( 2006 : 171 ), yaitu :
“Promotion is the element in an organization’s marketing mix that serves to inform, persuade, and remind the market of the organization and or its products”.
Artinya :
1
“Promosi adalah salah satu unsur dalam bauran pemasaran perusahaan yang didayagunakan untuk memberitahukan, membujuk, dan mengingatkan tentang produk perusahaan”.
2.5
Konsep Dasar Aplikasi Web
Internet adalah suatu media informasi computer global yang dapat dikatakan sebagai
teknologi tercanggih abad ini. Secara etimilogis, internet berasal dari bahasa inggris, yakni inter
berarti antar dan network berarti jaringan sehingga dapat diartikan hubungan antarjaringan.2
2.6
Pengertian Basis Data dan Sistem Basis Data
Menurut James Martin tahun 1990, Basis Data adalah suatu kumpulan data terhubung
(integrated data) yang disimpan secara bersama – sama pada suatu media tanpa mengatap satu sama
lain atau tidak perlu suatu kerangkapan data (controlled redudancy) dengan cara tertentu sehingga
mudah untuk digunakan atau ditampilkan kembali.
2.7
Perangkat Lunak yang Digunakan
Komputer merupakan mesin yang digunakan untuk memproses fakta atau data menjadi
inforamsi. Selain itu komputer juga digunakan untuk meningkatkan hasil kerja dan memecahkan
berbagai masalah. Dimana yang menjadi pemroses data dan pemecah disebut sebagai perangkat lunak
(software) perangkat lunak yang digunakan dalam system informasi ini yaitu :
2.7.1 HTML (hypertext Markup language)
Adalah semacam bahasa pengkodean bukan sebagai bahasa pemrograman3. Hypertext berarti
hal yang dibuat dapat di link (dirangkai) dengan hal lain. Sedangkan markup berarti format dokumen, jadi Hypertext Markup Language dapat diartikan : “bahasa pemformatan untuk membuat halaman yang dapat di link”. Sehingga kita dapat mengartikan HTML dengan bahasa yang digunakan untuk memformat halaman web.
2.7.2 PHP
PHP adalah salah satu bahasa Server-side yang didesain khusus untuk aplikasi web. PHP
dapat disisipkan diantara bahasa HTML dan karena bahasa Server side, maka bahasa PHP akan dieksekusi di server, sehingga yang dikirimkan ke browser adalah “hasil jadi” dalam bentuk HTML, dan kode PHP anda tidak akan terlihat.
3. ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Tinjauan Umum
2
Dikutip dari atikel www.kotainternet.com/asal-muasal-internet
3
3.1.1 Sejarah Perusahaan
Lu-Cafe berdiri pada tanggal 12 juni 2004. Lu-Cafe adalah perusahan yang bergerak dibidang
penjualan makanan dan minuman serta penyewaan playstation 3. Tujuan perusahaan ini adalah
menjual produk dan jasa. Adapun filosofi perusahaan adalah:
“Hidup adalah memilih, kehiduapan adalah pilihan. Apapun yang kita pilih adalah mengandung resiko. Resiko bukan untuk dihindari tetapi dihindari dan dikelola dengan sebaik-baiknya sehingga
bisa bermanfaat dalam arti positif”
3.2 Perancangan
Membuat sebuah website terlebih dahulu harus dipahami apa tujuan pembuatan website itu
sediri,karena hal tersebut merupakan pedoman dalam perancangan dan pembuatan sebuah
website.secara umum pembuatan sebuah website bertujuan untuk memasyarakatkan dan mendukung
kegiatan suatu perusahaan atau perorangan dengan memberi sajian berupa informasi, promosi,
transaksi, dan sebagainya.
3.3 Pemilihan
3.3.1 Pemilihan Karyawan
Pemilihan personil untuk melakukan mengoperasikan sistem ini adalah memakai karyawan
yang sudah ada pada Lu-Cafe dengan pertimbangan sebagai berikut :
a. Pemilihan personil yang berasal dari karyawan perusahaan itu sendiri lebih mudah dari pada
merekrut karyawan baru.
b. Karyawan yang ada biasanya telah memahami operasi dalam sistem, sedangkan karyawan yang
baru masuk membutuhkan waktu yang lebih lama dari pada karyawan yang sudah ada untuk
mempelajari sistem.
3.3.2 Pelatihan Karyawan
Pelatihan personil merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan karena keberhasilan
dalam pelaksanaan bukan hanya ditentukan oleh baik tidaknya program aplikasi yang dibuat. Akan
tetapi kemampuan personil dalam memahami cara kerja sistem tersebut akan dilatih agar dapat
mengoperasikan program aplikasi yang diusulkan. Pelatihan personil dilakukan oleh tim analisis
sistem dengan cara pelatihan tutorial, pelatihan praktek kerja,simulasi,dan latihan langsung di
pekerjaan.
3.4 Analisis Sistem 3.4.1 Ananlisis PIECES
Analisis yang digunakan untuk menganalisa sistem informasi untuk dapat mengenali
penyebab masalah menggunakan metode PIECES. Dengan analisis tersebut dapat diperoleh beberapa
penyebab masalah yang akhirnya dapat disimpulkan dengan jelas dan lebih spesifik titik masalahnya
3.4.2 Analisis Kelemahan
Sistem Informasi Lu-Cafe dianalisa dengan menggunakan metoda/ kerangka PIECES sebagai
dasar untuk memperoleh pokok-pokok permasalahan yang lebih jelas dan spesifik. Kemudian
berdasarkan hasil dari analisa ini dapat dirancang usulan-usulan untuk diterapkan dalam sistem yang
baru.
3.4.3 Analisis Kebutuhan Sistem
Didalam pengembangan sistem ini agar menjadi sistem yang baik harus ditunjang dengan
teknologi yang memadai dari perangkat keras dan perangkat lunak.
3.4.4 Kebutuhan Perangkat Keras (Hardware)
Berikut ini akan diuraikan kebutuhan perangkat keras yang dibutuhkan untuk realisasi sistem
yang diusulkan.
Tabel 3.7 Spesifikasi hardware komputer
Kebutuhan Spesifikasi
Prosesor Intel Pentium 4
Motherboard Sis
Ram Ram Sdrram 128 MB
VGA VGA OnBoard
Monitor AOC 15 inch
Hardisk Hardisk Seagate 20 Gigabyte
CD Room CD Room
Keyboard Keyboard PS/2
3.4.5 Kebutuhan Perangkat Lunak (Software)
Berikut ini diuraikan kebutuhan perangkat lunak yang dibutuhkan pada saat pembuatan aplikasi. Adapun software yang digunakan adalah :
No Software Kebutuhan
1 Adabe Dreamweaver CS3 Web Editor 2
Adobe Photoshop CS3 Web Editor
3 PHP Web Editor
4 Microsoft Windows XP Sistem Operasi
5 MySQL Database Server
6 XAMPP DataBase Server
7 Mozilla firefox Web Browser
Berikut ini diuraikan mengenai analisis kelayakan sistem baru jika di implementasi di objek
penelitian. Analisis kelayakan adalah suatu studi yang akan dilakukan untuk menentukan apakan
proyek pengembangan sistem layak dipakai atau tidak.
3.5.1 Kelayakan Teknologi
Secara teknologi, sistem yang diusulkan layak untuk diterapkan di objek penelitian. Untuk
mentukan apakah sistem ini layak atau tidak diterapkan di Lu-Cafe, maka yang harus diperhatikan
adalah ketersediaan software dan hardware serta penerapan media internet di Cafe tersebut.
Lu-Cafe telah mampunyai perangkat komputer sehingga hardware untuk penerapan sistem dapat
menggunakan komputer yang sudah ada. Penerapan sistem informasi dan promosi berbasis web di
Lu-Cafe mengikuti perkembangan teknologi informasi, diharapkan sistem yang baru ini dapat
menggantikan sistem yang lama dalam hal penyebaran informasi sehingga waktu dan biaya untuk
promosi dapat ditekan dengan penerapan sistem ini.
3.5.2 Kelayakan Hukum
Berikut akan diuraikan alasan mengapa secara hukum sistem yang diusulkan layak ( tidak
melanggar hukum ). Misalnya bagaimana kelayakan perangkat lunak yang digunakan, bagaimana
kalayakan hukum informasi yang dihasilkan oleh program. Untuk perangkat lunak yang digunakan
dalam pembuatan sistem ini memakai perangkat lunak yang memiliki lisensi diantaranya Microsoft
Windows xp, Adobe Dreamweaver CS3. Sedangkan informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi
ini tidak mengandung unsur pornografi.
3.5.3 Kelayakan operasional
Berikut ini diuraikan tentang kelayakan operasional dari sistem yang dirancang, serta
kesiapan sumber daya manusia di objek penelitian saat sistem diimplementasikan. Pengetahuan
mengenai Teknik Informasi dan Komunikasi kini tak hanya dimiliki oleh mahasiswa yang berasal dari
ilmu komputer, tetapi juga dipelajari di sekolah menengah pertama.
3.6 Perancangan sistem
Rancangan sistem merupakan penggambaran, perencanaan dan pembuatan sketsa atau
peraturan dari beberapa elemen yang terpisah kedalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi4, tujuan
dari perancangan sistem secara umum adalah untuk memberikan gambaran kepada user dan
manajemen tentang sistem yang baru yang diusulkan dan memberi ilustrasi serta rekayasa yang
lengkap pada proggramer dan ahli teknis lain yang akan mengimplementasikan sistem dan
4
dikomunikasikan kepada user bukan untuk proggramer. Sistem yang diusulkan dari bagian-bagian
adalah sebagai berikut :
1. Rancangan model sistem flowchart dan DFD
2. Perancangan ERD
3. Perancangan relasi antar tabel
4. Perancangan tabel
5. desain interface/ antar muka
3.6.1 Perancangan proses
Tujuan dari perancangan proses adalah untuk memberikan gambaran secara umum kepada user
tentang sistem yang baru. Pada tahap perancangan proses, komponen-komponen sistem informasi
dirancang dengan tujuan untuk dikomunikasikan kepada user bukan untuk pemrogram. Adapun
rancangan model sistem yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:
3.6.1.1 Perancangan flowchart
Flowchart adalah representasi grafik yang menggambarkan setiap langkah yang akan
dilakukan dalam suatu proses, yang merupakan alat bantu yang banyak digunakan untuk
menggambarkan sistem secara pisikal.5
3.6.1.2 Perancangan DFD ( Data flow diagram )
Logical model dari sistem informasi lebih menjelaskan kepada user bagaimana nantinya
fungsi-fungsi di sistem informasi secara logika akan bekerja. Logical model dapat digambar dengan
menggunakan diagram arus data (data flow diagram). DFD menggambarkan arus data dari sistem
informasi, baik sistem lama maupun sistem baru secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan
fisik dimana data tersebut berada .
3.6.2 Perancangan basis data
3.6.2.1 ERD ( Entitas Relationship Diagram )
ERD adalah suatu pemodelan dari basisdata relasional yang didasarkan atas persepsi di dalam
dunia nyata, dunia ini senantiasa terdiri dari sekumpulan objek yang saling berhubungan antara satu
dengan yang lainnya. Suatu objek disebut entity dan hubungan yang dimilikinya disebut relationship6.
Suatu entity bersifat unik dan memiliki atribut sebagai pembeda dengan entity lainnya.
3.6.2.2 Perancangan Stuktur Tabel
Perancangan basis data merupakan tahap pendefinisian struktur tabel basis data dan penetapan
nilai hubungan/relasi antar tabel. Basis data merupakan kumpulan dari data-data yang saling
5
Bambang Sudaryatno. Bahan ajaran Sistem Informasi Manajemen
6
terhubung satu dengan yang lainnya, tersimpan pada luar komputer dan digunakan perangkat lunak
tertentu untuk memanipulasinya.
4.
IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN
4.1
Implementasi
4.1.1
Pengetesan Program
Sebelum program diterapkan , maka program harus bebas terlebih dari kesalahan-kesalahan.
Oleh karena itu program harus dites untuk menemukan kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi.
Program dites untuk tiap-tiap modul dan dilanjutkan dengan pengetesan untuk semua modul yang
telah dibuat. Kesalahan dari program yang mungkin tejadi adalah ;
1. Kesalahan Bahasa ( Syntax Error )
2. Kesalahan Sewaktu Proses ( Run Time Error )
3. Kesalahan Logika ( Logical Error )
4.1.2
Pengetesan Sistem
Tujuan utama dari pengetesan sistem adalah untuk memastikan bahwa elemen-elemen atau komponen-komponen dari sistem apakah telah berfungsi sesuai dengan yang diharapkan. Pengetesan perlu karena untuk mencari kesalahan-kesalahan atau kelemahan-kelemahan dalam proses input data, pengolahan data dan output yang dihasilkan.
1. Uji white box
Uji coba white boxUji coba white box menggunakan struktur control rancangan untuk
memperoleh tase cas. Didasarkan pada pengamatan yang teliti tahap detail prosedur dan jalur logika
yang melewati perangkat lunak diuji dengan memberikan tase cas yang menguji serangkaian kondisi
atau loop tertentu. Berikut uji white box yang dilakukan pada website Lu-Cafe
a. pada menu login yang jika username atau password tidak di isi atau juga username dan password salah maka akan muncul pesan eror.
Gambar 4.1 White Box Testing pada menu login
2. Uji Black Box
Uji coba black box yaitu pengujian spesifikasi suatu fungsi atau modul apakah berjalan
dengan sesuai atau tidak. Uji coba black box pada website Lu-Cafe adalah pada modul-modul yang
Hasil Uji Coba Pada Modul Halaman Admin
Tabel 4.1 Black box testing
NO
Pengujian Modul
Menu yang diuji
Hasil Test
Penguji
1
Edit Admin
Edit
Setelah diimplementasikan, baru perlu melakukan pengetesan penerimaan sistem. Pengetesan ini berbeda dengan pengetesan sistem implementsi yang sebelumnya, karena pada pengetesan ini dilakukan dengan cara menggunakan data yang sesungguhnya dalam jangka waktu tertentu dan dilakukan oleh analisis sistem bersama dengan user. Setelah pengetesan penerimaan dilakukan, suatu rapat penerimaan perlu dilakukan oleh pemilik yang dihadiri oleh analisis sistem untuk menentukan sistem diterima atau tidak.
4.1.4
Manual Program
Perancangan manual program dapat dilakukan apabila seluruh penyusunan database dan
perancangan aplikasi input serta output sudah telah selesai disusun. Manual program yang digunakan untuk menjelaskan kepada user tentang penggunaan program supaya tidak terjadi kesalahan dalam menjalankannya. Adapaun manual program tersebut adalah sebagai berikut :
1. Password
a. Tampilan Menu Password Area Admin
Pertama untuk melakukan input data harus login sebagai admin, yang akan diminta untuk
pengamanan data dalam website program dari orang-orang yang tidak berhak mengakses data.
Berikut adalah tampilan form password :
Gambar 4.4 Tampilan Form Password Keterangan :
a.Tombol LOGIN : untuk masuk ke menu utama setelah mengisi sesuai dengan Nama user dan
Password yang dimiliki.
b.Tombol BATAL : untuk keluar dari menu password.
2. Tampilan Halaman Home
Halaman Home merupakan tampilan halaman awal ketika pengunjung mengakses sebuah website. Berikut adalah tampilan Halaman Home:
Gambar 4.5 Tampilan Halaman Home
3. Tampilan Halaman Tentang Kami
Gambar 4.6 Halaman Tentang Kami
4. Tampilan Halaman Produk Kami
a. Tampilan Halaman Makanan Dan Minuman
Halaman Makanan merupakan halaman yang berisi menu makanan yang tersedia di perusahaan tersebut beserta harga dan keterangannya. Berikut adalah tampilan Halaman Halaman Makanan.
Gambar 4.7 Tampilan Halaman Makanan
Gambar 4.8 Tampilan Halaman Minuman
5. Tampilan Halaman Fasilitas
a. Tampilan Halaman Playstation 3
Halaman Play Station 3 merupakan halaman yang berisi tentang fasilitas yang ada
Gambar 4.10 Tampilan Halaman halaman play station 3
b. Tampilan Halaman TV Kabel
Halaman TV kabel merupakan halaman yang berisi tentang fasilitas yang ada pada TV kabel. Berikut adalah tampilan halaman TV kabel,
Gambar 4.11 Tampilan Halaman halaman TV kabel
c. Tampilan Halaman Free Hot Spot
Gambar 4.12 Tampilan Halaman Free HotSpot
6. Tampilan Halaman Pemesanan Tempat
Halaman Pemesanan Tempat merupakan sebuah halaman yang berisikan form pemesanan tempat yang terdiri dari biodata pelanggan,tempat yang dipesan dan tujuan memesan. Berikut adalah tampilan Halaman Pemesanan Tempat,
Gambar 4.14 Tampilan Halaman Pemesanan Tempat
7. Tampilan Halaman Kontak Kami
Gambar 4.18 Tampilan Halaman Kontak Kami
5. PENUTUP
5.1
Kesimpulan
Setelah melakukan analisis, perancangan, dan implementasi, maka diperoleh kesimpulan
sebagai Media Informasi dan Promosi, sebagai berikut :
1. Website yang telah dibuat dapat memperluas ruang lingkup penjualan dikarenakan berbasis
web yang dapat diakses diberbagai tempat dan daerah.
2. Dengan memanfaatkan media internet sebagai Media Informasi dan Promosi agar keuntungan
menjadi maksimal.
3. Website yang telah dibuat dapat membantu Lu-Cafe dalam hal promosi secara lengkap.
5.2 Saran
Berdasarkan website yang diusulkan oleh penulis maka saran yang dapat disimpulkan guna
mengembangkan aplikasi yang telah dibuat adalah sebagai berikut :
1. Website dapat disempurnakan dengan menyertakan fasilitas notifikasi bagi operator sehingga
memudahkan operator untuk mengetahui jika ada pemesanan tempatatau ada
pertanyaan-pertanyaan.
2. Website dapat dikembangkan dengan menyediakan fasilitas chatting sehingga dapat
mempermudah komunikasi antarpengguna.
3. Sering memberikan informasi terbaru dan menarik, agar pengunjung tidak merasa bosan