• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PERSPEKTIF BUD

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PERSPEKTIF BUD"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Definisi Pendidikan Karakter

Thomas Lickona menyatakan bahwa

pengertian pendidikan karakter adalah suatu usaha yang disengaja untuk membantu seseorang sehingga ia dapat memahami, memperhatikan,

(3)

Penguatan pendidikan moral (moral education) atau

pendidikan karakter (character education)  dalam

konteks sekarang sangat relevan untuk mengatasi krisis moral yang sedang melanda di negara kita. Krisis tersebut antara lain berupa meningkatnya pergaulan bebas,

maraknya angka kekerasan anak-anak dan remaja,

kejahatan terhadap teman, pencurian remaja, kebiasaan menyontek, penyalahgunaan obat-obatan, pornografi, dan perusakan milik orang lain sudah menjadi masalah sosial yang hingga saat ini belum dapat diatasi secara tuntas,

(4)

Keterkaitan antara komponen moral dalam rangka

(5)

BUDAYA DI INDONESIA

menurut analisis

Pilliang (Tilaar, 2002), profil manusia

Indonesia saat ini telah mengalami proses

dehumanisasi yang diakibatkan oleh

orientasi pendidikan. Pada masa orde

lama, telah menghasilkan “manusia

(6)

Gelombang globalisasi yang ditunjang

dengan perkembangan teknologi informasi

dan komunikasi telah menghancurkan

batas-batas waktu, dan mengubah tata pergaulan

umat manusia.Bahkan pengertian mengenai

negara-bangsa mulai berubah. Di

mana-mana lahirlah bentuk nasionalisme baru

(7)

Sementara itu, diiakui bahwa banyak faktor

mempengaruhi merosotnya nilai-nilai moralitas dalam tata kehidupan kolektif sebagai bangsa.Hal ini terjadi akibat perubahan sistem politik pasca reformasi yang menimbulkan euforia politik

berlebihan, kebebasan berdemokrasi yang nyaris tanpa batas, sampai mengabaikan nilai-nilai

etika.Selain itu, pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang

(8)

Berdasarkan uraian di atas, maka dapat ditarik

suatu kesimpulan bahwa:

Pendidikan nilai-nilai luhur (karakter) melalui

jalur pendidikan formal dipandang akan lebih

efektif dibanding melalui jalur lainnya, seperti:

pendidikan informaldi keluarga,

Hal ini karena pendidikan karakter melalui

(9)

Referensi

Dokumen terkait

Pendidikan karakter dapat dilaksanakan dalam sekolah formal maupun nonformal mengingat pendidikan adalah cara yang efektif dalam pembentukan karakter generasi muda

Oleh karena itu, hakikat dari pendidikan karakter dimaknai sebagai pendidikan sistem nilai, yakni pendidikan nilai-nilai luhur yang bersumber dari budaya yang

Mengabolarasi dari pendapat Tilman dan Thomas Lichona tersebut dan dihubungkan dengan filsafat manajemen pendidikan karakter yang islami dan nilai-nilai luhur

Sementara Koesoema 50 memberikan formula bahwa pendidikan karakter jika ingin efektif dan utuh harus menyertakan tiga basis desain dalam pemogramannya. Desain

Madrasah sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam di Indonesia merupakan salah satu solusi cerdas dalam mengembangkan nilai-nilai pendidikan karakter baik melalui kurikulum

Dari analisis terhadap nilai-nilai luhur yang harus disampaikan orang tua terhadap anak tergambar beberapa pendidikan karakter, yaitu karakter religius yang tertuang dalam ungkapan

Didalam pendidikan nasional juga terbentuk dari pendidikanidari pedagogi, pendidikan karakter disetiap individu melalui pendidikan keluarga dalam pendidikan nasional, untuk membentuk

Pembangunan karakter dibentuk melalui pembinaan akhlakul karimah akhlak mulia yaitu upaya transformasi nilai-nilai Qur‘ani kepada anak yang lebih menekankan aspek afektif atau wujud