i
PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA
KOMERSIALISASI KAOS ”ENAK” ( EDUKATIF, UNIK, DAN KREATIF ) DENGAN
ANAK JALANAN SEBAGAI AGEN PROMOSI
Bidang Kegiatan: PKM-K
Diusulkan oleh:
Fernando Dwi Agustia (11/319931/PA/14304)
Dian Eka Fajriyanto (11/313611/PA/13720)
Triyuri Lestari (11/314353/PA/14304)
Dita Arianti (12/331307/PA/14578)
Rigcho Azhar (12/331134/PA/14459)
UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA
iii DAFTAR ISI
Judul --- i
Lembar Pengesahan --- ii
Daftar Isi --- iii
Ringkasan --- 1
BAB 1 --- 1
Pendahuluan --- 1
Rumusan Masalah --- 3
Luaran Yang Diharapkan --- 4
Manfaat --- 4
BAB 2 --- 5
Gambaran Umum Rencana Usaha --- 5
BAB 3 --- 5
Mtode Pelaksanaan --- 8
BAB 4 Biaya dan Jadwal kegiatan --- 10
Daftar Pustaka --- 11
Lampiran 1– Biodata Kelompok --- 12
Lampiran II – Justifikasi Anggaran Kegiatan --- 19
Lmpiran III – Struktur Manajemen Organisasi --- 20
1 A. RINGKASAN
Komersialisasi Kaos ENAK ( Edukatif , Unik, dan Kreatif ) merupakan upaya
terobosan baru dalam penyampaian informasi yang bersifat edukatif, Metode
penyampaian informasi dalam program ini dilakukan dengan penyajian kata – kata dan
desain yang menarik dengan tidak melupakan esensi kepentingan informasi yang
terkandung di dalamnya. Informasi edukatif ini menyampaikan fakta – fakta pendidikan,
ketatanegaraan, sains, sejarah dan pengetahuan lainnya. Pembelajaran dengan metode ini
diharapkan mampu memantik keingintahuan masyarakat dalam menggali informasi
sehingga dapat menambah pengetahuan dan kreatifitas masyarakat. Program kaos “ENAK” ini bertujuan untuk menambah wawasan dan keterampilan mahasiswa dalam berwirausaha dengan tidak melupakan kontribusinya terhadap Negara. Melakukan
hubungan kerjasama, dengan menjadikan anak jalanan sebagai agen promosi merupakan
salah satu langkah yang bisa kami terapkan untuk membantu kehidupan mereka, dengan
sistem mutualisme yang saling menguntungkan kedua belah pihak, dimana anak jalanan
sebagai agen promosi akan mendapatkan sistem persenan untuk setiap keuntungan
penjualan kaos per unit.
Program kaos “ENAK” menjadi metode pengemasan informasi dengan menyisipkan seni desain yang menarik pembaca, sisi humoris sehingga menjadi pembelajaran yang
efektif bagi masyarakat dalam mengingat dan menelaahnya. Dalam program ini,
konsumen secara tidak langsung akan menjadi agen penyebar informasi bagi orang lain,
jika satu informasi edukatif saja dapat membawa banyak dampak positif bagi
pembacanya, bayangkan saja andai ada kaos ini tersebar ke berbagai penjuru Negara ini,
dengan pemakaian kaos yang berulang – ulang ini menjadi celah yang sangat positif bagi
kami untuk mengembangkannya.
Banyaknya efek positif yang ditimbulkan dengan penerapan ide ini, diharapkan
kedepannya bisa menjadi hot trending di kalangan masyarakat yang berbasis Education
for Suistanaible Development (ESD).
B. BAB 1. PENDAHULUAN
Informasi merupakan kebutuhan pokok setiap orang bagi pengembangan pribadi dan
lingkungan sosialnya. Informasi dianggap sangat penting karena dengan adanya informasi
dapat menambah pengetahuan, mengurangi ketidakpastian dan resiko kegagalan serta
dapat membantu dalam mengambil suatu kesimpulan dan keputusan yang efektif dan
efisien. Berbagai layanan dan fasilitas yang dapat kita akses untuk mendapatkan suatu
2
Informasi yang bersifat edukatif dapat dilakukan dengan menyampaikan fakta – fakta
pendidikan. Informasi tersebut diharapkan bisa menjadi metode pembelajaran yang efektif
yang dapat menyadarkan masyarakat akan pentingnya sebuah fakta, meluruskan suatu
mitos atau isu informasi yang tidak benar..
Permasalahannya sekarang adalah manusia seringkali akan mencari informasi jika
ada perlunya saja,. Jika tidak, manusia sering kali menyepelekannya, padahal bisa jadi
informasi yang kita temui hari ini, bisa sangat bermanfaat ke depannya, bahkan disadari
atau tidak otak manusia memiliki kehebatan yang luar biasa dalam menelaah dan
mengolah informasi yang ada di sekitar kehidupannya sehari – hari. Informasi tersebut
bisa melekat kuat dan tersimpan dalam waktu yang lama jika informasi tersebut disajikan
dengan unik atau memiliki kesan tersendiri.
Program informasi edukatif ini harus dikemas dengan menarik, unik, dan efektif agar
masyarakat tertarik untuk menelaahnya. Pengemasan upaya informasi edukatif ini bisa
dilakukan dengan penyampaian yang mengintegrasikan ilmu komunikasi yang efektif,
desain media yang unik, dan strategi yang baik dengan tidak melupakan esensi dari
informasi itu sendiri. Citarasa humor dan seni dapat ditambahkan untuk menarik minat
masyarakat.
Salah satu media komunikasi yang memenuhi kriteria seni penyampaian informasi
yang efektif adalah melalui desain kaos, kaos merupakan jenis pakaian yang paling sering
digunakan oleh masyarakat dalam aktivitasnya sehari – hari, kaos juga seringkali menjadi
kecenderungan gaya ( style ) dari berbagai kalangan. Tampilan kaos yang unik dapat
menarik keingintahuan orang – orang untuk memakainya ataupun orang yang melihatnya.
Hal ini akan mendorong orang tersebut untuk mengamati lebih detail terkait kaos tersebut
seperti warna, motif, gambar yang terlukis di atasnya, ataupun tulisan yang tertera di kaos
tersebut. Penyampaian pesan lewat kaos akan terasa baru dan mencolok karena berbeda
dengan sekedar poster ataupun jenis iklan lainnya, apalagi bila ditambah sentuhan humor
dan seni. Inilah celah yang dapat dimanfaatkan untuk dilakukannya penyampaian
informasi yang edukatif kepada masyarakat.
Untuk jangka panjang, diharapkan metode ini dapat menjadi trend di kalangan
masyarakat. Namun, menjadikan suatu produk menjadi hot trending bukanlah suatu hal
yang mudah, ada banyak hal yang harus dilakukan, salah satunya dengan metode promosi,
iklan, dan sebagainya. Metode promosi yang bagus adalah dengan cara mengenalkan
3
sebagai agen promosinya, dikarenakan anak jalanan seringkali melakukan aktifitas di
tempat – tempat umum, khususnya jalan raya yang menjadi jalur lalu lintas aktivitas
manusia, sehingga penyampaian informasi tersebut dapat tersebar dan menjadi daya tarik
tersendiri bagi masyarakat yang memperhatikannya.
Menjadikan anak jalanan sebagai agen promosi juga merupakan salah satu usaha
kami untuk membantu kehidupan mereka, layaknya artis yang mendapatkan bayaran (fee)
dari iklan produk yang mereka promosikan, disinipun anak jalanan juga akan
mendapatkan persenan dari setiap keuntungan kaos yang diperoleh, ibaratnya sistem
mutualisme yang saling menguntungkan satu sama lain.
Bayangkan, andai satu orang mengenakan kaos edukatif ini, dan informasi yang
terkandung di kaos tersebut dilihat dan ditelaah oleh banyak orang, Jika satu informasi
edukatif dapat membawa banyak manfaat positif bagi masyarakat, sekarang coba
bayangkan jika ada puluhan, ratusan, ataupun ribuan informasi yang tersebar melalui kaos
ini, dengan jangka waktu pemakaian yang dapat dilakukan berulang – ulang. Pastinya ada
banyak sekali pengetahuan masyarakat yang bertambah, pengetahuan yang identik dapat
memantik rasa ingin tahu, bahkan dapat memunculkan ide – ide baru yang sangat
bermanfaat, ini seperti penyebaran pengetahuan dan ide dengan sistem MLM ( Multi Level
Marketing ).
Melihat banyak sekali manfaat positif yang bisa didapatkan dengan metode tersebut,
ini menjadi celah yang bisa kita kembangkan, Celah tersebut dimanifestasikan pada
program kreativitas mahasiswa dalam wujud Promosi edukatif. Melalui program bisnis
kaos ENAK ( Edukatif, Unik, dan Kreatif ) ini, pihak konsumen juga turut diberdayakan
secara tidak langsung untuk menjadi agen yang menyalurkan informasi edukatif ke
masyarakat luas. Ketertarikan masyarakat akan inovasi kaos ENAK ini, nantinya dapat
menjadi mata rantai untuk melangkah lebih lanjut guna mengembangkan bisnis ini.
PERUMUSAN MASALAH
Proyek Kaos ENAK dengan fokus pada bidang edukasi merupakan suatu rintisan yang
tergolong baru. Masalah utama yang akan dihadapi dalam proyek ini adalah proses desain
produk yang harus memenuhi tuntutan selera konsumen tanpa melupakan pesan edukasi
yang akan disampaikan baik melalui desain gambarnya maupun pesan tulisan singkat
yang menarik pada produk tersebut, serta banyak langkah yang harus dilakukan untuk
4 LUARAN YANG DIHARAPKAN
Dalam kegiatan ini diharapkan pembuatan kaos ENAK menjadi salah satu terobosan
baru tentang penyebaran informasi yang bersifat edukatif, provokatif, dan persuasif untuk
kalangan umum dengan anak jalanan sebagai media sarana promosinya. Produk ini
diharapkan bisa menjadi metode pembelajaran yang efektif yang dapat menyadarkan
masyarakat akan pentingnya sebuah fakta, meluruskan suatu mitos atau isu informasi
yang tidak benar. Informasi yang bersifat edukatif juga dapat memantik dan menarik
minat masyarakat untuk memunculkan ide – ide kreatif lainnya yang dapat berguna
terhadap dirinya sendiri, lingkungan sekitar, bangsa, dan Negara. Selain itu program ini
juga diharapkan nantinya dapat dijalankan oleh mahasiswa dan memiliki keuntungan
bisnis yang menjanjikan serta kedepannya bisa menjadi hot trending yang berbasis
Education for Suistainable Development ( ESD )di kalangan masyarakat.
MANFAAT
1. Bagi mahasiswa, kewirausahaan ini diharapkan dapat menjadi upaya pengembangan
kreativitas dan inovasi terhadap produk sandang dalam memenuhi kebutuhan dan selera
masyarakat. Keberlanjutan dari usaha ini dengan disertai arus masuk profit dapat
membantu ekonomi mahasiswa itu sendiri sehingga dapat mendorong kemandirian dan
kesejahteraan.
2. Bagi pemerintah, program ini diharapkan dapat membantu tujuan pemerintah untuk
mewujudkan Indonesia Cerdas dan bahkan dapat menginspirasi pemerintah untuk
mendukung promosi edukasi melalui industri kreatif sehingga saluran promosi
pendidikan dapat lebih banyak dan bervariasi.
3. Bagi masyarakat, program ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan mengenai
Fakta terbaru, memantik keingintahuan untuk berkreasi dalam memunculkan ide – ide
positif, memberi inovasi produk sandang serta membuka lapangan pekerjaan baru,
khususnya anak jalanan. Pelebaran dari produk kaos ENAK ini juga dapat berkontribusi
bagi perkembangan dunia desain di Indonesia dengan memberikan ide baru pada dunia
distro yang sudah cukup lama ada di Indonesia.
5
Produk program kami berupa kaos dimana dalam kaos tersebut tersurat
berbagai macam informasi dan fakta-fakta yang ada di negara kita yang disampaikan
dengan unik dan kreatif.
b) Price (Harga)
Kaos ENAK ini akan dijual dengan kisaran harga Rp 50.000,00 – Rp
80.000,00 per unit. Dimana 10% hasil dari keuntungan penjualan kaos ini akan
disumbangkan kepada anak jalanan yang menjadi agen promosi.
c) Place (Tempat/Lokasi Produksi)
Akan dilakukan kerjasama dengan salah satu perusahaan konveksi di daerah
Jogjakarta. Alasannya yaitu lokasi yang cukup dekat dengan aktifitas kami selaku
mahasiswa UGM untuk mempermudah akses dan lebih praktis, selain itu ketidak
mampuan dalam hal sablon menyablon juga menjadi pertimbangan.
d) Promotion (Promosi)
i. Penyebaran Informasi Secara Langsung
Penyebaran informasi secara langsung dilakukan oleh kelompok kaos “ENAK” dengan cara promosi dari mulut ke mulut. Cara promosi demikian dimulai pada teman-teman kami. Dengan begitu, diharapkan
dapat memberi kejelasan produk yang lebih efektif dan setelah itu,
diharapkan konsumen akan dapat menyebarkan keunggulan produk kami
kepada lebih banyak orang.
ii. Penyebaran Informasi Secara Tak Langsung
Yang paling utama sebagai media promosi produk kami adalah
bekerjasama dengan anak jalanan. Teknisnya kami akan membagi-bagi
produk kami secara gratis kepada anak jalanan, sebagai agen promosi dan
setiap 10% keuntungan penjualan kaos “ENAK” per unit akan kita berikan
kepada mereka. Selain itu pemberian informasi secara tidak langsung juga
dilakukan dalam beberapa bentuk kegiatan, diantaranya penyebaran brosur
dan leaflet, penempelan poster, pemasangan spanduk, dan pemasangan banner produk “kaos ENAK” akan menggambarkan keunggulan produk kami dalam media promosi tersebut yang secara otomatis juga akan
menyertakan nomor telepon untuk memudahkan konsumen yang akan
meminta pesanan.
6
Semakin berkembangnya teknologi, fasilitas internet semakin
mudah didapatkan. Jadi sudah hal yang lumrah jika memanfaatkan
internet sebagia media promosi. Promosi dapat dilakukan melalui jejaring
sosial seperti facebook dan twitter. Selain itu promosi juga dapat dilakukan
melalui blog.
e) People (Orang)
Kaos Enak menggunakan sumber daya manusia untuk membuat dan
memasarkan produknya. Tanpa adanya manusia, Kaos ENAK tidak akan bisa
dibuat dan dipasarkan. Kaos ENAK dibuat dan dipasarkan oleh 5 orang yang
semuanya merupakan anggota dari pembuatan PKM Kewirausahaan ini.
f) Process (Proses)
Proses pembuatan Kaos ENAK dilakukan oleh pabrik yang berkualitas, namun untuk
pembuatan desain dan kata-kata kreatifnya yang dilakukan oleh 5 orang anggota PKM.
g) Analisis pesaing
1) Kondisi persaingan distro di jogja yang belum begitu ketat.
2) Tidak ada yang serupa dengan konsep Kaos “ENAK”
h) Analisis lingkungan usaha
Tabel 1. Analisis Kekuatan Usaha STRENGTH (KEKUATAN):
disesuaikan dengan trend fashion yang berlaku
dengan penyajian tampilan yang unik dan
melayani pertanyaan dari konsumen yang
berkaitan dengan info edukasi yang tercantum
7 3. ORGANISASI DAN SDM
√ Rekrutmen dan penempatan √ Tingkat keahlian khusus √ Tingkat pendidikan √ Pengalaman kerja
Tenaga kerja berasal dari mahasiswa Fakultas
MIPA yang memiliki latar belakang keilmuan
yang dapat menjelaskan dasar ilmiah dari info
edukatif yang terdapat pada produk yang dijual
sehingga tingkat keahlian, pendidikan dan
pengalaman kerja tim dapat diandalkan.
4. SISTEM MANAJEMEN √ Sistem pembukuan
(akuntansi)
√ Sistem administrasi
Lengkapnya data keuangan dan pelanggan
membuat mudahnya perusahaan mengontrol
kinerja perusahaan dalam mencapai tujuan.
Tabel 2. Analisis Peluang usaha
Tabel 3. Analisis Hambatan Usaha OPPORTUNITIES (PELUANG):
1. PERSAINGAN
√ Persaingan untuk usaha sejenis
√ Persaingan untuk produk substitusi
Belum ada produk yang menyerupai gagasan
produk ini sehingga lebih mudah bagi
konsumen untuk mengingat merk ini bahkan
menyebarkan info keberadaan produk pada
orang lain. Konsumen yang menggemari
produk ini tidak akan beralih karena tidak ada
pesaing serupa.Potensi ini berpeluang
menyebabkan sedikitnya saingan yang muncul.
2. PELUANG PASAR √ Perluasan pasar √ Permintaan pasar
Keunikan barang yang dijual memudahkan
penyebarluasan info produk di tengah
masyarakat dari mulut ke mulut.
3. KEMAJUAN TEKNOLOGI √ Perkembangan teknologi
produksi
√ Perkembangan TI
Adanya fasilitas TI dan pemanfataan internet
8 THREATS (HAMBATAN): 1. PERSAINGAN
√ perusahaan clothing lain Suksesnya usaha ini akan ditiru oleh pengusaha clothing lain yang sudah mempunyai nama dan
lebih berpengalaman untuk masuk dalam
segmen pasar yang sama
2. PEMODALAN
Ketidakmampuan mengakses sumber-sumber
permodalan membuat sulitnya mendapatkan
pinjaman
D. BAB 3. METODE PELAKSANAAN 1. Pra Produksi
Tahap Perencanaan
Hal pertama yang dilakukan pada saat tahap perencanaan yaitu survey lokasi
promosi, tender,dan harga bahan di pasaran. Tujuannya untuk mengetahui kondisi pasar,
minat konsumen, dan perencanaan inovasi lebih lanjut.
Hal kedua yang perlu dilakukan pada saat tahap perencanaan yaitu melakukan studi
kelayakan terhadap usaha yang akan dijalankan. Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui
apakah kegiatan ini memiliki prospek yang menguntungkan dan memiliki prospek jangka
panjang.
Tahap Persiapan
Persiapan yang perlu dilakukan adalah meliputi persiapan dalam pemilihan dan
penyediaan tempat serta sarana dan prasarana untuk menunjang proses produksi. Persiapan
terkait pembuatan desain dan kata – kata edukatif yang unik sebelum pencetakan ke kaos.
Tahap Pengadaan Produk
Pembuatan sampel barang diperlukan sebagai langkah awal untuk mengetahui
kualitas suatu produk sebelum nantinya dipasarkan dalam jumlah besar. Dalam pembuatan
9
modal untuk 1 unit kaos, serta tampilan ( style ) kaos. Sampel yang telah dibuat kemudian
dijadikan sebagai acuan untuk mengenali trending masyarakat dan dapat dijadikan sebagai
tolok ukur produk.
2. Produksi
Produksi kaos dilakukan oleh pabrik yang berkualitas sebagai mitra usaha, dengan
penulisan informasi dan desain pada kaos tetap menjadi otoritas kami kelompok PKM kaos “ENAK”. Aktivitas produksi dan penjualan akan dilaksanakan pada waktu yang ditentukan.
Contoh model desain
Gambar 3. Contoh Desain 1 “Kampanye Kesejahteraan anak jalanan”
Desain di atas menyampaikan pesan kepada pemerintah agar lebih memperhatikan nasib
fakir miskin dan anak terlantar, selain itu pada desain ini diselipkan informasi pendidikan
mengenai Pasal 34 ayat 1 UUD 1945. Penyampaian disajikan warna tulisan merah yang
menandakan ketegasan dengan fenomenal keadaan anak jalanan yang seolah – olah ingin
menyuarakan hak mereka, Pesan kaos ini tidak hanya ditujukan kepada pemerintah, tapi juga
mengingatkan kepada masyarakat, bahwa pemeliharaan fakir miskin dan anak jalanan juga
10
Salah satu kegiatan produksi adalah pemasaran, pemasaran dapat dilakukan dengan cara
berikut :
a. Metode Promosi
i. Promosi melalui Anak Jalanan
Promosi dilakukan dengan membagikan 30 kaos secara gratis kepada anak
jalanan, yang bertujuan agar mereka dapat menjadi agen promosi di jalanan
yang menjadi arus pusat lalu lintas manusia.
ii. Poster
Menggunakan poster ukuran A3 bertujuan untuk memancing konsumen pada
tempat-tempat yang strategis seperti di majalah dinding atau dinding-dinding
pengumuman di lingkungan mahasiswa UGM.
iii. Brosur
Brosur akan disebarkan langsung dari kelas ke kelas dalam jumlah besar.
iv. Promosi lewat website
Pemasangan iklan dilakukan pada website agar pengunjung web yang
bersangkutan dapat tertarik untuk mengetahui produk yang dijual ini.
3. Pasca Produksi Tahap pelaporan
Tahapan akhir yang dilakukan adalah kegiatan pelaporan yang berada pada tahap
pasca produksi. Tahap pelaporan berisikan laporan data kegiatan mulai dari tahap pasca
produksi dan tahap produksi dengan durasi waktu tertentu. Tahap pelaporan ditujukan untuk
mengetahui rangkaian kegiatan usaha dan keuntungan yang didapat, sehingga diperoleh data
yang akurat sebagai bahan evaluasi.
E. BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN 1. Rancangan Biaya
11 1
2.
3.
4.
Biaya Promosi ( poster, baju gratis, web )
Biaya Produksi ( harga 1 unit kaos x Banyak Produksi )
Biaya Distribusi ( pengiriman )
Dana cadangan
DPR – RI,2013, UUD RI 1945, http://www.dpr.go.id/id/uu-dan-ruu/uud45 diunduh tanggal 20 Oktober 2013.
Suradinata, Ermaya, 1996, Sistem Informasi Manajemen dan Proses Pengambilan
Keputusan, Bandung : CV. Ramadan.
Whitten, J.L.,Bentley, L.D., Dittman, K.C. (2004). Systems Analysis and Design Methods.
Indianapolis: McGraw-Hill Education.
Wikipedia, Informasi, http://id.wikipedia.org/wiki/Informasi diunduh tanggal 20 Oktober 2013.
No Kegiatan Bulan 1 Bulan 2 Bulan 3 Bulan 4 Bulan 5
12 Lampiran I Biodata
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Fernando Dwi Agustia
2 Jenis Kelamin Laki - Laki
3 Program Studi Elektronika dan Instrumentasi
4 NIM 11/319931/PA/14304
5 Tempat dan Tanggal Lahir Padang, 19 Agustus 1992
6 E-mail [email protected]
7 Nomor Telepon/HP 085713636369
B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA Perguruan Tinggi
Nama Institusi SDN 13 Kambang MTsN 1 Padang
Panjang
D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi
lainnya)
No. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi
Penghargaan Tahun
1 Juara 1 Matematika Pemkab, Pessel 2006 2 Juara 1 Lomba Ensamble TVRI SUMBAR 2007
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidak- sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Tahun Anggaran 2014.
No Jabatan / Posisi Periode Institusi
1 Kadiv Eksternal HI 2012 - Sekarang LSiS UGM
2 Staff HI 2011 – 2012 LSiS UGM
3 Staff advokasi 2011 – 2012 BEM FMIPA
4 Staff advokasi 2011 – 2012 BEM KM UGM
13
5 Tempat dan Tanggal Lahir Sidoarjo/6 September 1993
6 E-mail [email protected]
7 Nomor Telepon/HP 085725648067
B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA Perguruan Tinggi
Masuk-Lulus 1999-2005 2005-2008 2008-2011
2011-sekarang
C. Pengalaman Organisasi
D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi
lainnya)
No. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi
Penghargaan Tahun
1 -
2 -
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidak- sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Tahun Anggaran 2014.
No Jabatan / Posisi Periode Institusi
1 Staff HUMAS 2011-2012 KASKAGAMA
2 Staff Sosial 2011-2012 BEM KM FMIPA UGM
14
5 Tempat dan Tanggal Lahir Tulang Bawang, 25 September 1994
6 E-mail [email protected]
7 Nomor Telepon/HP 085769811663
B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA Perguruan Tinggi
Nama
Institusi SDS Yapind0 SMPS Yapindo
SMA Sugar Group
UGM
Jurusan - - IPA Ilmu Komputer
Tahun
Masuk-Lulus 2000 - 2006 2006 - 2009 2009-2011 2012-sekarang
C. Pengalaman Organisasi
D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi
lainnya)
No. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi
Penghargaan Tahun
1 -
2 -
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidak- sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Tahun Anggaran 2014.
No Jabatan / Posisi Periode Institusi
1 Staff COMDEV 2011- sekarang LSiS UGM
2
15
5 Tempat dan Tanggal Lahir Klaten, 21 Februari 1995
6 E-mail [email protected]
7 Nomor Telepon/HP 081568216415
B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA Perguruan Tinggi
D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi lainnya)
No. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi
Penghargaan Tahun
1 -
2 -
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidak- sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Tahun Anggaran 2014.
No Jabatan / Posisi Periode Institusi
1
Ketua Divisi Internal Departement Publick
Relation (PR )
2012 – Sekarang KMK
2 Staff Divisi Tutorial Departement Edukasi
2012- sekarang LSiS UGM
3 Staff Departement Kemuslimahanl
16
6 E-mail [email protected]
7 Nomor Telepon/HP 085250026846
B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA Perguruan Tinggi
Masuk-Lulus 1999 – 2005 2005-2008 2008-2011 2011-sekarang
C. Pengalaman Organisasi
D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi lainnya)
No. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi
Penghargaan Tahun
1 -
2 -
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidak- sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Tahun Anggaran 2014.
No Jabatan / Posisi Periode Institusi
1 Staff HI 2011 - 2012 FORKOMMI UGM
2
19 Lampiran II
Rancangan Biaya
No Jenis pengeluaran Jumlah (Rp)
1
Tabel 7. Rincian Biaya Produksi
No. Nama
Tabel 8. Rincian Biaya Promosi
20 3. Distribusi
Tabel 9. Rincian Biaya Distribusi
LAMPIRAN III
Manajemen Organisasi
Diagram 1. Bagan Organisasi Kaos “ENAK”
No. Nama
Biaya per bulan
(Rp)
Total Waktu
(bulan)
Jumlah Biaya
(Rp)
1. Pengantaran barang 100.000 5 500.000
Total 500.000
Bagian Sumber Daya Manusia
Dita Arianti Bagian Pemasaran
Dian Eka Fajriyanto Bagian Desain dan
Produksi Rigcho Azhar
Manager Fernando Dwi Agustia