Nama: Yusuf Rifaldy
NIM: 11171130000062
Negara Sebagai Sistem Politik
Menurut Max Waber, negara adalah organisasi masyarakat yang memonopoli penggunaan kekerasan fisik secara sah dalam suatu wilayah. Disebut sebagai organisasi karena ada
komponen-komponen (berupa individu maupun kelompok) yang masing-masing mempunyai fungsi dan saling terkait menurut aturan-aturan tertentu untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Disebut memonopoli karena negara dapat menguasai maupun mengendalikan secara eksklusif, tidak ada kelompok lain dalam wilayah yang sama yang memiliki hak tersebut.
Maksud dari kekerasan atau pemaksaan fisik yaitu karena berbagai komponen yang beragam tidak selalu berhubungan secara harmoni atau sejalan dan bisa berbeda-beda serta bertentangan sehingga tidak mencapai tujuan bersama. Maka dari itu, pemaksaan atau langkah kekerasan harus dilakukan untuk mencegah perbedaan yang saling bertentangan tersebut sehingga tetap sejalan. Penggunaan kekerasan atau pemaksaan tersebut sah atau dibenarkan apabila sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku.
Wilayah dalam pengertian negara menurut Max Waber tersebut manjadi salah satu hal yang cukup penting karena organisasi masyarakat (negara) tersebut berada dalam satu wilayah atau batas wilayah tertentu yang diakui oleh dunia internasional. Negara, sebagai sebuah
Secara garis besar, sebagai sistem politik, keberadaan negara ditentukan oleh input (masukan), proses (interaksi dari berbagai komponen pembuat keputusan), dan output (hasil atau keputusan yang telah dibuat dalam proses hingga menjadi kebijakan-kebijakan yang mengikat dan harus dilaksanakan). Perbedaan perspektif dalam melihat hakekat politik melahirkan perbedaan penekanan akah hal apa yang lebih penting. Perbedaan tersebut terbagi menjadi dua, yaitu:
1. Society/People Centered Approach yang menekankan input dari warga dan masyarakat yang menentukan.