• Tidak ada hasil yang ditemukan

PRO DAN KONTRA MOBIL IMPORT MURAH DAN MO

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PRO DAN KONTRA MOBIL IMPORT MURAH DAN MO"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

PRO DAN KONTRA MOBIL IMPORT MURAH DAN MOBIL NASIONAL DI INDONESIA

Belakangan ini Indonesia baru saja diramaikan dengan pemberitaan di berbagai media, baik cetak maupun elektronik yang menyampaikan pesan-pesan yang berhubungan dengan kebijakan pemerintah di dalam menyetujui beredarnya mobil-mobil “murah” di Indonesia. Kebijakan ini tentunya mengundang pro dan kontra yang sangat luar biasa di masyarakat kita.

Sebetulnya wacana yang pada akhirnya disetujui ini sudah muncul sejak beberapa tahun yang lalu, bahkan di IIMS 2012 sudah diperkenalkan mobil “murah” yang dikeluarkan oleh 2 produsen yang cukup dominan di Indonesia yaitu Astra Daihatsu Motor dan Toyota Astra Motor. Berbagai pertimbangan telah dilakukan pemerintah dalam menentukkan kebijakan ini. Sehingga pada akhirnya keputusan final adalah mengeluarkan mobil “murah” yang tak lain tak bukan adalah untuk menghadapi persaingan pasar bebas ASEAN di 2015 mendatang.

Di sisi yang pro terhadap kebijakan, mereka melihat bahwa mobil “murah” layak untuk diproduksi dan dijual di Indonesia karena adanya beberapa alasan yang cukup kuat. Namun di sisi yang berseberangan, pihak-pihak yang kontra terhadap kebijakan tersebut juga memiliki alasan-alasan yang tidak kalah kuatnya dengan pihak yang pro terhadap kebijakan tersebut.

Jadi, dari kedua belah pihak sebetulnya memiliki argumen yang sama-sama bisa dibenarkan dan sama-sama kuat. Oleh karena itu kami rasa permasalahan seperti ini tidak akan ada habisnya bila tidak ada kesepakatan bersama dalam mengatasi hal ini. Karena sudah terlanjur disetujui kebijakannya dan produksi sudah dimulai, maka pihak-pihak yang kontra dalam hal ini seperti bapak Jokowi (Gubernur DKI Jakarta) rencananya akan menerapkan Kebijakan-Kebijakan baru di Ibukota seperti penerapan plat nomor ganjil genap dan ERP untuk jalan-jalan protokol. Dimana tarif yang dikenakan diperkirakan sekitar Rp 100.000,- setiap kali lewat.

(2)

Beberapa alasan yang mendukung kebijakan

Beberapa alasan yang kontra terhadap kebijakan

1. Masyarakat Indonesia yang sudah merdeka 68 tahun sudah selayaknya untuk dapat membeli mobil, yang dimaksud disini adalah masyarakat menengah bawah yang selama ini tidak mampu membeli mobil. Kehadiran LCGC akan memberi peluang kepada semua orang untuk bisa membeli mobil.

2. Mobil ini hemat bahan bakar dan di wacana-kan tidak akan menggunakan bahan bakar bersubsidi.

3. Dalam menghadapi perdagangan bebas ASEAN yang akan datang (di 2015), lebih baik memproduksi mobil di dalam negeri yang komponennya sebagian besar berasal dari dalam negeri serta membuka lapangan pekerjaan yang cukup besar bagi masyarakat Indonesia dibandingkan dengan produsen luar yang masuk ke pasar di Indonesia dan menawarkan secara keseluruhan dapat dikatakan “made in Indonesia”. Lain halnya dengan mobil nasional yang “katanya” menggunakan komponen yang berasal dari negara lain. Komponennya bukanlah hasil produksi dalam negeri, walaupun Indonesia. Khususnya bagi kawasan JABODETABEK yang cenderung di dominasi oleh kendaraan pribadi. Bahkan untuk DKI Jakarta sendiri, Kebijakan ini sudah berlawanan arah dengan Kebijakan daripada Pak Jokowi (Gubernur DKI Jakarta) di dalam proses menanggulangi kemacetan yang ada di Ibukota. seharusnya dikembangkan adalah moda-moda transportasi yang mendukung seperti MRT, dan sebagainya seperti yang digunakan di negara-negara maju.

3. Walaupun komponennya sekitar 80% berasal dari dalam negeri, tetapi produsen yang memproduksi mobil-mobil murah tersebut adalah produsen-produsen dengan brand dari Jepang seperti Daihatsu, Toyota, Honda, Datsun, dan sebagainya. 4. Program LCGC memperlihatkan

(3)

nyaman, murah, dan aman. Insentif pembebasan PPnBM seharusnya diberikan juga kepada kendaraan umum. Jika mendapat pembebasan PPnBM, pengusaha angkutan darat akan semakin bergairah meremajakan armadanya sehingga akan tercipta angkutan umum yang nyaman dan murah.

5. Selain kemacetan, kehadiran LCGC dikhawatirkan akan meningkatkan penggunaan BBM yang ujung-ujungnya akan mendongkrak impor BBM dan memperlebar defisit neraca perdagangan Indonesia.

(4)

MOBIL IMPORT MURAH VS MOBIL NASIONAL

MOBIL IMPORT MURAH (Toyota Ayla, Daihatsu Agya, Datsun Go,

dll)

MOBIL NASIONAL Esemka, dll.

1. Bentuk dan model lebih atraktif, sehingga lebih menarik untuk dipakai sehari-hari.

2. Produsen mobil asing tidak akan membiarkan Indonesia mempunyai mobil nasional. Pasalnya, hal tersebut berpotensi merusak bisnis mereka. 3. Walaupun komponennya sekitar 80%

berasal dari dalam negeri, tetapi produsen yang memproduksi mobil-mobil murah tersebut adalah produsen-produsen dengan brand dari Jepang seperti Daihatsu, Toyota, Honda, Datsun, dan sebagainya. 4. Mobil murah menggunakan

komponen lokal kurang lebih 80% dan sisanya berasal dari asing. Itu artinya memang mobil ini hampir secara keseluruhan dapat dikatakan “made in Indonesia”. Lain halnya dengan mobil nasional yang “katanya” menggunakan komponen yang berasal dari negara lain. Komponennya bukanlah hasil produksi dalam negeri, walaupun yang mengerjakannya adalah anak dalam negeri.

1. Menambah lapangan pekerjaan di Indonesia, sehingga dapat mengurangi jumlah pengangguran. 2. Kehadiran mobil murah nasional

akan memberi peluang kepada semua orang untuk bisa membeli mobil. 3. Kehadiran mobil murah import ini

Referensi

Dokumen terkait

Indonesia sebagai negara hukum, merupakan suatu konsekuensi logis diperlukannya suatu institusi yang mampu mengawal penegakan hukum. Tidak hanya mampu, dalam

antara lain menggunakan teknologi sumberdaya yang efisien untuk mengurangi permintaan terhadap sumberdaya alam; mengurangi konsumsi dengan meningkatkan kualitas

Dalam gambar Tuak yang digambar oleh Arkan terdapat objek: satu telor besar yang bentuknya tidak bulat, tiga telor yang besarnya sedang berada di tengah, lima telor yang kecil

Termasuk sebab penyimpangan dalam penafsiran al- Qur’an dan patut diperhatikan adalah ‘meletakkan ucapan atau ketetapan bukan pada tempatnya.’ Banyak sekali ketetapan yang benar

Number Head Together terhadap Hasil Belajar Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar dengan hasil penelitiannya yaitu terdapat pengaruh yang positif hasil belajar

Berdasarkan nilai kemiripan Bray-Curtis (Bray- Curtis Similarity) yang dihitung dari data jumlah individu ikan karang (yang telah ditransformasikan ke dalam bentuk akar pangkat

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pada Pra Siklus, Siklus I dan Siklus II, maka penelitian tentang peran orang tua dalam perkembangan bahasa

bahwa berdasarkan pasal 82 ayat (2) Undang– undang Nomor 22 Tahun 1999 penentuan tarif dan tata cara pemungutan pajak dan Retribusi Daerah ditetapkan dengan Peraturan Daerah